Anda di halaman 1dari 4

ANALISA DATA Data DS : Klien mengeluh nyeri pada perut bagian kiri bawah Riwayat infeksi klien DO : Klien

tampak lemah Trombosit LED 22 Proses peradangan pada kandung telur Pengeluaran mediator peradangan (histamin dan prostaglandin) Rangsang nyeri dan suhu tubuh meningkat pada perut kiri Pasien mengeluh nyeri pada saat beraktivitas Nyeri akut Faktor etiologi (riwayat etiologi Klien menyatakan mual Jika mual, klien hanya menghabiskan makanannya porsi DO : Klien lemah Proses pemindahan bakteri dan meningkat jumlahnya pada setengah Infeksi kuman patogen dalam saluran reproduksi sebelumnya) Invasi bakteri penyakit sebelumnya menagatakan Proses pemindahan bakteri dan meningkat jumlahnya pada saluran reproduksi bagian atas (tuba fallopi, ovarium, uteri) Infeksi kuman patogen dalam saluran reproduksi Etiologi Faktor etiologi (riwayat etiologi sebelumnya) Masalah Keperawatan Nyeri Akut

nyeri yang menjalar Skala nyeri 1-4

DS : -

Keletihan

BU 5x/menit Wajah pucat

saluran reproduksi bagian atas (tuba fallopi, ovarium, uteri) Invasi bakteri Proses peradangan pada kandung telur Merangsang saraf medula oblongata Respon mual Mual Intake makan menurun Letih Faktor etiologi (riwayat

DS : Klien menyatakan tidak ingin menggunakan kontrasepsi dan tidak ingin menambah jumlah anak DO : Klien memiliki 3 orang anak

Kurang pengetahuan

penyakit sebelumnya) Trauma terhadap penyakit yang dialami Ketidakinginan memiliki anak lagi dan memakai kontrasepsi Kurang pengetahuan

RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

1. Nyeri akut b. d agen cedera (infeksi pelvis) Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selam 1x24 jam nyeriklien berkurang Kriteria Hasil : Klien menunjukkan tingkat nyeri menurun Klien tampak tenang, ekspresi wajah rileks. Klien menunjukkan teknik relaksasi secara individual yang efektif untuk mencapai kesejahteraan Intervensi Kaji keluhan nyeri, perhatikan intensitas skala (010), lama dan lokasi Menjelaskan sebab dan akibat nyeri pada klien dan keluarga Mengajarkan teknik relaksasi dan distraksi Rasional Memberikan informasi sebagai dasar pengawasan keefektifan intervensi Dengan sebab dan akibat nyeri diharapkan klien berpartisipasi dalam perawatan untuk mengurangi nyeri Klien mengetahui tekhnik relaksasi dan distraksi sehingga dapat mengaplikasikan jika mengalami Bantu klien mengatur posisi senyaman mungkin Ciptakan suasana lingkungan tenang dan nyaman Observasi TTV dan keluhan klien Catat indikator non verbal dan respon automatik terhadap nyeri, evaluasi efek analgesik Berikan analgesik bila perlu nyeri Posisi yang nyaman dapat mengurangi nyeri Meningkatkan istirahat dan meningkatkan kemampuan koping Mengetahui keadaan umum dan perkembangan kondisi klien Alat menentukan adanya nyeri; kebutuhan

terhadap keefektifan obat Pemberian analgesik dapat mengurangi nyeri

2. Keletihan b. d status penyakit Tujuan : setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 1x5 jam, klie menunjukkan perbaikan kondisi Kriterai hasil : Klien tidak menunjukkan sikap letih Wajah klien tidak pucat Klien mau makan

Intervensi Memeriksa status psikologis pasien terkait dengan keletihan yang dialami Monitor status nutrisi untuk mengetahui keadekuatan sumber energi klien Monitor lokasi dan sumber nyeri atau ketidaknyamanan selama klien beraktivitas Batasi stimulus lingkungan

Rasional Menentukan itervesi selanjutnya Klien hanya menghabiskan setengah porsi makannya apabila merasa mual Mengidentifikasi penyebab keletihan yang dirasakan klien Untuk mengurangi keletihan yang dirasakan klien

3. Defisiensi pengetahuan b.d kurang pajanan informasi terkait kontrasepsi Tujuan : setelah diberikan tindakan pendidikan kesehatan selama 1x30 menit klien mengerti penjelasan perawat Krteria hasil : Klien mengetahui konsep dari kontrasepsi Klien mengethaui manfaat penggunaan kontrasepsi Klien mengetahui jenis kontrasepsi yang aman digunakan Intervensi Memeriksa status pengetahuan klien tentang kontrasepsi Menjelaskan tentang konsep dan manfaat dari kontrasepsi Menjelaskan tentang jenis kontrasepsi yang aman Rasional Mengetahui sejauh mana klien mengerti tentang kontrasepsi Memberi pengetahuan kepeda kliententang konsep dan manfaat dari kontrasepsi Membantu klien memilih jenis kontrasepsi sesuai dengan kondisi kesehatan klien