Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Madrasah Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi Waktu I. Standar Kompetensi Kemampuan menerapkan metode kwantitatif dalam akuntansi. Kemampuan menerapkan perhitungan bunga tunggal dan bunga majemuk. II. Kompetensi Dasar : Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 MADIUN : AKUNTANSI : XII / Genap : 6 jam @ 45 menit ( 3 x pertemuan )

III.Indikator Keberhasilan Belajar 1. Mengidentifikasi pengertian bunga tunggal. 2. Mengidentifikasi pengertian bunga majemuk. 3. Menghitung Nilai Akhir dengan Rumus Bunga Tunggal Tahunan, Bulanan maupun Harian. 4. Menghitung Nilai Akhir dengan Rumus Bunga Majemuk dengan Bilangan Bunga Bulat dan Bilangan Bunga Pecahan. IV. Tujuan Pembelajaran Setelah Proses Pembelajaran diharapkan siswa mampu : 1. Mendeskripsikan pengertian bunga tunggal dan bunga majemuk 2. Menghitung Nilai Akhir Bunga Tunggal dengan Rumus Bunga Tunggal Tahunan, Bulanan maupun Harian 3. Menghitung Nilai Akhir Bunga Majemuk dengan Rumus Bunga Bilangan Bulat maupun Bilangan Pecahan V. Materi Pembelajaran Bunga Tunggal. Bunga Tunggal adalah bunga yang diperhitungkan dari suatu modal yang jumlahnya tetap atau bunga yang dihitung dari modal awal dalam jangka waktu penggunaannya. Untuk menghitung besarnya bunga dengan perhitungan bunga tunggal dapat dilakukan dengan 3 ( tiga ) cara berikut : a. Bunga Tunggal Tahunan Pada perhitungan bunga tunggal tahunan dilakukan dengan rumus sebagai berikut : Bunga = M x L x P 100 M : Modal L : Lama pembungaan ( tahun ) P : Persen pembungaan Contoh : Sebuah Modal sebesar Rp. 10.000.000,00 dibungakan dengan bunga 12 % selama 1 tahun. Hitunglah : a. Besarnya Bunga b. Besarnya Nilai Akhir Jawab : a. Besarnya Bunga Bunga = M xLxP

100 = 10.000.000,00 x 1 x 12 100 = Rp. 1.200.000,00 b. Besarnya Nilai Akhir Modal Awal Rp. 10.000.000,00 Bunga 1.200.000,00 Nilai Akhir 11.200.000,00

Rp. Rp.

b. Bunga Tunggal Bulanan Pada perhitungan bunga tunggal bulanan dilakukan dengan rumus sebagai berikut : Bunga = M x L x P 100 x 12 M : Modal L : Lama pembungaan ( bulan ) P : Persen pembungaan Contoh : Sebuah Modal sebesar Rp. 25.000.000,00 dibungakan dengan bunga 10 % selama 3 bulan. Hitunglah : a. Besarnya Bunga b. Besarnya Nilai Akhir Jawab : a. Besarnya Bunga Bunga = M xLxP 100 x 12 = 25.000.000,00 x 3 x 10 100 x 12 = Rp. 625.000,00 b. Besarnya Nilai Akhir Modal Awal Rp. 25.000.000,00 Bunga Rp. 625.000,00 Nilai Akhir Rp. 25.625.000,00 c. Bunga Tunggal Harian Pada perhitungan bunga tunggal harian dilakukan dengan rumus sebagai berikut : Bunga = M x L x P 100 x 360 M : Modal L : Lama pembungaan ( hari ) P : Persen pembungaan Contoh : Sebuah Modal sebesar Rp. 10.000.000,00 dibungakan dengan bunga 10 % selama 36 hari. Hitunglah : a. Besarnya Bunga b. Besarnya Nilai Akhir Jawab : a. Besarnya Bunga Bunga = M

xLxP 100 x 360 = 10.000.000,00 x 36 x 10 100 x 360 = Rp. 100.000,00 b. Besarnya Nilai Akhir Modal Awal Rp. 10.000.000,00 Bunga Rp. 100.000,00 Nilai Akhir Rp. 10.100.000,00 Jadi Nilai Akhirnya sebesar Rp. 10.100.000,00 Pada perhitungan bunga tunggal harian terlebih dahulu harus ditetapkan lama pembungaanya ( jumlah hari bunganya ) dengan cara perhitungan tanggal awal dihitung sedangkan tanggal akhir tidak dihitung dan satu tahun ditetapkan 360 hari. Bunga Majemuk Bunga Majemuk adalah biaya atas penggunaan uang yang diperhitungkan atas jumlah modal pokok beserta bunganya ( bunga berbunga ). Dengan demikian dapat diartikan bahwa bunga pada periode pembungaan pertama akan ikut diperhitungkan pada pembungaan periode kedua, demikian juga pada pembungaan periode ketiga dan seterusnya. Sebagai ilustrasi perhatikan contoh sebagai berikut : Sebuah modal sebesar Rp. 10.000.000,00 dibungakan dengan bunga 10 % tiap tahun. Tentukan besarnya Modal pada akhir tahun ketiga , jika perhitungan bunga dilakukan atas dasar perhitungan bunga majemuk. Jawab : Modal pada permulaan tahun pertama Bunga Tahun Pertama : 10 % x Rp. 10.000.000,00 Modal pada permulaan tahun kedua Bunga Tahun Kedua : 10 % x Rp. 11.000.000,00 Modal pada permulaan tahun ketiga Bunga Tahun Ketiga : 10 % x Rp. 12.100.000,00 Modal pada akhir tahun ketiga ============= Dari ilustrasi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa pada perhitungan bunga majemuk bunga pada periode pembungaan sebelumnya akan ikut diperhitungkan pada perhitungan bunga pada periode berikutnya, demikian seterusnya Bunga Majemuk dengan Bilangan Bunga Bilangan Bulat Pada perhitungan bunga majemuk dengan bilangan bunga atau lama pembungaannya dinyatakan dengan bilangan bulat maka Nilai Akhir dapat dilakukan dengan rumus berikut : Nilai Akhir : Mn = M ( 1 + i ) Rp. 10.000.000,00 Rp. 1.000.000,00 Rp. 11.000.000,00 Rp. 1.100.000,00 Rp. 12.100.000,00 Rp. 1.210.000,00 Rp. 13.310.000,00

Contoh : Modal sebesar Rp. 10.000.000,00 dibungakan selama 3 tahun dengan bunga majemuk 6 % per tahun. Hitunglah Nilai Akhir Modal tersebut ! Jawab : M = M ( 1 + i ) M= 10.000.000,00 ( 1 + 0,06 ) M= 10.000.000,00 ( 1,06 ) M = 10.000.000,00 ( 1,191016 ) M = 11.910.160,00 Jadi Nilai Akhir Modal tersebut pada akhir tahun ketiga sebesar Rp. 11.910.160,00 Bunga Majemuk dengan Bilangan Bunga Bilangan Pecahan Seringkali terjadi sebuah Modal dibungakan dengan lama pembungaan tidak utuh dalam satu satuan penuh. Misalnya dibungakan selama 4 tahun 3 bulan , atau dibungakan selama 6 bulan 18 hari dan sebagainya. Lama pembungaan yang tidak utuh inilah yang kita sebut dengan bilangan pecahan. Untuk menghitung Nilai Akhir Bunga Majemuk dengan Bilangan Bunga Bilangan Pecahan dapat dilakukan dengan rumus : M n + a/b = M ( 1 + i ) ( 1 + a/b i ) Contoh : Sebuah Modal sebesar Rp. 5.000.000,00 dibungakan majemuk selama 3 tahun 3 bulan dengan bunga sebesar 5 % per tahun. Hitunglah Nilai Akhir Modal tersebut ! M n + a/b = M ( 1 + i ) ( 1 + a/b i ) M 3 + 3/12 = 5.000.000,00 ( 1 + 0,05 ) 3 ( 1 + 3/12 0,05 ) M3 M3 M3 M3 M3 = 5.000.000,00 ( 1,05 ) 3 ( 1 + 0,05 ) = 5.000.000,00 ( 1,157625 ) ( 1 + 0,0125 ) = 5.000.000,00 ( 1,157625 ) ( 1,0125 ) = 5.000.000,00 ( 1,1720953 ) = 5.860.476,56 ==========

Jadi Nilai Akhirnya setelah 3 tahun 3 bulan adalah Rp. 5.860.476,56 VI. Strategi Pembelajaran VII. Pendekatan pembelajaran dengan PAKEM Pembelajaran yang Aktif Kreatif Efektif dan Menyenagkan Metode Pembelajaran dengan Ceramah dan Demonstrasi serta Penugasan

Alat dan Sumber Belajar

A. Bahan yang Tercetak

1. Buku Akuntansi III Balai Pustaka 2. Buku Akuntansi Ganeca Excact 2003 3. Buku Akuntansi Widya Duta 2005 4. Buku buku bahan ajar yang relevan 5. Buku Suplemen belajar B. Alat Peraga / Media 1. White board dan spidol 2. OHP dan transparansi VIII. Skenario Pembelajaran
PERTEMUAN

KEGIATAN GURU Pembukaan a. Salam b. Menanyakan kehadiran siswa c. Menanyakan kesiapan siswa mengikuti KBM d. Pre Test Inti Pembelajaran a. Guru menyampaikan materi tentang pengertian Bunga Tunggal dan Rumus Perhitungan Bunga. b. Memberikan contoh perhitungan dengan rumus bunga tahunan, bulanan dan harian serta cara menghitung nilai akhir. c. Menugaskan siswa untuk menyelesaikan soal bunga tunggal tahunan, bulanan dan harian. d. Mengajukan pertanyaan pertanyaan. Penutup a. Membuat kesimpulan tentang materi yang sudah disampaikan. b. Post Test. c. Memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. d. Memberi salam Pembukaan a. Salam b. Menanyakan kehadiran siswa c. Menanyakan kesiapan siswa dalam mengikuti

KEGIATAN SISWA Persiapan a. Memberi salam b. Menjawab tentang kehadiran c. Menjawab tentang kesiapannya dalam mengikuti KBM. d. Menjawab setiap pertanyaan dari guru. a. Memperhatikan dan mencatat yang penting serta bertanya jika belum memahami. b. Mencatat pelajaran guru.

WAKTU

10 menit

70 menit

c. Secara bergantian menyelesaikan soal yang dibuat guru.

d. Menjawab pertanyaanpertanyaan. a. Membuat kesimpulan tentang materi yang diterima. b. Melaksanakan Post Test c. Menerima tugas untuk dikerjakan di rumah. d. Menjawab salam. Persiapan a. Memberi salam b. Menjawab tentang kehadiran c. Menjawab tentang kesiapannya dalam mengikuti KBM.

10 menit

II

10 menit

d.

KBM Pre Test

d. Menjawab pertanyaan dari guru

Inti Pembelajaran a. Menyimak dan mencatat yang a. Guru menyampaikan penting materi pengertian Bunga majemuk dan memberi ilustrasi tentang bunga majemuk. b. Memperhatikan dan mencatat b. Memberikan contoh yang penting serta bertanya jika menghitung Nilai belum memahami. Akhir dengan bilangan bulat pada Bunga Majemuk. Menjawab pertanyaan dan c. Memberikan beberapa c. mengerjakan di papan tulis. soal perhitungan bunga majemuk dengan bilangan bulat. Penutup a. Bersama siswa membuat kesimpulan tentang materi yang sudah disampaikan. b. Post Test. c. Memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah. d. Memberi salam a. Membuat kesimpulan tentang materi yang diterima. Melaksanakan Post Test c. d. Menerima tugas untuk dikerjakan di rumah. Menjawab salam

70 menit

10 menit

b.

III

Pembukaan a. Salam b. Menanyakan kehadiran siswa. c. Menanyakan kesiapan siswa dalam mengikuti KBM Inti Pembelajaran a. Menjelaskan rumus perhitungan bunga majemuk dengan bilangan bunga bilangan pecahan serta memberi ilustrasi. b. Memberi contoh perhitungan dengan menggunakan rumus bilangan bunga bilangan pecahan. c. Membandingkan kedua rumus bunga majemuk. d. Memberi tugas kepada siswa untuk menyelesaikan soal bunga majemuk dengan bilangan bulat dan pecahan.

Persiapan a. Memberi salam b. Menjawab tentang kehadiran c. Menjawab tentang kesiapannya mengikuti KBM

5 menit

a.

Memperhatikan penjelasan guru

75 menit

b.

Memperhatikan dan mencatat yang penting.

c. Memperhatikan dan mencatat d. Siswa mengerjakan soal

Penutup a. Menanyakan kesulitan siswa dalam memahami bunga majemuk. b. Membuat kesimpulan bersama c. Memberi salam.

a.

Siswa Mengajukan pertanyaan

10 menit

b. c.

Mencatat hal-hal yang penting Menjawab salam

IX. Penilaian a. 1. berlangsung. 2.

Prosedur penilaian Pengamatan selama KBM Hasil diskusi siswa dalam bentuk portofolio

3. b.

Hasil Tes Tulis Tes Tulis Kerjakan soal-soal berikut dengan benar dilembar jawaban! 1. Apa yang dimaksud dengan bunga tunggal ? 2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan bunga majemuk ? 3. Sebutkan perbedaan perhitungan Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk ! 4. Tuliskan Rumus untuk menghitung Bunga Tunggal dengan Rumus Bunga Bulanan. 5. Tuliskan Rumus untuk menghitung Nilai Akhir dengan Rumus Bunga Majemuk dengan Bilangan Bunga Bilangan Bulat! 6. Sebuah Modal sebesar Rp. 6.000.000,00 dibungakan tunggal pada awal tahun 2000 dengan bunga 12 % per tahun. Hitunglah Nilai Akhir pada akhir tahun 2005 ? 7. Sebuah Modal dipinjamkan pada 24 Desember 2006 dengan tanggal jatuh tempo pada tanggal 25 Maret 2007 Hitunglah Jumlah Hari Bunga / Lama Pembungaan Modal tersebut ? 8. Sebuah Modal sebesar Rp. 7.500.000,00 dipinjamkan pada awal bulan Maret 2007 dengan bunga tunggal 10 % per tahun Hitunglah Nilai akhir pada awal bulan Desember 2007 ? 9. Modal sebesar Rp. 10.000.000,00 dipinjamkan dengan bunga majemuk 6 % per semester Hitung Nilai Akhir pada akhir Semester 7 ? 10.Modal sebesar Rp. 8.000.000,00 dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 4 % per tahun Hitung Nilai Akhir setelah 4 tahun 18 hari.

KUNCI JAWABAN 1. Bunga Tunggal adalah bunga yang diperhitungkan dari suatu modal yang jumlahnya tetap atau bunga yang dihitung dari modal awal dalam jangka waktu penggunaannya. 2. Bunga Majemuk adalah biaya atas penggunaan uang yang diperhitungkan atas jumlah modal pokok beserta bunganya ( bunga berbunga ). 3. Pada perhitungan Bunga Tunggal bunga dihitung dari Modal Pertama untuk beberapa periode pembungaan sedangkan pada perhitungan Bunga Majemuk maka bunga dihitung dari Modal ditambah Bunga pada periode pembungaan sebelumnya ( Bunga Berbunga ) 4. Rumus Bunga Tunggal untuk Bunga Bulanan :

Bunga = M x L x P 100 x 12 5. Rumus menghitung Nilai Akhir dengan Rumus Bunga Majemuk dengan Bilangan Bulat : Nilai Akhir : Mn = M ( 1 + i )

6.

Bunga = M x L x P 100 = 6.000.000,00 x 6 x 12 100 = Rp. 4.320.000,00 Nilai Akhir = Modal Bunga Nilai Akhir Rp. 6.000.000,00 Rp. 4.320.000,00 Rp. 10.320.000,00 ============= = 8 hari = 31 hari = 28 hari = 24 hari = 91 hari ======

7. Jumlah Hari Bunga : Desember ( 31 23 ) Januari Pebruari Maret Jumlah hari Bunga 8. Bunga = M x L x P 100 x 12 = 7.500.000,00 x 9 x 10 100 x 12 = Rp. 562.500,00 ========= Nilai Akhir : Modal Bunga Nilai Akhir Rp. 7.500.000,00 Rp. 562.500,00 Rp. 8.062.500,00 ============

9. Nilai Akhir pada akhir semester 7 adalah : Mn = M ( 1 + i ) Mn = 10.000.000,00 ( 1 + 0,06 ) 7 Mn = 10.000.000,00 ( 1,06 ) 7

Mn = 10.000.000,00 x 1,50363026 Mn = 15.036.302,60 Jadi Nilai Akhirnya sebesar Rp. 15.036.302,60 ============ 10. M n + a/b = M ( 1 + i ) ( 1 + a/b i ) M 4 + 1/20 = 8.000.000,00 ( 1,04 ) 4 ( 1 + 1/20. 0,04 ) M 4 + 1/20 = 8.000.000,00 ( 1,16985856 ) ( 1 + 0,002 ) = 8.000.000,00 ( 1,1721983 ) = 9.377.586,40 ========== Jadi Nilai Akhirnya sebesar Rp. 9.377.586,40

SKOR NILAI SOAL NOMOR 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Jumlah SKOR 5 5 5 5 5 15 15 15 15 15 100

Mengetahui, Kepala Madrasah

Madiun, 2 - Januari 2008 Guru Bidang Studi

Drs. Basuki Rachmat, M.Pd. NIP 150 270 903

Drs. Agus Budi Basuki. NIP. 150 288 111