Anda di halaman 1dari 1

SIMPULAN Perawatan kateter penting dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Perawatan kateter tersebut merupakan tugas seorang perawat. Di ruangan terdapat ketidakseimbangan antar jumlah tenaga perawat dan jumlah pasien. Hal tersebut menjadi keterbatasan dalam melakukan perawatan kateter. Oleh karena itu dalam hal ini seorang perawat harus mampu menjalankan perannya dengan baik. Peran perawat antara lain sebagai Care giver, Client advocate, Conselor, educator, Collaborator, Change agent dan Consultant. Sebagai seorang advokat, perawat dapat mengikutsertakan pasien maupun keluarga pasien untuk mendapatkan hak mereka dalam pencegahan infeksi akibat pemasangan kateter. Sehingga perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan (sebagai edukator) mengenai perawatan kateter dan bagaimana pelaksanaannya sesuai dengan model AACN. Hal ini diharapkan agar pasien maupun keluarga pasien dapat melakukan perawatan kateter secara mandiri dan infeksi akibat pemasangan kateter dapat dihindari.

SARAN Ketidakseimbangan jumlah tenaga perawat dan banyaknya jumlah pasien menjadi salah satu penghambat dilakukannya perawatan kateter. Oleh sebab itu, perawat dapat memandirikan pasien maupun keluarga pasien untuk melakukan perawatan kateter. Perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan mengenai perawatan kateter model AACN sehingga infeksi akibat pemasangan kateter dapat dihindari.