Anda di halaman 1dari 2

PENENTUAN KADAR NITRIT

Seperti disebutkan sebelumnya , nitrit dan nitrat dihasilkan dari oksidasi biologis ammonia oleh bakteri ototropik. Proses ini dikenal sebagai nitrifikasi. Proses amonifikasi, nitrifikasi dan denitrifikasi membentuk siklus nitrogen. Penentuan nitrit cara Griess Ilosyay . cara ini sangat peka dan didasarkan pada kenyataan bahwa warna ungu kemerahan terbentuk bila asam sulfanilat diasetilisasi oleh nitrit yang ada dan bergabung dengan 1-naptilamina. Penentuan nitrit harus dilakukan segera setelah sampel air dikumpulkan untuk mencegah perubahan yang disebabkan oleh bakteri.

Pereaksi ;
Asam Sulfanilat, Larutkan 0,6 gram sulfanilat murni dalam 70 ml air suling panas. Dinginkan larutan. Tambahkan 20 ml asam klorida pekat. Buatlah menjadi 100 ml dengan air suling Naptilamina, Larutkan 0,6 gram 1-naptilamina hidroklorida dalam sedikit air suling yang diasamkan dengan 1 ml asam klorida pakat. Buatlah menjadi 100 ml dengan air suling. Simpanlah dalam lemari pendingin. Bila terbentuk endapan, saring sebelum digunakan. Larutan segar harus dibuat peling sedikit sekali sebulan. Larutan Penyangga Natrium Asetat, Larutkan 16,4 gram natrium asetat anhidrat dalam 100 ml air suling. Larutan Induk Natrium Nitrit, Larutkan 0,246 gram natrium nitrit kualitas tinggi dalam 1 liter air. Tambahkan beberapa tetes toluene sebagai pengawet. 1 ml larutan ini mengandung 0,5 mg nitrit/liter. Natrium Nitrit Standar, Encerkan 10 ml larutan induk menjadi 1 liter. Sebanyak 1 ml larutan ini mengandung 0,5 mg N02. Larutan ini harus dibuat segar sesering mungkin.

Cara Kerja :
1. Bila sampel menjadi berwarna atau keruh , tambahkan 3 ml aluminium hidroksida kepada 150 ml sampel. Campurlah secara saksama. Saring dan pisahkan bagian pertama filtrate dan Kumpulkan 100 ml sampel yang bening.

2. Kepada 100 ml sampel yang telah dijernihkan ini tambahkan 2 ml asam sulfanilat dan campurlah. Biarkan selama 3 10 menit. 3. Tambahkan 2 ml pereaksi 1-naptilamina dan 2 ml penyangga asetat. Campurlah baik-baik dan biarkan selama 10 30 menit sampai warna kemerahan timbul. Intensitas warna berbading langsung dengan jumlah nitrit yang ada. 4. Intensitas warna dapat diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 520 nm, terhadap pereaksi blanko yang menggunakan air suling, dan bukan sampel. Buatlah grafik standar dengan jumlah nitrit yang diketahui. Garfik ini kemudian dapat dipakai untuk menghitung konsentrasi nitrit dalam sampel yang tak diketahui