Anda di halaman 1dari 11

WUJUD ZAT

Bentuk Volume Fluiditas Kerapatan Kompresibilitas Difusi Komposisi kimia Tegangan permukaan Penguapan

Perbedaan mendasar Jumlah partikel Jarak antar partikel Gaya tarik partikel

Untuk menjelaskan sifat zat : Gaya tarik-menarik Faktor-faktor yang berpengaruh

Faktor yang berpengaruh :


Tekanan Terdiri atas molekul-molekul yang saling bertumbukan Temperatur Ukuran energi kinetik suatu partikel. Tekanan dan temperatur menyebabkan zat mengalami perubahan wujud. Volume Jumlah molekul

Teori Kinetik Gas :


Gas terdiri dari partikel yang memiliki massa dan ukuran yang sama. Partikel-partikel selalu bergerak bertumbukan secara elastis sempurna sehingga memberikan tekanan. Tekanan gas : gaya yang diberikan gas pada satu satuan luas dinding wadah. Tekanan 1 atmosfir : gaya yang diberikan oleh kolom air raksa setinggi 760 mm per satuan luas. Eksperimen Torricelli barometer Perubahan tinggi kolom udara terjadi karena gaya yang ditimbulkan atmosfer beragam cuaca.

Robert Boyle The spring of the Air and Its Effects Gas cenderung kembali ke volume asal setelah dimampatkan atau dimuaikan. Pada T konstan, hasil kali P dan V sejumlah gas adalah Konstan. PV=C Hal ini terjadi pada gas yang terdiri dari partikel-partikel dengan volume diabaikan Ideal Gas nyata mempunyai volume terbatas tidak memenuhi hokum Boyle. Menyangkut 3 variabel salah satu variable dibuat konstan.

Jack Alexander Charles eksperimen dengan P konstan.


Bagaimana volume gas jika T berubah-ubah ? Volume gas dibuat sbg fungsi dari temperatur. Bila suhu zat dinaikkan Ek rata-rata molekul naik (lebih banyak molekul berkecepatan tinggi). Jika Ek diambil dari suatu molekul molekul akan bergerak makin lambat dan pada saat berhenti bergerak Ek = 0 (T terendah) = 0 absolut. Pada P konstan, V bertambah secara linier dengan kenaikan T V=T

Gay Lussac
Jika T dinaikkan tekanan naik karena Ek meningkat. Untukmengurangi P atau membuat P konstan volume harus diperbesar sehingga jumlah molekul per cm2 berkurang. Jika T diturunkan, agar P tetap maka V diperkecil. Jika gas didinginkan pergerakan molekul makin lambat karena jarak antar molekul makin kecil. Jika molekul saling melekat mengendap ke dasar wadah sebagai cairan.

Semua gas terkondensasi bila didinginkan Jika diekstrapolasi ke 0oC (-273,15 0oC) = 0 absolut (semua gerak molekul terhenti). Gas yang tidak terkondensasi pada T tersebut, maka volumenya = 0 Gas nyata terkondensasi menjadi cairan bila didinginkan. Gas ideal tidak terkondensasi jika didinginkan terus, karena gas ideal tidak memiliki volume dan gaya tarik antar molekul. " Pada V konstan, tekanan bergantung pada suhu." P=T Tekanan sebanding dengan suhu absolut. T = t + 273,15

Hukum Avogadro Sifat-sifat gas sangat tergantung pada T dan P, maka dibuat suatu keadaan standar : T = 0oC P = 1 atm Hipotesis Avogadro : Pada P dan T yang konstan, volume yang sama dari suatu gas yang berbeda akan memiliki jumlah molekul yang sama yaitu 6,02 x 1023 molekul. Pada keadaan standar, 1 mol gas menempat volume 22,414 L = volume molar gas. V = Cn Hukum Boyle : V = 1/P (n dan T konstan) Hukum Charles : V = T (n dan P konstan) Hukum Avogadro : V = n (P dan T konstan) Jika ketiga hukum gas digabung : V = nT/ P

Suatu tetapan proporsional diperlukan untuk mengkonversi sehingga : V = RnT/P P V =nRT R = PV/ nT Gas yang bisa memenuhi hukum gabungan gas pada berbagai suhu dan tekanan Gas Ideal. Jika gas mengalami perubahan dari keadaan awal ke keadaan akhir : P1V1/ n1T1 = P2V2/ n2T2 Hukum gas ideal berlaku untuk gas nyata pada P rendah dan T tinggi.

Hukum Dalton " Tekanan total dalam suatu campuran gas sama dengan jumlah tekanan parsial masing-masing gas " Pt = P1 + P2 + P3 + (P1 + P2 + P3) = (n1 + n2 + n3) RT Molekul suatu gas ideal tidak mengetahui keberadaan molekul lain di sekitarnya Pada suatu wadah yang terdiri dari campuran gas yang tidak bereaksi, masing-masing akan memberikan tekanan yang sama (seolah gas menempati ruangnya sendiri). Tekanan parsial gas secara kuantitatif dihubungkan dengan tekanan totalnya oleh fraksi mol (x) PA = XA.Pt