Anda di halaman 1dari 8

CAMPURSARI: SUATU BENTUK AKULTURASI BUDAYA

DALAM MUSIK
Joko Wiyoso
Abstrak
Kebudayaan selalu elastis dan lebih bersifat adaptif, oleh karenanya tidak ada sebah
kebudayaan yang mandek kecuali pendukungnya musnah tanpa sisa. Begitu juga musik, selalu
dan selalu bergerak mengikuti arus pergeseran waktu. Campursari salah satu jawaban akan tidak
mandek-nya sebuah kebudayaan khususnya musik tersebut. Musik ini baik dilihat dari segi
instrumentasi maupun musiklitasnya, merupakan musik hasil dari perpaduan beberapa genre
musik yang berbeda-beda. Berdasar wujud campursari tersebut nampaknya campursari menarik
untuk dikaji dari sudut pandang Antropologi khususnya pada perubahan kebudayan pada proses
akulturasi. Oleh karena itu penelitian ini mencoba mengkaji campursari berdasar pada sebuah
genre musik yang muncul akibat dari proses akulturasi tersebut.Metode penelitian ini
mengnakan metode kulitatif, data dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan
dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis berdasar analisis kuitatif mengikuti alur Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa campursari dapat dikategorikan sebuah genre musik yang
lahir akibat dari proses akulturasi pada kategori sinkritisme. Di kategorikan demikian karena,
campursari merupakan sebuah genre musik yang terbentuk atau dibangun dari perpaduan
beberapa genre msik yang berbeda latar budayanya baik dilihat dari segi fisik atau instrumentasi
maupun dari segi musikalitasnya. Selanjutnya dapat di jelaskan bahwa musik-musik yang
berakulturasi membentuk campursari tersebut adalah, Langgam Keroncong, Gamelan Jawa
beserta ragam garap yang bersifat kedaerahan, jaipongan dan dangdut.
Kata kunci: campursari, akulturasi, sinkritisme
A. Pcndahu!uan
KenuncuIan canpuisaii di eia
9O-an nanpu nenlual dunia
peilunjukan nusik leipeianjal. }enis
nusik yang nuncuI peilana kaIi di RRI
senaiang pad Th 1953-an ini, di Iuai
dugaan nenpu nenyedol peihalian
paia peninal nusik di }ava Tengah
dan DIY alau lahkan di Iuai dua daeiah
leiselul. Musik ini juga neIanlungkan
nana Manlous yang diindenlikan
dengan canpuisaii.
Iada avaI kenuncuIan
canpuisaii di RRI Senaiang,
canpuisaii digunakan unluk nenyelul
sajian nusik yang nenadukan ganeIan
dengan nusik dialonis, alau lepalnya
peipaduan foinal gending dengan
foinal Ianggan keioncong. HaI ini
nanpak daii Iagu-aIgu yang disajikan
neiupakan Iagu-Iagu yang diadopsi
daii Iagu Ianggan keioncong dan Iagu-
Iagu daii ganeIan alau gending.
Ieipaduan dua jenis nusik leiselul,
dapal dikalakan lenai-lenai peipaduan
secaia fisik (insliunenlasi)naupun
nusikaInya. Ini nanpak liIa kila
nendengaikan hasiI iekanan kasel
yang di hasiIkan vaklu ilu, canpuisaii
leluI-leluI peipaduan anlia dua jenis
nusik leiselul yang digaiap secaia
seinlang. Sehingga anlaia ganeIan
dengan nusik dialonis leipadu daIan
salu gaiapan nusik sejak daii avaI
sanpai dengan akhii Iagu. Daii
iekanan kasel ini juga dapal
diindenlifikasi insliunen yang
digunakan adaIah leleiapa insliunen
nusik Ianggan keioncong sepeili lass,
2
leleiapa lioIa, fIule(suIing)dan ceIIo,
senenlaia insliunen ganeIan yang
digunakan gendei laiung dan peneius,
silei, ganlang, keluk-kenpyang,
kenong, gong, saiong laiung, denung,
kendang (kendang digunakan
leiganlian dengan ceIIo) dan kadang
juga nenggunakan lonang laiung dan
peneius.
Ieikenlangan seIanjunya, di
eia canpuisaii 9O-an, canpuisaii lidak
hanya nenadukan foinal gending
dengan foinal Ianggan keioncong saja,
lelapi juga nenasukan vaina nusik
dangdul. HaI ini diakui Manlous (1999 :
2) seoiang lokoh canpuisaii eia 9O-an
yang nengalakan lahva canpuisaii
neiupakan foinal sajian nusik yang
nenggalungkan anlaia foinal
dangdul, foinal gending dan foinal
Ianggan keioncong. Nanpaknya daIan
peijaIanannya seIain keliga vaina
nusik leiselul, canpuisaii juga juga
nenasukan vaina-vaina nusik elnik
sepeili jaipongan, siagenan dan yang
Iain. SeIain ilu daii segi penggunaan
insliunen, canpuisaii eia 9O-an juga
leileda dengan canpuisaii
seleIunnya, insliunen yang digunakan
anlaia Iain keyloaid, lass eIekliik,
diun sel, cuk-cak, saion laiung,
denung, gendei laiung, silei, gong,
kendang cilIon dan kendang jaipong.
Ienonena canpuisaii leiselul
laik diIihal daii segi
fisik(insliunenlasi) seila
nusikaIilasnya, neiupakan seluah
genie nusik hasiI penggalungan daii
leleiapa unsui nusik yang leileda.
Ienonena ini neiupakan seluah
fenonena ludaya yang nenaiik
khususnya yang leijadi di daIan
lidang nusik, leiulana liIa diIihal daii
sudul pandang peiulahan keludayaan.
Mengingal peiulahan keludayaan ilu
sendiii dapal leijadi sevaklu-vaklu
sejaIan dengan dinanika kehidupan
nasyaiakal peniIik keludayaan
leiselul. Adapaun penyelal leijadinya
peiulahan keludayaan, sepeili
dijeIaskan HaviIand(1993 : 25O) leijadi
akilal daii liga peisoaIan pokok, yailu :
kaiena peiulahan Iingkunan, kaiena
keleluIan dan kaiena konlak dengan
keludayaan Iain.
SaIah salu daii liga fakloi
penyelal leijadinya peiulahan
keludayaan, diselulkan kaiena akilal
leijadinya konlak dengan keludayaan
Iain. Seni daIan haI ini nusik, yang
nolalene neiupakan saIah salu unsui
keludayaan, sudah laiang lenlu
peiulahanannya juga lidak lisa Iepas
daii fakloi leiselul. Yakni leijadi akilal
daii konlak anlai nasyaiakal yang
neniIki ludaya nusik yang leileda .
HaI ini dipeilegas Kaennei(1993 : 191),
yang nenyelulkan lahva, saIah salu
fakloi penling daIan peiulahan nusik
adaIah akilal daii leijadinya konlak
ludaya anlai nasyaiakal yang neniIiki
ludaya nusik yang leileda.
SeIanjulnya HaviIand(1993 : 253)
nenjeIaskan lahva pioses alau
nekanisne yang nanpak pada sualu
peiulahan keludayaan ilu adaIah
penenuan laiu, difusi, hiIangnya unsui
keludayaan dan akuIluiasi.
SaIah salu pioses alau
nekanisne yang nanpak pada
peiulahan keludayaan adaIah
akuIluiasi. Koenljaianingial(199O)
nenyelulkan, akuIluiasi leijadi liIa
sualu keludayaan leilenlu dipengaiuhi
oIeh unsui-unsui daii sualu
keludayaan asing yang sedenikian
leileda sifalnya, sehingga unsui-unsui
keludayaan asing ladi Ianlal-Iaun
diakonodasikan dan diinlegiasikan ke
daIan keludayaan ilu sendiii lanpa
kehiIangan kepiiladian daii
keludayaannya sendiii. Sedang
HaviIan(1993) nenyelulkan, lahva
AkuIluiasi adaIah peiulahan lesai
daIan keludayaan yang leijadi akilal
daii konlak anlai keludayaan yang
leiIangsung Iana. SeIanjulnya C.R.
Lnlei (1984) nenyelulkan juga,
lahva akuIluiasi neiupakan
peiulahan keludayaan akilal daii
leijadinya konlak secaia inlensif anlaia
keludayaan yang leileda. Daii
3
pendapal leleiapa penuIis di alas dapal
disinpuIkan, lahva akuIluiasi adaIah
seluah pioses peiulahan keludayaan
yang leijadi akilal daii konlak anlai
keludayaan yang leileda. Di daIan
lidang nusik Meiiian(1964),
nenjeIaskan lahva peiulahan exleinaI
alau pioses-pioses dinanis selagai
landa pada saal leijadinya konlak
keludayaan, oIeh paia ahIi
elnonusikoIgi peiulahan senacan ini
daIan lidang nusik dikalegoiikan alau
dinasukkan ke daIan viIayah
akuIluiasi. SeIanjulnya Roleil . L. ee
(1974) nenyelulkan, lahva daIan
seliap pioses leijadinya akuIluiasi
leidapal liga Iangkah yang haius
diIaIui. Keliga aIangkah leiselul adaIah
Iangkah peilana difusi, yailu
peipindahan gagasan alau sifal.
Langkah kedua evaIuasi, yailu
unsui-unsui yang leidifusikan leiselul
neIevali leleiapa jenis fiIlei pcrscp|ua|
dan in|crprc|a|if. SeIanjulnya apa liIa
leidasaikan evaIuasi leiselul unsui-
unsui leilenlu dapal dileiina, naka
unsui-unsui leiselul kenudian
diinlegiasikan ke daIan sislen ludaya
peneiina. Unluk ilu, inlegiasi
neiupakan haI yang sangal penling
daIan akuIluiasi. SeIanjulnya
diselulkan puIa lahva daIan Iangkah
inlegiasi leidapal leleiapa poIa
aIleinalif, yailu: (1) in|cpcrasi, (2)
sinkielisne alau fusi, dan (3)
konpailenenlaIisasi alau isoIasi.
SeIanjulnya Meiiian(1964)
nengenukakan, lahva daIan
nengkaji akuIluiasi di daIan lidang
nusik, nenenpalkan peiulahan nusik
leiselul ke daIan kalegoii sin|rc|isnc
neiupakan caia yang seiing dilenpuh
paia peneIili akuIluiasi. SeIanjulnya
sin|rc|isnc didefinisikan selagai pioses
penggalungan alau penyaluan eIenen-
eIenen daii dua alau Ielih keludayaan
yang leileda. SejaIan dengan ilu
HaviIand (1993) nenyelulkan juga,
lahva sinkielisne neiupakan saIah
salu isliIah daii enan isliIah yang
digunakan paia anliopoIog unluk
nenguiaikan apa yang leijadi di daIan
seluah akuIluiasi. Keenan isliIah
leiselul adaIah sullilusi, sinkielisne,
adisi, dekuIluiasi, oiijinasi, dan
penoIakan.
Daii uiaian di alas peneIili
leilaiik unluk nencola nengkaji
canpuisaii daii nekanisne akuIluiasi.
Kenudian yang nenjadi peilanyaan
adaIah akuIluiasi pada kalegoii apa
yang leijadi di daIan canpuisaii, seila
ludaya nusik apa saja yang
leiakuIluiasi di daIan canpuisaii.
B. Mctndc
IeneIilian ini diIakukan dengan
nengapIikasikan nelode kuaIilalif,
yakni peneIilian yang nenapaikan
hasiI peneIilianya leiupa dala-dala
yang leisifal diskiiplif seila dala
leiselul leiupa kala-kala dan lukan
leiupa angka-angka. OIeh kaiena ilu,
hasiI peneIilian ini dihaiapkan nanpu
nendiskiipsikan secaia veilaI
fenonena alau gejaIa yang leijadi pada
canpuisaii khususnya dikaji daii sudul
pandang akuIluiasi ludaya. SeIanjulnya
unluk nendapalkan dala-dala guna
nenecahkan peinasaIahan yang dikaji,
dilenpuh dengan leknik vavancaia,
olseivasi seila dokunenlasi.
Wavancaia dilujukan kepada paia
naiasunlei yang neniIiki kapaliIilas
seila kiediliIilas di lidang canpuisaii.
Olseivasi dilenpuh dengan jaIan
neIihal Iangsung penlas canpuisaii
naupun nenganali pada layangan
leIevisi, guna nendapalkan ganlaian
yang kongkiil lenlang canpuisaii laik
daii segi insliunenlasi, segi nusikaInya
naupun unsui-unsui Iain yang
nenunjang. Kenudian sludi
dokunenlasi diIakukan dengan caia
nendengaikan iekanan-iekanan laik
leiupa CD, VCD naupun kasel guna
nenpeioIeh dala yang Ielih akuial
khususnya daii segi nusikaInya.
Langkah leiikulnya adaIah
nenganaIisis dala-dala yang leIag
dipeioIeh dengan nengacu pada laknik
anaIisis kuaIilalif yang diajukan
4
Rohidi(1992), yakni dengan Iangkah
neieduksi keseIuiuhan dala,
nengkIasifikasi dala sesuai dengan
kalegoiinya, nenginleipielasi sesuai
dengan lujuan peneIilian, seIanjulnya
penyajian dala seila diakhiii veiifikasi
alau penaiikan sinpuIan.
C. HasI! Pcnc!ItIan dan Pcmbahasan
eidasai pada vujud nusik
canpuisaii laik secaia fisik
(insliunenlasi ) naupun secaia
nusikaInya, dapal dikalakan lahva
nusik canpuisaii Iahii alau leicipla
daii sualu pioses penggalungan alau
peipaduan daii leleiapa jenis nusik
yang leileda. eipadunya leleiapa
unsui keludayan daIan haI ini nusik
ke daIan salu lenluk nusik laiu
senacan ilu, di daIan iInu anliopoIgi
dikenaI dengan isliIah akuIluiasi
ludaya. Dengan denikian dapal puIa
dikalakan, lahva nusik canpuisaii
adaIah sualu lenluk akuIluiasi ludaya
yang leijadi di daIan lidang nusik.
Mengacu kepada leoii akuIluiasi
yang leIah disanpaikan di lagian avaI,
akuIluiasi yang leijadi di daIan nusik
canpuisaii neiupakan akuIluiasi pada
kalegoii sinkielisne. Maka unluk
nenluklikan lenai alau lidaknya
akuIluiasi nusik canpuisaii
neiupakan akuIluiasi kalegoii
sinkielisne, naka peiIu dikelahui
genie nusik apa saja yang leipadu
nenlenluk nusik canpuisaii leiselul.
Mengingal akuIluiasi pada kalegoii
sinkielisne, indikasinya adaIah
leipadunya alau peicanpuian unsui-
unsui Iana daIan haI ini nusik-nusik
yang sudah ada ke daIan salu sislen
(nusik) yang laiu.
Unluk nengelahui genie-genie
nusik yang leipadu nenlenluk nusik
canpuisaii, akan dikaji daii dua aspek,
yailu aspek fisik alau insliunenlasi, dan
aspek nusikaI alau gaiap nusik.
a. Aspck InstrumcntasI
eidasai hasiI penganalan di
Iapangan, senenlaia ini lidak ada
aluian yang laku nengena penggunaan
insliunen nusik yang digunakan.
Seliap keIonpok nusik canpuisaii
neniIiki kelelasan unluk neniIih dan
nenggunakan insliunen nusik laik
yang leiasaI daii insliunen nusik
leilangga nada dialonis naupun
insliunen nusik leilangga nada
penlalonis. Meskipun denikian, daii
keiaganan laik junIah naupun jenis
insliunen yang digunakan, secaia
unun dapal dikalakan lahva
insliunen-insliunen yang digunakan
daIan nusik canpuisaii anlaia Iain,
|cqocard, oass gi|ar, cu|, ca|, drun sc|,
gcndcr, sarcn oarung, dcnung, |cndang
cio|cn, |cndang jaipcng, si|cr, dan gcng
agcng.
Keleiadaan insliunen-
insliunen leiselul apaliIa kila kaji
daIan Iingkup ludaya secaia Iuas
dapal dikalakan, lahva nusik
canpuisaii neiupakan akuIluiasi
anlaia ludaya aial dengan ludaya
Indonesia. AIasan yang nendasaii
aigunen ini adaIah, insliunen-
insliunen nusik yang digunakan di
daIan nusik canpuisaii leiselul
neiupakan paduan anlaia insliunen-
insliunen nusik hasiI ludaya aial
dengan insliunen-insliunen nusik
hasiI ludaya Indonesia. Insliunen-
insliunen nusik yang leiasaI daii
nusik dialonis yang digunakan daIan
nusik canpuisaii sepeili |crqocard,
drun sc| dan yang Iain, neiupakan hasiI
kaiya nasyaiakal aial. WaIaupun
insliunen-insliunen leiselul dapal
dipioduksi di Indonesia, nanun secaia
jujui kila haius nengakui, lahva
insliunen-insliunen leiselul secaia
fisik neiupakan hasiI ludaya Meieka.
Kenudian insliunen-insliunen nusik
yang leiasaI daii nusik penlalonis
(ganeIan) yang digunakan daIan nusik
canpuisaii sepeili gcndcr, |cndang, sarcn
dan yang Iain, neiupakan hasiI ludaya
kila sendiii (Indonesia).
Musik canpuisaii liIa di kaji
daIan Iingkup ludaya nusik Indonesia,
naka akuIluiasi nusik canpuisaii
5
dapal diidenlifikasi leidasaikan
keliasaan penggunaan insliunen nusik
seleIunnya. Alau dengan kala Iain
insliunen-insliunen nusik canpuisaii
leiselul seleIun leipadu ke daIan
nusik canpuisaii, liasanya digunakan
daIan nusik apa saja` Unluk ilu guna
nengelahui akuIluiasi yang leijadi di
daIan nusik canpuisaii, akan dikaji
leidasaikan keliasaan penggunaan
insliunen-insliunen leiselul
seleIunnya. SeIanjulnya insliunen
nusik canpuisaii leiselul akan
diledakan nenjadi dua keIonpok, yailu
keIonpok insliunen nusik yang
leiasaI daii nusik dialonis dan
keIonpok insliunen nusik yang
leiasaI daii nusik penlalonis
(ganeIan).
1. Instrumcn MusIk DIatnnIs
Inliunen-insliunen yang
diadopsi daii nusik dialonis adaIah
|cqocard,drun sc|, oass gi|ar c|c||ri|, cu|,
dan ca|.Insliunen-insliunen ini di
daIan nusik liasanya digunakan
daIan jenis nusik yang leilangga nada
dialonis. Unluk insliunen cuk dan cak,
dapal dipaslikan leiasaI daii ludaya
nusik keioncong(Hanunah(1996,22).
SeIanjulnya insliunen |cqocard, drun
sc|, dan oass gi|ar c|c||ri|, seiing
digunakan daIan leleiapa jenis nusik
sepeili iock, jazz, pop, dangdul dan
yang Iain. Mengingal penggunaan
insliunen |cqocard, drun sc|, dan oas
gi|ar c|c||ri| cukup konpIek, naka
unluk nenyelulkan keliasaan lenlang
penggunaan nusik ini cukup suIil.
Unluk ilu keliga insliunen leiselul
lidak lisa diselulkan leiasaI daii
ludaya nusik yang nana daii leleiapa
genie nusik di alas yang liasa
nenggunakan insliunen ini.
SeIanjulnya keliga insliunen leiselul
daIan kajian akuIluiasi leidasai
insliunenlasi, diidenlifikasi selagai
ludaya nusik leilangga nada dialonis
saja dan lidak nevakiIi saIah salu jenis
nusik nana pun.
2. Instrumcn Gamc!an
Insliunen-insliunen yang
diadopsi daii ganeIan adaIah |cndang
cio|cn, |cndang jaipcng, gcndcr, sarcn,
dcnung, si|cr, dan gcng agcng.
KeIonpok insliunen ini daIan nusik
dikenaI leiasaI daii ludaya nusik
elnik Indonesia, yailu ganeIan }ava
dan ganeIan Sunda. Yang leiasaI daii
ganeIan }ava anlaia Iain insliunen
gcndcr oarung, |cndang cio|cn, sarcn
oarung, dcnung, si|cr, dan gcng agcng.
Kenudian yang leiasaIa daii ganeIan
Sunda seIain |cndang jaipcng (seluah
|cndang dan dua luah |u|an|cr).
Daii hasiI kajian di alas, nusik
canpuisaii secaia fisik neiupakan
akuIluiasi daii ludaya nusik
keioncong, ludaya ganeIan }ava, dan
ludaya ganeIan Sunda. Kenudian ada
liga luah insliunen yang lidak lisa
diidenlifikasi leiasaI daii ludaya nusik
Indonesia yang nana, nengingal
issliunen leiselul digunakan daIan
leleiapa genie alau aIiian nusik yang
leileda-leda. Kadang digunakan
daIan nusik dangdul, kadang
digunakan daIan nusik pop, juga
digunakan daIan nusik iock, nusik
jazz, iap. Dengan denikin unluk keliga
luah insliunen ini iasanya lidak
pioposionaI liIa diidenlifikasi selagai
lagian daii seluah ludaya nusik
sepeili di alas. Unluk ilu kailannya
dengan akuIluiasi nusik canpuisaii
leidasaikan fisiknya alau insliunen
nusiknya, keliga insliunen leiselul
diidenlifikasi selagai ludaya nusik
yang leilangga nada dialonis, lenlunya
non keioncong.
b. Aspck Garap MusIk
iIa akuIluiasi daIan nusik
canpuisaii dikaji leidasaikan aspek
gaiap nusik, naka akuIluiasi yang
leijadi di daIan nusik canpuisaii
dapal diidenlifikasi alau dikenaIi daii
gaiap-gaiap nusik yang
nengkunsliuksi alau nenlangun
nusik canpuisaii ilu sendiii.. Adapun
genie-genie nusik yang leikuIluiasi di
6
daIan nusk canpuisaii adaIah selagi
leiikul.
1. Langgam kcrnncnng
Caiap Ianggan keioncong di
daIan nusik canpuisaii dapal dikenaIi
daii sajian Iagu-Iagu yang diadopsi daii
Iagu Ianggan keioncong. Lagu -Iagu
leiselul di daIan nusik canpuisaii
disajikan sesuai dengan kaidah yang
leiIaku daIan Ianggan keioncong.
Unluk ilu kelenluan alau ciii-ciii
Ianggan keioncong nasih lelap lidak
leiulah. Sepeili liiana, neIodi, poIa
kaIinal Iagu, peinainan iilne, juga
jaIannya sajian Iagu. Selagai conloh
Iagu Nqidan Sari leiikul, Iagu ini leidiii
daii 32 liiana poIa kaIinal Iagunya
adaIah A, A, , A, jaIannya sajian Iagu
adaIah diavaIi inlio nenganliI kaIinal
Iagu akhii (A) kenudian nasuk vokaI
yang poIa uiulannya adaIah, A, A, ,
A, inleiIul, A, A, , A, koda. IoIa
kaIiinal Iagu seila uiul-uiulan ini sana
dengan yang leiIaku di daIan Ianggan.
Ieinainan iilne juga nengacu poIa
peinainan iilne pada Ianggan, yailu
daii inlio sanpai dengan inleiIul
nengapIikasikan iiana salu alau iiana
dadi, kenudian nenasuki sajian
leiikuilnya leiulah nenjadi iiana
rang|cp sanpai dengan koda. Koda juga
nengacu pada poIa koda di daIan
Ianggan keioncong dan hanpii senua
Iagu Ianggan yang disajikan
nengapIikasikan poIa Iagu koda ini.
Lagu-Iagu Ianggan keioncong yang
seiing disajikan daIan nusik
canpuisaii adaIah Iagu-Iagu Ianggan
}ava alau yang nenggunakan langga
nada penlalonis (sIendio dan peIog).
Sepili Iagu Ycn |ng Tauang Ana |in|ang,
Rcscpsi, |ara 8ran|a, Caping Nggunung,
Pc|rc|nu, ]cnang Gu|a, dan yang Iain.
Nuansa Ianggan juga dapal
dikenaIi daii Iagu-Iagu ciplaan laiu
seiiing popuIaiilas canpuisaii yang
lelap nengacu pada lenluk Ianggan.
Sepeili Iagu Randna Kcnp|ing, Ojc
Digcndnc|i, Aja Scnorana, Mung S|iranu,
|scnu, dan yang Iain. WaIaupun ada
lagian Iagu (lagian rcfirain) yang
disajikan dengan iilne dangdul,
nanuan lagian yang Iain lelap disajian
daIan gaiap Ianggan.
SeIain daii adopsi Iagu, vaina
Ianggan daIan nusik canpuisaii juga
dapal dikenaIi daii penlavaan
insliunen cu|. Insliunen ini seIaIu
dilavakan dengan poIa peinainan
yang lelap selagainana di daIan
Ianggan, vaIaupun Iagu yang disajikan
lukan leiasaI daii Iagu Ianggan.
Akilal daii poIa peinainan yang lelap
leiselul vaina Ianggan keioncong
seIaIu nuncuI daIan seliap sajian Iagu -
Iagu canpuisaii.
2. Gamc!an
Unsui nusik ganeIan daIan
nusik canpuisaii dapal dikenaIi daii
leleiapa aspek selagai leiikul. (1)
Lagu-Iagu canpuisaii yang diadopsi
daii Iagu daIan nusik ganeIan alau
gending, legilu juga gaiap nsiknya
lelap nengacu pada gaiap nusik
ganeIan. Sepeili peinainan insliunen
nusik, peinainan iiana, juga
penlavaan vokaI. enluk gending
yang diadopsi ke daIan canpuisaii
sepeili lenluk |ancaran, |c|auang,
|adrang, juga pa|aran. eleiapa conloh
Iagu yang leiasaI daii gending anlaia
Iain, Kc|auang Sincn Parija|na, |adrang
Ku|u| Manggung, kenudian gending
kieasi laiu sepeili Ianggan Ojc |anis,
Ojc Dip|crc|i, Pracn dan yang Iain. (2)
Ieianan insliunen kendang daIan
nusik canpuisaii yang sangal
doninan leiulana daIan peininan
iilne seila lenpo, haI ini sana dengan
lugas kendang daIan nusik ganeIan
selagai panuroa irana. Iengendang
dileii kelelasan seIuas-Iuasnya unluk
nenggaiap dinanika Iagu yang
disajikan seila kelelasan
nengapIikasikan sekaian-sekaian
kendangan yang dikuasainya. HaI ini
diiasakan puIa oIeh pengendang
Canpuisaii Wijoyo Laias, lahava
nenainkan kendang daIan canpuisaii
lak ulahnya nenainkan kendang
daIan kaiavilan. IoIa kendangan yang
diapIikasikan juga nenngacu poIa
7
kendangan daIan nusik ganeIan. Yang
denikian ini leiinpIikasi pada vaina
kaiavilan adaIan nusik canpuisaii
sangal leiasa seila nudah unluk
dikenaIi. (3) Kehadiian insliunen
ganeIan daIan nusik canpuisaii yang
dilavakan Iayaknya penlavaan
daIan nusik ganeIan, laik daIan
nengiiingi Iagu-Iagu yang lukan
leiasaI daii nusik ganeIan (gending),
nenleii vaina kaiavilan daIan nusik
canpuisaii juga dapal dan nudah
unluk dikenaIi. (4) Idion-idion gaiap
insliunen ganeIan yang seiing
diliiukan oIeh insliunen non ganeIan.
Sepeili oass neniiukan poIa peinainan
insliunen |cncng kadang insliunen
|cnpu| juga insliunen gcng. Kenudian
|aqocard nenlavakan laIungan
gending Iayaknya insliunen saion juga
denung, insliunen ca| neniiukan poIa
peinainan si|cr. Ienlavaan insliunen
non ganeIan yang neniiukan poIa
peinainan insliunen ganeIan leiselul
nenleii naina nusik ganeIan daIan
nusik canpuisaii juga nudah
dikenaIi. (5) DiapIikasikaannya
leleiapa jenis vokaI nusik ganeIan
sepeili sindncnan, oaua, scnggaan seila
a|c| ke daIan sajian nusik canpuisaii
nenanlah nuansa alau vaina
kaiavilan daIan nusik canpuisaii
senakin kenlaI.
Waina nusik ganeIan daIan
nusik canpuisaii leinyala lidak hanya
didoninasi oIeh nusik ganeIan yang
neniIiki konunilas yang Iuas dan
seiing diselul selagai induknya nusik
ganeIan }ava, yakni genie nusik
ganeIan Suiakaila dan Yogyakaila,
lelapi genie nusik ganeIan yang
neniIiki konunilas yang leisifal IokaI
juga luiul nenleii vaina daIan nusik
canpuisaii. Cenie nusik ganeIan
leiselul adaIah nusik ganeIan
Sragcnan. Waina nusik ganeIan ini
daIan nusik canpuisaii dapal dikenaIi
daii dua haI leiikul. (1)
DiapIikasikannya kendangan Sragcnan
alau seiing diselul kendang oadnu|an
pada sekaian-sekaian kendangan daIan
nusik canpuisaii. Sekaian-sekaian
kendang oadnu|an liasanya
diapIikasikan pengendang pada Iagu-
Iagu yang nengacu gaiap Ianggan
lagian iiana dadi. (2 )
DiapIikasikannya neIodi Iagu suuu|
alau koda nusik ganeIan Sragcnan
daIan nusik canpuisaii. Tidak
leilulup kenungkinan vaina elnik Iain
sepeili 8anquuangcn, 8anqunasan dan
yang Iain juga luiul nenleii vaina
canpuisaii.
3. JaIpnngan
Waina jaipcngan daIan nusik
canpuisaii dapal dikenaIi daii poIa
kendangan jaipcngan yang seiing
diapIikasikan ke daIan gaiap nusik
canpuisaii. IoIa kendangan ini
liasanya diapIikasikan pada Iagu-Iagu
yang neniIiki iilne (liasanya iiana
langgung) yang nenungkinkan poIa
kendangan jaipcng lisa diapIikasikan.
Kendang jaipcngan juga diapIikasikan
pada Iagu-Iagu leilenlu yang neniIiki
lagian Iagu yang haius di|cndangi
dengan poIa kendangan jaipcngan.
Sepeili Iagu Mcndcn lcdc|an, Ancnan
Oocng dan yang Iain. SeIain ilu poIa
kendangan jaipong juga seiing
diapIikasikan pada Iagu-IaIgu yang
disajikan daIan gaiapa dangdul.
Kendangan jaipcngan juga dilavakan
nanakaIa Iagu disajikan nengadopsi
Iagu Sunda sepeili Iagu 8ajing |cnca|.
Unluk poIa kendangan jaipcng yang
diapIikasikan ke daIan nusik
canpuisaii, unluk nengisi gaiap
dangdul liasanya nengapIikasikan poIa
kendangan nincig. Telapi unluk Iagu-
Iagu khusus sepeili yang diselulkan di
alas, nengapIikasikan kendangan
jaipong secaia uluh yailu dengan poIa
peinainan ou|aan dan nincig.
4. Dangdut
Lagu-Iagu canpuisaii lisa
dikalakan neniIiki vaina dangdul
yang cukup nencoIok. HaI ini nanpak
daii Iagu-Iagu yang dilavakan daIan
nusik canpuisaii hanpii senua
nengapIikasakan gaiap dangdul. Ada
8
Iagu-Iagu yang disajikan dengan iiana
dangdul secaia penuh (daii avaI
sanapi koda) sepeili Iagu Ncncng,
Pracn, Ojc Dip|crc|i, dan yang Iain. Ada
juga Iagu yang disajikan daIan dua
iiana yang leileda, sepeli iiana
|anggan dan iiana dangdul, sepeili Iagu,
Rcdna Kcnp|ing, Ojc Digcndnc|i, ||a-c|c,
Ojc Scnorana dan yang Iain. Kenudian
ada juga Iagu yang disajikan daIan
iiana jaipcngan dan iiana dangdu|,
sepeili Iagu Mcndcn lcdc|an.
Waina nusik dangdul daIan
nusik canpuisaii Ielih didoninasi
oIeh penlavaan insliunen
|cndang(}ava, jaipong)daIan
nenyajikan Iagu-Iagu canpuisaii,
dengan neniiukan poIa peinainan
|c|ipung dangdu| leiulana lunyinya
(dang dan du|), seila iilne
pukuIannya.lei Kenudian insliunen-
insliunen Iain Ielih leisifal
nenyesuaikan, alau nenpeilegas iilne
dangdul yang dikenlangkan kendang
leiulana insliunen oas gi|ar.
Dengan denikian vaina
dangdul daIan nusik canpuisaii
Ielih didoninasi oIeh vaina suaia
kendang yang neniiukan poIa
peinainan kelipung dangdul leiselul.
HaI ini senada dengan pengeilian
isliIah dangdul ilu sendiii, yailu leiasaI
daii lunyi yang paIing doninan daii
insliunen |ao|a alau |c|ipung daIan
nusik dangdul ilu sendiii yailu lunyi
dang dan du|. OIeh kaiena ilu isliIah
dangdul leiselul dipahani selagai
sualu kala cncna|cpcc|is(Mack 1995:497)
Yailu sualu isliIah yang Iahii alau
dianliI daii dua unsui suaia dang dan
du| leiselul.
D. 5Impu!an
eidasai kajian akuIluiasi nusik
canpuisaii laik daii segi fisik naupun
gaiap nusik, naka dapal dikalakan
lahva nusik canpuisaii neiupakan
seluah nusik hasiI daii pioses
akuIluiasi, khususnya pada kalegoii
sinkielisne. Dikalakan denikian
kaiena, nusik canpuisaii leinyala
neiupakan seluah nusik yang
vujudnya laik secaia fisik naupun
nusikaInya, neiupakan peipaduan daii
leleiapa unsui nusik yang leileda
Ialai leIakang ludayanya. Kenudian
nusik-nusik yang leisinkielisne
nenlenluk nusik canpuisaii analaia
Iain adaIah nusik Ianggan keioncong,
ganeIan leseila iagan gaiap yang
leisifal kedaeiahan, jaipongan seila
nusik dangdul.
Daftar Pustaka
ee, Roleil L.1974 Pa||crns and Prcccsscs.
Nev Yoik: A Devision of
MacniIIan IulIising Co. Inc.
Lnlei, CaioI R. & MeIvin Lnlei.1984
Cu||ura| An|rcpc|cgq. Nev Yoik:
Iiinlice-HaII.
Hainunah.1996. Musi| Kcrcnccng.
Yogyakaila: Iusal Musik Liluigi.
HaviIand, WiIIian A. An|rcpc|cgi ]i|id 2.
}akaila: LiIangga, 1993.
Kaennei, }ohn L.1993. Music in Hunan
|ifc. An|rcpc|cgica|
Pcrspc||itcs cn Music. Auslin:
Univeisily of Texas Iiess.
Kunljaianingial.199O. Scjaran Tccri
An|rcpc|cgi ||. }akaila: Ieneilil
Univeisilas Indonesia (UI-
Iiess).
Mack, Dielei.1995. Scjaran Musi| 8agian
|X Musi| Di |ndcncsia
Sc|c|an Tanun 1945. Yogyakaila:
Iusal Musik Liluigi.
Meiiian, AIan I.1964. Tnc An|rcpc|cgq cf
Music. Noilhveslein:
Univeisily Iiess.
Manlhous. Canpuisaii Haius Ienei
dan enei Ma|a|an,
disanpaikan daIan saiasehan
nusik canpuisaii langgaI 22
Ieliuaii 1999 di
Iuina udaya Yogyakaila.

Anda mungkin juga menyukai