Anda di halaman 1dari 3

Angga Panji Satria Pratama Ardinata Supardi Gandhi Mahaputra

Tugas Kelompok Sistem Ventilasi dan Tata Udara Teknik Mesin UI

Komponen Kompenen Air Conditioning dan Pengaruh Keberadaannya


Air Conditioning (AC) atau alat pengkondisi udara merupakan modifikasi pengembangan dari teknologi mesin pendingin. Alat ini dipakai bertujuan untuk memberikan udara yang sejuk dan menyediakan uap air yang dibutuhkan bagi tubuh. Penggunaan AC ini sering ditemui di daerah tropis yang dikenal dengan musim panas. Suhu udara pada saat musim panas yang sedemikian tinggi dapat mengakibatkan dehidrasi cairan tubuh yang dapat mengakibatkan kematian. Selain itu, AC dimanfaatkan sebagai pemberi kenyamanan. Di lingkungan tempat kerja AC juga dimanfaatkan sebagai salah satu cara dalam upaya peningkatan produktivitas kerja. Karena dalam beberapa hal manusia membutuhkan lingkungan udara yang nyaman untuk dapat bekerja secara optimal. Tingkat kenyamanan suatu ruang juga ditentukan oleh temperatur, kelembapan, sirkulasi, dan tingkat kebersihan udara. Kami akan mendeskripsikan bagian-bagian yang ada dilam AC dan mengidentifikasi pengaruh keberadaanya di dalam kinerja operasional AC. AC memiliki 4 komponen, yaitu kompresor, kondenser, evaporator dan katup ekspansi.

Gambar. Siklus aliran udara pada AC

Angga Panji Satria Pratama Ardinata Supardi Gandhi Mahaputra

Tugas Kelompok Sistem Ventilasi dan Tata Udara Teknik Mesin UI

Kompresor adalah bagian dari suatu proses refrigerasi, tugas kompresor adalah melakukan kompresi yang masuk pada tekanan gas yang rendah menjadi tinggi atau bekerja membuat perbedaan tekanan, sehingga bahan dapat mengalir dari satu bagian ke bagian lain dari sistem. Karena adanya perbedaan tekanan antara sisi tekanan tinggi dan sisi tekanan rendah, maka bahan pendingin cair dapat mengalir melalui alat pengatur bahan pendingin ke kondenser. Selain itu, tekanan dari refrigeran dinaikan sehingga suhu refrigeran menjadi naik. Hal ini dilakukan agar perpindahan kalor dari refreigeran ke lingkungan menjadi lebih cepat terjadi dikarenakan perbedaan suhu antara refrigeran dan suhu udara. Dengan kata lain kompresor keberadaanya sangat penting dikarenakan tugasnya yang menghisap bahan pendingin gas dari evaporator dengan suhu rendah lalu memampatkan gas tersebut sehingga menjadi gas suhu tinggi dan tekanan tinggi, dan juga membantu perpindahan kalor di kondenser. Kemudian mengalirkannya ke kondensor, sehingga gas tersebut dapat memberikan kalornya pada zat yang mendingin, maka di dalam kondensor terjadi pengembunan. Kondensor gunanya untuk membuang kalor dan mengubah wujud bahan pendingin dari gas menjadi cair, dan juga suatu alat untuk membuat kondensasi bahan pendingin gas dari kompresor dengan temperatur tinggi dan tekanan tinggi. Untuk mempercepat proses pelepasan panas maka ditambahkan fan. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan kondenser penting agar panas dapat dibuang ke lingkungan dari refrigeran. Evaporator mempunyai konstruksi sama dengan kondensor, yang mana fungsinya kebalikan dari kondensor, tidak untuk membuang kalor ke udara disekitarnya tetapi untuk mengambil kalor dari udara sekitar. Evaporator tempatnya di antara katup ekspansi dan kompresor, jadi pada sisi tekanan rendah dari sistem. Evaporator merupakan ruangan tempat bahan pendingin cair menguap, bahan pendingin gas ditampung di akumulator lalu mengalir ke kompresor, evaporator memberikan kalor kapada bahan pendingin cair sebagai kalor latent penguapan, sehingga bahan pendingin menguap menjadi uap jenuh. Hal ini menunjukkan bahwa evaporator juga penting agar menghasilkan dingin dengan menyerap gas panas disekitar ruangan sehingga mengakibatkan perpindahan kalor.

Angga Panji Satria Pratama Ardinata Supardi Gandhi Mahaputra

Tugas Kelompok Sistem Ventilasi dan Tata Udara Teknik Mesin UI

Katup ekspansi adalah kebalikan dari fungsi kompresor yang berfungsi untuk menurunkan tekanan. Katup ekspansi terletak diantara kondenser dan evaporator sehingga komponen ini merupakan komponen penting yang tidak dapat dipisahkan dari AC. Katup ekspansi ini dapat mengatur jumlah refrigerant yang masuk ke evaporator sesuai dengan beban evaporatornya. Sama seperti kompresor, katup ekspansi membantu perpindahan kalor dari suhu ruangan ke refrigeran karena perbedaan suhu dengan ruangan semakin jauh.