Anda di halaman 1dari 14

FENOMENAGEMPADANIMPLIKASINYAPADANEGARANUSANTARA (SupriadiRustad) LaboratoriumGeofisika,JurusanFisika,FMIPAUnnes Jl.RayaSekaran,GunungpatiSemarang Ph/fax:0247499375/7499386 email:priarusta@plasa.com Abstrak Dibahassecarapopulermekanismeterjadinyagempatektonik,tatanantektonikIndonesia dan implikasinya pada konsep negara Nusantara.

ara. Secara sederhana dipaparkan model sistem massa dan pegas untuk memberikan pengertian mendasar tentang terjadinya gempatektonik.Ukurandanenergigempajugadisinggungdengandisertaiilustrasiuntuk memberikan landasan analisis terhadap faktorfakor yang menentukan tingkat kedahsyatangempabumitermasukhubungannyadengantsunami.Kajiantentangtatanan tektonik IndonesiadimaksudkanuntukmenyadarkanbahwaNusantaraidentikdengan negarayangterbentukolehprosesdinamikabumisehinggaakrabdenganbencanaalam. Konsekuensinya, secara nasional pembelajaran ilmu alam yang memuat dasardasar geologidangeofisikaperludiberikansejakpendidikandasar. 1. PengertianTektonikdanGempaTektonik Tektonikadalahprosesdinamikabumiyangbersumberdaridinamikapanasyang menghasilkan gerakangerakan pada kulit atau kerak (crust) bumi. Ada proses mengalirnya material ke permukaan bumi sehingga terjadi perekahan (opening) dan karenainimerupakanproseskonveksipendinginanmakadikirikananperekahanakan terjadi gerakan penyeretan mendatar kesamping. Gerakan menyamping ini yang menyebabkan kerak bumi bergerak dan retakretak membentuk lempenglempeng tektonik. Proses pembentukan dan pemisahan lempeng itu terjadi di punggungan tengah samudra (midoceanic ridge) di dalam suatu proses yang disebut dengan pemekaran lantaisamudra(Gambar1).Karenamerupakanperbatasanpisahantarlempeng,maka kawasaninidisebutsebagaibataspisah(divergentboundaries).Dataumurbatuandan datatinggilantaisamudramenjadibuktiilmiahdariprosespembentukandangerakan lempengini(TurcotteandSchubert,1982).

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

LempengA

LempengB

Alirankonveksimassa

Gambar1.Prosespembentukanlempengdipunggungantengahsamudra Di ujung yang lain, lempenglempeng yang bergerak itu saling bertemu dan bertumbukan di suatu daerah yang disebut dengan kawasan batas temu (convergent boundaries). Ada dua skenario proses tumbukan lempeng, yang pertama adalah tumbukan antar lempeng yang kemudian menghasilkan buckling yaitu terjadi pengangkatankeatasdisuatubagianlempengdanpenggelembungankebawahdibagian lain (Gambar 2a). Contoh dari struktur demikian adalah pegunungan misalnya pegununganHimalayadiIndia,SantaSusanadanSantaMonicadiAmerika. Skenario kedua adalah tumbukan yang kemudian diikuti oleh penunjaman lempeng yang satu menyusup di bawah lempeng yang lain atau yang sering disebut dengansubduksi(subduction)sepertitersajipadagambar2b.Contohkawasansubduksi adalahsisibaratSumatradanselatanJawadenganmanifestasipermukaanberupapalung Samudra,pegunungan,busurgunungapiaktif, busurdaerahgempa,daerahcekungan pengendapanyangmerupakantempatcebakanmigasdanmineralisasibahantambang.

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

(a)

(b)

(b)

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Gambar2.Tumbukanantarlempengyangmenghasilkanbuckling(a)dansubduksi(b) Gempatektonikadalahgempabumiyangdisebabkanolehprosestektonikdiatas yangmerupakanpelepasanenergipadaprosesgeseransalingmenekanantarlempeng (kerak)yangterkuncikarenakekasaranpermukaanlempeng.Karenaterkuncinyagerakan makaterjadipenghimpunanenergiyangterjadididalammaterialdanketikamelewati daya tahannya terjadilah kerusakan (failure) dan terlepaslah energi dalam bentuk gelombangmekanikyangdisebutsebagaigempa.Gelombanginimerambatmenjalarke permukaanbumimenghasilkankerusakan. Selainpelepasanenergidalambentukgempa,padaprosestumbukanituenergi juga dilepaskan dalam bentuk panas (kalor) yang berpotensi melehkan material di sekitarnya, sehingga terjadilah magma (cair). Magma ini dengan tekanan kuat akan meneroboskeatasmencaridaerahlemah,khususnyadaerahekstensi(tarikan)dankeluar membentukgunungapi.

2. ModelGempaTektonikSistemMassadanPegas

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Mekanismeterjadinyagempatektonikdapatdipahamidenganpendekatanmodel sistemmassadanpegasyangdirangkaisepertipadagambar3(HendrajayadanJusron, 2005).SistemmassaterdiridarirangkaianmassaM1danM2dansistempegasterdiri darirangkaianpegasyangmasingmasingmemilikikonstantapegask1dank2.Sistem massa dan pegas tersebut ditarik oleh gaya F yang merepresentasikan gaya tektonik penyusupanlempengsamudradibawahlempengbenua(Gambar4).

m2

K2

m1

K1

Permukaankasar
Gambar3.Sistemmassadanpegas

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

LEMPENGBENUA

LEMPENGSAMUDERA F
Gambar4.Modelsubduksi

Palingtidakadaduamekanismedasaryangdapatdijelaskandenganpendekatan sistemmassadanpegas.Yangpertamaadalahjika k2>k1(massautamaadadim2). DengansyaratbatasiniFmenarikdanenergidariFtersalurkankepadapegask1yang meresponnyadenganperubahanbentukmemanjang(mulur).Karenabesarnyam1,maka gayagesekannyadenganpermukaankasarjugacukupbesarsehinggam1akantetapdiam sampaigayaFmencapaigayayangdapatmelebihigayagesekandarim1(sebutf1),jadi F<f1. Ketika F f1,balokm1 bergerakmendadakdan terjadilah gempa(gempa awalan).m1akansedikitbergerakdanmajudengankecepatantetapdandalamkeadaan inigayaFmulaibekerjadipegask2.Prosestadiberulangdanterjadipadam2danm2 akanbergerakmendadakdengangayalebihbesar(gempautama). Jikak2<k1(massautamaadadim1).m1akanterkejutkandiawaldanbergerak akibattarikan gayaFbesar(gempautama).Gerakankejutdari m1iniakanlangsung menarikk2yangmeresponnyadengancaraberubahbentukmemanjangdanmenarikm2 bergeraksehinggaterlepaslahenerginya(gempasusulan).

3. Magnitudo,EnergidanDampakGempaTektonik

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Magnitudo gempa bumi (M) didefinisikan oleh C.F. Richter (1935) secara empiris sebagai Logaritma(bilanganpokok10)dariamplitudo(A)maksimumdalam microndarirekamanseismogramdariseismografperiodependekstandar(periodebebas 0.8detik)diamatipadajarak100kmdariepisenter(proyeksipusatgempadipermukaan) dengankedalamanpusatgempanormal(33km). Untukjarak( km)darikedalamanpusat(fkm)diterbitkantabelkoreksi,jadi secararumusdituliskansebagai: M=logAmax+C(,f) dengan Amax=Amplitudomaksimum(micron) C(,f)=Koreksiuntukjarak()dankedalampusatgempa(f) Gutenberg dan C.F. Richter (1942) kemudian merumuskan secara empiris hubunganantaraenergi(E)yangdikeluarkangempadenganmagnitudonya(M)menurut aM=log(E/Eo) dengan a=1.5 Eo=2.5x1011erg Selanjutnya dari pengamatan, mereka menemukan hubungan antara jumlah kejadiangempapersatuanwaktu(frekuensi=N)denganmagnitudonya(M)menurut logN=pqM dengan daerah(zone)gempa. Contoh1: Jikaadaduatempat(1&2)denganM1=7danM2=5,maka Perbandinganenergiyangdikeluarkanmenjadi: E2/E1=10(2/1.5)=101.33 Danperbandinganamplituidogelombangnya
SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

...(1)

...(2)

...(3)

p dan q merupakan tetapan positif yang berlainan untuk suatu

A2/A1=102 Gempa dengan magnitudo besar mempunyai frekuensi kejadian kecil (jarang) dibandingkandengangempadenganmagnitudokecil. Cara berfikir berikut dapat dicermati dan dipakai untuk melakukan penialaian keadaan.Padaduabuahlempengtektonikyangkontak,salingmenekandanbergeseran, maka energi akan terhimpun jika geseran tersebut saling mengunci, karena sifat kekasaranjeniskristaldamminerallempenglempengtadi.Untuksatukecepatanrelatif pergeseran(yangsama),makaenergiyangterhimpunpersatuanvolumesepanjangbidang kontakakansama. Contoh2: Jika di kedua tempat (1 & 2) yang terletak pada satu bidang kontak geseran terdapatduagempadengandenganmagnitudoM1=7danM2=5,makaenergiyang tersisadi1akanlebihsedikitdaripadaenergiyangtersisadi2.Sehinggagempasusulan di1lebihsedikitdanlebihkecildaripadagempasusulandi2. Gempa yang berbahaya adalah gempa yang dapat menghasilkan kerusakan di permukaanbumi.EnergigempaataupunskalaRichterbukansatusatunyafaktoryang menentukantingkat kedahsyatandampak gempa.Kedalaman pusat gempamerupakan besaran yang lebih menentukan, artinya gempa yang terjadi dapat merupakan gempa berkekuatanbesar, berkekuatankecil atausedangtetapi jikapusatgempanya dangkal makaiaberpotensimerusak. Selainenergidankedalamanhiposenter,dampakgempajugasangatditentukan olehcaramerambatnya.Jikagempaterjadidanmerambatdidaratan(padatan),maka energinya akan merambat cepat dan terserap. Sebaliknya jika gempa terjadi di lantai samudra,makaenerginyaakanmerambatjauhmelaluifluidalautanberupagelombang tsunami yang berpotensi merusak daerah pantai yang landai dan dangkal. Simulasi
SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

tentanggempatektonikdanimplikasinyapadaperistiwatsunamidapatdijumpaipada tulisanilmiahlain(SupriyadidanSopyan,2002)

4. TatananTektonikdiIndonesia Secara tektonik, wilayah Indonesia berada pada pertemuan 3 lempeng utama duniayaitulempengEurasia,lempengIndoAustraliadanlempengPasifik(Katili,1971) sepertidisajikanpadaGambar5.Tatanantektoniknyaterbagimenjadi4kawasanyaitu kawasanbaratSumatra,selatanJawa,NusaTenggaradanPapua(Gambar5).Berikutini adalahuraiankeadaantektonikdimasingmasingkawasanitu.

Gambar5.TatananTektonikdiIndonesia a.Sumatra Kecepatanrelatifgerakanadalah6cm/tahundenganarahmiring(hampir45o) dengan jurus (strike) palung atau pulau Sumatera.Gerakan dorongan mempunyai komponengeseransearahjuruspulauSumaterasebesar(1/2 2x6cm/tahun=4,2 cm/thn)yangsebesarjugakomponenfrontalyangmendorongSumatera.
SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Karenakomponengeseranini,makagempalebihmudahterlepasdibandingkan yangkomponengeserannyalebihkecildarikomponenfrontal(normal). SelatanJawa Gerak dorongan lantai samudera Hindia relatif frontal (tegak lurus) terhadap bentanganpalung,komponengeserankecil.AdapenerusansesarSumaterayangmelalui LampungteruskeselatandanbertemudenganpalungJawadiselatanPelabuhanRatu (datadariDr.JusufSurachman,BPPT). Dorongangeseranyangmenyebabkangempagempabesartampaknyaberkurang danteredamketikapalungmembelokketimurdiSelatanJawa.Kemungkinanterjadi gempabesar(M=8keatas)diSelatanJawaamatkecil.Kondisirapuhdipertemuan palungJawaakansetiapsaatmenyerapenergiyangterhimpunmenjadigempagempa kecilyangtidakmembahayakan,jaditidakadaterhimpunenergiyangsangatbesaryang dapatmencemaskan.CukupcuramnyapantaiselatanJawa(iniperlujugaditelitisecara cermat)akanberfungsisebagaipemecahgelombangsehinggaandaikanterjaditsunami bukanlahtsunamiyangbesaryangdapatmasukjauhkedalamdaratan. Sampai di selatan BaliLombok lantai samudera Hindia masih merupakan lempengsamuderayangbersifatbasaltik(mengandungbanyakMg,Fe)yangliatdan lempengAsia menipisdicirikandenganhampir terjadinya pulaugunungapi (Bali 2 gunungapiaktif,Lombok1buah,sumbawa1buah).Gempasedangseringterjadidengan skala 5 sampai 6,5. Mulai Selatan SumbawaFlores terjadi perubahan sifat lempeng samuderaHindiayanglebihbersifatlempengbenua(Australia):lebihtebal,lebihkekar danlebihmemberikandayaangkat,olehkarenanyapotensiterjadinyagempasedang (tapidangkal)dangempabesar,lebihtinggidanlebihmasukketengahlempengAsia. SelainitukarenaNusatenggarabanyakpulaupulaukecil,makatsunamiakanmenjadi ancaman. d.Papua MulaipulauTimorketimursampaiPapua,lempengtektoniktersebutmerupakan lempengbenuaAustralia(yangmerupakankelanjutanlempengsamuderaHindiayang
SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

berubahkomposisimineral).KepulauanBandaSerammerupakantekukanujungtimur busurpulauNusatenggara.Gempasangatdalambanyakterdapatdidaerahini.Tekukan inidihasilkankarenalempengAustraliadipulauPapuamendapatdoronganmenggeser darilempengSamuderaPasifikkebarat,sesargeseranantarlempeng(transformfault) yangagakkonvergenterdapatmemanjangdiutaraPapuadariTimursampaikebaratdan kepanjangannyasampaididaerahPalu(sistemsesarPaluKoro). KecepatanrelatifgeseranantarlempengPasifikdenganAustraliaadalahsekitar 10 cm/ thn ( bandingkan dengan antara lempeng samudera Hindia dan Asia yang 6 cm/thn).Sifatgeseranyangmunculdipermukaaninimenghasilkangempadangkalyang merusakkan. 5. IndonesiaNegaraNusantara Kepulauan Indonesia terbentuk akibat tumbukan antara beberapa lempeng tektonik, yaituHindiaAustraliadibarat daya,PasifikdiTimur,Eurasiadiutaradan barat.AkibatdaritumbukandaritigalempengtektonikdiatasmakadiIndonesiasering terjadiaktifitasgempatektonikyangdiakibatkanolehpelepasanenergidaribergeraknya patahan. Datafrekuensiterjadinyagempamenunjukkanbahwatiaptahunterjadi450 gempadenganmagnitudosamaataulebihbesardari4skalaRichter.Iniberartisecara rataratatiaphariterjadigempadiIndonesia. LokasijalurdanjumlahgempadiIndonesiadisajikanpadaGambar6.Tampak bahwa lokasigempa terkonsentrasidijalur subduksidisepanjangsisibarat Sumatra, selatanJawa,NusaTenggaradanPapuadengantingkatkepadatanyangtinggiterutamadi Nusa Tenggara.Jikadicermati lebihdalam,tampakbahwa wilayahIndonesiahampir seluruhnyamerupakankawasantektonikaktif,artinyasecarageodinamikapembentukan negarainimerupakanprosesyangbelumselesai.

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Gambar6. kepadatangempa,bulatanmerahmenunjukkanepisentergempa

Jalurdan

MaknanegaraNusantaramenjadisangatrelevanuntukdiangkatkembali.Dalam konteks ini, negara Nusantara bukan negara daratan (benua) tetapi negara busur kepulauan(Archipelago)yangterbentukolehaktivitastektonikdarilempenglempeng bumi yang bergerak dinamis di dalam siklus peremajaan alam. Kesadaran bahwa manusiaIndonesiatelahditakdirkanuntukhidupdanmatididaerahrawanbencanaperlu ditumbuhkan. Tak ada satupun kekuatan manusia yang dapat mengendalikan proses tektonikyangterjadi.Yangdapatdilakukanadalahmempersilahkanprosestektonikitu terjadidanberusahauntukmeminimalkandampakyangditimbulkannya(mitigasi). Salahsatufaktorpentingdariupayamitigasiadalahliterasiwargamasyarakat terutama yang tinggal di daerah yang amat dekat dengan daerah potensial bencana. Karena Indonesia adalah negara rawan bencana, maka secara nasional perlu ada pendidikanilmualam (bumi) yangbenar.Pembelajarandasardasar ilmugeologi dan geofisikatidakbolehbersifateksklusifhanyadiberikandijenjangperguruantinggiuntuk kepentingan teknik, tetapi perlu diberikan pula pada jenjang SD hingga sekolah menengah. Di dalam konteks negara Nusantara, kompetensi paling dasar di dalam mempelajariilmualamadalahmemahamikonsephidupselamatdanmenguasaicaracara
SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

menyelamatkandiridarikemungkinanbencanaalammurniyangmemangsewaktuwaktu dapatterjadi.

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005

Pustaka HendrajayaL.danH.Jusron,2005.RisetGempabumidanTsunami,Makalahdisajikan pada Forum Diskusi Strategi Riset Gempa Bumi dan Tsunami serta Mitigasi BencanaAlamtanggal19Januari2005,DeputiBidangPerkembanganRisetIptek KementrianRisetdanTeknologi. Katili,A.,1971.AReviewofGeotectonicsTheoriesandTectonicsMapofIndonesia, EarthScienceReview Supriyadi, A. Sopyan, 2002. Gempabumi Tektonik dan Implikasinya Pada Peristiwa Tsunami,JurnalMIPA Turcotte D., L. and G. Schubert, 1982. Geodynamics : Applications of Continuum PhysicstoGeologicalProblems,JohnWiley&Sons

SEMINARNASIONALGEMPABUMIDANGELOMBANGTSUNAMI HIMPUNANAHLIGEOFISIKAINDONESIAKOMWILJAWATENGAH,SEMARANG19FEBRUARI2005