P. 1
Buku Pedoman RKA 2014

Buku Pedoman RKA 2014

|Views: 444|Likes:
Dipublikasikan oleh Rudy Borneo

More info:

Published by: Rudy Borneo on Apr 12, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2014

pdf

text

original

Sections

  • A. Umum
  • B. Dasar Hukum
  • C. Tujuan
  • Tabel 1. Program dan Kegiatan Rutin BPS Tahun Anggaran 2014
  • A. Klasifikasi Akun Standar
  • B. Jenis Belanja yang Lazim Digunakan untuk Penyusunan RKA di BPS
  • TATA CARA PENYUSUNAN RKA-BPS
  • A. Tahapan Penyusunan RKA-BPS
  • B. Jadwal Penyusunan RKA-BPS 2014
  • Tabel 3. Jadwal Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran
  • C. Pola Penyusunan RKA
  • D. Penyusunan RKA Tahun 2014
  • Tabel 6. Menghitung Biaya Perjalanan Dinas
  • Tabel 7. Menghitung Biaya Rapat di Kantor di Luar Jam Kerja
  • Tabel 8. Menghitung Biaya Pelatihan
  • Tabel 9. Menghitung Biaya Pengiriman Innas Mengajar
  • Tabel 11. Menghitung Biaya Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan
  • E. Cara Pangajuan RKA
  • Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2014
  • Lampiran 2. Perkiraan Biaya Perjalanan Dinas Tahun Anggaran 2014
  • Lampiran 6. Perkiraan Rate Transpor di Daerah Tahun Anggaran 2014
  • Lampiran 8. Perkiraan Biaya Pengiriman Dokumen
  • Lampiran 9. Perkiraan Satuan Biaya Konsumsi Rapat
  • Lampiran 10. Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel)
  • Lampiran 16. Perkiraan Satuan Harga Barang Dan Jasa Tahun Anggaran 2014
  • piran 17. Contoh TOR Tahun 2014
  • piran 18. Contoh RAB Tahun 2014
  • Lampiran 19. Pendukung RAB Alokasi Sampel Survei Kinerja
  • Lampiran 25. Pengiriman Dokumen dan Publikasi Survei Kinerja ke Daerah
  • Lampiran 26. Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan
  • Lampiran 27. Personil
  • Lampiran 28. Perkiraan Kebutuhan Anggaran

KATA PENGANTAR
Sebagaimana diamanatkan dalam UU No.17/2003 tentang Keuangan Negara dan UU No.25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), bahwa penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) berpedoman kepada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dengan memperhitungkan ketersediaan anggaran. RKP merupakan dokumen perencanaan tahunan dan merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang memuat prioritas pembangunan, rancangan kerangka ekonomi makro, program Kementerian/Lembaga (K/L), lintas K/L, dan kewilayahan, dalam bentuk kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif. RKP kemudian dijabarkan lebih lanjut ke dalam Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja-KL). Untuk selanjutnya Renja-KL dijabarkan ke dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) berdasarkan pagu anggaran. Rencana Kerja Badan Pusat Statistik (Renja-BPS) disusun menurut program dan kegiatan-kegiatan prioritas BPS, maupun kegiatan non-prioritas tupoksi BPS selama setahun. Kegiatan BPS disusun berdasarkan usulan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari lingkungan Eselon 2 Pusat di BPS dan Rencana Kerja Fisik (RKF)¹ dari BPS Pusat, Provinsi dan Kabupaten-Kota. Dalam rangka penyusunan Rancangan Renja-BPS Tahun 2014 serta untuk mempermudah sub direktorat/bagian/bidang dalam menyusun RKA, maka dirasa perlu untuk menyusun Buku Pedoman Penyusunan RKA Tahun 2014. Dengan disusunnya buku pedoman ini, RKA yang diusulkan diharapkan menjadi efektif dan efisien berdasarkan ketentuan yang berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan baik secara teknis maupun administratif sesuai dengan ¹ RKF akan dijelaskan dengan buku pedoman tersendiri
Pedom an Penyusunan RK A 2014

iii

Si. hendaknya RKA yang diusulkan betul-betul merupakan penjabaran dari Renstra BPS 2010-2014. yang dapat mendukung visi BPS sebagai penyedia data statistik terpercaya untuk semua. dan Master Plan BPS. iv Pedom an Penyusunan RK A 2014 . M. Eri Hastoto. efektif. BPS Drs. dan efisien. Di samping itu. dengan dilandasi oleh perencanaan berbasis kinerja sehingga evaluasi kegiatan dapat berjalan secara tepat.kinerja yang dihasilkan. Jakarta. November 2012 Sekretaris Utama.

.......................................................................... Tujuan ....................................1 B..........................................................................................................................................ix BAB I PENDAHULUAN ..................................3 BAB II PROGRAM DAN KEGIATAN BPS ................ Jenis Belanja yang Lazim Digunakan untuk Penyusunan RKA di BPS ............................................................iii DAFTAR ISI ........................................3 C.........10 BAB IV TATA CARA PENYUSUNAN RKA-BPS ............. Dasar Hukum ............................................................................................ Jadwal Penyusunan RKA-BPS 2014 ..........................1 A...............................................................35 E...................................................DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR...........................29 D................................................................................ Tahapan Penyusunan RKA-BPS .........................................43 Pedom an Penyusunan RK A 2014 v ...........................................................v DAFTAR TABEL ...............................................42 BAB V PENUTUP .....................vii DAFTAR LAMPIRAN............................................................................................................................ Pola Penyusunan RKA ............. Cara Pangajuan RKA...............................................................9 A.................. Umum ......................................................................................... Penyusunan RKA Tahun 2014...5 BAB III BAGAN AKUN STANDAR (BAS) ................................................................................................................................................................................................................25 C.................9 B.....................21 B.......................................................................................................................... Klasifikasi Akun Standar ...........21 A......

.

.. 41 Tabel 10................... Tabel 8........... Tabel 7........... 38 Menghitung Biaya Rapat di Kantor di Luar Jam Kerja ...................................... Tabel 5...DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1.................................................... 28 Menghitung Biaya Rapat/Pertemuan di Luar/Dalam Kota dan Full Board ............................................................................ 7 Rincian Biaya Perjalanan Dinas Jabatan Untuk Mengikuti Kegiatan Rapat..... Tabel 3........................... 41 Tabel 11.... 38 Menghitung Biaya Pelatihan................... Menghitung Biaya Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan ..... 36 Menghitung Biaya Rapat/Pertemuan di Dalam Kota (Fullday/Halfday) ........ 37 Menghitung Biaya Perjalanan Dinas .......... Tabel 9................... Tabel 4................. 17 Jadwal Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran .. Menghitung Biaya Pengawasan BPS Provinsi ke BPS Pedom an Penyusunan RK A 2014 vii ....... 39 Menghitung Biaya Pengiriman Innas Mengajar .................................. Tabel 2.... Seminar............. Program dan Kegiatan Rutin BPS Tahun Anggaran 2014 .......... Dan Sejenisnya ...................... Tabel 6.......................................................... 40 Kabupaten/Kota ..................................................

.

................................... 74 Lampiran 9.......................... 68 Lampiran 3........... Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel)............... 75 Lampiran 10................................................................................ 71 Lampiran 6.... Perkiraan Rate Uang Saku dan Akomodasi Konsumsi Pelatihan Petugas Tahun Anggaran 2014 ......... Perkiraan Biaya Perjalanan Dinas Tahun Anggaran 2014 ............................................................ Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda Empat Operasional Pejabat Tahun Anggaran 2014 .......... Perkiraan Satuan Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Tahun Anggaran 2014 ................. 76 Lampiran 11............... Perkiraan Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan Tahun Anggaran 2014 .................. 78 Lampiran 13................... Perkiraan Satuan Biaya Uang Saku Paket Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor .................... 47 Lampiran 2. Perkiraan Satuan Biaya Uang Harian dan Satuan Biaya Penginapan ................. 79 Lampiran 14.................................................................... Perkiraan Rate Transpor di Daerah Tahun Anggaran 2014 ..................................................... 73 Lampiran 8............. Perkiraan Satuan Biaya Konsumsi Rapat .............. Pedoman Umum Perkiraan Biaya Per Satuan Berdasarkan HSPK BPS dan Standar Biaya Tahun 2013 Sebagai Bahan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2014 ..................................................................... 80 Pedom an Penyusunan RK A 2014 ix ................... 69 Lampiran 4.... Perkiraan Biaya Pengiriman Dokumen ................................... 77 Lampiran 12...................................... 70 Lampiran 5.................... Perkiraan Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor ............................................. Perkiraan Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Tahun Anggaran 2014 ..... 72 Lampiran 7.....................DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1...................

....................... Perkiraan Satuan Harga Barang Dan Jasa Tahun Anggaran 2014 . 94 Lampiran 18............................ Dan Program P2A2 BPS............................ 115 Lampiran 29................................. Personil ... Supervisi .............................................. 103 Lampiran 19.... Pelatihan Petugas Survei Kinerja ...................... Pemanggilan Calon Innas .............. Contoh RAB Tahun 2014 ........................................................... 113 Lampiran 26......................... 107 Lampiran 20............ 82 Lampiran 17......... Pengiriman Innas Mengajar ke Daerah ................. Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda Dua Operasional Pejabat Tahun Anggaran 2014 . 118 x Pedom an Penyusunan RK A 2014 ........... Petunjuk Operasional Kegiatan Badan Pusat Statistik Tahun Anggaran 2013......................................................... Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya...................................... 112 Lampiran 25............................................................... Program PSPA BPS Pusat. Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Program PPIS........... 110 Lampiran 23................ Contoh TOR Tahun 2014 ..................... 110 Lampiran 24..... 116 Lampiran 30.... 115 Lampiran 28...................................................... 108 Lampiran 21.........Lampiran 15.................................... 114 Lampiran 27........ Pengiriman Dokumen dan Publikasi Survei Kinerja ke Daerah .............. Perkiraan Kebutuhan Anggaran ................................. Pendukung RAB Alokasi Sampel Survei Kinerja ..................................... Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan ........................................................... Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan BPS Provinsi ke Kabupaten/Kota ................................. 109 Lampiran 22.............. 81 Lampiran 16.....

Di samping menerapkan tiga pendekatan. 2. dunia usaha maupun konsumen data lainnya semakin meningkat dan beragam. maka program pembangunan statistik diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan informasi statistik. baik pelaksana kegiatan statistik. Untuk mewujudkan SSN yang andal. dan 3. kebutuhan data statistik baik oleh pemerintah. dan efisien. dan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Pendekatan Anggaran Terpadu (Unified Budget). pengumpulan data statistik diprioritaskan pada jenis data statistik yang diperlukan secara berkesinambungan. efektif. Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah/KPJM (Medium Term Expenditure Framework/MTEF). Mengingat keterbatasan di berbagai bidang. Umum Pada era informasi saat ini. Oleh karena itu. seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. dalam rangka mewujudkan Sistem Statistik Nasional (SSN) yang andal. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara secara tegas menyatakan bahwa pemerintah diwajibkan menyusun anggaran dengan mengacu kepada: 1. efektif. diperlukan suatu perencanaan kegiatan dengan pembiayaan yang efisien dan terpadu. penyedia. maupun pengguna data. Penganggaran Berbasis Kinerja/PBK (Perfomance Based Budgeting). dan efisien perlu dilakukan usaha-usaha koordinasi penyelenggaraan kegiatan statistik dengan melibatkan semua unsur. serta mendukung pencapaian program-program prioritas pembangunan nasional. Reformasi dalam bidang pengelolaan keuangan negara khususnya dalam sistem penganggaran telah banyak membawa perubahan yang sangat mendasar dalam pelaksanaannya. memiliki manfaat yang luas. Sehubungan dengan hal tersebut. dalam Pedom an Penyusunan RK A 2014 1 .Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN A.

Alokasi anggaran K/L ditetapkan berdasarkan program sesuai hasil restrukturisasi. 2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS dan Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur (PPAA) BPS. Sejalan dengan itu penerapan Penganggaran Berbasis Kinerja dan Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah. pemerintah juga diwajibkan untuk menerapkan 3 (tiga) klasifikasi sesuai Bagan Akun Standar yaitu : 1.Pendahuluan anggaran belanja negara. Berdasarkan Renstra BPS Tahun 2010-2014. dan DIPA. BPS mempunyai satu program teknis yaitu Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (PPIS) dan tiga program generik yaitu Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya (DMPTTL) BPS. Klasifikasi Fungsi. dan 3. dan 2. Klasifikasi Ekonomi atau Jenis Belanja. 2 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Ketiga pendekatan dan ketiga klasifikasi di atas selanjutnya akan dituangkan dalam Dokumen Perencanaan Penganggaran yang lebih dikenal sebagai Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). mulai dari tahap perencanaan. Perubahan mendasar akibat reformasi di bidang pengelolaan keuangan negara adalah restrukturisasi program dan kegiatan K/L. kegiatan dan output. Adanya penyempurnaan dan perubahan yang dilakukan pada seluruh tahapan dan proses penganggaran. sistem penganggaran mengalami beberapa perubahan mulai tahun 2011. Renja K/L. Hasil restrukturisasi program dan kegiatan digunakan dalam penyusunan RPJMN 2010-2014 dan Renstra K/L 2010-2014. RKA-KL. penganggaran. Struktur pengalokasian anggaran dirinci menurut program. meliputi: 1. Klasifikasi Organisasi.

6.06/2007 Tentang Bagan Akun Standar. maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). C.dan 8. 4. dan evaluasi diharapkan dapat berjalan dengan baik dan lebih berkualitas. Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN). Pedom an Penyusunan RK A 2014 3 .02/2012 Tentang Standar Biaya Tahun Anggaran 2013. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK. 3. Dasar Hukum Dasar hukum penyusunan pedoman ini adalah: 1. Reviu kedua Renstra BPS Tahun 2010-2014. 7. Peraturan Dirjen Perbendaharaan Nomor PER-80/PB/2011 tentang Penambahan dan Perubahan Akun Pendapatan. 5. maka pedoman penyusunan RKA juga mengalami perubahan dalam penyajiannya. pelaporan.56 Tahun 2012 tentang Harga Satuan Pokok Kegiatan BPS Tahun Anggaran 2013. Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut. Tujuan Tujuan penyusunan buku pedoman ini adalah sebagai panduan bagi subdirektorat/bagian/bidang di BPS dalam menyusun RKA 2014 yang dibiayai melalui APBN. B. 2. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 113/PMK.02/2012 Tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelahaan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga. dan Pegawai Tidak Tetap. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 91/PMK.05/2012 Tentang Perjalanan Dinas Dalam Negeri bagi Pejabat Negara. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.Pendahuluan pelaksanaan. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. baik yang bersumber dari Rupiah Murni (RM). Peraturan Kepala BPS No. Belanja dan Transfer pada Bagan Akun Standar. Pegawai Negeri.

.

Hubungan antara Struktur Organisasi dan Struktur Penganggaran STRUKTUR ORGANISASI STRUKTUR PENGANGGARAN KEMENTERIAN/ LEMBAGA ESELON I Program Outcome Indikator Kinerja Utama ESELON II/ SATKER Kegiatan Output Indikator Kinerja Kegiatan Sub Output Komponen Sub Komponen Detil Belanja Keterangan : Pedom an Penyusunan RK A 2014 Proses Pencapaian Output 5 . dimana setiap program dirancang secara spesifik untuk dilaksanakan/dipertanggungjawabkan hanya oleh satu unit organisasi Eselon I.Program dan K egiatan BPS BAB II PROGRAM DAN KEGIATAN BPS Seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. kemudian setiap program dijabarkan menjadi kegiatan-kegiatan yang menjadi tanggung jawab Eselon II/satker di lingkungan Eselon I. Hubungan antara struktur organisasi dan kinerja yang akan dicapai merupakan kerangka Penganggaran Berbasis Kinerja digambarkan seperti diagram di bawah ini: Diagram 1. perubahan mendasar sebagai akibat reformasi di bidang pengelolaan keuangan negara adalah restrukturisasi program dan kegiatan K/L. BPS telah menyusun Renstra 2010-2014.

kualitas. Struktur Organisasi (2) Eselon I Struktur Penganggaran (3) Program Keterangan (4) • Program merupakan penjabaran dari kebijakan sesuai dengan visi dan misi K/L yang rumusannya mencerminkan tugas dan fungsi unit Eselon I atau unit K/L yang berisi Kegiatan untuk mencapai hasil dengan indikator kinerja yang terukur • Hasil merupakan prestasi kerja yang berupa segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya output dari Kegiatan dalam satu Program • Kriteria dari hasil sebuah Program adalah : 1) Mencerminkan Sasaran Kinerja unit Eselon I sesuai dengan visi. misi dan tugasfungsinya. boleh tidak). • Output merupakan prestasi kerja berupa barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung pencapaian sasaran dan tujuan program dan kebijakan. Hasil (Outcome) Indikator Kinerja Utama Program 2. 2) Mendukung Sasaran Strategis K/L. • Detil Belanja merupakan rincian kebutuhan belanja dalam tiap-tiap jenis belanja yang berisikan item-item belanja. • IKU Program merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil pada tingkat Program. Eselon II Kegiatan Output/Keluaran Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) : Suboutput Komponen Sub komponen Detil Belanja 6 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . • Pendekatan yang digunakan dalam menyusun IKU Program berorientasi pada kuantitas. • Setiap Kegiatan bisa menghasilkan output lebih dari satu jenis. • Pendekatan yang digunakan dalam menyusun IKK berorientasi pada kuantitas. kualitas. • IKK merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur output pada tingkat Kegiatan. • Kegiatan merupakan penjabaran dari Program yang rumusannya mencerminkan tugas dan fungsi Satker atau penugasan tertentu K/L yang berisi komponen Kegiatan untuk mencapai output dengan indikator kinerja yang terukur. (1) 1. • Bersifat spesifik dan terukur. dan/atau harga. • Merupakan produk utama/akhir yang dihasilkan oleh Satker penanggung jawab kegiatan. • Setiap Output didukung oleh komponen masukan dalam implementasinya. dan 3) Dapat dilakukan evaluasi. • Suboutput pada hakekatnya merupakan output • Suboutput sifatnya optional • Merupakan tahapan/bagian dari proses pencapaian output. dan/atau harga. • Kriteria dari output adalah : 1) Mencerminkan sasaran kinerja Satker sesuai Tugas-fungsi atau penugasan prioritas pembangunan nasional. yang disusun dalam rangka memudahkan dalam pelaksanaan Komponen • Subkomponen sifatnya opsional (boleh digunakan.Program dan K egiatan BPS Penjelasan Diagram: No. yang berupa paket-paket pekerjaan • Komponen bisa langsung mendukung pada output atau pada suboutput • Subkomponen merupakan kelompok-kelompok detil belanja.

dan Konstruksi Pedom an Penyusunan RK A 2014 7 . dan Konstruksi BPS Propinsi Direktur Analisis Pengembangan Statistik Direktur Diseminasi Informasi Statistik Direktur Statistik Neraca Pengeluaran Direktur Statistik Neraca Produksi Direktur Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Direktur Sistem Informasi Statistik Direktur Statistik Distribusi Direktur Statistik Harga Direktur Statistik Industri. Program PSPA BPS memiliki 2 kegiatan dan Program PPAA BPS memiliki 3 kegiatan. Untuk Program PPIS memiliki 16 kegiatan. Program DMPTTL BPS memiliki 8 kegiatan. Secara rinci program dan kegiatan BPS saat ini adalah sebagai berikut : Tabel 1. Setiap kegiatan dibangun oleh komponenkomponen yang dalam pelaksanaannya menjadi tanggung jawab Eselon III. Energi.Program dan K egiatan BPS Contoh hubungan struktur organisasi dan struktur penganggaran yang tercermin dalam POK dapat dilihat pada lampiran 29 halaman 116. Program PSPA BPS dan Program PPAA BPS. Pertambangan dan Penggalian. Program dan Kegiatan Rutin BPS Tahun Anggaran 2014 No Program Teknis/Generik Program Penyediaan Dan Pelayanan Informasi Statistik Kode Kegiatan Kegiatan Penanggung jawab Kegiatan (Eselon II) I 2895 2896 2897 2898 2899 2900 2901 2902 2903 2904 Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik BPS Provinsi Pengembangan dan Analisis Statistik Pelayanan dan Pengembangan Diseminasi Informasi Statistik Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Pengeluaran Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Produksi Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei Pengembangan Sistem Informasi Statistik Penyediaan dan Pengembangan Statistik Distribusi Penyediaan dan Pengembangan Statistik Harga Penyediaan dan Pengembangan Statistik Industri. Pertambangan dan Penggalian. Dari keempat program tersebut terdapat 29 kegiatan yang menjadi tanggung jawab Eselon II/satker di BPS RI. BPS mempunyai satu program teknis yaitu Program PPIS dan tiga program generik yaitu Program DMPTTL BPS. Sebagai hasil dari Restrukturisasi Program dan Kegiatan K/L yang telah dituangkan dalam Renstra BPS 2010-2014. Energi.

Pengembangan. Hubungan Masyarakat dan Hukum Pengelolaan dan Pengembangan Administrasi Kepegawaian Pengelolaan dan Pengembangan Administrasi Keuangan Dukungan Manajemen BPS Lainnya Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS Provinsi Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Negara (BPS) Penyelenggaraan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara BPS serta Operasional Perkantoran Lainnya Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara BPS Provinsi Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Inspektorat I Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Inspektorat II Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Inspektorat III Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat Direktur Statistik Ketahanan Sosial Direktur Statistik Keuangan. dan Kehutanan Direktur Statistik Tanaman Pangan. dan Pariwisata Direktur Statistik Peternakan. Holtikultura.Program dan K egiatan BPS No Program Teknis/Generik Kode Kegiatan Kegiatan Penanggung jawab Kegiatan (Eselon II) 2905 2906 2907 2908 2909 2910 II Program Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS 2881 2882 2883 2884 2885 2886 2887 2888 III Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Negara BPS 2890 2891 2892 2893 2894 IV Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kesejahteraan Rakyat Penyediaan dan Pengembangan Statistik Ketahanan Sosial Penyediaan dan Pengembangan Statistik Keuangan. dan Pariwisata Penyediaan dan Pengembangan Statistik Peternakan. dan Perkebunan Penyusunan. dan Evaluasi Program dan Anggaran Pelayanan Publik. dan Perkebunan Biro Bina Program Biro Humas dan Hukum Biro Kepegawaian Biro Keuangan Biro Umum BPS Propinsi Pusdiklat STIS Biro Umum BPS Propinsi Inspektorat Wilayah I Inspektorat Wilayah II Inspektorat Wilayah III 8 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Perikanan. Teknologi Informasi. Perikanan. dan Kehutanan Penyediaan dan Pengembangan Statistik Tanaman Pangan. Teknologi Informasi. Holtikultura.

01). terdiri atas 11 fungsi utama.17 Tahun 2003 terdiri atas delapan jenis belanja yaitu : Belanja Pegawai. Berdasarkan Lampiran 1 BAS dan Lampiran I PMK No.Bagan A kun Standar BAB III BAGAN AKUN STANDAR (BAS) A.02/2011 tentang Klasifikasi Anggaran.17 Tahun 2003. Klasifikasi Berdasarkan Fungsi Fungsi adalah perwujudan tugas kepemerintahan di bidang tertentu yang dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional. Klasifikasi Organisasi Klasifikasi organisasi adalah pengelompokan anggaran belanja negara berdasarkan struktur K/L. 2. Klasifikasi belanja berdasarkan fungsi diatur dalam penjelasan Pasal 11 Ayat (5) UU No. serta pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan pemerintah pusat. pelaksanaan anggaran. BPS mempunyai Kode Bagian Anggaran 054. 3. Klasifikasi Ekonomi (Jenis Belanja) Klasifikasi berdasarkan jenis belanja menurut Penjelasan Pasal 11 UU No. tidak bersifat permanen dan akan disesuaikan dengan susunan Kementerian Negara/Lembaga pemerintah pusat yang ada. disebutkan bahwa dalam menyusun Anggaran Belanja setiap Kementerian Negara/Lembaga Pemerintah diwajibkan untuk menerapkan tiga klasifikasi belanja menurut BAS. Belanja Pedom an Penyusunan RK A 2014 9 . Seperti yang telah diuraikan pada Bagian Pendahuluan. Dari kesebelas fungsi tersebut BPS mempunyai fungsi utama pelayanan umum kode (054. Klasifikasi Akun Standar Bagan Akun Standar adalah daftar perkiraan buku besar yang ditetapkan dan disusun secara sistematis untuk memudahkan perencanaan.101/PMK. Posisi BPS di dalam Klasifikasi BAS dijelaskan sebagai berikut : 1.

Jenis Belanja yang Lazim Digunakan untuk Penyusunan RKA di BPS Penyelarasan norma anggaran dan norma akuntansi dimaksudkan untuk mensinkronkan perencanaan anggaran melalui penyusunan RKA-KL dan pelaksanaan anggaran melalui penyusunan laporan keuangan dengan memakai norma Bagan Akun Standar. Belanja Barang. pegawai negeri sipil. Bantuan Sosial. Belanja Pembayaran Bunga Utang. Belanja 10 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Penyempurnaan dilakukan secara terus menerus dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan transparansi proses penganggaran.Bagan A kun Standar Barang. Pengertian ketiga jenis belanja tersebut adalah : 1. kecuali pekerjaan yang berkaitan dengan pembentukan modal dan/atau kegiatan yang mempunyai output dalam kategori belanja barang. yaitu : Belanja Pegawai. Ada tiga jenis belanja yang lazim digunakan untuk kegiatan di BPS. Contoh : Belanja Gaji Pokok PNS. Belanja Bantuan Hibah. B. Belanja Barang. dan Belanja Modal. dan Belanja Modal. dan Belanja Lain-lain. dan pegawai yang dipekerjakan oleh pemerintah yang belum berstatus PNS) yang bertugas di dalam maupun di luar negeri sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan. Belanja Subsidi. Sedangkan di BPS umumnya menggunakan tiga jenis belanja. Belanja pegawai hanya digunakan untuk kegiatan yang termasuk pada Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS khususnya untuk kegiatan pengelolaan dan pengembangan administrasi keuangan. Belanja Modal. yaitu Belanja Pegawai. Belanja Pegawai (510000) Belanja Pegawai adalah kompensasi dalam bentuk uang maupun barang yang diberikan kepada pegawai pemerintah (pejabat negara. Belanja Pembulatan Gaji PNS.

BPS adalah : 1) Belanja Barang Operasional. Sedangkan pengalokasian anggaran untuk kegiatan yang belum ditetapkan standar biayanya dilakukan atas dasar Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.Bagan A kun Standar Tunjangan Suami/Istri PNS. Belanja Uang Makan PNS. dan lain-lain. dengan memperhatikan harga pasar yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai jenis serta spesifikasi yang diperlukan. Beberapa jenis belanja barang yang biasa digunakan untuk penyusunan RKA. yaitu pengeluaran untuk membiayai keperluan sehari-hari perkantoran yang secara langsung menunjang kegiatan operasional K/L. Belanja Vakasi. Pengalokasian anggaran untuk belanja barang mengacu kepada standar biaya yang telah ditetapkan. struktural. PPh. Jenis Pengeluarannya antara lain : (1) Belanja Keperluan Perkantoran. seperti : • Satuan biaya yang dikaitkan dengan jumlah pegawai yaitu pengadaan barang yang habis dipakai antara lain pembelian alatalat tulis. fungsional. Belanja Jasa. beras. Belanja Barang (520000) Belanja Barang yaitu pengeluaran untuk menampung pembelian barang dan jasa yang habis pakai untuk memproduksi barang dan jasa yang dipasarkan maupun yang tidak dipasarkan serta pengadaan barang yang dimaksudkan untuk diserahkan atau dijual kepada masyarakat dan belanja perjalanan. umum. barang cetak. merupakan pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai yang dipergunakan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar suatu satuan kerja dan umumnya pelayanan yang bersifat internal. anak. serta Belanja Perjalanan Dinas. perlengkapan perkantoran. 2. alat-alat rumah Pedom an Penyusunan RK A 2014 11 . Belanja Barang dapat dibedakan menjadi Belanja Barang (Operasional dan Non-Operasional). Belanja Pemeliharaan.

langganan majalah/surat kabar. Biaya satpam/pengaman kantor & cleaning service pada belanja keperluan perkantoran (521111) harus didasarkan atas kontrak (SPK). pengadaan bahan makanan/extra fooding pegawai. Contoh : penyediaan obat-obatan. Biaya Jasa Kebersihan. pengurusan sertifikat tanah. telex. biaya minum/makanan kecil untuk rapat. (2) Belanja untuk Menambah Daya Tahan Tubuh. dan lain-lain. keamanan. (3) Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Pusat. (4) Pengadaan/penggantian inventaris kantor yang nilainya di bawah kapitalisasi. pencetakan buku kerja. internet. Contoh : Biaya Koneksi Internet & VPN. resepsionis. yaitu pengeluaran untuk 12 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . (5) Belanja Barang Operasional Lainnya. pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). pengemudi.Bagan A kun Standar tangga. langganan surat kabar/berita/majalah. komunikasi khusus diplomat. lain. biaya penerimaan tamu dan lain- • Satuan biaya yang tidak dikaitkan dengan jumlah pegawai antara lain biaya satpam/pengaman kantor. dan lain-lain. kalender. • Pengeluaran untuk membiayai pengadaan/penggantian aset tetap/barang milik negara (BMN) yang berhubungan dengan penyelenggaraan administrasi kantor/satker (satuan kerja) di bawah nilai minimum kapitalisasi. yaitu pengeluaran untuk membiayai pengadaan bahan makanan/minuman/obat-obatan yang diperlukan dalam menunjang pelaksanaan kegiatan operasional pegawai. cleaning service.

yaitu honor tidak tetap yang dibayarkan kepada pegawai yang melaksanakan kegiatan dan terkait dengan output. 521114 dalam rangka kegiatan operasional. honor tim pelaksana kegiatan (pengarah. merupakan pembelian barang dan/atau jasa yang habis pakai dikaitkan dengan strategi pencapaian target kinerja suatu satuan kerja dan umumnya pelayanan yang bersifat eksternal. biaya check up. honor staf pengelola keuangan. pengadaan pakaian dinas/kerja pegawai. bendahara penerimaan. anggota. 2) Belanja Barang Non Operasional. 521112. ketua. honor bendahara pengeluaran/Pemegang Uang Muka. honor pengelola PNBP (atasan langsung. dan lain-lain. Contoh: Upah pengumpulan data. Innas. upah pengawasan/pemeriksaan. yaitu honor tidak tetap yang digunakan untuk kegiatan yang terkait dengan operasional kegiatan satuan kerja seperti honor pejabat KPA. honor panitia pengadaan barang dan jasa. konsumsi rapat. Pedom an Penyusunan RK A 2014 13 . sekretaris. honor pejabat penguji SPP dan penandatangan SPM. honor panitia pemeriksa penerima barang dan jasa. wakil ketua. upah pengolahan. (6) Honor yang Terkait dengan Operasional Satuan Kerja. honor Intama. 521113. honor pejabat PPK. dan sekretariat). dan lain-lain. Contoh : penyelenggaraan pelantikan. Jenis Pengeluaran antara lain : 1) Honor yang Terkait dengan Output Kegiatan. dan staf sekretaris). honor penyuluh non PNS.Bagan A kun Standar membiayai pengadaan barang yang tidak dapat ditampung dalam mata anggaran 521111. penanggung jawab. honor pejabat pengadaan barang dan jasa. uang saku petugas/peserta. koordinator.

• Dilengkapi dengan surat undangan yang ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II/kepala satuan kerja. pembicara. pameran. Bahan Cetakan. housekeeping dan lain-lain. yaitu pengeluaran yang digunakan untuk pembayaran biaya bahan pendukung kegiatan (yang habis dipakai) seperti: ATK. biaya operasional. 4) Belanja Barang Non Operasional Lainnya. sosialisasi. yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan non operasional seperti dies natalis. Contoh: honor narasumber. akomodasi dan konsumsi pelatihan. Contoh: pencetakan.Bagan A kun Standar 2) Belanja Jasa Profesi. penggandaan. Konsumsi/ Bahan Makanan. . seminar. Biaya Fotokopi. Pelaksanaan rapat di kantor yang melebihi waktu kerja normal akan mendapat uang saku. pengadaan ATK. konsumsi rapat. Belanja untuk pembayaran jasa atas keahlian yang dimiliki dan diberikan kepada PNS dan non PNS sebagai narasumber. dan moderator. pakar dalam kegiatan di luar direktorat atau Eselon I pegawai yang bersangkutan untuk kepentingan dinas. rapat dan lain-lain. • Dilaksanakan minimal 4 jam di luar jam kerja. 3) Belanja Bahan. pengadaan seminar kit. • Tidak diberikan uang lembur dan uang makan lembur. dengan ketentuan sebagai berikut: • Rapat melibatkan eselon I lainnya. digunakan untuk pengeluaran yang tidak dapat ditampung dalam mata anggaran 521211 dan 521212 termasuk belanja barang/modal yang akan diserahkan kepada masyarakat serta biaya-biaya crash program. Dokumentasi. pengadaan computer supplies. 14 Pedom an Penyusunan RK A 2014 pejabat. Contoh: paket kegiatan rapat/pertemuan. pembicara. pengiriman dokumen dan lain-lain. praktisi. Spanduk.

yaitu pengeluaran-pengeluaran untuk: (1) Belanja Langganan Daya dan Jasa Contoh: biaya langganan listrik. • Surat Pernyataan pelaksanaan kegiatan yang ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan (pejabat minimal setingkat eselon III/kepala satuan kerja) Berdasarkan Standar Biaya tahun 2013. penyelenggaraan konsinyering memiliki ketentuan-ketentuan sebagai berikut: • Konsinyering dapat dilakukan jika pelaksanaannya melibatkan lintas Eselon I dan atau pihak luar. yaitu harus menyertakan Surat Tugas dan Surat Perjalanan Dinas. (2) Belanja Jasa Konsultan Digunakan untuk pembayaran jasa konsultan secara kontraktual termasuk jasa pengacara. dan pakar dalam kegiatan di luar direktorat atau Eselon I pegawai yang bersangkutan untuk kepentingan dinas. serta masuk pada akun Belanja Perjalanan Dinas (524119) 3) Belanja Jasa. Honorarium narasumber pegawai negeri dapat diberikan dengan ketentuan: • Berasal dari luar lingkup unit eselon I penyelenggara. Pedom an Penyusunan RK A 2014 15 . (3) Belanja Jasa Profesi. dan • Komponen transpornya mengikuti aturan perjalanan dinas. dan air.Bagan A kun Standar • Surat dan Tugas bagi peserta dari unit penyelenggara yang ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II/kepala satuan kerja. pembicara. telepon. praktisi. Belanja untuk pembayaran jasa atas keahlian yang dimiliki dan diberikan kepada PNS dan non PNS sebagai narasumber.

besarannya mengikuti ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan tentang Standar Biaya yang berlaku. Belanja perjalanan terdiri dari Belanja Perjalanan Biasa. pemeliharaan gedung dan bangunan kantor. Belanja Perjalanan Tetap dan Belanja Perjalanan Lainnya. sewa peralatan. dan lain-lain sarana yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemerintahan. 4) Belanja Pemeliharaan. dan lain-lain yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemerintahan termasuk perbaikan peralatan dan sarana gedung (sesuai standar biaya umum). Pengeluaran-pengeluaran untuk perjalanan dinas. dan lain-lain. jaringan irigasi. rumah dinas/jabatan. yang nilainya dibawah kapitalisasi. perbaikan peralatan dan sarana gedung. jalan. kendaraan bermotor. Belanja Pemeliharaan meliputi antara lain pemeliharaan tanah. peralatan mesin. Pengeluaran-pengeluaran untuk pemeliharaan gedung kantor. kendaraan bermotor dinas. 5) Belanja Perjalanan Dinas.Bagan A kun Standar • Berasal dari lingkup unit eselon I penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran kegiatan berasal dari luar lingkup unit eselon I penyelenggara/masyarakat. rumah dinas. Pengalokasian anggaran di dokumen penganggaran untuk keperluan Belanja Perjalanan. 16 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . (4) Belanja Sewa yang dikatkan dengan strategi pencapaian target kinerja Contoh: biaya sewa ruang workshop.12/2001 tentang Pedoman Kapitalisasi Barang Milik/Kekayaan Negara dalam Sistem Akuntansi Pemerintah. belanja pemeliharaan adalah pengeluaran yang dimaksudkan untuk mempertahankan aset tetap atau aset tetap lainnya yang sudah ada ke dalam kondisi normal yang nilainya tidak memenuhi nilai kapitalisasi sebagaimana yang ditetapkan oleh pemerintah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 01/KM.

Rincian Biaya Perjalanan Dinas Jabatan Untuk Mengikuti Kegiatan Rapat. yang tertuang dalam PMK No. diperlukan Surat Tugas (ST) dan Surat Perjalanan Dinas (SPD) • Dalam kota: ≥8 jam.Bagan A kun Standar Mulai Juli tahun 2012 terdapat aturan baru perihal perjalanan dinas dalam negeri bagi pejabat Negara. dengan ruang lingkup Perjalanan dinas jabatan dan perjalanan dinas pindah. dan pegawai tidak tetap.05/2012. Dan Sejenisnya Komponen Biaya Perjalanan Dinas (1) 1. melaksanakan tugas. dan kembali ke tempat kedudukan semula di dalam negeri. pegawai negeri. hanya ST yang mencantumkan pembebanan biaya perjalanan dinas Tabel 2. Perjalanan dinas jabatan digolongkan menjadi dua golongan yaitu: • Melewati batas kota. Dalam Kota sampai dengan 8 jam Uang Saku Paket Fullboard (2) √ 3) √ 3) Uang Saku Paket Fullday/ Halfday (3) √ 3) Uang Transpor Pegawai (4) √ 2) √ Biaya Penginapan (5) √ √ 4) Uang Harian √1) (6) √ √ - √ 3) √ - - Pedom an Penyusunan RK A 2014 17 . Melewati Batas Kota 2. Perjalanan Dinas Jabatan adalah perjalanan dinas melewati batas kota dan/atau dalam kota dari tempat kedudukan ke tempat yang dituju.113/PMK. Dalam Kota Lebih dari 8 jam 3. diperlukan ST + SPD ≤8 jam. Seminar.

Jenis belanja modal yang biasa digunakan untuk penyusunan RKA BPS diantaranya : 18 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . seminar. dan sejenisnya yang diatur dalam Standar Biaya. Aset tetap tersebut dipergunakan untuk operasional kegiatan sehari-hari suatu satuan kerja atau dipergunakan oleh masyarakat/publik namun tercatat dalam registrasi aset K/L terkait serta bukan untuk dijual. √2): Biaya transpor kepulangan Pelaksana SPD dalam rangka mengikuti rapat. disertai dengan surat tugas. 4. Belanja Modal (530000) Belanja modal merupakan pengeluaran anggaran yang digunakan dalam rangka memperoleh atau menambah nilai aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari satu periode akuntansi serta melebihi batasan minimal kapitalisasi aset tetap atau aset lainnya yang ditetapkan pemerintah. dan sejenisnya dapat dibayarkan sebesar biaya transpor kedatangan tanpa menyertakan bukti pengeluaran transpor kepulangan. √4): Biaya Penginapan diberikan apabila memerlukan waktu untuk menginap 1 (satu) hari pada saat kedatangan dan/atau 1 (satu) hari pada saat kepulangan. √1): Uang Harian diberikan 1 (satu) hari pada saat kedatangan dan 1 (satu) hari pada saat kepulangan. Uang Saku Paket Fullboard/Fullday/Halfday mengikuti ketentuan yang diatur dalam Standar Biaya 6. 5. Uang Transpor Pegawai diberikan sepanjang tidak menggunakan kendaraan dinas. 2. dan tidak bersifat rutin. seminar. √3): Uang Saku Fullboard/Fullday/Halfday diberikan sesuai dengan paket rapat.Bagan A kun Standar Keterangan: 1. 3. 3.

Bagan A kun Standar

1) Belanja Modal Tanah, yaitu seluruh pengeluaran yang dilakukan untuk pengadaan/pembelian/pembebasan, penyelesaian, balik nama, pengosongan, penimbunan, perataan, pematangan tanah, pembuatan sertifikat tanah serta pengeluaran-pengeluaran lain yang bersifat administratif sehubungan dengan perolehan hak dan kewajiban atas tanah pada saat pembebasan/pembayaran ganti rugi sampai tanah tersebut siap digunakan/ pakai (swakelola/kontraktual). Contoh : biaya pengadaan tanah, biaya pengurugan, dan lain-lain. 2) Belanja Modal Peralatan dan Mesin, yaitu biaya pembelian, biaya pengangkutan, biaya instalasi, serta biaya langsung lainnya untuk memperoleh dan mempersiapkan sampai peralatan dan mesin tersebut siap digunakan. Dalam belanja ini termasuk biaya untuk penambahan dan penggantian yang meningkatkan masa manfaat dan efisiensi peralatan dan mesin (kontraktual). Contoh : pengadaan kendaraan, alat pengolah data, jaringan, meubelair, dll. 3) Belanja Modal Gedung dan Bangunan, yaitu pengeluaran untuk memperoleh gedung dan bangunan secara kontraktual sampai dengan gedung dan bangunan siap digunakan meliputi biaya pembelian atau biaya kontruksi, termasuk biaya pengurusan IMB, notaris dan pajak (kontraktual). 4) Belanja Penambahan Nilai Gedung dan Bangunan, yaitu belanja modal setelah perolehan gedung dan bangunan yang memperpanjang masa manfaat/umur ekonomis, atau yang kemungkinan besar memberi manfaat ekonomis di masa yang akan datang dalam bentuk peningkatan kapasitas, produksi atau peningkatan standar kinerja. Dan memenuhi batasan minimum kapitalisasi sesuai dengan peraturan menteri keuangan yang mengatur batasan minimum kapitalisasi. Contoh : pembangunan infrastruktur (fasilitas sosial dan umum) dan lainlain.
Pedom an Penyusunan RK A 2014

19

Bagan A kun Standar

Penerapan konsep kapitalisasi didasarkan sesuai dengan Keputusan Meteri Keuangan RI No.01/KM.12/2001 tentang Pedoman kapitalisasi Barang Milik/Kekayaan Negara dalam Sistem Akuntansi Pemerintah. Kapitalisasi adalah penentuan nilai pembukuan terhadap semua pengeluaran untuk memperoleh aset tetap hingga siap pakai, untuk meningkatkan kapasitas/efisiensi, dan/atau memperpanjang umur teknisnya dalam rangka menambah nilai-nilai aset tersebut. Konsep kapitalisasi dalam penyusunan RKA-K/L terkait dengan jenis Belanja Modal. Suatu belanja dapat dikategorikan sebagai Belanja Modal jika : a. Pengeluaran tersebut mengakibatkan adanya perolehan aset tetap atau aset tetap lainnya yang demikian menambah aset pemerintah; b. Pengeluaran tersebut melebihi batasan minimal kapitalisasi aset tetap atau aset tetap lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Nilai minimum kapitalisasi untuk peralatan dan mesin adalah sebesar Rp.300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) dan Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) untuk gedung dan bangunan; dan c. Perolehan aset tetap tersebut dimaksudkan untuk dipakai dalam operasional pemerintahan, bukan untuk dijual atau diserahkan ke masyarakat. Contoh pengeluaran yang masuk kategori belanja barang : pengisian freon AC, servis AC, pembelian ban, oli, bensin, service/tune up, pengecatan, pembuatan partisi non permanen, pembelian gordyn, perbaikan jalan berlubang/pemeliharaan berkala, biaya pengurusan STNK/BPKB, pembelian accu mobil dinas, pembelian lampu ruangan kantor, perbaikan atap gedung kantor, penggantian kompresor, pengadaan anti virus, dll. Contoh pengeluaran yang masuk kategori belanja modal : pembelian memory PC, up grade PC, pembelian meubelair, dispenser, overhaul kendaraan dinas, biaya lelang pengadaan aset, pembelian tape mobil dinas, penambahan jaringan dan pesawat telepon, penambahan jaringan listrik, pengadaan peta, jaringan, software, lambang instansi, alat kesehatan, dan lain-lain. 20
Pedom an Penyusunan RK A 2014

Tata Cara Penyusunan RK A 2014

BAB IV TATA CARA PENYUSUNAN RKA-BPS
A. Tahapan Penyusunan RKA-BPS RKA yang disusun oleh setiap subdirektorat/bagian/bidang/fungsional dan RKF yang diusulkan oleh BPS (Pusat)/Provinsi/Kabupaten-Kota merupakan bahan untuk menyusun Rencana Kerja-BPS yang kemudian dijabarkan ke dalam RKABPS sampai akhirnya menjadi DIPA. Tahapan penyusunannya dimulai dari penyusunan RKA di tingkat subdirektorat/ bagian/bidang/fungsional yang selanjutnya diajukan kepada Direktur/Kepala Biro/ Inspektur/Kepala Pusat dan yang setingkat untuk menentukan urgensi dan skala prioritas dan dikompilasi menjadi satu RKA (Satu TOR dan satu RAB). Penyusunan RKA ini agar dikoordinasikan pada tingkat Sestama/Irtama/ Deputi untuk dievaluasi guna menghindari duplikasi kegiatan, dan pengabaian kegiatan yang dinilai penting. Setelah disetujui oleh Sestama/Irtama/Deputi, RKA dikirim ke Biro Bina Program ditujukan ke Bagian Penyusunan Rencana untuk dikompilasi, dievaluasi dan disusun sebagai Draft Rancangan Rencana Kerja-BPS.12 Rancangan Renja-BPS yang telah mendapat persetujuan Pimpinan BPS selanjutnya diajukan ke Kementerian Keuangan, Bappenas dan DPR untuk mendapat persetujuan baik dari segi teknis maupun perkiraan pembiayaannya, dan seterusnya sehingga diperoleh DIPA BPS. Secara rinci proses tersebut dapat dilihat pada bagan berikut :

2) Proses

penyusunan RKA dilakukan secara on-line dengan memanfaatkan Program SIREKA, yang diberikan pedomannya pada buku terpisah. 21

Pedom an Penyusunan RK A 2014

BPS (11) (9) DEPUTI/SESTAMA INSPEKTUR UTAMA (10) SEKRETARIS UTAMA BAPPENAS DJA (3) (4) (5) (7) BIRO BINA PROGRAM (8) PAGU INDIKATIF (12) INSPEKTORAT/BIRO/ DIREKTORAT/ PUSDIKLAT/STIS (6) (1) (2) RENJA-BPS DPR SUBDIREKTORAT/ BAGIAN/BIDANG/ FUNGSIONAL Bappenas Kemenkeu (13) PAGU ANGGARAN RKA-BPS (14) ALOKASI ANGGARAN RKA-BPS (15) DHP RKA-KL KONSEP DIPA (16) DIPA BPS (17) POK 22 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .Tata Cara Penyusunan RK A 2014 BAGAN ALIR TAHAPAN PENYUSUNAN RENCANA KERJA DAN ANGGARAN BPS TAHUN ANGGARAN 2014 PIMPINAN BPS RANCANGAN RENJA .

Tata Cara Penyusunan RK A 2014

Keterangan Bagan : (1) Setiap Subdirektorat/Bagian/Bidang/Fungsional mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran sesuai dengan kegiatan yang telah disusun dalam RENSTRA dan MASTER PLAN BPS kepada Direktur/Biro/Pusat/ Inspektur. RKA yang telah disusun selanjutnya dibahas internal di Direktorat/Biro/Pusat/Inspektur untuk dikompilasi menjadi RKA Direktorat/Biro/Pusat/Inspektur dan ditentukan urgensi dan skala prioritas. (2), (4), (6) (8) & (10) RKA yang telah dibahas di direktorat/biro/pusdiklat/STIS disusun kembali/ disempurnakan oleh subdirektorat/bagian/bidang/fungsional yang bersangkutan. (3) RKA dikoordinasikan kepada Sestama/Irtama/Deputi untuk dievaluasi guna menghindari duplikasi kegiatan dan pengabaian kegiatan yang dinilai penting. (5) RKA yang sudah final (sebagai hasil dari pembahasan dan evaluasi oleh Sestama/Irtama/Deputi) dikirim ke Biro Bina Program u.p. Bagian Penyusunan Rencana. Biro Bina Program akan mengkompilasi dan mengevaluasi usulan RKA sebagai Rancangan Renja-BPS. (7) & (9) Biro Bina Program mengajukan Draft Rancangan Renja-BPS kepada Pimpinan BPS melalui Sekretariat Utama untuk mendapatkan persetujuan menjadi Rancangan Renja-BPS. (11) Setelah mendapatkan persetujuan dari Pimpinan BPS, Rancangan Renja-BPS selanjutnya diajukan ke Kementerian PPN/Bappenas yang berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk dilakukan pembahasan. (12) Berdasarkan hasil pembahasan, ditetapkan pagu indikatif yaitu ancar-

Pedom an Penyusunan RK A 2014

23

Tata Cara Penyusunan RK A 2014

ancar pagu anggaran yang diberikan kepada K/L sebagai pedoman dalam penyusunan Renja-KL, dengan Surat Edaran Bersama antara Menteri Negara PPN/Bappenas dengan Menteri Keuangan. Biro Bina Program akan menyusun Rancangan Renja-BPS menjadi Renja-BPS berdasarkan pagu indikatif yang diterima. Proses Penyusunan RenjaBPS dilakukan pertemuan 3 (tiga) pihak antara K/L, Kementerian Perencanaan, dan Kementerian Keuangan (Trilateral Meeting). (13) BPS menyampaikan Renja-K/L kepada Kementerian Perencanaan
pembangunan Nasional/Bappenas dan Kementerian Keuangan. Berdasrkan Renja K/L, dilakukan penyempurnaan rancangan awal RKP. Pemerintah menetapkan RKP dan menyampaikan pokok-pokok pembicaraan RAPBN. Berdasarkan Renja-BPS dan besaran Pagu

Indikatif, Kementerian Keuangan menetapkan Pagu Anggaran yaitu batas tertinggi anggaran yang dialokasikan kepada seluruh K/L dalam rangka penyusunan RKA-KL, dengan Surat Edaran Menteri Keuangan. Biro Bina Program akan menyesuaikan Renja-BPS menjadi RKA-BPS berdasarkan Pagu Anggaran yang diterima sesuai format dan sistem aplikasi dari DJA, Kementerian Keuangan. (14) RKA-BPS akan dibahas oleh BPS bersama-sama dengan komisi terkait dan Banggar (Badan Anggaran) di DPR. RKA-BPS hasil pembahasan disampaikan kepada Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) dan Menteri Negara PPN/Bappenas c.q. Deputi Bidang Pendanaan untuk ditelaah dan dihimpun menjadi Himpunan RKA-KL sebagai bahan penyusunan Nota Keuangan dan RAPBN dan dokumen pendukung RAPBN. Nota Keuangan, Rancangan APBN, dan RUU tentang APBN dibahas dalam Sidang

24

Pedom an Penyusunan RK A 2014

Tata Cara Penyusunan RK A 2014

Kabinet untuk kemudian hasilnya disampaikan oleh Pemerintah kepada DPR untuk dibahas dan ditetapkan menjadi UU APBN. Hasil
pembahasan dituangkan dalam berita acara hasil kesepakatan pembahasan RAPBN dan RUU tentang APBN dan bersifat final yang disampaikan oleh Menteri Keuangan kepada K/L untuk dilakukan penyesuaian RKA-KL.

(15)

Penyesuaian RKA-KL tersebut menjadi dasar penyusunan Daftar Hasil Penelahaan (DHP RKA-KL) yang ditetapkan oleh DJA atas nama Menteri Keuangan. DHP RKA-KL

menjadi dasar penyusunan

Keputusan Presiden tentang Rincian Anggaran Belanja Pemerintah Pusat (RABPP), yang menjadi dasar bagi BPS untuk menyusun konsep DIPA. (16) Konsep DIPA tersebut disampaikan kepada Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) untuk diuji dan disahkan sebagai DIPA BPS. DIPA BPS diserahkan oleh Menteri Keuangan kepada Kepala BPS. (17) DIPA BPS disampaikan ke setiap satuan kerja/satker (BPS Pusat, BPS Provinsi, BPS Kabupaten/Kota). Setelah DIPA diterima, masingmasing Satker menyusun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK). B. Jadwal Penyusunan RKA-BPS 2014 Mengingat sangat terbatasnya waktu penyusunan Renja BPS dan padatnya beban kerja pada setiap subject matter maka jadwal penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2014 ditetapkan sebagai berikut : 1. 20 November – 14 Desember 2012 : - Penyusunan RKA dan pembahasan internal biro/direktorat/pusat/STIS dan pengajuan RKA ke Biro Bina Program.

Pedom an Penyusunan RK A 2014

25

Maret 2013 : . . 26 . Mei 2013 : . 10.Oktober 2013 : . Rancangan APBN. Maret – April 2013 : . 4.Februari 2013 : . Agustus 2013 : . 9. 6.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 15 Desember 2012–4 Januari 2013 : .Penyusunan Renja-BPS berdasarkan pagu indikatif melalui Proses Trilateral Meeting (Pembahasan Renja-BPS dengan Bappenas dan DJA). Juli 2013 : . dan Rancangan Undang-Undang tentang APBN antara pemerintah dengan DPR.Pembahasan awal Rancangan RKP dan Renja-BPS dengan Bappenas.Penelaahan RKA-BPS oleh Kemenkeu dalam rangka penetapan Pagu RKA-KL yang bersifat final. Juni 2013 : .Menerima Pagu Indikatif dan Rancangan awal RKP berdasarkan SEB Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan.Menerima Pagu Anggaran dari Menteri Keuangan.Penyesuaian RKA BPS berdasarkan optimalisasi pagu anggaran.Sidang kabinet pembahasan Nota Keuangan. 11. dan Rancangan Undang-Undang tentang APBN.Pembahasan RKA-BPS dengan DPR.Evaluasi dan penyusunan RKA menjadi Rancangan Renja-BPS.Pembahasan Rancangan APBN. 8. .DJA menetapkan Surat Penetapan Pedom an Penyusunan RK A 2014 2. September .Menyerahkan Renja-BPS kepada Bappenas dan DJA). 7. .Penyusunan RKA-BPS berdasarkan Renja-BPS dan pagu anggaran. 5. Januari . November 2013 : . 3.

Desember 2013 :- Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (SP RKA-KL). Desember 2013 ::- 14. Penyusunan Konsep DIPA. DIPA BPS diterima dari DJPb dan DIPA BPS diserahkan ke setiap Satker (BPS Pusat. Presiden menetapkan alokasi anggaran K/L dan Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara. Pedom an Penyusunan RK A 2014 27 . BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota).Tata Cara Penyusunan RK A 2014 - 12. Desember 2013 13. Penyelesaian administrasi DIPA dan POK.

Oktober 2013 Rancangan Undang-Undang tentang APBN antara pemerintah dengan DPR 11.Presiden menetapkan alokasi anggaran Kementerian/Lembaga dan Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara 12. Pembahasan Rancangan APBN.Menerima Pagu Anggaran dari Menteri Keuangan . Jadwal Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran No (1) KEGIATAN (2) Jadwal Pelaksanaan (2) Nopember .Penyusunan RKA-BPS berdasarkan Renja-BPS dan pagu anggaran 8. . . Menerima Pagu Indikatif dan Rancangan awal RKP berdasarkan SEB Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan 5. DIPA BPS diterima dari DJPb dan DIPA BPS diserahkan ke setiap Satker (BPS Pusat. Penyusunan Konsep DIPA Desember 2013 Nopember 2013 13. Sidang kabinet pembahasan Nota Keuangan. Penyelesaian administrasi DIPA dan POK Desember 2013 Desember 2013 28 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .Penelaahan RKA-BPS oleh Kemenkeu dalam rangka penetapan Pagu RKA-K/L yang bersifat final 9.Februari 2013 Maret 2013 Maret – April 2013 Mei 2013 Juni 2013 Juli 2013 Agustus 2013 10. dan Rancangan UndangUndang tentang APBN. Desember 2012 . BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota) 14.Pembahasan RKA-BPS dengan DPR . dan September . Evaluasi dan Penyusunan RKA menjadi Rancangan Renja-BPS 3. Pembahasan awal Rancangan RKP dan Renja-BPS dengan Bappenas 4. Rancangan APBN.Penyesuaian RKA BPS berdasarkan optimalisasi pagu anggaran . Menyerahkan Renja BPS kepada Bappenas dan DJA 7.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 Tabel 3. .Januari 2013 Januari .DJA menetapkan Surat Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (SP RKAKL) . Penyusunan Renja-BPS berdasarkan pagu indikatif melalui proses Trilateral Meeting (pembahasan Renja-BPS dengan Bappenas dan DJA) 6. Penyusunan RKA dan Pembahasan intern Biro/Direktorat/Pusat/STIS dan pengajuan RKA ke Biro Bina Program 2.Desember 2012 2012 Nov (3) Des (4) Jan (5) Feb (6) Mar (7) Apr (8) Mei (9) (10) 2013 Juni Juli (11) Ags (12) Sept (13) Okt (14) Nop (15) Des (16) 1.

Reformasi Birokrasi (RB) Merupakan aktivitas untuk melaksanakan dan mendukung Reformasi Birokrasi 6. maka pola penyusunan RKA di BPS juga mengalami perubahan. Format RKA (TOR dan RAB) terdapat beberapa perbedaan seperti adanya dasar hukum penyusunan dan tahapan pencapaian output/suboutput dalam setiap kegiatan/aktivitas. Setiap RKA disusun untuk pengajuan kegiatan dalam satu Unit Eselon II. bukan satu aktivitas. Menurut skala prioritas.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 C. Perubahan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Pola Penyusunan RKA Berdasarkan peraturan baru yang dikeluarkan oleh DJA Kementerian Keuangan. Lanjutan Merupakan lanjutan dari aktivitas tahun sebelumnya dan umumnya dilakukan secara berkesinambungan. Sensus/Periodik Merupakan rangkaian aktivitas Sensus 2. 3. 2. termasuk di dalamnya yang dilakukan secara berkala. aktivitas pada RKA yang diajukan oleh setiap Direktorat/Biro. Penerimaan Negara Bukan Pajak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Merupakan aktivitas Penerimaan Negara Bukan Pajak 4. Ad-hoc Aktivitas yang sifatnya penugasan penting dari presiden atau pimpinan BPS 7. Pedom an Penyusunan RK A 2014 29 . dibagi dalam 7 kategori yaitu: 1. Baru Merupakan usulan aktivitas baru yang belum pernah dilaksanakan. Pinjaman/Hibah Luar Negeri Merupakan aktivitas untuk pendamping PHLN 5.

c) Alat bagi pihak-pihak pemeriksa untuk melakukan pemeriksaan realisasi kegiatan tersebut. Fungsi TOR adalah sebagai berikut: a) Alat bagi pimpinan untuk melakukan pengendalian kegiatan yang dilakukan oleh bawahannya. strategi pencapaian. serta apa saja tahapan-tahapan yang dibutuhkan dan bagaimana pelaksanaannya untuk mencapai output Kandungan dalam TOR meliputi antara lain: a) Uraian mengenai apa (what) pengertian kegiatan yang akan dilaksanakan serta keluaran (output) yang akan dicapai. b) Mengapa (why) kegiatan tersebut perlu dilaksanakan dalam hubungan 30 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . yaitu Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference (TOR) dan Rencana Anggaran Belanja (RAB).Tata Cara Penyusunan RK A 2014 Rencana kerja yang diusulkan tidak boleh menyimpang dari rencana kerja yang telah dijabarkan dalam Renstra dan Master Plan BPS. dan d) Sebagai informasi bagaimana output kegiatan dilaksanakan/didukung oleh komponen input. penerima manfaat. b) Alat bagi para Perencana Anggaran untuk menilai urgensi pelaksanaan kegiatan tersebut dari sudut pandang keterkaitan dengan Tugas Pokok dan Fungsi. dan biaya yang diperlukan. adalah suatu dokumen yang menginformasikan gambaran umum dan penjelasan mengenai keluaran kegiatan yang akan dicapai sesuai dengan tugas dan fungsi kementerian negara/lembaga yang memuat latar belakang. waktu pencapaian. Rencana Kerja dan Anggaran terdiri dari dua bagian yang saling terkait satu sama lain. Masing-masing bagian dapat dijelaskan sebagai berikut: 1) Kerangka Acuan Kerja (Term of Reference).

mencakup: i.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 dengan tugas pokok dan fungsi dan atau sasaran program yang hendak dicapai oleh satuan kerja.1. Alasan umum Diuraikan mengapa aktivitas ini perlu dilakukan Pedom an Penyusunan RK A 2014 31 . d) Kapan (when) kegiatan tersebut dimulai dan berapa lama (how long) waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya. Peraturan Menteri (Permen) dan yang lainnya serta kebijakan kementerian negara/lembaga yang merupakan dasar keberadaan kegiatan/aktivitas berkenaan berupa peraturan perundangan yang berlaku. yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian tujuan kebijakan. f) Bagaimana (how) kegiatan tersebut dilaksanakan. dan g) Berapa perkiraan biayanya (how much) yang dibutuhkan. Gambaran Umum Menjelaskan secara singkat mengapa (why) aktivitas tersebut dilaksanakan dan alasan penting aktivitas tersebut dilaksanakan serta keterkaitan aktivitas yang dipilih dengan aktivitas keluaran (output) dalam mendukung pencapaian sasaran dan kinerja program. Keputusan Presiden (Keppres).1. c) Siapa (who) satker/panitia/tim/personil yang bertanggung jawab melaksanakan dalam pencapaian output. e) Di mana/lokasi (where) kegiatan tersebut dilaksanakan. II. Termasuk juga siapa (who) sasaran yang akan menerima manfaat dari kegiatan tersebut. Rencana Aktivitas Tahun Anggaran 2014 2. Format TOR BPS untuk tahun 2014 dan seterusnya adalah sebagai berikut: I. Pendahuluan Menjelaskan dasar hukum yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi satker berupa Undang-Undang (UU).

2. Apakah dengan cara kontraktual atau dengan cara sewakelola.1. iii. dikerjakan 32 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Keluaran Merupakan prestasi kerja berupa barang atau jasa yang dihasilkan oleh rencana kerja yang akan dilaksanakan.3. 2. Cakupan komoditi/penimbang Diuraikan tentang objek yang akan dikerjakan v. Alasan penambahan/pengurangan sampel Diuraikan mengapa aktivitas ini memerlukan penambahan/ pengurangan cakupan. Bisa unsur dari dalam satker/Kementerian/Lembaga atau masyarakat. Cakupan wilayah Lingkup aktivitas yang akan dilaksanakan. 2.5. Yang dimaksud dengan swakelola adalah kegiatan pengadaan barang/jasa dimana pekerjaannnya direncanakan.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 ii.2.4. Strategi dan Pencapaian i. Maksud dan Tujuan Menjelaskan mengapa (why) kegiatan harus dilaksanakan dan berisikan hasil akhir yang diharapkan dari suatu kegiatan (bersifat kualitatif) serta manfaat (outcome) kegiatan. Metode Pelaksanaan Menjelaskan metode apa yang akan dilakukan (How) dalam rangka melaksanakan aktifitas untuk mencapai keluaran. Penerima Manfaat Menjelaskan siapa saja yang akan menerima manfaat atas tercapaianya keluaran (output) tersebut.1. 2. Dalam hal ini ruang lingkup dapat dalam skala nasional atau daerah tertentu yang secara khusus disebutkan dengan jelas iv. Menjelaskan capaian kinerja pada tahun-tahun sebelumnya (minimal 2 tahun).1. Kinerja dua tahun sebelumnya.1.

6.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 dan/atau diawasi sendiri oleh K/L sebagai penanggung jawab anggaran. lokakarya atau penyuluhan. kursus. Metodologi Pelaksanaan Menjelaskan metode apa yang akan dilakukan (how) dalam rangka melaksanakan aktifitas untuk mencapai keluaran. Waktu Pelaksanaan Merupakan jadwal waktu (time table) pelaksanaan. Pekerjaan survey. pemrosesan data. penataran. how. Pekerjaan untuk proyek percontohan (pilot project) dan survey yang bersifat khusus untuk pengembangan teknologi/metode kerja yang belum dapat dilaksanakan olen penyedia barang/jasa. where). masing-masing aktivitas). instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat. ii. who. perumusan kebijakan pemerintah. Kontraktual adalah pekerjaan yang cara pelaksanaannya memerlukan perjanjian tertulis antara PPK dengan Penyedia Baran/Jasa. Pedom an Penyusunan RK A 2014 33 . seminar. berupa penjelasan dari masing-masing komponen input (what. 2. Pelaksanaan. serta bagaimana cara pengambilan sampelnya (metode pengumpulan data dan metode pengambilan sampel dan estimasi). dan lain-lain.1. Contoh: Penyelenggaraan diklat. Tahapan Pelaksanaan Menjelaskan tahapan-tahapan dalam pencapaian sasaran. iii. Apakah dengan cara panel survei atau sebagainya. Pengolahan dan Laporan/Diseminasi. pengujian dilaboratorium dan pengembangan sistem tertentu. Bagaimana komponen input tersebut dilaksanakan serta jadwal pelaksanaan (when) dari masingmasing komponen input berupa time table yang dituangkan dalam empat tahapan kegiatan. yaitu Perencanaan/Persiapan.

b) Perhitungan harga satuan. Fungsi RAB yaitu sebagai berikut: 1. atau terus menerus setiap tahun. dan dicap.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 2. Penandatangan TOR TOR harus ditandatangani oleh Eselon II. rincian komponen-komponen masukan dan besaran biaya dari setiap komponen suatu kegiatan. 2. dan c) Jumlah total harga yang menunjukkan harga keluaran/output. RAB mencakup penjabaran lebih lanjut dari unsur perkiraan biaya (how much) dalam rangka pencapaian output kegiatan dalam TOR. selama tahun berjalan. volume dan jumlah harga masing-masing komponen. Biaya lebih rinci tercantum dalam Rincian Anggaran dan Biaya (RAB) yang merupakan satu kesatuan dengan TOR.7. Alat untuk memberikan informasi rincian perkiraan komponen biaya yang dibutuhkan dalam TOR. RAB adalah suatu dokumen yang berisi tahapan pelaksanaan. Rencana Anggaran Biaya Menjelaskan berapa biaya yang dibutuhkan untuk mencapai keluaran tersebut (how much) secara global.1. Waktu Pencapaian Keluaran Menjelaskan kapan keluaran (output) kegiatan tersebut akan dicapai (when). Alat bantu untuk mengidentifikasi komponen biaya utama dan pendukung 34 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . apakah selama beberapa bulan. 2) RAB adalah suatu dokumen yang berisi tahapan pelaksanaan. RAB sekurang-kurangnya memuat: a) Rincian aktivitas/belanja. rincian komponen-komponen masukan dan besaran biaya dari setiap komponen suatu kegiatan. disetujui oelh Eselon I. IV. III.

perusahaan. biaya transpor/perjalanan. peserta/undangan/petugas. Kabupaten/ Kota). Alat untuk menghitung total biaya yang diperlukan atas suatu output dalam TOR. Contoh format TOR dan RAB dapat dilihat di lampiran 17 dan 18 halaman 94 dan 103. antara lain sebagai berikut: 1. menyesuaikan dengan perbaikan TOR nya. terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun rencana kerja dengan biaya yang diperlukan. dan panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Usulan pekerjaan sensus/survei harus didukung/dilengkapi dengan alokasi populasi/sampel di tiap unit pendataan/pencacahan (blok sensus. dan 3. Penyusunan RKA Tahun 2014 Terkait dengan tata cara penyusunan RKA di Tahun 2014. Pedom an Penyusunan RK A 2014 35 . dsb) sampai dengan satker terkecil (Pusat. Rencana penyelenggaraan seminar/workshop/pelatihan harus dilengkapi dengan alokasi data pendukung di setiap satker. rumah tangga.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 suatu output dalam TOR. Format RAB BPS untuk tahun 2014 sedikit berubah dibandingkan tahun sebelumnnya. narasumber. kelas pelatihan. moderator. instruktur. dan honor yang diterima. 2. Besarnya alokasi populasi/sampel sangat penting sebagai dasar hitung biaya rencana kerja sensus/survei di setiap satuan kerja. D. RAB yang diajukan hendaknya memperhatikan ancar-ancar Standar Biaya dan atau harga pasar yang berlaku serta Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) yang dikeluarkan oleh BPS sehingga dapat dipertanggungjawabkan. Besarnya alokasi data pendukung tersebut sangat penting sebagai dasar hitung biaya penyelenggaraan seminar/workshop/pelatihan. seperti: jumlah pembicara. Provinsi.

Komponen Biaya (1) 1. dan kepada para peserta diberikan uang saku sesuai dengan paket pertemuannya.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 3. Tabel 4. Penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif dapat diselenggarakan dengan menggunakan satuan biaya paket kegiatan rapat/pertemuan di luar kantor. (2) Biaya transportasi PP Akun Belanja (3) Volume (4) ∑ peserta (O-P) Rate yang digunakan (5) Transpor perjalanan PP dari daerah asal ke tempat tujuan (at cost) Uang harian perjalanan dinas Uang saku paket full board luar kota 2. penyelenggaraan konsinyering memiliki ketentuan-ketentuan seperti pada penjelasan di Bab III halaman 15. Kegiatan yang diselenggarakan di luar/dalam kota (full board). Berdasarkan Standar Biaya tahun 2013. 3. Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Belanja Barang Non Operasional Lainnya (521219) Uang saku paket full board dalam kota Rate paket kegiatan rapat/pertemuan full board di daerah penyelenggaraan 36 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Uang Harian Uang Saku Belanja Perjalanan Lainnya (DN) (524119) 2 hari x ∑ peserta (∑ hari -2) x ∑ peserta luar kota (∑ hari -2) x ∑ peserta dalam kota (∑ hari -1) x ∑ peserta Belanja Barang Non Operasional Lainnya (521219) 4. Menghitung Biaya Rapat/Pertemuan di Luar/Dalam Kota dan Full Board No. Rumusan pelaksanaan konsinyering dapat dibedakan sebagai berikut: a.

terdiri dari tiket pesawat+airport tax/kereta api/bus. Biaya Perjalanan Dinas ∑ hari Dalam melaksanakan perjalanan dinas terdapat tiga komponen biaya yang dihitung. dan transpor lokal dari bandara/pelabuhan/terminal ke lokasi (PP). Komponen Biaya i y a 2. Kegiatan yang diselenggarakan di dalam kota (full day/half Day). b. (1) (2) Biaya transportasi PP Akun Belanja (3) Volume (4) Rate yang digunakan (5) a1. Belanja ∑ peserta Transpor kegiatan Perjalanan dalam Kab/Kota Lainnya (DN) (O-K) x ∑ Hari (Fullday/ halfday) (524119) ∑ hari x Belanja ∑ peserta Barang Non Operasional ∑ hari x Lainnya ∑ peserta (521219) Paket kegiatan rapat/pertemuan full day/half day di dalam kota. Transpor perjalanan dinas (PP). Pedom an Penyusunan RK A 2014 37 . dan c. Akomodasi/Penginapan. meliputi uang makan. Uang saku full day/half day di dalam kota p e r j 3. dan uang saku (lumpsum). transpor lokal. Uang Harian. Menghitung Biaya Rapat/Pertemuan di Dalam Kota (Fullday/Halfday) BNo.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 b. Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Uang Saku Catatan : ∑ hari yang dimaksud dalam tabel di atas adalah penyelenggaraan rapat 4. yaitu: a. Tabel 5. dalam pelaksanaan anggaran satuan biaya penginapan menggunakan metode at cost (sesuai pengeluaran).

Uang harian PD 2. Komponen biaya yang dihitung adalah sebagai berikut: Tabel 7. Transpor Semua peserta mendapatkan transpor perjalanan dinas. Pelaksanaan rapat di kantor yang melebihi waktu kerja normal akan mendapat uang saku. Pelatihan Innas/Inda/Petugas Dalam menyelenggarakan pelatihan terdapat lima komponen biaya yang dihitung. Komponen Biaya (1) (2) 1. Akomodasi/ Penginapan Akun Belanja (3) Belanja Perjalanan Lainnya (DN) (524119) Volume Rate yang digunakan (5) Uang harian PD (4) ∑hari PD x ∑orang-perjalanan ∑ orangTranspor perjalanan (O-P) perjalanan PP ∑hari PD-1 x ∑ orang-perjalanan Rate hotel di daerah setempat 5. yaitu : a. Pedom an Penyusunan RK A 2014 38 .Tata Cara Penyusunan RK A 2014 Tabel 6. dengan ketentuan seperti penjelasan pada Bab III halaman 14. Menghitung Biaya Perjalanan Dinas No. Transpor PD Pulang-Pergi (PP) 3. Menghitung Biaya Rapat di Kantor di Luar Jam Kerja Komponen Biaya (2) Uang saku Akun Belanja (3) Belanja Barang Non Operasional Lainnya (521219) Belanja Bahan (521211) Volume (4) ∑orang-kegiatan Rate yang digunakan (5) Uang saku rapat di kantor Konsumsi rapat ∑orang-kegiatan Rate snack dan uang makan rapat 6.

(1) 1. Menghitung Biaya Pelatihan No. . Uang Saku dan Uang Harian Peserta dari dalam kota akan diberikan uang saku sesuai dengan rate paket pertemuannya.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 b.Uang harian perjalanan dinas 4. Peserta dari luar kota akan diberikan uang saku paket fullboard luar kota dan uang harian yang melekat pada biaya perjalanan dinasnya. Paket Kegiatan Pelatihan Besarnya paket kegiatan rapat/pertemuan sesuai dengan besarnya paket kegiatan rapat/pertemuan di daerah penyelenggaraan dan sistem penyelenggaraan (fullday atau fullboard).Transpor perjalanan (O-P) PP dari daerah asal ke pusat penyelenggaraan.∑ peserta luar kota . Uang Harian Biaya penyelenggaraan Pelatihan Belanja Perjalanan Lainnya (DN) (524119) (4) (5) . e.(∑ hari-2) x ∑ peserta dalam kota .Transpor kegiatan kota (O-K) dalam kab/kota . dan lain-lain yang diperlukan selama pelatihan atau bertugas. Uang Saku Belanja Barang Non Operasional Lainnya (521219) (∑ hari – 1) x Paket kegiatan (∑ peserta + rapat/pertemuan (full ∑instruktur + ∑panitia) board/ full day) atau paket full board pelatihan petugas .∑ peserta dalam . Perlengkapan peserta Setiap peserta akan diberikan perlengkapan pelatihan bertugas yang terdiri dari tas. Komponen Biaya (2) Biaya transportasi PP Akun Belanja (3) Volume Rate yang digunakan 2.Uang saku paket pertemuan full board peserta dalam kota Pedom an Penyusunan RK A 2014 39 . c.2 hari x (∑ peserta + ∑instruktur+∑panitia) . 3. d. Tabel 8. alat tulis. Untuk instruktur mengajar akan mendapatkan honor mengajar.

yang masing-masing komponen dihitung sebagai berikut : Tabel 9. Uang harian Honor Innas mengajar Uang harian ∑ jam mengajar x Rate honor ∑ Innas pusat Innas mengajar dan daerah yang per jam mengajar 40 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Komponen Biaya (1) 1. 3. Menghitung Biaya Pengiriman Innas Mengajar No.(∑ hari-2) x ∑ peserta -Uang saku paket luar kota pertemuan full board peserta luar kota 5. Perlengkapan instruktur dan peserta Belanja Bahan (521211) ∑ instruktur + ∑ peserta Paket perlengkapan per orang 7. Honor Instruktur (Intama/Innas/In da) ∑ jam mengajar x ∑ instruktur Rate honor instruktur mengajar per jam 6. (2) Biaya transportasi PP Akun Belanja (3) Biaya Perjalanan Lainnya (DN) (524119) Volume (4) ∑ Innas pusat yang mengajar (O-P) 2 hari x ∑ Innas pusat Honor yang Terkait dengan Output Kegiatan (521213) Rate yang digunakan (5) Transpor perjalanan PP 2. (1) Komponen Biaya (2) Akun Belanja (3) Belanja Perjalanan Lainnya (DN) (524119) Honor yang Terkait dengan Output Kegiatan (521213) Volume Rate yang digunakan (4) (5) . Pengiriman Innas Mengajar Biaya pengiriman Innas mengajar ke daerah terdiri atas unsur perjalanan dinas dan honor mengajar.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 No.

9. Menghitung Biaya Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan No.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 8. (1) 1. Komponen Biaya (2) Transpor kunjungan dari Kabupaten/Kota ke Kecamatan Akun Belanja (3) Biaya Perjalanan Lainnya (DN) (524119) Volume (4) 1 hari x ∑orangkunjungan Rate yang digunakan (5) Transpor perjalanan dari BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan 10. Komponen Biaya (2) Uang harian Transpor perjalanan dari provinsi ke kabupaten/kota Akomodasi Biaya Perjalanan Lainnya (DN) (524119) Akun Belanja (3) Volume (4) 2 hari x ∑orangperjalanan ∑ orangperjalanan (O-P) ∑ (2-1) hari PD x ∑ orangperjalanan Rate yang digunakan (5) Uang harian PD Transpor perjalanan dari provinsi ke kabupaten/kota PP Rate hotel di daerah setempat 3. 2. Pengawasan dari BPS Provinsi ke BPS Kabupaten/Kota Biaya perjalanan dinas dalam rangka pengawasan BPS Provinsi ke BPS Kabupaten/Kota dihitung selama dua hari. Tabel 11. Pengawasan dari BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan Biaya perjalanan dinas dalam rangka pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke kecamatan dihitung selama 1 hari dengan menggunakan transpor dari BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan dengan satuan kunjungan. Pengalokasian Anggaran dengan Sumber Dana PNBP Pedom an Penyusunan RK A 2014 41 . (1) 1. Tabel 10. Menghitung Biaya Pengawasan BPS Provinsi ke BPS Kabupaten/Kota No.

Bagian Penyusunan Rencana. RKA yang telah selesai di-entry kemudian dicetak dan disahkan/ditandatangani oleh penanggung jawab kegiatan (Kasubdit/Kabid/Kabag) dengan ditandatangani Direktur/Kepala Biro sebagai pengesahan untuk kemudian dikirimkan ke Biro Bina Program u. 42 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .p. dan c. Pedoman penyusunan RKA melalui Aplikasi SIREKA menggunakan Buku Pedoman Aplikasi Sistem Informasi Rencana Kegiatan dan Anggaran (SIREKA) BPS Tahun 2014. b. maka penyusunan RKA dilakukan secara online melalui Program Aplikasi SIREKA. Keputusan Menteri Keuangan/Surat Menteri Keuangan tentang Persetujuan Penggunaan Sebagian Dana yang berasal dari PNBP. Pembayaran honor pengelola kegiatan PNBP (honor atasan langsung bendahara. E. Pagu penggunaan PNBP. sedangkan honor kegiatan non operasional yang bersumber dari PNBP masuk dalam akun honor yang terkait dengan output kegiatan (akun 521213).q.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 Penuangan kegiatan dan besaran anggarannya dalam RKA-KL mengacu pada: a. Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berisikan target PNBP dan % (persen) pagu penggunaan sebagian dana dari PNBP. Penggunaan dana yang bersumber dari PNBP difokuskan untuk kegiatan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan atau sesuai ketentuan tentang Persetujuan Penggunaan Sebagian Dana yang berasal dari PNBP. bendahara dan anggota sekretariat) menggunakan akun belanja barang operasional yaitu honor yang terkait dengan operasional satker (akun 521115). Catatan Hasil Pembahasan PNBP antara K/L dengan Direktorat Jenderal Anggaran c. Cara Pangajuan RKA Dengan dikembangkannya Program Aplikasi Penyusunan RKA.

yang mengacu kepada SBU Tahun Anggaran 2013. dan efisien sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dengan harapan dapat manjadi panduan dan mempermudah para perencana di lingkungan Subdirektorat/Bagian/Bidang dalam menyusun RKA 2014. dan peraturanperaturan lain yang berlaku di internal BPS. dalam buku ini dilampirkan perkiraaan satuan biaya yang akan digunakan di tahun anggaran 2014. Demikian buku pedoman ini disusun.Tata Cara Penyusunan RK A 2014 BAB V PENUTUP Untuk melengkapi pedoman penyusunan RKA. Pedom an Penyusunan RK A 2014 43 . Buku pedoman ini akan dievaluasi setiap tahun dalam rangka mengakomodasi setiap perkembangan dan dinamika dalam penerapannya. efektif. sehingga RKA yang diusulkan menjadi berkualitas. HSPK BPS tahun 2013.

.

LAMPIRAN .

.

000 44.000 39.000 132. Penyusunan Program/Tabel 13. Penyusunan Kerangka Sampel dan Daftar Sampel 26.000 66.000 16. Pedoman Umum Perkiraan Biaya Per Satuan Berdasarkan HSPK BPS dan Standar Biaya Tahun 2013 Sebagai Bahan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2014 Uraian (2) (3) Wil I (4) Satuan No.000 1. Pejabat Eselon I c.000 22.000 1.000 132. Honor Penunjuk Jalan 16.000 55. Pemeriksaan Hasil Updating Listing Blok Sensus 6.000 37.000 88.470.000 22.000 66. Cross Chek Tabel 14.000 19.000 143.000 4. kuesioner) 23.000 44.000 66.000 94. Pemeriksaan Hasil Listing/Pendaftaran RT per Blok Sensus 4.000 16.000 77.050.000 99.000 21.000 182.000 83.000 132.000 77.000 77.000 210.000 22.000 61. Pengumpulan Data/Studi Literatur & Konsultasi 11.000 400 8300 121.000 88.790.000 143.000 39. Listing/Pendaftaran RT per Blok Sensus 2.000 44.790.000 160.000 210.000 1. Honor Instruktur Nasional (Innas) 19.000 77.000 1.790. Pejabat Eselon II BS BS BS BS BS BS Pasar Dok Kunj Dok Tabel Tabel Peta O-H O-Jam O-Jam O-Jam O-Jam Set Set Lbr Hal O-K Desa 149.000 132.000 61. Honor Nara Sumber Dalam Rangka Seminar/Rakor/ Sosialisasi/Desiminasi Untuk kegiatan Inter Departemen a.000 A.000 300 8300 121.000 48.000 41.000 132.Lampiran 1.000 161. Pencetakan leaflet 24.790.000 44.000 22.000 44.000 159.000 132.000 94.000 55. Honor Instruktur Utama (Intama) 18.000 47. Perlengkapan petugas 22.000 210.000 16. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri b.000 O-Jam O-Jam O-Jam 1.000 1.050.000 Lam piran 1.000 47 .000 160.000 43.000 1.000 143. (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) Wil IV (7) Pedom an Penyusunan RK A 2014 KEGIATAN UMUM BPS 1. Penarikan Sampel per Blok Sensus 7.000 61. Listing/Pendaftaran Pasar 9.000 105.000 132. Updating Peta Wilayah Administrasi 15.000 55.470.000 1.000 1.000 132. Kompilasi Data per Blok Sensus 8. Pencetakan/Penggandaan dokumen (buku pedoman.000 55.000 4.000 4.050.000 39.000 110.000 61.000 210.000 400 8300 121.000 88.470.470.000 20. Updating Listing Blok Sensus 5.000 22.000 1.000 162. Honor Master Intama 17.000 88.000 143.000 1.000 88.050.000 66.000 46. Transport kegiatan dalam Kabupaten/Kota 25. Pemeriksaan Hasil Listing pasar 10.000 4.000 77.000 42. Perlengkapan Innas/Intama/master Intama 21.000 39.000 300 8300 121.000 16. Receiving-Batching 12. 171. Honor Instruktur Daerah (Inda) 20.

000 480.000 420.000 480.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Pengarah (Eselon II) b. Lam piran (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 950.000 270.000 270.000 690.000 790.000 420.000 530.000 740. Pejabat Eselon III ke bawah f.000 270. Penanggung Jawab (Eselon III) c.000 160.000 190.000 270.000 Wil IV (7) 950.000 270. Penanggung Jawab b.000 530.000 320.000 790.000 690.000 690.000 320.000 160.000 320.000 110.000 270.000 110.000 420.000 160.000 320.000 110.000 320.000 50. Redaktur c.000 420.000 320.000 320.000 740.000 480.000 100.000 160.000 530.000 370.000 320.000 320.000 420.000 100.000 270.000 50.000 320. Penanggung Jawab b.000 420. Honor Tim Penyusunan Jurnal a.000 740.000 140.000 630.000 480.000 530. Sekretariat f.000 630.000 100.000 Satuan d.000 690. Redaktur c. Penyunting/Editor e.000 950.000 160. Honor Tim Pelaksana Kegiatan Yang Ditetapkan Atas Dasar Surat Keputusan Eselon I a. Wakil Ketua e. Snack No.000 370.000 420.000 320.000 420.000 530.000 530.000 110.000 Wil I (4) 950.000 270.000 740. Pembuat artikel 31. Anggota 28.000 160. Pembuat artikel 30.000 630.000 140.000 740.000 320. Penyunting/Editor d.000 190.000 420. Ketua (Eselon IV) d. Wakil Ketua e.000 790.48 Uraian (2) (3) O-Jam O-Jam O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B O-B Hal O-B O-B O-B O-B O-B Hal Hal O-H O-K O-K 530.000 420.000 420. Desain grafis & fotografer e. Rapat Koordinasi Tingkat Menteri/Eselon I/Setara a.000 530.000 270.000 530. Honor Tim Penyusunan Buletin/ Majalah a.000 110.000 270. Ketua d. Uang Saku Rapat di Dalam Kantor di Luar Jam Kerja 33. Honor Tim Pelaksana Kegiatan Yang Ditetapkan oleh KPA a.000 50.000 320.000 160.000 110.000 420.000 320.000 790.000 110. Sekretariat f.000 100.000 140.000 270.000 370.000 140. Sekretaris f. Pengarah b.000 320. Sekretaris f.000 270.000 740.000 370.000 630.000 320. Honor Penterjemah Asing ke Indonesia dan pengetikan 32.000 160.000 50.000 740.000 190. Anggota 29. Moderator 27.000 740.000 110.000 530.000 530. Makan b.000 530. Penanggung Jawab c.000 190.

Pemeliharaan AC Split 6.407.000 420.000 11.000 21. Pemeliharaan inventaris /alat kantor (meja.004.mesin ketik. Golongan I dan II 2. Golongan III 3.000 18.000 20. Biaya jasa pengemudi 4.000 31.000 1.000 420.000 (3) Wil I (4) Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 50. Satuan Biaya uang makan Pegawai Negeri Sipil (PNS) 1. Makan b.000 27. Golongan IV d. Tingkat Pengguna Barang b.000 11.000 27.785.000 11.000 1.000 11.890.000 507.000 574.890.000 1. Tingkat Kuasa Pengguna Barang O-K O-K O-B O-B 420.000 11.000 507. Golongan III 4.000 420. Pemeliharaan dan operasional bahan bakar Genset : 500 KVA 5.000 Lam piran 49 .000 603.000 14.890.000 26.000 1. Honorarium Pengurus/ Penyimpan BMN a.000 11.488.000 420.000 50.000 18.000 315.000 1.000 26.004.000 6.785.057. Pemeliharaan printer dan sejenisnya b. Satuan Biaya uang lembur dan uang makan lembur Uang Lembur 1.000 31. Biaya jasa kebersihan/cleaning service 3.000 1.000 420.000 574.000 62.000 1.000 315.407.057. Pemeliharaan/maintenance komputer 7.000 1.004. dll) 2.000 1. Pemeliharaan dan operasional bahan bakar Genset : 150 KVA 4.kursi.890.000 574.004.000 1.000 1.000 574. lemari.000 6. Honor Rohaniawan c.000 Wil IV (7) 50.785.890.000 50.000 14.000 507.488. (2) 34.890.057.000 31.000 26.No. Perawatan/Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor 1.057.000 11.000 21.000 29.000 2885 Dukungan Manajemen BPS Lainnya a.000 20.000 62.785.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 O-T UNIT UNIT UNIT UNIT UNIT UNIT Pegawai/tahun O-B O-B O-B OK OH OH OH 62.000 1. Golongan I 2.000 29.890. Snack 35.000 420.000 315.890.000 29.000 29.000 62.000 603.000 6. Operasional Perkantoran dan Pimpinan 1.000 420.000 1.407.000 1.000 18.000 1.000 6. Golongan II 3.000 20. Golongan IV OJ OJ OJ OJ 11. Biaya penggantian inventaris lama dan/atau pembelian inventaris untuk pegawai baru 2. Rapat Biasa a.000 27. Biaya satuan pengamanan/satpam 5. filling cabinet.000 26.407.000 507.488.000 21.000 14.000 14.000 603.000 20.000 315.000 21.000 18.000 31.000 27.488.000 1.000 603. Pemeliharaan dan operasional bahan bakar Genset lebih kecil dari 50 KVA 3.

000 31.775.000 21.823.000 2.694.000 Komponen Tunjangan Biaya Hidup Beasiswa Program Gelar/Non Gelar Dalam Negeri b.950. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta o-angk o-angk o-angk 31.242.000 263.000. namun belum termasuk biaya perjalanan dinas peserta d.000 31.000.823.000 27. Diklat Pimpinan Tk.000 4.000 263. Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan/Struktural (di luar perjalanan dinas) * 1.363.000 21.000.000 5.000 29.775.242.260.000 31.775. Golongan III 3. Golongan I & II CPNS Reguler (lama Diklat 10 hari) *) Termasuk biaya observasi lapangan.232.363. Golongan III CPNS Reguler (lama Diklat 14 hari) 2.000 2.000 21.775. Golongan IV OH OH OH 27.000 O-B 1.000 23.232.000 21.694. Diklat Pimpinan Tk.000 2.000 4.000 21.000 23.100.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 1.000 2.100.50 Uraian (2) Uang makan Lembur 1.000 1.000 5.000 31.000 2. Non Gelar Dalam Negeri Biaya Hidup dan Operasional 1.000 2.000 (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 2887 Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Negara (BPS) a.000 c.823. Diklat Pimpinan Tk.260.000 5.000 21. II (lama Diklat 10 minggu) 2.000 2.100.694.363.000 29. Penyelenggara Ujian Pendidikan dan Pelatihan Pegawai 1.260. III (lama Diklat 7 minggu) 3.000 19.000 1.260. Latihan Prajabatan (di luar perjalanan dinas) * 1. IV (lama Diklat 6 minggu) * ) Termasuk biaya observasi lapangan. Jenjang Pendidikan S2 / Sp-1 2.000 No.000 31.694.823.000 4.000 31.000 19. Tunjangan ikatan dinas Naskah/pel 263. Golongan I dan II 2.242.232. Lam piran (1) Wil IV (7) 27.000 29.000 19.000 21.242.000 4. Jenjang Pendidikan S2 / Sp-1 2.000 263.232.000 o-angk o-angk 5.000 27.000 21. Jenjang Pendidikan S3 / Sp-2 OT OT OT OT 19.363.950.000 31. Penyusunan/pembuatan bahan Ujian 2888 Penyelenggaraan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) a.000 23.000 2.000. Jenjang Pendidikan S3 / Sp-2 Uang Buku dan Referensi pertahun 1.000 29.100.950.950.000 .000 23.

580.000 305.000 11.000 44.000 4.000 305. Statistik Daerah (Kecamatan) 2.000 28.000 44.000 1.000 28.000 11.000 44. Statistik Daerah (Kecamatan) 2.000 105.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 (2) b.000 950.000 132.000 305.000 11.000 11.000 8.200 44. Statistik Daerah (Provinsi) Penyusunan 1.000 12.000 1. sektoral dan khusus 9.000 28.000 105.000 8.000 2.000 44. Survei Tendensi Konsumen/ Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen 1. 79.000 17.200 44.000 8. Data Entri Survei Tendensi Konsumen 2897 Pelayanan dan Pengembangan Diseminasi Informasi Statistik a.200 Kunj Dok Dok Kunj Dok Kunj Kunj tabel tabel 28.000 2.100.000 132.000 2.000 11. Pengolahan (Editing-Coding & Data Entry) Hasil Pengumpulan Data 4.580.000 44.580.050.000 9.000 30.000 263.000 305.000 44. Pemeriksaan hasil Ujian 3. Sektoral dan Khusus 1.No.000 B.580.100.000 11.000 44. Biaya pemeriksaan hasil pendataan survei tendensi bisnis 3. Peningkatan Pelayanan Metadata Kegiatan Statistik Dasar. Pendataan Survei Tendensi Konsumen 4.000 Wil IV (7) 263.000 31.000 Wil I (4) Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 263. Statistik Daerah (Kabupaten/Kota) 3. Pengumpulan survei kebutuhan data di pusat 8.000 44. Pengawas Ujian KEGIATAN TEKNIS BPS 2896 Pengembangan dan Analisis Statistik a.000 28. Statistik Daerah (Kabupaten/Kota) 3.000 11. Penyusunan tabel metadata statistik dasar.000 132.000 9. Pemeriksaan Hasil Pengumpulan Data Survei Kebutuhan Data Daerah 6.260.000 28.000 79. Biaya pengumpulan data survei tendensi bisnis 2.000 2.000 Lam piran 51 .000 9.000 8.000 28.000 1.000 19. Pengumpulan Data Survei Kebutuhan Data Daerah 5.000 11. Tabulasi dan penghitungan diagram kartesius dan diskriminan Kunj Kunj Kunj Dok Dok 44.370. Pemeriksaan Survei Tendensi Konsumen 5. Penyusunan/pembuatan bahan Ujian 2.000 1. Pengumpulan Data Penunjang Statistik Sektoral/Khusus Daerah 2.200 30. Pemeriksaan hasil pengumpulan data penunjang statistik sektoral/khusus daerah 3.000 44.000 28. (3) Naskah/pel Siswa/m.000 10. Statistik Daerah (Provinsi) Set Set Set paket paket paket 79.000 31.000 4.000 9. Penyelenggara Ujian Setingkat Pendidikan Tinggi 1.000 29.000 11.100.000 4.000 28.000 9.000 105.000 11. Pengumpulan Data Penunjang Statistik Sektoral/Khusus di pusat 7.000 18.000 29.100.000 16.000 11.000 11. Analisis Statistik Pencetakan 1.000 1.000 b.000 132.000 28.000 105.000 79.000 4.000 1.000 1. ujian O-H 263.000 11.

000 Wil IV (7) 17.000 17.000 17.000 11.000 330.000 14.000 55.000 Kunj Dok dok Kantor 33. Editing dan entri metadata statistik dasar.000 17.000 28.000 14.000 4. Biaya pengumpulan data pelengkap untuk penyusunan neraca rumah tangga 4. Listing Departemen/Kanwil/Dinas c. Pembuatan flipping book publikasi 4.000 25. Penyusunan Neraca Arus Dana 1.000 28.000 44.000 25.000 55.000 17.000 17.000 4.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 44. Biaya Updating Website OB 363.000 39.000 44. Pemeriksaan Hasil Pencacahan di Provinsi/Kabupaten/Kota 3.000 40.000 28.000 17.000 11.000 4.000 33.000 11.000 25.000 25. Pengadaan penomoran ISSN Tabel Dok Dok Dok Dok 28.000 17.000 330.000 47.000 25.000 44.000 25.000 Kunj Prsh Dok 44.000 28.000 17.000 28. Pengumpulan dan updating direktori LNP b. Pembuatan Pengemasan Layanan Publik Berbasis Digital 1.000 13.000 10.000 14.000 44. Pembuatan softcopy publikasi 5. Pencacahan 2.000 17.000 330. Penyempurnaan sistem informasi publikasi 2.000 39. Penyusunan Neraca Rumahtangga dan Institusi Nirlaba 1.000 No. Penyusunan kuesioner survei kebutuhan data b. Pembuatan multimedia katalog.000 37.000 55.000 Dok 4.000 363. Pemeriksaan Hasil Pencacahan di Provinsi/Kabupaten/Kota 6.52 Uraian (2) 10.000 17.000 44.000 17. Penyusunan sistem dan program pengolahan 3.000 11.000 11.000 363. Lam piran (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 17.000 Satuan 28.000 43.000 39.000 25. Pengolahan data di pusat 4.000 BS Tabel RESP Resp Dok Resp 39. Preservasi database digital 2898 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Pengeluaran dan Neraca Produksi a.000 .000 25.000 330. Kompilasi data sktir dan sklnp 2.000 36.000 44.000 39. Penyempurnaan dan Pengembangan Kemasan Statistik Elektronik dan Website 1.000 d.000 28.000 9.000 363.000 10. Pencacahan SKDPP 2.000 55. Pengolahan SKDPP (3) dok Tabel Wil I (4) 17. Peningkatan Kualitas dan Layanan Publikasi 1. Pencacahan 5.000 9.000 13.000 14. Penyusunan Neraca Pemerintah dan Badan Usaha 1.000 42.000 42.000 39. flipping book dan softcopy publikasi 3. sektoral dan khusus 11.000 17.000 17.000 36. Pemeriksaan SKDP 3.000 11.000 c.

Pemeriksaan hasil pengumpulan data primer 3.000 19.000 Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 44. Pengumpulan data matriks arus komoditas provinsi dan kab/kota g.000 44. Pengolahan data penyusunan stok kapital di pusat Kunj Dok Dok 33.000 Wil IV (7) 44.000 33. Biaya pengumpulan data primer untuk penyusunan PDRB-e triwulanan (menurut pengeluaran) di provinsi 6.000 110.650.000 44.000 1.650. Studi Penyusunan Stok Kapital Perubahan Inventori 1.000 24. Pencacahan Responden SKMPDB 2. PDB Triwulanan Menurut Sektor & Penggunaan 1.000 28.000 39.No.000 2899 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Produksi a.000 42.000 Set Set Paket Paket Kunj Kunj Kunj 138.000 44. Sistem Neraca Lingkungan dan Ekonomi Terpadu (Sisnerling) 1. Penyusunan Sistem Neraca Sosial Ekonomi (SNSE) 1.000 44.000 138.000 e.000 110.000 36.000 44. Pengumpulan data Pelengkap 2. asuransi dan lembaga 5. Pengumpulan data pokok dan pelengkap SNSE 2. Pencetakan PDRB menurut pengeluaran Provinsi 2.000 42.000 36.000 39.000 19.200.000 39. Pencetakan PDRB menurut pengeluaran Kab/Kot 3.000 138.000 28.000 24. Penyusunan PDRB menurut pengeluaran Provinsi 4.000 9.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 36.000 42.000 2.000 39.000 1.000 42.000 19. Penyusunan Konsolidasi Neraca Pengeluaran dan Neraca Institusi 1.000 44.000 110.000 44.000 110. Pemeriksaan Hasil Pencacahan Responden SKMPDB di Provinsi/Kabupaten/Kota Kunj Dok (3) Kunj Kunj Wil I (4) 44.000 28.000 13.000 f. Pengolahan Data Sisnerling Kunj Tabel 44.000 44.000 Lam piran 44.650.000 10.000 36.000 44.000 138.200.650.000 33.000 13.000 44. Inventarisasi data laporan keuangan.000 11. perbankan.000 33.000 Dok 24.000 2.200. Biaya pengumpulan data sekunder untuk penyusunan PDRB-e triwulanan (menurut pengeluaran) di provinsi 7.000 1.000 10.000 2.000 1.000 19.000 36. Pengolahan data sekunder Kunj Kunj 44. Pengumpulan data pokok dan pelengkap d. (2) 4.000 9.000 44.000 33. Honor studi kepustakaan SNSE h.000 2.000 53 .200. PDRB Triwulanan dan Tahunan menurut Pengeluaran 1.000 44.000 24.000 44. Penyusunan PDRB menurut pengeluaran Kab/Kot 5.000 11.000 28.000 39.000 42. Pengumpulan data primer di daerah 2.000 44.

Dan Pemutakhiran Mfd Dan Mbs Berbasis Web Tahun 2013 1. Penyusunan PDRB kabupaten/kota tahunan 5.000 59.000 27.000 10. Pengawasan pemutakhiran dan pemeliharaan mfd dan mbs berbasis web kabupaten b.000 9.000 39.000 1.000 17.000 1.000 . Pelaksana pemutakhiran dan pemeliharaan mfd dan mbs berbasis web provinsi 2.000 33.000 8.000 44.000 44.000 44.000 No.000 6.000 52.000 138. Penyusunan PDB Indonesia 1.000 1.000 1.000 7.000 10.000 55.000 138.650.000 4. Pengumpulan data pelengkap SUT dan IO 2.000 52.200.000 36.000 52.000 2. Revisit pencacahan SKTNP 5.54 Uraian (2) b.000 6.000 2.000 27.200.000 52.000 44.000 59.000 11.000 2900 Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei a.000 55.000 5. Pengembangan SUT dan tabel IO Indonesia 1.000 2.000 11. Pengolahan data pelengkap SUT dan IO (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 138.000 27.000 5.000 Desa BS Desa 2. Pengembangan Dan Pemutakhiran Peta Wilayah Kerja Statistik Berdasarkan Hasil Pemutakhiran Mfd Dan Mfbs 1.000 1.000 c.000 9.000 110. Pengolahan dokumen SKTNP 4.000 42.000 44.000 10. Pemeriksaan hasil pencacahan SKNP 7.000 55. Produksi.000 11. Editing peta digital blok sensus dari mfd pemetaan 2009 ke dalam mfd sp2010 3.000 44.000 2.000 36. Pencetakan PDRB menurut lapangan usaha di prop 2.000 13.000 17.000 13. Pencacahan SKNP 6.000 27.000 2.000 52. Editing peta digital desa 2.000 52.000 110.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 2.000 Kunj Dok 44.000 7. Pemeriksaan hasil pencacahan SKTNP 3.000 17. Pencacahan SKTNP 2. Pengawasan pemutakhiran dan pemeliharaan mfd dan mbs berbasis web provinsi 3.000 138.200.000 1. Distribusi Dan Jasa-jasa.000 27.000 10.000 44.000 4. Lam piran (1) Wil IV (7) 39. Pengolahan dokumen SKNP 8.000 55.000 52.000 59.000 27.000 1.000 110. Pengembangan Dan Pemutakhiran Kerangka Sampel Statistik Bidang Sosial.200.000 9.000 52.000 42.000 59. Penyusunan PDRB provinsi tahunan dan triwulanan 4.000 27.000 27. Kompilasi peta digital desa baru dalam satu kabupaten/kota Desa Dok Desa Dok 8.650.000 11.000 110.000 1. Pelaksana pemutakhiran dan pemeliharaan mfd dan mbs berbasis web kabupaten 4. Perumusan dan evaluasi teknis interdep pendapatan regional Set Set Paket Paket OH OH d.000 2. Revisit pencacahan SKNP Kunj Dok Dok Kunj Kunj Dok Dok Kunj 33. Pencetakan PDRB menurut lapangan usaha di kab/kota 3. Penyusunan PDB Triwulanan menurut Lapangan Usaha 1. Inventarisasi data sekunder sektor barang dan jasa regional 6.000 9.650.650.000 17.

000 3.000 3. Pengumpulan Data Statistik Angkutan Udara 7.000 37.000 55.000 3.000 8.000 3.000 44.000 3.000 3.000 8.000 8.000 6.000 9.000 7. Editing coding dokumen impor bulanan BC 2.000 3. Pengolahan manual/editing-coding 3.000 7.000 3. Data entry dokumen impor bulanan BC2.000 3. Data entry dokumen impor bulanan BC2.000 8. Validasi data modul III/1 11. (2) 4.000 44.000 25.000 11. Pemeriksaan Hasil Pengumpulan Data Statistik Angkutan Udara (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota (b) Di Tingkat Provinsi 8.000 44.000 Kunj Dok Dok Dok Dok Dok Kunj Dok Dok Dok Dok Dok Kunj Dok 25.000 9. Kompilasi data Statistik Impor 1.000 3.000 3.000 5.000 7.000 9.000 3. Pengumpulan dokumen ekspor di jabotabek 2.000 3.000 9.000 28.1 Kunj Dok Dok Dok Dok (3) Desa Desa Wil I (4) 55.000 8.000 8.000 9. Editing Coding data modul III/1 10.000 3.000 8.000 11.000 8.000 32.000 b.000 3. Receiving batching data Simoppel 4.000 9.000 28. Data entry/pemindahan data Kunj Dok Dok 44.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 44.000 3. Pengumpulan Data Statistik Angkutan Darat 12.000 3.000 37. Kompilasi data Statistik Ekspor 1.No.000 Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 55.000 Lam piran 55 . Editing Coding data Simoppel 5. Editing coding dokumen impor bulanan BC 2.000 44.000 37.000 11. Pemutakhiran peta digital desa baru 2902 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Distribusi a.000 8.000 9.000 Wil IV (7) 55.0 3.000 28.000 6.000 8.000 9.000 3. Pemeriksaan Hasil Pengumpulan Data Statistik Angkutan Laut/Simoppel (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota (b) Di Tingkat Provinsi 3.000 3.000 c.000 3.000 9.000 3. Tracking batas desa baru dan marking kantor desa baru dengan gps 5. Pemeriksaan Hasil Pengumpulan Data Statistik Angkutan Darat (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota 44.3 4. Pengumpulan dokumen impor di DKI Jakarta 2.000 25. Pengumpulan Data Statistik Angkutan Laut/Simoppel 2.000 44.000 8. Validasi data Simoppel 6.000 3.000 32.000 3.000 8.000 9.000 32. Receiving batching data modul III/1 9.000 7.000 3.000 9.000 3.000 8.3 5.000 3.000 8.000 5.000 7.000 8.000 11. Kompilasi Data Transportasi 1.000 3.000 3.000 3.000 8.000 3.000 3.000 3.

000 275.000 10.000 11.000 10.000 550.000 17. Pemeriksaan Hasil Survei Harga Produsen Gabah (HP-G) di Provinsi 3.000 10.000 5.000 Resp Resp Dok Dok 29.000 9.000 8.000 Wil IV (7) 8. Statistik Harga Produsen 1.56 Uraian (2) (b) Di Tingkat Provinsi 13.000 10.000 550.000 17.000 550. Penggantian Contoh Gabah 9.000 17.000 8.000 36.000 5.000 10. Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi 1.000 9. Validasi data PT IIS&B ajr II 2&3 16.000 550.000 17.000 Resp Dok Dok Dok Resp Resp Dok Dok Kg Unit 25.000 31. Receiving batching data PT IIS&B ajr II 2&3 14.000 10.000 17. Pencacahan Survei Harga Produsen Umum Bulanan (HP-S) 5.000 36.000 29.000 40. Pengolahan data Survei Monitoring Harga Produsen Gabah 4.000 9.000 .000 35.000 9. Cross Check Tabel 17.000 7.000 275.000 31. Pemeriksaan Hasil Pencacahan Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi 3.000 6.000 33. Lam piran (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 6.000 31.000 44.000 32.000 37.000 8.000 8.000 Satuan 33.000 40.000 9.000 28.000 17.000 44.000 28. Honor UPT Pelabuhan d.000 9.000 32.000 25.000 8.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 31.000 8. Pencacahan Survei Monitoring Harga Produsen Gabah bulanan (HP-G) 2.000 7.000 35.000 9.000 37.000 9.000 44.000 44.000 3.000 9. Pengolahan (editing.000 37.000 9.000 17. Revisit Hasil Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi 4. coding. Biaya Tera Uji/Kalibrasi Moisture Tester (3) Dok Dok Dok Dok Dok kunj Dok OB Wil I (4) 5.000 35. Pemeriksaan 4.000 3.000 17.000 9.000 3.000 6.000 9. Pemeriksaan Hasil Survei Harga Produsen Gabah (HP-G) di Kab/Kota 3.000 275.000 9.000 9.000 31. Pencacahan 2. pengawasan/pemeriksaan data di dki oleh pusat 19.000 17.000 28. Pencacahan Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi 2.000 9. Survei Triwulanan Kegiatan Usaha (STKU) Terintregrasi 1.000 11.000 10.000 17.000 7. Pengolahan data HP-S dan HP-K 8.000 10.000 275.000 7.000 25.000 9.000 9.000 10. Pengolahan 2903 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Harga a.000 9. Revisit 3. Pemeriksaan Hasil Survei Harga Produsen (HP-S dan HP-K) 7.000 35.000 No.000 3. Pengumpulan data di DKI oleh Pusat 18. Pencacahan Survei Harga Produsen Sektor Konstruksi Bulanan (HP-K) 6.000 17. Editing Coding data modul III/1 15. data entry dan validasi) Resp Dok Kunj Dok c.000 9.000 17.000 11.

dan Volume Penjualan Eceran Beras 1.000 10.000 55. Pengolahan harga satuan dasar 9.000 55.000 11. Upah pemeriksaan pencacahan volume penjualan eceran beras di jakarta 3.000 44.000 55.000 6. Pengolahan hasil pencacahan HPB-S bulanan 4.000 6.000 19.000 6.000 44.000 37.000 14.000 55.000 25.2 jam -82 kota) 5.000 9.000 55. Revisit HPB-S bulanan di DKI 5.000 33.000 d. Pengawasan/pemeriksaan pencacahan khusus paket paket komoditas IKK DKI 6.000 39.000 11. Survei Statistik Harga Perdagangan Besar 1. Pencacahan Survei Harga Perdagangan Besar (HPB-S) Bulanan 2. Upah pengolahan hasil pencacahan survei volume eceran beras di 81 kota 6.000 16.000 44.000 6. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 14.000 28. Penyusunan IKK 1.000 28.000 44.000 31.000 11.000 17. (2) b. Pencacahan Survei khusus Paket Komoditas IKK 4.000 11.000 44.000 39. Upah pengolahan hasil pencacahan survei volume eceran beras di jakarta 4.000 8.No.000 25.000 14.12 bln .000 44.000 44.000 55. harga Konsumen. Statistik Harga Produsen.000 Wil IV (7) 37.000 14.000 16.000 14.000 6.000 40. Rekapitulasi hasil survei 7. Biaya pencacahan survei volume penjualan eceran beras di jakarta 2. Penghitungan IKK (3) Wil I (4) Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 32. Ditingkat Provinsi Resp Dok Dok Dok Dok Resp Resp 39. Pemeriksaan hasil Survei HPB Konstruksi (bulanan) di DKI 9.000 37.000 9.000 55.000 13.000 16. Pemeriksaan Hasil Pencacahan Survei HPB Sektor Konstruksi (HPB-K2) bulanan di Provinsi/Kabupaten/Kota 7. Pengumpulan data komoditas tambahan IHPB Resp Dok Dok Resp Kunj Dok Resp Dok Dok Resp 44.000 8.000 44.000 19.000 39.000 28.000 40.000 7. Pencacahan Survei HPB Konstruksi (bulanan) di DKI 8.000 c.000 8.000 14.000 28. Harga Perdagangan. Pencacahan Survei HPB Sektor Konstruksi (HPB-K2) bulanan 6.000 44. Pengawasan/pemeriksaan hasil pencacahan harga bahan bangunan konstruksi 3. Upah entri data harga konsumen di 82 kota ( 2 org . Pemeriksaan Hasil Survei Harga Perdagangan Besar (HPB-S) Bulanan 3.000 10.000 Lam piran 57 . Pengolahan/validasi harga antar kab/kota 8.000 17.000 55.000 44.000 55.000 19.000 44.000 17.000 8.000 8.000 55.000 55.000 44.000 7.000 44.000 19.000 14.000 40.000 8. Pencacahan harga bahan bangunan konstruksi 2.000 55.000 16.000 7.000 55.000 8.000 40. Biaya pencacahan survei volume penjualan eceran beras di 81 kota a. Penghitungan rasio tingkat kemahalan konstruksi 10.000 55.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 Resp Dok Resp Dok Dok Tabel Tabel Tabel Tabel 44.000 25.000 55.000 11.000 44.000 14.000 7.000 17.000 55.000 31.000 8.000 40.000 7.000 37. Pengolahan HPB-K2 sektor konstruksi di DKI 10.5 hr .

000 16. Biaya pengumpulan data sekunder statistik pasar modal 2. validasi.000 44.000 f. Teknologi Informasi.000 e.000 6.000 28.000 6.000 44.000 11.000 15.000 8.000 7.000 6. Biaya pemeriksaan a.000 44. Upah entri data survei hpd 5.000 3.000 44.000 3. Biaya pencacahan bumd 9.000 6.000 26.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 11.000 No.000 7.000 97. Ditingkat Provinsi Tabel Dok Kunj Dok Dok 97. dan Pariwisata a.000 6.000 44.000 44.000 44.000 19.000 11.000 97. Kompilasi. Survei Harga Perdesaan 1.000 5. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 15.000 2908 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Keuangan.000 44.000 11. Biaya pemeriksaan bumn 5.000 97. Upah pengolahan inflasi perdesaan/ib krt (validasi.000 44. Biaya penyusunan dan pengetikan naskah publikasi bumn dan bumd 8.000 11. Ditingkat Provinsi Dok Dok Dok Dok Resp Dok Dok 8. Lam piran (1) Wil IV (7) 9.000 7.000 6.000 8.000 19.000 7.000 5.000 44.000 4.000 16.000 15.000 5. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 66. Biaya pengolahan bumn dan bumd 6.000 6. Biaya pengolahan data monitoring kurs valuta asing 7.000 25.000 19.000 (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 8. Upah editing coding survei hpd 4.000 4.000 97.000 97.000 37.000 66.000 29.000 66. Biaya pengawasan pencacahan a.000 7.000 8.000 8. Survei Statistik Badan Usaha Dan Pasar Modal 1. Ditingkat Kabupaten/kota Kunj Perush Kunj Dok Dok Dok O-J KUNJ DOK 44.000 3. kompilasi.000 8. Honor penyusunan kerangka dan daftar sampel 2.000 6.000 11.000 32.000 44.000 4. Honor penyusunan program final tabulasi 2.000 11.000 8. Biaya updating direktori perusahaan bumn dan bumd 3.000 6.000 8.000 4. Diagram Timbang Nilai Tukar Petani (NTP) 1. Biaya pengawasan pencacahan a. Ditingkat Kabupaten/kota b. Honor penyusunan kerangka dan daftar sampel 3.000 16.000 3. dan tabulasi data diagram timbang a.000 8.000 19.000 22. Biaya pencacahan bumn 4. Pengumpulan data/studi literatur & konsultasi 4.000 15.58 Uraian (2) 7.000 7. Ditingkat Provinsi Dok Dok 7.000 66.000 8. dan tabulasi) 3. Biaya pencacahan 6.000 16.000 97.000 31.000 11.000 8.000 97.

000 15.000 55.000 44. Statistik Lembaga Keuangan 1. Ditingkat Provinsi 10.000 44.000 37. Ditingkat Kabupaten/kota b. Biaya pengolahan data statistik keuangan 7.000 25.000 17. Biaya pemeriksaan apbd keuangan a.000 Wil IV (7) 7. Penyusunan program/tabel survei perusahaan KTI 3.000 27.000 8. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 32.000 33.000 6. Biaya kompilasi data statistik keuangan 6. Biaya revisit hasil pencacahan slk Dok Kunj O-J Dok PERUSH Dok KUNJ 8.000 6.000 17.000 8. Biaya pengolahan data slk 2013 6. Ditingkat Provinsi 8.000 44.000 8.000 (3) DOK PERUSH Wil I (4) 5.000 11.000 6.000 22. Cross check tabel survei perusahaan KTI 4.000 29.000 5.000 33.000 31.000 6. Penarikan sampel survei perusahaan KTI 2. kabupaten/kota 11.000 22.000 8. Biaya pencacahan statistik keuangan desa 9.000 Lam piran 59 .000 5.No. Penyusunan kerangka sampel dan daftar sampel slk 2. Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah 1.000 6.000 8.000 15. Survei Perusahaan Komunikasi Dan Teknologi Informasi 1.000 c. Biaya pencacahan monitoring kurs valuta asing b.000 Uraian Satuan Pedom an Penyusunan RK A 2014 8.000 11.000 8.000 7.000 55. (2) b. Ditingkat Provinsi d. Penyusunan dan pengetikan naskah slk 4. Biaya pemeriksaan realisasi keuangan kabupaten/kota a.000 8.000 26. Biaya penyusunan kerangka sampel 3.000 7.000 6.000 55.000 44.000 7.000 13.000 15.000 29.000 8.000 13.000 33.000 32.000 22.000 15.000 11.000 15.000 6. Ditingkat Provinsi 10.000 10.000 10.000 31.000 11.000 6. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 44. Upah pengumpulan data sekunder stat.000 15.000 31.000 55.000 9.000 37.000 8. Biaya pengetikan naskah 4.000 8.000 13.000 31.000 17.000 26.000 26.000 8. Biaya pemeriksaan hasil pencacahan slk 8.000 26.000 8. Biaya pencacahan apbd keuangan provinsi. Biaya pemeriksaan statistik keuangan desa a.000 8. lembaga keuangan 3. Biaya pengumpulan data sekunder 2.000 28.000 15.000 25.000 44.000 9. Biaya pencacahan slk 7.000 29.000 6.000 28.000 17.000 8.000 24. Biaya pengumpulan data survei perusahaan kti (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 5.000 7.000 5.000 8.000 11.000 44.000 15.000 Kunj Dok O-J Dok Dok Dok Dok Dok Dok Dok Resp Dok Dok Dok Tabel Tabel Kunj 44.000 7.000 7.000 7.000 13.000 25.

000 9.000 28.000 4.000 16.000 6.000 16.000 55.000 4.000 44.000 44.000 55. Survei Perusahaan Peternakan dan RPH 1.000 7.000 8.000 19.000 8.000 5.000 6.000 9.000 6.000 36.000 16.000 36. Honor UPT Imigrasi yang membawahi TPI 2909 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Peternakan. Biaya pencacahan vhtl 4. Editing-coding VIOT 9.000 9.000 7.000 6.000 6.000 6. Pengolahan survei 6.000 36.000 35.000 28. Upah receiving batching dokumen perusahaan peternakan dan rph/keurmaster 4. Pengawasan/Pemeriksaan hasil survei (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota (b) Di Tingkat Provinsi 3.000 7.000 6.000 8. Ditingkat Provinsi 6.000 4.000 4.000 4.000 6.000 .000 No. Upah editing-coding-entry data survei perusahaan kti 7.000 32.000 25.000 10.000 19.000 6.000 7.000 8. Revisit hasil survei 5. Biaya pencacahan perusahaan yang datanya di kantor pusat 3.000 550. Biaya pengawasan/pemeriksaan viot (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota (b) Di Tingkat Provinsi 8.000 10.000 28.000 55.000 33.000 (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) Resp Dok Dok Dok Resp Dok Dok Dok Resp Dok Dok Dok O-B 25.000 8.000 550.000 44. Perikanan.000 6. Upah kompilasi data survei perusahaan kti 9. dan Kehutanan a. Biaya pencacahan viot 7.000 550.000 5.000 7. Pencacahan 2.000 10.000 55.000 44.000 55.000 55. Ditingkat Kabupaten/kota b.000 55. Matching direktori perusahaan dengan instansi terkait 2.000 10.000 6.000 55.000 9.000 8.000 8.000 4. Upah editing coding parameter ternak kunjungan Perusahaan Dok Dok Tabel Dok 44. Pemeriksaan hasil survei (a) Di Tingkat Kabupaten/Kota (b) Di Tingkat Provinsi 5.000 44.000 4.000 32.000 4.000 6.000 10.60 Uraian (2) 5.000 4. Lam piran (1) Wil IV (7) 10.000 44.000 8. Upah receiving-batching dokumen perusahaan kti Dok Dok Dok Dok Dok Dok 9. Survei Bidang Jasa dan Pariwisata 1.000 10.000 7.000 8.000 32.000 8.000 6.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 44.000 550. Upah validasi data survei perusahaan kti 8.000 7.000 11.000 37. Upah programming dan penyusunan tabulasi estimasi parameter ternak 6.000 16.000 8. Biaya pemeriksaan dokumen survei penggunaan dan penyerapan sarana kti a.000 19.000 e.000 25.000 8.000 36. Upah pengolahan data perusahaan peternakan di pusat 5.000 19.

000 37.000 Lam piran 61 .000 44.000 4.000 22.000 18.000 10.No.000 22.000 20.000 22.000 8.000 33. Pengumpulan data perusahaan peternakan 10.000 7.000 22.000 8. Upah kompilasi data estimasi parameter ternak 9. Matching direktori perikanan dengan intansi terkait 2.000 47. Biaya pemeriksaan dokumen data kehutanan triwulanan di provinsi Kunjungan Dok Perush Dok Dok 44.000 51.000 19.000 40.000 33. Biaya pemeriksaan dokumen survei perusahaan kehutanan di kab/kota 7.000 8. Di Tingkat Provinsi b. Biaya pemeriksaan dokumen survei perusahaan kehutanan di provinsi 8.000 40. Upah entry data dokumen perusahaan kehutanan 4. Di Tingkat Provinsi c.000 8.000 5.000 44.000 40.000 43.000 7. Pemeriksaan hasil pencacahan EPT a.000 17.000 47.000 7.000 51. Upah pengolahan estimasi parameter ternak 8.000 4. Survei Perusahaan Perikanan dan TPI 1.000 43. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 8.000 9. Pengolahan data perusahaan perikanan/tpi/ppp di pusat 3. Updating direktori perusahaan kehutanan 5. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 9.000 43.000 9.000 10.000 40.000 9.000 Perusahaan O-J Dok KUNJ Perusahaan DOK DOK Perusahaan DOK 44.000 8.000 19.000 Wil IV (7) 17.000 8. Biaya pencachan perusahaan kehutanan 6.000 7. Di Tingkat Kabupaten/Kota b. Biaya pencacahan perusahaan kehutanan yang kantor pusatnya di dki jakarta 2.000 44.000 19.000 7.000 22.000 22. Survei Perusahaan Kehutanan 1. Pemeriksaan hasil pengumpulan data perusahaan peternakan a.000 16.000 19. Di Tingkat Provinsi 12. Pengumpulan data EPT per blok sensus 14.000 33.000 44.000 149.000 37.000 44. Pengolahan data RPH dan keurmaster di provinsi 13.000 47.000 47.000 7.000 44.000 22.000 47. Pemeriksaan hasil pengumpulan data a.000 19.000 Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 17.000 8.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 7. Pengumpulan data perusahaan perikanan 4. Revisit perusahaan peternakan 11.000 7.000 8. Upah editing coding dokumen perusahaan kehutanan 3.000 19. (2) (3) Dok Dok Perush Perush Dok Dok Dok BS Dok Dok 18.000 37.000 44.000 22.000 Wil I (4) 17.000 8.000 8.000 8.000 44.000 7.000 132.000 40.000 3.000 47.000 33.000 17.000 51.000 8.000 40.000 19.000 10. Biaya pengumpulan data kehutanan triwulanan di provinsi 9.000 143.000 160.000 44.

000 143.000 40.000 9. Survei Perusahaan Hortikultura dan Indikator Pertanian 1. Pemeriksaan hasil pengumpulan data rata-rata produksi tanaman pangan dan luas lahan 9. Biaya pemeriksaan ph di propinsi 16.000 51.000 47. Lam piran (1) Wil IV (7) 17. Biaya pengecekan lapangan hasil matching ph di daerah 14.000 22.000 14. Kompilasi data survei hortikultura 5. Evaluasi data ramalan produksi tanaman pangan O-H O-H Kec Dok Dok Dok Ubin Dok Responden Dok O-K 17. Pengolahan data rata-rata produksi hortikultura 6.000 2. Pemeriksaan hasil pengumpulan data luas panen setahun 5.000 17.000 14.000 40. Survei Pertanian Tanaman Pangan/Ubinan dan Struktur Ongkos Usaha Pertanian 1.62 Uraian (2) 2910 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Tanaman Pangan.000 (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) b.000 47.000 43.000 44.000 17.000 51. dan operasi komputer data luas panen setahun 7. Biaya pencacahan perusahaan hortikultura di kantor pusat 3. Upah receiving-batching data ubinan (jlh bs) 12.000 143. Penyusunan tabel indikator pertanian 10.000 31.000 4.000 4.000 11.000 55.000 9.000 2.000 44. Biaya pengumpulan data rata-rata produksi hortikultura 18.000 17. Biaya pengumpulan data indikator pertanian dari instansi terkait 7.000 19.000 41.000 44.000 22. Biaya pengutipan dan updating direktori perusahaan horti dari instansi terkait 13.000 44.000 4. Biaya pemeriksaan data rata-rata produksi hortikultura Responden Responden Dok Tabel Dok Kunjungan Tabel Tabel Tabel Dok Kec Kunj KUNJ PERUSH DOK KUNJ UBIN DOK 44.000 8.000 44.000 97.000 44.000 55.000 19.000 13. Biaya pengutipan dan pemutahiran direktori perusahaan hortikultura 2. Pengolahan alat mesin pertanian dan benih hortikultura 11.000 40.000 55.000 121.000 17.000 9. Pengolahan manual (editing.000 2.000 55.000 17.000 113.000 44. Pengumpulan data/pencacahan/pengutipan & updating direktori dari perusahaan terkait 12.000 No.000 44. Pengumpulan data luas panen setahun 4.000 31.000 22. Revisit ph yang sulit dan baru di kab/kota 17.000 19.000 30.000 55.000 15.000 15.000 44.000 11.000 132.000 40.000 47.000 13.000 47.000 44. Hortikultura.000 11.000 17.000 44.000 7.000 55.000 51. Evaluasi data tanaman pangan dengan Diperta Tingkat II 3.000 104.000 55.000 40.000 22. Pemeriksaan tabel indikator pertanian 8.000 19.000 47.000 9.000 2.000 11.000 44.000 31.000 119.000 110.000 31.000 55.000 17.000 19. Penyusunan program tabulasi dan evaluasi indikator pertanian 9. Editing-coding hasil pengumpulan data luas panen setahun 6.000 7. Evaluasi data tanaman pangan dengan Diperta Tingkat I 2.000 132.000 55. Data entry.000 44.000 2.000 17.000 51.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 55.000 47.000 121.000 17.coding dan data entry) 4.000 4.000 2. dan Perkebunan a.000 36. Biaya pencacahan ph di daerah 15.000 55. Pengumpulan data rata-rata produksi tanaman pangan dan luas lahan 8. Penggantian biaya responden ubinan 10.000 2. validasi.000 110.000 2.000 17.000 17.000 44.000 44.000 6.000 55.000 51.

000 3. (2) 19.000 9.000 44.000 44. Biaya pencacahan perusahaan perkebunan yang kantor pusatnya di dki jakarta 2.perkebunan tahunan/struktur ongkos perusahaan perkebunan 9. Biaya pencacahan survei pershn.000 22. Biaya kunjungan ulang di wilayah jabodetabek * 2. Upah penyusunan program survei perusahaan perkebunan bulanan 8. Pemeriksaan hasil pencacahan a.000 18.000 7.000 11.000 17.000 7. Biaya pengutipan & updating direktori perusahaan perkebunan dari instansi lain di daerah (31 prov+238 kab/kota x 3 inst x 1 kunjungan) 12.000 11.000 6. Upah pengecekan lapangan hasil matching direktori perusahaan perkebunan Kunjungan kunjungan Dok Dok Dok Dok Tabel RESP DOK KUNJ RESP DOK DOK 44. Survei Industri Besar/Sedang Tahunan dan Bulanan 1.000 17.000 18.000 3.000 6.000 55.000 52.000 7.000 44. Upah pengolahan survei perusahaan perkebunan tahunan 13.000 51.000 47.000 17.000 44.000 44.000 10.000 44. Upah pengolahan survei perusahaan perkebunan tahunan 5.000 9.000 44.000 44. Penggantian biaya ubinan untuk responden (3) O-H O-H DOK Responden Wil I (4) 17. data entry.000 18.000 17.000 11. Pertambangan dan Penggalian. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 7. Energi.000 55.000 55.000 22.000 55.000 11.000 44.000 55.000 9.000 13.000 44.000 22. Upah pengolahan manual (editing. Upah pengutipan direktori dari instansi lain di bps 3.000 3.000 11. Survei Perusahaan Perkebunan 1.000 9.000 8.000 17. coding dan data entri) 5.000 18. perkebunan tahunan/struktur ongkos perusahaan perkebunan 10. Evaluasi data hortikultura dengan diperta tingkat II 21. Upah pengolahan direktori perusahaan perkebunan hasil pengecekan lapangan 6.000 9.000 6.000 9.000 3.000 40. Biaya pengutipan & updating direktori perusahaan perkebunan dari instansi lain dipusat 3.000 44.000 55.000 10.000 50.000 55.000 44.000 Lam piran 63 .000 55.000 17.No.000 6.000 Wil IV (7) 17.000 55.000 11.000 Uraian Satuan Pedom an Penyusunan RK A 2014 c.000 11.000 44.000 44.000 8.000 57.000 11. Biaya pemeriksaan survei pershn.000 44.000 17.000 55.000 44.000 7.000 7. Upah kompilasi 4.000 47. Revisit hasil pencacahan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 17. Pencacahan 7.000 17.000 17.000 55.000 kunjungan kunjungan O-B Dok Perush Dok Dok Dok 44. Pengecekan lapangan direktori (IC dan IIB) 6.000 77. Upah pengolahan survei perusahaan perkebunan bulanan 4.000 51.000 2904 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Industri.000 48.000 49. Upah kompilasi data perusahaan perkebunan 7. Di Tingkat Provinsi 8. Biaya pencacahan revisit perkebunan bulanan 11. dan Kontruksi a.000 22.000 11.000 40.000 55.000 9. Editing. Evaluasi data hortikultura dengan diperta tingkat I 20.000 55.000 44.000 44. validasi dan operasi komputer propinsi 22.

Penyusunan dummy tabel vimk triwulanan 3.000 10.000 4.000 18.000 6.000 6.000 44.000 Dok kunjungan RESP Dok Dok KUNJ 15.000 55. Editing-coding dan data entry IMK kunjungan Tabel BS Perush Kunj Dok Dok Dok 44.000 . Data entry daftar I B dan Kartu Kendali 10.000 35.000 13. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 7.Biaya pencacahan survei pertambangan.000 18.000 4.Biaya revisit kantor pusat perusahaan pertambangan besar di dki jakarta 3.Biaya pemeriksaan hasil pencacahan survei updating direktori perusahaan pertambangan dan energi a.000 33.000 18. Editing.000 44.000 33.000 4. energi.000 48.000 44. Di Tingkat Provinsi 7. Di Tingkat Kabupaten/Kota b. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 6.000 6.000 4.000 18.000 41.000 6. Survei Pertambangan 1.000 36. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 44.000 44.000 50.000 44.000 10. Revisit hasil pencacahan vimk triwulanan di jabotabek 2.000 4.000 15.000 48. Pemeriksaan a.000 48. energi. Data entry keakuratan isian dan tabulasi pemantauan dokumen (3) Kunj Kunj Dok Dok Wil I (4) 44.000 4. Di Tingkat Provinsi 7. captiva power dan penggalian a.000 4. energi.000 44.000 8.000 Satuan b.000 55.000 44.000 9.000 50. Kompilasi data hasil entry vimk triwulanan di BPS RI 4.000 8. captiva power dan penggalian 6.000 4.000 9.000 44.000 KUNJ KUNJ 18. penggalian dan captiva power 2.000 8.000 66.000 41.000 50.000 33.000 15.000 55.000 7. Survei Industri Mikro Kecil Tahunan & Triwulanan 1. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 41.000 50.000 18.000 33.000 15. Di Tingkat Provinsi Dok Dok 4.000 44.000 66.000 4. energi.coding.000 4.000 c.000 4.000 35.000 11.000 41. Di Tingkat Provinsi 9.000 6.000 66. Di Tingkat Provinsi 5. captiva power dan penggalian 4.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 18.000 No.Biaya pemeriksaan survei pertambangan. Pencacahan 5.Revisit hasil survei pertambangan .000 7.entri dan validasi survei pertambangan.000 4.000 Wil IV (7) 55.000 4.000 18. Lam piran (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 48.000 4.Matching direktori dengan instansi terkait sebagai pendukung survei updating direktori perusahaan pertambangan dan energi a.000 9.000 36.000 4. Revisit 6.000 6.64 Uraian (2) a.000 66.

000 11. Validasi dan kompilasi di propinsi b.000 8. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 38.000 44.000 37.000 9.000 30. Biaya pencacahan pcl 3. Pemeriksaan hasil pencacahn SSI 1 dan SSI 2 7.000 44.000 6.000 44.000 7.000 Wil IV (7) 11.000 44.No.000 6.000 48. Upah pengumpulan Data Sekunder ke Instansi Terkait 5.000 10.000 Lam piran 65 .000 10.000 44.000 13.000 36.000 11.000 17. Honor pengolahan dokumen (editing.000 11.entri dan validasi 3.000 3.000 44.000 55.000 36.000 11.000 44.000 3.000 3. Pengolahan 2.000 44.000 9.coding.000 9.000 DOK RMT DOK 3.000 11.000 3. Biaya pencacahan survei konstruksi triwulanan a. Biaya pemeriksaan pencacahan c.000 48. (2) d.000 6. Pengumpulan data pelengkap informal Sektoral SSI 2. Pencacahan SSI 1 dan SSI 2 6.000 9.000 39.000 7.000 18.000 19.000 7.000 33.000 35.000 3.000 11.000 44.000 11. Pemeriksaan hasil pencacahan di kab/kota 4.000 37.000 40. Biaya pemeriksaan updating direktori konstruksi 8.000 KUNJ Record Dok Desa RMT DOK PERUSH 44. Survei Kontruksi 1.000 7. Survei Sektor Informal 1.000 9.000 55.000 17. Biaya revisit ke perusahaan tergabung dalam aki 4. Editing coding dan entry data di kab/kota 5. Biaya editing coding 2.000 7. coding dan entri data) SSI+SAK 4.000 18.000 8.000 6.000 11.000 35.000 33.000 33. Di Tingkat Provinsi 7.000 7.000 9.000 9.000 7. Sakernas Tahunan 1.000 17.000 17.000 44.000 11.000 7.000 13.000 50.000 10.000 44.000 11.000 37.000 9.000 (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 11.000 3.000 2905 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan a.000 8. Editing.000 8. Penyusunan imputasi dan balancing SSI 2012 3.000 44. Biaya pcl pencacahan ruta terpilih 3.000 33.000 6.000 50. Biaya revisit Dok Dok KUNJ KUNJ RESP Dok Dok Dok KUNJ KUNJ 11.000 44. Penyusunan kerangka sampel dan daftar sampel 2. Revisit (3) Wil I (4) Uraian Satuan Pedom an Penyusunan RK A 2014 Desa RMT DOK DOK DOK 6.000 3.000 8. Sakernas Triwulanan 1.000 10.000 11. Pengutipan direktori ke instansi lain 9. Penyusunan krangka sampel dan Daftar sampel SSI 2012 5.000 37.000 17.000 10.

000 44.000 10.000 44.000 30.000 44.000 32.000 8. Biaya pencacahan susenas 2013 5.000 6. Di Tingkat Provinsi Dok Kunj RESP DOK DOK 2906 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kesejahteraan Rakyat a.000 5.66 Uraian (2) d.000 13.000 44. coding. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 7.000 7.000 22.000 48.000 8.000 9. Statistik Lanjut Usia dan Pemuda 1. Revisit di jabodetabek 3. Upah pengolahan hasil survei upah 3. Biaya pemeriksaan dokumen survei upah a.000 55. Di Tingkat Kabupaten/Kota b.000 7.000 66.000 8.000 28.000 11. Susenas Triwulanan 1. Validasi dan kompilasi di provinsi 7.000 55.000 22.000 22.000 28. Di Tingkat Provinsi Kunj DOK DOK RESP DOK DOK 8.000 8.000 8.000 44.000 66.000 55.000 6.000 31.000 22.000 32.000 44.000 33.000 44.000 4.000 e.000 7. Receiving-batching 4. dan validasi di kab/kota 8. Studi literatur dan konsultasi 3.000 44.000 Kunj Tabel 44.000 5.000 44.000 66. Survei Upah 1.000 8.000 44.000 22. Lam piran (1) Wil IV (7) 44.000 4. Receiving batching susenas 2013 b.000 22.000 44. Pemeriksaan hasil pencacahan 2013 6. Penyempurnaan program dan sistem pengendalian 4.000 28. Biaya pencacahan survei upah 5.000 31. Survei Struktur Upah 1.000 5.000 6. Penyusunan kerangka sampel dan daftar sampel 2.000 10.000 50.000 8. Biaya pemeriksaan dokumen survei struktur upah a. Editing.000 Tabel Kunj Tabel RMT DOK DOK DOK DOK 55. Pemeriksaan dan pengolahan hasil pengumpulan data sekunder (cross check tabel) 22. Pengumpulan data sekunder 2.000 44.000 44.000 4.000 5.000 22.000 33. Biaya pencacahan survei struktur upah 4.000 8.000 66.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 44.000 8.000 30.000 No.000 28.000 8.000 9.000 44.000 . Upah pengolahan hasil survei struktur upah 2. Revisit di jabodetabek 2.000 6.000 (3) Wil I (4) Satuan Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) 9.000 55.000 4.000 10.000 8.

000 3.000 4.000 b.000 3.000 44.000 19.000 21.000 11.000 44.000 3.000 3.000 4. Keamanan. coding.000 39.000 11.000 8.000 3. Upah editing coding validasi SPPLH Kunj Kunj BS DOK (3) Wil I (4) Uraian Satuan (1) Estimasi 2014 Wil II Wil III (5) (6) Wil IV (7) Pedom an Penyusunan RK A 2014 44. Editing.000 8. Upah receiving batching SPPLH 4. & validasi 5.000 4. Biaya pengumpulan data di daerah 3.No.000 3.000 8. Pemeriksaan hasil 4. dan Lingkungan Hidup 1. Pengolahan kunjungan Kunj Dok Dok Dok 44.000 11.000 44. Pengumpulan data di pusat/studi literatur dan konsultasi 2.000 8. Kerawanan Sosial.000 39.000 39. Pengumpulan/Pencacahan data 3.000 44.000 22. Penyusunan Statistik Lingkungan Hidup dan Tata Ruang dan Survei Peduli Lingkungan Hidup 1.000 39.000 44.000 44.000 20.000 4. Penyusunan Statistik Politik.000 3. (2) 2907 Penyediaan dan Pengembangan Statistik Ketahanan Sosial a. Biaya pengumpulan data di dki jakarta 2.000 Lam piran 67 .000 3.000 11.

015. Bangka Belitung Kep.916.Tarif kereta api kelas executive.000 4.909.011.721. termasuk transpor lokalnya *) Transport kereta/kendaraan umum PP 68 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 4.000 10.001.000 4.000 4.000 3.062.000 3.000 3.000 6.000 6. Perkiraan Biaya Perjalanan Dinas Tahun Anggaran 2014 Transpor Perjalanan Dinas (PP) (5) 5.756.000 8.032.000 3.393.000 594.000 3.Lam piran Lampiran 2.523.000 6.705.287.000 5.000 6.024.000 4.188.000 3.000 8.679.599. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Ibukota Provinsi (3) Banda Aceh Medan Padang Pekanbaru Jambi Palembang Bengkulu Bandar lampung Pangkal Pinang Tanjung Pinang Jakarta Bandung Semarang Yogyakarta Surabaya Serang Denpasar Mataram Kupang Pontianak Palangkaraya Banjarmasin Balikpapan Manado Palu Ujung Pandang Kendari Gorontalo Mamuju Ambon Ternate Manokwari Jayapura Satuan (4) OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP OP *) *) *) Keterangan: .354.099.050.269.000 No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 3.Tarif tiket pesawat kelas ekonomi sudah termasuk transpor taksi dan airport tax (PP) .000 3.000 3.168.000 1.976.112.198.000 5.000 4.000 374.245.000 3.000 5.348.000 2.377.797.394.000 12.232.000 6. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.

000 380.000 960.000 700.000 1.530. 12.000 390.000 380.130. 5.000 1.000 1. 33.000 400.000 500. 28.000 580.000 630.000 1. 7.210.000 440.090.070.000 390.000 310.000 380.000 1. 31.290. 10.000 1.000 1.000 1.000 420. 14.000 780.000 760.000 430.000 1.000 460.000 470.910. 21.000 690.000 450.000 460. 32.000 390.000 810.000 (1) 1.190.000 420. 18.000 400.000 380.000 810.000 380.000 510. 13.000 1.000 390.540.140.050.000 560.000 360.000 380.000 380.000 320. 25.000 300.510. 9.000 1.000 400.000 560. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 300.000 1.090.550. 30.000 1.000 960.000 580.000 650.140.000 610.000 830.000 1.000 500.000 480.000 880. 3.590.000 720. Perkiraan Satuan Biaya Uang Harian dan Satuan Biaya Penginapan Tarif Hotel No Provinsi Satuan Uang Harian Pejabat Eselon III/ Golongan IV (6) 1.000 1.000 330.000 410.000 900.000 260.000 810.000 390.000 1.000 390.000 470.000 390.090.000 400.000 1.000 790.000 400.500.000 460. 24.000 390.000 1. 22.000 1. 19.490.000 610.000 1.000 Pejabat Eselon IV/ Golonga n III (7) 440. 29. (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 460.000 540.000 680.000 420.000 370.000 380.000 760.000 400.000 350.000 300.000 1. 27.000 790.000 440.000 400.000 710.000 1.000 790. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua (3) O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H (4) 380.000 490. 4. 23.000 760.000 980.000 460.000 620.000 950.000 480.420.000 390.000 570.000 530.000 600.000 480.380.000 490.000 380.000 420.090.000 390.000 380.050.000 400.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 69 .130.000 340.000 480.000 1.000 1. 26.000 490.000 560.330.050.000 520.000 450.000 970.000 390.000 450.000 690.000 300. 11.000 1.000 450.000 390.090.000 390.000 390.000 630.000 690.090.000 510.000 700.000 410.000 630.000 840.000 440. 8.000 1.000 1.100.330.Lam piran Lampiran 3. 15.000 480.000 1.000 400.000 Pejabat Eselon I/II (5) 1.000 1. 20. 17.000 1.000 1.210. 2.000 530.000 Golongan I/II (8) 360.000 420.000 950.000 380. 16.000 480. 6.000 310.050.000 390.320.

000 290.000 250.Lam piran Lampiran 4.000 300.000 360.000 210.000 510.000 670.000 150.000 230.000 160.000 540.000 530.000 180.000 250.000 320.000 270.000 150.000 240.000 460.000 260.000 200.000 750.000 570.000 510.000 360. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH OH HALFDAY (4) 190.000 670.000 350.000 200.000 170.000 250.000 570.000 300.000 350.000 210.000 180.000 600.000 580.000 680.000 280.050.000 420.000 190.000 170.000 150.000 610.000 330.000 240.000 370.000 330.000 600.000 160.000 700.000 470.000 70 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 170.000 630.000 220.000 260.000 800.000 FULLDAY (5) 320.000 680.000 230.000 210.000 180.000 190.000 300.000 600.000 570. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 310.000 250.000 140.000 180.000 210.000 190.000 140.000 220.000 180.000 510. Perkiraan Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Propinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep.000 1.000 140.000 170.000 570.000 520.000 FULLBOARD (6) 690.000 140.000 570.000 310.000 560.000 270.000 200.000 190.000 260.000 330.000 220.000 870.000 640.000 700.000 240.000 160.000 490.

000 160.000 100.000 150.000 140.000 130.000 130.000 160.000 130. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua (3) O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H Pedom an Penyusunan RK A 2014 71 .000 170.000 110.000 150.000 100.000 200.000 110.000 160.000 150.000 110.000 110.000 140.000 130. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 110.000 150.000 150.000 110.000 110.000 130.000 Paket Fullboard di Dalam Kota (5) 110.000 110.000 220.000 150.000 130.000 100.000 130.000 100.000 110.000 140.000 120.000 110.000 150.000 130.000 140.000 100.000 170.000 140.000 130.000 140.000 110.000 130.000 110.000 150.000 150.000 150.000 120.000 190.000 110.000 110.000 150.000 110.000 130.000 150.000 130.000 130. Perkiraan Satuan Biaya Uang Saku Paket Rapat/Pertemuan Di Luar Kantor Uang Saku No Provinsi Satuan Paket Fullboard di Luar Kota (4) 140.000 130.000 140.000 Paket Fullday/Halfday di Dalam Kota (6) 100.000 150.000 140.Lam piran Lampiran 5.000 170.000 130.000 110.000 150.000 160.000 130.000 180.000 100.000 150.000 110.000 130.000 130.000 (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 120.000 170.000 170.000 110.000 140.000 130.000 180.000 110.000 110.000 140. Bangka Belitung Kep.000 110.000 100.000 110.000 140.000 110.000 120.000 150.000 110.000 150.

000 110.000 152.000 110.000 215.000 110.000 153.000 3.000 110.000 2.000 715.000 127.200.000 172.000 317.000 1. Provinsi Satuan Transport Proviknsi ke Kabupaten/Kota (PP) (4) 275.000 187.000 124. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 110.000 110.000 253.000 352.000 1.000 189.000 110.000 110.000 314.000 2.000 220.000 1.340.000 660.000 294.000 202.000 443.000 121. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua (3) O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P O-P 72 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 110.000 110. Perkiraan Rate Transpor di Daerah Tahun Anggaran 2014 No.000 110.000 246.000 110.750.000 209.000 110.000 385.000 (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 990.Lam piran Lampiran 6.000 110.100.000 110.000 259.300.000 568.000 110.000 121.100.000 151.000 365.000 484.000 240.000 160.000 1.485.000 140.000 110.000 Transpor dari Kabupaten/kota ke Kecamatan (PP) (5) 110.000 203.100.000 121.000 110.000 246.000 132.000 2.000 253.000 110.

000 226. Pedom an Penyusunan RK A 2014 73 .000 303.000 275.000 226. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 347.000 253.000 253.000 347.000 292.000 292.Lam piran Lampiran 7.000 275.000 253.000 275.000 253.000 226.000 226.000 358.000 358.000 253.000 226.000 303.000 292.000 Keterangan: Uang saku pelatihan petugas mengikuti rate pada Lampiran 5.000 292.000 242. Perkiraan Rate Uang Saku dan Akomodasi Konsumsi Pelatihan Petugas Tahun Anggaran 2014 No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 242.000 253. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H O-H Akomodasi dan Konsumsi (5) 253.000 226.000 347.000 292.000 253.000 253.000 292. Bangka Belitung Kep.

000 37.000 20.000 25.000 3.000 2.000 55.000 Dari BPS Provinsi ke BPS Kabupaten (5) 7.000 37.100 3.900 8.000 26.000 4.000 20.000 32.000 20.000 19.000 20.200 4.200 2.100 5.400 3.000 18.000 20.000 30.000 31. Perkiraan Biaya Pengiriman Dokumen Dari BPS Pusat ke BPS Provinsi (4) 27.000 No.000 14.000 15.000 6.100 6. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg kg 74 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 18.500 2.Lam piran Lampiran 8.800 5.500 5.000 20.300 7.000 11.000 20.900 13.000 19.000 19.200 6.000 20.000 18.700 5.000 28.000 66.000 1.100 1.300 9. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 23.000 5.900 5.000 36.300 6.400 6.200 7.000 24.900 7.000 21.000 28.300 4.800 1.800 6.500 7. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 13.

000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 75 .000 42.000 14.000 37.Lam piran Lampiran 9.000 14.000 53.000 41.000 Snack (5) 13.000 38.000 38. Perkiraan Satuan Biaya Konsumsi Rapat No.000 14.000 15.000 15.000 14. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 38.000 13.000 15.000 40.000 40.000 11.000 37.000 39.000 17.000 21.000 12.000 12.000 15.000 12.000 16.000 11.000 41.000 40.000 39.000 27.000 44.000 15.000 41.000 14.000 38.000 16.000 13.000 38.000 40.000 45.000 39.000 18.000 38.000 13.000 41.000 12.000 15.000 12.000 41.000 12.000 15.000 42.000 38.000 12.000 42.000 48.000 12.000 16. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 41. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Orang/Kali Makan (4) 39.000 40.000 41.000 38.

000 515.000 420.000 378.000 945.000 473.000 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 840.000 683.000 1.000 1. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Pakaian Dinas Pegawai (3) 483.000 410.000 893.000 515.000 525.000 462.000 525.019.000 473.000 473.000 399.000 620.000 483.000 578.000 525.000 578.000 462.000 830.000 819.000 473.000 473.000 420.000 525. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 1.000 630.000 462.000 977.000 462.000 473.000 840.000 410.000 410.000 462.000 525.000 525.000 525.000 Pakaian Kerja Sopir/Pesuru h (5) 410.000 410.000 1.000 399.000 462.000 525.000 420.000 473.000 420.000 378.000 410.000 987.000 410.000 378.000 473.000 557.000 567.000 945.000 483.000 966.000 368.000 420.000 651.000 368.000 462.000 893.000 473.000 462.000 893.000 462.260.000 462.000 483.000 525.000 Pakaian Kerja Satpam (6) 1.000 525.000 462.000 945. Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Pakaian Dinas (Stel) No .000 945.000 462.000 525.000 557.000 462.000 893.000 945.000 473.000 956.000 945.470.000 525.000 473.029.000 1.000 525.000 483.000 525.000 525.000 357.000 1.000 399.000 431.000 525.000 483.000 515.000 473.000 452. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua 76 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 998.050.000 1.000 420.000 473.000 473.000 1.000 893.000 1.000 945.000 462.000 483.000 378.000 977.000 525.260.050.050.000 420.000 410.000 945.000 483.000 578.000 420.155.000 620.365.Lam piran Lampiran 10.000 578.000 473.000 473.000 Pakaian Seragam Mahasiswa/wi (4) 420.

350.000 11.030.000 6. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.070.080.030.770.750.000 7.000 7.000 11.000 7.830.000 7.000 12.400.830.770.380.550.000 1.400.000 7.460.400.560.Lam piran Lampiran 11.000 18.090. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.140.000 7.090.350.000 7.000 7.750.450. Perkiraan Satuan Biaya Sewa Gedung Pertemuan Tahun Anggaran 2014 No.060.670.000 6.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 77 .000 6.000 6.000 18.930.030.000 8.000 11.000 11.880.670.000 8.000 9.560. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Per Empat Jam (3) 7.560.930.000 7.000 15.550.000 7.000 8.000 11.000 15.000 8.000 7.000 8.

000 84.000 96.000 11.000 88.000 173.000 94.000 150.000 14.000 162.000 165.000 179.000 156.000 154.000 150.000 92.000 94.000 98.000 87.000 156.000 162.000 100.000 89.000 11.000 92.000 11.000 14.000 Halaman Gedung/ Bangunan Kantor (6) 11.000 151.000 87.000 151.000 174.000 256.000 102.000 15.000 98.000 11.000 150.000 153.000 165.000 171.000 11.000 88.000 11.000 154.000 11.000 198.000 11.000 84.000 11.000 11.000 103.000 214.000 164.000 Gedung Tidak Bertingkat (5) 97.000 11. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun m2/Tahun 78 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 11.000 87.000 11.000 86.000 89.000 152.000 11.000 180.000 11.000 11.000 92.000 11.000 375.000 11.000 86.000 11.000 92.000 11.000 11. Perkiraan Satuan Biaya Pemeliharaan Gedung/Bangunan Dalam Negeri Tahun Anggaran 2014 Gedung Bertingkat (4) 165.000 11.000 11. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 112.000 160.000 11.000 86.000 174.000 101.000 161.000 14.000 97.000 91.000 145.000 91.Lam piran Lampiran 12.000 101.000 161.000 177.000 182.000 11.000 11.000 No.000 153. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 11.000 11.000 157.

380.000 31.930.000 30.000 31.000 31.000 30.000 30.290.000 31.910.000 31.040.000 31.000 31.810.910.000 31.890.240.700.000 31.000 30.000 30.520.890.000 31.000 30.360.930.610.220.000 30.000 30.700.910.810.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 79 .040.910.850.000 30. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 30.910.000 31.000 30.990.570.000 30. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 31.650.000 30.Lam piran Lampiran 13.810.000 31.290.200.890.000 30. Perkiraan Satuan Biaya Pemeliharaan Kendaraan Dinas Tahun Anggaran 2014 No.000 30.000 30.910.000 31.000 30.000 30. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Unit/Tahun Biaya TA 2014 (4) 30.340.430.

100.900.000 280.000 366.050.000 429.250.000 290.900.000 354.000 290.750.000 189.000 283.950.450.000 453.000 429.250.000 362.600.000 446.000 189.950.000 211.700.500.750.000 365.000 460.000 284.000 331.550.850.050.450.300.450.000 438.000 367.900.000 185.000 212.000 218.900.000 434.000 463.250.400.000 429.850.000.000 191.550.100.000 Minibus (6) 284.000 387.500.000 367.350.000 366.450.000 438.000 187.100.000 357. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Operasional Pejabat (4) 366.550.000 357.850.100.000 357.000.000 284.000 80 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 189.Lam piran Lampiran 14.500.000 190.000 284.000 194.900.000 370.000 Pick Up (5) 190.000 327.000 216.000 210.000 Double Gardan (7) 438.000 190.000 317.000 399.000 185. Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda Empat Operasional Pejabat Tahun Anggaran 2014 No.100.350.000 437.000 388.000 190.250.000.350.700.050.000 438.850.000 196.000 469.750.000 366.900.000 456.550.000 365.450.000 381.000 362.000 283.000 467.000 220.000 394.900.600.550.350.000 275.050.900.100.000 214.000 366.000 372.000 315.900.000 438.300.300.400.000 312.700.000 180.950.000 214.000.850.350.550.000 190.000 458.000.000 438.000 224.400.000 434.000.500.250.400.050.000 282.850.900.000 459.000 443.900.550. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 364.000 438.000 323.200.000 438.250.900.000 390.500.700.800.000 190.000 438.100.050.450.200.000 275.000 471.050.710.000 284.750.450.000 329.600.000 196.700.000 226.400.000 446.000 185.100.500.000.000 362.000 31.150.450.800.000 180.100.000 313.100.000 284.000 288.900.350.250.000 380.000 386.000 454.350.000 320.450.250.600.000 365.000 275.000 372.900.000 382.000 321.600.000 217.900.000 434.000 384.800.000 438.450.450.000 283.000.300.000 191.600.000 456.450.100.000 366.000 441.650.000 384.200.000 180.050.000 280.000 280. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000.000 191.500.350.000 191.650.000.400.850.750.000 228.000 452.000 396.

500.750.000 32.650. Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.500.000 30. (1) 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 30.450.000 30.450.000 36.650.000 31.000 36.500.500.000 31.600.750.000 29.000 36.000 34.000 35.550.500.000 36.900.000 32.450.000 32.000 35.400.500.500.000 32.000 31.000 34.000 29.550.000 32.000 33.000 29.000 32.500.000 32.550.450.000 34.000 No.000 31. Perkiraan Satuan Biaya Pengadaan Kendaraan Roda Dua Operasional Pejabat Tahun Anggaran 2014 Operasional Kantor (4) 31.500.000 31.000 30.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 81 .650.800.000 34.000 33.650.000 31.000 38.700.450.800.000 30.000 31.550.450.650.000 31.800.650.000 32.000 36.550.650.000 40.550.500.950.750.850.000 34.500.700.450.Lam piran Lampiran 15.000 32.000 30.550.400.600.750.000 30.000 30.000 37.000 34.000 31.400.650.000 37. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Satuan (3) Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Unit Lapangan (5) 32.000 34.000 31.000 34.750.000 31.450.000 36.500.000 33.000 37.000 30.550.000 32.550.000 31.500.000 34.550.000 32.000 39.750.550.650.700.600.000 33.600.000 35.700.550.450.000 35.

000 132.000 138.14 7/8 Sinar Dunia B. 9 ½ Sinar Dunia Continuous Form 3 ply Uk.000 165.000 187.000 Nama Barang (2) Satuan (3) Harga (4) 82 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 660.000 294.000 132.000 208.000 132.000 160.000 218.000 660.000 Box Box Box Box Box 136. (1) I. 9 ½ Sinar Dunia Continuous Form 2 ply Uk.000 132.000 303.8 Cyan Ink Jet Canon PIXMA CLI .8 Yellow Ink Jet Canon PIXMA CLI .8 Black Ink Jet Canon PIXMA PGI .000 270.000 325.Lam piran Lampiran 16.000 660.000 303.000 132. Perkiraan Satuan Harga Barang Dan Jasa Tahun Anggaran 2014 No.000 193.000 660. 9 ½ Sinar Dunia Continuous Form 1 ply Uk.8 Magentha Ink Jet Canon PIXMA CLI .000 660. COMPUTER SUPPLIES A. CONTINUOUS FORM NCR 1 2 3 4 5 Continuous Form 1 ply Uk. TINTA PRINTER 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Ink Cartridge HP 72 130ml Matte Black (C 9403A) Ink Cartridge HP 72 130ml Photo Black (C 9370A) Ink Cartridge HP 72 130ml Cyan (C 9371A) Ink Cartridge HP 72 130ml Magenta (C 9372A) Ink Cartridge HP 72 130ml Yellow (C 9373A) Ink Cartridge HP 72 130ml Gray (C 9374A) Ink Jet HP 51625A Colour Ink Jet HP 51645AA Black Ink Jet HP C6578DA Ink Jet HP C 6656 AA Black Ink Jet HP C 6657 AA Colour Ink Jet HP C 8727AA Black Ink Jet HP C 8728 Colour Ink Jet HP 21 (C 9351 AA) Ink Jet HP 22 (C 9352 AA) Tinta HP Deskjet 960 C Colour 45BK Tinta HP Deskjet 960 C Black 78 C01 Ink Jet Canon PIXMA CLI .000 660.5 Black Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah 270.000 285.14 7/8 Sinar Dunia Continuous Form 2 ply Uk.

0492 Cyan Epson Ink Jet Cartridge T.000 1.000 737. (1) 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 Nama Barang (2) Ink Jet Cartridge T.000 242.000 121.000 132.000 132.0540 Ink Jet Epson T.000 69. TONER LASER Satuan (3) Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Harga (4) 121.298. 0494 Yellow Epson Ink Jet Cartridge T.000 644. 0496 Light Magentha Epson Ink Jet Epson T.000 2.000 132.000 66.000 1.000 578.000 66.000 737.0549 Ink Jet Epson T 6641 Hitam Ink Jet Epson T 6642 Biru Ink Jet Epson T 6643 Merah Ink Jet Epson T 6644 Kuning Tinta Duplo Ink 514K Black Roll Master Duplo DR-835 C.0547 Ink Jet Epson T.000 820.000 132.0542 Ink Jet Epson T.Lam piran No.337.000 121.0541 Ink Jet Epson T.000 715.000 715.000 121.200.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 83 .365.000 2. 0491 Black Epson Ink Jet Cartridge T.000 121.000 121.000 132.000 132.000 66. 0493 Magentha Epson Ink Jet Cartridge T. 0495 Light Cyan Epson Ink Jet Cartridge T.0544 Ink Jet Epson T.000 66.0548 Ink Jet Epson T.0543 Ink Jet Epson T.000 132.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Toner Laser HP Q 7553A Toner Laser Jet HP Q 7551 A/51 A Toner Laser Jet HP 1200 (C7115A) Toner Laser Jet HP C4092A Toner HP 1320 (Q 5949A ) Toner HP C4182X Toner HP Q 1339 A Toner HP Q 2610 A Toner HP Q 2612 A/1010 Toner HP Q 2613 A Toner HP Q 6000 A Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah 754.

000 2.000 84 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 1. (1) 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 Toner HP Q 6001 A Toner HP Q 6002 A Toner HP Q 6003 A Nama Barang (2) Satuan (3) Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Harga (4) 770.000 2.000 3.Lam piran No.000 429.000 3.693.000 1.000 1.690.000 1.867.000 770.568.057.000 710.755.953.000 770.000 3.168.000 3.168.953.000 2.867.194. ALAT PENYIMPAN DATA 1 2 3 4 CD-R Sony 52X (tanpa casing) CD-R Verbatim 52X (tanpa casing) CD-R GT-PRO Plus 56X CD-R Ink Jet Printable 700 MB Maxell Buah Buah Buah Buah 2.000 3.000 770.000 2.057.168.000 2.000 319.000 2.000 3.058.867.953.000 1.000 2.283.000 3.000 3.000 Toner CE 5055a (HP 2055D) Toner Printer Laserjet HPP 4515 X (HP CC364A) Toner Xerox CT 2000856 Black C4350 Toner Xerox CT 2000857 Cyan C4350 Toner Xerox CT 2000858 Magenta C4350 Toner Xerox CT 2000859 Yellow C4350 Toner Fuji Xerox P6360 Black 18 K Toner Fuji Xerox P6360 Cyan 12 K Toner Fuji Xerox P6360 Magenta 12 K Toner Fuji Xerox P6360 Yellow 12 K Toner Fuji Xerox 3428 4K Toner Fuji Xerox DPC 3055 DX Black Toner Fuji Xerox DPC 3055 DX Magenta Toner Fuji Xerox DPC 3055 DX Cyan Toner Fuji Xerox DPC 3055 DX Yellow Toner Fuji Xerox C3290FS Black 8K Toner Fuji Xerox C3290FS Cyan 6K Toner Fuji Xerox C3290FS Magenta 6K Toner Fuji Xerox C3290FS Yellow 6K Drum Fuji Xerox DPC 4350 Waste Tonner Bottle DPC 4350 Drum Cartrigde C 3055 Toner Fax Panasonic KX-FA 76 A Drum Faximile Panasonic KX-FA 78 D.000 3.000 880.057.000 1.

000 21.000 ml) Tube 339.000 86.5 Kg) KW1 Cellotape ukuran Besar Panfix Cellotape ukuran 1" Lion Double Tape uk. 2" Daimaru Plakband Plastik uk.000 509.000 8.000 11.000 Flash Disk 4 GB Kingston Flash Disk 8 GB Kingston E.000 509. PRINTER RIBBON DAN BAHAN LAINNYA 1 2 3 Ribbon Epson LQ 2170 (SO 15086) Ribbon Epson LX 300 Manesman Taly MJ 691 II.000 10. BAHAN CETAK A.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 85 . PLATE & FILM Buah Paket Kaleng Buah Buah Roll Roll 7.000 13.000 1 2 3 Master Risograph RZ 370 A3 Master Risograph RN B4 Master Risograph RA/GR B4 C.000 110. 9 gram Lem Putih INDRAKOL (1 galon = 4.000 14. (1) 5 6 7 8 9 10 CD RW Sony DVD-R Sony DVD-RW Sony Kaset mini DV Nama Barang (2) Satuan (3) Buah Buah Buah Buah Buah Buah Harga (4) 13.000 1 2 3 4 5 6 7 Lem Stick UHU uk.000 50. CHEMICAL/ALAT PEREKAT Roll Roll Buah 83.Lam piran No. 2" X 90 yard Daimaru Plakband Linnen uk 2 " X 90 yard Daimaru B. TINTA CETAK Roll Roll Roll 811.000 20.000 121.000 66.000 9.000 1 Tinta Riso RZ (1 Tube = 1.

000 86 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 479. M) Concorde 80 gr A4 Putih Concorde Plano 220 gr Putih (10 lembar) Kertas HVS 70gr Plano Putih 65/100 Kertas HVS 70 gr Plano berbagai warna 65/100 Kertas HVS 80 gr Plano 79/109 B.000 4.000 66.000 37. (1) D. 79 X 109/ Plano 200 gr warna putih Paper Faximile 210 X 30 Merk Fak Kertas Stiker A4 Cromo Rim Rim Lembar Buah Rim 539.000 65.000 1 2 3 4 5 Pembungkus Ceasing SAMSON 90 X 120/ 80 gr Kertas NCR TOP berbagai warna putih Double Folio Karton Kartotik Uk.000 7. ALAT-ALAT TULIS KANTOR A.Lam piran No. KERTAS H V S Tube Tube Buah Buah Buah Lusin 2. PEMOTONG/CUTTER 1 2 3 4 5 6 Nama Barang (2) Satuan (3) Harga (4) Mata Pisau Cutter Kecil A100 Joyko Mata Pisau Cutter Besar L150 Joyko Pisau Cutter Kecil A300 Joyko Pisau Cutter Besar L500 Joyko Pengasah Pensil Angel Pisau Lipat kecil III.000 3.000 36.000 41.000 424. BERBAGAI KERTAS Rim Rim Rim Rim Rim Rim Rim Set Rim Rim Rim 29.000 33.000 248.000 4.000 75.000 1 2 3 4 5 6 8 10 11 12 13 Kertas HVS 70 gr A 4 Paper One Kertas HVS 70 gr Folio Paper One Kertas HVS 80 gr A 4 Paper One Kertas HVS 80 gr Folio Paper One Kertas HVS 80 gr A3 Paper One Kertas HVS 70 gr A4 warna (B.000 33.000 369.000 9.000 5.000 16.

000 4. 25 x 36 Coklat Jaya (1 Dus = 100 Pcs) F.000 14.000 3.Lam piran No.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 87 .000 1 2 3 4 5 Buku Tulis Register Folio 100 lembar Buku Tulis Register Kwarto100 lembar Buku Tulis Expedisi Buku Surat Keluar Masuk Folio 100 lembar Blok Note Folio E.000 3. 3 MAX Hechmachine No. KERTAS COVER 1 2 3 4 5 6 7 8 Nama Barang (2) Satuan (3) Harga (4) Cover Kunsdruk 85 gram Plano ukuran 79x109 (Merk Chiwi) Cover Kunsdruk 100 gram Plano Cover Kunsdruk 120 gram Plano ukuran 79x109 (Merk Pindo Deli) Cover Kunsdruk 210 gram Plano ukuran 79x109 (Merk Chiwi) Cover Kunsdruk 310 gram Plano ukuran 79x100 (Merk Pindo Deli) Art Carton 230 gram Plano ukuran 79x109 Cover Manila Plano berbagai warna Art Carton 260 gram Plano ukuran 79x109 D.000 2. BUKU TULIS Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar Lembar 1.000 2. PENJEPIT KERTAS Lembar Pak 3. Folio (100 lembar) G.000 11. (1) C.000 858.10 MAX Hechmachcine MAX HD-12L Buah Buah Buah 44.000 1 2 Transparant Sheet Plastik laminating Panas merk Toho uk.000 3.000 110.000 1 2 Amplop Dinas Putih 90 Jaya (1 Dus = 100 Pcs) Amplop uk.000 2.000 6.000 1 2 3 Hechmachine No.000 6.000 36. TRANSPARANT SHEET Dus Dus 17. AMPLOP Buah Buah Buah Buah Buah 11.000 5.

000 4.Lam piran No.3 MAX (20 kotak) Hecnechces No. (1) 4 5 6 7 8 9 10 11 Nama Barang (2) Hecnechces No.200 Joyko (Isi 12 Pcs) Trigonal Paper Clips No. 107 Joyko (Isi 12 Pcs) Binder Clips No.000 69.000 1 2 3 4 Penggaris 30 cm Plastik Penggaris 30 cm Besi Penggaris 50 cm Plastik Penggaris 50 cm Besi Buah Buah Buah Buah 2.000 3.000 1 2 3 4 5 6 7 8 Ordner Map Folio Bantex File Box Plastik Bindex Stop Map Folio Diamond (isi 50) Map Bertali Map Snelhecter Folio Diamond (isi 50) Map Plastik Aco Snelhecter Clip Board J.000 4.000 28.000 7.000 7.000 11. ORDNER & MAP Buah Buah Set 2.000 3.000 2.000 11.10 MAX (20 kotak) Hecnechces MAX HD-12L Binder Clips No. 3 Joyco (10 kotak) Paper clip warna H.000 88 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 63.000 31.000 6.000 1 2 3 Karet Penghapus Pensil Kecil Staedtler Penghapus White Board Atary Tip Ex Liquid (Re-Type + Thinner) I. PENGHAPUS Satuan (3) Dus Dus Kotak Kotak Kotak Kotak Dus Dus Harga (4) 66.000 11.000 20.000 14.000 11.000 8. 111 Joyko (Isi 12 Pcs) Binder Clips No. PENGGARIS Buah Buah Pak Lusin Pak Lusin Pak Buah 18.

Kecil No. (1) K.000 8. kecil (50 cc) Tinta Numerator LION 30 cc Bak Stempel No. PITA MESIN TIK Botol Tube Buah 7.000 36. TINTA STEMPEL Buah Buah Buah Pak Pak Pak 8.000 28.000 25.000 1 2 3 Tinta Stempel uk.000 39.1500 Fullmark Pita Mesin Tik Manual Merk Swallow Pita Mesin Tik Elektrik Brother Roll Roll Pcs Pcs 22.000 50.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 89 .000 94. 30 Perpurator uk. 85 Numerator Machine Great Wall 8 digit Post It mark & Note Post It Flag Stiker CD M.000 17.Lam piran No.000 33. ALAT TULIS KANTOR LAINNYA 1 2 3 4 5 6 Perpurator uk. ALAT TULIS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Pensil Hitam 2B Staedtler Spidol Hitam 70 Artline Nama Barang (2) Satuan (3) Harga (4) Lusin Lusin Lusin Lusin Lusin Lusin Buah Buah Buah 32.000 17.000 72.000 116.000 Spidol White Board 500 Artline Ballpoint Merk Faster Ballpoint Balliner Ballpoint Boxi Ballpoint BIC 4 Warna Stabillo Boss Stabillo Pen 76 Medium/Fine L. Besar No.000 72.000 143.000 14.000 8.000 1 2 3 4 Pita Mesin Canon AP 01 Fullmark Pita Mesin Canon AP 12/250/AP.000 6. 1 Artline N.000 8.

(1) O.000 90 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . ALAT RUMAH TANGGA KANTOR A.000 39.000 8.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keset kamar mandi (Ukuran 60 x 90 cm) karet Serbet Kain Pel Biru Tissu Gulung Halus Tessa TOT-04 Tissu Kotak Tessa 300 lembar Tissu Gulung Kasar Nice Tempat sampah Lion Star 10 Lt Pengki Plastik Lion Star Single Bucket/ Ember pemeras 20 Lt Buah Buah Buah Roll Kotak Roll Buah Buah Buah 39.000 14. ALAT PEMBERSIH/LAP Buah Buah Buah Buah Buah Buah 61. BATU BATERAI Roll 13.000 20.000 22.000 28.000 4.000 6.000 28.000 4.000 3.000 3.000 18.000 9.000 1 2 3 4 Batu Baterai ukuran AAA Alkaline ABC (1 set = 2 buah) Batu Baterai ukuran AA Alkaline Energizer (1 set = 2 buah) Batu Baterai ukuran A/UM1 ABC Biru Batu Baterai Kotak 9 Volt Energizer Senter Besar (6 baterai) IV.Lam piran No.000 1 2 3 4 5 6 Alat pel 404 Nagata Sikat Kecil Nagata Sikat WC Lion Star Pakai tempat Sikat Lantai Bartangkai (50 cm) Lion Star Sapu Lantai Nagata Karet dorong Lion Star B. ALAT PENGIKAT 1 Nama Barang (2) Satuan (3) Harga (4) Tali Plastik (1 Kg) Merk Surya P.000 54.000 37. SAPU DAN SIKAT Set Set Buah Buah Buah 8.000 36.

Lam piran No.000 193.000 42.000 1 2 3 Kabel Telephon 4 x 0.000 171.000 759.000 253.000 248.000 138.000 88.000 55.000 231.000 339.000 226.000 12.000 303. (1) Nama Barang (2) C.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 91 . PERALATAN LEDENG Bungkus Buah Buah Buah 17.5 (50 m) Roll Roll 1.000 248.000 138.045.000 97.000 303. PERABOT KANTOR LAINNYA Satuan (3) Harga (4) 1 2 3 4 Kamper Bulat Kelereng Bagus 300 Gr W-3601 White Gunting Rumput Ken Master Ember 6 GL Lion Star Tanpa Tutup Gayung Plastik Lion Star Polos GL-3 B.000 272.000 176.000 328.000 180. ALAT-ALAT LISTRIK / TELEPON Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah 239.625 mm (500 m Supreme) Kabel Speaker 2 x 120 Kabel NYM 4 x 2.000 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Kran Air Wastafel Putar Biasa SAN EI Kran Air Wastafel Engkel SAN EI Kran Air Wastafel Baling Nanas SAN EI Kran Tembok Putar Biasa SAN EI Kran Tembok Engkel SAN EI Kran Tembok Baling Nanas SAN EI Kran Tembok Wasser Kran Cabang Tangkai Baling-Baling Wasser Kran Cabang Tangkai Nanas Wasser Kran Angsa Tangkai Baling-Baling Wasser Kran Angsa Tangkai Nanas Wasser Kran Taman Wasser Sipon Wastafel Rantai/tutup Wasser Sipon Wastafel Tombol Wasser Kran Fleksibel Baling-Baling Wasser Jet Shower Wasser/Diva Pelampung Closet Toto Stop Kran Panjang 1/2 Inchi Biasa F.

000 61.000 6.000 33.000 6.000 11.000 55.000 28.000 33.000 28.000 44.000 4. (1) 4 5 7 8 9 10 11 12 13 14 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 37 38 40 41 Nama Barang (2) Kabel NYM 3 x 2.000 28.000 19.000 11.000 30.000 50.4 s/d 12 Timer Thebem 16 Amper Seal Tape Spliter 4 Way + Jack Satuan (3) Roll Roll Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Set Buah Buah Buah Buah Buah Buah Set Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Buah Harga (4) 561.000 220.000 5.000 17.000 6.000 24.000 83.000 9.Lam piran No.000 92 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 13.000 83.000 55.000 40.000 7.000 14.000 308.000 9.000 7.000 182.5 (50 m) Kabel Roll Yunior Lampu PL 9 Watt Philips Lampu TL 10 Watt Philips Lampu TL 15 Watt Philips Lampu TL 18 Watt Osram Lumilux Lampu TL 20 Watt Bulat Philips Lampu TL 36 Watt Bulat Philips Lampu TL Ring 32 Watt Philips Box TL 20 Watt Komplit Simbad Philips Lampu Pijar 60 Watt Philips Lampu SL 23 Watt Philips Lampu T5 21 Watt Philips Lampu T5 28 Watt Philips Lampu Philips PL-C 18W/840/2P Lampu HPIT (400W) Kaki TL Stater S10/TL 40 W/220 V Stater S2 Balast 20 watt Balast 40 watt Balast HPIT (400W) Ignitor HPIT Capasitor HPIT Fitting HPIT Stop Kontak In Blok Engkel Panasonic Stecker Arde Broco Stecker Kombinasi Wanpro Saklar Engkel Merk Berker Saklar Double Merk Berker Paku Klem No.

000 11.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 93 .000 17.Lam piran No. (1) 42 43 44 Spliter 3 Way + Jack Kabel ties 20 cm Kabel ties 15 cm Nama Barang (2) Satuan (3) Buah Buah Buah Harga (4) 55.

Meningkatkan kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan UNIT ESELON II/ SATKER : Biro Bina Program KEGIATAN : Penyusunan. Jumlah dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran yang disetujui dan disahkan oleh instansi yang berwenang SATUAN UKUR JENIS KELUARAN Pedom an Penyusunan RK A 2014 VOLUME I.Lam piran 94 KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE ) TAHUN ANGGARAN 2014 2. PENDAHULUAN Reformasi dalam bidang pengelolaan keuangan negara khususnya dalam sistem penganggaran telah banyak membawa : Dokumen/Laporan : Dokumen Perencanaan. Dokumen Anggaran dan Dokumen HargaSatuan Pokok Kegiatan BPS Provinsi/Laporan Monitoring Rencana Penggunaan Anggaran : 1 (satu) Dokumen/Laporan . Penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja BPS oleh Kemen PAN dan RB Lampiran 17. Pengembangan dan Evaluasi Program dan Anggaran INDIKATOR KINERJA : KEGIATAN 1. Contoh TOR Tahun 2014 KEMENTERIAN : Badan Pusat Statistik (BPS) UNIT ESELON I : Sekretaris Utama PROGRAM : DMPTTL (Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya) HASIL : 1.

Untuk itu. Dasar Hukum Tugas Fungsi/Kebijakan dari kegiatan ini adalah: 1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik 3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 4) Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik 5) Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga 6) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2007 tentang Badan Pusat Statistik 7) Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik 8) Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 112/PMK. kerangka pengeluaran jangka menengah/KPJM (Medium Term Expenditure Framework/MTEF) dan penganggaran berbasis kinerja/PBK (Perfomance Based Budgeting). Survei Kinerja ini penting untuk dilakukan di seluruh provinsi dan beberapa kabupaten/kota terpilih. pelaksanaan dan pelaporan akan dapat berjalan dengan baik dan lebih berkualitas. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara secara tegas menyatakan bahwa Pemerintah diwajibkan menyusun anggaran dengan mengacu kepada pendekatan anggaran terpadu (unifiedbudget).02/2012 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/ Lembaga Tahun Anggaran 2013 Lam piran 95 .Pedom an Penyusunan RK A 2014 perubahan yang sangat mendasar dalam pelaksanaannya. penganggaran. Bagian Penyusunan Rencana sebagai unit perencanaan di BPS. diharapkan mulai dari tahap perencanaan. Adanya penyempurnaan dan perubahan yang dilakukan pada seluruh tahapan dan proses penganggaran. yang dikaitkan dengan program-program kegiatan BPS. sangat penting untuk menilai dan menyusun tingkat penilaian/indikator kinerja yang terukur dari setiap satker.

yang dikaitkan dengan program-program kegiatan BPS. pelaksanaan dan pelaporan akan dapat berjalan dengan baik dan lebih berkualitas. Surve iKInerja 2. Untuk itu. Survei Kinerja ini penting untuk dilakukan di seluruh provinsi dan beberapa kabupaten/kota terpilih. Bagian Penyusunan Rencana sebagai unit perencanaan di BPS. pengembangan dan evaluasi program dan anggaran pada tahun 2013 akan diselenggarakan berbagai aktivitas yang pelaksanaanya dilakukan olehtiga bagian di Biro Bina Program. Berikut adalah rincian aktivitas beserta unit kerja pelaksananya : Status aktivitas 2. penganggaran. langkah penguatan pemantauan dan evaluas kinerja pelaksanaan rencana kerja pemerintah menjadi pilihan strategis.Lam piran 96 Tabel 12. Pedom an Penyusunan RK A 2014 . RENCANA AKTIVITAS TAHUN ANGGARAN 2014 Dalam rangka kegiatan penyusunan. Gambaran Umum Alasan Umum: Sejalan dengan penerapan perencanaan dan penganggaran berbasi skinerja. sangat penting untuk menilai dan menyusun tingkat penilaian/indikator kinerja yang terukur dari setiap satker. SurveiEvaluasiKinerja BagianPenyusunanRencana Unit Kerja Pelaksana Rutin Alasan Penambahan/Pengurangan Cakupan/Sampel/Peserta (Untuk Kegiatan Lanjutan): - II. Daftar Aktivitas dan Unit Kerja Pelaksana Aktivitas 1. diharapkan mulai dari tahap perencanaan.1.1.2. Adanya penyempurnaan dan perubahan yang dilakukan pada seluruh tahapan dan proses penganggaran.

2. Maksud dan Tujuan 1. Kinerja Kinerja Jumlah Laporan/Publikasi 2010 2010-2011 1 Tahun Periode Target Realisasi 1 % Capaian Kinerja 100 Pedom an Penyusunan RK A 2014 2. Penerima Manfaat Badan Pusat Statistik 2.Cakupan Wilayah: Pekerjaan survei kinerja dilakukan di seluruh BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota terpilih sampel.5. Untuk menghitung besarnya alokasi tunjangan kinerja tiap pegawai (per individu) 2.1.1. Untuk menilai beban kerja pegawai BPS Provinsi/Kabupaten/Kota.1. Metodologi Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukandengancarasurvei di BPS Pusat. Strategi Pencapaian Metoda Pelaksanaan Metode pelaksanaan ini adalah swakelola Metodologi/ Tahapan Pelaksanaan a. BPS Provinsidan BPS Kab/Kota Lam piran 97 .4.2.1. Responden merupakan Pegawai di BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota. Cakupan Komoditi/Penimbang: Tabel 1.3 Keluaran Lapora Hasil Survei Kinerja 2.

Pelaksanaan . iii.1.6. .MemberikanLaporanPenyusunanKinerjadan Grade .Lam piran 98 b.Pengumpulan data di pusat dan daerah.Perencanaan dan persiapan meliputi penyusunan metodologi dan rancangan kuesioner. iv. Perencanaan/ Persiapan . Metodologi Pengambilan Sampel dan Estimasi Metodologi penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak Tahapan Pelaksanaan i.Pengolahan dan penyusunan laporan hasil survei. Laporan/ Diseminasi .Pelatihan Intama/Innas/petugaspengumpulan data ii. Waktu Pelaksanaan Aktivitas Persiapan Pencetakan kuesioner dan buku pedoman survei kinerja Pengadaan atk. Pengolahan . kertas dan bahan cetak Pengadaan komputer supplies Pengadaan bahan dan atk di BPS Provinsi Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sept Okt Nov Des Pedom an Penyusunan RK A 2014 .Menghasilkan analisis kinerja BPS Pusat/Provinsi/kabupaten/Kota Tahun 20142.

Akomodasi dan konsumsi pelatihan petugas selama 4 hari kalender (3 hari x (20 + 2 + 1) orang x 33 kab/kota) .Pedom an Penyusunan RK A 2014 Pengadaan bahan dan atk di BPS Kabupaten/Kota Pengadaan komputer supplies di daerah Perlengkapan Innas Perlengkapan petugas Konsumsi rapat di luar jam kerja dalam rangka Survei Kinerja BPS Tahun 2014 Honor Intama Honor Innas Pembahasan metodologi survei kinerja di Bandung Penyelenggaraan pelatihan calon Innas di Jakarta: .Paket Fullboard Meeting .Uang saku peserta pelatihan calon Innas (Dalam Kota = 3 hari x 18 orang) Penyelenggaraan pelatihan petugas di Provinsi: .Uang saku pelatihan petugas selama 4 hari kalender (4 hari x (20 + 2) orang x 33 kab/kota) Uang Saku rapat di kantor di luar jam kerja dalam rangka Survei Kinerja BPS Tahun 2014 Perjalanan Dinas (transpor dan uang harian) konsinyering pembahasan metodologi survei kinerja (Luar Kota: Bandung) Lam piran 99 .

Uang harian Perjalanan Dinas ke Bandung (2hari x 11 orang) .Transport pelatihan calon Innas (Luar Kota = 32 orang) .Transport perjalanan dinas ke Bandung (11 orang) .Transpor pelatihan Innas peserta dalam kota (18 orang) Transport peserta pelatihan petugas di kabupaten (22 orang x 33 kabupaten/kota) Pengiriman Innas mengajar ke daerah (7 Orang) Pelaksanaan Honor Penanggung jawab Honor ketua Honor wakil ketua Honor anggota Pedom an Penyusunan RK A 2014 .Lam piran 100 .Uang saku peserta pelatihan Innas Luar kota (3hari x 32 orang) .Uang harian Perjalanan Dinas peserta pelatihan Innas Luar kota (2hari x 60 orang) .Transpor pelatihan innas peserta dalam kota (18 orang) .Uang saku konsinyering (2 hari x 11 orang) Perjalanan Dinas peserta pelatihan Innas Luar kota: .

Paket fulboard dalam kota (11 orang x 3 hari) .Uang saku pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja selama 4 hari kalender di Jakarta (11 orang x 2 hari) Biaya operasional survei kinerja Pengiriman dokumen dari BPS Provinsi ke Kabuapten/Kota Biaya operasional BPS Provinsi Biaya operasional BPS Kabupaten/Kota Transport pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja (Full Board Dalam Kota) Uang harian dalam rangka pembahasan final evaluasi hasil Supervisi Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke kecamatan Pengawasan pelaksanaan kegiatan BPS Provinsi ke Kabupaten/Kota Lam piran 101 .Pedom an Penyusunan RK A 2014 Upah pengolahan hasil survei kinerja Biaya pencacahan survei kinerja Biaya pemeriksaan dokumen survei di kabupaten/kota Biaya pemeriksaan dokumen survei di provinsi Pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja di Jakarta (Full Board = 11 orang x 4 hari) .

M. Demikian Kerangka Acuan Kerja ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.19570831 198103 1 002 Pedom an Penyusunan RK A 2014 . Waktu Pencapaian Keluaran Keluaran harus dicapai pada tahun 2014 dan akan berlanjut pada tahun-tahun berikutnya III.1. Pejabat Penanggung Jawab ttd ArieSukarya.Lam piran 102 Pelaporan/ Diseminasi Penggandaan laporan survei kinerja Pengiriman dokumen & Publikasi survei kinerja ke survei kinerja ke BPS Provinsi 2.Comm NIP. RENCANA ANGGARAN BIAYA Seluruh kegiatan ini membutuhkan biaya sebagaimana Rincian Anggaran dan Biaya (RAB) terlampir.6.

000 125.000 2.000 April Januari-Desember Januari-Desember Januari-Desember Januari-Desember Januari-Desember April Juni Februari Pedom an Penyusunan RK A 2014 32 640 O-J O-J 88.280.000.000 1.000 50.000.000 29.400 520000 Belanja Barang dan Jasa 521211 Belanja Bahan 315.000 500.000 1.000 9.000 210.000 108.400 7.000 49. kertas dan bahan cetak Pengadaan komputer supplies Pengadaan bahan dan atk di BPS Provinsi Pengadaan bahan dan atk di BPS Kabupaten/Kota Pengadaan komputer supplies di daerah Perlengkapan innas ((33 + 7) innas + 2 Intama) Perlengkapan petugas Konsumsi rapat di luar jam kerja dalam rangka Survei Kinerja BPS Tahun 2014 521213 Honor yang Terkait dengan Output Kegiatan Mei Juni Honor Intama (2 hari x 8 jam x 2 orang) Honor Innas (2 hari x 8 jam x 40 orang) 521219 Belanja Barang non Operasional Lainnya Maret Mei Mei Pembahasan metodologi survei kinerja di Bandung (11 orang x 4 hari) Penyelenggaraan pelatihan calon innas di Jakarta (4 hari x (33 + 17) orang) Uang saku peserta pelatihan calon innas (Dalam Kota =3 hari x 18 orang) Lam piran Penyelenggaraan pelatihan petugas di Kabupaten/Kota: 103 .500.000 44 200 54 O-H O-H O-H 680.000 Pencetakan kuesioner dan buku pedoman survei kinerja Pengadaan atk.000 126.704.500.000.000 15.816.000 1.820.000 134.000 170.000.000 15.920.000 49.346 1 1 33 250 33 42 825 20 Paket Paket Paket Paket OK Paket Paket Paket Lembar 400 7.000.000 670.180.000 33. Contoh RAB Tahun 2014 Akun Belanja/Rincian Belanja (1) (2) (3) (4) (6) Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp) Jadwal (7) SURVEI KINERJA Persiapan 2.000.000 77.Lampiran 18.646.000.000 8.000 132.000.900.138.000.

000 19.Uang saku konsinyering (3 hari x 11 orang) Perjalanan Dinas peserta pelatihan : Mei Mei Mei Mei .534.242 421.000 56.780.000 5.178.000.143 334.Uang harian Perjalanan Dinas peserta pelatihan innas Luar dan Dalam kota (2hari x 50 orang) .Transport peserta pelatihan petugas di kabupaten (22 orang x 33 kabupaten/kota) .000 200.364 6.907.560 12 O-B 740.000 5.000.000 32 18 100 96 O-P OH OH O-P 4.Uang harian pelatihan petugas selama 4 hari kalender ( 2hari x 20 orang x 33 kab/kota) .Akomodasi dan konsumsi pelatihan petugas selama 4 hari kalender (3 hari x 20 orang x 33 kab/kota) Uang Saku rapat di luar jam kerja dalam rangka Survei Kinerja BPS Tahun 2014 524119 Belanja Perjalanan Lainnya (DN) Perjalanan Dinas (transpor dan uang harian) konsinyering pembahasan metodologi survei kinerja (Luar Kota: Bandung): Maret Maret Maret .455 543.000 44.000 (3) (4) (6) Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp) 11 22 33 OH OH O-P 594.000 206.000 170.Uang saku pelatihan petugas selama 4 hari kalender (4 hari x (20 + 2) orang x 33 kab/kota) Juni Juni Pengiriman Innas mengajar ke daerah (7 Orang) Pelaksanaan 520000 Belanja Barang dan Jasa 521213 Honor yang Terkait dengan Output Kegiatan Januari-Desember Pedom an Penyusunan RK A 2014 Honor Penanggung jawab .297.Transport pelatihan calon innas (Luar Kota = 32 orang) .320 7 O-P O-H O-H O-P 507.400.200.Lam piran 104 Akun Belanja/Rincian Belanja (2) 1.000 O-H 274.339.000 560.420.000 8.880.000 6.Uang harian Perjalanan Dinas ke Bandung (2hari x 11 orang) .313 121.000 922.000 10.374.212 156.120.000 460.500.000 660 1.000 Jadwal (7) Juni Februari (1) .Transport perjalanan dinas ke Bandung (11 orang) .Transpor pelatihan innas peserta dalam kota (18 orang) .034.980 20 O-H 275.000 157.610.000 2.Uang uang saku peserta pelatihan innas Luar kota (3 hari x 32 orang) Pelatihan Petugas: Juni .000 556.320 1.

500 33 250 O-H O-H Paket Kg Paket Paket 670.Desember Januari-Desember Januari-Desember Agustus Honor ketua Honor wakil ketua Honor anggota Upah pengolahan hasil survei kinerja 521219 Belanja Barang non Operasional Lainnya 6.000 560.930 Dok 8.460 36.000 11.000 13.440.016.000.000.000.666.000 7.000 Biaya pemeriksaan dokumen survei di kabupaten/kota Biaya pemeriksaan dokumen survei di provinsi Pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja di Jakarta selama 4 hari kalender sebanyak 11: Oktober Oktober Januari-Desember September Januari-Desember Januari-Desember .000 178.848 1.333 1.560.799.000 3.960.000.264.000 (2) (3) (4) (6) Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp) Jadwal (7) Januari .000 O-B 530.000.000 11 22 4 33 99 O-K O-H OP Kunjungan OP 121.930 Dok Dok Responden 24.000 8.320.Transport pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja (Full Board Dalam Kota) .000 170.000 15.000 55.000 22.360.410 Juli Juli Juli Biaya pencacahan survei kinerja Pedom an Penyusunan RK A 2014 33 22 1 2.000.000 250.594.Akun Belanja/Rincian Belanja (1) 12 12 12 6.110.Uang harian dalam rangka pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja Supervisi Juni-Agustus Juli Juli Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke kecamatan Lam piran Pengawasan pelaksanaan kegiatan BPS Provinsi ke Kabupaten/Kota 105 .666.000 O-B 630.000 4.000 12.331.930 6.000 O-B 690.280.930 6.000 66.822 5.Paket fulboard dalam kota (11 orang x 3 hari) .590.000 6.000 26.233 3.Uang saku pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja selama 4 hari kalender di Jakarta (11 orang x 2 hari) Biaya operasional survei kinerja Pengiriman dokumen dari BPS Provinsi ke Kabuapten/Kota Biaya operasional BPS Provinsi Biaya operasional BPS Kabupaten/Kota 524119 Belanja Perjalanan Lainnya (DN) Perjalanan Dinas dalam rangka pembahasan final evaluasi hasil survei kinerja Oktober .000 1.185.690 26.000 15.800 2.740.000 6.837 172.500 351.

000 207.000 Lembar 400 82.000 Kg 25.000 3.917 77.960 Jadwal (7) Pelaporan/Diseminasi 520000 Belanja Barang dan Jasa 521211 Belanja Bahan November Penggandaan laporan survei kinerja 521219 Belanja Barang non Operasional Lainnya April Pengiriman dokumen & Publikasi survei kinerja ke BPS Provinsi 530000 Belanja Modal Total Belanja Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 3.550.729.750.800.551.Lam piran 106 Akun Belanja/Rincian Belanja (1) (2) (3) (4) (6) Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah (Rp) 160.

Lam piran Lampiran 19. Pidie Jaya 1171 Banda Aceh 1172 Sabang Jumlah 1 1 13 15 15 210 1 1 15 15 1 1 15 15 1 1 15 15 1 1 15 15 1 1 15 15 Kantor BPS Responden (2) 1 (3) 30 Demikian seterusnya sampai seluruh Provinsi/Kabupaten/Kota yang diambil sampel teralokasi Pedom an Penyusunan RK A 2014 107 . Pendukung RAB Alokasi Sampel Survei Kinerja Provinsi/Kabupaten/Kota (1) Prop.Nanggroe Aceh Darussalam 1101 Simeulue 1102 Aceh Singkil 1103 Aceh Selatan 1104 Aceh Tenggara 1105 Aceh Timur 1106 Aceh Tengah 1107 Aceh Barat 1108 Aceh Besar 1109 Pidie 1110 Bireuen 1111 Aceh Utara 1112 Aceh Barat Daya 1113 Gayo Lues 1114 Aceh Tamiang 1115 Nagan Raya 1116 Aceh Jaya 1117 Bener Meriah 1118 Kab.

377.000 690.000 1.000 760.228.000 1.000 6.032.348.140.000 Nilai Volume Harga Satuan Nilai Volume Harga Satuan Harga Satuan (4) 5.168.000 630.000 810.000 760.000 900.000 390.000 8.170.000 390.000 4.000 380.168.000 5. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Total (3) 1 1 1 1 4 (5) 4.000 400.734.000 2.000 6.001.000 790.000 Lam piran No Biaya Supervisi (12) 6.721.188.000 3.620.099.015.000 10.000 620.000 1.000 710.000 594.000 3.000 1.679.000 630.000 390.000 950.000 1.920.000 3.000 6.705.000 390.000 (9) 2 2 2 2 8 (10) 1.000 3.000 680.000 390.000 380.000 610.290.062.000 4.393.000 450.882.000 880.980.000 610.000 510.000 690.000 Tarif PP (Standar Garuda) Uang Harian Tarif Hotel Pejabat Eselon III/Golongan IV Nilai (11) 1.000 5.916.000 400.000 960.000 1.000 26.000 460.599.000 390.000 6.000 1.380.000 460.000 (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .822.062.000 460.000 510.000 560.140.000 4.000 380.000 (8) 1.830.000 390.354.000 3.011.000 760.856.269.000 790.000 4.000 4.000 380.000 390.000 (6) 3 3 3 3 12 (7) 380.000 4.000 720.976.000 3.000 3.140.000 594.000 960.000 4.000 8.000 440.000 700.024.000 12.523.000 14.666. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.394.000 380.000 580.680.000 1.000 380.000 390.000 470.000 6.000 840.000 810.000 690.760.909. Bangka Belitung Kep.287.000 390.000 3. Supervisi Provinsi Volume (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 4.000 380.000 9.000 810.000 560.050.756.000 3.000 5.000 374.000 6.000 6.000 780.245.232.000 390.000 3.000 450.000 6.112.198.000 390.108 Lampiran 20.000 790.797.000 970.000 630.032.000 3.

000 3 200.000 3 200.000 1.000 1.000 5.782.000 No Total Biaya Peserta Pelatihan Calon Innas (6) 7.287.989.000 2 560.188.721.000 4.000 4.000 1.000 4.000 2 560.000 10.000 1.198.629.000 1.120. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.705.636.024.000 600.000 1.287.000 3 200.000 7.000 5.000 1.000 3 200.232.000 6.062.000 2.425.354.000 3 200.232.000 2 560.000 1.000 4.592.393.120.011.000 11.393.599.000 6.916.000 600.112.000 2 560.767.062.000 2.744.000 2.000 600.000 12.000 3 200.000 3 200.000 1.000 3 200.000 5.000 510.001.000 3 200.000 600.000 600.057.000 6.000 3 200.120.377.000 5.000 3 200.377.000 121.000 3.000 3 200.000 6.000 12.000 3.679.000 3.000 3 170.120.000 19.000 121.000 4.120.000 3 200.000 3.000 4.000 600.120.394.000 2 560.735.000 2 560.000 2.000.120.097.000 600.000 1.000 2 560.000 4.000 51 170.394.000 600.000 2 560.000 1.000 3.000 600.000 4.000 1.380.705.120.000 1.120.000 2 560.032.000 5.000 1.000 8.399.916.269.120.000 5.000 1.000 3.752.000 5.000 10.000 7.000 3 200.000 594.000 2 560.000 3 200.000 6.000 3 200.243.000 3.000 6.000 3 200.751.050.000 1.000 1.000 3.000 7.120. Pemanggilan Calon Innas Tarif PP (Standar Garuda) Provinsi Volume (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 6.000 8.000 2 560.000 600.000 600.000 2 560.000 4.348.168.120.074.696.679.000 5.517.000 3.965.000 600.599.476.888.000 5.348.112.000 5.040.120.000 2 560.011.000 3 200.000 1.015.000 Nilai Harga Satuan (4) 5.000 Uang Saku Peserta Pelatihan Calon Innas Harga Volume Nilai Satuan (3) (4) (5) 3 200.120.000 Pedom an Penyusunan RK A 2014 Uang Harian Peserta Pelatihan Calon Innas Harga Volume Nilai Satuan (3) (4) (5) 2 560.000 2 560.000 2 560. Bangka Belitung Kep.000 3.000 600.032.120.188.000 4.245.000 5.000 4.000 1.756.000 1.068.000 8.000 243.000 3.120.000 1.000 5.000 600.000 3 200.000 (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Lam piran 109 .976.770.721.000 3.000 100 56.000 29.Lampiran 21.000 3.909.000 6.000 600.000 3 200.000 600.000 2 560.000 7.000 2 560.000 8.120.000 150 28.000 5.114.000 4.000 600.000 4.731.000 3 200.000 4.000 4.000 1.000 2 560.000 600.120.120.000 600.000 3 200.000 2 560.000 3 200.000 3 200.756.015.120.000 14.000 1.819.000 5.000 600.000 7.000 9.120.000 3.099.000 1.000 3.000 8.245.000 3.721.000 121.120.099.976.000 3 200.000 600.000 2 560.000 6.050.120.120.797.000 2 560.000 1.000 6.000 2 560.000 8.000 3.000 1.000 4.120.024.523.832.000 3 200.000 2 560.000 3.000 6.168.000 2 560.120.000 10.000 600.000 600.314.000 6.000 2 560.319.000 5.000 4.120.000 600.000 1.120.120.797.001.000 1.113.000 600.918.000 2 560.000 3 200.000 2 560.523.000 2.000 3.000 1.120.000 2 560.000 3.000 594.000 600.120.000 1.000 1.000 5.441.000 600.000 600.120.000 1.000 1.000 600.000 34 560.354.198.000 3 200.000 3 200.670.000 2 560.000 2 560.000 8.000 600.000 1.007.909.000 6.000 600.000 3 200.952.000 1.908.269.000 1. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Pusat Total (3) 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 17 50 (5) 5.000 2 560.000 159.000 600.000 3 200.000 2 560.120.212.

000 11.000 380.000 4.000 3.015.000 440.000 4.000 400.705.000 3.822.000 8.000 460.000 594.000 380.245.812.000 3.024.001.000 450.000 390.000 6.000 594.112.000 Nilai (8) 760.000 390.000 4.000 4.465.393.000 450.000 1.000 390.000 10.245.000 9.Lampiran 22.198.000 4.000 3.000 380.000 6.599.000 8.269.000 5.000 390.374.168.000 760.000 3.232. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI. Bangka Belitung Kep.000 6.000 390.000 400.000 390.020.000 4.916.000 780.000 390.000 Volume (6) 2 2 2 2 2 2 2 14 Harga Satuan (7) 380.976. Pengiriman Innas Mengajar ke Daerah No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 6.000 6.909.000 390.000 470.000 6.000 2.000 1.154.797.000 1.465.368.000 5.928.000 4.000 44.514.000 3.000 380.188.000 3.000 3.000 5.348.000 390.000 390.000 760.099.220.000 380.000 8.000 12.721.000 390.000 510.000 5.032.168.000 460.000 3.354.000 380.000 560.705. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Total Volume (3) 1 1 1 1 1 1 1 7 Harga Satuan (4) 5.062.000 4.756.377.000 4.000 460.000 510.000 Lam piran 110 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .348.000 3.032.000 10.000 Provinsi Tarif PP (Standar Garuda) Uang Harian Biaya Pengiriman Innas Mengajar ke Daerah (9) 4.011.000 920.287.000 Nilai (5) 4.000 380.000 610.000 390.523.000 38.000 1.000 6.000 6.000 374.220.062.050.679.394.

Lampiran 23. Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan BPS Provinsi ke Kabupaten/Kota
No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Total Volume (6) 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 198 Harga Satuan (7) 380.000 390.000 380.000 380.000 390.000 380.000 390.000 400.000 390.000 390.000 560.000 460.000 390.000 450.000 440.000 380.000 510.000 470.000 450.000 390.000 380.000 390.000 460.000 390.000 390.000 460.000 400.000 390.000 380.000 380.000 390.000 510.000 610.000 Nilai (8) 2.280.000 2.340.000 2.280.000 2.280.000 2.340.000 2.280.000 2.340.000 2.400.000 2.340.000 2.340.000 3.360.000 2.760.000 2.340.000 2.700.000 2.640.000 2.280.000 3.060.000 2.820.000 2.700.000 2.340.000 2.280.000 2.340.000 2.760.000 2.340.000 2.340.000 2.760.000 2.400.000 2.340.000 2.280.000 2.280.000 2.340.000 3.060.000 3.660.000 83.400.000 Volume (9) 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 99 Harga Satuan (10) 440.000 500.000 490.000 480.000 390.000 460.000 600.000 400.000 480.000 400.000 650.000 490.000 480.000 560.000 410.000 480.000 950.000 570.000 500.000 460.000 470.000 530.000 580.000 530.000 420.000 520.000 480.000 440.000 420.000 440.000 450.000 420.000 490.000 Provinsi Transport (PP) per Orang-Perjalanan (Rp) Harga Volume Nilai Satuan (3) (4) (5) 3 275.000 825.000 3 715.000 2.145.000 3 110.000 330.000 3 253.000 759.000 3 246.000 738.000 3 152.000 456.000 3 151.000 453.000 3 110.000 330.000 3 220.000 660.000 3 990.000 2.970.000 3 121.000 363.000 3 110.000 330.000 3 110.000 330.000 3 110.000 330.000 3 110.000 330.000 3 110.000 330.000 3 110.000 330.000 3 443.000 1.329.000 3 1.100.000 3.300.000 3 294.000 882.000 3 314.000 942.000 3 317.000 951.000 3 1.100.000 3.300.000 3 240.000 720.000 3 365.000 1.095.000 3 189.000 567.000 3 259.000 777.000 3 127.000 381.000 3 203.000 609.000 3 1.485.000 4.455.000 3 660.000 1.980.000 3 2.340.000 7.020.000 3 3.300.000 9.900.000 99 50.217.000 Uang Harian Pejabat Eselon III/Golongan IV Nilai (11) 1.320.000 1.500.000 1.470.000 1.440.000 1.170.000 1.380.000 1.800.000 1.200.000 1.440.000 1.200.000 1.950.000 1.470.000 1.440.000 1.680.000 1.230.000 1.440.000 2.850.000 1.710.000 1.500.000 1.380.000 1.410.000 1.590.000 1.740.000 1.590.000 1.260.000 1.560.000 1.440.000 1.320.000 1.260.000 1.320.000 1.350.000 1.260.000 1.470.000 49.140.000 Biaya Pengawasan Pelaksanaan Kegiatan BPS Provinsi ke Kabupaten/Kota (12) 4.425.000 5.985.000 4.080.000 4.479.000 4.248.000 4.116.000 4.593.000 3.930.000 4.440.000 6.510.000 5.673.000 4.560.000 4.110.000 4.710.000 4.200.000 4.050.000 6.240.000 5.859.000 7.500.000 4.602.000 4.632.000 4.881.000 7.800.000 4.650.000 4.695.000 4.887.000 4.617.000 4.041.000 4.149.000 8.055.000 5.670.000 11.340.000 15.030.000 182.757.000

Pedom an Penyusunan RK A 2014

Lam piran

111

Lampiran 24. Pelatihan Petugas Survei Kinerja
Transport (PP) per Orang-Perjalanan (Rp) Uang Harian Perjalanan Petugas Volu me Nilai (5) 15.200.000 15.600.000 15.200.000 15.200.000 15.600.000 15.200.000 15.600.000 16.000.000 15.600.000 15.600.000 22.400.000 18.400.000 15.600.000 18.000.000 17.600.000 15.200.000 20.400.000 18.800.000 18.000.000 15.600.000 15.200.000 15.600.000 18.400.000 15.600.000 15.600.000 40 40 40 40 40 40 40 40 334.780.000 1.320 460.000 400.000 390.000 380.000 380.000 390.000 510.000 610.000 18.400.000 16.000.000 15.600.000 15.200.000 15.200.000 15.600.000 20.400.000 24.400.000 556.000.000 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 1.320 40 40 40 40 150.000 200.000 170.000 150.000 160.000 160.000 140.000 180.000 170.000 160.000 150.000 140.000 150.000 170.000 150.000 150.000 170.000 150.000 150.000 140.000 140.000 150.000 180.000 220.000 6.000.000 8.000.000 6.800.000 6.000.000 6.400.000 6.400.000 5.600.000 7.200.000 6.800.000 6.400.000 6.000.000 5.600.000 6.000.000 6.800.000 6.000.000 6.000.000 6.800.000 6.000.000 6.000.000 5.600.000 5.600.000 6.000.000 7.200.000 8.800.000 206.400.000 40 40 40 40 40 150.000 140.000 150.000 150.000 150.000 6.000.000 5.600.000 6.000.000 6.000.000 6.000.000 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 60 1.980 40 40 40 40 140.000 150.000 140.000 140.000 5.600.000 6.000.000 5.600.000 5.600.000 60 60 60 60 (3) (4) (5) (3) (4) 253.000 253.000 242.000 253.000 303.000 275.000 253.000 226.000 242.000 347.000 275.000 226.000 226.000 226.000 226.000 226.000 303.000 253.000 292.000 292.000 292.000 253.000 292.000 292.000 292.000 253.000 253.000 253.000 275.000 347.000 347.000 358.000 358.000 Nilai (3) 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 390.000 460.000 390.000 390.000 470.000 450.000 390.000 380.000 450.000 440.000 380.000 510.000 390.000 560.000 460.000 390.000 390.000 380.000 390.000 400.000 390.000 380.000 390.000 380.000 380.000 (4) Harga Satuan Volu me Harga Satuan Volu me Harga Satuan Uang Saku Pelatihan Petugas Volu me Nilai (5) 5.500.000 14.300.000 2.200.000 5.060.000 4.920.000 3.040.000 3.020.000 2.200.000 4.400.000 19.800.000 2.420.000 2.200.000 2.200.000 2.200.000 2.200.000 2.200.000 2.200.000 8.860.000 22.000.000 5.880.000 6.280.000 6.340.000 22.000.000 4.800.000 7.300.000 3.780.000 5.180.000 2.540.000 4.060.000 29.700.000 13.200.000 46.800.000 66.000.000 (3) 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 660 1.485.000 660.000 2.340.000 3.300.000 189.000 259.000 127.000 203.000 317.000 1.100.000 240.000 365.000 443.000 1.100.000 294.000 314.000 110.000 110.000 110.000 110.000 990.000 121.000 110.000 110.000 246.000 152.000 151.000 110.000 220.000 275.000 715.000 110.000 253.000 (4) Harga Satuan Akomodasi dan Konsumsi Nilai

Lam piran

112
Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Total

No

(1)

Total Biaya Penyelengga raan Pelatihan Petugas (6) (5) 15.180.000 15.180.000 14.520.000 15.180.000 18.180.000 16.500.000 15.180.000 13.560.000 14.520.000 20.820.000 16.500.000 13.560.000 13.560.000 13.560.000 13.560.000 13.560.000 18.180.000 15.180.000 17.520.000 17.520.000 17.520.000 15.180.000 17.520.000 17.520.000 17.520.000 15.180.000 15.180.000 15.180.000 16.500.000 20.820.000 20.820.000 21.480.000 21.480.000 543.420.000 41.480.000 51.080.000 37.520.000 41.040.000 44.700.000 40.340.000 39.800.000 37.760.000 40.520.000 62.220.000 49.320.000 40.960.000 37.360.000 40.160.000 39.760.000 36.560.000 47.980.000 49.640.000 63.920.000 45.000.000 44.600.000 43.120.000 64.720.000 43.920.000 46.420.000 44.160.000 42.360.000 39.320.000 41.360.000 71.320.000 55.620.000 95.880.000 120.680.000 1.640.600.000

1 2 3 4

5 6 7 8 9

10 11 12 13

14 15 16 17

18 19 20 21

22 23 24 25

26 27 28 29

Pedom an Penyusunan RK A 2014

30 31 32 33

Lam piran
Lampiran 25. Pengiriman Dokumen dan Publikasi Survei Kinerja ke Daerah
Tarif per Kg No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi Volume (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua
Total

(3) 100 100 100 100 100 100 100 100 50 50 50 100 100 100 100 50 50 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 50 100 100 100 100 100
3.000

Harga Satuan (4)

Nilai (5)

Biaya Pengiriman Tarif per Kg Dokumen dari BPS Pusat ke BPS Harga Volume Nilai Provinsi Satuan (6) 2.700.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.100.000 2.000.000 2.000.000 1.900.000 1.000.000 1.150.000 550.000 1.400.000 1.800.000 1.800.000 1.800.000 750.000 950.000 2.000.000 3.600.000 1.900.000 2.800.000 2.000.000 2.600.000 2.500.000 3.000.000 2.400.000 3.200.000 1.550.000 2.800.000 3.700.000 3.700.000 6.600.000 5.500.000
77.750.000

Biaya Pengiriman Dokumen dari BPS Provinsi ke BPS Kab/Kota (10) 562.500 525.000 330.000 450.000 375.000 240.000 330.000 232.500 240.000 450.000 82.500 112.500 220.000 150.000 210.000 112.500 397.500 465.000 577.500 382.500 397.500 367.500 607.500 510.000 517.500 397.500 675.000 510.000 397.500 592.500 592.500 975.000 975.000
13.960.000

(7) 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 100 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75 75
2.500

(8) 7.500 7.000 4.400 6.000 5.000 3.200 4.400 3.100 3.200 6.000 1.100 1.500 2.200 2.000 2.800 1.500 5.300 6.200 7.700 5.100 5.300 4.900 8.100 6.800 6.900 5.300 9.000 6.800 5.300 7.900 7.900 13.000 13.000

(9) 562.500 525.000 330.000 450.000 375.000 240.000 330.000 232.500 240.000 450.000 82.500 112.500 220.000 150.000 210.000 112.500 397.500 465.000 577.500 382.500 397.500 367.500 607.500 510.000 517.500 397.500 675.000 510.000 397.500 592.500 592.500 975.000 975.000
13.960.000

27.000 2.700.000 20.000 20.000 20.000 21.000 20.000 20.000 19.000 20.000 23.000 11.000 14.000 18.000 18.000 18.000 15.000 19.000 20.000 36.000 19.000 28.000 20.000 26.000 25.000 30.000 24.000 32.000 31.000 28.000 37.000 37.000 66.000 55.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000 2.100.000 2.000.000 2.000.000 1.900.000 1.000.000 1.150.000 550.000 1.400.000 1.800.000 1.800.000 1.800.000 750.000 950.000 2.000.000 3.600.000 1.900.000 2.800.000 2.000.000 2.600.000 2.500.000 3.000.000 2.400.000 3.200.000 1.550.000 2.800.000 3.700.000 3.700.000 6.600.000 5.500.000
77.750.000

Pedom an Penyusunan RK A 2014

113

000 1 110.000 160.000 1 110.000 1 121.000 121.000 110. Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.000 215. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua Total 114 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 352.000 Biaya pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan (6) 110.000 110.100.000 1 110.000 110.000 253.000 121.000 1 124.000 1 132.000 110.200.000 1 110.200.000 1.000 1 215.000 1 160.000 1 153.594. Bangka Belitung Kep.000 1 140.000 1 121.000 209.000 1 1.000 484.000 253.000 121.000 1 110.000 110.000 172.000 11.000 110.000 1 110.000 110.000 1 2.000 1 253.000 1 172.000 140.000 No (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Provinsi (2) Nanggroe Aceh Darussalam Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep.000 568.000 385.000 2.000 568.000 1 110.000 124.000 124.200.000 246.000 202.594.000 132.000 202.000 110.000 110.000 1 110.Lam piran Lampiran 26.000 153.000 160.000 110.000 1 110.000 110.000 110.750.000 352.000 110.000 209. Pengawasan BPS Kabupaten/Kota ke Kecamatan Perjalanan (PP) per OrangKunjungan (Rp) Harga Volume Nilai Satuan (3) (4) (5) 1 110.000 1 110.000 187.000 110.000 1 385.000 110.000 33 11.100.000 132.000 385.000 110.000 110.000 1 352.750.000 215.000 1 187.000 484.000 187.750.000 2.000 1.000 1 484.000 2.000 1 246.000 110.000 1 2.000 110.000 140.000 1 202.000 153.000 1 568.000 110.000 246.000 1 110.000 2.000 110.000 110.100.000 110.000 1 209.000 121.000 172.

Si Agusta B. Ttd. Personil Nama Kegiatan Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja Survei Kinerja 54072 13392 6005 17832 14945 51004 NIP 10093 13344 14546 Nama Sri Andayani.ST Titis Wahyu Setiowati.000 Jakarta. S. A.964.Comm) NIP. 195708311981031002 Pedom an Penyusunan RK A 2014 115 .000 13. S. (Arie Sukarya.ST Suparman. M. Yusuf. Perkiraan Kebutuhan Anggaran Tahun Anggaran 2015 2016 2017 Jumlah Output Dokumen Perencanaan Dokumen Perencanaan Dokumen Perencanaan Kebutuhan Anggaran 4. S.035.000 4.Si Fatimah.579. M.Sos Abu Bukhori.512. S.102.Md Diyah Trijayanti. Cornelius Putri Indriyanti Jabatan Kepala Bagian Kasubag Rencana Teknis Kasubag Rencana Non Teknis Kasubag Keterpaduan Rencana Staf Staf Staf Staf Staf Staf Staf Staf Staf Disiplin Ilmu Master of Statistic Master Ilmu Pengetahuan Magister Ekonomi Sarjana Statistik Sarjana Statistik Sarjana Statistik Sarjana Statistik Sarjana Statistik Sarjana Sosial Sarjana Muda Komputasi Sarjana Ekonomi Sarjana Sastra Sarjana Muda Sekretaris Fungsi dalam Kegiatan Penanggung jawab kegiatan Koordinator Koordinator Koordinator Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Lampiran 28.ST.302. ME Wahyu Indrarto.508. S.000 4.Si Puji Amri Handayani. M. S. SE. S.Si Retno Apriliani. November 2012 Pejabat Penanggung Jawab.Stat Sudarmanto.759.Lam piran Lampiran 27.

200.000 600.000 Kode Komponen A Keterpaduan Penyusunan.000 23.000.000 500.040.000 650.000 3.040.068.000 25.000 1.750.000.000.501. DAN EVALUASI ROGRAM Nama Kegiatan Biro Bina 1. II.000 011 Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran serta Evaluasi Komponen 1.01 KEGIATAN/SUB KEGIATAN/JENIS BELANJA/RINCIAN BELANJA (2) PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA Indikator Kinerja Utama Program : 01 02 03 04 05 06 07 08 09 Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat (teknis.000 Kode Program DMPTTL IKU program DMPTTL Kode Kegiatan Biro Bina Program 2881 PENYUSUNAN.003 DOKUMEN PERENCANAAN Lokasi: DKI JAKARTA Kode Output Output Biro Bina Program 3 Dokumen 1.450.000 Sub Komponen 521211 Belanja Bahan Jenis AKun 101.000 50.000 191. & fungsional) Persentase pejabat eselon I.000 8.600.000 25.200.000 50.560.000 26.600.000 50.Lam piran Lampiran 29.350.040.000. Petunjuk Operasional Kegiatan Badan Pusat Statistik Tahun Anggaran 2013 KODE (1) 054.000 LBR 17.040. Pengembangan. dan III yang menandatangani pakta integritas Persentase produktivitas pegawai Persentase pegawai yang memangku jabatan fungsional tertentu Persentase pegawai berpendidikan minimal Diploma IV atau Strata 1 Jumlah peraturan perundang-undangan yang diselesaikan (Academic Paper)reformasi birokrasi Jumlah dokumen Frekwensi Pelayanan Umum Internal BPS Penilaian terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja BPS oleh KemenPAN & RB VOLUME (3) HARGA SATUAN (Rp) (4) JUMLAH BIAYA (Rp) (5) PENANGGUNG JAWAB (7) Nama Program DMPTTL BPS ############ 1.000 Kode Akun BINAPROGRAM 1 Penggandaan buku laporan update database peta prasik 2 Penggandaan buku renja KL 3 Pencetakan buku kuning pusat dan daerah 4 Penggandaan dokumen instrumen aktivitas dan monev 5 Pencetakan publikasi aktivitas BPS 6 Pencetakan Lakip dan PK 7 Pencetakan Publikasi SHBJ 8 Komputer Supplies Honor output kegiatan 1 Honor penanggungjawab 2 Honor ketua 3 Honor wakil ketua 4 Honor anggota 5 Pembuatan tabel update database peta prasik 9 Pendataan SHBJ di Jakarta 10 Revisit Pendataan SHBJ di Jakarta 3.000 15.518.500.000 LBR 40.501.000 200 200 200 200 10.000 30.501. PENGEMBANGAN.000 600.000.000 521213 6 24 42 216 507 190 72 O-B O-B O-B O-B TABEL RESP RESP 700.000 LBR 40.019-JAKARTA II ) Sub Komponen 737.000 LBR 3 PAKET 200 200 125.501.01.000. non teknis.590 LBR 190 SET 6.000 2881.000 116 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .000 3.200.000 8.000 9. dan Evaluasi Program ( KPPN.000 4.000 LBR Detail Belanja 130.000 108.

Lam piran Pedom an Penyusunan RK A 2014 117 .

Dan Program P2A2 BPS B01. Program PSPA BPS Pusat. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya. Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Program PPIS.2 Mengirim Surat Pemberitahuan Pengajuan RKA ke Subject Matter dan Buku Pedoman Penyusunan RKA 118 Pedom an Penyusunan RK A 2014 .1.Lam piran Lampiran 30.

.

Email : bpshq@bps.go. Fax : (021) 3857046 Homepage : http://www.id.BADAN PUSAT STATISTIK Jl. 3842508.go. Sutomo No. 3810291-4. 6-8 Jakarta 10710 Telp.bps.id . dr. : (021) 3841195.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->