Instrumen penelitian

1

PENGUKURAN VARIABEL Pengukuran : suatu proses kuantifikasi variabel / atribut (kualitatif) dari suatu materi atau obyek sehingga diperoleh angka (bilangan) menggunakan aturan tertentu. didasarkan pada teori yang sudah ada atau penelitian sebelumnya. Definisi Operasional Variabel (DOV) menghasilkan: Dimensi. indikator. dan item 2 . ATURAN: Definisi operasional Pemilihan skala pengukuran Definisi Operasional Variabel (DOV).

DOV: KONSEP. VARIABEL DAN DIMENSI KONSEP VARIABEL DIMENSI INDIKATOR 3 ITEM .

MODEL SKALA PENGUKURAN   RANKING (comparative) RATING (noncomparative): – – Kontinyu Itemize:   Semantik Diferensial Likert (summated ratings) 4 .

sehingga setiap jawaban dari responden dapat diukur panjang garis.MODEL SKALA PENGUKURAN RATING: – Kontinyu Pertanyaan Menurut saudara. apakah metode tatap muka di kelas (klasik) tepat diterapakan untuk pembelajaran bahasa asing di Perguruan Tinggi? ST Jawaban / Respon STT Catatan: Misal panjang garis 5 cm. akhirnya diperoleh data numerik (kuantitatif) 5 .

C = Cocok. TC = 2 . SC = 5 ♥ SC ♥ C Jawaban ♥ B ♥ TC ♥ STC STC = Sangat tidak cocok. B = Biasa. SC = Sangat cocok 6 . C = 5 .MODEL SKALA PENGUKURAN RATING:  Itemize: Semantik Diferensial (bipolar. TC = Tidak cocok. B = 3 . apakah metode tatap muka di kelas (klasik) cocok diterapakan untuk pembelajaran bahasa asing di Perguruan Tinggi? Pemberian Skor: STC = 1 . kutup negatif – positif) Pertanyaan Menurut saudara.

S = 5 . B = Biasa. SS = Sangat setuju Sekaran (2003). jika the differences between the successive categories are equal. . bahwa Skala Likert dapat menghasilkan data interval 7 Sharma (1996). pengukuran akan menghasilkan skala interval (interval scale). B = 3 . SS = 5 ♥ SS ♥ S Jawaban ♥ B ♥ TS ♥ STS STS = Sangat tdk setuju.MODEL SKALA PENGUKURAN RATING:  Itemize: Likert (summated ratings) Pertanyaan Apakah saudara setuju bahwa metode tatap muka di kelas (klasik) tepat diterapakan untuk pembelajaran bahasa asing di Perguruan Tinggi? Pemberian Skor: STS = 1 . TS = 2 . TS = Tidak setuju. S = Setuju.

3. 2. Buat Definisi Operasional Variabel (DOV) Identifikasi Dimensi (partikular) dari variabel sesuai DOV (optional) Identifikasi Indikator (partikular) dari setiap dimensi atau variabel Identifikasi Item dari masing-masing indikator Sistem respon yang ingin diukur : affective domain (perasaan / sikap terhadap sesuatu). 8 . 5. 4. Pilih model skala pengukuran yang akan digunakan :skala semantik diferensial. conative domain (tendensi untuk bertingkah laku) atau cognitive domain (tahu atau tidak tahu).PROSES PENGUKURAN VARIABEL 1. Likert atau skala kontinyu 6.

7. yang banyak digunakan adalah 5 Tetapkan skor (bukan skala) pada setiap respon : 1 = sangat tidak setuju. 5. 5 = sangat setuju Asumsi : harus ada contimum Banyaknya respon jawaban setiap item lebih baik sama Skor yang telah diperoleh diubah menjadi skala (MSI dari Thurston atau Likert Scale) Uji coba instrumen: uji validitas dan reliabilitas . 2 = setuju. 9 atau 11. 9 13. 11.PROSES PENGUKURAN VARIABEL 7. 9. tidak direkomendasikan ada item netral Tetapkan banyaknya respon pada setiap item : 3. 3 = biasa. 10. 4 = setuju . 12. Susun item (pertanyaan) boleh negatif (unfavorable) atau positif (favorable). 8.

keterampilan membuat variasi.CONTOH : Pengukuran Variabel Kompetensi Mengajar Dosen  Definisi Operasional Variabel: Kompetensi mengajar dosen adalah tingkah laku yang ditampilkan oleh dosen dalam kegiatan belajar mengajar sehingga materi pembelajaran dapat ditangkap oleh mahasiswa. Namun demikian. keterampilan bertanya. keterampilan mengelola kelas. di dalam penelitian indikator yang digunakan hanya diambil: keterampilan menjelaskan. keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. menurut pengamatan dan persepsi mahasiswa. serta keterampilan memimpin diskusi kelompok kecil (Usman: 2000:74). keterampilan membuat variasi. 10  Skala Pengukuran: Skala Likert dengan 5 skor . Tingkah laku yang ditampilkan oleh dosen meliputi kemampuan membuka dan menutup kuliah. dan keterampilan mengelola kelas. keterampilan menjelaskan. keterampilan memberi penguatan.

dosen AA sangat baik di dalam melakukan pengelolaan kelas? ♥ SS ♥ SS ♥ S ♥ S ♥ B ♥ B ♥ TS ♥ TS ♥ STS ♥ STS 11 . dosen AA sangat trampil di dalam membuat variasi perkuliahan? Apakah saudara setuju. dosen AA sangat trampil di dalam memberikan penjelasan tentang materi yang dikuliahkan? Jawaban ♥ SS ♥ S ♥ B ♥ TS ♥ STS Apakah saudara setuju.CONTOH : Kuesioner (instrumen penelitian) Pertanyaan Apakah saudara setuju.

UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN  UJI COBA INSTRUMEN   Kondisi uji coba harus menjamin diperolehnya data yang benarbenar mencerminkan keadaan sebenarnya Dilakukan sekurang-kurangnya terhadap 30 responden   ANALISIS HASIL UJI COBA Uji validitas :     Face validity : Koreksi dari ahli Unidimensionalitas: GFI > 0.3 . 1 faktor (SPSS) Kriteria: r > 0. LISREL.90 (LISREL atau AMOS) Unidimensionalitas: An.60 (SPSS) Construct Reliabity : ρη (SEM. Faktor Konfirmatori sig.   0. korelasi skor indikator dengan skor total (SPSS) Internal consistency : Alpha Cronbach. AMOS)  Uji Reliabilitas :   12 .

DATA VARIABEL LATEN   Metode Total Skor Metode Rata-Rata Skor     Metode Rescoring Metode Indikator Terkuat Metode Skor Faktor Metode Skor Komponen Utama 13 .

THANK YOU 14 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful