Anda di halaman 1dari 49

MUSCULI ET FASCIAE DI EXTREMITAS INFERIOR

NANANG WIYONO, dr, M.Kes BAGIAN ANATOMI & EMBRYOLOGI FK UNS SURAKARTA

PENDAHULUAN
Extremitas inferior berfungsi untuk menopang berat badan, lokomosi dan menjaga keseimbangan Extremitas inferior dihubungkan dengan truncus oleh cingulum membri inferior Sebagian otot yang bekerja pada extremitas inferior berasal dari cingulum membri inferior dan columna vertebralis Extremitas inferior terdiri 4 bagian : Hip (panggul) Femur Cruris Pedis

Banyak trauma saat rekreasi atau bekerja melibatkan extremitas inferior Tulang-tulang extremitas inferior bisa dilihat pada osteologi extremitas inferior Trauma terjadi pada orang dewasa, biasanya saat olah raga misalnya hoki dan sepak bola

MYOLOGI
Musculi et Fasciae di extremitas inferior 1. Musculi et fasciae di regio iliaca 2. Musculi et fasciae di femur 3. Musculi et fasciae di cruris 4. Musculi et fasciae di pedis

Musculi di regio iliaca


Musculi di regio iliaca adalah : 1. M. Psoas major 2. M. Psoas minor 3. M. Iliacus

1. M. Psoas major = m. Psoas magnus Berbentuk fusiformis panjang Terletak di sisi lateral regio lumbale columna vertebralis dan pinggir pelvis minor Origo : melekat di facies ventralis basis dan tepi caudal procesus semua VL dan sisi lateral corpus dan discus intervertebralis VTh terakhir dan semua VL serta discus intervertebralis yang sesuai Insertio : melekat di trochanter minor femoris Fungsi : flexi femur, flexi columna vertebralis regio lumbale dengan sedikit membelok ke lateral Innervasi : dari plexus lumbalis, mengandung serabut-serabut n. lumbalis ke-2 dan 3.

2. M. Psoas minor = m. Psoas parvus Bentuk kecil panjang, terletak di ventral m. Psoas major Origo : melekat di sisi corpus VTh 12 dan VL1 dan discus intervertebralis yang terletak diantaranya, berakhir sebagai tendo kecil Insertio : melekat di linea pectinea dan eminentia iliopectinea serta tepi lateral fascia iliaca Fungsi : flexi pelvis dan columna vertebralis regio lumbale Innervasi : n. lumbalis I 3. M. Iliacus Gepeng, berbentuk trianguler terdapat di fossa iliaca Origo : di 2/3 bagian atas fossa iliaca, labium internum crista iliaca, ligamentum sacroiliaca anterior, lig. Iliolumbale dan basis ossis sacri di sebelah dorsal dan ke anterior sejauh SIAS dan SIAI Insertio : melekat di sisi lateral tendo m. Psoas major dan beberapa serabutnya memanjang ke corpus ossis femoris kira-kira 2,5 cm sebelah distal trochanter minor Fungsi : flexi femur Innervasi : n. femoralis, mengandung serabut n. lumbalis ke-2 dan 3.

Musculi di femur
Musculus di femur dibedakan menjadi : a. Musculi di regio femur anterior b. Musculi di regio femur medialis c. Musculi di regio glutea d. Musculi di regio femur posterior

a. Musculi di regio femur anterior Terdiri atas : 1. M. Sartorius 2. M. Quadriceps femoris 3. M. Articularis genus 1. M. Sartorius Merupakan musculus terpanjang di tubuh Bentuknya kecil seperti pita Origo : dengan perantaraan serabut tendinus melekat di SIAS dan separoh bagian atas cekungan di bawahnya Insertio : di sebelah anterior m. Gracilis dan m. Semitendinosus melekat ke bawah bagian proximal facies medialis corpus ossis tibiae Fungsi : flexi femur dan rotasi ke lateral, juga untuk flexi cruris, setelah flexi, rotasi sedikit ke medial Innervasi : n. femoralis, mengandung serabut n. lumbalis ke-2 dan 3.

2. M. Quadriceps femoris = m. Quadriceps extensor, t.a. Empat buah musculus yaitu : m. Rectus femoris, m. Vastus lateralis, m. Vastus intermedius dan m. Vastus medialis; terletak di femur anterior Merupakan musculus extensor yang kuat untuk cruris, tersusun oleh berkas serabut yang besar yang menutupi bagian depan dan samping femur M. Rectus femoris Terletak di bagian tengah anterior femur, bentuknya fusiformis dan serabut-serabut superficial tersusun bipennatus, sedang serabut-serabut yang profunda berjalan lurusnke bawah menuju apponeurosis profunda Origo : dengan 2 tendo, satu melekat di SIAS, lainnya melekat di cekungan di atas acetabulum Insertio : melekat di basis ossis patellae M. Vastus lateralis = m. Vastus externus, merupakan musculus terbesar diantara m. Quadriceps femoris lainnya. Origo : dengan perantaraan aponeurosis yang lebar, melekat di bagian proximal linea intertrochanterica, tepi anterior dan inferior trochanter major, labium laterale tuberositas glutealis Dan bagian proximal labium laterale linea aspera Insertio : melekat di tepi lateral patellae, bersatu dengan tendo m. Quadriceps femoris

M. Vastus medialis = m. Vastus internus Origo : melekat di bagian distal linea intertrochanterica, labium mediale linea aspera, bagian proximal linea supracondylaris medialis, tendo m. Adductor longus dan m. Adductor magnus serta septum intermusculare mediale Insertio : melekat di tepi medial patellae dan tendo m. Quadriceps femoris M. Vastus intermedius = m. Crureus Origo : melekat di facies anterior dan lateralis corpus ossis femoris di bagian proximal dan pada bagian distal septum intermusculare laterale Insertio : serabutnya berakhir di aponeurosis superficial yang akan membentuk bagian profunda tendo m. Quadriceps femoris

3. M. Articularis genus Disebut juga m. Subcrureus Merupakan musculus yang kecil, biasanya terpisah dari m. Vastus intermedius tetapi kadang bersatu dengannya Origo : di facies anterior bagian distal corpus ossis femoris Insertio : melekat di bagian proximal membrana sinovialis articulatio genus Fungsi : menarik capsula articularis ke proximal Innervasi : nervus yang menginervasi ke m. Vastus intermedius

b. Musculi di regio femur medialis Terdiri : 1. M. Gracilis 2. M. Pectineus 3. M. Adductor longus 4. M. Adductor brevis 5. M. Adductor magnus

1. M. Gracilis Merupakan musculus yang terletak paling superficial di regio femur medialis; merupakan musculus yang tipis, gepeng, lebar di bagian proximal dan mengecil di distal Origo : melekat di margo anterior bagian bawah SOP dan pada separoh bagian superior arcus pubicus Insertio : melekat di bagian atas facies medialis corpus ossis tibiae, sebelah distal condylus Fungsi : untuk adductie femur, flexi cruris dan setelah flexi membantu medial rotasi Innervasi : r. Anterior n. obturatorius, mengandung serabut lumbalis ke-3 dan 4 2. M. Pectineus Musculus ini datar, berbentuk quadrilateral, terletak di bagian anterior proximal dan sisi medial femur Origo : melekat di linea pectinea dan sedikit membentang di facies anteriornya Insertio : melekat di peninggian yang membentang dari trochanter minor ke linea aspera Fungsi : flexi dan adductie femur dan medial rotasi Innervasi : cabang dari n. femoralis, mengandung serabut n. lumbalis ke-2, 3 dan 4.

3. M. Adductor longus Merupakan musculus paling superficial diantara ketiga mm. Adductores, bentuknya trianguler, terletak dalam saru bidang dengan m. Petineus Origo : melekat di bagian anterior pubis, di daerah pertemuann antara crista dengan symphisis Insertio : melekat di linea aspera, antara m. Vastus medialis dan m. Adductor magnus Fungsi : adductie, flexi dan cenderung untuk medial rotasi femur Innervasi : r. Anterior n.obturatorius, mengandung serabut n. lumbalis ke-3 dan 4 4. M. Adductor brevis Terletak tepat di posterior kedua mm. Adductores terdahulu, bentuknya trianguler Origo : melekat di luar ramus inferior ossis pubis diantara m. Gracilis dan m. Obturatorius externus Insertio : dengan perantaraan apponeurosis, melekat di linea aspera yang membentang dari trochanter minor ke linea aspera Fungsi : adductie, flexi, dan cenderung untuk medial rotasi femur Innervasi : r. Anterior n.obturatorius, mengandung serabut n. lumbalis ke-3 dan 4

5. M. Adductor magnus Bentuk trianguler, terletak di sisi medial femur Origo : serabutnya melekat di ramus inferior ossis ischii dan pada margo externa bagian inferior tuber ischiadicum Insertio : melekat di linea aspera dan bagian proximalnya memanjang ke medial Fungsi : adductie femur; bagian atas musculus untuk medial rotasi femur dan flexi, sedang bagian bawah untuk extensi dan rotasi lateral femur Innervasi : r. Posterior n.obturatorius, mengandung serabut n. lumbalis ke-3 dan 4 dan dari n. ischiadicus

Musculi di regio glutea Terdiri : 1. M. Gluteus maximus 2. M. Gluteus medius 3. M. Gluteus minimus 4. M. Tensor fasciae latae 5. M. Piriformis 6. M. Obturatorius internus 7. M. Gemmelus superior 8. M. Gemmelus unferior 9. M. Quadratus femoris 10. M. Obturatorius externus

1. M. Gluteus maximus Terletak paling superficial di regio glutea, musculusnya besar, merupakan massa padat berbentuk quadrilateral, membentuk bangunan menonjol di daerah bokong Origo : crista iliaca, sacrum, coccygeus, apponeurosis sacrospinalis Insertio : tractus iliotibialis dan tuberosita gluteae femoralis Fungsi : extensi dan lateral rotasi femur, dengan bantuan tractus iliotibialis, musculus ini akan membantu genus ketika genus dalam posisi extensi penuh Innervasi : n. gluteus inferius mengandung serabut n. lumbalis ke-5 dann.sacralis ke-1 dan 2 2. M. Gluteus medius Musculus ini besar dan kuat, serabutnya melebar, terletak di permukaan luar pelvis 1/3 bagian posterior musculus ini ditutupi oleh m. Gluteus maximus, sedang 2/3 anteriornya ditutupi oleh apponeurosis glutealis, yang memisahkan fascia superficialis dan kulit Origo : ilium Insertio :trochanter major femoris Fungsi :abduksi dan endorotasi femur Innervasi : n. gluteus superius

3. M. Gluteus minimus Origo : ilium Insertio : trochanter major femoris Fungsi : abduksi dan endorotasi femur Innervasi : n. gluteus superius
4. M. Tensor fasia latae Origo : crista iliaca Insertio : tibia dengan perantaraan tractus iliotibialis Fungsi : flexi dan abduksi femur Innervasi : n. gluteus superius

5. M. Piriformis Origo : sacrum pada facies anterior Insertio : margo superior trochanter major femoris Fungsi : exorotasi dan abduksi femur Innervasi : rr. Musculares n. sacralis ke-1 dan 2 6. M. Obturatorus internus Origo : facies interna foramen obturatorium, pubis dan ischium Insertio : trochanter major femoris Fungsi : exorotasi dan abduksi femur Innervasi : rr. Musculares plexus sacralis

7. M. Gemellus superior Origo : spina ischiadica Insertio : trochanter major femoris Fungsi : exorotasi dan abduksi femur Innervasi : n. obturatorius internus

8. M. Gemellus inferior Origo : tuberositas ischiadica Insertio : trochanter major femoris Fungsi : exorotasi dan abduksi femur Innervasi : n. obturatorius internus

9. M. Quadratus femoris Origo : tuberositas ischiadica Insertio :tuberculum minus pada facies posterior femur Fungsi : exorotasi dan adduksi femur Innervasi : n. musculi quadrati femoris 10. M. Obturatoius externus Origo : facies interna membrana obturatoria Insertio : fossa trochanterica Fungsi :exorotasi dan abduksi femur Innervasi : n. obturatorius

Musculi di regio femur posterior = hamstring muscle Terdiri : 1. M. Biceps femoris 2. M. Semitendinosus 3. M. semimembranosus

1. M. Biceps femoris Terletak di bagian posterior dan lateral femur; musculus ini tersusun atas 2 caput, yaitu caput longum dan caput breve Origo : caput longum : mll tendonya melekat di bagian distal dan permukaan dalam tuber ischiadicum dan akan bersatu dengan m. Semitendinosus. Caput breve : melekat di labium laterale linea aspera m. Aductor magnus dan m. Vastus lateralis Insertio : melekat di sisi lateral caput fibulae dan dengan mll serabut kecil melekat di di condylus lateralis tibiae Fungsi : flexi cruris dan setelah flexi dapat untuk lateral rotasi Innervasi : caput longum : r. Tibialis n. ischiadicus; caput brevis : r. Peroneus n. ischiadicus

2. M. Semitendinosus Memiliki tendo panjang, terletak di sisi posterior dan medial femur Origo : melekat di cekungan medial dam distal di tuber ischiadicum Insertio : melekat di bagian proximal facies medialis fascia cruris profunda dan terletak di sebelah posterior tendo m. Sartorius dan di sebelah distal m. Gracilis Fungsi : flexi cruris, setelah flexi dapat melakukan medial rotasi serta untuk extensi femur Innervasi : r. Tibialis n. ischiadicus

3. M. Semimembranosus Disebut demikian karena tendonya berbentuk membranosa di perlekatannya, terletak di sisi belakang dan medial femur Origo : bagian proximal dan permukaan luar tuber ischiadicum di atas dan sebelah lateral perlekatan m. Biceps femoris dan m. semitendinosus Insertio : cekungan pada facies medialis posterior condylus medialis tibiae Fungsi : flexi cruris, medial rotasi dan extensi femur Innervasi : r. Tibialis n. ischiadicus

Musculi di cruris
Dibagi menjadi 3 kelompok a. Musculi di regio cruris anterior b. Musculi di regio cruris posterior c. Musculi di regio cruris lateralis

a. Musculi regio cruris anterior 1. M. Tibialis anterior 2. M. Extensor hallucis longus 3. M. Extensor digitorum longus & m. Peroneus tertius

1. M. Tibialis anterior = m. Tibialis anticus Terletak di sisi lateral tibia Kuat, terlihat gemuk di bagian proximal dan bersifat tendinosus di bagian distal Origo : condylus lateralis dan separoh bagian proximal atau 2/3 facies lateralis corpus ossis tibiae Insertio : facies medialis dan facies plantaris os cuneiforme I dan basis os metatarsale I Fungsi : dorsoflexi dan supinasi (adductie dan inversi) pedis Innervasi : n peroneus profundus
2. M. Extensor hallucis longus = m. Extensor proprius hallucis Tipis, terletak diantara m. Tibialis anterior dan m. Extensor digitorum longus Origo : facies inferior fibulae kira2 3/4 bagian tengah Insertio : basis phalnx distalis hallux Fungsi : untuk extensi phalanx proximalis hallux serta untuk dorsoflexi dan supinasi pedis Innervasi : n.peroneus profundus

3. M. Extensor digitorum longus & m. Peroneus tertius Musculus ini berbentuk bipennatus, terletak di bagian lateral regio cruris anterior Origo : condylus lateralis tibiae Insertio : phalanx media dan phalanx distalis digitus secundus sampai digitus minimus Fungsi : untuk extensi phalanx proximalis ke-4 digiti yang kecil-kecil, juga untuk dorsoflexi dan pronasi pedis Innervasi : n. peroneus profundus

b. Musculi regio cruris posterior Kelompok superficial Kelompok profunda Musculi kelompok superficial regio cruris posterior 1. M. Gastrocnemius 2. M.soleus 3. M plantaris

Musculi kelompok profunda regio cruris posterior


1. 2. 3. 4. M. Popliteus M. Flexor hallucis longus M. Flexor digitorum longus M. Tibialis posterior

c. Musculi regio cruris lateralis 1. M. Peroneus longus 2. M. Peroneus brevis

Musculi di pedis
Musculi di pedis dibagi menjadi 2 kelompok : Musculi di dorsum pedis Musculi di plantar pedis

Musculi di dorsum pedis M. Extensor digitorum brevis Satu-satunya musculus di dorsum pedis Musculus ini lebar, tapi tipis saja

Musculi di plantar pedis Ada 4 lapis : a. Musculi di plantar pedis lapisan pertama b. Musculi di plantar pedis lapisan kedua c. Musculi di plantar pedis lapisan ketiga d. Musculi di plantar pedis lapisan keempat

Musculi di plantar pedis lapisan pertama 1. M. Abductor hallucis 2. M. Flexor digitorum brevis 3. M. Abductor digiti minimi

Musculi di plantar pedis lapis kedua 1. M. Quadratus plantae 2. Mm. Lumbricales

Musculi di plantar pedis lapis ketiga 1. M. Flexor hallucis brevis 2. M. Adductor hallucis 3. M. Flexor digiti minimi brevis

Musculi di plantar pedis lapisan keempat 1. Mm. Interossei dorsales 2. Mm. Interossei plantares

Fascia
Fascia di regio ilaca Fascia yang menutupi facies intraabdominalis m.iliacus dan m.psoas merupakan bagian dari lamina endoabdominalis atau lamina interna fascia profunda; dalam perjalanannya menutupi musculus di bawah ligamentum inguinale akan menuju femur, fascia ini akan melanjutkan diri ke dalam lamina externa fascia lata. Oleh karenanya, lamina endoabdominalis fascia lata ini akan dilapisi di sebelah internanya oleh fascia subserosa - Fascia iliaca - Fascia psoas - Fascia iliopectinea

Fascia di regio femur Fascia subcutanea membentuk lamina superficialis di femur; mengandung jaringan lemak Fascia lata : fascia yang menutupi femur. Di sebelah lateral fascia ini cukup kuat, sedang di bagian lainnya tipis Di bagian proximal melanjutkan diri dengan fascia abdominalis externa dan fascia thoracoabdominalis Ke distal, fascia ini melanjutkan diri dengan fascia di cruris

Fascia di regio cruris Fascia cruris merupakan tempat perlekatan musculus dan bersatu dengan periosteum Ke proximal melanjutkan diri sebagai fascia lata dan akan melekat di sekitar articulatio genus ke os patella, ligamentum patellae, tuberositas tibiae dan capitulum fibullae Ke posterior membentuk fascia poplitea

Fascia di sekitar articulatio talocruralis Pita fibrosa di bagian proximal dan distal articulatio talocruralis dibedakan ke dalam 3 kelompok 1. Retinacula untuk mm. Extensores (superior et inferior) 2. Retinacula untuk mm. Flexores 3. Retinacula untuk mm. Peronei (superior et inferior)

Apponeurosis plantaris Disebut juga fascia plantaris Membentang kuat, tersusun atas serabutserabut putih berkilau, berjalan secara longitudinal, yang dibedakan ke dalam bagian sentral, lateral dan medial