Anda di halaman 1dari 23

S, H & E STANDARD STANDAR K3 & LH

PT PAMAPERSADA NUSANTARA

Pieter J. v/d Westhuizen Sudiarso Prasetio REVISION / REVISI 0 S, H & E Division Head President Director EFFECTIVE FROM 1-May-2001 NUMBER OF PAGES TWENTY TWO (22) EFEKTIF SEJAK 1-Mei-2001 JUMLAH HALAMAN DUAPULUH DUA (22) DISTRIBUTION / DITRIBUSI All / Semua PSMS Standards File Holders PSMS Standards Master File TITLE OF STANDARD / JUDUL STANDAR

COMPILED BY DISUSUN OLEH HEAD OFFICE S, H & E DIVISION STAFF

CONTROLLED BY DIPERIKSA OLEH

APPROVED BY DISETUJUI OLEH

STANDARD NUMBER NOMOR STANDAR SHE / 01 / 14 . 12 / STD

MANAGEMENT AND CONTROL OF HYDROCARBONS PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN HIDROKARBON


1. BACKGROUND / LATAR BELAKANG PT Pamapersada Nusantara accepts that good PT Pamapersada Nusantara menerima bahwa Management of Safety, Health and Environmental Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Pengelolaan issues, is one of the corner stones of its operations. Lingkungan adalah landasan utama dalam kegiatan operasinya. In order to support the above and to ensure that we Untuk mendukung hal di atas dan untuk memastikan effectively manage all aspects related to the bahwa kita mengelola secara efektif semua aspek yang Environment, we must have Systems in place to terkait dengan Lingkungan Hidup, kita harus memiliki Manage and Control all aspects related to sistem untuk Mengelola dan Mengendalikan semua Hydrocarbons (fuels, oils & greases). aspek yang terkait dengan hidrokarbon (bahan bakar, oli dan gris / oli gemuk). 2. OBJECTIVE / TUJUAN To ensure that Standards, Procedures and Rules are in place to ensure that Hydrocarbons (fuels, oils & greases) are effectively managed and controlled at all operating Job Sites. To ensure that our employees have adequate knowledge and commitment of Environmental requirements related to Hydrocarbons, to enable effective Management and Control.

Untuk memastikan adanya Standar, Prosedur dan Peraturan yang berfungsi untuk memastikan Hidrokarbon (bahan bakar, oli & gris / oli gemuk) terkelola dan terkendali dengan efektif di semua Job Site. Untuk memastikan semua karyawan memiliki pengetahuan dan komitmen yang memadai tentang persyaratan Lingkungan yang terkait dengan Hidrokarbon, agar Pengelolaan dan Pengendaliannya dapat efektif.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 1/22

2. OBJECTIVE ( -- Continued -- ) / TUJUAN ( -- Lanjutan -- ) Failure to control hydrocarbon losses to the Kegagalan dalam pengendalian hidrokarbon akan environment may lead to:merugikan lingkungan dan dapat menimbulkan:1. Death of Fish and other Aquatic life forms, 1. Kematian ikan dan kehidupan air lainnya, 2. Vegetation dieback and damage to Flora, 2. Kematian tumbuhan dan kerusakan Flora, 3. Various impacts on downstream users, and 3. Beragam dampak pada kehidupan arus bawah, 4. Breaches of regulations and Contract dan Conditions. 4. Pelanggaran Peraturan dan Kondisi Kontrak 3. DUTIES AND RESPONSIBILITIES / TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB The Operations Division Head, every Operations Kepala Divisi Operasional, setiap Manajer Manager and all Project Managers are responsible to Operasional dan semua Manajer Proyek bertanggung ensure that adequate Standards Procedures and jawab untuk memastikan adanya Standar, Prosedur Rules are in place to ensure Compliance to dan Peraturan yang sesuai dengan Peraturan Government Regulations, Client Contractual Pemerintah, persyaratan Kontrak Klien, serta requirements as well as to the requirements of this persyaratan pada Standar ini, sehubungan dengan Standard, with regard to the Management and Pengelolaan dan Pengendalian semua Hidrokarbon. Control of all Hydrocarbons. The Project Manager and all Department Heads at Manajer Proyek dan semua Kepala Departemen di every Job Site will ensure that Hydrocarbon setiap Job Site harus memastikan bahwa Standar Standards Procedures and Rules are complied with Prosedur dan Peraturan Hidrokarbon dilaksanakan on an ongoing basis. secara berkelanjutan. The Project Manager and all Department Heads at Manajer Proyek dan semua Kepala Departemen di every Job Site will ensure that all employees are setiap Job Site harus memastikan bahwa setiap familiarized with the necessary Hydrocarbon karyawan mengerti secara berkelanjutan tentang Requirements on an ongoing basis. perlunya Persyaratan Hidrokarbon. The Project Manager and all Department Heads at Manajer Proyek dan semua Kepala Departemen di every Job Site will ensure that adequate equipment setiap Job Site harus memastikan adanya peralatan and Materials are available at each site to effectively dan bahan-bahan yang memadai untuk mengelola manage and control Hydrocarbons and to ensure dan mengendalikan Hidrocarbon di setiap site dan compliance to all requirements. memastikan kesesuaian semua persyaratan. RELEVANT INDONESIAN HYDROCARBON LEGISLATION HUKUM INDONESIA YANG TERKAIT HIDROKARBON There are a number of Laws and Regulations Ada sejumlah hukum dan peraturan yang terkait pertaining to the management and control of dengan pengelolaan dan pengendalian Hidrokarbon, Hydrocarbons:yaitu:1. Govt. Reg. No 18/1999 & No 85/1999 these 1. Per. Pem. No 18/1999 & No 85/1999 regulations cover aspects related to hazardous peraturan ini mencakup aspek-aspek yang and poisonous wastes as well as the terkait dengan limbah berbahaya dan beracun requirements for storage, transportation and serta persyaratan penyimpanan, transportasi dan processing of hazardous wastes, proses limbah berbahaya, 2. Environmental Impact Agency Decree No 2. Keputusan Badan Pengendali Damak Kep-225/BAPEDAL/08/1996 details further Lingkungan No Kep-225/BAPEDAL/08/1996 requirements for the storage and collection of rincian persyaratan selanjutnya untuk penyimwaste oils and lubricants, panan & pengumpulan limbah oli dan pelumas. 4.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 2/22

RELEVANT INDONESIAN HYDROCARBON LEGISLATION ( -- Continued -- ) HUKUM INDONESIA YANG TERKAIT HIDROKARBON ( -- Lanjutan -- ) There are a number of Laws and Regulations Ada sejumlah hukum dan peraturan yang terkait pertaining to the management and control of dengan pengelolaan dan pengendalian Hidrokarbon:Hydrocarbons:- ( -- Continued -- ) ( -- Continued -- ) 3. EIA Decree No Kep-01/BAPEDAL/09/1995 3. Keputusan BAPEDAL No Kep-01/ details further requirements for the storage BAPEDAL/09/1995 rincian persyaratan peand collection of hazardous wastes as well as nyimpanan dan pengumpulan limbah berbahaya requirements for bunding and signage, dan persyaratan tanggul dan rambu-rambu, 4. Ministry of Mines & Energy Decree No 4. Keputusan Menteri Pertambangan & Energi 555.K/26/M.PE/1995 details requirements No 555.K/26/M.PE/1995 rincian persyaratan for occupational health and safety in mining. It kesehatan dan keselamatan pekerjaan di perdescribes the requirements for the safe handling tambangan. Menjelaskan tentang persyaratan and storage of hazardous wastes, labeling, use penanganan keselamatan dan penyimpanan of personal protective equipment and measures limbah berbahaya, pemberian label, pemakaian to avoid contamination, alat pelindung diri dan pencegahan kontaminasi, 5. Dept. of Mines & Energy Letter No 5. Surat Keputusan Dept. Pertambangan & 1264/26/DPT/1992 details requirements for Energi No 1264/26/DPT/1992 rincian the storage fuel in mining operations and persyaratan penyimpanan bahan bakar dalam includes specifications for storage, bunding, operasi pertambangan dan termasuk spesifikasi testing and permitting, penyimpanan, tanggul, percobaan dan perijinan, 6. Govt. Reg. No 20/1990 details requirements 6. Peraturan Pemerintah No 20/1990 rincian for the prevention, control and monitoring of persyaratan pencegahan, pengendalian dan pollution in watercourses and defines water pengawasan polusi dalam aliran air dan quality standards according to river penjelasan standar kualitas sesuai dengan classification, and klasifikasi sungai, dan 7. Ministry of Environment Decree No 7. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 51/MENLH/10 details effluent discharge 51/MENLH/10 rincian masalah kualitas qualities from industrial activities and the pembuangan limbah cair dari aktivitas industri standards for mining effluent discharges are dan standar masalah limbah cair pertambangan listed in the appendix (it specifies a limit for oil terlampir (hal ini menjelaskan batas oli dan gris and grease content in discharges of 50mg/l). yang terkandung dalam aliran 50mg/l).
4.

5. HYDROCARBON INSPECTIONS / INSPEKSI HIDROKARBON The Project Manager and all Department Heads (as Manajer Proyek dan semua Kepala Departemen (serta well as the Safety Department) at every Job Site will Departemen Keselamatan) di setiap Job Site harus ensure that regular inspections are conducted of all memastikan bahwa inspeksi rutin diatur di semua areas / places where Hydrocarbons are stored or wilayah / tempat dimana Hidrokarbon disimpan dan used. digunakan. These inspections will include all mobile, Inspeksi ini mencakup semua fasilitas bergerak, temporary, permanent as well as waste storage temporer, permanen, serta fasilitas penyimpanan facilities. limbah. Inspections of Hydrocarbon facilities will include, Fasilitas Inspeksi Hidrokarbon sebagai berikut, tapi but must not be limited to, the following items:tidak terbatas pada, hal-hal di bawah ini:1. Condition of valves, connectors, hoses, 1. Kondisi lampu, konektor, selang air, tangki dan tanks and breather pipes, pipa pernafasan (breather pipes), 2. Condition of all drums and drum storage 2. Kondisi semua drum dan lokasi penyimpanan areas, and drum, dan 3. Condition of bunding, oil traps and drains. 3. Kondisi tanggul, trap oli dan saluran.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 3/22

HYDROCARBON INSPECTIONS ( -- Continued -- ) INSPEKSI HIDROKARBON ( -- Lanjutan -- ) The standard Hydrocarbon Inspection Checklist Ceklis Inspeksi Hidrokarbon yang standar (seperti (as detailed below) must be used to conduct these terinci di bawah ini) harus digunakan untuk inspections. mengatur inspeksi ini. Hydrocarbon Inspections must be included on the Inspeksi Hidrokarbon harus termasuk dalam Jadwal Planned Inspection Schedule as detailed in Sub Inspeksi Terencana seperti terinci dalam Sub Element 3.1 and S, H & E Standard number Elemen 3.1 dan Standard K3&LH nomor SHE/98/03.01/STD and must be conducted on a SHE/98/03.01/STD dan harus diatur setiap bulan monthly basis. secara teratur.
5.

6. BASIC REQUIREMENTS / PERSYARATAN DASAR The following basic requirements will apply to Persyaratan dasar berikut harus diterapkan di all operating Job Sites and will be applicable to all semua Job Site dan harus diterapkan oleh semua employees and all employees of contractors and / or karyawan dan semua karyawan kontraktor dan / atau sub-contractors at those Sites. sub-kontraktor di masing-masing Site. All workshops (permanent as well as temporary) Semua workshop (permanen serta temporer) dan and all equipment wash bays will be equipped with semua tempat cuci kendaraan akan dilengkapi proper drains and will have an effective oil dengan saluran yang layak dan harus ada interceptor (oil trap) in place. interseptor oli yang efektif (trap oli). The design of all oil traps will be in accordance Desain untuk semua trap oli harus sesuai dengan with the specifications of this Standard. spesifikasi yang tercantum dalam standar ini. All oil traps must be maintained so that they Semua trap oli harus dirawat sehingga dapat operate effectively. This includes daily visual beroperasi dengan efektif. Termasuk inspeksi visual inspections and cleaning (emptying) as / when harian dan pembersihan (pengosongan) seperti / required (regular basis). ketika diminta (rutin berkelanjutan). All waste hydrocarbons must be disposed of as Semua limbah hidrokarbon harus dibuang seperti specified in this standard and the detailed site dijelaskan dalam standar ini dan dalam rincian SOP SOPs and Work Instructions. dan instruksi kerja site. Physical measures must be in place at all sites for Perlengkapan fisik harus ada di setiap site untuk the safe handling and storage of all waste penanganan yang aman dan penyimpanan semua hydrocarbons so that the risk of spillage is limbah hidrocarbon sehingga resiko tertumpah minimized (eg: handling rules for old oil filters as diminimalisir (misal: peraturan penanganan filter oli well as a special receptacle to drain old oil filters). bekas serta tempat penyimpanan khusus untuk mengeringkan filter oli bekas). Sebuah catatan pembuangan limbah oli harus dibuat An ongoing record must be kept of all waste oil secara berkelanjutan. Harus termasuk dalam laporan disposals. This must be included in the site operasional site. operational report. Any spillages of hydrocarbons must be reported Semua tumpahan hidrokarbon harus dilaporkan kepada Departemen Keselamatan di site dengan to the site Safety Department immediately and all segera dan semua tumpahan harus segera dibersihkan spillages must be cleaned-up quickly and dengan efektif. effectively. An incident report (green card) must be compiled Laporan Insiden (green card) harus dibuat untuk for all spillages to soil and a full Incident semua tumpahan ke tanah dan Investigasi Insiden Investigation must be done for any such spillages harus dilakukan untuk setiap tumpahan yang in excess of 50 l. melebihi 50 l.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 4/22

BASIC REQUIREMENTS ( -- Continued -- ) / PERSYARATAN DASAR ( -- Lanjutan -- ) An incident report (green card) must be compiled Laporan Insiden (green card) harus dibuat untuk for all spillages which enters a waterway or the semua tumpahan yang jatuh ke aliran air atau ke ocean and a full Incident Investigation must be laut dan Investigasi Insiden penuh harus dilakukan done for any such spillages in excess of 50 l. untuk tumpahan yang melebihi 50 l.
6.

All consumables, which have been contaminated by hydrocarbons (eg: rags / hoses / etc), must be treated as hazardous waste and must be disposed of as specified. All gravel, soil or sand, which has been contaminated by hydrocarbons, must be treated as hazardous waste and must be either bio-remediated or must be disposed of as specified. Where practical, any piping that carries hydrocarbons must run within a contained area (must be inside a bunded or floored area with drains). All hydrocarbon piping, must be appropriately colour coded (as per Element 6) and must have labeling and signage as required. Hydrocarbon storage areas and piping must be protected from vehicular damage (appropriate crash barriers / barricades) and must have appropriate signs (symbolic safety signs), which state any safety requirements. In general underground storage of hydrocarbons will not be allowed. All storage tanks and piping must be above ground, to facilitate easy inspections and identification of any possible leaks. Every site will have in place an ongoing system of stocktaking and measurement (inventory control system) for all bulk storage facilities. This system must be able to identify / detect ongoing leakage from the system. If leakage from any bulk system is suspected or identified, an investigation must be initiated immediately and appropriate remedial actions must be implemented as soon as possible. The design and construction of all hydrocarbon storage areas (tanks / drums) and hydrocarbon distribution facilities, must be approved (in writing) by the site Safety Department as well as by the Analyst (Environment) in Head Office. The standard checklist for new designs (as per Element 10) must be used.

Semua bahan konsumsi, yang telah terkontaminasi hidrokarbon (misal: lap / selang air / dll), harus diperlakukan seperti limbah berbahaya dan harus dibuang secara spesifik. Semua kerikil, tanah atau pasir, yang terkontaminasi hidrokarbon, harus diperlakukan seperti limbah berbahaya dan harus diperbaiki secara biologis atau dibuang secara spesifik. Dalam pelaksanaannya, setiap pipa yang membawa hidrokarbon harus melalui lokasi penampungan (harus di dalam lokasi tanggul atau lantai yang terdapat saluran). Semua pipa hidrokarbon, harus diberi kode warna yang tepat (seperti Elemen 6) dan harus diberi label dan tanda sesuai yang disyaratkan. Lokasi penyimpanan dan pipa hidrokarbon harus terlindung dari kerusakan (crash barrier / barricade tepat) dan harus ada tanda yang memadai (tanda keselamatan simbolik), yang mengacu pada persyaratan keselamatan. Secara umum penyimpanan hidrokarbon dibawah tanah tidak diijinkan. Semua tangki penyimpanan dan pipa harus di permukaan tanah, untuk mempermudah inspeksi dan identifikasi kebocoran. Untuk semua fasilitas penyimpanan terbesar, setiap site harus memiliki sistem penghitungan dan pengukuran yang berkelanjutan (inventarisasi sistem kontrol). Sistem harus dapat mengidentifikasi / mendeteksi terus menerus kebocoran dari sistem tersebut. Jika kebocoran dari setiap bagian terbesar sistem dapat diperkirakan atau teridentifikasi, sebuah investigasi harus segera dimulai dan tindakan perbaikan harus dilakukan secepat mungkin. Desain dan konstruksi semua tempat penyimpanan hidrokarbon (tangki / drum) dan fasilitas distribusi hidrokarbon, harus disetujui (tertulis) oleh Departemen Keselamatan di site serta oleh Analis (Lingkungan) di Head Office. Ceklis standar untuk desain baru (seperti dalam Elemen 10) harus digunakan.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 5/22

7. HYDROCARBON WORK INSTRUCTION / INSTRUKSI KERJA HIDROKARBON The S, H & E Division in Head office will provide Divisi K3&LH di Head Office harus menyediakan minimum guidelines for all the areas / items listed petunjuk minimum untuk semua lokasi / barang below, but in addition every operating Job Site yang terdaftar di bawah ini, tetapi setiap Job Site must also have detailed Work Instructions juga harus memiliki instruksi kerja (SOP) terinci (SOPs) in place for these areas / items as well as untuk lokasi / barang berikut serta lokasi / barang other areas / items not listed here:yang tidak terdaftar di bawah ini:1. Design of oil traps and sediment traps for 1. Desain trap oli dan trap sedimen untuk workshops and wash-bays, workshop dan tempat cuci, 2. Ongoing maintenance of silt traps and oil traps 2. Perawatan rutin trap endapan lumpur dan oli (interceptors) for workshops and wash-bays, (interseptor) untuk workshop dan tempat cuci, 3. Collection, handling, storage and disposal of 3. Pengumpulan, penanganan, penyimpanan dan all waste hydrocarbons, pembuangan semua limbah hidrokarbon, 4. Management, Containment and Clean-up of 4. Pengelolaan, Penyimpanan dan Pembersihan all hydrocarbon spills, semua tumpahan hidrokarbon, 5. Collection and Disposal of all Contaminated 5. Pengumpulan dan Pembuangan semua materi material (including soil, gravel, etc), and yang terkontaminasi (termasuk tanah, kerikil, 6. Management and Control of all Hydrocarbon dll), dan Storage and Distribution Facilities. 6. Pengelolaan dan Pengendalian semua fasilitas penyimpanan dan distribusi Hidrokarbon. 8. DESIGN OF OIL / FUEL TRAPS (INTERCEPTORS) DESAIN TRAP OLI / BAHAN BAKAR (INTERSEPTOR) The design, operation and maintenance of all oil Desain, operasi dan perawatan semua trap oli dan / and / or fuel traps, is aimed at ensuring that the atau bahan bakar, ditujukan untuk memastikan maximum concentration of hydrocarbon released / bahwa konsentrasi maksimum hidrokarbon yang discharged does not exceed 50ppm. dibuang tidak lebih dari 50ppm. If impacts on the Environment, from spillages in Jika dampak pada lingkungan, akibat dari tumpahan workshops and wash-bays, is to be minimized the di workshop dan tempat cuci, dapat diminimalisir correct operation of traps from these facilities is pengoperasian trap dari fasilitas secara benar sangat absolutely essential. berarti. Before any workshop or wash-bay is constructed, Sebelum workshop atau tempat cuci dibangun, the responsible person must ensure that the facility penanggung jawab harus memastikan bahwa fasilitas will have adequate oil / fuel / sediment traps. trap oli / bahan bakar / sedimen memadai. Standard design specifications and drawings are Spesifikasi Desain standar dan gambar disediakan available from the GA Department in Head Office. oleh GA Departemen di Head Office. If necessary, new design specifications must be Jika perlu, spesifikasi desain baru harus dihitung dan calculated and new drawings compiled. gambar baru harus disusun. Detailed below, for information, is a procedure for Rincian di bawah ini adalah prosedur untuk calculating the sizes of traps. penghitungan ukuran trap. A. Calculating the Contaminated Water Flow A. Penghitungan Nilai Arus Air yang Rate:Terkontaminasi:1. Calculate the Storm Water Flow Rate:1. Penghitungan Nilai Arus Air Hujan:Menentukan daerah workshop / tempat cuci Determine the surface area of the yang terbuka yang terkena hujan dan yang workshop / wash-bay which is exposed to akan mengalir ke trap. rainfall and which will drain into the trap. 2 Daerah Hujan workshop = AWS = m2 Rainfall Area workshop = AWS = m Daerah Hujan tempat cuci = AWB = m2 Rainfall Area wash bay = AWB = m2

SHE/01/14.12/STD Rev 0 6/22

DESIGN OF OIL / FUEL TRAPS (INTERCEPTORS) ( -- Continued -- ) DESAIN TRAP OLI DAN BAHAN BAKAR (INTERSEPTOR) ( -- Lanjutan -- ) A. Calculating the Contaminated Water Flow A. Penghitungan Nilai Arus Air yang Rate:- ( -- Continued -- ) Terkontaminasi:- ( -- Lanjutan -- ) 1. Calculate the Storm Water Flow Rate 1. Penghitungan Nilai Arus Air Hujan ( -- Continued -- ):( -- Lanjutan -- ):Determine the design rainfall for the area, for Menentukan curah hujan untuk lokasi, untuk Kalimantan a 3-hour design rain storm for a one Kalimantan curah arus hujan 3-jam sekali dalam in two year average return period is assumed dua tahun dengan asumsi rata-rata periode berbalik - volumenya diperhitungkan sebagai the volume is calculated as:- 78mm/h = berikut:- 78mm/h = 0.078m/h. 0.078m/h. Menentukan nilai total arus air hujan, dengan Determine the total storm water flow rate, by mengalikan Lokasi & Curah Hujan:multiplying the Area and the Design Rainfall:Storm water flow for workshop / Arus air hujan untuk workshop QWS1 = AWS x 0.078 = _ _ _ m3h Storm water flow for wash bay / Arus air hujan untuk tempat cuci QWB1 = AWB x 0.078 = _ _ _ m3h 2. Calculate the Additional Water Flows:2. Penghitungan Arus Air Tambahan:- Sumber Other sources may drain additional water into lainnya dapat mengalirkan tambahan air ke the contaminated water system (such as washdalam sistem air yang terkontaminasi (seperti down and cleaning facilities). pencucian dan fasilitas pembersihan). 3 Determine the capacity in m h, of all hoses, Menentukan Kapasitas dalam m3h, semua water guns, etc in the workshop that are expected selang air, penyemprot air, dll di workshop yang to be in use at the same time. mungkin dapat digunakan bersamaan. 3 Additional flow workshop = QWS2 = _ _ m h Arus Tambahan workshop = QWS2 = _ _ m3h Additional flow wash bay = QWB2 = _ _ m3h Arus Tambahan tempat cuci = QWB2 = _ _ m3h 3. Calculate the Design Flow:- The Design Flow 3. Penghitungan Desain Arus:- Desain Arus for each facility is the sum of the Storm Water untuk setiap fasilitas adalah jumlah Arus Air Flow and the Additional Water Flows. Hujan dengan Arus Air Tambahan. Design Water Flow for workshop / Desain Arus untuk workshop QWS = QWS1 + QWS2 = _ _ _ m3h Design Water Flow for wash bay / Desain Arus untuk tempat cuci QWB = QWB1 + QWB2 = _ _ _ m3h B. Sizing of Oil / Fuel Traps:B. Pengukuran Trap Oli / Bahan Bakar:If a wash bay is situated within the workshop area, Jika tempat cuci terdapat dalam lokasi workshop, the workshop and the wash bay should be provided masing-masing, workshop dan tempat cuci harus with individual sediment traps discharging into a disediakan trap sedimen yang mengalir ke trap oli / combined (shared) oil / fuel trap. bahan bakar yang tergabung. The calculations shown below are only applicable Penghitungan di bawah ini hanya dapat diterapkan to situations where a silt trap is supplied before the dalam situasi dimana trap endapan lumpur oil trap. If an adequate sediment trap is not disediakan sebelum trap oli. Jika trap sedimen provided, the result will be rapid overloading of the belum tersedia, dapat mengakibatkan trap oli akan oil trap. cepat kelebihan muatan. C. Calculate the Nominal Size & Dimensions:C. Penghitungan Ukuran Nominal & Dimensi:1. Calculate the Nominal Size (NS) of a Trap:1. Penghitungan Ukuran Nominal (NS) Trap:Determine the Nominal Size (NS) of the oil / Menentukan Ukuran Nominal (NS) trap oli / fuel trap by converting the Design Flow for the bahan bakar melalui penggantian fasilitas Arus 3 facility from m h to L/s; Desain dari m3h to L/s; Nominal size (workshop) - NS = (QWS/3.6) L/s. Nominal (workshop) - NS = (QWS/3.6) L/s. Nominal size (wash bay) - NS = (QWB/3.6) L/s. Nominal size (wash bay) - NS = (QWB/3.6) L/s.
8.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 7/22

DESIGN OF OIL / FUEL TRAPS (INTERCEPTORS) ( -- Continued -- ) DESAIN TRAP OLI DAN BAHAN BAKAR (INTERSEPTOR) ( -- Lanjutan -- ) C. Calculate the Nominal Size & Dimensions:C. Penghitungan Ukuran Nominal & Dimensi:( -- Continued -- ) ( -- Lanjutan -- ) To calculate the Nominal size of an oil / fuel trap Penghitungan Ukuran Nominal trap oli / bahan for a combined run-off from a workshop and a wash bakar untuk aliran yang digabungkan dari workshop bay, add the individual Design Flows together and dan tempat cuci, satukan masing-masing Desain 3 convert from m h to L/s. Arus dan ganti dari m3h ke L/s. Nominal size for combined treatment:Ukuran nominal untuk penggabungan adalah:NS = (QWS + QWB)/3.6 = _ _ _ L/s. NS = (QWS + QWB)/3.6 = _ _ _ L/s. The Table below can be used to select the Nominal Tabel berikut dapat digunakan untuk menyeleksi Size (NS) of an Oil / Fuel Trap, depending on the Ukuran Nominal (NS) Trap Oli dan Bahan Bakar, Design Flow and the Density of the floatable oil to tergantung pada Desain Arus dan Berat Jenis oli be removed:yang mengapung yang harus dibuang:Nominal Size (NS) of Oil or Fuel Trap / Ukuran Nominal (NS) Trap Oli atau Bahan Bakar Density of Floatable Oil (g/cm3) / Berat Jenis Oli yang Terapung (g/cm3) Design Flow (L/s) Up to 0.85 Up to 0.90 Up to 0.95 Desain Arus (L/s) Sampai dengan 0.85 Sampai dengan 0.90 Sampai dengan 0.95 1.5 1.5 3 6 3 3 6 10 6 6 15 20 10 10 20 30 15 15 30 50 20 20 40 65 30 30 65 100 40 40 80 2 x 65 50 50 100 2 x 80 * Note:- Cleaning agents containing detergents * Catatan:- Pengaruh pembersih yang mengandung used in the workshops should not be allowed to deterjen digunakan di workshop seharusnya tidak enter the contaminated water system, as this will boleh mengkontaminasi sistem air, karena hal ini substantially decrease the oil removal efficiency. akan mengurangi efisiensi pemindahan oli. The actual dimensions for oil / fuel traps of various Dimensi aktual trap oli / bahan bakar dengan nominal sizes, are detailed in the table below. The beragam ukuran nominal, seperti terinci dalam tabel abbreviations are as follows:di bawah ini. Singkatannya adalah sebagai berikut:1. NS = Nominal Size (in L/s). 1. NS = Ukuran Nominal (dalam L/s). 2. A = Length (in mm). 2. A = Panjang (dalam mm). 3. B = Width (in mm). 3. B = Lebar (dalam mm). 4. C = Water Depth (in mm). 4. C = Kedalaman Air (dalam mm). 5. D = Oil Storage Capacity (in L) 5. D = Kapasitas Penyimpanan Oli (dalam L) 6. E = Depth of inlet distribution plate (relates 6. E = Kedalaman ceruk pelapis distribusi (terkait directly to oil storage capacity) (in mm). langsung dgn kapasitas penyimpanan) (mm). 7. ND = Nominal Diameter of inlet and outlet 7. ND = Diameter Nominal pipa ceruk dan pipa luar piping (in mm). (mm). * Note:- If no continuous removal of oil is * Catatan:- Jika tidak disediakan pemindahan oli, provided, the relevant standard (DIN 1999) standar yang terkait (DIN 1999) dibutuhkan volume requires an oil storage volume of at least 10 x NS. penyimpanan oli sedikitnya 10 x NS.
8.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 8/22

DESIGN OF OIL / FUEL TRAPS (INTERCEPTORS) ( -- Continued -- ) DESAIN TRAP OLI DAN BAHAN BAKAR (INTERSEPTOR) ( -- Lanjutan -- ) * Note:- The dimensions below provides us with * Catatan:- Dimensi di bawah ini memberikan kita an oil storage volume of at least 20 x NS, because volume penyimpanan sedikitnya 20 x NS, karena the Distribution Plate Depth E relates directly to Kedalaman Lapisan Distribusi E berkaitan the oil storage volume plus there is a 50mm safety langsung dengan volume penyimpanan ditambah margin. batas keamanan (safety margin) sebesar 50mm. A B C D E ND NS (mm) (mm) (mm) (L) (mm) (mm) 3 790 700 750 60 163 150 6 900 900 900 120 200 150 10 1200 1200 1220 200 217 150 15 1400 1400 1450 300 215 200 20 2000 2000 1250 400 217 200 30 2000 2000 1800 600 223 250 40 2000 3000 1600 800 229 300 50 2100 3600 1800 1000 224 300
8.

9. ONGOING MAINTENANCE OF OIL / FUEL AND SEDIMENT TRAPS PERAWATAN BERKELANJUTAN TRAP OLI / BAHAN BAKAR DAN SEDIMEN To ensure that Traps (interceptors) continue to Memastikan bahwa Trap (interseptor) terus function / operate according to their design berfungsi / beroperasi sesuai dengan spesifikasi specifications and objectives, all Traps must be desain dan tujuan, semua Trap harus dikelola secara efficiently managed and controlled on an ongoing efisien dan dikendalikan terus menerus (setiap hari). (daily) basis. A specific person must be appointed, in writing, to Harus ditunjuk orang khusus, tertulis, untuk be responsible for the daily maintenance and bertanggung jawab dalam perawatan dan kebersihan cleaning of each Trap on every Job Site. harian setiap Trap di setiap Job Site. All persons appointed to be responsible for the daily Semua orang yang ditunjuk untuk bertanggung maintenance and cleaning of all Traps, must receive jawab dalam perawatan dan kebersihan trap, harus adequate training and coaching to enable them to mendapat pelatihan yang memadai agar mereka perform their duties Safely and Efficiently. mampu bertugas dengan selamat dan efisien. All Traps (interceptors) will be inspected, by the Semua Trap (interseptor) harus diinspeksi, oleh appointed person, as follows:orang yang ditunjuk, sebagai berikut: at least once per week during dry conditions, minimal sekali seminggu selama kondisi kering, immediately following (as soon as possible segera setelah (secepat mungkin sesudahnya) after) rain downpours, and hujan lebat, dan again, three to four hours after rain downpours. kemudian, tiga / empat jam sesudah hujan lebat. For high-use areas like wash bays, the sediment Untuk lokasi penggunaan sering seperti tempat traps must be inspected on a daily basis. cuci, trap sedimen harus diinspeksi setiap hari. During all of the above inspections the standard Selama semua inspeksi di atas Ceklis Trap Oli, Oil, Fuel & Sediment Trap Checklist, as attached, Bahan Bakar & Sedimen standar, seperti terlampir, must be compiled and kept on record. harus dibuat dan disimpan.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 9/22

ONGOING MAINTENANCE OF OIL / FUEL AND SEDIMENT TRAPS ( -- Continued -- ) PERAWATAN TRAP OLI / BAHAN BAKAR DAN SEDIMEN ( -- Lanjutan -- ) Following the above inspections and as / when Berdasarkan inspeksi di atas dan seperti diminta, required, the appointed person will arrange for the orang yang ditunjuk akan mengatur pembersihan Oil, Fuel & Sediment Traps to be cleaned-out. trap Oli, Bahan Bakar & Sedimen. All materials / substances removed from Oil, Fuel Semua materi / substansi yang dipindahkan dari & Sediment Traps will be disposed of as detailed Trap Oli, Bahan Bakar & Sedimen akan dibuang in each Job Sites individual Work Instruction seperti terinci dalam setiap Instruksi Kerja (SOP) di (SOP). All disposals will comply with Company Job Site. Semua pembuangan harus mematuhi standards, Client and Legal requirements as well as Standar Perusahaan, Klien dan Persyaratan Hukum the requirements detailed in Paragraph 10 below. serta rincian persyaratan dalam Paragraf 10 berikut.
9.

10. COLLECTION, HANDLING, STORAGE AND DISPOSAL OF WASTE HYDROCARBONS PENGUMPULAN, PENANGANAN, PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN LIMBAH HIDROKARBON All activities related to the Collecting, Handling, Semua aktivitas yang terkait dengan Pengumpulan, Storage and Disposal of Waste Hydrocarbon Penanganan, Penyimpanan dan Pembuangan Produk Products, will be managed as detailed in this Limbah Hidrokarbon harus dikelola seperti terinci Standard. This includes all waste products from dalam Standar ini. Termasuk semua produk limbah Workshops as well as from Traps. dari Workshop serta dari Trap. The objective is to ensure that all Waste Tujuannya, untuk memastikan bahwa semua Hydrocarbons are disposed of in an approved Limbah Hidrokarbon dibuang dengan cara yang manner and in such a way that Environmental Risk telah disetujui dan setiap Resiko Lingkungan dapat is minimized and that provisions are made for diminimalkan dan semua perlengkapannya dibuat beneficial end-use. berguna sampai akhir. A specific person must be appointed, in writing, at Satu orang khusus harus ditunjuk, tertulis, di setiap each Job Site, to be responsible for the Management Job Site, untuk bertanggung jawab pada and Control of all Waste Hydrocarbon Substances Pengelolaan dan Pengendalian semua Limbah (Hydrocarbon Co-ordinator). Substansi Hidrokarbon (Koordinator Hidrokarbon). The Hydrocarbon Co-ordinator will ensure that:Koordinator Hidrokarbon harus pastikan bahwa:1. adequate, appropriately marked waste 1. tanda penampung limbah yang sesuai dan containers are available in all areas around the memadai, tersedia di semua lokasi sekitar Site Site where Hydrocarbon wastes are generated, dimana Limbah Hidrokarbon muncul, 2. a schedule is compiled for the regular removal 2. jadwal untuk pemindahan rutin semua limbah of all Hydrocarbon wastes to a central collection Hidrokarbon ke tempat pengumpulan utama point, disusun, 3. a contract / written arrangement is in place for 3. adanya kontrak / pengaturan tertulis untuk penthe regular sale / removal of all Hydrocarbon jualan / pemindahan rutin semua limbah Hidrowastes by a competent sub-contractor, and karbon melalui sub-kontraktor kompeten, dan 4. a proper waste removal certificate is received 4. sertifikat pengambilan limbah yang layak dari from each sub-contractor, for each load of setiap sub-kontraktor, untuk setiap muatan Hydrocarbon waste that is removed from site. Limbah Hidrokarbon yang dipindahkan dari site. The Hydrocarbon Co-ordinator will also ensure Koordinator Hidrokarbon harus memastikan that employees who are required to handle / work bahwa semua karyawan yang diminta untuk with Hydrocarbon Waste, are properly trained. This menangani / bekerja dengan Limbah Hidrokarbon, includes training regarding the requirements of the terlatih dengan baik. Ini termasuk pelatihan yang Element 14 Standards as well as the applicable Task berhubungan dengan persyaratan dalam Standar Specific Procedures. Elemen 14 serta Prosedur Tugas Spesifik.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 10/22

10. COLLECTION, HANDLING, STORAGE AND DISPOSAL OF WASTE HYDROCARBONS PENGUMPULAN, PENANGANAN, PENYIMPANAN DAN PEMBUANGAN LIMBAH HIDROKARBON ( --Continued / Lanjutan -- ) The Hydrocarbon Co-ordinator, in co-operation Koordinator Hidrokarbon, dalam kerjasama with warehouse personnel, will ensure that:dengan pihak gudang, harus memastikan bahwa:1. proper records are kept, on an ongoing basis, 1. catatan yang sesuai dibuat, rutin, untuk semua of all Hydrocarbon Waste, limbah Hidrokarbon, 2. a detailed report is compiled on a monthly 2. laporan rincian, khusus tentang kuantitas basis specifying quantities of Hydrocarbons Hidrokarbon yang dikumpulkan / dibuang, collected / disposed of, dibuat setiap bulan 3. the report (in para 2 above) must also contain 3. laporan (dalam paragraf 2 di atas) harus detailed information regarding quantity of termasuk informasi rincian tentang kuantitas hydrocarbons purchased as opposed to hidrokarbon yang dibeli, yang dibuang dan quantities disposed of and the resulting loss. yang hilang. All Hydrocarbon Waste Containers must be stored Semua Penampung Limbah Hidrokarbon harus inside an appropriate bunded area. disimpan di dalam lokasi tanggul yang tepat. Ensure that all Hydrocarbon Waste Containers are Memastikan semua Penampung Limbah properly closed when full. Hidrokarbon tertutup rapat. If suction pumps and hoses are used to collect Jika pompa penghisap dan selang digunakan untuk Hydrocarbon Waste from bulk tanks, ensure that:mengumpulkan Limbah Hidrokarbon dari tangki 1. the pump is placed inside the bunded area, besar, pastikan bahwa:2. the hose used is of the correct type, 1. pompa ditempatkan di dalam lokasi tanggul, 3. the hose is fitted with proper hose-clamps, 2. menggunakan tipe selang yang benar, 4. there are no leaks in the hose or any of the 3. selang dilengkapi penjepit selang yang bagus, connections, and 4. tidak ada kebocoran pada selang atau 5. the vehicle / tanker is in good condition and sambungan selang, dan that it is not leaking. 5. kendaraan / tanker dalam kondisi baik dan Should any spillage occur during pumping, such tidak bocor. spillage must be immediately cleaned-up in the Jika terjadi tumpah selama pemompaan, tumpahan appropriate manner. harus segera dibersihkan dengan cara yang benar. If Hydrocarbon Waste is collected in 200 liter Jika Limbah Hidrokarbon ditampung dalam drum drums, ensure that:200 liter, pastikan bahwa:1. the drums are properly stored (upright) in a 1. drum disimpan dengan baik (tegak) dalam bunded area that is under cover to minimize lokasi tanggul yang dapat mengurangi water collection and rust, pengumpulan air dan karat, 2. drums are not stored / stacked on top of each 2. drum tidak disusun / ditumpuk satu sama lain, other, 3. semua drum diberi label pembatas yang layak, 3. all drums are properly demarcated labeled, 4. drum ditutup / disegel dengan baik dan tidak 4. the drums are properly closed / sealed and not bocor sebelum masa pengangkutan / leaking before attempting to lift / transport, transportasi, 5. the drums are lifted using only appropriate 5. drum diangkat hanya dengan alat angkat yang lifting brackets / lifting attachments, berkondisi baik, 6. drums are handled in an upright position 6. drum ditangani dalam posisi tegak, 7. drums are securely fastened on top of proper 7. drum diikat dengan aman di atas alas kayu wooden transport pallets for lifting / khusus pengangkut untuk pengangkutan / transportation by forklift (to prevent transportasi dengan forklift (untuk mencegah puncturing), tusukan), 8. drums are securely stowed and fastened / 8. drum harus dikemas dan diikat dengan aman / secured to the truck tray before transport diikat di penampang truk sebelum transportasi departs, and diberangkatkan, dan 9. drums are properly off-loaded (not dropped). 9. drum diturunkan dengan baik (tidak jatuh).
SHE/01/14.12/STD Rev 0 11/22

11. MANAGEMENT, CONTAINMENT AND CLEAN-UP OF HYDROCARBON SPILLS PENGELOLAAN, PENAMPUNGAN DAN PEMBERSIHAN TUMPAHAN HIDROKARBON As per the requirements of Element 7, every Site Seperti dalam persyaratan Elemen 7, setiap Site must compile its own Site Specific Emergency harus menyusun Perencanaan Respon Keadaan Response Plans for all possible emergency Darurat Khusus masing-masing untuk semua situations. kemungkinan situasi keadaan darurat. The SEPM must therefore include a specific Karena itu SEPM harus termasuk Prosedur KeadaEmergency Procedure for the Management, an darurat khusus untuk Pengelolaan, PenamContainment and Clean-up of any major pungan dan Pembersihan setiap Tumpahan Hydrocarbon Spills (to land or to water). Hidrokarbon yang besar (ke tanah atau air). A major spill is defined as any spill that results in Tumpahan yang besar, yaitu jika mengakibatkan 500 liters or more of hydrocarbons leaving the 500 liter atau lebih hidrokarbon tertumpah keluar mining lease area, entering any waterway / spillway, dari lokasi tambang, masuk ke berbagai saluran air / entering the ground or any such spillages entering aliran air, masuk ke tanah atau berbagai sumber air any body of water. lainnya. Minor spillages (< 500 liters) must be cleaned-up Tumpahan kecil (< 500 liter) harus segera immediately as per the standard requirements. dibersihkan sesuai persyaratan standar. The Hydrocarbon Co-ordinator, in co-operation Koordinator Hidrokarbon, dalam kerjasamanya with Warehouse and Plant Department personnel as dengan pihak gudang dan Departemen Plant serta well as all Heads of Departments, will ensure that:- semua Kepala Departemen, harus memastikan:1. adequate supplies of spill response equipment 1. adanya pasokan peralatan respon tumpahan is available on each Site, yang memadai di setiap site, 2. any minor spills, that occur in their area of 2. setiap tumpahan kecil, di lokasi pertanggung jaresponsibility, are cleaned-up immediately, waban masing-masing, harus segera 3. contaminated cleaning materials are disposed dibersihkan, of in the same manner as that required for the 3. bahan pembersih yang terkontaminasi dibuang actual substance spilt and in compliance to the dengan cara sesuai persyaratan untuk tumpahan requirements of this standard. substansi aktual dan disesuaikan dengan persyaratan dalam standar ini. The Hydrocarbon Co-ordinator and the Safety Koordinator Hidrokarbon dan Kepala Departemen Department Head will:harus:1. provide technical advice regarding appropriate 1. memberi saran teknikal yang memadai clean-up equipment and materials, berkaitan dengan alat dan bahan pembersih, 2. provide appropriate training and coaching, 2. memberi pelatihan yang memadai, 3. decide regarding the type and quantity of clean- 3. memutuskan tentang tipe dan kuantitas alat dan up equipment and materials that will be kept bahan pembersih yang disediakan di site secara available on site. teratur. All possible precautions must be taken, on a daily Semua kemungkinan pencegahan harus dilakukan, basis, to prevent spillages from occurring. Further setiap hari, untuk mencegah terjadinya tumpahan. more, all possible precautions must also be taken to Selain itu, semua kemungkinan pencegahan harus contain spillages within bunded areas or pans so juga dilakukan untuk menampung tumpahan dalam that normal recovery / clean-up procedures can be lokasi tanggul atau pan sehingga prosedur used. pembersihan normal dapat digunakan. In addition to the above precautions, at least one Untuk mendukung pencegahan di atas, sedikitnya spill containment kit should be kept, centrally satu set penampung tumpahan tersedia di lokasi positioned, at each site. utama di setiap site. All the members of the emergency response team in Semua anggota tim respon keadaan darurat di setiap each area must be trained in the correct application lokasi harus dilatih dalam menerapkan dan and use of the spill containment kit. menggunakan alat penampung tumpahan dengan benar
SHE/01/14.12/STD Rev 0 12/22

11. MANAGEMENT, CONTAINMENT AND CLEAN-UP OF HYDROCARBON SPILLS PENGELOLAAN, PENAMPUNGAN DAN PEMBERSIHAN TUMPAHAN HIDROKARBON ( -- Continued / Lanjutan -- ) A spill containment kit will consist of the Set penampung tumpahan harus mencakup bahan following items all kept in one container / drum:berikut, disimpan dalam satu penampung / drum:1. Four (4) absorbent booms each 18cm x 3m in 1. Empat (4) boom penyerap dengan ukuran size and equipped with snap-hooks, 18cm x 3m dan dilengkapi dengan pengait, 2. Three (3) absorbent mini-booms each 7,5cm x 2. Tiga (3) boom penyerap mini dengan ukuran 1,2m in size, 7,5cm x 1,2m, 3. Fifty (50) absorbent pads each 45cm x 45cm in 3. Limapuluh (50) pad penyerap dengan ukuran size, and 45cm x 45cm, dan 4. Five (5) large plastic containment bags each 4. Lima (5) kantong penampung plastik yang besar with a capacity of 50 to 60 kg. berkapasitas 50 ke 60 kg. For spills inside bunded areas the following Untuk tumpahan dalam lokasi tanggul prosedur procedure should be followed:berikut harus diikuti:1. Stop / block-off the source of the spill as 1. Hentikan sumber tumpahan secepat mungkin quickly as possible (minimize waste), (mengurangi limbah), 2. Collect as much of the spilt material as possible 2. Kumpulkan sebanyak mungkin tumpahan dari from the bund by pumping / scooping it into an tanggul dengan memompa / menyendoknya ke appropriate container / drum, dalam penampung / drum yang sesuai, 3. Use a skimmer and / or absorbent pads to clean- 3. Gunakan skimmer dan / atau pad penyerap up the remaining spillage from the bund floor, untuk membersihkan sisa tumpahan dari lantai, 4. Inside earth floor bunds, dig up any 4. Di tanggul yang berlantai tanah, gali setiap contaminated gravel / soil and dispose of this kerikil / tanah yang terkontaminasi dan buang soil in the appropriate manner, dengan cara yang tepat, 5. Collect all absorbent pads / cleaning materials, 5. Kumpulkan pad penyerap / bahan pembersih, place them inside appropriate plastic disposal tempatkan dalam kantong pembuangan plastik bags and dispose of the plastic bags in the dan buang dengan cara yang telah ditetapkan, prescribed manner, 6. Di tanggul yang berlantai tanah, isi kembali 6. Inside earth floor bunds, backfill any areas that setiap lokasi yang digali dengan tanah yang were excavated with clean soil (to replace bersih (untuk mengganti tanah yang contaminated earth), terkontaminasi), 7. Send all containers / drums of collected spillage 7. Kirim semua penampung / drum tumpahan ke to the designated waste hydrocarbon storage lokasi penyimpanan limbah hidrokarbon yang area, and ditetapkan, dan 8. Later dispose of these containers / drums in the 8. Kemudian buang penampung / drum dengan normal manner. cara yang telah ditetapkan. For spills outside bunded areas the following Untuk tumpahan di luar lokasi tanggul prosedur procedure should be followed:berikut harus diikuti:1. Stop / block-off the source of the spill as 1. Hentikan sumber tumpahan secepat mungkin, quickly as possible, 2. Minimalisir lokasi penyebaran tumpahan dan 2. Minimise the area and spread of the spill and gunakan pasir, tanah atau boom penyerap contain the spill by using sand, earth or untuk membangun dinding penampung di absorbent booms to build containment walls sekitar tumpahan, around the spill, 3. Kumpulkan sebanyak mungkin materi yang 3. Collect as much of the spilt material as possible tertumpah dari lokasi penampung dengan from the containment by pumping / scooping it memompa / menyendoknya ke penampung / into an appropriate container / drum, drum, 4. Use a skimmer and / or absorbent pads to clean- 4. Gunakan skimmer dan / atau pad penyerap up the remaining spillage, untuk membersihkan sisa tumpahan,

SHE/01/14.12/STD Rev 0 13/22

11. MANAGEMENT, CONTAINMENT AND CLEAN-UP OF HYDROCARBON SPILLS PENGELOLAAN, PENAMPUNGAN DAN PEMBERSIHAN TUMPAHAN HIDROKARBON ( -- Continued / Lanjutan -- ) For spills outside bunded areas the following Untuk tumpahan di luar lokasi tanggul prosedur procedure should be followed:- (- Continued -) berikut harus diikuti:- (- Lanjutan -) 5. Dig up any contaminated gravel / soil and 5. Gali semua kerikil / tanah yang terkontaminasi dispose of this soil in the appropriate manner or dan buang dengan cara yang telah ditetapkan in minor cases the contaminated soil can be atau dalam tumpahan kecil, tanah dapat treated in place (* see procedure below), diperbaiki di tempat (* lihat prosedur di bawah), 6. Collect all absorbent pads / cleaning materials, 6. Kumpulkan semua pad penyerap / bahan place them inside appropriate plastic disposal pembersih, tempatkan dalam kantong bags and dispose of the plastic bags in the pembuangan plastik yang sesuai dengan cara prescribed manner, yang telah ditetapkan, 7. Backfill any areas that were excavated with 7. Isi kembali lokasi yang telah digali dengan tanah clean soil (to remove contaminated earth), bersih (mengganti tanah yang terkontaminasi), 8. Send all containers / drums of collected spillage 8. Kirim semua penampung / drum tumpahan ke to the designated waste hydrocarbon storage lokasi penyimpanan limbah hidrokarbon yang area, and telah ditetapkan, dan 9. Later dispose of these containers / drums in the 9. Buang penampung / drum dengan cara yang normal manner. telah ditetapkan. In cases of mild contamination as a result of Dalam hal kontaminasi ringan akibat tumpahan di spillages outside bunded areas, the contaminated luar lokasi tanggul, tanah yang terkontaminasi akan land can be treated in place. This is done to dapat diproses di tempat. Ini dilakukan untuk encourage biodegradation of the spilt hydrocarbon mendorong biodegradasi tumpahan bahan materials by using the following procedure:hidrokarbon melalui prosedur berikut:1. The land / area in question should be properly 1. Tanah / lokasi terkait harus diolah dengan baik tilled (broken up / ploughed), (digali / dibajak), 2. The tilled area must then be adequately 2. Lokasi yang diolah harus difertilisasi dan diairi fertilized and watered, and dengan baik, dan 3. If possible, the area should then be revegetated. 3. Jika mungkin, lokasi harus divegetasi kembali. For all spillages of more than 5 liters the standard Untuk semua tumpahan yang lebih dari 5 liter, Incident Report Form (Green Card) must be Formulir Laporan Insiden (Green Card) standar completed and forwarded to the Job Site Safety harus dilengkapi dan diteruskan ke Departemen Department. Keselamatan di Job Site. The Job Site Safety Department will compile a Departemen Keselamatan di Site harus menyusun monthly summary of all spillages. ringkasan bulanan tentang semua tumpahan. A copy of the monthly spillage summary must be Salinan ringkasan bulanan tumpahan harus forwarded to the Hydrocarbon Co-ordinator. diteruskan kepada Koordinator Hidrokarbon. The monthly spillage summary should be discussed Ringkasan bulanan tumpahan harus didiskusikan during Site S, H & E committee meetings. dalam Pertemuan Komite K3 & LH di Site. For all spillages of more than 25 liters the standard Untuk semua tumpahan yang lebih dari 25 liter, Incident Report Form (Green Card) must be Formulir Laporan Insiden (Green Card) standar completed and forwarded to the Job Site Safety harus dilengkapi dan diteruskan ke Departemen Department. Keselamatan di Job Site. In addition, the responsible Department Head must Kepala Departemen yang bertanggung jawab juga also conduct a detailed Incident Investigation, harus mengatur Investigasi Insiden terinci, complete the standard Incident Investigation melengkapi Formulir Laporan Investigasi Insiden Report Form and forward it to the Job Site Safety standar dan diteruskan ke Departemen Keselamatan di Job Site dalam waktu 48 jam. Department within 48 hours.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 14/22

12. COLLECTION AND DISPOSAL OF CONTAMINATED MATERIAL/S PENGUMPULAN DAN PEMBUANGAN BAHAN YANG TERKONTAMINASI The procedure and general rules as detailed below Prosedur dan peraturan umum seperti terinci di should be followed whenever disposing of materials bawah harus ditaati kapanpun bahan yang contaminated with hydrocarbons (eg: absorbent terkontaminasi Hidrokarbon dibuang (misal: pad pads / sludge / used hydraulic hoses / filters / oily penyerap / minyak kotor / selang hidrolik bekas / rags and paper towels). filter / lap berminyak dan handuk kertas). The purpose of these rules and procedures is to Tujuan peraturan dan prosedur ini adalah untuk ensure that materials contaminated by hydrocarbons memastikan bahwa bahan yang terkontaminasi do not become a potential source of environmental hidrokarbon tidak menjadi sumber potensial contamination. kontaminasi lingkungan. The Hydrocarbon Co-ordinator, in co-operation Koordinator Hidrokarbon, dalam kerjasamanya with Warehouse and Plant Department personnel as dengan pihak Gudang dan Departemen Plant serta well as all Heads of Departments, will ensure that:- semua Kepala Departemen, harus memastikan:1. all spills and leakages are properly cleaned-up 1. semua tumpahan dan kebocoran harus benaron a daily basis, benar dibersihkan setiap hari, 2. all contaminated materials are collected and 2. semua bahan yang terkontaminasi dikumpulkan placed in appropriate containers or plastic bags dan ditempatkan di penampung atau kantong on a daily basis, and plastik yang sesuai setiap hari, dan 3. all containers / plastic bags that contain 3. semua penampung / kantong plastik yang contaminated materials are collected and mengandung bahan yang terkontaminasi disposed of, in the prescribed manner, on a dikumpulkan dan dibuang dengan cara yang telah regular basis. ditentukan, secara rutin. Before starting any clean-up task, the responsible Sebelum memulai tugas pembersihan, Supervisor Supervisor will do the following:yang bertanggung jawab harus melakukan:1. ensure that all employees who are required to 1. memastikan semua karyawan yang diminta assist have the appropriate Personal Protective membantu, memakai Alat Pelindung Diri yang Equipment to perform the task safely, baik sehingga melaksanakan tugas dengan aman, 2. ensure that adequate cleaning materials 2. memastikan adanya bahan pembersih (pad (absorbent pads / etc) and containers are penyerap / dll) dan penampung yang layak untuk available to do the job, melakukan pekerjaan, 3. ensure that he gives a safety talk and proper 3. memastikan bahwa Ia memberi safety talk dan task instruction, to all those involved in the instruksi kerja yang baik, pada semua yang clean-up, before they start, and terlibat dalam pembersihan, sebelum mulai, 4. ensure that the necessary transport and support 4. memastikan keperluan transportasi dan peralatan equipment (excavator / grader / forklift / truck) pendukung (eskavator / grader / forklift / truk) are arranged, ready and in a good condition. diatur, siap dan dalam kondisi baik. Contaminated Soil will be treated as follows:Tanah yang terkontaminasi harus diperbaiki:1. Treat the contaminated soil in place as 1. Perbaiki tanah yang terkontaminasi di tempat described in paragraph 11 above, seperti dijelaskan dalam paragraf 11 di atas, 2. Remove the contaminated soil by digging it out 2. Pindahkan tanah yang terkontaminasi dengan and disposing of it in an approved, encapsulated menggali dan membuangnya di lokasi encapsulandfill area on site, or lated landfill yang disetujui dalam site, atau 3. Remove the contaminated soil by digging it out 3. Gali tanah yang terkontaminasi dan buang di and disposing of it in an approved, encapsulated lokasi encapsulated landfill yang disetujui di landfill area off site (local town dump). luar site (tempat sampah di kota). ** Note:- If either option 2 or 3 above is applied, ** Catatan:- Jika pilihan 2 atau 3 diatas diterapkan, the area that was excavated to remove the lokasi yang digali untuk memindahkan tanah contaminated soil must be properly backfilled with terkontaminasi harus diuruk kembali dengan tanah clean soil from another area. bersih dari lokasi lainnya.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 15/22

12. COLLECTION AND DISPOSAL OF CONTAMINATED MATERIAL/S PENGUMPULAN DAN PEMBUANGAN BAHAN YANG TERKONTAMINASI ( -- Continued / Lanjutan -- ) Contaminated Absorbent Materials will be Bahan Penyerap yang Terkontaminasi harus treated as follows:diperbaiki sebagai berikut:1. Pads and / or booms and all oily rags will be put 1. Pad dan / atau boom dan semua lap berminyak through a wringer to recover collected harus diletakkan dalam alat pemeras untuk hydrocarbon materials, and mendapatkan sejumlah bahan hidrokarbon, dan 2. After wringing, place in approved plastic bags / 2. Sesudah diperas, tempatkan dalam kantong plascontainers and dispose of in an approved, tik / penampung dan buang di lokasi encapsulaencapsulated landfill area on, or off site. ted landfill yang disetujui didalam / diluar site. ** Note:- Do not burn recovered pads / booms as ** Catatan:- Jangan bakar pad / boom bekas this contributes to air pollution. karena berpengaruh pada polusi udara.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 16/22

Hydraulic Hoses and Oil Filters will be treated as follows:1. Every Job Site must prepare (build / construct) an appropriate drip tray that is large enough to accommodate Oil Filters and all the different sizes of hoses used on site, 2. All drip trays will be leak free and equipped with appropriate racks, a sump area with a drainage valve or a sump and pump arrangement, 3. All hoses and oil filters that have been removed from vehicles and / or equipment must be properly drained of all contents in the drip tray (leave items in the drip tray for a sufficient time to allow for proper draining oil filters should stand upside-down and the tray should be equipped with hangers to suspend hoses from), 4. All drained oil filters must be compacted (squashed) in a metal press to reduce the volume of the waste generated, 5. All drained hydraulic hoses must be cut-up into maximum 30cm pieces using a proper hose cutter or guillotine to reduce the volume of the waste generated, 6. All compacted oil filters and cut pieces of hydraulic hose must be collected and properly disposed of in an approved, encapsulated landfill area either on, or off Site, 7. All the Oil collected in the drip tray must be pumped out of the drip tray sump into appropriate waste hydrocarbon drums and sent to the waste hydrocarbon drum storage area, and 8. Where bulk tanks are used, waste hydrocarbons must then be transferred from the collection drums into the bulk tank/s. ** Note:- If transfer from drums to tanks is required, this must be done in an appropriate manner, within a properly bunded area and in such a way as to minimize the risk of spillages occurring.

Selang Hidraulik dan Filter Oli harus diproses sebagai berikut:1. Setiap Job Site harus menyiapkan (membangun) drip tray yang cukup besar untuk menampung Filter Oli dan semua selang dengan ukuran berbeda yang digunakan di site, 2. Semua drip tray harus anti bocor dan dilengkapi dengan rak, penadah cairan dengan keran aliran atau penadah cairan dengan pompa yang layak, 3. Semua selang dan filter oli yang telah dipindahkan dari kendaraan dan / atau peralatan harus dikeringkan dari isi ke drip tray (tinggalkan dalam drip tray dalam waktu yang cukup agar pengeringan berjalan baik filter oli harus di balik dan tray harus dilengkapi dengan penggantung untuk menggantungkan selang), 4. Semua filter oli harus dipadatkan dalam penekan baja untuk mengurangi volume limbah yang keluar, 5. Semua selang hidraulik yang sudah kering harus dipotong-potong maksimal 30cm, gunakan pemotong selang yang sesuai atau pemenggal untuk mengurangi volume limbah yang keluar, 6. Semua filter oli yang dipadatkan dan potongan selang hidraulik, harus dikumpulkan dan dibuang dengan baik di encapsulated landfill area yang telah disetujui, di dalam atau di luar Site, 7. Semua oli yang dikumpulkan di drip tray harus dipompa dari penadah cairan drip tray ke drum limbah hidrokarbon dan kirim ke lokasi penyimpanan drum limbah hidrokarbon, 8. Di tempat digunakan tangki besar, limbah hidrokarbon harus kemudian dipindah dari drum pengumpulan ke tangki besar. ** Catatan:- Jika transfer dari drum ke tangki dibutuhkan, maka harus dilakukan dalam cara yang telah ditentukan, dalam area bunding dan dalam rangka mengurangi resiko terjadinya tumpahan.

13. MANAGEMENT OF HYDROCARBON STORAGE AND DISTRIBUTION FACILITIES PENGELOLAAN FASILITAS PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI HIDROKARBON All Hydrocarbon storage and distribution facilities Semua fasilitas penyimpanan dan distribusi will be designed, constructed, managed and hidrokarbon harus didesain, dibangun, dikelola dan maintained as detailed in this standard. dirawat seperti terinci dalam standar ini. The requirements of this standard should be Persyaratan standar ini harus ditaati untuk adhered to in order to minimize the contamination mengurangi kontaminasi hidrokarbon dalam tanah, by hydrocarbons of land, surface and / or ground permukaan dan / atau dalam sumber air di semua Job water sources at all Job Sites. Site. Hydrocarbon storage or distribution facility (perma- Fasilitas penyimpanan dan distribusi Hidrokarbon nent or temporary) may not be built unless the (permanen atau sementara) tidak boleh dibangun kedrawings / plans / design specifications have been cuali jika gambar / perencanaan / spesifikasi desain scrutinized and approved by the Job Site Safety telah diamati dan disetujui oleh Departemen KeselaDepartment or the Head Office S, H & E Division. matan Job Site atau Divisi K3&LH di Head Office. The Hydrocarbon Co-ordinator and the Safety Koordinator Hidrokarbon dan Kepala Departemen Department Head will ensure that:Keselamatan harus memastikan bahwa:1. all persons who are required to design, 1. semua orang yang ditugaskan untuk mendesain, construct, maintain or work in hydrocarbon membangun, merawat atau bekerja dalam storage and distribution facilities are fasilitas penyimpanan dan distribusi hidrokarbon familiarized with all the requirements of this memahami semua persyaratan dalam standar ini standard as well as all other applicable serta semua standar yang diterapkan lainnya, dan standards, and 2. semua orang yang ditugaskan untuk membangun, 2. all persons who are required to construct, merawat atau bekerja dalam fasilitas penyimpamaintain or work in hydrocarbon storage and nan dan distribusi hidrokarbon memahami distribution facilities are familiarized with the bahaya dan resiko yang terkait seperti tercantum related Hazards and Risks as per the Site HIRA dalam proses IBPR. process. All areas / facilities where Hydrocarbon Substances Semua tempat / fasilitas dimana Bahan Hidrokarbon are stored or distributed will:disimpan atau didistribusikan harus:1. be properly bunded or contained in a proper 1. ditanggul atau ditampung dengan baik dalam pan steel pan that complies to all the requirements baja yang memenuhi persyaratan dan dimensi and minimum dimensions as detailed in S, H & minimum seperti terinci dalam standar K3&LH E standard number SHE/01/14.10/STD, nomor SHE/01/14.10/STD, 2. have piping / hoses that are within the bunded 2. memiliki pipa / selang didalam lokasi tanggul area especially all couplings / connections (as khususnya semua sambungan (sejauh dapat far as is reasonably practicable), dilakukan), 3. be protected from damage by passing vehicles 3. terlindung dari kerusakan oleh lewatnya by careful siting (positioning) and by the kendaraan dengan menempatkan secara hati-hati provision of appropriate crash barriers, dan melalui perlengkapan crash barrier, 4. be clearly demarcated and labeled as per the 4. didemarkasi dan diberi label jelas sesuai dengan requirements of the applicable standards (colour standar (kode warna / label / tangki dan kapasitas coding / labeling / tank and bund capacities), tanggul), 5. be equipped with all of the appropriate symbolic 5. dilengkapi dengan semua tanda simbol safety signs (no smoking / no open flames / no keselama-tan (dilarang merokok / dilarang unauthorized entry / etc), menyalakan api / dilarang masuk tanpa izin / 6. have applicable colour coding applied to the dll), pipes and hoses feeding in and out of the 6. memiliki kode warna standar untuk pipa dan facility, selang yang masuk atau keluar dari fasilitas itu, 7. be equipped with a proper roof or other type of 7. dilengkapi dengan atap yang sesuai atau tutup cover to reduce exposure to severe weather lainnya untuk mengurangi paparan kondisi cuaca conditions, and buruk, dan
SHE/01/14.12/STD Rev 0 17/22

13. MANAGEMENT OF HYDROCARBON STORAGE AND DISTRIBUTION FACILITIES PENGELOLAAN FASILITAS PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI HIDROKARBON ( -- Continued / Lanjutan -- ) All areas / facilities where Hydrocarbon Substances Semua tempat / fasilitas Bahan Hidrokarbon yang are stored or distributed will:- (-- Continued --) disimpan atau didistribusikan harus:- (-- Lanjutan --) 8. have appropriate racks / stands (not closer than 8. memiliki rak / stan (tidak kurang dari 10m, dan 10m, but not further than 25m away) for the tidak lebih dari 25m) untuk penempatan Alat necessary Fire Extinguishing Equipment. Pemadam Kebakaran. ** Note:- To ensure compliance to all the ** Catatan:- untuk memastikan penyesuaian requirements, whenever planning / designing dengan semua persyaratan, kapanpun dibuat perenhydrocarbon storage or dispensing facilities, the canaan / desain fasilitas penyimpanan atau penyediaSite Safety Department and / or the Head Office S, an hidrokarbon, harus berkonsultasi dengan DeparteH & E Division should be consulted. men Safety di Site / Divisi K3&LH di Head Office. All areas / facilities where Hydrocarbon Substances Semua Lokasi / fasilitas dimana Bahan Hidrokarbon are stored or distributed will be maintained and disimpan atau didistribusikan harus dirawat dan inspected as detailed below:diinspeksi seperti rincian berikut:1. all these areas must be inspected at the start of 1. semua lokasi ini harus diinspeksi pada awal every shift by the Person/s working in the area, setiap shift oleh orang yang bekerja di lokasi, 2. all these areas must also be inspected on a daily 2. semua lokasi ini harus diinspeksi setiap hari oleh Supervisor lokasi tersebut, basis by the Supervisor of the area, 3. semua lokasi ini harus juga diinspeksi setiap 3. all these areas must also be inspected on a bulan oleh Kepala Departemen sebagai bagian monthly basis by the Department Head as part jadwal inspeksi terencana bulanan, dan of the monthly planned inspection schedule, and 4. semua lokasi ini harus diaudit sebagai bagian 4. all these areas must be audited as part of all audit K3&LH internal dan eksternal S, H & E internal as well as external S, H & E Audits (eg: (misal: audit internal site / audit Head Office / internal site audit / Head Office audit / NOSA audit NOSA). audit). ** Catatan:- Memastikan bahwa semua tanda dan ** Note:- To ensure that all signs and protective alat pelindung, yang dilepas saat perawatan, telah devices, which may have been removed during maintenance work, have been properly replaced, the dikembalikan dengan baik, Supervisor lokasi ini harus segera melakukan inspeksi setelah pekerjaan Supervisor of these areas must do an inspection immediately following any maintenance work. He perawatan. Ia harus juga memastikan bahwa katup must also ensure that the bund drain valve is clearly saluran tanggul telah ditandai dengan jelas (buka / tutup) dan selalu ditinggal terkunci dalam kondisi marked (open / close) and that it is always left tertutup. locked in the closed position. On a daily basis, all areas / facilities where Setiap hari, semua lokasi / fasilitas dimana Bahan Hydrocarbon Substances are stored or distributed, Hidrokarbon disimpan atau didistribusi, harus will be operated as detailed below:dioperasikan seperti rincian berikut:1. These facilities must be operated in such a way 1. Fasilitas harus dioperasikan dengan cara yang that pollution of land and water is avoided as sebesar mungkin dapat mencegah polusi tanah much as is reasonably practicable, dan air, 2. Ensure that any spillages are cleaned-up as soon 2. Memastikan bahwa semua tumpahan dibersihkan as is reasonably practicable, secepat mungkin, 3. Dispensing devices (nozzles / hoses) must be 3. Alat penyalur (penyemprot / selang karet) harus stored inside the protective bund and must have disimpan dalam tanggul dan harus memiliki rak appropriate racks and drip trays, dan drip tray yang layak, 4. Filling must always be done well inside the 4. Pengisian harus selalu dilakukan dengan baik di protective bund so that any spillages can be dalam tanggul sehingga semua tumpahan dapat contained, tertampung,

SHE/01/14.12/STD Rev 0 18/22

13. MANAGEMENT OF HYDROCARBON STORAGE AND DISTRIBUTION FACILITIES PENGELOLAAN FASILITAS PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI HIDROKARBON ( -- Continued / Lanjutan -- ) On a daily basis, all areas / facilities where Setiap hari, semua lokasi / fasilitas dimana Bahan Hydrocarbon Substances are stored or distributed Hidrokarbon disimpan atau didistribusi, harus will be operated as detailed below:- (- Continued -) dioperasikan seperti rincian berikut:- (- Lanjutan -) 5. Each of these areas will be equipped with at 5. Setiap lokasi ini harus dilengkapi dengan least one sand drum (ashtray) that is positioned sekurangnya satu drum pasir (asbak) yang further than 15m away from the facility, and ditempatkan lebih dari 15m dari fasilitas, dan 6. These areas must be equipped with appropriate 6. Lokasi ini harus dilengkapi dengan tanda simbol symbolic safety signs (eg: no smoking / no open keselamatan (misal: dilarang merokok / jangan flames / ashtray). menyalakan api / asbak). ** Note:- Spillage must be minimized and all ** Catatan:- Tumpahan harus diminimalisir dan areas must have appropriate signs to remind semua lokasi harus memiliki tanda peringatan bagi employees not to spill / waste. karyawan agar jangan menumpahkannya.

14. UNDERGROUND TANKS, PIPELINES AND FACILITIES TANGKI, JALUR PIPA DAN FASILITAS DI BAWAH TANAH Hydrocarbon Storage Tanks, Pipelines and other Tangki Penyimpanan Hidrokarbon, Jalur Pipa dan facilities are not allowed to be positioned fasilitas lainnya tidak boleh ditempatkan di dalam underground in bunkers (holes) on any bangker (lubang) di bawah tanah di setiap job operating Job Site. site. To enable easy monitoring and inspections as well Untuk dapat memonitor dan menginspeksi dengan as to minimize the risk of soil and ground water mudah serta untuk mengurangi resiko tanah dan contamination due to leakages, all Hydrocarbon bawah air terkontaminasi akibat kebocoran, semua Storage Tanks, Pipelines and other facilities will Tangki Penyimpanan Hidrokarbon dan fasilitas be positioned above ground and must be lainnya harus ditempatkan di permukaan tanah contained within appropriate bunded areas. dan harus ditampung dalam lokasi tanggul. If for any reason Hydrocarbon Storage Tanks, Jika ada alasan lain yang mengaharuskan Tangki Pipelines and other facilities need to be placed Penyimpanan Hidrokarbon, Pipa Saluran dan fasilitas underground, specific permission to do this must lainnya ditempatkan di bawah tanah, izin khusus be obtained from the S, H & E Division in Head untuk hal ini harus didapat dari Divisi K3&LH di Office. Head Office. The above permission will only be granted under Izin di atas hanya dapat diberikan dengan syarat the following circumstances:sebagai berikut:1. Applications will be in writing, 1. Permohonan secara tertulis, 2. Applications will be accompanied by detailed 2. Bersama permohonan dilampirkan sketsa rincian design sketches which include impervious desain termasuk bangker (beton) serta parit untuk (concrete) bunkering as well as trenching for all semua jalur pipa dan harus ada inspeksi lubang pipelines as well as appropriate inspection parit yang memadai, dan hatches (manholes), and 3. Bersama permohonan juga dilampirkan rincian 3. Applications will also be accompanied by a IBPR yang harus disusun oleh tim yang terdiri detailed HIRA that must be compiled by a dari orang-orang yang berpengetahuan. team of knowledgeable persons. ** Catatan:- Permohonan ini hanya aka disetujui jika tidak ada lagi alternatif kemungkinan di ** Note:- These applications will only be permukaan tanah. authorized / approved if no above ground alternative is possible.

SHE/01/14.12/STD Rev 0 19/22

PT PAMAPERSADA NUSANTARA PLANNED INSPECTION (PHYSICAL CONDITIONS) CHECK LIST

______________%
Site Name : ...................................... Department: .................................... Location: .................................... HAZARD CODE TYPE OF HAZARD AA A B C POSSIBLE CONSEQUENCE REQUIRED ACTION Stop & Fix (Immediately) Fix Within 12 Hours Fix Within 3 Days Fix When Possible Critical Hazard Fatality or Major Property Damage >US$ 10000 High Risk Hazard Serious LTI or Property Damage US$ 5000 to 10000 Medium Risk Hazard LTI or Property Damage US$ 1000 to 5000 Low Risk Hazard Minor Injury or Minor Property Damage

HYDROCARBON FACILITIES - INSPECTION CHECKLIST


IMPACT / ISSUE / POINT TO INSPECT
Storage Tanks / Drums:Condition of Tanks no leaks, cracks, etc Condition of Valves / Taps no leaks, cracks, etc Condition of Connectors / Hoses no leaks, cracks, etc Condition of Drums no leaks, cracks, dents, etc Condition of Drums lids in place, no contamination, etc All drums and tanks contained (kept / stored) inside properly designed bunded areas or pans. 50 50 50 50 20 100

POSSIBLE ACTUAL HAZARD POINTS POINTS CODE

COMMENTS

Bunding:Capacity Adequate & bund standard in size Capacity clearly indicated / marked on bund Bund walls in good condition no leaks / holes Sump in good condition no leaks / holes Drain taps / valves in good condition * Must be kept closed and locked at all times! 50 15 50 50 35

Interceptors:Condition of Drains not broken, no leaks/cracks, etc Condition of Oil Traps not broken, no leaks/cracks, etc Oil Trap Capacity Adequate & trap standard in size 50 75 50 35 35 35 50 50 50 50 1000 Signature Signature Date Date

Workshops:All drums in use provided with drip trays Oil traps and drain cleaning records available Emergency spill response equipment available

Waste Management:All waste properly managed oily rags / etc All waste properly managed oil filters / etc Housekeeping good and spillages minimized (drip pans) Separate bins provided for different waste types TOTAL POINTS Inspection Done By Over Inspection Done By

SHE/01/14.12/STD Rev 0 20/22

PT PAMAPERSADA NUSANTARA CEKLIS INSPEKSI TERENCANA (KONDISI FISIK)

______________%
Nama Site : ...................................... Departemen: .................................... Lokasi: .................................... KODE BAHAYA AA A B C TIPE BAHAYA KEMUNGKINAN AKIBAT TINDAKAN DIPERLUKAN Stop & Perbaiki (Segera) Perbaiki Dalam12 Jam Perbaiki Dalam 3 Hari Perbaiki Jika Dapat Bahaya Kritikal Kematian atau Kerugian Barang Besar >US$ 10000 Bahaya Resiko Tinggi LTI Serius / Kerugian Barang US$ 5000 to 10000 Bahaya Resiko Sedang LTI / Kerugian Barang US$ 1000 to 5000 Bahaya Resiko Rendah Cedera Ringan atau Kerugian Barang Ringan

CEKLIS INSPEKSI FASILITAS HIDROKARBON


INSPEKSI DAMPAK / MASALAH / NILAI
Tangki / Drum Penyimpanan:Kondisi Tangki tidak bocor, pecah, dll Kondisi Katup / Keran tidak bocor, pecah, dll Kondisi Konektor / Selang tidak bocor, pecah, dll Kondisi Drum tidak bocor, pecah, penyok, dll Kondisi Drum ada tutup, tidak terkontaminasi, dll Semua drum dan tangki ditampung (disimpan) dalam lokasi tanggul atau pan yang didesain dengan baik 50 50 50 50 20 100

NILAI NILAI KODE MUNGKIN AKTUAL BAHAYA

KOMENTAR

Tanggul:Kapasitas memadai & standar ukuran tanggul Kapasitas tanggul diindikasi / ditandai secara jelas Kondisi dinding tanggul baik tidak bocor / berlubang Kondisi Penadah Cairan baik tidak bocor / berlubang Kondisi keran pengering / katup baik * Setiap saat harus selalu ddekat dan terkunci! 50 15 50 50 35

Interseptor:Kondisi Saluran tidak pecah, tidak bocor, dll Kondisi Trap Oli tidak pecah, tidak bocor, dll Kapasitas Trap Oli yang memadai & ukuran standar trap 50 75 50 35 35 35 50 50 50 50 1000 Tandatangan Tandatangan Tanggal Tanggal

Workshop:Semua drum dilengkapi drip tray Adanya Trap Oli dan Catatan pembersihan saluran Adanya peralatan respon keadaan darurat tumpahan

Pengelolaan Limbah:Semua limbah dikelola dengan baik lap berminyak / dll Semua limbah dikelola dengan baik filter oli / dll Penjagaan yang baik dan tumpahan minimal (pan tetesan) Adanya tong terpisah untuk jenis limbah yang berbeda JUMLAH TOTAL Inspeksi Dilakukan Oleh Inspeksi Ulang Oleh

SHE/01/14.12/STD Rev 0 21/22

PT PAMAPERSADA NUSANTARA PLANNED INSPECTION (PHYSICAL CONDITIONS) CHECK LIST CEKLIS INSPEKSI TERENCANA (KONDISI FISIK)

______________%
Site Name / Nama Site: ....................... Department / Departemen: ......................... Location / Lokasi: ........................... Hazard Code Kode Bahaya AA A B C Type Of Hazard Tipe Bahaya Critical Hazard Bahaya Kritikal High Risk Hazard Bahaya Resiko Tinggi Medium Risk Hazard Bahaya Resiko Sedang Low Risk Hazard Bahaya Resiko Rendah Possible Consequence Kemungkinan Akibat Fatality or Major Property Damage >US$ 10000 Kematian atau Kerugian Barang Besar >US$ 10000 Serious LTI or Property Damage US$ 5000 to 10000 LTI Serius / Kerugian Barang US$ 5000 to 10000 LTI or Property Damage US$ 1000 to 5000 LTI / Kerugian Barang US$ 1000 to 5000 Minor Injury or Minor Property Damage Cedera Ringan atau Kerugian Barang Ringan Required Action Tindakan Diperlukan Stop & Fix (Immediately) Stop & Perbaiki (Segera) Fix Within 12 Hours Perbaiki Dalam12 Jam Fix Within 3 Days Perbaiki Dalam 3 Hari Fix When Possible Perbaiki Jika Dapat

INSPECTION CHECKLIST - OIL, FUEL & SEDIMENT TRAP CEKLIS INSPEKSI - TRAP OLI, BAHAN BAKAR & SEDIMEN
IMPACT / ISSUE / POINT TO INSPECT INSPEKSI DAMPAK / MASALAH / NILAI
Condition of Trap not broken, no leaks / cracks, etc Kondisi Trap Tidak rusak, tidak bocor / pecah, dll Condition of Trap Compartments full / empty is cleaning-up / removal required? Kondisi Setiap Kompartemen Trap penuh / kosong perlu dibersihkan / dibuang? * If Substance build-up is visible in the trap, arrange for it to be cleaned-up / removed / Jika bahan dalam trap terlihat semakin banyak, atur pembersihan / pembuangan Check down-stream from trap for any substance flow before clean-up / removal Periksa setiap aliran air dari trap untuk pengaliran bahan sebelum dibersihkan / dibuang Check down-stream from trap for any substance flow Periksa down-stream dari trap untuk setiap aliran bahan * If any Substance flow is visible down-stream from the trap, arrange for it to be cleaned-up / removed / Jika substansi dalam trap terlihat semakin banyak, atur pembersihan / pemindahan

POSSIBLE ACTUAL HAZARD POINTS POINTS CODE NILAI NILAI KODE MUNGKIN AKTUAL BAHAYA
50 50

COMMENTS KOMENTAR

Physically Check The Trap in General & Each Compartment Specifically Pemeriksaan Fisik Trap secara Umum & Pemeriksaan Spesifik Setiap Kompartemen

N/A 50

After Clean-up / Removal / Setelah Pembersihan / Pemindahan


50 N/A

Total Points / Total Nilai


Inspeksi Dilakukan Oleh Inspeksi Ulang Oleh

200
Tandatangan Tandatangan Tanggal Tanggal

SHE/01/14.12/STD Rev 0 22/22