Anda di halaman 1dari 4

AYO MEMBACA

Sesobek kertas telah diberikan Seuntai tulisan juga berada di dalamnya Duhai anak yang malang Kenapa engkau diam saja? Sungguh banyak harapan terpendam Ilmu maha luas telah tertuliskan Sayang kau malas membaca Dunia begitu luas ilmu pun begitu terbentang Sungguh dunia telah berkata, Kau ingin tahu isiku? Kau ingin mengerti apa tentang dunia ini? Malang beribu malang kau malas membaca Bangkitlah sekarang Wawasan luas telah menantimu Lawanlah jiwa kotormu itu Tuk mencapai impianmu

GURUKU
Guruku kau bagaikan embun pagi ku Yang menyemangatiku untuk mencari ilmu Kau bagaikan plita yang tidak ada hentinya mengajariku Ilmu pengetahuan yang luas seperti ilmu alam bahkan teknologi Oh . Guruku langkah besarnya jasajasamu Kau yang telah membimbingku, mendidikku, dan mengajariku Walau terkadang aku selalu membuatmu marah Namun segala maaf kau berikan Oh . Guruku yang kusayangi bila tak ada kau mungkin aku menjadi anak yang tidak berguna Oh . Guruku yang kucintai bila tak ada kau mungkin aku menjadi anak yang tidak bisa apa apa, aku tidak bisa membaca, menulis bahkan berhitung Aku sekarang sudah bisa membaca menulis dan berhitung Aku bisa seperti ini karena bimbingan Bapak dan Ibu guru Dan sekarang aku tidak pernah nakal lagi tidak seperti yang dulu-dulu Itu semua karena berkat didikan Bapak dan Ibu guru

Kau yang telah membuat perubahan dalam sanubariku Terima kasih guruku, terima kasihku padamu sebesar dunia Kasih dan sayangku padamu seluas samudra sedalam lautan Dan nasehatmu kan ku ingat sampai akhir hayatku dan wajahmu kan ku ingat selamalamanya I Love Guruku

Karya Devita Mahar Dila

I B U
I b u Pengabdianmu takkan pernah kulupakan Jasa-jasamu Sangatlah berarti bagiku Engkau membuatku hidup Tanpamu aku mati Trimakasihku Takkan pernah terhenti Sungguh Aku sangat menyayangimu Lebih dari aku menyayangi Diriku sendiri

Cita-citaku Membuatmu bahagia Senyumanmu Adalah kebahagian untukku Oh Ibu Aku sangat berterima kasih padamu Engkau membesarkanku Tanpa mengharap imbalan