GUBERNUR JAWA TIMUR

PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 55 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG SISTEM JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI JAWA TIMUR GUBERNUR JAWA TIMUR, Menimbang : bahwa dengan adanya perkembangan keadaan dan untuk pelayanan yang efektif dan profesional dalam Pengelolaan Dana Jaminan Kesehatan Daerah, maka perlu dilakukan perubahan terhadap Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Daerah di Jawa Timur dan menetapkannya dalam Peraturan Gubernur ; : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Timur (Himpunan Peraturan-Peraturan Negara Tahun 1950) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1950 Peraturan tentang Perubahan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950 (Himpunan PeraturanPeraturan Negara Tahun 1950) ; 2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 13, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3467); 3. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2273) ; 4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286) ; 5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355) ; 6. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389) ;

Mengingat

Dok. Informasi Hukum - JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim

SA

LI

N AN

1

Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 153. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063) . Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 116.7. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844) . Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5072). 10.JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim 2 SA LI N AN . 17. 12. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585) . Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 1991 tentang Program Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1991 Nomor 87. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1991 tentang Program Asuransi Kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan keluarganya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1991 Nomor 90. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 124. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3455) . Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4456) . Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 150. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Dok. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2273) . sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4676) . 8. 14. 16. Informasi Hukum . 9. 15. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125. 13. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3456) . Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4456) . Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 150. 11.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 741 Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal di Bidang Kesehatan. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pembentukan Peraturan Daerah (Lembaran Daerah Tahun 2006 Nomor 4 Seri E) . 3 . Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 228 Tahun 2002 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal di Rumah Sakit yang Wajib dilaksanakan daerah . MEMUTUSKAN Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR NOMOR 4 TAHUN 2008 TENTANG SISTEM JAMINAN KESEHATAN DAERAH DI JAWA TIMUR Dok. 18. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 595/Menkes/SKA/II/1993 tentang Standar Pelayanan Medis. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Daerah di Jawa Timur (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 3 Seri E) . 19.Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165. 20. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 316/KEP/MENKES/V/2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat 2009 . 24. 23. Informasi Hukum . Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah. dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. 26. Pemerintahan Daerah Provinsi. 27. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737) . Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 11 Tahun 2005 tentang Pelayanan Publik di Provinsi Jawa Timur (Lembaran Daerah Tahun 2005 Nomor 5 Seri E) .JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim SA LI N AN 21. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 571/Menkes/PerA/II/1993 tentang Penyelenggaraan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 568/Menkes/PerA/I/1996 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat. 25. 22. Peraturan Gubernur Nomor 4 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Daerah di Jawa Timur. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593) .

Unsur Organisasi Pemberi Kerja Sektor Informal: f. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa . sehingga berbunyi sebagai berikut : 21. Satu orang wakil dari perguruan tinggi di Jawa Timur . (2) Nama Calon Dewan Wali Amanah diajukan oleh DPRD Provinsi. warga negara Indonesia. Dok. Informasi Hukum . Ketentuan Pasal 1 ditambah 1 (satu) angka. sehat jasmani dan rohani . dan Satu orang wakil dari Dinas Kesehatan Provinsi. (1) Anggota Dewan Wali Amanah sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut: - Satu orang wakil dari Sekretariat Daerah Provinsi.JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim 4 SA - b. Satu Orang wakil dari asosiasi pengusaha di Jawa Timur. Tarif Indonesia-Diagnosis Related Group yang selanjutnya disebut Tarif INA-DRG adalah tarif pelayanan berdasarkan sistem klasifikasi kombinasi beberapa jenis penyakit dan prosedur/tindakan pelayanan di suatu rumah sakit dengan pembiayaan yang dikaitkan dengan mutu dan efektivitas pelayanan terhadap pasien. Unsur Organisasi Pemberi Kerja Sektor Formal: d. sehingga Pasal 4 berbunyisebagai berikut: . Unsur Organisasi Pekerja Sektor Informal: LI a. (3) Kriteria Calon Dewan Wali Amanah adalah sebagai berikut : a. Ketentuan Pasal 4 ayat (3) huruf e diubah. Unsur Pemerintah Provinsi: N AN Pasal 4 2. Satu orang wakil dari asosiasi rumah sakit di Jawa Timur. dan Satu orang wakil dari Ikatan Dokter Indonesia di Jawa Timur. Unsur Organisasi Pekerja Sektor Formal: e. yakni angka 21. Satu orang wakil dari Koperasi.Pasal l Beberapa ketentuan dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2008 tentang Sistem Jaminan Kesehatan Daerah di Jawa Timur yang diundangkan dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 Nomor 4 Seri E. Satu orang wakil dari Kelompok Usaha Bersama (KUB). b. Unsur Ahli Bidang Jaminan Kesehatan: c. c. diubah sebagai berikut : 1. Satu orang wakil dari Serikat Pekerja Indonesia.

sehingga Pasal 9 berbunyi sebagai berikut : Pasal 9 (1) Peserta Jaminan Kesehatan Daerah memperoleh pelayanan meliputi pelayanan rawat jalan. memiliki pengetahuan dan kepedulian serta komitmen yang tinggi terhadap pengembangan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah i. baik tingkat pertama maupun lanjutan.dalam waktu 5 (Iima) tahun sebelum dicalonkan . h. gawat darurat. Diantara ketentuan Pasal 5 dan Pasal 6 disisipkan 1 (satu) pasal baru. tidak pernah dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan . lulusan pendidikan paling rendah jenjang strata dua (S2) bagi unsur ahli. berusia sekurang-kurangnya 35 (tiga puluh lima) tahun dan setinggi-tingginya 60 (enam puluh) tahun pada saat dipilih menjadi anggota . tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi pimpinan atau pengawas yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit. j. tidak termasuk dalam daftar kredit macet. 4. memiliki keahlian dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan Sistem Jaminan Kesehatan Daerah. bagi unsur selain ahli. yang berbunyi sebagai berikut : Pasal 5 A (1) Dalam melaksanakan tugasnya. Ketentuan Pasal 9 ayat (1) dan ayat (8) diubah. tidak merangkap jabatan atau berkedudukan sebagai pemilik saham di Badan Penyelenggara atau Pemberi Pelayanan bagi peserta. Informasi Hukum . berkelakuan dan memiliki prestasi kerja yang baik . g. 3. e. Pejabat Pengelola dapat melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. rehabilitasi medik dan mental. Dok. (2) Kerjasama sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terlebih dahulu harus mendapat persetujuan Gubernur. dan m. yakni Pasal 5 A. penunjang. bagi unsur ahli. rawat inap. dan untuk unsur yang lain paling rendah jenjang strata satu (S1). LI N AN 5 . l.JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim SA k. f. masing-masing calon mendapatkan surat kuasa bertindak atas nama organisasi perangkat daerah yang diwakilinya bagi unsur Pemerintah Provinsi dan direkomendasikan organisasi yang diwakilinya bagi unsur organisasi pemberi kerja atau organisasi pekerja .d.

(4) Pelayanan kesehatan tingkat lanjutan dilaksanakan oleh pemberi pelayanan kesehatan rujukan yang mempunyai perjanjian kerjasama dengan BPJKD. Surat Rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit atau dari Rumah Sakit ke Rumah Sakit lainnya . LI N AN 6 . dan persyaratan administrasi diselesaikan maksimal 2 X 24 jam pada hari kerja. ayat (6).(2) Pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang sesuai indikasi medis. (3) Pembayaran biaya pelayanan kesehatan di PPK Tingkat Lanjutan dilakukan dengan cara mengajukan klaim ke BPJKD setiap bulan. Dok. (9) Kasus gawat darurat pasien masyarakat miskin dapat langsung dirujuk ke Rumah Sakit. C. dan c. serta Bidan Praktek Swasta yang mempunyai perjanjian kerjasama dengan BPJKD. Ketentuan Pasal 10 ayat (4) diubah dan ayat (5).JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim SA (8) Persyaratan kelengkapan administrasi pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit meliputi: a. b. dengan masa berlaku 3 (tiga) bulan . ayat (7). (5) Puskesmas (strata pertama) merujuk ke Rumah Sakit tipe D. dan B merujuk ke Rumah Sakit tipe A (strata tiga). tidak tersedia sumber daya kesehatan di Puskesmas dan emergency. Kartu Jamkesda atau SPM (Surat Pernyataan Miskin) yang diterbitkan oleh Bupati/Walikota atau Pejabat Eselon II yang ditunjuk. Informasi Hukum . tidak tersedia sumber daya kesehatan di Rumah Sakit Kabupaten/Kota dan emergency atau penyakit katastropis. C. (6) Rujukan pasien masyarakat miskin dari Puskesmas ke Rumah Sakit Kabupaten/Kota hanya dapat dilakukan karena alasan indikasi medis. (7) Rujukan pasien masyarakat miskin dari Rumah Sakit Kabupaten/Kota ke Rumah Sakit Provinsi/UPT Provinsi hanya dapat dilakukan karena indikasi medis. (2) Pembayaran biaya pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Jaringannya secara kapitasi/per orang. (3) Pelayanan kesehatan tingkat pertama dilaksanakan oleh Puskesmas dan jaringannya. Rumah Sakit tipe D. dan ayat (8) dihapus. KTP dan/atau KSK di wilayah Provinsi Jawa Timur. dan B (strata dua). 5. sehingga Pasal 10 berbunyi sebagai berikut : Pasal 10 (1) Pola dan Besar Pembayaran dari BPJKD kepada PPK dilakukan atas dasar kesepakatan kedua belah pihak.

7 . Agar setiap orang mengetahuinya. SOEKARWO Dok.JDIH Biro Hukum Setda Prov Jatim SA LI 7 .2010 No.(4) Tarif biaya pelayanan kesehatan di PPK Tingkat Lanjutan sesuai tarif Paket INA-DRG yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Timur. H. 56 Th 2010 / E1 N AN Ditetapkan di Surabaya Pada tanggal 6 Juli 2010 GUBERNUR JAWA TIMUR ttd Dr. DIUNDANGKAN DALAM BERITA DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Tgl 6 . (5) Dihapus (6) Dihapus (7) Dihapus (8) Dihapus Pasal II Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Informasi Hukum .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful