Anda di halaman 1dari 20

KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN UPAYA MENGATASINYA oleh Annisa Nur Fadhilah Deden Sodikin Dewi Noviyanti VII B

A. PERUBAHAN LINGKUNGAN
Interaksi antara manusia dan lingkungan menyebabkan ketidak seimbangan ekologi, seperti kerusakan tanah, pencemaran lingkungan, hilangnya suatu populasi. Keadaan ini diperparah dengan eksploitasi sumber daya alam untuk menunjang kehidupan manusia. Misalnya saja, pemenuhan kebutuhan makanan, menangkap ikan laut secara berlebihan menggunakan bom Adanya rantai yang putus dalam daur biologi atau daur materi dapat menyebabkan perubahan lingkungan (alamiah)

Faktor penyebab kerusakan lingkungan


Faktor alam Diantaranya dalah gunung meletus, gempa bumi, angin topan, banjir, kemarau panjang, kebakaran hutan

Faktor manusia diantaranya adalah penebangan hutan, pembangunan permungkinan, intensifikasi pertanian Penggunaan pupuk dan pestisida dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, sitem monokultur dapat mengurangi keanekaragaman, peledakan hama

B. PENCEMARAN LUNGKUNGAN
BAHAN PENCEMAR AIR SUNGAI/ LAUT

TANAH

UDARA

AIR

ALGA

AIR TANAH

ANGIN

TANAH

IKAN KECIL

SUMUR/ MATA AIR

AWAN

TUMBUHAN

IKAN BESAR

HUJAN ASAM MANUSIA

JENIS PENCEMARAN LINGKUNGAN


A. PENCEMARAN UDARA Pencemar udara dapat berupa gas dan partikel. Contohnya sebagai berikut. a. Karbon dioksida (CO2) : Dihasilkan dari pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara), pembakaran gas alam dan hutan, respirasi, serta pembusukan. b. Sulfur dioksida (SO2) nitrogen monoksida (NO) : Dihasilkan dari Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara), misalnya gas buangan kendaraan. c. Karbonmonoksida (CO) : Dihasilkan dari pemakaian Pemakaian bahan bakar fosil (minyak bumi atau batubara), dan gas buangan kendaraan bermotor yang pembakarannya tidak sempurna

d. Kloro Fluoro Carbon (CFC) : Dihasilkan dari pendingin ruangan, lemari es, dan perlengkapan yang menggunakan penyemprot aerosol

B. PENCEMARAN AIR
Polusi air dapat disebabkan oleh beberapa jenis pencemar sebagai berikut. a. Pembuangan limbah industri, sisa insektisida, dan pembuangan sampah domestik, misalnya, sisa detergen mencemari air. Buangan industri seperti Pb, Hg, Zn, dan CO, dapat terakumulasi dan bersifat racun. b. Sampah organik yang dibusukkan oleh bakteri menyebabkan 02 di air berkurang sehingga mengganggu aktivitas kehidupan organisme air.

C. PENCEMARAN TANAH Pencemaran tanah disebabkan oleh beberapa jenis pencemaran berikut ini : 1) Limbah rumah tangga : sampah-sampah plastik yang sukar hancur, botol, karet sintesis, pecahan kaca, dan kaleng detergen yang bersifat non bio degradable (secara alami sulit diuraikan). 2) Limbah pertanian: zat kimia dari buangan pertanian, misalnya insektisida, pupuk buatan, pestisida, dll.

3) Pertambangan: Pada penambangan emas, polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijihnya

Tingkat kerusakan tanah/ lahan memiliki ciriciri: Tidak subur, yaitu lahan atau tanah yang sedikit sekali mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Miskin humus, yaitu tanah atau lahan yang kurang baik untuk dijadikan sebagai lahan pertanian karena kandungan humus (bahan organiknya) sangat kurang.

D. PENCEMARAN SUARA (KEBISINGAN)

Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.

C. DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Punahnya spesies Ledakan hama Gangguan keseimbangan lingkungan Kesuburan tanah berkurang Keracunan dan penyakit Pemekatan hayati Terbentuk lubang ozon Efek rumah kaca

Alternatif Penanganan Pencemaran Lingkungan


a) Penanaman kembali hutan-hutan yang gundul (Reboisasi) b) Gerakan tebang pilih c) Di pegunungan petani membuat sengkedan d) Menjaga kebersihan lingkungan bertujuan mencegah banjir

e) Upaya pencegahan pencemaran terhadap udara dapat dilakukan dengan penyaringan terhadap pembuangan gas industri/ pabrik f) Limbah baik organik maupun anorganik dapat di daur ulang untuk mengurangi tingkat pencemaran

LIMBAH DAN DAUR ULANG

D. PELESTARIAN LINGKUNGAN
a. Pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan sebagai pupuk organik guna mengatasi pencemaran lingkungan Pengolahan lingkungan bertujuan untuk Mencapai keselarasan hubungan antara hubungan manusia dengan lingkungan Mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana Mewujudkan manusia sebagai pembina lingkungan Melakukan pembangunanberwawasan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan mendatang Melindungi negara terhadap dampak kegiatan diluar negara yang menyebabkan kerusakan dan pencemaran

b.
c. d. e.

ETIKA LINGKUNGAN
Prinsip etika lingkungan 1. Prinsip tidak merugikan (The rule of nonmaleficence), yakni tidak merugikan lingkungan, tidak menghancurkan populasi spesies ataupun kominitas biotik 2. Prinsip tidak campur tangan (The rule of noninterference), yaitu tidak memberikan hambatan pada organisme, yaitu kebebasan mencari makan, tempat tinggal, berkembang biak 3. Prinsip kesetiaan (The rule of fidelity), yaitu tidak menjebak, menipu atau memasangperangkap terhadap mahluk hidup untuk semata-mata kepentingan manusia 4. Prinsip keadilan (The rule of restitutive justice), yaitu mengembalikan apa yang telah kita rusak dengan membuat kompensasi.