Materi Latihan Tarung Derajat

A. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat, maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat, 2003). Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut: Kurata Materi yang dilatihkan Sabuk/beat I 1. Sikap dasar, 2. Gerakan dasar tangan (siaga ditempat), 3. Gerakan dasar tangan (Siaga silang), 4. Gerakan dasar kaki/tendangan, 5. Jurus wajib; Gerak Langkah Dasar (GLD). Putih II 1. Gerakan tangan, 2. Gerakan kaki, 3. Teknik bertahan menyerang, 4. Jurus wajib; Drajat Satu 5. Kekuatan/ daya tahan. Hijau strip satu orange III 1. Pengulangan Gerakan kurata I dan II, 2. Gerakan tangan dan kaki, 3. Jurus wajib; Jurus dasar (judas) 4. Teknik bertahan menyerang dari kaki, 5. Teknik tarung

3. . Pendalaman teknik-teknik gerakan. Kepraktisan bertahan menyerang. 2. Rangkaian gerak bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang lebih. drajat dua 2. 5. Keterampilan diri. Teknik bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang (tiga arah). Jurus wajib. drajat Tiga 2. 5. Keterampilan teknik perorangan. 3. Hijau strip dua orange IV 1. Jurus GHADA dua. Jurus wajib. Merah strip satu hitam VII 1. Teknik daya gempur 3. Biru strip dua orange VI 1. 3. Merah strip dua hitam Zat 1. Keterampilan / ketahanan fisik. 4.6. Rangkaian gerak daya gempur lanjutan. Biru strip satu orange V 1. Filosofi dan rahasia Tarung Derajat. Rangkaian gerak bertahan menyerang. Jurus wajib. Jurus wajib. 4. Jurus GHADA satu. Tingkat lanjutan kurata. 2. Rangkaian gerak daya gempur. Teknik menghadapi senjata gengam.

satu tangan mengangkat kepala ke atas • Tengokan kepala ke arah kiri. Pengabdian diri secara filosofis “wujud” hakekat tarung derajat sesungguhnya dan Ilmu yang berarti “kosong dan isi”. • Ganti kaki kanan di depan. patahkan badan kekiri dan ke kanan. kaki kanan dibelakang tekan badan ke depan (lemaskan pinggul). paru-paru. mengatasi terjadinya cedera. Secara sistematis kedua macam bentuk pemanasan tersebut dipaparkan sebagai berikut Pemanasan Peregangan (stretching) 1. Peregangan Bagian kepala • Tundukkan kepala. tangan kiri menekan dagu ke arah kanan. tangan kanan menekan kepala ke arah kanan. kaki dijinjitkan. 2. Kedua pemanasan dalam bentuk gerakan ringan yang bersifat dinamis/isotonic. kedua tangan menekan. Hitam B. • Kaki buka lebar. jatuhkan badan ke bawah (tegak). pertama disebut pemanasan peregangan (stretching) dan menekan (tighten) yang bersifat statis/isometric waktunya antara 10-30 detik atau 4 sampai 10 hitungan. Peregangan Bagian Kaki • Kaki buka lebar. Kegiatan Pemanasan (Warming-up) Tarung Derajat Pemanasan (warming-up) adalah kegiatan awal untuk mempersiapkan organ tubuh seperti jantung. tulang dan syaraf sebagai aktifitas olahraga. tangan kiri menekan kepala ke arah kiri. dan untuk meningkatkan prestasi. tangan dibelakang kepala. tangan dibelakang kepala. • Jatuhkan kepala ke kiri. tangan kanan menekan dagu ke arah kiri. • Angkat kepala. • Jatuhkan kepala ke kanan.2. lanjutkan gerakan sama. Pemanasan Cara Dinamis . 3. • Tengokan kepala ke arah kanan. Peregangan Bagian Tangan • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah depan. • Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah atas. • Kaki kiri ke depan. Tujuannya yaitu untuk menaikkan tempratur suhu tubuh sebelum materi inti. Secara umum pemanasan dikenal dua macam. otot.

Gerakan Kaki dilakukan di tempat. • Kedua tangan direntangkan ke samping. • Tangan bentuk huruf S (tangan kanan di atas) gerakkan ke samping dua kali bergantian. tangan ditepukan. • Tengokan ke kiri dua kali. kedua telapak kaki diluruskan ke depan. taruk kaki kanan ke belakang (kaki kiri didepan lutut ditekuk. putar arah belakang dengan gerakan lambat. • Posisi siaga dasar. • Lari-lari tumid menyentuh paha bagian belakang. ke kanan dua kali. • Tangan kanan di atas dan kiri di bawah ayunkan ke belakang dua kali bergantian. 3. putar arah depan dengan gerakan lambat. Gerakan Kepala • Anggukan ke bawah dua kali. pandangan lihat ke depan). . • Lari-lari biasa. Gerakan Selangkangan • Kaki dibuka ke samping posisi telapak sejajar dengan badan tegak. lakukan kaki didepan bergantian. • Loncat-loncat buka kaki ke depan belakang. tekan jatuhkan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi telapak kaki kena tanah). • Kedua tangan lurus ke depan lalu ayunkan ke depan kemudian ke belakang. • Jatuhkan ke kiri dua kali. Hitungan keempat tahan. • Loncat-loncat buka kaki ke samping. ke kanan dua kali. ke atas dua kali. Gerakan Bahu • Sikutkan kedua tangan ke belakang dua kali kemudian rentangkan/luruskan dua kali. tekan-tekan ke bawah hitungan keempat tahan (posisi tangan direntangkan dibelakang tumit.1. kaki kanan dibelakang lutut diluruskan. • Kedua tangan direntangkan ke samping. posisi tangan kanan memegang pinggul lalu lemaskan/tekan pinggul kearah depan. • Kedua tangan dibelakang kepala. 4. kaki dibuka ke samping kedua telapak kaki sejajar. • Lari-lari angkat lutut. 2.

7. hitungan berikutnya tarik kembali kedepan. hitungan satu luruskan kedua kaki dibawa kebelakang. posisi kedua tangan memegang pinggang. Gerakan Posisi Jongkok • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai. hitungan keempat tahan. posisi badan tegak ke atas/dibusungkan pandangan ke depan. kaki kiri masih diluruskan. 6. tangan direntangkan. • Gerakan kombinasi. posisi badan tegak ke atas/dibusungkan pandangan ke depan. tangan diluruskan dan badan dibungkukkan. dada dikenakan kelantai. 5. lakukan bergantian (ganti kaki). kedua kaki ditekuk kemudian diluruskan kebelakang. hitungan empat tahan. tangan dibelakang kepala. jari kaki ke atas). badan dibungkukan ke depan. kemudian telapak kaki sejajar kedepan jari kaki dilentikkan.Kedua kaki dibuka selebar mungkin jari kaki dilentikan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). tekan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi kaki hanya tumit kanan ke lantai. kemudian cium lutut. • Kedua kaki dibuka selebar mungkin jari kaki dilentikan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). hitungan empat lemaskan badan ke belakang pandangan ke arah belakang. posisi tangan rentangkan kedepan. • Kaki kiri dilipat di depan selangkangan kaki kanan diluruskan. Hitungan tiga angkat badan lutut kembali diluruskan kedua telapak tangan kembali menyentuh lantai. hitungan tiga diluruskan kembali kaki dengan kedua kaki dibuka selebar mungkin ke samping. • Lipat kaki kiri simpan diatas paha kanan. lakukan gerakan seperti berlari (tarik bergantian). lalu kembali kesamping depan dan belakang. posisi kembali ke siaga dasar. gerakan badan kesamping kanan (minimal kenakan sikut ke kaki) hitungan keempat tahan. hitungan dua lakukan jongkok. dada dikenakan kelantai.• Kedua tangan dibelakang kepala. Gerakan Posisi Duduk • Kedua kaki diluruskan ke depan dan dirapatkan jari kaki dilentikkan dan menghadap ke atas (hanya tumit yang kena lantai). kedua kaki ditekuk ke depan. lakukan bergantian (ganti kaki). • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai. tarik kembali ke posisi semula. Gerakan Ayunan Kaki (posisi berdiri siaga dasar) . hitungan empat tahan. sambil cium lutut (hitungan keempat tahan). tangan direntangkan. • Tangan dibuka selebar bahu simpan dilantai. kaki dibuka ke samping. kaki kanan diluruskan kebelakang kaki kiri ditekuk. • Hitungan satu kenakan kedua telapak tangan ke lantai (lutut harus lurus). badan dibungkukan ke depan.

Lakukan bergantian (ganti kaki). • Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin (posisi kaki yang diayunkan lututnya benar-benar lurus). Posisi sit-up. Lakukan 4 kali 8-10 hitungan. Lakukan bergantian (ganti kaki). • Split samping. Posisi badan tegak tangan dipinggang. Lakukan 4 kali 5-8 hitungan. Pada saat ke bawah badan dan kaki tetap sejajar dan tidak menyentuh lantai. diharapkan kedua kaki bisa diluruskan semaksimal mungkin. lakukan dalam keadaan jongkok lalu buka kedua kaki pelan-pelan kesamping. cara pelan-pelan.• Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin usahakan sampai kena ke badan kita kita (posisi kaki yang diayunkan lututnya benar-benar lurus). Pembentukan dan Kekuatan Tubuh • Posisi Push-up. lutut ditekuk telapak kaki lurus tahan dilantai tangan berada dibelakang kepala lalu angkat badan. pada saat di atas tangan/sikut benar-benar diluruskan dan posisi badan kaki masih tetap sejajar dan pandangan lurus kedepan. diharapkan kedua kaki bisa diluruskan semaksimal mungkin. tangan simpan dibelakang kepala. . • Sit-up (lakukan 15-20 hitungan). Dilakukan jari dikepalkan. Pada saat diangkat kedua kaki diluruskan posisi kepala sejajar dengan ujung kaki. bukaan tangan selebar bahu lurus jari dikepalkan. badan serta kaki lurus dan pandangan ke depan. Posisi badan tegak dan kedua tangan berada diantara kaki kita (memegang lantai). Lakukan bergantian (ganti kaki). • Split depan. • Bentuk Perahu. • Ayun kaki kanan ke depan setinggi mungkin (posisi kaki yang diayunkan lututnya benar-benar lurus). Pada saat mengangkat badan posisi tangan diusahakan tetap berada dibelakang kepala. • Push-up (lakukan 15-20 hitungan). 8. Posisi dalam keadaan siap untuk pus-up. Lakukan bergantian (ganti kaki). lalu angkat badan. ada aba-aba angkat kaki dan badan bersamaan dan tahan. lalu tahan. bukaan kaki selebar bahu. Posisi badan tidur terlentang. Pada saat mengangkat badan posisi kaki tahan dan tetap menempel dilantai. lakukan dalam keadaan jongkok lalu kaki kanan pelan-pelan luruskan kebelakang. tangan dibawah dagu. Posisi badan tidur tengkurap. • Back-up (lakukan 10-15 hitungan). Tekan pelan-pelan hitungan keempat tahan dan cium lutut.

No. sentak atas. (7) kibas dalam. 26.cara: (1) kerapihan sikap. 1. Tendangan lurus. putar kibas bawah. 33. Pukulan cepat. 3.2. No. 34. Putar kibas luar. 2. 16. Siaga dasar. No. Pukulan lurus. maju pukulan lurus 3x. No. (2) penghormatan. 22. tendangan lurus. No. 13. (4) Pukulan cepat. No. (6) kibas luar. sikut samping. (2) penghormatan. 24. 11. Materi Inti Pelatihan Materi inti pelatihan yang diuraikan pada buku ini baru terbatas pada materi teknik dasar khusus untuk kurata I. 17.5. 1. Gerakan Dasar Tangan (Siaga ditempat) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga ditempat adalah: (1) Pukulan lurus 1-3x. II. Tendangan lurus. (4) Pukulan cepat. No. 27. Putar kibas luar. No. No. No. 30. No.3. 2. sikut atas. 1. 14. No. Meteri Dasar Kurata II (Dua) . 4. No. 20. 1. 18. No. (5) kibas atas. 31. Gerakan Dasar Tangan (Siaga silang) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga silang adalah: (1) Pukulan lurus. sikut bawah. Sikap Dasar Sikap dasar terdiri dari cara. putar kibas bawah. Pukulan cepat. 28. No. 19. putar. (7) kibas dalam. kibas dalam. 9. tengok kiri. 5. Mundur kibas luar. 35. 10. kibas bawah.4. No.C. (3) Pukulan sentak atas/bawah. Putar kibas atas. (3) duduk. 32. tendangan lurus sentak atas. (6) kibas luar. Siaga dasar. 12. dan tendangan lurus cepat dalam melangkah. No.1. No. No. No. (3) Pukulan sentak bawah. sentak bawah. 29. Tendangan lurus. (4) berdiri. No. Kibas luar. 8. sentak bawah. siaga dasar. siaga dasar. No. No. No. 1. No. dan (8) kibas bawah. No. Untuk meteri inti latihan lanjutan akan dibahas pada edisi buku berikutnya. No. 15. dan (6) Siaga ditempat. tengok kiri. Materi Kurata I (Satu). No. Sikut atas. 6. tengok kanan. No. kibas atas. 7. (3) aba-aba Gerak langkah Dasar. No. Uraian materi inti yang dimaksud adalah sebagai beirikut. kibas atas. tendangan lurus sentak atas. No. 21. 1. No. 36. dan (8) kibas bawah. (5) siaga dasar. Jurus wajib Gerak Langkah Dasar Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak dasar untuk kurata satu adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. (2) Pukulan sentak atas. 23. (5) kibas atas. 25. tendangan lurus. 1. sikut samping. kibas dalam. pukulan cepat. No. sentak atas. dan III. tengok kanan. Gerakan Dasar Kaki (Tendangan) Gerakan dasar tangan yang dilakukan dengan siaga ditempat adalah: Tendangan lurus cepat. No. No. (2) Sikut atas/ samping/ bawah. No.

2. 5. (3) pukulan sikut samping. No. 2. No. dan (4) teknik dua gerak. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri.3. (2) pukulan sikut depan. pukulan punggung tangan kiri ke arah muka. 6. Bertahan dengan tendangan lurus. pukulan punggung tangan kanan ke arah muka. kibas atas pukulan cepat. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. No. sikutkan tangan kiri ke arah muka. Bertahan dengan tendangan belakang. 7. (2). 3. 4. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. Teknik tangan. No. 5. No. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. No. kibas bawah pukulan cepat. 3. No. No. dan No. hadap kanan pukulan cepat beruntun (tangan kiri lalu kanan) arah ulu hati. No. Maju kaki kiri hadap kanan kibas dalam tangan kiri. Teknik bertahan menyerang (1). 2. No. 1. 1. . Teknik kaki. No. kibas luar pukulan cepat.1. No. 4. No. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. yaitu. kaki kiri geser (badan memutar ke arah kiri) sikutkan tangan kiri ke arah kepala bagian belakang.2.2. Gerakan tangan Gerakan dasar tangan dilanjutkan pada: (1) pukulan cepat beruntun. 2. No. kaki kanan geser (badan memutar ke arah kanan) sikutkan tangan kanan ke arah kepala bagian belakang. Gerakan kaki (Siaga silang) Gerakan dasar kaki dilanjutkan pada: (1) tendangan lingkar dalam. No. kibas dalam pukulan cepat. sikutkan tangan kanan ke arah muka.. 3. (2) tendangan menyamping. 2. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. hadap kiri pukulan cepat beruntun (tangan kanan lalu kiri) arah ulu hati. Bertahan dengan tendangan menyamping. 8. pukulan sentak bawah pukulan cepat. dan (3) tendangan belakang. Maju kaki hadap kiri kibas dalam tangan kanan. 1.

2. (3) Pegangan tangan sejajar dan silang. balikkan badan kearah belakang. Tarik tangan kiri simpan disamping dada. Jurus Drajat Satu Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak lanjutan dasar untuk kurata dua adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. No. arahkan badan kearah kiri.2. . Maju pukulan lurus dua kali. 4. No. Hadap kiri. Tarik tangan kiri simpan disamping dada. 6. 3. Siaga ditempat (kaki kiri). No. (7) Bersalaman. 8. No. (2) penghormatan. Kibas luar tangan kanan.5. No. (3) aba-aba mulai “drajat satu”. (2) Pegangan kerah baju satu tangan dan dua tangan. Hadap kiri. Kibas luar tangan kiri. (6) Bergandengan. (5) Tepukan belakang. balikkan badan kearah kiri. buka/geser kaki kiri ke depan hingga ke posisi siaga silang (kaki kiri didepan). 5. 10. tarik kaki kiri hingga rapat. geser/tarik kaki kanan hingga rapat. (4) Pitingan samping dan belakang. No. Siaga ditempat (kaki kanan). 7. 2. 9. No. No. buka/geser kaki kanan hingga ke posisi siaga silang dengan kaki kiri ke depan (hadap kiri). No. Maju pukulan lurus satu kali tangan kanan. Maju pukulan lurus satu kali tangan kanan.4. Kibas luar tangan kanan. buka kaki kanan hingga ke posisi siaga silang (kaki kanan didepan). No. Tarik tangan kanan simpan disamping dada. tarik kaki kanan hingga rapat. Teknik melepas sergapan/pegangan (materi beladiri praktis) (1) Pegangan tangan sejajar dan silang. 1.

11. No. 22. 16. 26. dorong hingga ke posisi didepan muka. Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kanan lalu kiri). 21. 27. Mundur kibas dalam tangan kanan. 18. Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kiri lalu kanan). No.No. No. 17. Mundur pukulan sentak bawah tangan kiri. kibaskan/kibas bawah (tangan kiri). . Silangkan kedua tangan di depan perut (tangan kiri diatas tangan kanan). dorong hingga keposisi di depan muka. 24. No. No. Maju kibas atas tangan kanan. No. Silangkan kedua tangan di depan perut (tangan kanan di atas tangan kiri). No. Tengok kanan. No. 13. 19. No. Maju pukulan sentak atas tangan kanan. Tarik/geser kaki kanan ke arah belakang (270%) hingga posisi hadap kanan (kaki kanan di depan). 25. 23. No. • Dorong/luruskan kedua tangan kedepan dengan tangan terbuka posisi serong (bersamaan dengan itu buang napas pelan-pelan melalui mulut). 14. 20. Hadap kiri kibas dalam tangan kanan. No. kibaskan/kibas bawah (tangan kanan). posisi tangan siaga untuk kibas dalam. Maju (hingga posisi kaki kanan sejajar dengan kaki kiri/posisi siaga ditempat) pukulan sentak bawah tangan kiri dan kanan (pada saat memukul kedua kaki tidak digeser/tetap sejajar ke depan). Maju pukulan cepat beruntun dua kali (tangan kanan lalu kiri). balikkan badan kearah kanan (hadap kanan) buka kaki kanan ke depan posisi siaga silang (kaki kanan di depan) kibas atas tangan kiri. No. Tarik kaki kiri hingga rapat. Pernapasan. dada dibusungkan (bersamaan dengan tarik napas dalam-dalam melalui hidung). No. • Tarik kedua tangan kesamping dada dengan tangan dikepal. No. No. No. 12. Maju pukulan sentak atas tangan kiri. Tarik kaki kanan hingga rapat. 15. balikkan badan kearah belakang (putar) buka kaki kiri ke depan posisi siaga silang (kaki kiri di depan) kibas atas tangan kiri.

• Silangkan tangan ke depan dada (kembali siaga dasar). dan keuletan. kecepatan. Gerakan Tangan dan kaki Pukulan (1) Pukulan lingkar dalam. 3. 3. Kekuatan dan Daya Tahan Keserasian dan keseimabangan teknik gerakan dapat dicerminkan dari lima unsure daya gerak tarung derajat yang menjadi khas. • Dorong/luruskan kedua tangan kearah bawah (samping badan) dengan tangan terbuka (bersamaan dengan itu buang napas pelan-pelan melalui mulut). ketepatan. dan (2) Gerakan tingkat kurata II jurus “Drajat satu”. Materi Dasar Kurata III (Tiga) 3. yaitu: Kekuatan. dada dibusungkan (bersamaan dengan itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung). (3) Pukulan lingkar atas. Dari lima unsur inilah dapat dikembangkan kemampuan seorang petarung menjadi kuat dan ulet.6. (3) Tendangan kait belakang.1. keberanian. (2) Tendangan kait depan.2. 3. Pengulangan gerakan Setelah mendapatkan materi kurata I dan II. Tendangan (1) Tendangan lingkar belakang. maka pada tingkatan kurata III yang perlu diulangi adalah: (1) Gerakan tingkat kurata I jurus “gerak langkah dasar”.• Tarik kembali tangan kesamping dada dengan tangan dikepal dan kaki tarik/geser kaki kanan hingga rapat. Jurus Dasar (JUDAS) . (4) Pukulan lingkar bawah.3. (2) Pukulan lingkar luar. 2.

2. 1. Putar. No. Drop kaki kiri sambil putar. tendangan belakang kaki kanan. tendangan kait depan kaki kiri. No. 1. No. No. pukulan lingkar luar tangan kiri. 13. No. pukulan cepat beruntun dua kali. pukulan cepat kanan. . pukulan cepat tangan kiri. tarik kaki kiri. 10. tendangan lingkar dalam kearah kiri dan tendangan menyamping ke arah kanan oleh kaki kanan. pukulan cepat tangan kiri. Drop kaki kanan. Hadap kiri sambil drop kaki kiri. Kibas tangan kanan (teknik dua gerak). Drop kaki kanan sambil putar. pukulan cepat beruntun dua kali. 14. 9. 6. 8. pukulan lingkar luar tangan kiri. 3. buka kaki kanan. No. Drop tangan depan muka tangan kanan. kembali siaga dasar. 3. 5. 15. 4. tendangan lingkar dalam kearah kanan dan tendangan menyamping ke arah kiri oleh kaki kiri. pukulan cepat beruntun dua kali. Drop tangan depan muka tangan kiri. Drop kaki kiri. Drop kaki kanan. No. tendangan menyamping kaki kiri. pukulan cepat beruntun dua kali. 12. Hadap kiri drop kaki kiri. Hadap kanan drop kaki kanan.4. pukulan lingkar luar tangan kanan. No. pukulan cepat beruntun dua kali. pukulan cepat beruntun dua kali. (3) aba-aba mulai “Siaga judas”. pukulan cepat beruntun dua kali. No. pukulan cepat beruntun dua kali. Drop kaki kanan ¾ putaran. No. Drop kaki kiri. Siaga ditempat posisi serangan/tendangan (serong kanan). maju tendangan lurus kaki kiri. 7. pukulan cepat beruntun dua kali. Bertahan menyerang Dari serangan kaki: No. No. Drop kaki kiri ½ putaran. pukulan cepat beruntun dua kali. (2) penghormatan. 11. No. pukulan cepat beruntun dua kali. No. dan (4) Posisi .Jurus wajib yang merupakan seni rangkaian gerak lanjutan dasar untuk kurata tiga adalah: (1) diawali dengan kerapihan sikap. No. tendangan lingkar dalam kaki kanan. tendangan kait depan kaki kanan. maju tendangan lurus kaki kanan. pukulan cepat beruntun dua kali. tendangan lingkar dalam kaki kiri. tendangan belakang kaki kiri. Drop kaki kanan sambil putar. No.

Drop kaki kiri. tendangan menyamping kaki kiri. Langkahkan kaki kanan ke depan. 6. namun peregangan dengan gerakan tidak maksimal/rilex (gerakan yang kontraksi tidak ada). 2. 2. Drop kaki kanan (tulang kering). tangan menyamping kaki kanan. duduk dan tidur dilantai…. No. Posisinya bisa pada saat berdiri. Kibas tangan kiri (teknik dua gerak). kedua tangan angkat ke atas lalu rentangkan badan lemaskan dan busungkan dada kedepan pada saat itu tarik napas dalam-dalam melalui hidung. jepit kaki lawan dengan tangan kanan. tangan kanan memegang tengkuk. saat gerakan membuka ambil napas. tahan pada gerakan pelan-pelan menutup.1-3 dan gerakan cara dinamis gerakan no. Oleh: KANG GADING . 8. No. lalu lepaskan napas melalui hidung. Drop tangan silang (tangkapan kaki) sambil melangkahkan kaki kanan. tangan kiri mendorong punggung lawan. 7. 3. Jatuhan tengkuk. Perlu dipahami. No. sapokan dengan kaki kanan. jongkok. sapokan dengan kaki kiri. Teknik Jatuhan Bantingan No. Jatuhan samping. 3. 4. D. No.5. 5. jatuhan punggung. Drop kaki kanan. tendangan lingkar dalam kaki kanan. 1-5. No.No. Langkahkan kaki kiri (teknik dua gerak). jepit kaki lawan dengan tangan kiri. 3. putarkan dan dorong (jatuh dada). tendangan belakang kaki kiri. No. Pelemasan (Colling Down) Posisi berdiri siaga dasar. pukulan cepat beruntun dua kali. 4. 1. Lakukan gerakan ini bergantian (ganti kaki). Jatuhan pinggul No. tendangan menyamping dengan kaki kiri. kemudian tarik kaki kanan kembali sejajar jatuhkan kedua tangan pada saat itu buang nafas melalui mulut. Langkahkan kaki kanan (teknik dua gerak). No. No. Bentuk pelemasan yang lain bisa juga dilakukan dengan cara gerakannya hampir sama seperti pemanasan (warming-up) peregangan statis urutan no.