Anda di halaman 1dari 3

KU-4078 Studium Generale

TUGAS RESUME KE-4


MENJADI PEMIMPIN YANG BERJAYA DI BIDANGNYA
Pembicara: Dr. (HC) Ir. Arifin Panigoro & Ir. Susilo Siswoutomo
Sabtu, 23 Februari 2013

Oleh : Sofia Fadillah Teknik Sipil - 15010077 Hp. 02270705132

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2013

Pada pertemuan keempat ini, kuliah Studium Generale mngangkat tema Menjadi Pemimpin yang Berjaya di Bidangnya. Kuliah yang berbentuk seminar ini diadakan oleh Resimen Mahasiswa (Menwa) ITB. Seminar ini mengundang kedua tokoh yang merupakan alumni Menwa ITB yaitu, Dr. (HC) Ir. Arifin Panigoro dan Ir. Susilo Siswoutomo. Moderator pada seminar ini adalah Ir. Hasanudin Z. Abidin. Seminar diselenggarakan pada Sabtu 23 Februari 2013 di Gedung Aula Barat ITB. Seminar dimulai dengan penjelasan tentang kepemipinan oleh Susilo Siswoutomo selama setengah jam. Susilo yang saat ini menjabat sebagai Wakil Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa berdasarkan beberapa survey internasional, Indonesia akan diprediksi menjadi salah satu negara terkuat di dunia dalam kurun 20-30 tahun lagi. Menurutnya, di saat itu orang-orang yang saat ini sedang duduk di bangku kuliahlah yang akan menjadi generasi pemimpin di masa itu. Oleh karena itu, setiap orang harus dan mampu menjadi pemimpin yang baik, minimal untuk memimpin dirinya. Kemampuan memimpin yang baik harus dimiliki oleh setiap orang dengan membiasakan memimpin diri dari sekarang. Susilo juga menceritakan pengalamannya sewaktu kuliah. Beliau menekankan beberapa hal yang penting untuk dilakukan saat masih menjadi mahasiswa, diantaranya yaitu belajar, berorganisasi dan berwiraswasta. Susilo berbagi pengalaman bahwa dia telah melaksanakan tiga hal tersebut, berorganisasi di Menwa dan Himpunan, berwiraswasta dengan menjadi pengajar untuk pelajaranpelajaran kuliah serta lulus ITB dalam empat tahun. Beliau berpesan bahwa sebagai mahasiswa kita harus belajar dengan serius karena belajar merupakan tugas utama seorang mahasiswa. Kita tidak boleh malas, merasa rendah diri dan sombong untuk menjadi pemimpin yang sukses. Setelah penjelasan panjang lebar dari Susilo, seminar dilanjutkan oleh Arifin Panigoro. Beliau hanya menambahkan sedikit sembari menceritakan pengalamannya semasa kuliah dulu. Arifin menjelaskan bahwa hal penting yag dia dapatkan saat bergabung di Menwa ITB dulu bukanlah kemiliterannya, melainkan kedisiplinan. Arifin menjelaskan bahwa kedisiplinan harus dimiliki setiap orang di Indonesia. Menurutnya kedisiplinan dapat mengembangkan kualitas seseorang. Dia mengambil contoh di beberapa negara, seperti Korea Selatan yang memiliki program wajib militer bagi setiap pemudanya memiliki kualitas penduduk yang sangat baik. Selain itu, Arifin juga menyebutkan bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang dapat mengambil keputusan secara cepat dan berani tetapi tetap dengan berbagai pertimbangan. Karena

Sofia Fadillah (15010077)

itu dia menjelaskan bahwa pemimpin yang baik adalah orang yang memiliki pengalaman dipimpin. Menurut Arifin untuk menjadi sukses, perlu trial and error. Biasakan lakukan banyak kegiatan, mencoba hal baru selagi masih muda. Melakukan kesalahan tidak menjadi masalah, karena dalam real job, ujian itu akan datang setiap hari. Beliau juga berpesan bahwa tidak ada yang instan di dunia ini, semua butuh pembelajaran. Untuk dapat mengambil keputusan dengan baik, kita harus memiliki kompetensi di bidang yang berkaitan dan pernah menghadapi berbagai kondisi permasalahan. Susilo menambahkan bahwa karakter pemimpin yang baik memerlukan pengalaman sebagai anak buah, sehingga mengetahui kebutuhan tingkat mendasar dan tidak menjadi pemimpin yang otoriter. Beliau menekankan bahwa pemimpin yang baik harus memiliki integritas, kapabilitas dan bisa diterima oleh banyak orang.Tidak ada karakter default untuk menjadi pemimpin, tetapi pemimpin yang sukses selalu memiliki integritas tinggi yang tertanam dalam jiwanya.

Sofia Fadillah (15010077)