Anda di halaman 1dari 10

KAJIAN PENGARUH RASIO MOL REAKTAN DAN LAM A REAKSI PADAPROSES PRODUKSI SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT

Oleh ANDRI DWI MAHARDHlKA F03499036

2003 FAKULTAS TEKNOLOGIPERTANIAN INSTITUTPERTANIAN BOGOR BOGOR

KAJIAN PENGARUH RASIO MOL REAKTAN DAN LAMA REAKSI I'AIlA I'ROSES PROIlUKSI SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT

SKRIPSI Sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar SARJANA 'i'EKNOLOGI PERTANIAN Pada Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Oleh ANDRI DWI MAHARDHIKA F03499036

2003 FAKULT AS TEKNOI,OGI PERTANIAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

FAKULTAS TEKNOLOGIPERTANL\N INSTITUT PERTANL\N BOGOR

KAJIAN PENGARUB RASIO MOL REAKTAN DAN LAMA REAKSI PADA PROSES PRODUKSI SURFAKTAN METIL ESTER SULFONAT

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar


SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN

Pada Jurusan Teknologi Industri Pertanian Falrultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Oleb
ANDRI DWIMAHARDHIKA F03499036

Dilabirkan Tanggal26 April 1981 Di Majalengka

Tanggal Lulus : 26 Agustus 2003

Dosen Pembimbing I

Dosen Pembimbing IT

Andri Dwi Mahardhika. F03499036. Kajian Pengarah Rasio Mol Reaktan dan Lama Reaksi pada Proses Produksi Surfaktan Metil Ester Sulfonat. bimbingan Erliza Hambali dan Khaswnr Syamsu. 2003. Oi bawah

RINGKASAN
Surfaktan merupakan senyawa aktif penurun tegangan permukaan (surface active agent) yang dapat diproduksi secara sintesis kimiawi atall biokimiawi. Sebagian besar surfaktan disintesis dari turunan minyak humi, seperti linier alkilbenzen sulfonat (LAS), alkil sulfat (AS), aikH etoksilat (AE) dan alkil etoksilat sulfat (AES). Metil ester sulfonat (MES) merupakan salah satu jenis surfaktan Metil esrer sufonat (MES) telah mulai dimanfaatkan anionik berbasis oieokimia yang temyata mampu menjadi pesaing bagi lioier alkilbenzen sl'lfonat (LAS). sebagai bahan aktif pada produk-produk pembersih (washing and cleaning products) "Matheson, 1996). Surfaktan metil ester sulfonat dapat disintesis secam kimiawi menggunakan bahan baku meti! ester inti sawit. Pembuatan surfaktan metil ester sulfonat melibatkan proses sulfona$i sebdgai proses utama dalam kegiatan proses produksi. Proses sulfonasi merupakan proses terikatnya gugus sulfonat pada rantai hidrokarbon, dalam hal ini gugus karbon

dari meti! ester. Proses sulfonasi melibatkan pereaksi kimia yang mengandung gugus sui fat atau sulfit. Pereaksi kimia yang banyak dipakai daJam proses sulfonasi adalah gas SO). Penelitian ini mengkaji pengaruh lama reaksi dan rasio mol dari metil ester inti sawit dengan natrium bisuJfit terhadap surfaktan metii ester sulfonat yang dihasilkan. Penggunaan natrium bisulfit :;ebagai pereaksi mempertirnbangkan bcberapa hal diantaranya adalah nalrium bisulfit merupakan komplek molekul dari SO) yang mudah ditangani, dapat diaplikasikan pada skala produksi kedl dan dapat digunakan secara balch process. Faktor rasio mol reaktan metil ester inti sawit

natrium bisulfit dalam peneiitian ini terdiri dari 1 : I; I: 1,3 dan I : 1,5. Faktor lama reaksi proses terdiri dari 3 ; 4,5 dan 6 jam. Adapun tujuan dad pcnelitian ini adalah untuk memperoleh kondisi proses terbaik dad rasio mol reaktan Jan lama (eaksi serta karakteristik dari MES yang dihasilkan. MES yang dihasilkan mampu mcnurunkan tegangan permukaan air dari 68,46 mN/1ll menjadi berkisar antam 34,30 mN/m 32,30 mN/m, dengan kisaran
-

nilai pcnurunan tegangan pcrmukaan sebcsar sebesar 34,16 mN/m 36,16 mN/m. Selain itu juga mampu menurunkan tegangan antar muka air-xylene dari dari 35,45 mN/m menjadi berkisar antara 4,18 mN/m 0,70 mN/m dengan kisaran nilai penurunan tegangan antar muka sebesar 31,28 mN/m - 34,75 mN/m. Disamping mampu menurunkan tegangan permukaan air dan tegangan antar muka air-xylene,
-

MES yang dihasilkan juga mampu membcntuk sistem emulsi antara air-xylene. MES yang dihasilkan pada penelitian ini berkisar antara 4,01 - 5,37.

pH

Rasia mol dan lama reaksi merupakan salah saW parameter penting proses produksi MES. Dari hasil analisa sidik ragam, rasio mol reaktan berpengaruh sangat signifiean terhadap penurul:lan tegangan permukaan air, penurunan tegangan antar llluka dan kestabilan emulsi serta berpcngaruh signifikan terhadap perubahan pH. Lama reaksi berpengaruh sangat signifikan terhadap perubahan pH MES, penurunan tega:1gan antar muka dan kestabilan emulsi serta berpengaruh signifikan terhadap pe,llIrunan tegangan permukaan air.

Kondisi proses terbaik dari rasio mol reaktan dan lama reaksi pada peneliti!l.n im adalah pada rasio mol ! : i,'s dengan lama reaksi 4,5 jam, yang mampu menurunkan tegangan permukaan air dad 68,46 mN/m menjadi 32,85 mN/m dengan nilai penurunan tegangan pennukaan sebesar 35,61 mN/m, mampu menurunkan tegangan antar muka air -xylene dari 35,45 mN/m turun menjadi 1,00 mN/m dengan nilai penurunan tegangan antar mvlea sebesar 34,45 mN/m, dengan pH 4,67 dan mampu membentuk kr:stabilan emulsi air-xylene sampai 255 dctik dengan nilai kecerahan warna (nilai L) sebesar 50,86, nilai kekromatisan warna (niIai a dan nilai b) masing-masing sebesar 0,47 dan -1,14.

Andri Dwi Mahardhika. F03499036. The Effects of Mole Ratio Reactant and Reaction Time on Methyl Ester Suphonate (MES) Production. Supervised by ErIiza Hambali dan Kh....ar Sy.msu. 2003.
.
-

--

SUMMARY Surfi.ctants is su.:.ia.ce activ'! E.geat \vh:ch can be produced by chemically or biochemically. A1mc:j of them is synt\esizec! by petroleum, such as linear alkylbenzene sulphonate (LAS), alkyl sulf,hate (AS), alkyl ethoxylate (AE) and Alkyl ethoxylate sulphate (AES). Methyl ester sulpbonate (MES) is one of anionic surfactant based on olocheDli;;al. MES could be competitor tQ linear alkYlbenzene sulphonate (LAS). MES ha:; been used as active agent on washing and cleaning product (Matheson, 1 996). MES can be synthesized by chemical process with palm kernel dl methyl ester as material. MES production includes sulphonation process as the main process. Sulphonation process is a process in which sulphonate group is bound to hydrocarbon chain. On this case the carbon group are from methyl ester. Sulphonation process involves chemical reagent including sulphate or sulphite group. SO) gas is used on sulphonation process as reagent. This research examined the effect of reaction time and mole ratio of palm kernel oil methyl ester to sodium bisulphite on MES produced. The use of sodium bisulphite as reagent considered many factors, such as it is a complex molecule from SO, that is easy to handle, it can be applied for small scale production, it also can be used as batch process. Mole ratio factor of palm kernel oil methyl ester to sodium bisulphite on this research consists of 1 : 1 ; 1 : 1.3 and 1 : 1 .5. Whereas reaction time factor consists of 3 ; 4.5; and 6 hours. The objectives of this research are to get the best condition process on sulphonation and to characterize the resulted MES. MES produced could decrease water surface tension from 68.46 InN/In to a range of 34.30 mN/m 32.30 mN/m with surface tension reduction of 34.16 mN/m 36.16 mN/m. In addition, it also decreased water-xylene
-

interfacial surface tension from 35.45 mN/m to a range of 4.18 mN/m 0.70 34.75 mN/m. mN/m with interfacial surface tension reduction of 31.28 mN/m
-

MES also can stabilize emulsion system between water-xylene. MES pH on this research are between 4.01 - 5.37. Mole ratio and reaction time are two important parameters on MES production process. Based on analysis of variants, mole ratio very significantly influence the decreasing of water surface tension, decreasing of interfacial surface tension, emuio;ion stability and also significantly influence the pH value. Whereas reaction time very significantly influtnce- the decreasing of interfacial surface tension, pH and emulsioli stability and a.lso significantly influence the water surface tension. The best sulphcnution condilion process is obtained at mole ratio of 1 : 1.5 and reaction time of 4.5 hours. This condition can produce MES which can decrease water surface tension up to 35.61 tuN/m, decrease interfaci.::.: surface tension up to 34.45 mN/m, pH of 4.67 and can stabilize an emulsion of water xylene up to 255 seconds, color lightness value of 50.86, cromaticncss (value a and b) 0.47 and -1.14.

KATA PENGANTAR

Pli i syukur kchudirat IlIahi Robbi yang telab mcmbcrikun rahmat dan hidayah-Nya hingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu :;yar&t untuk memperoieh gelar sarjana pnda Jurusan Teknologi Industri Pertanian. Skripsi ini disuSUll berdasarkan hasil peneiitian laboratoriurn mengenai proses sulI'onasi untuk menghasilkan surfaktan metil ester sulfonat (MES). Judul dari

skripsi ini adalah "Kajian Pengaruh Rasin Mol Reaktan dan Lama Reaksi pada Prose Produksi Surfaktan Metil Ester Sult'onat (MES)". Dalam

kcsempatan yang haik ini penulis mengucapkan rasa hormat dan tcrima kasih kepada: I. Dr. Ir. Erliza Hambali, MSi dan Dr.!r Khaswar Syamsu, MSc selakll dosen pembimbing selama ini. If. Prayoga Suryadanna, MT selaku dosen penguji dalam ujian skripsi yang telah memberikan kritik dan saran kepada penulis. 3. Dr.lr. Ani Suryani, DEA yang telah memberi kesempatar. kepada penulis untuk ikut ambil bagian dalam proyek penelitian ini. 4. Empah, Mamah sareng Sony serta keluarga di Majalengka yang telah membcrikan kasih sayang dan dukungan moril maupW1 matcril pada pcnulis sclama ini. 5. Almarhumah Eni Tarmi, yang sampai akhir hayatnya selalu m(ndoakan. membimbing dan memberi semangat selama penulis kuliah. 6. Shanti Puspitarini atas perhatian, semangat, kesabaran serta kasih sayangnya sclarna ini. 7. lyus, Nani dan Mia yang tidak henti-hentinya memberikan dukungan dan sernangat selama ini. 8. 9. Ternan-ternan satu bimbingan mira dan mima atas kerjasamanya selarna ini. Surfaktan project kru, Qiqi, wiwid, ratna, indri. laura, em, yesi, syahrial. tuhs dan idris atas bantuan dan kerjasamanya. 10. Rek8l1rekan TIN angkatan 36 atas kcbersamaannya selama ini. akademik yang telub mernberikan arahan dan bimbingan

vi

1 1 . Para laboran laboratorium, bu sri, bt cg", bu rini. pak edi, pak wagimin serta pihak lain yang telah membcrik.an bantua.rmya pada penulis selama melakukan penelitian. Penulis mengharapkan masukan dan saran yang membangun untuk lebih menyempumakan tulisan ini. Akhitnya penulis berharap semoga tuiisan ini

bennanfaat bagi yang membutuhkannya.

Bogor, Agustus 2003

Penulis

Vll

DAFfARISI Halaman vi viii


x Xl XII

KAT A PENGANTAR............................................................................... DAFTAR lSI.............................................................................................. DAFfAR TABEL ........... ....................... ...................................... . ... . ... ..... DAFTAR GAMBAR................................................................................. DAFTAR LAMPlRAN ................... . ..................................................... ...
. .

I.

PENDAHULUAN .............................. ... ..............................................


.

A. LATAR BELAKANG .................................................................... II. ['11.11 I/\N ............. . ...................... ...................................


.

1 5 5 5 7 8 9 11 14 14 14 14 15 15 15 16 17 17 20 3

II. TlN.IAUAN IUSTAKA......................................................... ............ A. SURFAKTAN................................................................................. B. METIL ESTER SULFONAT (MES).............................................. C. MINY AK KELAPA SAWIT .......................................................... D. PROSES PRODUKSI METIL ESTER .......................................... E. PROSES SULFONASI ................................................................... F. PENGARUH RASIO MOL.............................................................. III. BAHAN DAN METODA PENELITIAN ........................................ A. BAHAN DAN ALAT ..................................................................... I. Bahan ......................................................................................... 2. Ala! ............................................................................................ B. METODA PENELITIAN ............................................................. . 1. Perlakuan dalam Penelitian ....................................... ..............
,

2. Tata Laksana Penelitian ............................................................. C. RANCANGAN PERCOBAAN ...................................................... lV. HASIL DAN PEMBAHASAN .......................................................... A. PENURUNAN TEGANGAN PERMUKAAN AIR ..................... . B. PENURUNAN TEGANGAN ANTAR MUKA ............................. C. PERUBAHAN pH METIL ESTER SULFONAT (MES) .............. D. KESTABILAN EMULSI AKIBAT PENAMBAHAN METIL ESTER SULFONAT (t.lES) ................................... .... . .....

25

viii