Anda di halaman 1dari 43

Nama : Riesma Tasomara

NPM : 140310100030
Soal
1. Cahaya datang dengan panjang gelombang 680 nm, jatuh pada celah ganda kemudian
menghasilkan pola interferensi dimana terang ke-3 berada 24 mm. Jika jarak antara celah
dan layar 1 m, berapa jarak antar kedua celah? Jelaskan mengapa pola interferensi (gelap-
terang) dapat terjadi?
Jawban:

m

Pola interferensi gelap-terjadi karena cahaya koheren yang memasuki celah ganda
mengalami beda lintasan:
1. Beda lintasan atau berfasa sama maka akan terjadi superposisi gelombang dimana
amplitudonnya saling menguatkan, sehingga terjadi interferensi maksimum pada layar
tertangkap sebagai pola gelap.
2. Beda lintasan atau beda fasa sebesar 180
o
dan kelipatannya akan terjadi superposisi
dimana amplitudonya saling melemahkan, sehingga terjadi interferensi minimum, pada
layar tertangkap sebagai pola terang





Nama : Sena Harimurty
NPM : 140310100028

Soal :
Dalam suatu percobaan celah ganda (percobaan Young) , jarak antar celah (d) 0,150 mm; panjang
jarak ke layar (L) 120 cm; dan jarak antara terang-gelap (y) 2 cm; dan panjang gelombang yang
dipakai () 833 nm.
a. Berapakah beda fasa antara 2 gelombang tersebut pada point P ?
b. berapa perbandingan beda fasa dengan panjang gelombang () ?

Jawab:
a.
(

) (


b. Dari jawaban bagian a didapatkan :



Atau = 3

NAMA : SURYA FADLI WINDA 26 Desember 2012
NPM : 140310100066

TUGAS GELOMBANG II
DOSEN : Dr. CAMELLIA PANATARANI, M.Si
DIFRAKSI
Soal.
Sebuah kisi difraksi mempunyai 5000 celah yg sama per 1 cm. Kisi disinari cahaya kuning
dari lampu uap natrium secara tegak lurus. Cahaya mempunyai dua spektrum garis
berdekatan (sodium doublet) dengan panjang gelombang 5890.0 dan 5895.9 A. (a) Tentukan
sudut dimana maksimum orde-1 (first-order maximum) terjadi untuk garis 5890.0 A (b)
Tentukan besar separasi sudut ( angular separation) antara maksimum pertama dari dua garis
spektrum tersebut.

Jawaban.
(a) Jarak kisi d adalah 1/5000 cm = 20000A.
Maksimum pertama dari garis 5890.0 terjadi pada:


(b)






besar separasi sudut ( angular separation) antara maksimum pertama dari dua garis
spectrum adalah 0,017
0

Nama : Suci Winarsih
NPM : 140310100082

SOAL GELOMBANG II
1. Apakah pengaruh jarak sumber cahaya dengan layar terhadap pola difraksi yang
dihasilkan?

Jawab :
Saat jarak sumber cahaya dengan layar dekat (terhingga) maka muka
gelombang yang terbentuk tidak datar atau sejajar karena jarak yang sempit
menyebabkan gelombang terdifraksi tersebut tersebar luas, tidak cukup jarak yang
ditempuh gelombang agar dihasilkan gelombang datar. Fenomena ini disebut
Difraksi Fresnel.
Sedangkan saat jarak sumber cahaya dengan jarak layar diperlebar, difraksi
gelombang menjadi semakin datar atau sejajar karena jarak yang jauh menyebabkan
muka gelombang yang semula tersebar luas menjadi gelombang datar. Fenomena ini
disebut Difraksi Fraunhoufer.
Jadi, makin jauh jarak sumber cahaya dengan layar maka semakin datar atau
sejajar muka gelombang yang terbentuk.

NAMA : CHAIRUL HUDA
NPM : 140310100086


TUGAS GELOMBANG II

Soal:
Gambar di bawah menunjukkan dua pengeras suara A dan B yang dijalankan oleh penguat suara
yang sama sehingga keduanya mampu memancarkan gelombang sinusoidal sefase. Laju perambatan
bunyi di udara 350 m/s. Pada frekuensi berapakah supaya di P terjadi interferensi (a) konstruktif dan
(b) destruktif?



Penyelesaian:

Sifat interferensi di P bergantung pada beda lintasan dari titik A dan B ke titik P. Jarak dari pengeras
suara A dan B ke titik P berturut-turut adalah

m 47 , 4 m) 00 , 4 ( m) 00 , 2 (
2 2
= + =
AP
x
m. 12 , 4 m) 00 , 4 ( m) 00 , 1 (
2 2
= + =
BP
x

Dengan demikian, beda lintasan itu adalah

m. 35 , 0 m 12 , 4 m 47 , 4 = = =
BP AP
x x d

(a) Interferensi konstruktif terjadi apabila beda lintasan .... , 2 , , 0 = d Akan tetapi, f v / =
sehingga . / ... , / 2 , / , 0 f nv f v f v d = = Jadi, frekuensi yang mungkin supaya di P terjadi
interferensi konstruktif adalah

...) 3, 2, 1, (
m 0,35
m/s 350
= = = n n
d
nv
f
n

... Hz, 3.000 Hz, 2.000 Hz, 000 . 1 =
n
f

(b) Interferensi destruktif terjadi jika beda lintasan .... /2, 5 , 2 / 3 , 2 / = d Akan tetapi,
f v / = sehingga ... , 2 / 5 , 2 / 3 , 2 / f v f v f v d = Jadi, frekuensi yang mungkin supaya di P
terjadi interferensi destruktif adalah

...) 5, 3, 1, (
m) 2(0,35
m/s 350
2
= = = n n
d
nv
f
n

... Hz, 2.500 Hz, 1.500 Hz, 500 =
n
f

SOAL UAS beserta JAWABAN
GELOMBANG II
Fajar Kurnia Muharom
140310100022


1. Sebuah laser helium-neon dengan ( = 6328 ) digunakan untuk mengkalibrasi kisi difraksi.
Jika orde maksimum pertama nya berada pada 20.5
0
, berapa jarak antar celah dari kisi nya
tersebut ?
JAWAB:


Dengan m = 1


Maka :





2. Sebutkan syarat syarat terjadi kondisi interferensi !
JAWAB :

Dua buah gelombang akan menghasilkan pola interferensi yang stabil, jika memiliki
frekuensi yang sama.
Perbedaan frekuensi yang signifikan mengakibatkan beda fasa yang bergantung waktu,
sehingga I12 = 0.
Jika sumber memancarkan cahaya putih, maka komponen merah berinterferensi dengan
merah, biru dengan biru dst.
Jika sumbernya monokromatik, maka pola interferensi adalah hitam-putih.


Nama : AYU OKTAMA
Mengapa interferensi dapat bersifat membangun dan merusak pada gelombang?
Jawab :
Seperti yang kita ketahui bahwa interferensi adalah penjumlahan superposisi dari dua
gelombang cahaya atau lebih yang menimbulkan pola gelombang yang baru. Dimana dalam
kasus masalah ini kita ambil dua gelombang cahaya yang memiliki fasa tertentu. Kasus
pertama, dimana inteferensi bersifat membangun (interferensi konstruktif). Hal ini terjadi jika
dua gelombang tersebut mempunyai beda fase yang sama (0 derajat), sehingga gelombang
baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Sedangkan
inteferensi dapat bersifat melemahkan/merusak (interferensi destruktif), hal ini terjadi jika
beda fase antara kedua gelombang berbeda (180 derajat),sehingga kedua gelombang dengan
fase yang berbeda saling meniadakan.

Nama : Nurainy Kusumawati
NPM : 140310100010
Tugas Gelombang


1. Dua buah polaroid menghasilkan intensitas cahaya yang diamati mata I
2
= I
1.
Jika I
1
adalah
intensitas cahaya yang dilewatkan polarisator P
1
, tentukan besar sudut yang dibentuk sumbu
mudah polarisator P
1
dengan sumbu mudah analisatr P
2
!

Penyelesaian :
Dik :
I
2
= I
1


Ditanya :
= ?

jawab :
I
2
= I
1
cos
2

I
1
= I
1
cos
2

= cos
2

= cos
= 60
0


Jadi besar sudut yang dibentuk sumbu mudah polarisator P
1
dengan sumbu mudah analisatr
P
2
adalah 60
0
.


Nama: Syifa Fauziyah
NPM: 140310100002

1. Seberkas sinar datang pada permukaan zat cair yang memiliki indeks bias 4/3. Jika indeks
bias udara=1, tentukan besarnya sudut brewster ?
Penyelesaian
Dik :
n
1
= 4/3
n
2
= 1
ditanya :
= ?

Tan =n
2
/n
1

Tan = 1/
Tan = 4/3
= 53
0



SOAL DAN JAWABAN GELOMBANG II
NAMA :NIKO FAHADI Kamis, 27 Desember 2012
NPM :140310100074

SOAL
Cahaya monokromatis dengan panjang gelombang 5000 A melewati celah ganda yang
terpisah pada jarak 2 mm. Jika jarak celah layar 1 meter, tentukanlah jarak terang pusat dengan garis
terang orde ketiga pada layar.

PEMBAHASAN
Diketahui :
d = 2 mm; l = 1 meter = 1 10
3
mm; = 5000 A = 5 10
-4
mm; m = 3


Jika kedua gelombang cahaya dari sumber S1 dan S2 yang sampai pada layar berlawanan
fase (berbeda sudut fase 180), maka pada layar akan terjadi interferensi minimum atau garis-garis
gelap. Untuk mendapatkan beda fase sebesar 180, beda lintasan harus merupakan kelipatan
bilangan ganjil dari setengah panjang gelombang, yaitu

dengan m = 1, 2, 3, 4,


Nama : Jahid Akbar

Pertanyaan :
Jelaskan perbedaan Difraksi Cahaya pada Celah Tunggal dan pada Kisi !
Jawaban :
1. Difraksi celah tunggal
Setiap titik pada celah tunggal dapat dianggap sebagai sumber gelombang sekunder. Selisih
antara kedua berkas yang terpisah sejauh d adalah d sin .


Analogi dengan pola interferensi celah ganda Young, pola terang difraksi celah tunggal
diperoleh jika:
d sin = n , dengan n = 0, 1, 2, 3,
dengan d adalah lebar celah.
Interferensi minimum (garis gelap) terjadi jika
d sin = (n ), dengan n = 1, 2, 3,
2. Difraksi pada kisi
Kisi difraksi terdiri atas banyak celah dengan lebar yang sama. Lebar tiap celah pada kisi
difraksi disebut konstanta kisi dan dilambangkan dengan d. Jika dalam sebuah kisi sepanjang
1 cm terdapat N celah konstanta kisinya adalah:


Pola terang oleh kisi difraksi diperoleh jika:
d sin = n , dengan n =0, 1, 2, 3,
dengan d adalah konstanta kisi dan adalah sudut difraksi.
Interferensi minimum (garis gelap) terjadi jika
d sin = (n ), dengan n =1, 2, 3,


Nama : Brain Aulia Biandika
NPM : 140310100016

Soal dan Jawaban untuk UAS Gelombang II

1. Tentukan posisi maksimum keempat untuk suatu celah-ganda dengan jarak antar
celah d= 0,05 cm dan dengan jarak layar sejauh 1,5 m bila dilakukan dengan cahaya
merah monokromatik dengan frekuensi 384 10
12
Hz?

Jawab :

Dik :
m = 4 (posisi maksimum ke-4)
d = 0,05 cm = 0,0005 m
L = 1,5 m


diketahui bahwa = c/f =

= 7.8110
-7
m

diketahui bahwa y
m
= = = 9.38 mm


2. Tiga spektrum garis terjadi pada sudut 10.09
0
, 13.71
0
dan 14.77
0
dalam spektrum orde
pertama dari spektroskopi kisi. a) Jika kisi memiliki 3660 celah per centimeter,
berapakah panjang gelombang cahaya? b) Pada sudut berapa saja akan diperoleh
garis spektrum orde kedua ?
Jawab :






a)


0
1
27322sin10.09
4787
1
A = =
0
2
27322sin13.71
6476
1
A = =



b)








d
m

= u
=1
sin
d
m

= u
=
2
sin
2


0
3
27322sin14.77
6966
1
A = =

1 2
sin 2 sin
= =
u = u
m m
0 0
1 1
sin ' 2sin10.09 0.350 ' 20.51 u u = = =
0 0
2 2
sin ' 2sin13.71 0.474 ' 28.30 u u = = =
0 0
3 3
sin ' 2sin14.77 0.510 ' 30.66 u u = = =
Nama : Sarah Bella

Soal:
Pada sebuah kisi difraksi dengan 5000 celah/cm, spectrum garis terang orde kedua yang
dihasilkan membentuk sudut 30
o
terhadap garis normal pada kisi. Tentukanlah panjang
gelombang cahaya yang dipergunakan!

Jawab:


M=2 (garis terang orde kedua)
=30
o
, sehingga

(

) (



Jadi panjang gelombang cahaya yang dipakai adalah 5000A


nama : Makmur Arafat


SOAL UAS GELOMBANG II

Tentukan harga beda fasa yang terjadi pada interferensi gelembung sabun!
Solusi :
Karena interferensi terjadi akibat beda panjang lintasan dari beberapa gelombang. Seperti
pada gambar berikut :

Dengan n
1
adalah udara dan n
2
adalah gelembung sabun dan fasa berkas gelombang datang
adalah , maka fasa gelombang 1 adalah :


jika 0 maka beda panjang lintasan yang ditempuh oleh gelombang 2 adalah sebesar 2t
yang menimbulkan beda fasa sebesar :
(


Maka fasa gelombang 2 :


Beda fasa antara gelombang 1 dan 2 adalah :

| |

| |

|

Tresna Mustikasari
140310100040
Tugas Gelombang II


Pertanyaan:
Salah satu aflikasi interferensi cahaya adalah efek warna yang ditimbulkan pada burung merak.
Jelaskan proses terjadinya efek warna tersebut sesuai dengan teori interferensi!

Jawab:
Mengapa bulu merak bisa memiliki warna-warni yang indah? warna-warna cerah bulu tersebut
bukanlah dihasilkan oleh molekul pemberi warna atau pigmen, akan tetapi oleh struktur dua dimensi
berukuran teramat kecil yang menyerupai Kristal. Para ilmuan di cina meneliti tentang bulu merak
ini. Barbula adalah rambut-rambut mikro yang jauh lebih
kecil yang terdapat pada barb, yakni serat bulu yang tumbuh
pada tulang bulu. Di bawah mikroskop, mereka menemukan
desain tatanan lempeng-lempeng kecil berwarna hitam
putih, sebagaimana gambar di sebelah kanan. Desain ini
tersusun atas batang-batang tipis yang terbuat dari protein
melanin yang terikat dengan protein lain, yakni keratin. Para
peneliti mengamati bahwa bentuk dua dimensi ini, yang ratusan kali lebih tipis daripada sehelai
rambut manusia, tersusun saling bertumpukan pada rambut-rambut mikro. Melalui pengkajian optis
dan penghitungan, para ilmuwan meneliti ruang yang terdapat di antara batang-batang tipis atau
kristal-kristal ini, berikut dampaknya. Alhasil, terungkap bahwa ukuran dan bentuk ruang di dalam
tatanan kristal tersebut menyebabkan cahaya dipantulkan dengan beragam sudut yang memiliki
perbedaan sangat kecil, dan dengannya memunculkan aneka warna.
Bulu - bulu burung merak yang sangat berdekatan berkerja mirip lapisan tipis minyak di atas
permukaan air atau lapisan tipis sabun. ketika cahaya matahari yang mengandung beberapa panjang
gelombang jatuh pada bulu - bulu merak akan mengalami interferensi konstruktif, sesuai dengan
ketebalan yang berbeda dari bulu - bulu burung merak tersebut. interferensi konstruktif dari
berbagai warna (atau berbagai panjang gelombang) menghasilkan sinar terang dari berbagai warna
dari bulu - bulu burung merak.
Peristiwa yang sama dapat dilihat pada butiran sabun dan minyak yang mengapung pada permukaan
air. jadi, warna - warna pada bulu merak, butiran sabun dan minyak diatas air disebabkan oleh efek
optik, dan bukan berasal dari benda itu sendiri.

Nama : Orina Amelia
Npm : 140310100060
Soal dan Jawaban Uas Gelombang 2
Questions:
Tulis perumusan untuk polarisasi circular !
Answer :

Persamaan
0
0
sin( )
cos( )
y y
x x
E E kx t
E E kx t
e
e
=
=

Misal
( ) kx wt u =

Maka dari persamaan diatas diperoleh
0
0
sin
cos
y
y
x
x
E
E
E
E
u
u
=
=

Persamaan umum
2
2
2
0 0 0 0
2 cos sin
y y
z z
z y z y
E E
E E
E E E E

| | | |
| | | |
+ =
| |
| |
| |
\ . \ .
\ . \ .

Misal
x z =
dan memiliki beda fasa 90
Maka persamaan menjadi
2
2
2
0 0 0 0
2 cos90 sin 90
y y
x x
x y x y
E E
E E
E E E E
| | | |
| | | |
+ =
| |
| |
| |
\ . \ .
\ . \ .

2
2
0 0
1
y
x
x y
E
E
E E
| |
| |
+ =
|
|
|
\ .
\ .

Diubah kebentuk awal, maka persamaan menjadi
2 2
cos sin 1 + =
, dimana
u =



Nama : Wildan P S

1 . Tiga garis spektrum diskrit terjadi pada sudut dari 10,090
0
, 13,710
0
dan 14,770
0
dalam spektrum
orde pertama dari spektroskop kisi.
(a) Jika kisi memiliki 3660 celah per sentimeter, berapa panjang gelombang cahaya?
(b) Pada sudut berapa garis-garis ditemukan dalam spektrum orde kedua?
Jawab :
(a)

Kita gunakan persamaan

Kemudian kita dapatkan


(b)
,
Didapatkan persamaan


Kita dapatkan dari persamaan




d
m

= u
=1
sin
d
m

= u
=
2
sin
2
1 2
sin 2 sin
= =
u = u
m m
A d 27322 3660 / 10
8
= =
m
d u

sin
=
A 4787
1
09 . 10 sin 27322
0
1
= = A 6476
1
71 . 13 sin 27322
0
2
= = A 6966
1
77 . 14 sin 27322
0
3
= =
0
1
0
1
51 . 20 ' 350 . 0 09 . 10 sin 2 ' sin = = = u u
0
2
0
2
30 . 28 ' 474 . 0 71 . 13 sin 2 ' sin = = = u u
0
3
0
3
66 . 30 ' 510 . 0 77 . 14 sin 2 ' sin = = = u u
Nama : Samsul Ari
SOAL
- Dua pelat polarisator memiliki arah polarisasi yang sama sehingga intensitas I
m
dari cahay
diteruskan adalah maksimum. berapakah besar sudut pelat ketika diputar supaya
intensitanya turun menjadi setengahnya?
JAWABAN
- I = I
m

-

)

Shadrina Fathimah Zulkarnein
140310100094
Pertanyaan :
Tiga garis spectrum diskrit datang dengan sudut 11.29 13.88 dan 21.37 ke arah kisi. Jika kisi memiliki
4260 kisi/cm berapa panjang gelombang cahayanya? Dan pada sudut berapakah akan ditemukan
spectrum orde ke dua?
Jawaban :
Untuk menentukan nilai panjang gelombang nilai kisi di ubah terlebih dahulu ke satuan angstrom :
A d 23474 4260 / 10
8
= =
Dengan menggunakan rumus :
m
d u

sin
=
Maka didapat nilai masing-masing panjang gelombang :
A 4596
1
29 . 11 sin 23474
0
1
= =
A 5631
1
88 . 13 sin 23474
0
2
= =
A 8554
1
37 . 21 sin 23474
0
3
= =
Menentukan sudut spectrum orde kedua :
d
m

u =
=1
sin ;
d
m

u
2
sin
2
=
=
;
1 2
sin 2 sin
= =
=
m m
u u
Maka didapat sudut spectrum orde kedua :
392 . 0 29 . 11 sin 2 ' sin
0
1
= = u
480 . 0 88 . 13 sin 2 ' sin
0
2
= = u
729 . 0 37 . 21 sin 2 ' sin
0
3
= = u


Nama : Sandi Swachman
NPM : 140310100064

Soal
Apa yang dimaksud dengan fenomena cincin newton? bila sumber cahaya berupa cahaya
monokromatik dan polikromatik apa yang terjadi?

Jawaban
Fenomena cincin Newton merupakan fenomena terbentuknya cincin pelangi atau goresan-
goresan melingkar yang ditimbulkan proses pembiasan cahaya diantara dua permukaan, yaitu
permukaan lengkung (lensa cembung) dan permukaan datar yang berdekatan yang
mengakibatkan perbedaan diameter goresan-goresan sehingga terbentuklah cincin newton.

Keterangan:
R: jari-jari lensa
n: indeks bias medium
d :tebal lensa
sinar jatuh tegak lurus.
Interferensi gelombang pantul dari dua bidang batas lensa dan
kaca datar akan berupa cincin gelap-terang yang berjari-jari r.
Dengan menggunakan rumus phitagoras didapatkan hubungan
antara r, R, dan D.
maka





Bila cahaya yang dijatuhkan berupa cahaya monokromatik, maka di permukaan datar lensa
plankonveks terlihat cincin gelap (minimum) dan terang (maksimum). Tetapi bila yang
dijatuhkan sinar polikromatik akan terlihat cincin berwarna. Cincin yang terlihat ini
dinamakan cincin Newton.

Nama : Imbar

Perhatikan gambar tersebut.

Jika panjang gelombang berkas cahaya adalah 6000 dan jarak antar celah 0,6 mm.
Tentukanlah
a. Jarak terang kedua dan ke empat dari terang pusat
b. Jarak antara terang kedua dan terang keempat
c. Jarak antara garis terang dan haris gelap yang berurutan
d. Jumlah garis terang yang nampak pada layar.
Pembahasan:
Data yang bisa diambil dari soal :
Jarak layar L = 80 cm = 0,8 m = 8 x 10
1
m
Jarak antar celah d = 0,6 mm = 6 x 10
4
m
Panjang gelombang cahaya = 6000 = 6000 x 10
10
m = 6 x 10
7
m.

a. Jarak antara terang kedua dan keempat
n=2, pola terang

)
(

)
(



n=4, pola terang

)
(

)
(



b. Jarak antara terang kedua dan terang keempat

) (



c. Jarak antara garis terang dan garis gelap yang berurutan
Ambil jarak antara terang pusat dab garis gelap pertama

)(

)
(



d. Jumlah garis terang yang nampak pada layar.

(

)() (






Nama : Hikmatyar Mujahidin
NPM : 140310100098

SOAL
1. Berapakah ketebalan minimum lapisan air sabun (pada gelembung air sabun) yang tampak
gelap bila dilihat di bawah cahaya natrium ( = 589,3 nm). Indeks bias air sabun ialah 1,38.
JAWABAN
1.

Keadaan ini tampak seperti pada gambar diatas. Sinar b memiliki jejak optik yang lebih,
sebesar 2nd = 2,76 d ( nd adalah jarak tempuh cahaya dalam medium berindeks bias n
sejauh d ). Selain itu karena terjadi interferensi minimum, sinar a dan b memiliki perbedaan
fase 180 atau


Atau terjadi jika beda fase antara kedua sinar itu adalah

, dan seterusnya. Maka:



2.76 d = n (

) -

; n = 1, 3, 5, ....

( )


n = 1 menghasilkan d = 0. Untuk n = 3:


Maka tebal lapisan paling tipis yang memungkinkan ketika terjadi interferensi minimum
adalah 214 nm.



Nama: Rahmadani Sahri
NPM: 140310100048

TUGAS GELOMBANG II
Dosen: Dr. Camelia Panatarani, M.Si

Soal:
Lensa-lensa sering dilapisi dengan material transparan seperti MgF
2
(n = 1.38) untuk
mengurangi pemantulan dari permukaan gelas. Berapa tebal pelapisan yang diperlukan untuk
menghasilkan pemantulan minimum pada pusat dari cahaya tampak (5500 A)?



Jawab:

Karena kedua sinar r
1
dan r
2
mengalami perubahan fasa 180
o
karena pemantulan, untuk
interferensi destruktif, kita harus mempunyai




Pilih m = 0, kita mendapat nilai d yang terkecil.


996
38 . 1 4
5500
4
1
=

=
n
d
1
1
2
2
n d m
| |
= +
|
\ .
Nama : Tifa Alief Saditareno
NPM : 140310090052

Sebuah celah tunggal dengan kebar D = 0,10mm disinari oleh cahaya sejajar dengan panjang
gelombang 600nm, dan garis difraksi diamati pada sebuah layar yang berada 40cm dari celah
tersebut. Berapa jauhkah garis gelap ketiga dari garis terang pusat ?


y
D )

40 cm

Jawab : Untuk celah tunggal, lokasi garis-garis gelap ditentukan oleh persamaan :
m = Dsin
m

Maka :
sin
3
= 3/D
= 3(6,00x10
-7
m)/ 0,10x 10
-3
m
sin
3
= 0,018 atau
3
=

1,0
0

Berdasarkan gambar, tan
3
= y/40cm
Maka :
y = (40cm)(tam
3
)
= (40cm)(0,018)
y = 0,72cm
NAMA : RINA KURNIA
NPM : 140310100034
TUGAS GELOMBANG

SOAL :
Jelaskan tentang difraksi Fraunhofer oleh celah tunggal dan bagaimana perumusan umum
pola gelap dan terang terbentuk !
JAWABAN :
Difraksi Fresnel/difraksi jarak pendek yang terjadi pada celah dengan lebar
empat kali panjang gelombang, cahaya dari sumber titik pada ujung atas celah akan
berinterferensi destruktif dengansumber titik yang berada di tengah celah. Jarak antara
dua sumber titik tersebut adalah . Deduksi persamaan dari pengamatan jarak
antara tiap sumber titik destruktif adalah:







Jika jarak celah ke layar l jauh lebih besar dari lebar celah a (l >> a), maka sudut sangat
kecil, sehingga sin = tan = p/l (Pada gambar awal p = y).


NAMA : TRISA APRIANI
NPM : 140310090037
1. Jelaskan efek interferensi berdasarkan amplitudo dan muka gelombang
Jawaban :
Berdasarkan Amplitudo
Seberkas sinar atau cahaya dipantulkan dan ditransmisikan pada bidang batas
yang memiliki indeks bias yang berbeda. Komponen refleksi dan transmisi
akan membentuk gelombang yang terpisah dan mengikuti jalan yang berbeda
dan akan berinterferensi pada saat bergabung.


Berdasarkan Muka Gelombang
Muka gelombang dari satu sumber cahaya yang melalui dua atau lebih celah
akan menghasilkan pola interferensi dan difraksi.

Resultan dari superposisinya adalah:

Nama : Nia Restu
Suatu lapisan tipis bensin (n = 1,40) mengenai permukaan kaca. Sinar matahari jatuh hampir
tegak lurus pada lapisan tipis dan memantulkannya ke mata Anda. Walaupun sinar matahari
adalah sinar putih yang mengandung berbagai warna, tetapi lapisan tipis hanya memantulkan
warna merah kuning hijau, dan tidak memantulkan warna biru.
a. Menurut anda, apa yang menyebabkan warna biru tidak teruarai pada permukaan tipis
bensin, padahal seperti yang kita ketahui cahaya matahari yang mengenainya
merupakan cahaya polikromatik?
b. Jika biru di udara = 468 nm, tentukan ketebalan minimum L (L 0) dari lapisan
tipis ini!

Interferensi maksimum : (

) dengan
Interferensi minimum : dengan

Jawab :
a. Kemungkinan yang terjadi adalah cahaya biru tidak teruari karena pada indeks bias
medium tersebut cahaya biru mengalami interferensi destruktif sehingga permukaan
bensin tidak memantulkan cahaya biru dari sinar matahari sementara cahaya merah,
kuning dan hijau memngalami interferensi konstruktif.
b. Jika kita mengasumsikan bahwa penyebab tidak tampaknya warna biru pada
permukaan bensin adalah seperti analisa jawaban a, maka untuk mencari ketebalan
minimum dari lapisan bensin tersebut dapat menggunakan rumus interferensi
minimum untuk cahaya biru dengan L tebal permukaan, n indeks bias
lapisan tipis, m orde, dan panjang gelombang cahaya biru
Untuk L 0 dan L minimum, maka kita dapat tentukan bahwa nilai m = 1
Maka,



()
()


Jadi, tebal minimum dari lapisan tipis bensin adalah sebesar 167,14 nm

Nama : Siti Nurmilati
Soal : Tuliskan penurunan rumus Persamaan Gelombang Terolarisasi yang menjalar pada
sumbu y dengan gangguan (bidang polarisasi) pada bidang xz, serta sebutkan syarat-syarat
terjadinya Polarisasi Linier, Sirkular, dan Eliptik

Jawaban :
Fungsi gelombang hasil polarisasi
(


Dimana,

)
Jika,


Maka,

) ( )
dimana:

(beda fasa kedua gelombang)

( )


Catatan:

( [




Persamaan Umum Gelombang terpolarisasi




Syarat Polarisasi Linier : Beda fasa atau ( )



Syarat Polarisasi Sirkular : Beda fasa 9 ( ) dan amplitudo sama
Syarat Polarisasi Eliptik : Beda fasa selain , atau ( ),
amplitudo berbeda

Nama : Nur Anwar
NPM :140310100090


Bagaimana prinsip kerja polarisasi dengan penyerapan selektif?
Jawab :
Prinsip kerja polarisasi dengan penyerapan selektif adalah seberkas cahaya alami menuju
polarisator. Disini cahaya dipolarisasikan secara vertikal, yaitu hanya komponen vektor
komponen listrik E yang sejajar dengan sumbu transmisi saja yang dilewatkan sedangkan yang
lainnya diserap. Cahaya terpolarisasi yang masih mempunyai kuat medan listrik belum berubah
menuju ke analisator (sudut antara sumbu transmisi analisator dengan sumbu transmisi
polarisator adalah ). Dianalisator, semua komponen E yang tegak lurus sumbu transmisi analisator
diserap, hanya komponen E yang sejajar sumbu analisator yang diteruskan.




Nama : Ronald
Diketahui kisi dengan 1000 celah/cm. jika jarak layar 4 meter, jarak terang pusat dengan garis terang
orde 3 adalah 5 cm dengan jarak layar 10cm dari kisi, berapa panjang gelombang pada garis terang
orde 3..
Jawab:
Diketahui
N = 5000 ; l = 10cm ; p= 5cm
m (orde) = 3
Ditanya
= panjang gelombang
jawab
d=

cm
sin =


d sin = m

cm. 0,5 = 3
=



= 1,6 x

cm

Nama : Bobby Siswanto
NPM : 140310100076 Jumat, 28 Desember
2012


TUGAS GELOMBANG
SOAL DAN PENYELESAIANNYA

Soal yang saya pilih mengenai interferensi pada selaput tipis.

Soal:
Sebuah kapal tanker mengalami kebocoran sehingga di atas laut tergenang solar. Indeks bias
solar dan air laut masing-masing adalah 1,20 dan 1,30. Maka,
a). bila saudara yang berada di atas lapisan solar yang tebalnya 460 nm, warna apa saudara
lihat?
b). bila saudara berada di bawah lapisan solar tersebut, warna apa yang saudara lihat?

Penyelesaian:


Kedua sinar terbalik fasanya pantulan dari n kecil ke besar








a). Ingat bahwa cahaya kasat mata memiliki panjang gelombang sekitar 380 sampai 780 nm.

()()

infra red, bukan merupakan cahaya tampak


kuning

violet

Jadi ketika kita berada di atas lapisan solar yang tebalnya 460 nm, yang terlihat
adalah warna kuning dan violet.

b). Ingat bahwa cahaya kasat mata memiliki panjang gelombang sekitar 380 sampai 780 nm.
()

()()

infra red, bukan merupakan cahaya tampak


merah

biru

ultra violet, bukan merupakan cahaya tampak



Jadi ketika kita berada di bawah lapisan solar yang tebalnya 460 nm, yang terlihat
adalah warna merah dan biru.


Untuk membantu menentukan warna sesuai dengan panjang gelombangnya, silakan
gunakan tabel berikut ini:

Catatan: Color absorbed adalah warna tampaknya.