BESI (FE

)

Oleh : Winona Wahyusasi Anggraeni 100331404563 Off C

•Fe (ferrum) •Golongan transisi •Nomor atom 26 •Golongan, periode, blok : 8,4, d • KE : [Ar] 3d6 4s2

Ciri-ciri Umum :

Wikipedia.2013. http://id.wikipedia.org/wiki/Meteorit. Diakses tanggal 14 April 2013.

Tersebar luas dikerak bumi sekitar 4. Tidak dalam keadaan bebas. Besi pertama yang dipakai berasal dari meteorit. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM .7% hematit (Fe2O3) magnetit (Fe3O4) siderit (FeCO3) pirit (FeS2) Kimia Anorganik I.SEJARAH DAN KEBERADAAN Besi ditemukan sekitar 4000 SM. Halaman: 88. 2011.

Kimia Anorganik I. 4FeCO3 (s) + O2 (g)  2Fe2O3 (s) + 4CO2 (g) 4FeS (s) + 7O2 (g)  2Fe2O3 (s) + 4SO2 (g) Oksida yang diperoleh (Fe2O3 ) dicampur dengan kokas dan batu kapur. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Dan dimasukkan ke dalam tanur tinggi. Halaman: 88. 2011.PEMBUATAN BESI dan udara Dipanggang.

PEMBUATAN BESI Husni. Diakses tanggal 14 April 2013.bp.com. 2011. http://3. .blogspot.H.

blogspot. CaO (l) + SiO2 (s)  CaSiO3 (s) terak Besi yang dihasilkan ini masih berupa besi kasar (bongkah besi atau besi kasar lantakan (pig iron)). C (s) + O2 (g)  CO2 (g) + panas ∆H = -394 kJ/mol (oksidasi C) Selanjutnya CO2 yang terbentuk bereaksi dengan kokas membentuk CO CO2 (g) + C (s)  2CO (g) ∆H = -172 kJ/mol Selanjutanya CO mereduksi bijih besi hematit (Fe2O3 ) dan magnetit (Fe3O4).Dibawah tanur di hembuskan udara panas dengan tekanan tinggi. Sonya.html . http://catatanhariansonya. CaCO3 (s)  CaO (s) + CO2 (g) Di bagian bawah. adapun batu kapur terurai pada suhu tinggi menghasilkan CaO. diakses tanggal 14 April 2013 . CaO bereaksi dengan pengotor seperti silikon (IV) oksida (silika) mengahsilkan CaSiO3. Ade. 3 Fe2O3 (s) + CO (g)  2Fe3O4 (s) + CO2 (g) Fe3O4 (s) + CO (g)  3FeO (s) + CO2 (g) FeO (s) + CO (g)  Fe (l) + CO2 (g) Reaksi-reaksi di atas dapat ditulis : Fe2O3 (s) + 3CO (g) ⇄ 2Fe (s) + 3CO2 (g) Akhirnya besi akan meleleh dan jatuh di bagian bawah tanur yang lebih panas.com/2008/12/pengolahanbesi. 2008.

P.2% karbon Bersifat lunak Dipakai untuk benda-benda yang tahan terhadap tekanan yang tiba-tiba Contoh pengguanaan besi tempa (wrought iron) Wikipedia.BESI TEMPA (WROUGHT IRON) Dilebur dengan besi oksida berlebih untuk mengoksidasi kotoran-kotorannya (C. . http://en.2013. Si) Hanya mengandung 0.wikipedia.org/wiki/Wrought_iron. S. diakses tanggal 14 April 2013.

Baja dengan kadar karbon 0.wikipedia.1%.2% hingga 2. .5% tidak dapat lagi dikeraskan.5% .5% masih dapat dikeraskan. diakses tanggal 14 April 2013. Baja pertama kali diproduksi 3000 tahun yang lalu di India dengan nama “BAJA WOOTZ” . tungku Bassemer tahun 1856. Perkembangan proses pembuatan baja sejak zaman itu termasuk tungku dengan semprotan udara atau gas (blast fournace) sekitar tahun 1300.2013.1. Kandungan unsur karbon dalam baja berkisar antara 0.BAJA Baja adalah logam paduan . Fungsi karbon dalam baja adalah sebagai unsur pengeras. yakni besi sebagai unsur dasar dengan karbon sebagai unsur paduan utamanya. tungku terbuka tahun 1860 dan baru-baru ini tungku oksigen. Wikipedia.org/wiki/Baja. http://id. tetapi bila kadarnya kurang dari 0.

diakses tanggal 14 April 2013.KEGUNAAN BESI Jhon. .2010.blogspot. http://jhon-arch.html.com/2010/01/manfaat-besi.

org/wiki/Besi .2013.86 g/cm³ 13.diakses tanggal 14 April 2013.10 J·mol−1·K−1 Wikipedia.81 kJ/mol 340 kJ/mol Kapasitas kalor 25.SIFAT-SIFAT FISIKA Wujud Padat Titik didih Titik lebur Massa jenis Kalor peleburan Kalor penguapan 2800 0C 1535 0C 7.wikipedia. http://id. .

2013.keelektronegativitas Energi ionisasi 1.9 kJ·mol −1 ke-3: 2957 kJ·mol 126 pm −1 Jari-jari atom Wikipedia.diakses tanggal 14 April 2013. .83 (skala Pauling) pertama: 762. http://id.org/wiki/Besi .5 kJ·mol −1 ke-2: 1561.wikipedia.

TINGKAT OKSIDASI BESI Besi mempunyai tingkat oksidasi +2. Halaman: 96. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . +3 dan +6. 2011. Suasana basa Suasana asam Kimia Anorganik I.

Wikipedia.wikipedia.org/wiki/Bariumferrat(VI). http://de. Diakses tanggal 14 April 2013 . 2013.(aq) + BaCl2 (aq)  BaFeO4(s) + 2Cl.(aq) Dingin dimasukka n dalam air Endapan merah gelap Ion ferrat (VI) merupakan oksidator kuat.SENYAWA BESI (VI) Serbuk besi dilebur dengan KNO3 Fe(s) + KNO3(aq)  K2FeO4(aq) + N2(g) + O2(g) K2FeO4 FeO42.

Halaman: 97. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . 2011.SENYAWA BESI (III) Diperoleh dengan HEMATIT 2FeSO4 (s) --------> Fe2O3 (s) + SO2 (g) + SO3 (g) Di LAB seperti karat Kimia Anorganik I.

Halaman: 97. 2011.Diperoleh sebagai endapan seperti agar-agar. Ex : NaFeO2. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Kimia Anorganik I. Jika : FeCl3 (aq) + 3NaOH (aq) → Fe(OH)3 (s) + 3NaCl (aq) Mudah bereaksi dengan larutan alkali pekat menghasilkan senyawa ferat (III).

Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Fe3O4 Di alam Merupakan zat padat berwarna hitam. 2011. Diperoleh dengan mereaksikan : 3Fe (s) + 4H2O(l)  Fe3O4(s) + 4H2(g) atau 3Fe (s) + 4CO2 (g)  Fe3O4 (s) + 4CO (g) Magnetit Kimia Anorganik I. Halaman: 97.Tribesi Tetraoksida.

FeCl3 dan FeBr3 merupakan zat padat kovalen yang berwarna merah Kimia Anorganik I. 2011. Halaman: 98.Besi (III) Halida Fe (s) panas + X2 (g)  FeX3 (s) Kecuali FeI3 tidak dapat diperoleh dalam keadaan murni. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM .

Halaman: 98-99. NH4Fe(SO4). 2011. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . 2FeSO4 (aq) + H2O2 (aq) + H2SO4 (aq) → Fe2(SO4)3 (aq) + 2H2O (l) Jika larutan dikristalkan akan diperoleh senyawa hidrat besi (III) sulfat..Diperoleh dengan memanaskan campuran besi (II) sulfat berasam dengan hidrogen peroksida sebagai oksiador. Fe2(SO4)3 .12H2O Kimia Anorganik I. 9H2O besi (III) sulfat membentuk alum dan senyawa yang paling dikena adalah amonium besi (III) sulfat.

Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Halaman: 99-100.SENYAWA BESI (II) Zat Padat berwarna hitam bila besi (II) oksalat dipanaskan FeC2O4 (s) FeO(s) + CO(g) + CO2(g) Jika dipanaskan pada temperatur tinggi dalam lingkungan gas inert + pendinginan secara perlahan. 2011. maka FeO mengalami diproporsionasi 4FeO (s) Fe (s) + Fe3O4 (s) Kimia Anorganik I.

Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . 2011.(aq) Fe(OH)2(s) Kimia Anorganik I.Besi (II) Hidroksida Fe(OH)2 Zat padat putih Didapat sebagai endapan hijau bila NaOH(aq) + dalam larutan yg mengandung ion besi(II) Fe2+(aq) + 2OH. Halaman: 100.

2011. FeF2.6H2O Kimia Anorganik I. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM .8H2O dan FeCl2. Halaman: 100-101.Besi (II) halida HCl kering dialirkan berup a Pada besi yg dipanaskan FeCl2 FeF2 HF kering Larut dalam air Zat padat ionik dihasilkan Jika dikristalkan diperoleh senyawa hidrat.

maka tidak perlu menggunakan besi yang berlebih Kimia Anorganik I. FeI2 dapat diperoleh dengan cara memanaskan besi dan iod. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Kelebihan besi dapat digunakan untuk mencegah terbentuknya besi(III) bromida HALIDA Besi(II) iodida. FeBr2 dapat diperoleh dengan cara memanaskan besi berlebih dalam uap brom. tetapi karena tidak terbentuk besi(III) iodida.Besi(II) bromida. Halaman: 101. 2011.

dan belerang trioksida Kimia Anorganik I. 2011. FeSO4 Reaksi antara asam sulfat dengan besi Besi (II) sulfat dan gas hidrogen dikristalkan Diperoleh zat padat berwarna hijau dari senyawa besi (II) sulfat heptahidrat (FeSO4.7H2O) Dihasilkan garam anhidrat yang berwarna putih Menghasilkan besi (III) oksida. belerang oksida.Besi (II) sulfat. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . Halaman: 101-102.

2011. Halaman: 102. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM .Larutan besi (II) sulfat mengandung ion [Fe(H2O)6]2+ 1 molekul air pada ion ini diganti oleh NO [Fe(H2O)5(NO)]2+ Reaksi pembentukan cincin coklat yang digunakan untuk uji ada tidaknya ion nitrat 3Fe2+(aq) + NO3.(aq) + 4H+(aq) NO(g) [Fe(H2O)6]2+(aq) + NO(g) + H2O(l) 3Fe3+(aq) + 2H2O(l) + [Fe(H2O)5(NO)]2+(aq) Kimia Anorganik I.

Malang: Jurusan kimia FMIPA UM .o untuk membuat senyawa besi (III) oksida o prussian blue (zat warna) o untuk tinta Salah satu hasil industri yang harganya sangat murah Kimia Anorganik I. 2011. Halaman: 102.

Halaman: 102. FeSO4(NH4)2SO4.Besi (II) Amonium Sulfat.6H2O Sebagai larutan standart primer. 2011. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . biasanya untuk standarisasi larutan kalium permanganat Dengan cara mengkristalkan larutan yang mengandung besi (II) sulfat dan amonium sulfat dalam jumlah yang ekivalen Kimia Anorganik I.

2011. Halaman: 102.BESI(II) SULFIDA. Malang: Jurusan kimia FMIPA UM . FES Diperoleh dengan cara memanaskan campuran besi dan belerang Fe (s) + S (s)  ∆ FeS (s) Reaksi garam Besi(II) Sulfida dengan asam encer akan menghasilkan hidrogen sulfida FeS (s) + 2 H+ (aq)  Fe2+ (aq) + H2S (g) Kimia Anorganik I.

Persamaan reaksi pembentukan karat sebagai berikut: Anode: Fe(s) → Fe2+(aq) ) 2eKatode : O2(g) + 4H+(aq) + 4e.SIFAT-SIFAT KIMIA Reaksi dengan air dan Oksigen Menyebabkan proses pengkaratan. .→ 2H2O(l) Reaksi dengan asam Fe(s) + 2HCl(aq) -> FeCl2(aq) + H2(g) Fe (s) + H2SO4(aq) -----> FeSO4(aq) + H2(g) John.diakses tanggal 14 April 2013. http://www.ehow.html.201x.com/about_6597332_hydrogen-chloride-ironreaction. Dimana besi (Fe) bertindak sebagai pereduksi dan oksigen (O2) yang terlarut dalam air bertindak sebagai pengoksidasi.

http://id. Cl. Br.diakses tanggal 14 April 2013.org/wiki/Besi .SIFAT-SIFAT KIMIA Reaksi dengan belerang Fe (s) + S (s) FeS (s) Reaksi dengan halogen Besi bereaksi dengan F.wikipedia.2013. I Fe(s) + F2(g)  FeF3(s) Fe(s) + Cl2(g)  FeCl3(s) Fe(s) + Br2(g)  FeBr3(s) Fe(s) + I2(g)  FeI2(s) Wikipedia. .