Anda di halaman 1dari 12

IMAN

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Apa penyebab utama seseorang beriman ? Apakah iman bersifat rasional? Apakah orang beriman selalu beragama? Apakah orang beriman selalu bermoral? Apakah orang beragama selalu beriman? Apakah orang bermoral selalu beriman? Apa yang dimaksud dengan beriman? Apakah iman berhubungan dengan wahyu?

Fides Querrens Intellectum yang artinya Iman membutuhkan pemahaman Mana yang benar: Beriman dulu baru percaya , atau Percaya dulu baru beriman

Allah iman wahyu

Manusia
Wahyu dan iman merupakan bentuk komunikasi antara Allah dan manusia

Iman & Wahyu


Iman terjadi karena wahyu Wahyu:
bukan hanya berarti sabda/ajaran/perintah Allah komunikasi yang memanggil manusia untuk bertemu dan bersatu dgn Allah bukan teori, ttp nyata dalam hidup, shg membuat manusia memiliki greget untuk setia kepada-Nya contoh, panggilan Abraham.

Abraham tidak hanya tahu tentang Allah, ttp bertemu Allah dan ia percaya kpd-Nya.

Iman akal budi


Mengapa Allah bersabda kpd manusia?

karena manusia memiliki kemampuan untuk:


mengerti & memberi arti berefleksi atas pengalaman hidupnya memilih menolak atau menerima sabda-Nya bertanggungjawab

Iman akal budi


Akal budi adalah unsur hakiki manusia, maka iman bersifat rasional:
iman tdk mungkin tanpa rasional rasionalitas iman menyangkut motivasi mengapa beriman iman menyangkut seluruh pribadi manusia: cipta, rasa, karsa dan karya iman tidak perlu bukti, tetapi perlu dipertanggungjawabkan dalam perbuatan

Iman akal budi


Beriman:
kesadaran bhw ada kekurangan pd diri sendiri dan ada kelebihan pd Tuhan. menyerahkan diri & mengandalkan Tuhan supaya Tuhan menyempurnakan kekurangannya Inti iman: ya secara nyata MORAL Iman tanpa perbuatan NOL

Sifat-sifat iman
1. 2. 3. 4. 5. Anugerah Keputusan Keterlibatan pengalaman Tak pernah selesai/ kekal ***bukan agama yang menyelematkan manusia melainkan IMAN *** agama sbg sarana

Bentuk penghayatan iman


1. Iman Intrinsik 2. Iman Ekstrinsik

Iman Intrinsik
Iman menyatu dengan pribadi Motivasi beragama tanpa pamrih/ syarat Hidup moralnya mencerminkan ciri-ciri orang beriman: rendah hati, sabar, peduli, murah hati, sopan, pamaaf dsb Mengandalkan kekuatan Allah gaya murid: memiliki prinsip untuk belajar terus menerus, meski harus bersusah payah, selalu mengenal jati diri, tidak mudah ikut arus, kristis & bertanggungjawab

Iman Ekstrinsik
Iman tidak menyatu dengan pribadi Motivasi beragama karena pamrih: psikologi, ekonomi, status dsb Hidup moralnya terkotak dua: kepentingan duniawi dan agama Mengandalkan kekuatan manusia, memperalat agama, memutlakan agama gaya masa: tidak berprinsip, ikut arus, penalaran tidak jalan, kurang kritis & bertanggungjawab

Ciri-ciri orang beriman:


Berpikir positif Jujur Adil Menghargai (diri sendiri & sesama) Bertanggungjawab mandiri Rendah hati Otentik Dsb.