Anda di halaman 1dari 3

Mutasi 1.

Mutasi gen Disebut juga mutasi titik, adalah perubahan urutan satu atau dua pasang basa DNA yang menyusun gen. Urutan nukleotida dalam sebuah DNA disalin dengan kesalahan yang sangat kecil, yaitu kurang dari satu kesalahan untuk setiap sepuluh milyar nukleotida. Kesalahan itu akan terus-menerus disalin dan diteruskan ke semua generasi sel berikutnya karena urutan yang salah itu dianggap sebagai urutan yang benar. Perubahan atau mutasi gen bersifat acak, artinya dapat terjadi pada pasangan basa nitrogen (ada sekitar 1200-1500 pasangan basa) mana saja di sepanjang kromosom. Mutasi gen terjadi selama proses translasi ataupun transkripsipada saat sintesis protein. Perubahan satu urutan nukleotida saja dapat menyebabkan pengaruh yang tidak kecil, bergantung pada bagian mana perubahan itu terjadi. Mutasi gen atau perubahan urutan nukleotida mungkin mengakibatkan tidak aktif atau tidak terbentuknya protein penting. Macam-macam mutasi gen antara lain: a. Transisi Merupakan substitusi atau pertukaran antarbasa yang sejenis. Misalnya antara purin dengan purin (A G) atau pirimidin dengan primidin (C T). b. Tranversi Merupakan substitusi antarbasa nitrogen yang tidaksejenis. Misalnya antara purin dengan pirimidin (G C)atau sebaliknya.

2. Mutasi kromosom Mutasi kromosom adalah perubahan yang terjadi pada kromosom yang meliputi perubahan struktur maupun perubahan jumlah kromosom. Mutasi kromosom disebut juga aberasi kromosom. Dalam mutasi kromosom, banyak gen yang mengalami perubahan. Hal itu disebabkan selama mutasi

kromosom, terjadi kerusakan ataupun hilangnya bagian-bagian kromosom. Mutasi kromosom terjadi selama proses pindah silang pada saat mitosis ataupun meiosis. Macam-macam mutasi kromosom antara lain: a. Delesi Merupakan hilangnya sebagian segmen kromosom karena patah. Akibatnya, kromosom kehilangan gen-gen tertentu. Delesi merupakan salah satu jenis mutasi yang menimbulkan akibat yang serius (bergantung pada seberapa penting gen-gen yang hilang) karena hilangnya sebagian segmen kromosom tersebut tidak dapat diperbaiki. b. Duplikasi Duplikasi adalah peristiwa sebagian segmen kromosom mengalami penggandaan. Akibatnya,dalam satu kromosom akan terdapat lebih dari satu segmen (dengan gen-gen) yang sama. c. Inversi Merupakan peristiwa pembalikan sebagian segmen kromosom sehingga menyebabkan perpindahan lokus suatu gen. Inversi terjadi karrena kromosom mengalami patah di dua tempat yang diikuti dengan penyisipan kembali bagian kromosom yang patah, tetapi dalam keadaan terbalik. Peristiwa inversi terjadi saat meiosis.

d. Translokasi Translokasi terjadi jika patahan segmen suatu kromosom berpindah ke kromosom lain yang bukan kromosom homolognya. Peristiwa tersebut terjadi selama meiosis I. Translokasi antarkromosom yang tidak homolog akan membentuk kromosomm baru.

(Sumber : Sri Pujiyanto.2008.Dunia Biologi SMA 3.Platinum:Jakarta)

Perbuatan manusia yang menimbulkan radiasi dapat menyebabkan terjadinya mutasi misalnya: 1. penggunaan zat-zat kimia yang radioaktif atau radio isotop 2. penggunaan bahan kimia dalam minuman dan makanan 3. penggunaan sinar x dalam penelitian dan pengobatan 4. kebocoran radiasi dari pembuangan sampah-sampah industri, reaktor atom, roket, dan lain sebagainya 5. penggunaan bom radioaktif (ingat peledakan bom di Hirosima dan Nagasaki yang menyebabkan terbentuknya kelapa poliploid).