Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP) DIIT STROKE

A. Diagnosa Keperawatan Kurang pengetahuan tentang jenis diet untuk pasien stroke berhubungan dengan kurang terpapar oleh informasi.

B. Topik Diet untuk penderita stroke

C. Sasaran

: : Klien dan keluarga : Klien

1. Penyuluh 2. Program

D. Tujuan 1. Umum

Klien dan keluarga mampu memahami jenis-jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita stroke. 2. Khusus Setelah diberi penyuluhan selama 1x30 menit, klien mampu : a. Menguraikan tujuan diet pada penderita stroke. b. Menyebutkan syarat-syarat diet pada penderita stroke c. Menyebutkan makanan yang boleh dikonsumsi untuk penderita stroke

d. Menyebutkan makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita stroke

E. Materi (terlampir) 1. Pengertian stroke 2. Penyebab stroke 3. Tujuan diit pada penderita stroke 4. Syarat-syarat diit pada penderita stroke 5. Diet atau pantangan makanan untuk penderita stroke

F. Metode Diskusi dan tanya jawab tentang jenis-jenis diet untuk penderita stroke.

G. Media dan Alat 1. Media : a. Leaflet tentang diet pada penderita stroke berisi pengertian, tujuan diet, syarat diet, dan jenis-jenis diet. b. Lembar balik tentang diet pada penderita stroke berisi pengertian, tujuan diet, syarat diet, dan jenis-jenis diet. 2. Alat :

a. Tiga buah kursi b. Satu buah meja

H. Waktu

Hari Jam

: jumat, 12 April 2013 : Pukul 10.00 10.30 WIB Waktu yang diperlukan 1 menit 1 menit 1 menit 13 menit 5 menit 2 menit 4 menit 2 menit 1 menit

Acara Fase Oriantasi Pembukaan Perkenalan Menyampaikan kontrak waktu Fase Kerja Materi penyuluhan Kesempatan bertanya Rangkum materi Evaluasi penyuluhan Menyimpulkan hasil Fase Terminasi Penutup

I.

Tempat Ruang penyuluhan di Puskesmas Setting tempat : di dalam ruangan terdapat tiga buah kursi dengan sebuah meja. Perawat dan klien duduk berhadapan tersebut. Penyuluhan menggunakan media lembar balik yang diletakkan di atas meja.

J. Rencana Evaluasi Mengajukan beberapa pertanyaan lisan kepada klien segera setelah penyampaian materi penyuluhan oleh penyuluh kepada klien selama 4 menit. Aspek yang dievaluasi adalah aspek kognitif. Beberapa pertanyaan sebagai berikut :

1. Jelaskan tujuan diet pada penderita stroke ! 2. Sebutkan syarat-syarat diit pada penderita stroke ! 3. Sebutkan makanan yang boleh dikonsumsi oleh penderita stroke ! 4. Sebutkan makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita stroke !

Yogyakarta, 11 April 2013 Penyusun

(___________________)

MATERI PENYULUHAN A. Pengertian Stroke Stroke atau CVA (Cerebrovascular Accident) atau penyakit peredaran darah otak adalah kerusakan pada bagian otak yang terjadi bila pembuluh darah yang membawa oksigen dan zat-zat gizi ke bagian otak tersumbat atau pecah.

B. Penyebab Stroke Pencetus penyakit stroke atau biasa kita sebut faktor resiko timbulnya stroke yaitu hipertensi, penyakit jantung, Diabetes Mellitus, Hiperlipidemia (tingginya kadar lemak dalam darah). Keadaan yang dapat menyebabkan stroke adalah usia lanjut, obesitas, merokok, suku bangsa, jenis kelamin, dan kurangnya olahraga. Usia memang merupakan faktor resiko stroke, semakin tua maka resiko terkena stroke semakin besar, namun sekarang kaum usia produktif perlu waspada terhadap ancaman stroke. Stroke dapat menyerang terutama pada mereka yang gemar mengkonsumsi makanan berlemak. Generasi muda seringkali menerapkan makan yang tidak sehat dengan serringnya mengkonsumsi makanan siap saji yang sarat dengan lemak dan kolesterol tapi rendah serat. Oleh karena itu kita harus bisa menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi.

C. Tujuan Diit Stroke Berdasarkan Buku Penuntun Diit Edisi Baru stroke adalah Diit Stroke. Diet Stroke bertujuan : 1. Meningkatkan kesehatan secara menyeluruh melalui pemberian gizi yang sesuai (secara optimal) 2. Memberikan pola makan yang sehatsehingga terdeteksi tekanan darh dan kadar gula darahnya. diit yang diberikan pada penderita

3. Membantu menurunkan kolesterol darah. 4. Mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit.

D. Syarat Diit 1. Tinggi kalium, rendah natrium 2. Kurangi lemak jenuh, utamakan asam lemak tak jenuh. 3. Tinggi serat, rendah karbohidrat E. Jenis Diit 1. Makanan yang dianjurkan Makanan berserat tinggi : jagung, gandum, beras merah Banyak makan sayur-sayuran Menu seimbang diutamakan asam lemak tak jenuh dan protein nabati : tempe, tahu, oncom 2. Makanan yang tidak dianjurkan Semua makanan yang digoreng, semua daging yang berlemak (kambing, babi, ham, sosis, kullit ayam, lemak hewan) Jerohan, kepiting, cumi-cumi, udang dan kerang, ikan laut, ikan asin, ikan pindang, teri, udang kering, telur asin Roti, kue yang mengandung soda kue atau garam Margarine , mentega Garam dapur, vetsin, soda kue, kecap, maggi, petis, tauco, saus tomat Bahan makanan yang menimbulkan gas seperti ubi, kacang merah, sawi, lobak Buah-buahan yang masam atau bergas seperti nanas, kedondong, nangka dan durian

Minuman yang mengandung alkohol, soda, kopi, teh kental