ORGANISASI PROKARYOTIK  BAKTERI  GANGGANG HIJAU BIRU

DINDING SEL BAKTERI GRAM + LAPISAN PADAT, RELATIF HOMOGEN  DINDING SEL BAKTERI GRAM – BAHAN LEBIH KOMPLEKS

MEMBRAN PLASMA DINDING SEL MEMBRAN LUAR GRAM +

GRAM -

Rantai Peptida 2. Polimer N.PEPTIDOGLIKAN : 40 – 90 % A.ROBITOL . .Asetil Glukosamin B.GLISEROL 1. POLIMER POLIFOSFAT : ASAM TEIKOAT DAN ASAM TEIKURONAT  2 TIPE ASAM TEIKOAT .

DINDING PEPTIDOGLIKAN SEDIKIT  MEMBRAN SEBELAH LUAR   LIPOPOLISAKARIDA : KOMPONEN LIPID PADANYA MELEKAT RANTAI POLISAKARIDA  LIPID AMFIFATIK : PUNYA 2 KUTUB .

Degradative enzyme Lipoteichoic acid Peptidoglycan-teichoic acid Cytoplasmic membrane Cytoplasm .

Outer Membrane (Major permeability barrier) Porin Lipopolysaccharide Braun lipoprotein Degradative enzyme Inner (cytoplasmic) membrane Periplasmic binding protein Permease Cytoplasm .

ASAM 2 KETODEOKSIOKTONAT 2 .UJUNG DISTAL : OLIGOSAKARIDA. NAG DALAM : 1. HIDROFILIK  LPS TENGAH (DAERAH CORE) : MOLEKUL HETEROGEN. HIDROFILIK BERMUATAN NEGATIF (KRN TDPT GUGUS KARBOKSIL DAN GUGUS TERIONISASI)  DAERAH CORE :     LPS SISA : LIPIDA. HIDROFOBIK LUAR : HEKTOSA. GLISEROMONOHEPTOSA ( SENYAWA KHAS PD BAKTERI) .

PEPTIDOGLIKAN  Memberi bentuk pada sel  Menyebabkan sel kaku  Mencegah lisis sel dalam medium hipotonis 2. ASAM TEIKOAT Mengikat Mg dr lingk. . Untuk reaksi metabolisme 1.

asam amino. sifat ini berkaitan dgn polisakarida dan LPS Peran : merintangi dan mencegah penetrasi beberapa macam molekul 4.. bersifat hidrofilik. Porin dan Protein Terasosiasi dgn peptidoglikan merintangi molekul yg mampu melewati membran sebelah luar 5. bermuatan . Membran sebelah luar › Permukaan sel paling luar › Memberikan beberapa sifat biologis pada sel al. berfs dlm angkutan dgn berikatan dg molekul tertentu sep. gula .3. Protein periplasma Seklp protein periplasma : Enzim hidrolase berfs menguraikan molekul besar mjd molekul kecil dan melalui membran plasma masuk ke dalam sel.

Komponen seperti kristal yg tertanam dalam bahan non kistal  Bahan kristal utama : kitin (hifa jamur) dan β glukan (ragi) .DINDING JAMUR  Ta.

Atau polimer manosa linier  Yg bercabang berikatan dgn protein melalui residu aspargin  Yg linier berikatan dgn protein melalui serin dan treonin  .  Bgn polisakarida kompleks ta. Polimer manosa bercab.Kompleks protein – manan.

N.asetil glukosamin  Polimer tersusun dalam mikrofibril.Homopolisakarida linier ta. tebal 10 -25 mm  .

.

3 DAN β 1.6 (PERCABANGAN) GAMBAR DINDING SEL .STRUKTUR PENYUSUN    Β GLUKAN POLIMER D-GLUKOSA DGN IKATAN β 1.

STRUKTUR PENYUSUN       KOMPONEN KIMIA DINDING SELULOSA HEMISELULOSA PEKTIN PROTEIN STRUKTURAL PLASTIK BIOLOGIS GAMBAR DINDING SEL .

.

.

8000 – 15.4 (β 1. IKATAN β 1. 1 molekul selulosa.4 glukan) .POLIMER β GLUKOSA.000 unit glukosa  Rantai – rantai selulosa (Kompleks sejajar)  1 mikrofibril .

Hemiselulosa : Melapisi mikrofibril (selulosa) dgn berperan sebagai perekat  . galaktomanan. arabinoxilan.Ta. manuronat. Berbagai gula dan asam uronat  Asam uronat : Asam glukuronat. asa. asam galakturonat  Beberapa hemiselulosa diberi nama : xilan. xiloglikan  Fs. glukomanan.

.

.

 Heteropolimer asam glukuronat : tg gugus karboksil asam terdapat dalam bentuk metil ester .

The primary sequence of a polysaccharide is known when the following have been determined: .

Protein yg banyak mengandung hidroksiprolin (asam amino)  Fs. Dalam dinding belum diketahui  .

LIGNIN DAN KUTIN  LIGNIN MENYEBABKAN : DINDING KAKU DAN TAHAN TEHADAP DEHIDRASI LINGKUNGAN. MENGISI DINDING SEKUNDER  KUTIN : STRUKTUR BELUM DIKETAHUI MENGANDUNG ASAM LEMAK  .

memanjang dgn memanjangnya protoplas. 2. kadar selulosa rendah Kadar hemiselulosa tinggi. 3. Dinding pertama dibentuk selama pembelahan sel Mempunyai plastisitas. Mikrofibril tersebar acak. + 50 % Kadar protein + 5 % .1. 4. mampu melentur.

lignin dan suberin . kadar protein rendah Kadar hemiselulosa rendah Terdapat pektin. 4. 5. 2. kaku. Dibentuk setelah sel mencapai ukuran maksimum Mikrofibril tersusun sejajar. 3.1. tidak dapat memanjang Kadar selulosa tinggi.