Anda di halaman 1dari 4

SPMKASUS4-1VERSHIRECOMPANY 5. Apakah Anda akan mendesain ulang struktur pengendalian manajemen pada VershireCompany ? Jikaya,bagaimanadanmengapa?

Menurut kelompok kami, desain struktur pengendalian manajemen Vershire Company sepertiyang telah dijelaskan oleh kasus di atas ini secara keseluruhan sudah cukup baik. Namun perludilakukan sedikit pendesainan ulang atas struktur pengendalian manajemen Vershire Company ini.Vershire sendiri menerapkan sistem pengendalian manajemen yang diberi anggaran, dimanas i s t e m p e n g e n d a l i a n i n i m e m b e r i k a n k e p e r c a y a a n k e p a d a m a n a j e r u m u m d i v i s i u n t u k mengendalikan penuh bisnis mereka atau kegiatan operasional pabrik (termasuk anggaran), kecuali peningkatan modal (laba) dan hubungan ketenagakerjaan yang dikendalikan kantor pusat Vershire.Sistem pengendalian yang diberi anggaran yang diterapkan oleh Vershire ini bersifat efisiensi produksi dan efisiensi anggaran, namun justru berbelit-belit dan cenderung tidak efektif serta tidak relevan dalam proses penganggarannya.Seharusnya, masing-masing manajemen (manajer penjualan dan manajer manufaktur) memilikiwewenang dan sanggup membuat anggarannya sendiri sehingga tiap manajer bisa menyesuaikananggarannya dengan kebutuhan manajemennya (sebelumnya, harus s udah sesuai dengan teslapangan atau sesuai dengan kondisi permintaan pasar), ta npa perlu bekerja dua kali untuk m e n yu s u n a n g g a r a n . S e l a i n i t u m a n a j e m e n m a n u f a k t u r t i d a k p e r l u m e n u n g g u s e l e s a i n ya persetujuan akhir anggaran manaj emen penjualan untuk dapat melaksanakan pembuatananggaranya sendiri dengan lebih relevan.Adapun beberapa hal juga yang harus dirubah atau diperbaiki, seperti Semua produsen kalengminuman aluminium menggunakan teknologi yang sama, dan kualitas produk suatu divisi akansama dengan kualitas pesaingnya, seharusnya pihak manajemen utama divisi lebih berinovasikepada sistem teknologinya agar lebih maju daripada pesaingnya dan m enghasilkan kualitas produk yang lebih baik dari pesaingnya. Lalu seperti, Bagan efisiensi yang dipublikasikan olehmanaj er pabrik, dimana manajer pabrik sering membanding-bandingkan kinerja antar pabrik yangmenghasilkan produk berbeda membutuhkan waktu persiapan yang berbeda pula, karena ini akanmenyebabkan ketidak-adilan terhadap masing-masing pabrik, seharusnya setiap manajemen pabrik saling support akan produksinya atau ciptakan sistem manajemen tim antar pabrik. Hal-hal seperti Jwbn 4-1 1. Kelebihan dan kelemahan yang ada pada sistem perencanaan dan pengendalian Vershire Company.Kelebihan : Anggaran yang bersifat kaku. Ini berarti, jika ada anggaran yang disahkan, maka akan sulituntuk merevisi anggaran tersebut. Ini menjadi sebuah kelebihan karena, perusahaan dapat berjalan sesuai dengan perencanaan. Karena sulitnya untuk merevisi anggaran tersebut, maka penyusunan anggaran harus dilakukan serelevan mungkin sesuai dengan kondisi perusahaan. Adanya kunjungan dari pihak atas perusahaan ke pabrik-pabrik yang ada secara langsung. Ini b e r a r t i , p a r a a t a s a n p e d u l i t e r h a d a p b a w a h a n n ya . S e h i n g g a p a r a p e k e r j a j u g a m e r a s a diperhatikan oleh atasannya. Kekurangan : Sistem penyusunan anggarannya berbelit-belit dan terlalu lama.

Anggaran yang dibuat, berdasarkan dari anggaran yang diajukan oleh pihak lain. Sehinggaanggarannya bisa bersifat tidak relevan dengan kondisi yang ada. Sistem intensifnya lemah. Diukur hanya berdasarkan setiap divisi dalam memenuhi targetkeuntungan yang dicantumkan dalam anggaran. 2. Proses penganggaran laba pada Vershire. 1)Pada bulan Mei, setiap manajer umum divisi pejualan mengajukan laporan persiapanuntuk menggabungkan ringkasanringkasan mengenai penjualan, pendapatan, dan p e r m i n t a a n m o d a l u n t u k a n g g a r a n t a h u n b e r i k u t n y a , s e r t a m e n g e v a l u a s i kecenderungan pada setiap kategori selam dua tahun berturut-turut. 2)L a p o r a n y a n g d i b u a t o l e h m a n a j e r u m u m d i v i s i p e n j u a l a n t e r s e b u t k e m u d i a n ditangani oleh staff riset perusahaan. Staff riset inilah y a n g b e r t u g a s m e n y u s u n laporan tersebut menjadi bentuk anggaran/prediksi dengan dilengkapi dengan prediksi pasar yang lebih formal, pengujian anggaran tahunan yang akan datang secara details e r t a k o n d i s i e k o n o m i d a n p e n g a r u h n ya b a g i k o n s u m e n . Prediksi ini kemudiandialihkan kepada masingm a s i n g d i v i s i u n t u k d i t i n j a u , d i k r i t i k , d a n d i c o c o k k a n dengan tujuan perusahaan. 3)Setelah prediksi selesai dibuat dan telah ditinjau, prediksi kemudian dikembalikan kemanajer umum divisi penjualan untuk dipelajari dan digabungkan dengan prediksi buatannya sendiri. 4)Seluruh prediksi anggaran tersebut kemudian disampaikan kepada wakil presiden p e m a s a r a n u n t u k d i r e v i s i a t a u d i s e t u j u i . P r o s e s i n i k e m u d i a n d i u l a n g d i t i n g k a t perusahaan, ketika semua pihak telah merasa puas dengan anggaran penjualan, nilai-nilainya kemudian menjadi sasaran yang pasti, dengan masing-masing area memilikitanggung jawab sesuai porsinya masing-masing. SPM 4-5
Kasus Westport Electric Corporation SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN PUSAT PENDAPATAN dan BEBAN

Kasus Konteks : Dalam pertemuan, James King, pengawas anggaran staf bagian administrasi Westport Electric Corporation, produsen besar dan penjual produk listrik dan elektronik, sedang mendiskusikan ketidaksenangannya dengan kenaikan yang diusulkan dalam anggaran dari kantor. Menurut dia, ini tidak dibenarkan dan indikasi yang jelas tentang kesalahan dalam sistem anggaran perusahaan. Saat ini perusahaan memiliki enam kantor staf seperti yang disebutkan dan mereka bertugas untuk memberikan saran kepada manajemen puncak dan divisi operasi serta kantor staf lain. Mereka juga berkoordinasi antara divisi tergantung pada bidang aktivitas mereka. Kantor-kantor staf dianggarkan menggunakan persetujuan anggaran perusahaan prosedur, yang menurut beberapa pejabat seperti King, membutuhkan banyak perbaikan. Identifikasi Masalah :

Sistem penganggaran dari Westport harus dinilai untuk efisiensi dan efektivitas dan mengidentifikasi perubahan yang akan mengembangkan sistem saat ini. Penyelesaian : Dalam teorinya, Efisiensi adalah rasio output terhadap input, atau jumlah output per unit input. Pusat tanggung jawab A lebih efisien daripada pusat tanggung jawab B (1) jika menggunakan jumlah sumber daya yang lebih sedikit daripada pusat tanggung jawab B, namun memproduksi jumlah output yang sama, atau (2) menggunakan jumlah sumber daya yang sama namun memproduksi jumlah output yang lebih besar. Sementara, Efektivitas ditentukan oleh hubungan antara output yang dihasilkan oleh suatu pusat tanggung jawab dengan tujuannya. Semakin besar output yang dikontribusikan terhadap tujuan, maka semakin efektiflah unit tersebut. Dari teori tersebut, dapat kita ambil untuk menentukan solusi dari masalah diatas. Menurut kelompok kami, ada 2 alternatif yang bisa dilakukan : 1. Jika perusahaan ingin tetap mengadakan pelatihan dengan menyetujui jumlah kenaikan anggaran yang diusulkan, sebaiknya ada peningkatan output yang dihasilkan staff dari pelatihan tersebut. 2. Jika output staff yang mengikuti pelatihan tersebut dengan staff yang tidak mengikuti pelatihan adalah sama, maka sebaiknya tidak perlu diadakan pelatihan lagi. Dan anggaran yang seharusnya untuk pelatihan, dapat dialihkan untuk kegiatan operasional lainnya yang dapat memberikan output yang lebih besar.

4-6
SISTEM Studi GRAND PENGENDALIAN Kasus JEAN MANAJEMEN pada COMPANY

LATAR

BELAKANG

Didirikan pada pertengahan abad ke-19, perusahaan tetap bertahan menghadapi tahun-tahun penuh kesulitan dan pada tahun 1929 perusahan mengelami depresi berat akibat dari daya tahan pasar produk yang dominant yaitu jenis blue jean denim. Grand jean menguasai pasar dengan wash and wear, bell bottom, jean flare serta celana panjang casual modern. Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian besar di dunia. Perusahaan tersebut menyediakan bermacam-macam baju dan pakaian jean untuk pria dan wanita serta celana panjang dengan jenis yang lengkap dan celana yang berkualitas dan itu merupakan suatu reputasi yang layak untuk dihargai. PERMASALAHAN Pada tahun 1929 perusahaan mengalami depresi besar akibat daya tahan pasar pada produk yang dominant yaitu jean blue denim. Disebabkan competitor memproduksi jenis celana atau pakaian yang sejenis. Kenyataan ini benar-benar disadari telah kehilangan pangsa pasar yang sangat signifikan dan mengharuskan Grand Jean meformulasikan kembali strategi bisnis yang dijalankan. SWOT ANALISYS

Kekuatan (Strength) Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian besar di dunia. Perusahaan tersebut menyediakan bermacam-macam baju dan pakaian jaen untuk pria dan wanita serta celana panjang dengan jenis yang lengkap dan celana yang berkualitas. Perusahaan mendidirikan sebuah perusahaan yang menggunakan system pengendalian dan perencanaan.

Kelemahan (Weakness) Kurang memperhatikan pangsa pasar garmen secara keseluruhan dan manfaat dari barang yang dihasilkan. Karena industri yang dijalani tersebut termasuk dalam industri kebutuhan yang tidak setiap waktu dicari oleh konsumen dan juga berpengaruh dalam lingkungan. Memang industri garmen itu manfatnya dalam jangka panjang dan biasa digunakan kapan saja namaun apabila setiapa hari memproduksi dalam jumlah yang besar kemudian hanya diletakan digudang untuk produksi selanjutnya kemudian ada hal misalnya entah celana itu dimakan hewan kecil, apabila sudah lama tersimpan hingga ada cacat tentu laba yang dihasilkan pun kecil dari biaya yang ditetapkan. Kesempatan (Opportunities) Keunggulan kompetitif dapat diperoleh di pasar melalui pengembangan lingkungan yang berpusat pada fitur produk Grand Jean mempunyai reputasi baik di mata dunia Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian besar di dunia. Perusahaan meningkatkan kapasitas produksinya dengan kontrak manufaktur bebas. Sekarang ini ada 20 kontraktor yang membuat jenis celana panjang Grand jean (digolongkan dalam jean blue denim). Ancaman (Threat) Pesaing memproduksi jenis celana atau pakaian yang sejenis. Tingkat pesaingan antar perusahan meningkat. Hambatan masuk ke pasar dapat berupa persyaratan teknologi, investasi modal yang besar, ketidaktersediaan bahan baku pokok, skala ekonomis yang sudah dicapai perusahaan-perusahaan yang telah ada dan sulit diraih oleh para pendatang baru, ataupun keahlian dalam pemasaran. STRATEGI PERUSAHAAN DAN STRATEGI PEMASARAN

Pertanyaan yang mendasar dari strategi perusahaan adalah bagaimana kita akan bersaing dalam industri ini? jadi strategi perusahaan terutama memperhatikan pendistribusian sumberdaya yang ada pada daerah-daerah fungsional dan pasar produk dalam upaya untuk memperoleh sustainable advantage terhadap kompetitornya. Mengemukaan tiga strategi generik yaitu diferensiasi, focus dan kepemimpinan harga. Strategi pemasaran yang termasuk dalam fungsional umumnya lebih terinci dan mempunyai jangka waktu yang lebih pendek dibandingkan strategi perusahaan. Tujuan pengembangan strategi fungsional adalah untuk mengkomunikasikan tujuan jangka pendek, menentukan tindakantindakan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan jangka pendek dan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pencapain tujuan tersebut. Strategi fungsional perlu dikoordinasikan satu sama lain untuk menghindari konflik kepentingan dalam organisasi. PENGENDALIAN MANAJEMEN

25 manufaktur yang saat ini ada seperti menjaga pusat biaya, operasi pada setiap pelaksanaan telah teruji yang terkait dengan industri dan pengaturan biaya dan secra menyeluruh sehingga sesuai dengan standar biaya dan waktu yang ditetapkan perusahaan. Perusahaan telah mengembangkan kurva belajar yang memberitahu kita berapa lama produksi yang dibutuhkan pada jenis celana pnajang. Perusahaan dapat menentukan jumlah standart jam kerja yang dapat diperlukan dalam satu bulan. KESIMPULAN Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakain besar dibunia. Perusahaan tersebut menyediakan bermacam-macam baju dan pakaian jean untuk pria dan wanita serta celana panjang dengan jenis yang lengkap dan celana yang berkualitas dan itu merupakan suatu reputasi yang layak untuk dihargai. Sebuah perencanaan dan pengaturan yang baik akan bertahan dalam industri garment dan tentunya masing-masing manufaktur tersebut memiliki tanggung jawab dengan masing-masing keputusan yang diambil dan bagaimana keputusan itu mempengaruhi keputusan manjer pelaksana agar mempertahankannya adalah dengan melihat lagi pangsa pasar dan musim atau trend yang terjadi saat itu karena dunia mode sangat berpengaruh untuk sebagian konsumen.