P. 1
Penentuan Besarnya Sampel Menggunakan Rumus Cochran

Penentuan Besarnya Sampel Menggunakan Rumus Cochran

|Views: 57|Likes:
Dipublikasikan oleh masanepagmail
MENGHITUNG BESARNYA SAMPEL COCHRAN
MENGHITUNG BESARNYA SAMPEL COCHRAN

More info:

Published by: masanepagmail on Apr 15, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2013

pdf

text

original

PENENTUAN BESARNYA SAMPEL PENELI TI AN MENGGUNAKAN RUMUS

COCHRAN
Oleh:
R. Gunawan Sudarmanto
Contoh penerapan penentuan besarnya sampel dengan menggunakan rumus dari
Cochran
Tabel. 1 Sebaran dan J umlah Siswa Masing-Masing SMK Kelompok Bisnis dan
Manajemen Negeri dan Swasta di Kota Bandar Lampung Tahun 2008/2009
No
Kelas
Total 10 11 12
L P L P L P
1 25 50 36 70 35 70 286
2 7 80 0 24 4 24 139
3 14 14 18 61 4 17 128
4 25 51 37 47 21 42 223
5 14 16 18 24 13 38 123
6 42 264 48 260 26 186 826
7 29 47 25 55 13 29 198
8 14 52 13 61 7 22 169
9 46 106 29 89 42 104 416
10 14 27 13 28 13 23 118
11 63 138 67 233 36 111 648
12 29 54 20 54 11 36 204
13 34 87 19 72 35 57 304
14 21 53 7 45 6 26 158
15 16 85 27 105 21 78 332
16 27 109 20 91 21 91 359
17 42 173 59 221 46 140 681
18 53 88 44 98 36 83 402
19 15 15 13 17 13 16 89
20 53 115 61 127 41 78 475
21 6 13 3 6 1 8 37
22 17 97 12 108 18 123 375
23 71 169 72 159 51 166 688
24 99 301 81 224 48 203 956
776 2204 742 2279 562 1771 8334
Sumber: Departemen Pendidikan Nasional dalam Sudarmanto, (2009)
Berdasarkan data pada tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah untuk siswa laki-laki
sebanyak 2.080 orang dan siswa perempuan jumlahnya sebanyak 6254 orang.
Informasi tambahan lainnya berkaitan dengan tingkat prestasi, yaitu menunjukkan
bahwa siswa yang tergolong prestasinya tinggi sebanyak 2184 orang, rendah sebanyak
1995, dan selebihnya tergolong sedang sebanyak 4155 orang
Berapa besarnya sampel apabila:
1. Karakteristik yang dipertimbangkan dalam penentuan besarnya sampel
didasarkan pada jenis kelamin?
2. Karakteristik yang dipertimbangkan dalam penentuan besarnya sampel
didasarkan pada tingkat prestasi?
J awab:
Adapun rumus Cochran yang digunakan untuk menghitung besarnya sampel tersebut
dinyatakan sebagai berikut.
n =
t
2
. p. q
J
2
1 +
1
N
(
t
2
. p. q
J
2
- 1)

Keterangan:
n =J umlah sampel minimal
N =ukuran populasi
t =tingkat kepercayaan (digunakan 0,95 sehingga nilai t =1,96)
d =taraf kekeliruan (digunakan 0,05)
p =proporsi dari karakteristik tertentu (golongan)
q=1 – p
1 =Bilangan Konstan
Dengan menggunakan rumus Cochran tersebut maka penentuan besarnya sampel
melibatkan atau memasukkan karakteristik-karakteristik yang terdapat pada populasi
sehingga dengan besar sampel secara minimal tersebut akan mampu mencerminkan
kondisi populasi yang sebenarnya. Rumus Cochran dalam menentukan besarnya
sampel tidak hanya mempertimbangkan tingkat alpha tetapi juga memasukkan
karakteristik yang terdapat pada populasi. Dengan cara tersebut maka kesalahan dalam
penentuan besarnya sampel menjadi tereliminasi. Kepada temen-temen peneliti
disarankan untuk menggunakan rumus Cochran ini daripada rumus lainnya yang hanya
sekedar memasukkan tingkat alpha (kesalahan) saja.

1. Besarnya sampel didasarkan pada jenis kelamin.
Berdasarkan rumus Cochran di atas, maka beberapa besaran yang diperlukan dapat
dihitung sbb.
p =
2080
8334
= u,2496; (proporsi untuk siswa laki-laki)
q = 1 -u,2496 = u,7Su4; (proporsi untuk siswa perempuan)
t
2
. p. q = 1,96
2
x u,2496 x u,7Su4 = u,719S;
J
2
= u,uS
2
= u,uu2S.
n =
u,719S
u,uu2S
1 +
1
8SS4
(
u,719S
u,uu2S
- 1)

n =
287,8124
1 + u,uuu12u (287,8124 - 1)

n =
287,8124
1 + u,uS442

n =
287,8124
1,uS442
= 278,2S = 278 otou 279
J adi besarnya sampel penelitian minimal 278 atau 279 (tergantung pembulatan yang
dilakukan)

2. Besarnya sampel didasarkan pada tingkat prestasi
Karena populasi memiliki tiga karakteristik (yaitu kelompok prestasi tinggi, sedang,
dan rendah), maka rumus Cochran di atas dimodifikasi menjadi sbb.
n =
t
2
. (p1 +p2). q
J
2
1 +
1
N
(
t
2
. (p1 +p2). q
J
2
- 1)

Sehingga masing-masing proporsi dapat dihitung sbb.
p1 =
2184
8334
= u,2621; (proporsi siswa dengan prestasi tinggi)
p2 =
1995
8334
= u,2S94; (proporsi siswa dengan prestasi rendah)
q = 1 -(u,2621 + u,2S94) = u,498S; (proporsi siswa dengan prestasi sedang)
t
2
. (p1 +p2). q = 1,96
2
x (u,2621 +u,2S94) x u,498S = u,96u4;
J
2
= u,uS
2
= u,uu2S.
n =
u,96u4
u,uu2S
1 +
1
8SS4
(
u,96u4
u,uu2S
- 1)

n =
S84,1S6S
1 + u,uuu12u (S84,1S6S - 1)

n =
S84,1S6S
1 + u,u46u

n =
S84,1S6S
1,u46u
= S67,2624 = S67 otou S68
J adi besarnya sampel penelitian minimal 367 atau 368 (tergantung pembulatan yang
dilakukan)

Sumber:
Sudarmanto, R. Gunawan. 2009. Pengaruh Pembiayaan Pendidikan terhadap
Kualitas Pelaksanaan Pembelajaran dan prestasi Belajar Siswa Sekolah
Menengah Kejuruan Ekonomi di Bandar Lampung. Disertasi tidak
diterbitkan. Malang. Program Pascasarjana UM Malang.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->