Anda di halaman 1dari 22

ALAT PENGUMPULAN DATA

data diperlukan untuk menjawab masalah penelitian, atau menguji hipotesis yang sudah dirumuskan

Angket atau Kuesioner Skala Sikap atau Opinioner Observasi atau Pengamatan Interview atau Wawancara Tes-Tes Psikologi dan Inventori Sosiometri Guess-Who Technique (Teknik Tebak Siapa) Social-Distance Scale (Skala Jarak Sosial) Organisasi Data Memilahkan dan Mentabulasi Data Tabel dan Gambar

ANGKET ATAU KUESIONER


daftar pertanyaan tertulis mengenai masalah tertentu dengan ruang untuk jawaban bagi setiap pertanyaan

Angket Tertutup, atau angket terbatas yg menghendaki jawaban pendek, atau jawabannya diberikan dg membubuhkan tanda tertentu. Angket Terbuka, atau angket tak terbatas, yg menghendaki jawaban bebas atau jawaban dengan kalimat responden sendiri. Angket Kombinasi, yaitu angket yg menghendaki jawaban dg membubuhkan tanda tertentu, dilengkapi dengan jawaban bebas dg kalimat responden sendiri

SKALA SIKAP
Teknik menggali informasi yang berusaha mengukur sikap atau keyakinan individu. Teknik Thurstone, Metode Likert, Teknik Q-Sort
Teknik Thurstone, utk mengukur sikap dg sejumlah pernyataan (biasanya 11 item atau lebih) yg mengungkapkan berbagai pandangan thd suatu kelompok, lembaga, gagasan atau tindakan. Pernyataanpernyataan itu kemudian disodorkan kpd sejumlah juri. Setiap juri diminta me milah-2 kan pernyataan-2 tsb menjadi sebelas kelompok, yg bergerak dr ekstrim bawah diberi nilai skala nilai 0,0 sampai ekstrim atas diberi nilai skala 11,0. selanjutnya dftar pernyataan yg sdh disepakati juri, diberikan pd responden utk diisi dg membubuhkan tanda cek (V).

Contoh Teknik Thurstone


pernyataan yg bernilai 0,0 paling anti perang; 11,0 sikap paling menyetujui perang
[ ] Tdk ada alasan yg dpt diterima utk membenarkan perang (0,2) [ ] Perang adalah perjuangan sia-sia yg mengakibatkan kehancuran diri sendiri (1,4) [ ] Perang adalah pemborosan nyawa manusia yg sia-sia (2,4) [ ] Manfaat perang tdk seimbang dg kesengsaraan dan penderitaan yg diakibatkannya (3,2) [ ] Kami lebih suka tdk banyak peperangan jika memang bisa dicegah tanpa menimbulkan malu (4,5) [ ] Sulit memastikan, apakah perang lebih mendatangkan kerugian ketimbang kerugian (5,5) [ ] Ada banyak argumen utk menyetujui peperangan (6,6) [ ] Pada kondisi tertentu, perang perlu dilakukan utk menegakkan keadilan (7,5) [ ] Perang adalah cara yg memuaskan utk memecahkan masalah-2 internasional (8,5) [ ] Perang memberi stimulasi kpd rakyat ke arah perjuangan mereka yg paling mulia (9,8) [ ] Tugas terbesar tiap orang adalah berperang demi kejayaan bangsanya (10,8)

Metode Likert
disusun tanpa dewan juri, menghasilkan skor yg hampir sama dg teknik Thurstone. Skala Likert sedikit membutuhkan waktu penyusunannya

Langkah pertama, mengumpulkan sejumlah pernyataan mengenai suatu pokok persoalan. Benar atau tidaknya pernyataan itu tdklah penting. Pernyataan2 tsb menunjukkan kesetujuan atau ketidak setujuan terhadap pendirian-2 tertentu. Setelah pernyataan-2 itu terkumpul, diadakan uji coba thd sejumlah subyek. Hanya item-2 yg berhubungan dg keseluruhan teslah yg akan dipakai. Cara paling sederhana utk menggambarkan pendapat ialah menyediakan sejumlah alternatif jawaban untuk setiap pernyataan, yg lazim lima kategori yakni: Sangat- Setuju, Setuju, Ragu, Tidak-Setuju, Sangat-Tidak-Setuju

Skala Likert
memberikan suatu nilai skala untuk tiap alternatif jawaban yg berjmlah lima kategori. Dengan demikian instrumen akan menghasilkan total skor bagi tiap responden. Berdasar sudut pandangan tertentu, semua pernyataan yg memilih alternatif-2 dibawah ini diberi skor: Nilai a. Sangat setuju 5 b. Setuju 4 c. Ragu-ragu/tdk menjawab 3 d. Tidak setuju 2 e. Sangat tidak setuju 1 . Jika respon yang diharapkan adalah sebaliknya, maka item-2nya diberi skor dg urutan sebaliknya:

Nilai

a. Sangat setuju 1 b. Setuju 2 c. Ragu-ragu/tdk menjawab 3 d. Tidak setuju 4 e. Sangat tidak setuju 5

Contoh: Skala Sikap Likert


a
1. Sbg suatu tempat, surga itu tdk ada 2. Tuhan kadang-2 mengubah hukum alam dan menunjukkan keajaiban-2 3. Akan ada hari kiamat bagi semua makhluk hidup di bumi ini 4. Doa akan mempengaruhi kehidupan manusia 5. Ada bentuk kehidupan lain setelah berakhirnya kehdupan organisme di bumi

Skor yg diperoleh dr seluruh item akan dpt mengukur kesetujuan atau ketdk setujuan responden terhdp soal-2 ttt. Jk opinionernya terdiri

30 Item pernyataan, akan tampak nilai skor sbb: 30 x 5 = 150 respon yg paling diinginkan 30 x 3 = 90 sikap netral 30 x 1 = 30 sikap yg paling tdk diinginkan Skor seorang individu akan jatuh diantara 30 dan 150. jika pendapatnya cenderung setuju, maka skornya akan diatas 90; jika pendapatnya cenderung tidak setuju maka skornya akan kurang dari 90.

Teknik Q-SHORT
ad teknik utk meranking sikap atau pendapat. Efektif jk yg diranking cukup banyak
Dlm teknik Q-Sort, sjmlh kartu atau lmbr kertas yg memuat pernyataan-2 (item-2) dimasukkan kdlm bbrp amplop (kotak) bernomor. Biasanya, jmlh amplop yg disediakan ialah 9 atau 11, yg menggbrkn posisi-2 relatif atau skala standar, contoh: Paling penting paling tdk penting Paling setuju paling tdk setuju Paling liberal paling tdk liberal Paling menyenangkan paling tdk menyenangkan Paling kagumpaling tdk kagum Responden diminta utk memasukkan sjmlh item ttt kdlm tiap amplop, biasanya atas dsr distribusi normal. Jk amplopnya berjmlh 9bh, mk pemberian krtu/lmbr kertasnya akan didasarkn atas distribusi prosentase. Jmlh kartu yg hrs dimasukkan kdlm amplop hendaknya 50 s/d 100 lbr, masing-2 berisi satu pernyataan atau item.

Lanjutan
Nomor Amplop1 % jml total kartu 4 2 7 3 12 4 17 5 20 6 17 7 12 8 7 9 4 Amplop no 1 adlh tmpt memasukkan kartu yg berisi item yg dianggap paling penting, paling disetujui, paling menyenangkan, dlsb. Jml krtu yg dimasukka 4% dr 50 = 2lbr. Amplop no 9, tmpt memasukkan kartu yg berisi pernyataan yg dianggap paling tdk penting, paling tdk disetujui, paling tdk-menyenangkan, dlsb. Jml kartu ad 4% dr 50 = 2lbr smdg no 1. demikian seterusnya, smp seluruh kartu sdh dimasukkan kdlm amplop msing-2 dg bnar. Contoh: mengumpulkan pndpt dr sekelompok guru besar meliputi konsep-2 penelitian pendidikan, spt: Hipotesis, Probabilitas, Variabel terikat, Koefisien korelasi, sumber bhn referensi, metode historis, survei, hipotesis nihil, penyusunan angket, metode deduktif, laporan penelitian, randomisasi, metode eksperimen, metode wawancara, tingkat signifikansi, proposal penelitian, meneliti sikap, metode deskriptif, sampling, variabel bebas, teknik Q-sort, deviasi standar, statistik nonparametrik, action research.

observasi langsung akan memberikan sumbangan yg sangat penting dalam penelitian deskriptif. Utk benda mati proses relatif sederhana. Sedangkan utk tingkah laku, proses menjadi jauh lebih kompleks

OBSERVASI

Merekam hasil observasi, jk tdk mengganggu dg org yg diobservasi, disarankan utk merekam hasil observasi Daftar Chek, alat paling sederhana terdiri dr dftr item yg dipersiapkan sblm dilakukannya observasi Skala Penilaian, memuat deskripsi kualitatif mengenai sejmlh aspek ttt. Klasifikasinya 5-7 kategori sbb: sangat baik, baik, sedang, kurang, sangat kurang; selalu, sering, kdg-kdg, jarang, tdk pernah; sangat aktif, aktif, biasa-2, pasif, sangat pasif.

lanjutan
Kartu skor, dlm banyak hal mirip dg dftr chek dan skala penilaian. Dipakai utk mengukur atau menilai seperangkat aspek yg jmlhnya relatif besar. Analisis Isi/Dokumen, telaah secara sistematis atas hasil rekaman atau dokumen merupakan langkah penggunaan data yg dikumpulkan dg observasi

Wawancara/Interview
merupakan angket lisan, responden mengemukakan informasi secara lisan dlm hub tatap muka. Responden tdk perlu menulis jawaban

Jk pewancaranya ahli, hasil wwcr sering mengungguli alat pengumpul data lainnya Wwcr dpt menembus informasi yg tdk mungkin dpt dicapai dg teknik lain. Peneliti dpt menggali soal-2 penting yg blm terpikirkan dlm rencana penelitianny Pewwncr hrs memiliki konsepsi yg jls mengenai informasi yg dibutuhkan Berbicara dg cara yg bersahabat hal-2 yg menarik responden, akan menumbuhkan rasa hormat resp pd pwwcr; tnpa disdari serta merta sering memberikan informasi yg dibutuhkan Merekam wwcr, meniadakan keharusan menulis selama berlangsungny wwcr Teknik ini membutuhkan banyak waktu, dan merupakan teknik yg paling sulit dipakai dengan berhasil

Tes-2 Psikologi dan Inventori


merupakan salah satu alat yg paling berguna dlm penelitian pendi-dikan, krn memberikan data lit eksperimental dan litdeskriptif bid-dik
Tes Prestasi (achievment test), mengukur apakah seseorang indiv sdh bljr, atau tkt performan indiv pd suatu waktu. Tes Bakat, mempredikdi tkt prestasi yg dpt diharapkan dr indiv dlm aktivitas ttt. Intelegensi yg dipandang sbg potensi sjak lhr, sbnarnya diukur atas dasar kemampuan masa kini. Inventori Minat, berusaha menghasilakn suatu ukuran atas jenis-2 aktivitas yg cenderung disukai atau dipilih olh seorang individu. Tes Kepribadian, skala kepribadian merupakan alat laporan diri. Indiv mengecek responny atas pertanyaan atau pernyataan ttt. Instrumen ini, menghasilkn skor yg dipandang/menunjukkan ukuran keadaan kepribadian/tendensi ttt. Tes Proyektif, memungkinkan subyek memproyeksikan perasaan bathinny, sikapny, kebutuhanny, pandangan hidupny, atau kemauannya thd obyek-2 di luar dirinya.

Beberapa teknik Tes Proyektif


Tes Asosiasi, Tes Menyempurnakan, Main Peran, Tes Kreatif (tes konstruktif)

Syarat-2 Tes Yg Baik


Validitas, Reliabilitas, Obyektivitas, Hemat, Menarik,

SOSIOMETRI
sosiogram

GUEES-WHO TECHNIQUE

SOCIAL-DISTANCE SCALE

ORGANISASI DATA
Kriteria Pembanding Lainnya

MEMILAH & TABULASI DATA


Tabulasi dengan Tangan

TABEL & GAMBAR


Perbandingan Prosentase Meranking dan Membobot Item