1.

ANALISIS HIDROLOGI DAN
PERHITUNGANNYA

1.1 TINJAUAN UMUM

Dalam merencanakan normalisasi sungai, analisis yang penting perlu ditinjau
adalah analisis hidrologi. Analisis hidrologi diperlukan untuk menentukan besarnya
debit banjir rencana, yang mana debit banjir rencana akan berpengaruh besar terhadap
dimensi maupun kestabilan konstruksi yang akan dibangun. Pada perencanaan
normalisasi sungai Cimanuk ini, data debit harian selama periode 20 tahun yang akan
dijadikan dasar perhitungan dalam menentukan debit banjir rencana.
Data debit harian selanjutnya akan dipilih untuk menentukan debit harian
maksimum tahunan untuk selanjutnya dianalisis menjadi data debit banjir rencana
periode ulang tertentu yang kemudian akan diolah menjadi debit banjir rencana.
Adapun langkah-langkah dalam analisis hidrologi adalah sebagai berikut :
a. Menentukan Daerah Aliran Sungai (DAS) beserta luasnya.
b. Menentukan debit harian maksimum tiap tahunnya dari data debit harian
dari bendung selama periode 20 tahun.
c. Menghitung debit harian maksimum yang mewakili DAS.
d. Menganalisis debit banjir rencana dengan periode ulang T tahun.
e. Menghitung debit banjir rencana berdasarkan besarnya debit banjir rencana
diatas pada periode ulang T tahun.
1.2. DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS)

Sebelum menentukan daerah aliran sungai, terlebih dahulu menentukan lokasi
Sub DAS yang harus ditinjau. Dari lokasi Sub DAS ini ke arah hilir, kemudian
ditentukan batas daerah aliran sungai dengan menarik garis imajiner yang
menghubungkan titik-titik yang memiliki kontur tertinggi sebelah kiri dan kanan
sungai yang ditinjau.

Dari peta topografi didapat luas Daerah Aliran Sungai (DAS) sungai Cimanuk
sebesar 3584 km2. untuk peta Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat dilihat pada gambar
1.1. sebagai berikut :

1.Gambar 1. Peta Daerah Aliran Sungai (DAS) sungai Cimanuk 1. DATA DEBIT HARIAN MAKSIMUM TAHUNAN Data debit harian maksimum tahunan dapat ditampilkan pada tabel 4.3. sebagai berikut : .1.

Dimana : Xi = besarnya debit harian maksimum (m3/dtk).1.ratanya.X rt )2. tetapi kemungkinan ada nilai yang lebih besar atau lebih kecil dari nilai rata . (LogXi-Log X rt )2.Tabel 1.X rt ). Besarnya dispersi dapat dilakukan pengukuran dispersi. (LogXiLog X rt )3. ANALISA DEBIT BANJIR RENCANA 1.ratanya.4. Pengukuran dispersi ini digunakan untuk analisa distribusi Log Normal dan Log Pearson Type III. (XiX rt )3. (Xi. yakni melalui perhitungan parametrik statistik untuk (Xi. (LogXi-Log X rt )4 terlebih dahulu. (Xi. Pengukuran dispersi ini digunakan untuk analisa distribusi Normal dan Gumbel. Sedangkan untuk pengukuran besarnya dispersi Logaritma dilakukan melaui perhitungan parametrik statistik untuk (LogXi-Log X rt ). Cirebon 1. Debit Harian Maksimum Tahunan sungai Cimanuk Sumber : Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung.X rt )4 terlebih dahulu.1. . X rt = rata-rata debit harian maksimum tahunan (m3/dtk).4. Pengukuran Dispersi Suatu kenyataan bahwa tidak semua nilai dari suatu variabel hidrologi terletak atau sama dengan nilai rata .

2.39904*1010 11 1997 626.229 127228994.6 7 1993 527.Dimana : Log Xi = Besarnya logaritma debit harian maksimum (m3/dtk).1165 37293.1 .1 7738525717 15 2001 848.435 52.385 1390841136 4 1990 430.4595 49044.44 1.3175 33972.6795 1821.1855 72460. sebagai berikut : Tabel 1.245 325.755 -333.54 77742.5455 18644.093 29732098.475 502.941 -6261807.5205 Sumber : Hasil Perhitungan Macam pengukuran dispersi antara lain sebagai berikut : 1.919 -280.2.5955 87968.582 -246.404 3318006.455 431231196.276 20 .6 6 1992 548.93 6199546948 5 1991 567.Xrt)2 (Xi – Xrt)3 (Xi .674 2545846.107 -2992489.64 3718392436 10 1996 1214.093 29732098.642 -9237272.517 1154160707 8 1994 490.76 14 2000 1008.7245 106096.623 -15057969.275 347623852.294 -604497.88 12 1998 785.4 2405344357 9 1995 464. Log Xrt = Rata-rata logaritma debit harian maksimum (m3/dtk).7655 111399.363 73.0000 998781.706 269.06 6864097766 20 2006 764.653 7839688.363 73.409 -37181279.Xrt) (Xi .891 26091177.8365 82849. Perhitungan parameter statistik untuk analisa distribusi Normal dan Gumbel dapat dilihat pada tabel 1.67 5250572379 17 2003 1037.9385 60978.8425 5452.203 -184.9145 2799.200 42.9545 252963. Perhitungan Parameter Statistik untuk Distribusi Log Normal dan Gumbel No Debit (Q) Maks Tahun (Xi .1 1.310 -10861328.324 713625918.061 -221.944 148157. Standar Deviasi (S) Perhitungan standar deviasi digunakan rumus sebagai berikut : n S = S= ∑ i=1 (X _ i − X )2 n − 1 998781.833 19505405.404 -193.952 19 2005 999.Xrt)4 (Xi) 1 1987 377.4435 26713.700 -209.715 402642.45 34558213.5535 7149.12564*1010 18 2004 754.059 118949333.8205 44024.357 287.967 -84.059 = 229.778 -4366193.5 16 2002 980.715 402642.701 rata-rata (Xrt) 711.24098*1010 2 1988 501.202 -22093776.453 129245235050.4 6.861 51112409.6015 78737.077 -163.410 0.851 23847211.066 136.116 296.14 Jumlah 14230.416 -144.983 -7202083.76 13 1999 785.443 1938169123 3 1989 518.8425 5452.1045 20766.

453) = 0.339 229. Pengukuran Kurtosis (CK) Perhitungan kurtosis digunakan rumus sebagai berikut : _ 1 n ⎛ ⎞ ⎜ Xi − X ⎟ ∑ n ⎠ C K = i =1 ⎝ 4 S 4 1 × (129245235050.BAB IV ANALISIS HIDROLOGI DAN PERHITUNGANNYA 2.577 (20 .276 = 0.2)229. Koefisien Skewness (CS) Perhitungan koefisien skewness digunakan rumus sebagai berikut : Cs = n ⎛ log Xi − log Xrt ⎞ × ∑⎜ ⎟ (n − 1)(n − 2) S ⎝ ⎠ CS = 20 × (118949333.322 711.3.276 4 4.701) 20 CK = = 2.1)(20 . Koefisien Variasi (CV) Perhitungan koefisien variasi digunakan rumus sebagai berikut : CV = S X CV = 229.5205 Perhitungan parameter statistik untuk analisa distribusi Log Normal dan Log Pearson Type III dapat dilihat pada tabel 1.276 3 3 3. berikut : .

8951 2.00003 0.7972 2.0168 -0.001 0.049 0.1 2.6903 2.245 754.0159 2.0313 0. Standar Deviasi (S) Perhitungan standar deviasi digunakan rumus sebagai berikut : n S= S= ∑ {log( X ) − log( X )} i =1 2 i RT n −1 0.1614 0.5772 2.0725 19 × 18 3 .1474 20 .077 527.0050 0.0666 0.7004 2.582 1214.2513 -0.0003 0.1941 -0.357 2006 764.0015 -0.0042 0.0099 0.00071 0.00006 0.0746 -0.7539 2.363 785.00397 0.6344 2.8951 -0.0026 -0.0030 0.0293 0.0044 -0.755 501.00429 0.404 430.0130 0.4126 2.919 567.2396 = 0.0054 0.0548 0.1712 0.066 980.0035 2.9915 3.4126 = 0.00068 0.163 0.9997 0.0002 0.8285 0.475 626.0897 -0.000006 0.416 548.00009 0.0073 -0.015286 20 Sumber : Hasil Perhitungan Macam pengukuran dispersi Logaritma antara lain sebagai berikut : 1.706 1037.Tabel 1.435 Jumlah Log Xi rt 3.9284 2.8775 2.0056 0.Log Xi rt)4 1 2 3 4 5 6 7 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 377.Log Xi rt)3 (Log Xi .00002 0.00017 0.00003 0.00002 14 15 16 17 18 19 2000 2001 2002 2003 2004 2005 1008.0159 -0.0001 0.00086 2.0266 0.00123 0.1874 0.0044 0.0999 0.1138 -0. Koefisien Skewness (CS) Perhitungan koefisien skewness digunakan rumus sebagai berikut : n ⎛ log Xi − log Xrt ⎞ Cs = ×∑⎜ ⎟ (n − 1)(n − 2) ⎝ S ⎠ Cs = 20 × 1.000 0.7147 2.700 518.061 464.0655 0.00027 0.0007 -0.722 -0.00399 0.175 0.000009 56.6671 3.1281 -0.0081 0.5704 0.0164 0.363 2.Log Xi rt (Log Xi .3.2559 -0.0012 0.116 848.000001 0.1065 0.0306 0.0844 2.0021 -0.Log Xi rt)2 (Log Xi .0043 0.0632 0.00094 0.0003 0.0066 0.203 2.00142 0.0351 0.0191 0.0113 -0.200 999.0009 0. Perhitungan Parameter Statistik untuk Distribusi Log Normal dan Log Pearson Type III No Tahun Xi Log Xi Log Xi .967 785.00013 8 9 10 11 12 13 1994 1995 1996 1997 1998 1999 490.0377 0.00036 0.1382 -0.0004 -0.0666 0.0260 0.0024 0.8833 0.7388 2.

4.0725 Mendekati Type III Cv ~ 0. Pemilihan Jenis Sebaran Dalam statistik dikenal beberapa jenis distribusi antara lain Normal. 1.015286) C K = 20 = 1.2. Penentuan Jenis Sebaran Cara Analisis Ketentuan dalam pemilihan distribusi untuk daerah studi tercantum dalam Tabel 1. Koefisien Variasi (CV) Perhitungan koefisien variasi digunakan rumus sebagai berikut : CV = S LogXrt CV = 0.06 Cv = 0.8285 1.4.4. Hal ini dapat dipakai dapat dicari dengan cara analisis dan cara grafis (plotting data).339 Kurang 2 Log Normal Gumbel Sumber : Hasil Perhitungan Dari perhitungan yang telah dilakukan diatas dengan syarat-syarat tersebut diatas.6191 0. Untuk itu ditinjau jenis distribusi yang sesuai dengan distribusi data debit yang ada di daerah studi.1.577 Kurang Ck = 5.0521 Mendekati Cs = 1.1474 = 0. Parameter Pemilihan Distribusi Data Debit Jenis sebaran Kriteria Hasil Keterangan Cs = 3 Cv+Cv = 0.14 CS = 0.3 Cv = 0.3.0725 Mendekati Cv ~ 0. Pengukuran Kurtosis (CK) Perhitungan kurtosis digunakan rumus sebagai berikut : 1 n ⎛ ⎞ ⎜ LogX i − LogXrt ⎟ ∑ n ⎠ C K = i =1 ⎝ 4 S 4 1 × (0. Log Pearson Type III. . sebagai berikut : Tabel 1.0521 2.1474 4 4.4 CK = 2.0521 Mendekati Log Pearson Cs ≠ 0 CS = 0.4. Log Normal.159 CS = 0. Gumbel.2. maka dipilih distribusi yang paling mendekati yaitu distribusi Log Normal.

yaitu dengan cara ploting pada kertas probabilitas. Untuk mendapatkan jenis distribusi yang sesuai dengan distribusi data debit yang ada di daerah studi. Penggambaran posisi (plotting positions) yang dipakai adalah cara yang dikembangkan oleh Weinbull dan Gumbel. Log Pearson Type III). Log Normal.4.2. yaitu : P ( Xm) = m ∗ 100% n +1 Dimana : P (Xm) = data sesudah dirangking dari kecil ke besar m = nomor urut n = jumlah data (20) . bisa dilihat sebaran yang cocok / yang mendekati garis regresinya.2. Dari Ploting pada kertas probabilitas tersebut. Sebelum dilakukan penggambaran. data harus diurutkan dahulu dari kecil ke besar. maka perlu dilakukan pengeplotan data pada kertas probabilitas (Gumbel. Penentuan Jenis Sebaran Cara Grafis (Ploting Data) Disamping metode analisis kita juga melakukan metode grafis.1.

4.Tabel 1.571 1993 527.967 11 754.363 13 785.200 18 1008.967 47.919 4 490.363 66.475 10 626.475 95.066 71.116 85.619 1997 626.066 15 848. R = 1 dk = 10 – ( 2 + 1 ) = 7 Ef = N 20 Æ Ef = =2 G 10 .762 1988 501.416 42.5.33 In N.333 1994 490.667 2001 848. Uji Sebaran Chi Kuadrat (Chi Square Test) G = 1 + 1.077 6 518.952 2004 754.435 57.200 52.706 16 980.095 1995 464.4.077 38.755 1 377.363 12 764.810 1992 548. 1.410 711.582 9 567.5205 Sumber : Hasil Perhitungan Agar lebih meyakinkan.3.706 76.245 90.435 20 1214.33 In 20 = 4.9843 ⇒ diambil 10 dk = G – ( R + 1 ) R untuk distribusi normal dan binominal .1.363 61.404 28.919 9. R = 2 R untuk distribusi poisson .857 1996 1214.714 2005 999.381 1998 785. Pengujian Keselarasan Sebaran Berikut adalah perhitungan pengujian keselarasan : 1.238 jumlah rata-rata 14230. Posisi Ploting Daerah Studi Qmax Rangking Tahun (m3/det) m Qmax (m3/det) P (Xm) (%) 1987 377.476 2006 764.700 23.582 14.190 2003 1037.429 2002 980.3.404 3 464.755 4.143 1999 785. perlu dilakukan uji keselarasan sebaran (Goodness of fit tes) yaitu dengan Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorof.524 1989 518.700 2 430.416 5 501.357 80.357 19 1037.905 2000 1008. setelah dilakukan ploting data pada kertas probabilitas.286 1990 430.061 8 548.116 14 785.061 19.048 1991 567.203 7 527.245 17 999. di mana N adalah jumlah data G = 1 + 1.203 33.

085 7 889.755 ) / ( 10 – 1 ) ∆X = 92.147 5 703.755 – ½ × 92.116 < X < 889.475 – 377.147 < X < 796.116 6 796.271 Tabel 1.5 2 0.023 < X < 1167.961 Jumlah Sumber : Hasil Perhitungan Of 1 4 4 1 4 1 1 3 0 1 20 Ef 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Ef-Of 1 -2 -2 1 -2 1 1 -1 2 1 (λh)2 (Ef-Of)2/Ef 0. .969 = 331. Batas kritis nilai Chi-kuadrat untuk dk = 7 dengan α = 5% dari Tabel 2.271 < X < 424.067 maka pemilihan distribusi Log Normal memenuhi syarat.992 < X < 1260.4. 1.2.7. Uji Sebaran Smirnov Kolmogorov Perhitungan uji kecocokan sebaran dengan Smirnov – Kolmogorov untuk Metode Log Normal pada daerah studi dapat dilihat pada Tabel 1.054 8 982.992 10 1167.5 0. Perhitungan Uji Chi-kuadrat No Probabilitas (%) 1 331.085 < X < 982.24 2 424. didapatkan nilai (λh)2 cr = 14.209 < X < 610.∆X = ( Xmaks – X min ) / ( G – 1 ) ∆X = ( 1214.5 2 0.8.023 9 1075.178 < X < 703.067.209 3 517.5 11 Dari perhitungan diatas diperoleh nilai Chi-kuadrat (λh)2 = 11.178 4 610. Nilai (λh)2 = 11 < (λh)2 cr = 14.00.054 < X < 1075.24 < X < 517.5 2 2 0.3.969 X awal = Xmin – ½ ∆X = 377.6.5 0.

0752 0.0952 0. S = standar deviasi .4210 0.4.363 848.(6) D (8) 377.9048 0.9151 0. maka persamaan distribusi yang diperoleh dapat diterima.29.5263 0.0476 -0.0251 0.5789 0.0903 0.077 8 0.0802 0.3221 0.2105 0.7895 501.5956 1.3333 0.0526 0.2936 1.8423 0.0770 0.4737 0.0401 567.755 1 0.582 3 0.4557 430.0351 548.7619 0.0701 0.1937 0.3684 0.2857 0.0101 464.3158 0.4737 0.5238 0.7143 -0.3688 0.6316 0.475 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 0.9659 0.0200 0.706 999.1002.6842 0.6316 0.0602 0.8095 -1.8421 0.7143 0. untuk derajat kepercayaan 5 %.1002<0.1429 0.0476 0.404 6 0.7129 0. Karena nilai Dmax lebih kecil dari nilai Do kritis (0.8947 0.Tabel 1.7368 0.0551 0.(3) (5) (6) x (1) m (2) P'(x<) (7) = nilai 1 .116 1037.1053 0.6667 -0. Tabel 1.8039 0.7895 0.5789 0. menunjukan nilai Dmax = 0.6667 0.4762 0.0451 0.0852 0.4.8421 0.3333 0.066 980.2632 0.2632 0..2381 0. seperti yang dapat dilihat dibawah ini.245 1214.0526 0.8571 490.0150 -0.700 5 0.200 764.8095 0.3809 0.9048 -1.1741 1.435 785.6285 -0.9474 0.061 4 0.2105 0. Rumus : log Qt = log Qrt + S ∗ K t Dimana : Qt = debit banjir rencana Qrt = debit rata-rata Kt = standar variable untuk periode ulang T tahun yang besarnya ditentukan berdasarkan tabel 2.1861 0.4286 0.919 2 0.0952 0. 1.8947 0.2308 0.9524 0.0501 0.3221 0.2381 0.4210 0. maka diperoleh Do = 0.3158 0.9.363 785.3809 0.6842 527.416 626.0526 0 -0.357 1008.0000 1.2239 0.7.1579 0.4207 2.5238 0.1053 0.4762 0.1429 0.8571 0.203 0.0952 0.2857 0. data pada peringkat m=20. Dengan menggunakan data pada Tabel 2. Perhitungan Uji Smirnov – Kolmogorov P(x) = m/(n+1) P(x<) f(t) P'(x) = m/(n-1) (3) (4) = nilai 1 .4286 0.5263 0. Perhitungan Debit Banjir Rencana Periode Ulang Tertentu Perhitungan debit banjir rencana periode ulang tertentu yang terpilih adalah dengan menggunakan Log Normal.1905 0.0526 0.1002 Sumber : Hasil Perhitungan Dari perhitungan nilai D.29).7619 -0.967 754.7368 518.0050 0.0652 0.6190 0.5714 0.0301 7 0.4.7.2554 1.9524 -1.1579 0.1905 0.3684 0.9474 1.5714 0.6190 -0.

22 2.45 3.8285 0.41692 1713.2735 5 0.0725 2.41692 837.8285 0.10 3.0725 2.2847 25 0.Tabel 1.0725 2.92284 0.41692 1033.41692 1374.2208 10 0.13804 0.1474 2.33703 0.41692 625.01422 0.75 3.8285 0.0725 2.1474 1.1474 2.26 3.Log Qi Q (m3/det) 2 0.41692 2172.1474 3.8.1685 50 0.8285 0.0725 2.1474 0.0725 2.8513 Sumber : Hasil Perhitungan .1474 -0.8285 0.8285 0.64 2.3654 100 0.79607 0.23385 0. Debit Banjir Rencana dengan Periode Ulang Tertentu (Log Normal) Periode Cs Log Qi S Kt Log Q = Log Qi + S*Kt S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful