ILUSTRASI KASUS

I.

Identitas Nama Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat No. RM Masuk RS : Ny. Susiwati : 21 tahun : Jawa : Islam : SMA : Ibu rumah tangga : Jl. Polonia Muka, RT 04/ RW 08 : 802561 : 20 Maret 2012

II.

Anamnesis Anamnesis dilakukan di ruang VK pada tanggal 20 Maret 2012 pukul 13.35 WIB A. Keluhan Utama Mules sejak jam 08.00 WIB.

B. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien datang ke Poli Kebidanan RSUD Budi Asih dengan keluhan mules sejak jam 08.00 WIB. Pasien menyangkal keluar air-dari kemaluan, namun mengaku keluar lendir sejak jam 08.30. Pasien mengaku lendir tidak disertai darah. Pasien menyangkal adanya nyeri kepala, maupun nyeri ulu hati. Pasien juga menyangkal adanya pandangan kabur.

C. Riwayat Penyakit Dahulu Riwayat penyakit jantung (-), riwayat penyakit paru-paru (-), riwayat penyakit ginjal (-), riwayat hipertensi (-), riwayat diabetes mellitus (-), riwayat penyakit keganasan (-), riwayat alergi makanan dan obat-obatan (-)

D. Riwayat Operasi Pasien mengaku belum pernah menjalani operasi.

riwayat diabetes mellitus (-). riwayat hipertensi (-). I.E. Riwayat Pernikahan Status Usia saat menikah Lama perkawinan Jumlah anak : Menikah 1x : 19 tahun : 2 tahun : 0 G. 28 hari : 7 hari : Biasa. Riwayat Menstruasi dan Ginekologi Menarche Siklus haid Durasi haid Volume haid Dismenorea : 13 tahun : Teratur. 2-3 pembalut sehari : Tidak ada Hari pertama haid terakhir (HPHT) : 30 Juni 2011 Taksiran partus Riwayat keputihan : 7 April 2012 : Tidak ada H. riwayat penyakit keganasan (-). Riwayat ANC Pasien ANC di Puskesmas Jatinegara. Riwayat Obstetrik Pasien belum pernah hamil sebelumnya. . Riwayat Penyakit Keluarga Riwayat penyakit jantung (-) . riwayat penyakit paru-paru (-). 2 minggu SMRS pasien dirujuk ke RSUD Budi Asih karena tekanan darah tinggi. J. riwayat penyakit ginjal (-). Riwayat KB Pasien menggunakan KB suntik setiap 3 bulan setelah menikah selama 1 tahun. riwayat alergi makanan dan obat-obatan (-) F.

nyeri tekan (-). Status Generalisata Kepala     Leher           Tenggorokan : Faring tidak hiperemis. Pemeriksaan Fisik A. Tonsil T1-T1 tenang Rambut Mata Telinga Hidung : Hitam. Wheezing -/: S1S2 reguler.K. III. Riwayat Kebiasaan Pasien menyangkal memiliki kebiasaan merokok maupun minum alkohol. sekret -/- Kelenjar getah bening : Tidak teraba membesar Kelenjar thyroid : Tidak teraba membesar Thoraks Mammae Pulmo Cor : Tidak ada kelainan : Suara nafas vesikuler. Pasien juga jarang berolahraga. gallop (-) Abdomen Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : Buncit : Supel. concha tidak hiperemis.5 ◦C B. tersebar merata dan tidak mudah dicabut. Rhonki -/-. Status Present Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Frekuensi nadi Frekuensi nafas Suhu : Tampak sakit ringan : compos mentis : 170/140 mmHg : 105x / menit : 20x / menit : 36. : Konjungtiva pucat -/-. murmur (-). serumen -/: Normosepta. pitting oedem (+) : Tidak dilakukan : Bising usus (+) . sklera ikterik -/: Normotia.

ketuban (+). pembukaan 1 cm. penurunan kepala Hodge I. masing-masing 30 detik : 3565 gram Pemeriksaan Leopold Leopold I Leopold II : Teraba bagian lunak janin (bokong) : Teraba daerah yang keras dan rata di sebelah kanan (punggung). Status Obstetri        Abdomen : buncit Fundus uteri : 35 cm Letak anak BJA His TBJ : presentasi kepala : 157-160 x/ menit : 3x dalam 10 menit. Vagina tidak tampak kelainan. Portio tebal lunak. Teraba bagian kecil-kecil janin disebelah kiri. (ekstrimitas) Leopold III Leopold IV : Bagian terbawah janin bulat keras (kepala) : Bagian terbawah janin belum masuk PAP (5/5)  Pemeriksaan dalam (VT) Vulva tidak tampak kelainan. diameter interspinosum ±10 cm.Ekstremitas   Akral hangat di keempat ekstremitas Terdapat edema di kedua ekstrimitas bawah C. sakrum konkaf Bidang panggul bawah Kesimpulan : arcus pubis >900. tes lakmus (-)  Pemeriksaan pelvimetri klinis Bidang panggul atas Bidang panggul tengah : promontorium sulit diraba : spina ischiadica tidak menonjol. mobilitas koksigis (+) : panggul luas .

000 15.IV. Penatalaksanaan Bolus MgSO4 2 gram : Dextrose 5%  1 : 1 MgSO4 6 gram dalam Dextrose 5%  29 tpm Syntocinon 5 IU dalam RL  titrasi sampai 32 tpm VII.000 /uL 35 24 +3 V. Prognosis Prognosis ibu Prognosis janin : dubia ad bonam : dubia ad bonam .4 45 184. Pemeriksaan Penunjang Laboratorium 20/3/12 Jenis Pemeriksaan Hematologi Rutin Leukosit Hemoglobin Hematokrit Trombosit Kimia Darah SGOT SGPT Urine Albumin Hasil Pemeriksaan Nilai Normal Satuan 12. Diagnosis Diagnosis ibu Diagnosis janin : G1P0A0 gravid 38 minggu PK I laten dengan PEB : Janin tunggal hidup preskep VI.

dilakukan episiotomi mediolateral kiri Tampak suboksiput dibawah simfisis. dilahirkan bahu depan dan belakang. PB 40 cm.LAPORAN PERSALINAN Tanggal 20/3/2012 Jam 05. kepala mengadakan defleksi maksimal sehingga berturut-turut lahir UUB. robekan lateralis Dilakukan masase fundus. dahi. dagu. dan seluruh kepala Hidung dan mulut dibersihkan dengan kassa Dengan pegangan biparietal. muka.00 WIB Lahir spontan plasenta lengkap 350 gram. Dengan suboksiput sebagai hipomoklion.M Dilakukan peregangan tali pusat terkendali Jam 06. bayi dibawa ke perinatologi Ibu disuntik oksitosin 10 IU I. jumlah cukup Bayi dikeringkan dan diselimuti Tali pusat dijepit dan dipotong. A/S 1/2/3 Air ketuban warna hijau kental.50 WIB Lahir normal bayi perempuan. ukuran 20 x 18 x 2 cm. BB 2100 gram.00 WIB Ibu dipimpin meneran sesuai dengan datangnya his Kepala janin turun sesuai sumbu jalan lahir sehingga tampak di vulva Perineum meregang. kontraksi uterus baik Perdarahan kala III–IV 200 ml . kemudian seluruh lengan Dengan pegangan samping badan. kemudian seluruh tungkai Jam 05. PTP 40 cm Insersio lateralis.dilahirkan trokanter depan dan belakang. tarikan ke belakang dan ke depan.