Anda di halaman 1dari 9

Definisi : Terjadinya perdarahan spontan atau perdarahan karena proses lain seperti pengambilan darah vena atau operasi

yang disebabkan karena berkurangnya aktivitas faktor koagulasi yang tergantung vitamin K (faktor II, VII, IX dan X) sedangkan aktivitas faktor koagulasi yang tidak bergantung pada vitamin K, kadar fibrinogen dan jumlah trombosit masih dalam batas normal. Hal ini dibuktikan bahwa kelainan tersebut akan segera membaik dengan pemberian vitamin K dan setelah sebab koagulopati lain disingkirkan.

Epidemiologi : Data dari Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas IndonesiaRumah Sakit Cipto Mangunkusumo tahun 1990-2000 terdapat 21 kasus PDVK. Tujuh belas kasus (81%) mengalami komplikasi perdarahan intrakranial dengan angka kematian 19%. Etiologi : - Diet yang tidak memadai - Malabsorbsi - Kegagalan Hati

Peran Vitamin K dalam Proses Pembekuan Darah

Jenis-Jenis Vitamin K : Vitamin K1 (phytomenadione), tedapat pada sayuran hijau. Sediaan yang ada saat ini adalah cremophor dan vitamin K mixed micelles (KMM). Vitamin K2 (menaquinone) disintesis oleh flora usus normal seperti Bacteriodes fragilis dan beberapa strain E. coli. Vitamin K3 (menadione) merupakan vitamin K sintetik yang sekarang jarang diberikan pada neonatus karena dilaporkan dapat menyebabkan anemia hemolitik.

Manifestasi Klinis : - Perdarahan ( Spontan, Trauma ) - Pucat - Hepatomegali Ringan

Diagnosis : - Anamnesis - Pemeriksaan Lab : skrining perdarahan, pemeriksaan faktor pembekuan yang tergantung vitamin K, pemeriksaan kadar vitamin K secara direk atau indirek, dan pemeriksaan PIVK II (protein indunced by vitamin K antagonism or absence).

Pencegahan : - Mengkonsumsi bahan makanan sumber vitamin K antara lain :


Bahan makanan Susu sapi Keju Mentega Ayam g 3 35 30 11 Bahan makanan Aspargus Buncis Brokoli Daun Selada g 57 14 200 129

Daging sapi
Hati sapi

7
92

Bayam
Kentang

89
3

Minyak Jagung
Gandum

10
5

Tomat
Jeruk

5
1

Tepung terigu
Roti

4
4

Kopi
Teh Hijau

38
712

Profilaksis : Di Indonesia rekomendasi pemberian vitamin K profilaksis ini diajukan Health Technologi Assesment (HTA) Departemen Kesehatan (Depkes) RI tahun 2003. Rekomendasi yang dianjurkan HTA sebagai berikut. Semua bayi baru lahir harus mendapat profilaksis vitamin K1 Dosis yang diberikan 1 mg dosis tunggal IM atau oral 3 kali masing-masing 2 mg pada waktu lahir, umur 3-7 hari, dan saat bayi berumur 1-2 bulan Untuk bayi yang lahir di tolong dukun diwajibkan pemberian vitamin K1 secara oral Ibu hamil yang mendapat pegobatan antikonvulsan harus mendapat vitamin K 5mg sehari selama trimester ketiga atau 24 jam sebelum melahirkan diberi vitamin K 10 mg/IM, kepada bayinya diberikan vitamin K 1 mg IM dan diulang 24 jam kemudian.

TERIMA KASIH