Anda di halaman 1dari 15

KELOMPOK 2 MANAJEMEN AKTIVA DAN PASIVA

Angga Dwi Anantyo (03) Anggraita Anggit (04) 2 KP.A

Pengertian Aktiva dan Pasiva


AKTIVA Menurut S munawir (2002:30) aktiva adalah sarana atau sumber daya ekonomik yang diniliki oleh suatu kesatuan usaha atau perusahaan yang hargan perolehannya atau nilai wajarnya harus diukur secara objektif. PASIVA Pasiva adalah pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh suatu perusahaanpada masa yang akan datang.

MANAJEMEN AKTIVA PASIVA

PENGERTIAN MANAJEMEN AKTIVA PASIVA : Suatu pengelolaan aktiva dan pasiva secara terpadu, berkesinambungan untuk mencapai keuntungan dalam situasi lingkungan bisnis yang selalu berubah.
TUJUAN : Menyusun portofolio aktiva dan pasiva secara maksimal guna menghasilkan keuntungan bagi pemilik bank Memutuskan model perencanaan keuangan yang sesuai dalam manajemen dana bank yang bersifat jangka pendek PENTINGNYA MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA : Meningkatnya biaya operasi, fluktuasi tingkat bunga Perubahan Struktur Dana dan komposisi asset Persaingan yang semakin tajam, kemajuan teknologi yang pesat Meningkatnya kebutuhan modal Ketersediaan dana di pasar uang Meningkatnya penilaian kinerja bank dan pengakuan lembaga perbankan sebagai suatu sistem

MANAJEMEN AKTIVA PASIVA DAN RESIKO


1.

2.

3.

Manajemen aktiva adalah bagaimana bank mengelola alokasi dananya, sedangkan manajemen pasiva adalah bagaimana bank mengelola sumber sumber dananya. Karena dana yang dialokasikan bank adalah dana yang berhasil dihimpun sebagai bagian dari pasiva, maka pengaturan keduanya merupakan bagian yang teramat penting dalam aktivitas operasional bank. Neraca atau balance sheet adalah suatu gambaran dari laporan keuangan bank yang mengemukakan perbadingan yang seimbang antara harta benda, milik, atau kekayaan bank dengan semua kewajiban, utang dan modalnya. Dengan ringkas, kita bisa menyebutkan bahwa neraca adalah keseimbanagan antara Aktiva dan Pasiva. Aktiva yang produktif adalah aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana bank tersebut adalah untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan. Ada 4 macam aktiva produktif, yaitu : Kredit yang diberikan Surat surat berharga Penempatan dana pada bank lain Penyertaan

MANAJEMEN AKTIVA PASIVA DAN RESIKO


Dalam pengelolaan aktiva dan pasiva ada 3 macam resiko yang harus diamati, yaitu : Liquidity risk (resiko likuiditas) Interest rate risk (resiko tingkat bunga) Credit risk (resiko kredit) 5.ALCO adalah panitia khusus yang berfungsi sebagai pengatur penghimpunan dan penempatan dana. Biasanya pimpinan ALCO akan meminta kepada para anggota untuk menyampaikan situasi keuangan bank untuk kemudian dibahas dalam rapat yang biasanya diadakan setiap satu bulan atau dua bulan sekali.
4.

POS-POS NERACA BANK

POS-POS AKTIVA
Kas Giro pada BI Giro pada bank lain

POS-POS PASIVA Giro

Tabungan
Deposito berjangka Sertifikat Deposito Surat Berharga yang Diterbitkan

Surat Berharga
Kredit yang diberikan Penyertaan Pendapatan yang diterima Biaya dibayar dimuka Uang muka pajak Aktiva Tetap Aktiva sewa guna usaha Aktiva lain-lain

Pinjaman yang Diterima


Kewajiban Sewa Guna Usaha Beban yang masih harus Dibayar Taksiran Hutang Pajak Kewajiban Lain-Lain Pinjaman Subordinasi Modal Pinjaman Hak Minoritas Ekuitas

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

1.

POOL OF FUNDS APPROACH Pengelolaan dana bank dengan tidak membedakan jenis dan sifat, jangka waktu serta biaya masing-masing sumber dana untuk selanjutnya dialokasikan berdasarkan prioritas dan strategi penggunaan dana bank. Adapun prioritas tersebut adalah 1. Penempatan pada cadangan primer 2. Penempatan pada cadangan sekunder 3. penempatan pada kredit

4. Penempatan dana pada investasi jangka panjang


5. Penempatan pada aktiva tetap dan inventaris

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

Demand Deposit (Giro)


Time Deposit (Deposito) Saving Deposit (Tabungan) Capital Fund (Modal)

Primary Reserve
Secondary Reserve

POOL OF FUNDS

Loans Other Security Fixed Assets

POOL OF FUNDS APPROACH

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

2.

ASSET ALLOCATION APPROACH/CORVERSION OF FUNDS APPROACH Pengelolaan dana bank yang memperhatikan sumber-sumber dana secara individu berdasarkan sifat dan karakteristiknya. Sumber dana yang tingkat perputarannya tinggi diprioritaskan dalam cadangan primer dan sekunder, sedangkan sumber dana yang tingkat perputarannya relatif rendah dialokasikan untuk pemberian kredit atau aktiva jangka panjang lainnya. Pendekatan ini menekankan bahwa setiap sumber dana memiliki karakteristik yang berbeda sehingga perlakuannya juga harus berbeda agar dalam menempatkan dana terjadi macth.

- Kelebihannya terdapat pada kondisi likuiditas yang terpelihara


sebab terjadi macth funding, atau likuiditas tidak berlebihan. - Kekurangannya tidak ada dukungan teknologi informasi yang memadai.

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

Demand Deposit (Giro) Saving Deposit (Tabungan) Time Deposit (Deposito) Pinjaman Jangka Pendek

Primary Reserve
Secondary Reserve Loans (kredit) Investasi Jk. Pendek Investasi Jk. Panjang

Pinjaman Jangka Panjang


Capital Fund (Modal)

ASSETS ALLOCATION APPROACH

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

3.

LIABILITY MANAGEMENT APPROACH Pengelolaan dana bank yang memperhatikan sumber dana non konvensional melalui penerbitan dan penjualan sertifikat deposito sekaligus menciptakan pasar sekunder, disamping sumber dana konvensional. Alokasi dilakukan dengan berupaya menyeimbangkan antara sisi aktiva (alokasi dana) dan sisi pasiva (sumber dana).

PENDEKATAN MANAJEMEN AKTIVA-PASIVA

Primary Reserve
Sumber Dana Tradisional LIABILITY Sumber Dana Non Tradisional (Pasar Uang dan Pasar Modal) MANAGEMENT APPROACH Other Security Fixed Assets Loans Secondary Reserve

LIABILITY MANAGEMENT APPROACH

PENGALOKASIAN DANA BANK


1. BERDASARKAN PRIORITAS

a. Cadangan Primer (Primary Reserve) untuk memenuhi :


* kebutuhan likuiditas wajib minimum (GWM) * keperluan operasional bank sehari-hari * Penyelesaian kliring, transaksi dengan bank koresponden * Penarikan dana oleh kreditur, permintaan kredit oleh masyarakat Bentuk : kas, rekening giro di BI/bank lain, warkat2 b. Cadangan Sekunder (Secondary Reserve) untuk memenuhi : * Likuiditas musiman dan kebutuhan kas jangka pendek * Kebutuhan yang sulit diprediksi sebelumnya

* Kredit jangka panjang


Bentuk : SBI, SBPU, Sertifikat Deposito, Commercial Paper (CP) c. Penyaluran Kredit (Loans) Merupakan sumber pendapatan utama bank d. Investasi Dengan membeli saham / obligasi

PENGALOKASIAN DANA BANK


2. BERDASARKAN SIFAT AKTIVA a. Aktiva tidak Produktif (non earning assets) :

* alat-alat likuid (kas, giro pada BI/ bank lain)


* aktiva tetap dan inventaris b. Aktiva Produktif (earning assets): * Kredit jangka pendek dan jangka panjang

* Deposito pada bank lain


* Call Money * Surat-surat berharga (SBI,SBPU,saham,obligasi) * Penempatan pada bank lain DN & LN

* Penyertaan modal pada bank dan lembaga keuangan lain

Sumber
rimadasuki.files.wordpress.com/201 1/07/mlk7_manj-aktiva-pasiva.ppt Taswan, S.E., M.Si.2006.Manajemen Perbankan Konsep, Teknik dan Aplikasi.Penerbit : UUP STIM YKPN YOGYAKARTA http://rahasiaakuntansi.blogspot.co m/2010/03/definisi-aktivapasiva.html