Anda di halaman 1dari 42

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO

RENCANA KERJA DAN SYARAT


NOMOR : 001/RKS/ULP-BKD/2009
TANGGAL 30 JANUARI 2009

PEKERJAAN PENGADAAN JASA KONSUMSI


DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN I dan II
TAHUN ANGGARAN 2009

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH


KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2009
BAB I
INSTRUKSI KEPADA PESERTA LELANG
A. UMUM
1. LINGKUP PEKERJAAN
1.1. Pengguna Anggaran (PA) menentukan nama paket pekerjaan yang dituangkan dalam data
lelang dan diumumkan secara luas melalui media massa
1.2. Penyedia Jasa harus memilih paket pekerjaan berdasarkan SIUP sesuai dengan bidang sub
bidang yang telah ditentukan dalam data lelang.
1.3. Pemenang lelang wajib menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam
data lelang dan syarat-syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan biaya
sesuai kontrak.
1.4. Lingkup pekerjaan yang dilelangkan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang.

2. SUMBER DANA
APBD Kabupaten Purworejo yang terinci dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Badan
Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2009.

3. PERSYARATAN PESERTA LELANG


3.1.Pelelangan ini dapat diikuti oleh semua penyedia jasa yang memenuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatannya.
3.2.Penyedia Jasa yang dimaksud adalah suatu Badan Usaha dan memiliki SIUP yang masih
berlaku dari instansi pemerintah domisili peserta lelang dengan bidang/sub bidang dan
kualifikasi sesuai dengan lembar data lelang.
3.3.Penyedia Jasa harus memiliki keahlian, pengalaman, kemampuan teknis dan manajerial untuk
menyediakan jasa
3.4.Penyedia Jasa tidak sedang dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya
tidak sedang dihentikan, dan/atau direksi yang bertindak untuk atas nama perusahaan tidak
sedang dalam menjalani sanksi pidana.
3.5.Penyedia Jasa secara hokum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak
3.6.Sebagai wajib pajak sudan memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir, dibuktikan dengan
melampirkan fotocopi bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT), Pajak
Penghasilan (PPh) tahun terakhir dan fotocopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29
3.7.Memiliki sumber daya manusia, modal, peralatan dan fasilitas lain yang diperlukan dalam
pengadaan jasa.
3.8.Dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan jasa
baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak, kecuali
penyedia jasa yang baru berdiri kutang dari 3 (tiga) tahun
3.9 Penyedia Jasa tidak masuk daftar hitam.
3.10 Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos.

4. KUALIFIKASI PESERTA LELANG


4.1. Dalam hal pelelangan dilakukan dengan pascakualifikasi, formulir-formulir isian kualifikasi
disampaikan bersamaan dengan dokumen penawaran.
4.2. Persyaratan kualifikasi peserta lelang tercantum dalam formulir isian kualifikasi.

5. PENYERAHAN DOKUMEN PENAWARAN


5.1. Setiap peserta lelang atas nama sendiri hanya boleh menyerahkan satu penawaran untuk satu
paket pelelangan pekerjaan.
5.2. Peserta lelang yang menyerahkan lebih dari satu penawaran untuk satu paket pelelangan
pekerjaan akan digugurkan.
5.3. Jumlah Dokumen Penawaran yang harus disampaikan oleh peserta lelang sesuai dengan butir
18.1 (Dokumen Penawaran).

6. BIAYA PENAWARAN
Semua biaya yang dikeluarkan oleh Penyedia Jasa untuk mengikuti pelelangan menjadi beban
Penyedia Jasa dan tidak mendapat penggantian dari PA.

7. PENJELASAN LELANG (Aanwijzing)


7.1. Panitia pengadaan/Unit Layanan Pengadaan (ULP) memberikan penjelasan mengenai
dokumen lelang (aanwijzing) pada waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam data lelang.
7.2. Dalam acara penjelasan dokumen lelang, dijelaskan mengenai:
a. Cara penyampaian penawaran (satu sampul);
b. Dokumen yang harus dilampirkan dalam dokumen penawaran;
c. Acara pembukaan dokumen penawaran;
d. Metode evaluasi;
e. Hal-hal yang menggugurkan penawaran;

2
f. Jenis kontrak yang akan digunakan;
g. Ketentuan dan cara evaluasi;
h. Besaran, masa berlaku dan penjamin yang dapat mengeluarkan jaminan penawaran.
7.3. Pertanyaan dari peserta lelang, jawaban dari panitia pengadaan/ULP, keterangan lain termasuk
perubahannya, dan hasil peninjauan lapangan (jika diperlukan) dituangkan dalam Berita Acara
Penjelasan (BAP) dan harus sudah disampaikan kepada peserta lelang paling lambat 3 (tiga)
hari kerja setelah penjelasan pekerjaan (aanwijzing).
7.4. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat mengajukan
pertanyaan setelah acara penjelasan dokumen.
7.5. Dalam acara penjelasan dokumen lelang, diumumkan nilai total Harga Perkiraan Sendiri
(HPS). Rincian HPS tidak boleh dibuka dan bersifat rahasia.
7.6. Peserta lelang yang tidak hadir pada saat penjelasan dokumen lelang tidak dapat dijadikan
dasar untuk menolak/menggugurkan penawarannya.

B. DOKUMEN LELANG
8. ISI DOKUMEN LELANG
Dokumen lelang terdiri dari:
BAB I Instruksi Kepada Peserta Lelang;
BAB II Lembar Data Lelang;
BAB III Bentuk Surat Penawaran, Surat Perjanjian, dan Surat Kuasa;
BAB IV Syarat-Syarat Umum Kontrak;
BAB V Syarat-Syarat Khusus Kontrak;
BAB VI Spesifikasi Teknis;
BAB VII Bentuk-Bentuk Jaminan;
BAB VIII Penutup.

9. KLARIFIKASI DOKUMEN LELANG


9.1. Klarifikasi dokumen lelang dilakukan pada saat penjelasan pekerjaan (aanwijziing) yang jadwal
dan tempatnya ditentukan oleh panitia pengadaan/ULP.
9.2. Panitia pengadaan/ULP tidak akan menanggapi permohonan klarifikasi yang diajukan peserta
lelang diluar waktu yang ditentukan dalam data lelang.

10. ADDENDUM DOKUMEN LELANG


10.1.Sebelum batas waktu penyampaian penawaran berakhir, atas pertimbangan bahwa pada BAP
(Berita Acara Penjelasan) terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu
ditampung, maka Panitia Pengadaan/ULP akan mengubah ketentuan dokumen lelang dengan
menerbitkan addendum.
10.2.Addendum dokumen lelang menjadi bagian tak terpisahkan dari dokumen lelang dan Berita
Acara Penjelasan Pekerjaan (BAP).
10.3.Addendum yang dikeluarkan dapat diambil pada sekretarist Unit Layanan Pengadaan
Barang/Jasa Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo.

C. PENYIAPAN PENAWARAN
11. BAHASA PENAWARAN
Semua dokumen penawaran harus menggunakan Bahasa Indonesia.

12. DOKUMEN PENAWARAN


Dokumen penawaran terdiri dari:
a. Surat penawaran; harus ditulis diatas kertas kop perusahaan, bertanggal, bermeterai cukup, dan
ditandatangani oleh yang berhak (sistem satu sampul)
b. Lampiran surat penawaran, terdiri dari:
Dokumen Administrasi:
1) Jaminan Penawaran.
2) Rincian Anggaran Biaya (RAB).
3) Kopi bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh)
tahun terakhir dan fotokopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29 sekurang-kurangnya 3
(tiga) bulan terakhir.
Dokumen Teknis:
1) Time Schedule/jadwal Pendistribusian Konsumsi Diklat.
2) Daftar Menu lengkap.
3) Metode Kerja
4) Surat pernyataan mengikuti lelang sampai akhir proses pelelangan
Dokumen Kualifikasi:
1) Pernyataan minat untuk mengikuti pengadaan
2) Pakta Integritas .
3) Formulir isian penilaian kualifikasi.
4) Kopi Akte Pendirian.

3
5) Kopi Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP).
6) Dokumen NPWP dan PKP.

13. HARGA PENAWARAN


13.1.Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam surat penawaran berdasarkan jumlah
rincian dalam daftar kuantitas dan harga.
13.2.Semua pajak dan retribusi yang harus dibayar oleh Penyedia Jasa dalam pelaksanaan
kontrak, serta pengeluaran lainnya sudah termasuk dalam harga penawaran.

14. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN


14.1.Harga satuan dasar, jumlah harga penawaran dan pembayarannya harus menggunakan mata
uang Rupiah.
14.2.Cara pembayaran dilakukan sesuai ketentuan dalam lembar data lelang.

15. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN


15.1.Masa berlakunya penawaran adalah sesuai ketentuan dalam data lelang.
15.2.Dalam keadaan khusus, sebelum akhir masa berlakunya penawaran, Panitia Pengadaan/ULP
dapat meminta kepada peserta lelang secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya
penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.
15.3.Terhadap ketentuan butir 15.2 diatas, Peserta lelang dapat:
a. Menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran, tetapi diminta
memperpanjang masa berlakunya jaminan penawaran untuk jangka waktu tertentu dan
menyampaikan pernyataan perpanjangan masa berlakunya penawaran dan perpanjangan
jaminan penawaran kepada pantia pengadaan;
b. Menolak permintaan tersebut secara tertulis dan jaminan penawarannya tidak disita dan
tidak dikenakan sanksi.

16. JAMINAN PENAWARAN


16.1.Peserta lelang harus menyediakan jaminan penawaran dalam mata uang Rupiah dengan
nominal sebesar antara 1% (satu persen) sampai dengan 3% (tiga persen) dari nilai Harga
Perkiraan Sendiri (HPS). Nilai dan masa berlakunya sesuai ketentuan dalam lembar data
lelang.
16.2.Jaminan Penawaran ditujukan kepada Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian Daerah
Kabupaten Purworejo Jl. Dr. Setia Budi No.2 Purworejo, paket pekerjaan Pengadaan Jasa
Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009.
16.3.Jaminan penawaran harus diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan
rakyat) atau oleh perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety
bond) yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana yang ditetapkan oleh Menteri
Keuangan.
16.4.Jaminan penawaran harus mempunyai substansi yang sesuai dengan format jaminan
penawaran.
16.5.Penawaran yang tidak dilampiri jaminan penawaran sesuai dengan substansi format jaminan
penawaran yang berlaku dinyatakan gugur.
16.6.Jaminan penawaran dari peserta lelang yang tidak menang dikembalikan segera setelah
penetapan pemenang lelang.
16.7.Masa berlaku Surat Jaminan Penawaran sekurang-kurangnya sama dengan masa berlaku
Surat Penawaran Harga (SPH).
16.8.Nama penawar sama dengan nama yang tercantum dalam Jaminan Penawaran dengan nilai
tidak kurang dari yang dipersyaratkan dalam Dokumen Pengadaan.
16.9. Paket pekerjaan yang dijaminkan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang.
16.10. Jaminan penawaran dari pemenang lelang dikembalikan segera setelah pemenang lelang
menandatangani perjanjian dan menyerahkan jaminan pelaksanaan.
16.11. Jaminan penawaran akan disita apabila:
a. Peserta lelang menarik penawarannya selama masa berlakunya penawaran; atau
b. Pemenang lelang mengundurkan diri; atau
c. Pemenang lelang dalam batas waktu yang ditentukan gagal:
1) Menyerahkan jaminan pelaksanaan; atau
2) Menandatangani surat perjanjian.

17. PENAWARAN ALTERNATIF


17.1. Peserta lelang harus menyampaikan penawaran sesuai dengan ketentuan dokumen lelang.
17.2. Penawaran alternatif tidak akan dipertimbangkan.

18. DOKUMEN PENAWARAN


18.1.Peserta lelang harus menyampaikan 1 (satu) dokumen penawaran asli dan diberi tanda
“ASLI” dan 2 (dua) dokumen penawaran rekaman yang masing-masing diberi tanda
“REKAMAN”. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen penawaran asli dan rekaman,

4
maka dokumen penawaran asli yang berlaku.
18.2.Dokumen penawaran asli dan rekaman harus ditandatangani oleh orang yang berhak atas
nama badan usaha peserta lelang sesuai dengan akta pendirian dan perubahannya, akta
pendirian cabang dan perubahannya.
18.3.Jika ada perubahan pada dokumen penawaran, maka perubahan tidak boleh dilakukan
dengan memberikan tipex. Perubahan dapat dilakukan dengan membuat dokumen baru atau
memberikan garis tepat pada kalimat/tulisan yang salah dan kemudian diparaf oleh orang
yang membuat penawaran.

D. PEMASUKAN PENAWARAN
19. SAMPUL DAN TANDA PENAWARAN
19.1.Sampul penawaran mencantumkan alamat pengguna Anggaran, serta tempat, hari, tanggal,
bulan, tahun dan jam pemasukan.
CONTOH SAMPUL PENAWARAN
Ditujukan Kepada : Penguna Anggaran Badan Kepegawaian Daerah
Cq. Unit Layanan Pengadaan Lingkup Badan Kepegawaian Daerah
Alamat : Jl. Dr. Setia Budi No.2 Purworejo
Paket Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun
Anggaran 2009
Pelelangan : Umum (Pascakualifikasi)
Hari : Rabu
Tanggal : 4 Maret 2009
Jam : 10.00 WIB (Penutupan)
Tempat : Ruang Bagelen Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Jl. Proklamasi No.2 Purworejo
19.2.Penyampaian dokumen penawaran menggunakan sistem 1 (satu) sampul.
19.3.Untuk sistem 1 (satu) sampul keseluruhan dokumen penawaran dijilid menjadi 1 (satu) buku
(Jaminan Penawaran Asli tidak dijilid) dan dimasukkan ke dalam satu sampul, yang mencakup
semua persyaratan yang ditentukan dalam dokumen lelang.
19.4.Peserta lelang harus menyegel dan menandai sampul penawaran (di-lak). Jika tidak disegel
dan ditandai, Panitia Pengadaan/ULP tidak bertanggung jawab apabila terjadi salah
penempatan atau pembukaan dini sampul penawaran oleh pihak yang tidak berkepentingan.

20. PENYAMPAIAN PENAWARAN


Penyampaian dokumen penawaran dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Langsung
Peserta lelang secara langsung menyampaikan dokumen penawaran ke dalam kotak/tempat
pemasukan dokumen penawaran yang telah disediakan oleh Panitia Pengadaan/ULP.
b. Melalui Pos
Dokumen penawaran yang dikirim melalui pos akan dicatat tanggal dan jam penerimaan oleh
Panitia Pengadaan/ULP. Panitia membuat Berita Acara penerimaan dokumen penawaran
yang sampul luarnya masih dalam keadaan tertutup yang selanjutnya dimasukkan kedalam
kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran.

21. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN


21.1.Penawaran harus disampaikan kepada Panitia Pengadaan/ULP paling lambat 30 (tiga puluh)
menit sebelum waktu pembukaan sampul sebagaimana jadwal dalam Lembar Data Lelang.
21.2.Panitia Pengadaan/ULP dapat mengundurkan batas akhir waktu pemasukan penawaran
dengan mencantumkan hal tersebut dalam addendum dokumen lelang.

22. PENAWARAN TERLAMBAT


22.1.Penawaran yang dimasukkan secara langsung jika batas waktu pemasukan dokumen
penawaran berakhir, Panitia Pengadaan/ULP menyatakan penyampaian dokumen ditutup,
menolak dokumen penawaran yang terlambat, dan menolak penambahan dokumen
penawaran
22.2.Penawaran yang dikirim melalui pos jika batas waktu pemasukan dokumen penawaran
berakhir, Panitia Pengadaan/ULP menolak dokumen penawaran.
22.3.Dokumen penawaran yang terlambat, dibuka sampul luarnya untuk mengetahui alamat calon
penyedia barang dan dokumen tersebut dikembalikan oleh Panitia Pengadaan/ULP setelah
diberi catatan tanggal dan jam penerimaan. Nama, alamat penawar, serta sampul luar
disimpan oleh Panitia Pengadaan/ULP.

23. PENARIKAN, PENGUBAHAN, PENGGANTIAN ATAU PENAMBAHAN DOKUMEN


PENAWARAN
Peserta lelang tidak boleh mengubah/menarik penawaran setelah memasukkan dalam kotak
penawaran.

5
E. PEMBUKAAN PENAWARAN DAN EVALUASI
24. PEMBUKAAN PENAWARAN
24.1.Panitia Pengadaan/ULP membuka dokumen penawaran di hadapan peserta lelang, pada
waktu dan tempat sesuai ketentuan dalam lembar data lelang.
24.2.Para calon penyedia Jasa yang hadir harus memperlihatkan identitas atau surat
keterangan/penugasan dari perusahaan untuk menghadiri pembukaan dokumen penawaran
dan menandatangani daftar hadir sebagai bukti kehadirannya.
24.3.Panitia meneliti isi kotak/tempat pemasukan dokumen penawaran dan menghitung jumlah
penawaran yang masuk. Jika penawaran kurang dari tiga Panitia tidak akan membuka
penawaran Selanjutnya pelelangan tidak dapat diteruskan dan akan dilakukan pelelangan
ulang dengan mengumumkan kembali dan mengundang peserta lelang yang baru.
24.4.Panitia meminta kesediaan sekurang-kurangnya dua wakil peserta lelang yang hadir sebagai
saksi. Apabila tidak terdapat saksi dari peserta pelelangan yang hadir, Panitia menunda
pembukaan kotak/tempat pemasukan sekurang-kurangnya dua jam. Setelah sampai waktu
yang telah ditentukan, wakil peserta lelang tetap tidak ada yang hadir, acara pembukaan
penawaran dilakukan dengan disaksikan oleh dua saksi di luar Panitia yang ditunjuk secara
tertulis oleh Panitia.
24.5.Panitia Pengadaan/ULP memeriksa, menunjukkan dan membacakan dihadapan para peserta
pelelangan mengenai dokumen penawaran yang terdiri dari:
a. surat penawaran yang menyebutkan masa berlaku penawaran
b. jaminan penawaran
c. daftar kuantitas dan harga/RAB
24.6.Panitia Pengadaan/ULP harus membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran (BAPP).

25. KERAHASIAAN PROSES


25.1.Proses evaluasi dokumen penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh Panitia
Pengadaan/ULP secara independen.
25.2.Informasi yang berhubungan dengan penelitian, evaluasi, klarifikasi, konfirmasi dan usulan
calon pemenang lelang tidak boleh diberitahukan kepada peserta lelang atau orang lain yang
tidak berkepentingan.
25.3.Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau
keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.

26. KLARIFIKASI DAN KONFIRMASI PENAWARAN


26.1.Untuk menunjang penelitian dan evaluasi dokumen penawaran, Panitia Pengadaan/ULP dapat
melakukan klarifikasi. Peserta lelang harus memberikan tanggapan atas klarifikasi. Klarifikasi
tidak boleh mengubah substansi dan harga penawaran. Klarifikasi dan tanggapan atas
klarifikasi harus dilakukan secara tertulis.
26.2.Terhadap hal-hal yang diperlukan, Panitia Pengadaan/ULP dapat melakukan konfirmasi
kepada peserta lelang dan instansi terkait.

27. PEMERIKSAAN PENAWARAN DAN PENAWARAN YANG MEMENUHI SYARAT


27.1.Penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang memenuhi syarat administrasi,
tanpa adanya penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.
Penawaran dengan penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat
adalah:
a. Jenis penyimpangan yang berpengaruh terhadap hal-hal yang sangat substantive dan akan
mempengaruhi lingkup, kualitas, dan hasil pekerjaan;
b. Substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen lelang;
c. Persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen lelang yang akan menimbulkan
persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta lelang yang memenuhi syarat.
27.2.Apabila penawaran tidak memenuhi ketentuan dokumen lelang, akan ditolak oleh Panitia
Pengadaan/ULP dan tidak dapat diperbaiki (post bidding) sehingga menjadi memenuhi syarat.

28. KOREKSI ARITMATIK


28.1.Koreksi aritmatik dapat dilakukan sebelum evaluasi dokumen penawaran, sebagai berikut:
a. Kesalahan kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga
disesuaikan dengan kuantitas yang tercantum dalam dokumen lelang.
b. Koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga dilakukan terhadap perkalian antara
kuantitas dengan harga satuan beserta penjumlahannya, sebagai berikut:
1) Harga satuan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga tidak boleh dikoreksi;
2) Apabila terdapat kesalahan hasil pengalian antara kuantitas dengan harga satuan dan
penjumlahan, maka dilakukan pembetulan dan yang mengikat adalah hasil koreksi;
3) Mata pembayaran yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam
harga satuan mata pembayaran yang lain, dan harga satuan dalam daftar kuantitas dan
harga tetap dibiarkan kosong;

6
4) Hasil koreksi aritmatik pada daftar kuantitas dan harga tersebut harus diberitahukan
kepada penawar dalam waktu secepatnya.
28.2.Bila penawar tidak dapat menerima jumlah penawaran hasil koreksi aritmatik, maka
penawarannya ditolak dan jaminan penawarannya disita.

29. MATA UANG UNTUK EVALUASI


Penawaran akan dievaluasi berdasarkan mata uang Rupiah.

30. EVALUASI PENAWARAN


30.1. Panitia Pengadaan/ULP hanya akan mengevaluasi penawaran yang memenuhi syarat.
30.2. Metoda evaluasi penawaran dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam data lelang.
30.3. Urutan pelaksanaan evaluasi penawaran adalah sebagai berikut :
a. Evaluasi administrasi
Evaluasi administrasi meliputi:
1) Surat penawaran;
a) Surat penawaran harus ditandatangani oleh Direktur perusahaan atau penerima
kuasa yang tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya, atau kepala
cabang perusahaan yang diangkat kantor pusat, atau pejabat yang menurut
perjanjian kerjasama.
b) Surat Penawaran ditujukan kepada Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian
Daerah Kabupaten Purworejo sesuai butir 19.1
c) Jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan
dalam dokumen lelang.
d) Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu
yang ditetapkan dalam dokumen lelang
e) Surat penawaran bertanggal dan bermeterai.
f) Harga penawaran adalah harga yang tercantum dalam Surat Penawaran Harga
(SPH) berdasarkan jumlah rincian Daftar Kuantitas dan Harga untuk seluruh item
pekerjaan.
g) Apabila ditemukan perbedaan penulisan antara angka dan huruf pada nilai
penawaran di SPH, maka yang dipakai adalah nilai dalam tulisan huruf.
2) Surat jaminan penawaran;
a) Diterbitkan oleh bank umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat) atau oleh
perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (surety bond)
yang mempunyai dukungan reasuransi sebagaimana persyaratan yang ditetapkan
oleh Menteri Keuangan.
b) Masa berlaku jaminan penawaran tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan
dalam dokumen lelang
c) Nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam surat jaminan
penawaran.
d) Besar jaminan penawaran tidak kurang dari nilai nominal yang ditetapkan dalam
dokumen lelang
e) Besar jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf.
f) Nama pihak terjamin yang menerima jaminan penawaran sama dengan nama
Pengguna Anggaran dalam dokumen lelang.
g) Paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang dilelang.
h) Isi surat jaminan penawaran harus sesuai dengan ketentuan dalam dokumen
lelang
Catatan : Apabila ada hal-hal yang kurang jelas dan/atau meragukan dalam surat
jaminan penawaran perlu diklarifikasi dengan pihak yang terkait tanpa
mengubah substansi dari jaminan penawaran.
3) Kopi bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) pajak penghasilan
(PPh) tahun terakhir dan fotokopi Surat Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29 sekurang-
kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir.

b. Evaluasi teknis
Evaluasi teknis meliputi:
1) Jadwal Pendistribusian Konsumsi diklat;
2) Daftar Menu lengkap (sesuai spesifikasi teknis);
3) Surat pernyataan mengikuti lelang sampai proses akhir lelang;
4) Syarat teknis lainnya yang ditentukan dalam dokumen lelang.
Catatan : Untuk persyaratan evaluasi teknis no urut 1 s/d 4 harus sesuai ketentuan yang
tertuang dalam dokumen lelang.

7
c. Evaluasi kewajaran harga
Harga dianggap tidak wajar jika:
1) mata pembayaran utama yang ditawar rendah tersebut mengakibatkan
persyaratan/spesifikasi teknis yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia
Jasa tidak terpenuhi (mempengaruhi kualitas pekerjaan).
2) setelah dilakukan klarifikasi, peserta lelang menyatakan tidak mampu melaksanakan
pekerjaan sesuai dokumen lelang

F. PEMENANG LELANG
31. KRITERIA PEMENANG
Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo akan menetapkan
pemenang lelang dari peserta lelang yang harga penawarannya terendah responsif dan memenuhi
syarat sesuai ketentuan dokumen lelang serta memenuhi syarat kualifikasi.

32. PENILAIAN KUALIFIKASI


Untuk pelelangan umum dengan pascakualifikasi, terhadap 3 (tiga) penawaran yang memenuhi
persyaratan dilakukan pembuktian kualifikasi.

33. HAK PENGGUNA ANGGARAN (PA) UNTUK MENERIMA DAN MENOLAK PENAWARAN
PA mempunyai hak untuk menerima atau menolak salah satu atau semua penawaran dan
membatalkan proses lelang setiap saat sebelum penetapan pemenang lelang, tanpa tuntutan dari
peserta lelang yang bersangkutan dan tanpa kewajiban memberikan alasan apapun kepada
peserta lelang, apabila dipandang seluruh penawaran tidak menunjukkan adanya persaingan yang
sehat, terjadi pengaturan bersama (kolusi), dan tidak cukup tanggap terhadap dokumen lelang.

34. PENUNJUKAN PENYEDIA JASA


34.1.Sebelum PA menunjuk penyedia jasa, Unit Layanan Pengadaan mengumumkan pemenang
lelang. Peserta lelang yang berkeberatan atas hasil penetapan pemenang lelang tersebut
dapat mengajukan sanggahan.
34.2.Sebelum akhir masa berlakunya penawaran, PA mengeluarkan Surat Penunjukan Penyedia
Jasa (SPPJ) yang menjadi bagian dokumen kontrak.

35. JAMINAN PELAKSANAAN


35.1.Dalam waktu selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ,
penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PA dengan nilai dan waktu
sesuai ketentuan dalam data lelang.
35.2.Jaminan pelaksanaan yang diserahkan penyedia jasa harus dikeluarkan oleh bank umum.
35.3.Apabila penyedia jasa yang ditunjuk sebagai pemenang lelang tidak menyerahkan jaminan
pelaksanaan selama 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPJ, maka penyedia
Jasa dinyatakan batal sebagai pemenang lelang dan disita jaminan penawarannya serta
dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
35.4.Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan
kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal Pelaksanaan Pekerjaan berakhir
berdasarkan kontrak.
35.5.Jaminan Pelaksanaan ditujukan kepada Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian Daerah
Kabupaten Purworejo paket pekerjaan Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan
Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009

36. PENANDATANGANAN KONTRAK


Penandatanganan kontrak dilakukan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah
diterbitkannya SPPJ dan penyedia jasa telah menyerahkan jaminan pelaksanaan.

37. UANG MUKA DAN JAMINAN UANG MUKA


Penyedia jasa yang menjadi pemenang lelang dapat menerima pembayaran uang muka sesuai
ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak setelah menyerahkan jaminan uang muka dengan
nilai sekurang-kurangnya 100% (seratus persen) dari besarnya uang muka.

38. LARANGAN PERSEKONGKOLAN


38.1.Penyedia jasa dilarang melakukan persengkongkolan dengan penyedia jasa lain dan atau
dengan panitia untuk mengatur dan/atau menentukan pemenang dalam pelelangan sehingga
mengakibatkan terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat.
38.2.Penyedia jasa dan panitia yang melakukan persekongkolan, dikenakan sanksi sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

39. PAKTA INTEGRITAS


39.1.Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi, korupsi dan
nepotisme (KKN) yang dibuat oleh penyedia jasa.

8
39.2.Penyedia Jasa harus menandatangani pakta integritas pada saat pemasukan dokumen
penawaran yang selanjutnya diikuti oleh Panitia Pengadaan/ULP dan Pengguna Anggaran.
39.3.Pakta integritas harus ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan atau
penerima kuasa dari direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta
pendirian atau perubahannya, atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor
pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.

9
BAB II LEMBAR DATA LELANG

1. LINGKUP PEKERJAAN
Nama Satuan Kerja : BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN
PURWOREJO
Nama Pengguna Anggaran : MASDUQI SIMOR, SH,KN
Nama paket pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan
II Tahun Anggaran 2009
waktu pelaksanaan pekerjaan : 228 (dua ratus dua puluh delapan) hari kalender dan/atau
disesuaikan dengan waktu efektif Pelaksanaan Diklat
Prajabatan Golongan I & II angkatan I sampai dengan VIII
Tahun Anggaran 2009

2. SUMBER DANA
Pekerjaan ini dibiayai dengan dana APBD Kabupaten Purworejo yang terinci dalam Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2009

3. PENJELASAN DOKUMEN LELANG


Penjelasan dokumen lelang akan dilaksanakan pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 24 Pebruari 2009
Pukul : 10.00 s.d. 11.30 WIB
Tempat : Ruang Bagelen Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
Jl. Proklamasi No.2 Purworejo

4. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN


Pembayaran dilakukan dalam mata uang rupiah dengan menggunakan sistem lumpsum dan
dilakukan setiap akhir angkatan diklat Prajabatan (Diklat Prajabatan dilaksanakan 8 (delapan)
angkatan).

5. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN


Masa laku penawaran selama 30 (tiga puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan
penawaran.

6. JAMINAN PENAWARAN
Besarnya jaminan penawaran sekurang-kurangnya adalah 3% (tiga persen) dari HPS atau
sekurang-kurangnya sebesar Rp 10.200.000,- (Sepuluh Juta Dua Ratus Ribu Rupiah).
Masa laku jaminan penawaran harus 28 (dua puluh delapan) hari kalender lebih lama dari masa
laku penawaran.

7. WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN


Waktu pemasukan penawaran:
Hari : Rabu s/d Rabu
Tanggal : 25 Pebruari 2009 s/d 4 Maret 2009
Pukul : 10.00 WIB (Penutupan)
Tempat : Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo
Jl. Dr. Setia Budi No.2 Purworejo

8. PEMBUKAAN PENAWARAN
Pembukaan penawaran:
Hari : Rabu
Tanggal : 4 Maret 2009
Pukul : 10.15 WIB

9. EVALUASI PENAWARAN
Metode evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur.

10. JAMINAN PELAKSANAAN


Nilai jaminan pelaksanaan sebesar 5% (lima persen) dari nilai kontrak yang dikeluarkan oleh bank
umum.

10
11. KUALIFIKASI PESERTA LELANG
Golongan : Kecil
Bidang : Jasa Boga/Katering
Sub bidang : Jasa Boga/Katering

12. DOKUMEN LELANG

Diluar sampul
diserahkan
sebelum Didalam sampul
NO DOKUMEN PENAWARAN
memasukkan SPH Penawaran Harga
kedalam kotak
Penawaran
Dokumen Administrasi
1 Jaminan Penawaran 1 Asli 3 Copi
2 Surat Penawaran Harga 1 Asli ; 2 Copi
3 Rincian Anggaran Biaya (RAB) 1 Asli ; 2 Copi
Bukti tanda terima penyampaian Surat
Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan
4 (PPh) tahun terakhir dan fotokopi Surat 3 Copi
Setoran Pajak (SSP) PPh pasal 29
sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir

Dokumen Teknis
1 Time Schedule/jadwal Pendistribusian
1 Asli ; 2 Copi
Konsumsi Diklat
2 Daftar Menu lengkap 1 Asli ; 2 Copi
3 Metode Kerja 1 Asli ; 2 Copi
4 Surat pernyataan mengikuti lelang sampai
1 Asli ; 2 Copi
akhir proses pelelangan

Dokumen Kualifikasi
1 Pernyataan minat untuk mengikuti
pengadaan 1 Asli ; 2 Copi

2 Pakta Integritas 1 Asli ; 2 Copi


3 Formulir isian penilaian kualifikasi 1 Asli ; 2 Copi
4 Akte Pendirian 3 Copi
5 Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP). 3 Copi
6 Dokumen NPWP dan PKP 3 Copi

11
BAB III BENTUK SURAT PENAWARAN, SURAT PERJANJIAN, DAN
SURAT KUASA
A. SURAT PENAWARAN

Kertas Kop Nama Perusahaan

Kepada

Yth. Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian Daerah


Kabupaten Purworejo
Cq. Unit Layanan Pengadaan
Lingkup Badan Kepegawaian Daerah
Jl. Dr. Setia Budi No.2 Purworejo
Di PURWOREJO

SURAT PENAWARAN HARGA (SPH)


Nomor : ......................................

Dalam rangka pengadaan pekerjaan yang dilakukan di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten
Purworejo, pada hari ……........ tanggal …………… untuk pekerjaan : PENGADAAN JASA
KONSUMSI DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN I DAN II TAHUN ANGGARAN 2009
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : …….......................
Jabatan : …….......................
Perusahaan : …….......................
Alamat : …….......................
NPWP/PKP : …….......................
dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan tersebut diatas, menyatakan bahwa:
1. Setelah mempelajari dokumen awal pengadaan dan addendum dokumen pengadaan serta
telah mendapatkan penjelasan dari Panitia Pengadaan/ULP, dengan ini kami bersedia
melaksanakan pekerjaan tersebut diatas berdasarkan jenis kontrak Lumpsum sesuai dengan
Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) serta Berita Acara Penjelasan Pekerjaan (BAP) serta
addendum yang telah ditetapkan, dengan harga penawaran dan sudah terhitung PPn 10%
adalah sebesar Rp ...................... (…………………..)
2. Harga penawaran tersebut diatas maupun harga-harga satuan terlampir berlaku mengikat
sampai ................... (.........................) hari kalender terhitung dari tanggal penawaran ini,
kecuali jika sebelum berakhirnya waktu tersebut diatas pelaksanaan pekerjaan diserahkan
kepada kami, dalam hal ini tetap berlaku harga penawaran maupun harga-harga satuan
terlampir sampai selesainya pelaksanaan pekerjaan.
3. Sanggup melaksanakan penyediaan konsumsi sesuai jadwal Penyelenggaraan Diklat
Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009 terhitung sejak tanggal diterbitkannya Surat
Keputusan Penunjukan Penyedia Jasa (SKPPJ).
Demikian Surat Penawaran Harga (SPH) ini dibuat dengan sebenar-benarnya, untuk dipergunakan
sebagaimana mestinya.

Yang mengajukan penawaran


CV/PT ……..........................

Materai Rp.6000
Tanda tangan & cap perusahaan

Nama Jelas
Direktur

12
A.1. LAMPIRAN SURAT PENAWARAN
A.1.a. Rincian Anggaran Biaya (RAB)

Kertas Kop Nama Perusahaan

RINCIAN ANGGARAN BIAYA (RAB)


Kegiatan : Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Gol.I dan
II
Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Gol.I
dan II Tahun Anggaran 2009.
Sumber Dana : APBD II
Tahun Anggaran : 2009

1 2 3 4 5 6 7

Total Tempat Serah


No. Uraian Satuan Volume Harga Satuan
Harga Terima

Makan Pagi, Siang


Gedung Diklat
1 dan MalamPeserta Porsi 16.728
Kutoarjo
angkatan I s.d.VIII
2 Makan Pagi, Siang Porsi 4.080 Gedung Diklat
dan Malam Panitia Kutoarjo
dan Widyaiswara
3 Snack Pagi dan Porsi 11.152 Gedung Diklat
Sore Peserta Kutoarjo
angkatan I s.d. VIII
4 Snack Pagi dan Porsi 2.720 Gedung Diklat
Sore Panitia dan Kutoarjo
Widyaiswara
5 Snack Pembukaan Porsi 240 Gedung Diklat
atau Penutupan Kutoarjo
Diklat Prajabatan
Jumlah
PPN 10%
Total Penawaran

Terbilang : ..............................................

.......................,......................2009

Penawar
CV. ...............................................

Nama
Jabatan

13
A.1.b. Time Schedule / Jadwal Pendistribusian Konsumsi Diklat

KERTAS KOP NAMA PERUSAHAN

TIME SCHEDULE/JADWAL PENDISTRIBUSIAN KONSUMSI DIKLAT


ANGKATAN KE : ………………………

Kegiatan : Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Gol.I dan


II
Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Gol.I
dan II Tahun Anggaran 2009.
Sumber Dana : APBD II
Tahun Anggaran : 2009

Jadwal Pendistribusian konsumsi


Ket.
Hari ke
No
Uraian Kegiatan
. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 1 1 1 1 1 1 1
1 2 3 4 5 6 7 8
1 1 1 1 1 1 1 1 1 2
1 2 3 4 5 6 7 8 9 12 21
0 1 3 4 5 6 7 8 9 0
1. Makan Pagi

2. Makan Siang

3. Makan Malam

4. Snack Pagi

5. Snack Siang

6. Snack
Pembukaan

7. Snack
Penutupan

………….. , ……………
2009

Penawar
PT/CV/Fa/Koperasi ………….

( Nama Terang )
Direktur

14
A.1.c Daftar Menu Lengkap

KERTAS KOP NAMA PERUSAHAN

DAFTAR MENU LENGKAP

Kegiatan : Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Gol.I


dan II
Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan
Gol.I dan II Tahun Anggaran 2009.
Sumber Dana : APBD II
Tahun Anggaran : 2009

I. Menu Snack Pembukaan/Penutupan


Terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst

II. DAFTAR MENU HARIAN


1. Daftar Menu Hari Ke-1
a. Menu Makan Pagi terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst
b. Menu Makan Siang terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst
c. Menu Makan Malam terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst
d. Menu snack Pagi terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst
e. Menu Snack Siang terdiri dari :
- ………………..
- ………………..
- ………………..
- dst

2. Daftar Menu Hari Ke-2


……………. dst

15
………….. , …………… 2009

Penawar
PT/CV/Fa/Koperasi ………….

( Nama Terang )
Direktur
A.1.d Metode Kerja

KERTAS KOP NAMA PERUSAHAN

METODE KERJA

Kegiatan : Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Gol.I dan


II
Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Gol.I
dan II Tahun Anggaran 2009.
Sumber Dana : APBD II
Tahun Anggaran : 2009

Hal-hal yang perlu diperinci dalam lampiran ini antara lain :


- cara penyajian
- uraian mengenai peralatan yang akan digunakan
- personil yang ditugaskan

………….. , …………… 2009

Penawar
PT/CV/Fa/Koperasi ………….

( Nama Terang )
Direktur

16
A.1.e Surat Pernyataan Mengikuti Lelang

KERTAS KOP NAMA PERUSAHAN

SURAT PERNYATAAN
Nomor : ………………

Yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama : ………………………..
Jabatan : ………………………..
Alamat : ………………………..

Dengan ini menyatakan , bahwa kami bersedia untuk mengikuti seluruh proses lelang
pekerjaan Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009 ,
dan apabila perkerjaan tersebut dipercayakan kepada perusahaan kami, maka kami akan sanggup
dan bersedia untuk :

1. Mengadakan voorfinanciering.
2. Tunduk kepada peraturan yang berlaku.

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan
sebagaimana mestinya .

………….. , …………… 2009


Penawar
PT/CV/Fa/Koperasi ………….

Materai Rp. 6000,-bertanggal

Cap dan Tanda Tangan

( Nama Terang )
Direktur

17
B. BENTUK SURAT PERJANJIAN

SURAT PERJANJIAN
Nomor :...........................

ANTARA
PENGGUNA ANGGARAN BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJO

DAN

.......................................................................................................................................
(nama perusahaan)

UNTUK

MELAKSANAKAN PEKERJAAN JASA KONSUMSI DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN II TAHUN


ANGGARAN 2009

Surat Perjanjian ini dibuat di .................................. pada hari ................................. tanggal


..................................... bulan ...................................tahun ......................................................
(tempat, tanggal, bulan dan tahun penandatanganan Surat Perjanjian) antara ………………………
…………………………………………………………………... (nama PA Badan Kepegawaian Daerah
Kabupaten Purworejo), selanjutnya disebut PIHAK KESATU,
dan
……..…………………………………………………………… (nama pemimpin perusahaan yang
mengikat perjanjian), selanjutnya disebut PIHAK KEDUA,
termasuk semua lampiran yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan yang selanjutnya
disebut KONTRAK tertanggal……………...................2009.
MAKA DENGAN INI Kedua Belah Pihak menyetujui semua ketentuan yang tercantum dalam pasal-
pasal berikut:
1. Kata-kata dan ungkapan-ungkapan dalam surat perjanjian ini mempunyai arti yang sama
sebagaimana yang dituangkan di dalam syarat-syarat surat perjanjian di bawah ini.
2. PIHAK KEDUA harus melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan Pengadaan Jasa Konsumsi
Diklat Prajabatan Golongan II Tahun Anggaran 2009 sesuai dengan surat perjanjian ini dan
lampirannya (kontrak). Waktu pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan Jadwal
Penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan II Tahun Anggaran 2009 Angkatan I sampai
dengan Angkatan VIII yang akan ditetapkan oleh Pengguna Anggaran Badan Kepegawaian
Daerah Kabupaten Purworejo dan atau selama 144 hari kerja
3. Dokumen Kontrak yang ditentukan di bawah ini harus dibaca serta merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari kontrak, yaitu:
a. Surat Perjanjian ;
b. Surat Penunjukan Penyedia Jasa;
c. Surat Penawaran;
d. Addendum Dokumen Lelang (bila ada);
e. Syarat-Syarat Khusus Kontrak;
f. Syarat-Syarat Umum Kontrak;
g. Spesifikasi Teknis;
h. Daftar Kuantitas dan Harga;
j. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.
4. Syarat-syarat Dokumen Kontrak mengikat Kedua Belah Pihak, kecuali diubah dengan
kesepakatan bersama.
5. Sesuai dengan ketentuan kontrak:
a. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat, tepat
waktu dan penuh tanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan yang dirinci dalam
kontrak.

18
b. PIHAK KEDUA wajib melaksanakan, menyelesaikan dan memperbaiki seluruh pekerjaan
sesuai ketentuan kontrak, sampai diterima dengan baik oleh PIHAK KESATU.
6. Sesuai dengan ketentuan kontrak:
a. PIHAK KESATU wajib menyediakan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.
b. PIHAK KESATU wajib membayar kepada PIHAK KEDUA atas pelaksanaan, penyelesaian, dan
perbaikan pekerjaan berdasarkan hasil pengukuran, harga satuan pekerjaan yang tercantum
dalam Daftar Kuantitas dan Harga.
7. Harga kontrak termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) diperoleh dari perkiraan kuantitas
pekerjaan dan harga satuan pekerjaan yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga
adalah Rp. …....…......… (……………..………………………)
8. Surat Perjanjian ini berlaku dan mengikat Kedua Belah Pihak sejak tanggal ditandatangani.
Surat Perintah Mulai Kerja diterbitkan setelah Surat Perjanjian ditandatangani.
9. Kecuali jika disepakati lain oleh Kedua Belah Pihak, alamat PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA
adalah:
Alamat PIHAK KESATU
…................................................. (nama dan alamat kantor/satuan kerja/proyek/bagian proyek)
Alamat PIHAK KEDUA
…...........................................…… (nama dan alamat kantor penyedia jasa)
10.Dengan tidak mengurangi kekuatan Pasal 43. Syarat-Syarat Umum Kontrak dan Syarat-Syarat
Khusus Kontrak, Kedua Belah Pihak setuju bahwa untuk perjanjian ini memilih tempat kediaman
yang tetap dan seandainya perselisihan yang tidak dapat dimusyawarahkan (melalui mediasi,
konsiliasi, dan arbitrase), maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk menyelesaikan perselisihan
melalui kantor Panitera Pengadilan Negeri Purworejo.

DENGAN DEMIKIAN, Kedua Belah Pihak telah sepakat untuk menandatangani Surat Perjanjian ini
pada tanggal tersebut di atas.

PIHAK KEDUA PIHAK KESATU


(nama, jabatan, nama perusahaan) (kepala kantor/satuan
meterai Rp. 6.000,- kerja/proyek/ bagian proyek)
bertanggal, tanda tangan, cap meterai Rp. 6.000,-
(...................................) bertanggal, tanda tangan, cap
(nama jelas) ( ................................. )
(nama jelas)

19
C. BENTUK SURAT KUASA

KOP PERUSAHAAN

SURAT KUASA
Nomor :..........................

Yang bertandatangan di bawah ini:


Nama : ................................................................................
Jabatan : Direktur Utama/Direktur PT/CV ...................................
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris
............................................. di ........................ No ....................... tanggal ......................... beserta
perubahannya yang berkedudukan di.................................... (alamat perusahaan) yang selanjutnya
disebut sebagai Pemberi Kuasa.
Memberi kuasa kepada :
Nama : ................................................................................
Jabatan : ................................................................................
Yang diangkat berdasarkan Akta Notaris ............................di .................... No................... tanggal
.........................beserta perubahannya yang berkedudukan di....................... (alamat perusahaan)
yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.
Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran
pekerjaan ...............................................................................beserta lampirannya.
Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain.

..............., .......................200....
Penerima Kuasa Pemberi Kuasa

Materai Rp. 6.000,-


bertanggal, tandatangan,
cap perusahaan.
............................... .............................
(nama dan jabatan) (nama dan jabatan)

20
DOKUMEN KUALIFIKASI

Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan


Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009

Badan Kepegawaian Daerah


Kabupaten Purworejo
Tahun Anggaran 2009

Dokumen Kualifikasi terdiri dari:


(a) Surat Pernyataan Minat
(b) Pakta Integritas
(c) Formulir Isian Kualifikasi
Dokumen Kualifikasi (a)

SURAT PERNYATAAN MINAT


UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN JASA KONSUMSI DIKLAT PRAJABATAN
GOLONGAN II TAHUN ANGGARAN 2009

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : __________[nama wakil sah jika badan usaha]

Jabatan : __________

Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi
untuk __________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
dan atas nama

Alamat : __________

Telepon/Fax : __________

Email : __________

menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan


dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo, tahun anggaran
2009, maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan
Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009 sampai
selesai.

Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung
jawab.

__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20__

PT/CV/Firma/Koperasi
__________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]

[tanda tangan]

(nama lengkap wakil sah badan usaha)


[jabatan]

[Jika Kemitraan maka cantumkan tanda


tangan dan nama setiap anggota
Kemitraan]

22
Dokumen Kualifikasi (b)

PAKTA INTEGRITAS

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dalam rangka pengadaan Jasa Konsumsi Diklat
Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009 pada Badan Kepegawaian Daerah
Kabupaten Purworejo, dengan ini menyatakan bahwa saya:

1. Tidak akan melakukan praktek KKN;

2. Akan melaporkan kepada pihak yang berwajib/berwenang apabila mengetahui ada indikasi
KKN di dalam proses pengadaan ini;

3. Dalam proses pengadaan ini, berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan,
dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara
optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik mulai dari penyiapan penawaran, pelaksanaan,
dan penyelesaian pengadaan barang ini;

4. Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam PAKTA INTEGRITAS ini,
saya bersedia dikenakan sanksi moral, sanksi administrasi serta dituntut ganti rugi dan
pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20__

1. Pengguna Anggaran : ......................................... MASDUQI SIMOR, SH,KN

2. Tim Unit Layanan Pengadaan : ......................................... PUGUH TRIHATMOKO,SH

......................................... EDY SUBAGYO

......................................... ENDARYANTO

......................................... LELY NURHIDAYATI, SE

......................................... MALIKUL ADIL

3. Penyedia Jasa .......................................... (nama jelas)

23
Dokumen Kualifikasi (c)

FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : __________[nama wakil sah jika badan usaha]

Jabatan : __________[cantumkan jabatan dalam perusahaan]

Bertindak : PT/CV/Firma/Koperasi
untuk ____________________[pilih yang sesuai dan cantumkan
dan atas nama nama]

Alamat : __________

Telepon/Fax : __________

Email : __________

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:

1. Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan


Surat __________[sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa, disebutkan
secara jelas nomor akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya];

2. Saya/Perusahaan saya tidak sedang dinyatakan pailit atau kegiatan usahanya tidak
sedang dihentikan atau tidak sedang menjalani sanksi pidana atau sedang dalam
pengawasan pengadilan;

3. Saya tidak pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang
berkaitan dengan kondite profesional saya;

4. Saya tidak sedang dan tidak akan terlibat pertentangan kepentingan dengan para
pihak yang terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses pengadaan ini.

5. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut:

A. Data Administrasi

1. Umum

Nama (PT/CV/Firma/
1. Koperasi) : __________
[pilih yang sesuai]

Pusat Cabang
2. Status :

Alamat : __________

No. Telepon : __________


3.
No. Fax : __________

E-Mail : __________

24
Alamat Kantor Pusat :
[diisi jika Peserta Pengadaan
No. Telepon : adalah cabang
4.
No. Fax : perusahan/bukan perusahaan
pusatnya]
E-Mail :

B. Izin Usaha

____________________ Tanggal
No. IUJK/SIUP/SIUI/TDP* :
__________

Masa berlaku izin usaha : __________

Instansi pemberi izin usaha : __________


* Pilih yang sesuai

C. Landasan Hukum Pendirian Perusahaan

1. Akta Pendirian PT/CV/Firma/ Koperasi


a. Nomor Akta : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________
2. Akta Perubahan Terakhir
a. Nomor Akta : __________
b. Tanggal : __________
c. Nama Notaris : __________

D. Pengurus

1. Komisaris (untuk PT)

No. Nama No. KTP Jabatan dalam Perusahaan

2. Direksi/Penanggung Jawab/Pengurus Perusahaan

No. Nama No. KTP Jabatan dalam Perusahaan

25
E. Data Keuangan

1. Susunan Kepemilikan Saham (untuk PT)/Susunan Persero (untuk CV/Firma)

No. Nama No. KTP Alamat Persentase

2. Pajak

1.Nomor Pokok Wajib Pajak : __________

2. Bukti Pelunasan Pajak Tahun


: __________
terakhir Nomor/Tanggal

3. Laporan bulanan PPh/PPN tiga


: __________
bulan terakhir Nomor/ Tanggal

F. Data Pengalaman Perusahaan (nilai 3 paket tertinggi pengalaman di bidang/subbidang


yang sesuai)

Pemberi Tugas
/ Pejabat Tanggal Selesai
Kontrak *)
Nama Bidang/ Pembuat Menurut
Paket Sub Komitmen
No.
Pengadaan Bidang Lokasi
Jasa Pengadaan BA.
Alamat/ No /
Nama Nilai Kontrak Serah
Telepon Tanggal
Terima

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

G. Modal Kerja

Surat dukungan keuangan dari Bank: [cantumkan sekurang-kurangnya 5% (lima


persen) dari nilai proyek atau nilai paket pengadaan barang, kecuali Usaha Kecil
termasuk Koperasi Kecil]

Nomor : __________
Tanggal : __________

26
Nama Bank : __________
Nilai : __________

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab.
Jika pada kemudian hari ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar
dan ada pemalsuan maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi, yaitu dimasukkan
dalam daftar hitam untuk jangka waktu selama 2 (dua) tahun, dan sanksi perdata dan
pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

__________[tempat], __[tanggal] __________[bulan] 20__

PT/CV/Firma/Koperasi
__________[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]

[rekatkan materai Rp 6.000,-


bubuhkan tanda tangan dan cap perusahaan]

(nama lengkap wakil sah/Penyedia Jasa)


[jabatan jika badan usaha]
BAB IV SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK
A. KETENTUAN UMUM
1. DEFINISI
Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti
seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini.
a. PA adalah pemilik pekerjaan yang bertanggungjawab atas pengadaan barang/jasa dalam
lingkungan kantor/satuan kerja.
b. Pemberi tugas adalah Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo, dalam hal ini
dipegang oleh Pengguna Anggaran.
c. Unit Layanan Pengadaan (ULP) adalah tim yang diangkat berdasarkan Keputusan Bupati
Purworejo untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa lingkup Badan Kepegawaian
Daerah Kabupaten Purworejo.
d. Panitia pengawas adalah pejabat atau orang yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo, bertugas untuk mengawasi
pelaksanaan pengadaan jasa sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam dokumen
lelang.
e. Penyedia Barang/Jasa adalah suatu Badan Usaha yang memiliki SIUP masih berlaku dari
Pemerintah Kabupaten/Kota domisili peserta lelang dengan bidang, sub bidang dan kualifikasi
sesuai lembar data lelang.
f. Kontrak adalah perikatan hukum antara PA dengan Penyedia Barang/Jasa dalam pelaksanaan
pengadaan barang/jasa.
g. Kontrak lumpsum adalah kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan
dalam batas waktu tertentu, dengan jumlah harga yang pasti dan tetap, dan semua resiko yang
mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung oleh penyedia
barang/jasa.
h. Dokumen kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hokum antara PA
dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan, yang terdiri dari
dan dengan urutan kekuatan hukum sebagai berikut :
1) Surat perjanjian;
2) Surat penunjukan Penyedia Jasa;
3) Surat penawaran;
4) Addendum dokumen lelang (bila ada);
5) Syarat-syarat khusus kontrak;
6) Syarat-syarat umum kontrak;
7) Spesifikasi teknis;
8) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak;
i. Harga kontrak adalah harga yang tercantum dalam surat penunjukan Penyedia Jasa yang
selanjutnya disesuaikan menurut ketentuan kontrak;
j. Hari adalah hari kalender; bulan adalah bulan kalender;
k. Pembayaran adalah kewajiban PA yang diberikan kepada Penyedia jasa atas prestasi
pekerjaan yang telah dilaksanakan;
l. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh pelaksana kegiatan kepada Penyedia

27
Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan;
m. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Jasa yang dinyatakan pada Surat
Perintah Mulai Kerja (SPMK), yang dikeluarkan oleh PA;
n. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pekerjaan, dinyatakan dalam
berita acara penyerahan pekerjaan yang diterbitkan oleh PA;
o. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PA dan Penyedia Barang/Jasa, atau
ditunjuk oleh pengadilan negeri, atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase, untuk memberikan
putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase;

2. PENERAPAN
2.1. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa
melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
2.2. Dokumen kontrak harus diinterpretasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut :
a. Surat Perjanjian;
b. Surat Penawaran;
c. Addendum dokumen lelang (jika ada);
d. Syarat-syarat khusus kontrak;
e. Syarat-syarat umum kontrak;
f. Spesifikasi teknis;
g. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.

3. ASAL PENYEDIA
Jasa Konsumsi untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Jasa nasional
yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

4. ALAMAT PENYEDIA JASA


Apabila alamat kantor Rekanan ada yang tidak sama dengan yang tercantum dalam surat-surat asli
sebagaimana dimaksud dalam dokumen kualifikasi dan dokumen penawaran,yaitu:
a. Surat Penawaran Harga;
b. SIUP;
c. NPWP dan PKP;
d. Surat Jaminan Penawaran;
maka alamat yang digunakan alamat terakhir sesuai dengan Surat Keterangan Domisili dari
Lurah setempat.

5. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI


Penyedia Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada
kaitannya dengan kontrak di luar keperluan dari pekerjaan yang tersebut dalam kontrak, kecuali
lebih dahulu mendapat ijin tertulis dari PA

6. HAK PATEN, HAK CIPTA, DAN MERK


Apabila Penyedia Jasa menggunakan hak paten, hak cipta dan merek dalam pelaksanaan
pekerjaan, maka menjadi tanggungjawab Penyedia Jasa sepenuhnya dan PA dibebaskan dari
segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten, hak cipta dan merek.

7. JAMINAN
7.1 Penyedia jasa harus menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PA yang besarannya
ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak sebelum dilakukan penandatanganan kontrak.
7.2 Besarnya Jaminan Pelaksanaan bagi penawaran yang dinilai terlalu rendah (lebih kecil dari
80% (delapan puluh persen) dari HPS, dinaikan menjadi sekurang-kurangnya persentase
jaminan pelaksanaan yang telah ditetapkan dalam dokumen lelang dikalikan 80% (delapan
puluh persen) HPS

8. PEMBAYARAN
8.1.Pembayaran dilaksanakan setelah penyedia jasa menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal
waktu penyelenggaran diklat per angkatan.
8.2.Pengguna Anggaran harus sudah membayar kepada Penyedia Jasa selambat-lambatnya
dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Jasa telah mengajukan tagihan
pembayaran yang telah disetujui Pelaksana Kegiatan.

9. HARGA DAN SUMBER DANA


9.1. PA membayar kepada Penyedia Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan
kontrak.
9.2.Kontrak pekerjaan ini dibiayai dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

28
(APBD) Kabupaten Purworejo yang terinci didalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)
Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2009.

10. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PA


PA memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PA dan Penyedia Jasa dalam kapasitas
sebagai pemilik pekerjaan.

11. SURAT KEPUTUSAN MULAI KERJA (SPMK)


11.1. PA harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak
penandatanganan kontrak.
11.2. Dalam SPMK dicantumkan waktu pelaksanaan pekerjaan yang disesuai dengan jadwal
penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan II Tahun Anggaran 2009.
11.3. Penyedia Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang
sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini.

12. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK


12.1. Hak dan kewajiban PA
a. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh PenyediaJasa.
b. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan
oleh penyedia jasa.
c. Membayar pekerjaan sesuai dengan harga kontrak yang telah ditetapkan kepada pihak
penyedia jasa dan dibayarkan kepada penyedia jasa setiap kali penyelesaian pekerjaan
dalam 1 (satu) angkatan diklat prajabatan.
d. Memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh pihak penyedia
jasa untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan kontrak.
e. Memberikan instruksi kepada penyedia jasa untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

12.2. Hak dan kewajiban Penyedia Jasa


a. Menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah
ditentukan dalam kontrak.
b. Berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari pihak PA untuk
kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.
c. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodic kepada pihak pengguna jasa
d. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadual pelaksanaan pekerjaan
yang telah ditetapkan dalam kontrak
e. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang
dilakukan oleh PA
f. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam
maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh/gangguan kepada
masyarakat maupun miliknya, sebagai akibat polusi, kebisingan dan kerusakan lain yang
disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa.

13. CACAT MUTU


13.1. Tim Pengawas Barang/Jasa wajib memeriksa makanan yang akan disajikan oleh penyedia
jasa, bila terdapat ketidaksesuaian dengan spesifikasi yang telah ditentukan, Tim Pengawas
Barang/Jasa dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk mengganti sesuai dengan
spesifikasi yang ditentukan selambat-lambatnya sebelum waktu penyajian sesuai jadwal;
13.2. Pelaksana Kegiatan dapat meminta pihak ketiga untuk menyediakan menu pengganti bila
Penyedia Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu yang telah ditentukan dengan biaya
dibebankan kepada Penyedia Jasa.

14. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN


14.1. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat
khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.
14.2. PA harus menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal
penandatanganan kontrak.
14.3. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai
100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara
penyerahan Jasa yang disetujui pelaksana kegiatan.

15. KETERLAMBATAN PENDISTRIBUSIAN KONSUMSI


Apabila Penyedia Jasa terlambat melaksanakan pendistribusian konsumsi sesuai jadwal, maka PA
memberikan peringatan secara tertulis, apabila penyedia jasa melakukan keterlambatan
pendistribusian konsumsi lebih dari 3 (tiga) kali kerlambatan dan telah diperingatkan secara tertulis
oleh PA, berlaku ketentuan butir 19.4.

16. JANGKA WAKTU GARANSI

29
16.1. Jangka waktu untuk memperbaiki cacat mutu menu konsumsi yang tidak sesuai spesifikasi
teknis selambat-lambatnya dilakukan sebelum jadwal penyajiannya.
16.2. Segala pembiayaan yang diperlukan untuk pekerjaan selama waktu garansi, sepenuhnya
menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.

17. PENGGUNAAN PENYEDIA BARANG/JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI


17.1. Apabila Penyedia Jasa yang ditunjuk adalah Penyedia Jasa usahakecil/koperasi, maka
pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh Penyedia Jasa yang ditunjuk dan dilarang
diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain.
17.2. Yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha
kecil termasuk koperasi dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus
kontrak.

18. KEADAAN KAHAR


18.1. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para
pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.
18.2. Yang digolongkan keadaan kahar adalah :
a. Peperangan;
b. Kerusuhan;
c. Revolusi;
d. Bencana alam: banjir, gempa bumi, badai, gunung meletus, tanah longsor, wabah
penyakit, dan angin topan;
e. Pemogokan;
f. Kebakaran;
g. Gangguan industri lainnya diluar kemampuan para pihak.
18.3. Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan
atau kelalaian para pihak.
18.4. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan
kahar tidak dapat dikenai sanksi.
18.5. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung
kerugian akibat terjadinya keadaan kahar, ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.
18.6. Bila terjadi keadaan kahar, maka Penyedia Jasa memberitahukan kepada PA selambat-
lambatnya dalam waktu 1 x 24 jam setelah terjadinya keadaan kahar.
18.7. Bila keadaan sudah pulih normal, maka secepat mungkin Penyedia Jasa memberitahukan
kepada PA bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan, dengan
ketentuan:
a. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. Apabila harus
diperpanjang, maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat
melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar dan tetap mengikuti jadwal
penyelenggaraan diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009;
b Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar, Penyedia Jasa
berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat
penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu
tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati;
c. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan
sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 14 (empat belas) hari, maka salah satu
pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 7 (tujuh) hari sebelumnya
dan setelah itu Penyedia Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai
dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 19.

19. ITIKAD BAIK


19.1. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan
kewajiban yang terdapat dalam kontrak.
19.2. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan
kepentingan masing-masing pihak. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan,
maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

20. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK


20.1. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.
20.2. Penghentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar)
kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan
di dalam kontrak.
20.3. Dalam hal kontrak dihentikan, maka Anggaran wajib membayar kepada Penyedia Jasa
sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dilaksanakan.
20.4. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Jasa cidera janji atau tidak memenuhi
kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak.
20.5. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi, kecurangan

30
atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan, dalam hal
ini :
a. Penyedia Jasa dapat dikenakan sanksi yaitu :
1) Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas Daerah;
2) Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Jasa (jika ada uang muka);
3) Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.
b. PA dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang
Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
20.6. Pemutusan kontrak oleh PA Sekurang-kurangnya 7 (tujuh) hari setelah PA menyampaikan
pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Jasa untuk
kejadian tersebut di bawah ini, PA dapat memutuskan kontrak. Kejadian dimaksud adalah :
a. Penyedia Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal
mulai kerja.
b. Penyedia Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan, sebagaimana
dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran.
c. Penyedia Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut.
d. Penyedia Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan.
e. Penyedia Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PA dan pernyataan
tersebut berpengaruh besar pada hak, kewajiban, atau kepentingan PA; Terhadap
pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci
dalam huruf a. sampai e di atas, Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak
diberlakukan. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang
diuraikan dalam huruf a. sampai e. Penyedia Jasa dimasukkan dalam daftar hitam dan
tidak boleh mengikuti pengadaan barang/jasa selama 2 tahun
20.7. Prosedur pemutusan kontrak
Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak,
sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut Penyedia Jasa harus:
a. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan
pemutusan kontrak;
b. Membuat laporan kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan kepada PA;
c. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PA.
20.8. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak, PA tetap membayar hasil pekerjaan (jumlah menu
konsumsi) yang telah dilaksanakan oleh Penyedia Jasa
20.9. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak, Penyedia Jasa tidak bertanggung jawab lagi
atas pelaksanaan kontrak.

21. PENYELESAIAN PERSELISIHAN


21.1. Penyelesaian perselisihan dapat melalui:
a. Di luar pengadilan, yaitu dengan cara musyawarah, mediasi, konsiliasi atau arbitrase di
Indonesia;
b. Pengadilan.
21.2. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak.
21.3.Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai
keputusan akhir.

22. BAHASA DAN HUKUM


Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia.

23. PERPAJAKAN
23.1.Penyedia Jasa harus mengetahui, memahami dan patuh terhadap semua peraturan
perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan
dalam penawaran.
23.2.Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan
penawaran harus dilakukan penyesuaian.

24. DENDA DAN GANTI RUGI


24.1 Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Jasa, sedangkan ganti rugi
adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PA karena terjadinya cidera janji terhadap
ketentuan yang tercantum dalam kontrak.
24.2.Besarnya denda kepada Penyedia Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1
‰ (satu per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan.
24.3.Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PA atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar
bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar, berdasarkan tingkat suku bunga yang
berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia, atau dapat diberikan kompensasi
sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak.

31
24.4.Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus
kontrak.

25. SERAH TERIMA PEKERJAAN


25.1.Sebelum penyedia jasa melaksakan pekerjaannya untuk satu kali angkatan diklat (18 hari
kerja), penyedia jasa wajib membuat rencana daftar menu yang akan disajikan kepada PA
sebagai dasar penyerahan pekerjaan secara harian.
25.2.PA memerintahkan panitia pemeriksa barang untuk melakukan pemeriksaan harian terhadap
menu konsumsi yang dikirim oleh Penyedia Jasa, apabila terdapat kekurangan dan/atau
cacat, penyedia jasa wajib mengganti, kemudian tim pengawas pengadaan barang/jasa
melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak, maka
dibuat berita acara penyerahan pekerjaan.
25.3. Penyedia jasa wajib mengganti menu konsumsi yang dikirim jika mengalami kerusakan/cacat.
25.4.Apabila Penyedia Jasa tidak melaksanakan kewajiban mengganti/memperbaiki selama masa
garansi sesuai kontrak, maka Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam
selama 2 (dua) tahun.
25.5 Penyerahan Konsumsi dilaksanakan di Gedung Diklat Badan Kepegawaian Daerahyang
beralamat di Jl. S. Parman No.93 Kutoarjo

B. KETENTUAN KHUSUS
26. STANDAR MENU KONSUMSI
26.1 Standar Menu Konsumsi adalah ketentuan mengenai menu makanan dan minuman yang
disediakan oleh Penyejia Jasa harus sesuai dengan standar yang disebutkan dalam
spesifikasi teknis
26.2 Menu konsumsi yang di sajikan oleh Penyedia Jasa harus memenuhi standar hygenitas baik
bahan baku yang diolah, cara pengolahan maupun penyajiannya.
26.3 Penyedia jasa menjamin kelayakan konsumsi terhadap menu makanan dan minuman yang
disajikan dan bertanggung jawab atas kemungkinan terjadinya kondisi gangguan kesehatan
yang disebabkan karena pengkonsumsian makanan dan minuman yang disajikan.

27. PENYAJIAN MENU KONSUMSI


27.1 Menu makan pagi, makan siang dan makan malam disajikan secara prasmanan dengan
menyiapkan peralatan makan dan minum sekurang-kurangnya sesuai dengan kuantitas porsi
makanan yang disajikan
27.2 Menu snack dan minuman disajikan secara prasmanan dengan menyiapkan piring kecil dan
gelas minum sekurang-kurang sesuai dengan kuantitas snack dan minuman yang disajikan
27.3 Penyedia Jasa menugaskan personil yang sesuai dengan bidang keahliannya dalam
memberikan pelayanan jasa konsumsi.

28. PEMERIKSANAAN DAN PENGUJIAN


28.1. Pemeriksanaan dan pengujian adalah ketentuan tentang pihak PA mempunyai hak untuk
melakukan pemeriksanaan dan pengujian atas menu konsumsi yang disajikan untuk
memastikan kecocokannya dengan spesifikasi dan persyaratan yang ditentukan dalam
kontrak
28.2. PA melalui tim pemeriksa barang/jasa harus melakukan pemeriksanaan atas menu
konsumsi yang akan disajikan, apabila diketemukan ketidakcocokan dengan spesifikasi
maka penyedia jasa harus segera mengganti atau melengkapi menu tersebut sebelum
disajikan kembali.
28.3. Penyedia Jasa bertanggungjawab atas kualitas dan hygenitas menu konsumsi yang
disajikan.

29. PENANGGUHAN PEMBAYARAN


Apabila Penyedia Jasa menurut jadwal yang ditentukan dalam kontrak tidak dapat mengirim
Konsumsi sesuai Daftar Menu yang telah disepakati maka penyedia jasa akan dikenakan sanksi
penangguhan pembayaran dan sanksi administrasi dengan tidak boleh mengikuti pengadaan
barang/jasa selama 2 tahun.

30. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PPA


PA dapat memerintahkan Penyedia Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan

31. INSTRUKSI
31.1. Penyedia Jasa wajib melaksanakan semua instruksi pelaksana kegiatan yang berkaitan
dengan kontrak.
31.2. Instruksi harus dilakukan secara tertulis.

32
BAB V SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK
Syarat-syarat khusus kontrak terdiri dari atas:
1. DEFINISI
PA adalah Penaggungjawab Kegiatan :

Nama : MASUQI SIMOR, SH, KN


Jabatan : Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejoi
Alamat : Jl. Dr. Setia Budi No.2 Purworejo

2. JAMINAN
Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak yang dikeluarkan oleh
bank umum.

3. PEMBAYARAN
Pembayaran dilakukan setelah penyedia Jasa Konsumsi menyelesaiakan pekerjaan per angkatan
Diklat Prajabatan Golongan I dan II sesuai kuantitas pekerjaan yang telah dilaksanakan.

4. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN


Waktu pelaksanaan kontrak disesuaikan dengan jadwal pelaksanaan Diklat Prajabatan Golongan II
Tahun Anggaran 2009, yang terbagi dalam 8 (delapan) angkatan diklat untuk masing-masing
angkatan diklat selama 18 hari Kalender.
Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan sebagai berikut :

HA ANGKATAN DIKLAT
RI I II III IV V VI VII VIII
KE-
1 30-3- 26-4- 24-5- 14-6- 5-7- 26-7- 4-10- 25-10-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
2 31-3- 27-4- 25-5- 15-6- 6-7- 27-7- 5-10- 26-10-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
3 1-4-2009 28-4- 26-5- 16-6- 7-7- 28-7- 6-10- 27-10-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
4 2-4-2009 29-4- 27-5- 17-6- 8-7- 29-7- 7-10- 28-10-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
5 3-4-2009 30-4- 28-5- 18-6- 9-7- 30-7- 8-10- 29-10-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
6 4-4-2009 1-5-2009 29-5- 19-6- 10-7- 1-8-2009 9-10- 30-10-
2009 2009 2009 2009 2009
7 6-4-2009 2-5-2009 30-5- 20-6- 11-7- 3-8-2009 10-10- 31-10-

33
2009 2009 2009 2009 2009
8 7-4-2009 4-5-2009 1-6-2009 22-6- 13-7- 4-8-2009 12-10- 2-11-
2009 2009 2009 2009
9 8-4-2009 5-5-2009 2-6-2009 23-6- 14-7- 5-8-2009 13-10- 3-11-
2009 2009 2009 2009
10 13-4- 6-5-2009 3-6-2009 24-6- 15-7- 6-8-2009 14-10- 4-11-
2009 2009 2009 2009 2009
11 14-4- 7-5-2009 4-6-2009 25-6- 16-7- 7-8-2009 15-10- 5-11-
2009 2009 2009 2009 2009
12 15-4- 8-5-2009 5-6-2009 26-6- 17-7- 8-8-2009 16-10- 6-11-
2009 2009 2009 2009 2009
13 16-4- 11-5- 6-6-2009 27-6- 18-7- 10-8- 17-10- 7-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
14 17-4- 12-5- 8-6-2009 29-6- 21-7- 11-8- 19-10- 9-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
15 18-4- 13-5- 9-6-2009 30-6- 22-7- 12-8- 20-10- 10-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
16 20-4- 14-5- 10-6- 1-7-2009 23-7- 13-8- 21-10- 11-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
17 21-4- 15-5- 11-6- 2-7-2009 24-7- 14-8- 22-10- 12-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009
18 22-4- 16-5- 12-6- 3-7-2009 25-7- 15-8- 23-10- 13-11-
2009 2009 2009 2009 2009 2009 2009

5. PENGGUNAAN PENYEDIA JASA USAHA KECIL TERMASUK KOPERASI


Kepada Penyedia Jasa bukan usaha kecil yang terbukti menyalahgunakan fasilitas dan
kesempatan yang diperuntukkan bagi usaha kecil termasuk koperasi sebagaimana diatur dalam
Undang-Undang No. 9 Tahun 1995, maka yang bersangkutan dikenakan sanksi sebagaimana
termaktub dalam Pasal 34, Pasal 35 dan Pasal 36 undang-undang tersebut, yaitu sebagai
berikut:
a. Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara
melawan hukum dengan mengaku atau memakai nama usaha kecil sehingga memperoleh
fasilitas kemudahan dana, keringanan tarif, tempat usaha, bidang dan kegiatan usaha, atau
pengadaan barang dan barang atau pemborongan pekerjaan Pemerintah yang
diperuntukkan dan dicadangkan bagi usaha kecil yang secara langsung atau tidak langsung
menimbulkan kerugian bagi usaha kecil diancam dengan pidana penjara paling lama lima
tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah);
b. Perbuatan sebagaimana dimaksud pada butir 1. di atas adalah tindak pidana kejahatan;
c. Jika tindak pidana sebagaimana dimaksud pada butir 1. dilakukan oleh atau atas nama
badan usaha, dapat dikenakan sanksi administratif berupa pencabutan sementara atau
pencabutan tetap ijin usaha oleh instansi yang berwenang.

6. PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Penyelesaian perselisihan dilakukan secara musyawarah mufakat, apabila tidak dapat
deselesaiakan para pihak meneruskan melalui Pengadilan Negeri Purworejo.

7. DENDA DAN GANTI RUGI


7.1. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan
yang terlambat dibayar berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut
ketetapan Bank Indonesia.
7.2. a. Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Jasa.
b. Ganti rugi dibayar kepada Penyedia Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.

34
BAB VI SPESIFIKASI TEKNIS

Spesifikasi Teknis

Pekerjaan : Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan II Tahun Anggaran 2009

KEBUTUHAN

Makan pagi/siang/malam disajikan dalam bentuk Prasmanan terdiri dari :


- Nasi
- Sayur Kuah
- Sayur Kering
- Sambal
- 1 potong Lauk Pauk (ayam/ikan/daging)
- 1 potong Protein Lainnya (telur/tahu/tempe)
- Krupuk
- Buah
- 1 Air Teh
- 1 Air Aqua

Snack Harian (pagi/siang) disediakan dalam bentuk Prasmanan terdiri dari :

35
- 1 potong kue manis
- 1 potong kue pedas
- 1 potong kue kering
- 1 Air teh
- 1 Air kopi

Snack Pembukaan/Penutupan disediakan dalam bentuk Prasmanan terdiri dari :


- 1 potong kue manis
- 1 potong kue pedas
- 1 kue kering
- 1 Air teh
- 1 Air Kopi

KETERANGAN WAKTU PENYAJIAN :

- Makan Pagi harus sudah siap pukul 06.00 wib


- Makan Siang harus sudah siap pukul 12.00wib
- Makan Malam harus sudah siap pukul 18.00 wib
- Snack Pagi harus sudah siap pukul 09.30 wib
- Snack Siang harus sudah siap pukul 15.00 wib
- Snack Pembukaan Diklat harus sudah siap pukul 08.30 wib
- Snack Penutupan Diklat harus sudah siap pukul 11.00 wib
- Jadwal cek in Peserta Diklat di asrama mulai pukul 14.00 wib
- Jadwal cek out Peserta Diklat dari Asrama pukul 13.00 wib

36
KEBUTUHAN KONSUMSI TIAP ANGKATAN DIKLAT PRAJABATAN

ANGKATAN DIKLAT PRAJABATAN


NO URAIAN
I II III IV V VI VII VIII
850 850 850 850 850 850 850 986
1 Makan Pagi
porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi
850 850 850 850 850 850 850 986
2 Makan Siang
porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi
850 850 850 850 850 850 850 986
3 Makan Malam
porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi
850 850 850 850 850 850 850 986
4 Snack Pagi
porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi
850 850 850 850 850 850 850 986
5 Snack Sore
porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi porsi
Snack 30 30 30 30
6 - - - -
Pembukaan porsi porsi porsi porsi
Snack 30 30 30 30
7 - - - -
Penutupan porsi porsi porsi porsi

Keterangan Jumlah Peserta


- Jumlah Peserta Diklat angkatan I s/d VIII : 328 orang
- Jumlah Panitia Piket & Widyaiswara/Pengajar per angkatan : 10 orang
- Jumlah Tamu Undangan pembukaan atau penutupan : 30 orang

37
Daftar Kuantitas dan Harga

1 2 3 4 5 6 7

Total Tempat Serah


No. Uraian Satuan Volume Harga Satuan
Harga Terima

Makan Pagi, Siang


Gedung Diklat
1 dan MalamPeserta Porsi 16.728
Kutoarjo
angkatan I s.d.VIII
2 Makan Pagi, Siang Porsi 4.080 Gedung Diklat
dan Malam Panitia Kutoarjo
dan Widyaiswara
3 Snack Pagi dan Porsi 11.152 Gedung Diklat
Sore Peserta Kutoarjo
angkatan I s.d. VIII
4 Snacik Pagi dan Porsi 2.720 Gedung Diklat
Sore Panitia dan Kutoarjo
Widyaiswara
5 Snack Pembukaan Porsi 240 Gedung Diklat
atau Penutupan Kutoarjo
Diklat Prajabatan
Jumlah
PPN 10%
Total Penawaran

Terbilang : ..............................................

.......................,......................2009
CV. ...............................................

Nama
Jabatan

BAB VII BENTUK-BENTUK JAMINAN

38
A. BENTUK JAMINAN PENAWARAN BANK/ASURANSI

Surat Jaminan Penawaran (Unconditional)


__________[nama dan alamat bank/asuransi Penjamin]

Terjamin: __________[nama dan alamat proyek/satuan kerja Pengguna Anggaran]

Tanggal: __________

SURAT JAMINAN PENAWARAN No.: __________

Kami telah diberitahu bahwa __________[nama Peserta Pengadaan] (selanjutnya disebut


“Peserta Pengadaan”) telah menyampaikan penawaran kepada Terjamin pada tanggal __________
(selanjutnya disebut ”Penawaran”) untuk pelaksanaan paket pengadaan Jasa Konsumsi Diklat
Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009 sesuai dengan Pengumuman Pengadaan No.
__________.

Selanjutnya, kami memahami bahwa sesuai dengan persyaratan Terjamin, setiap


Penawaran harus disertai dengan Surat Jaminan Penawaran.

Berdasarkan permohonan Peserta Pengadaan, kami __________[nama bank/asuransi]


bersama ini dengan tidak dapat ditarik kembali menyetujui untuk membayar kepada Terjamin
sejumlah uang yang secara keseluruhan tidak melebihi __________[nilai dalam angka]
(__________) [nilai dalam huruf]. Sejumlah uang tersebut harus segera dibayarkan kepada
Terjamin pada saat kami menerima permintaan pertama Terjamin secara tertulis beserta
pernyataan tertulis mengenai wanprestasi atau cidera janji Peserta Pengadaan terhadap
persyaratan Penawaran dalam hal Peserta Pengadaan:

(a) telah menarik Penawarannya selama masa berlaku Penawaran yang ditentukan oleh
Peserta Pengadaan dalam Surat Penawaran; atau

(b) setelah disampaikan Surat Penunjukan Penyedia Jasa Konsumsi oleh Pejabat Pembuat
Komitmen selama masa berlaku Penawaran (i) gagal atau menolak untuk
menandatangani Surat Perjanjian, atau (ii) gagal atau menolak untuk menyerahkan
Surat Jaminan Pelaksanaan sesuai dengan ketentuan Instruksi kepada Peserta
Pengadaan.

Surat Jaminan ini akan berakhir: (a) jika Peserta Pengadaan merupakan Pemenang
Pengadaan, pada saat kami terima salinan Kontrak yang ditandatangani oleh Peserta Pengadaan
dan Surat Jaminan Pelaksanaan telah diterbitkan kepada Terjamin; dan (b) jika Peserta Pengadaan
bukan merupakan Pemenang Pengadaan maka yang mana yang lebih dahulu: (i) pada saat kami
terima pengumuman Pemenang Pengadaan; atau (ii) 28 (dua puluh delapan) hari kalender setelah
masa berlaku Penawaran. Setiap permohonan pencairan Surat Jaminan ini harus sudah kami
terima di kantor kami tersebut di atas pada atau sebelum akhir masa berlaku Surat Jaminan ini.

Kami setuju untuk tidak mensyaratkan Terjamin menagihkan terlebih dahulu kerugian yang
dialami atas wanprestasi atau cidera janji Peserta Pengadaan sebelum Terjamin dapat mengajukan
permohonan pencairan Surat Jaminan ini.

Menyimpang dari ketentuan Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, kami
mengabaikan hak preferensi kami atas harta benda milik Peserta Pengadaan yang berkenaan
dengan penyitaan dan penjualan harta benda tersebut untuk melunasi utangnya sebagaimana
ditentukan dalam Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

[materai yang dibubuhi tanda tangan dan cap perusahaan]


Penjamin

39
Surat Jaminan Pelaksanaan (Unconditional)

__________[nama dan alamat bank Penjamin]


Terjamin: __________[nama dan alamat proyek/satuan kerja Pengguna Anggaran]

Tanggal: __________

SURAT JAMINAN PELAKSANAAN No.: __________

Kami telah diberitahu bahwa __________[nama Penyedia Jasa] (selanjutnya disebut “Penyedia
Jasa”) telah menandatangani Kontrak No. __________ tanggal __________ dengan
Terjamin untuk pelaksanaan pekerjaan__________[judul Kontrak dan uraian ringkas Jasa
Konsumsi] (selanjutnya disebut “Kontrak”).
Selanjutnya, kami memahami bahwa sesuai dengan ketentuan Kontrak disyaratkan adanya Surat
Jaminan Pelaksanaan.
Berdasarkan permohonan Penyedia Jasa, kami __________[nama bank] bersama ini dengan tidak
dapat ditarik kembali setuju untuk membayar kepada Terjamin sejumlah uang yang secara
keseluruhan tidak melebihi __________[nilai dalam angka](__________) [nilai dalam huruf].
Sejumlah uang tersebut harus segera dibayarkan kepada Terjamin pada saat kami menerima
permintaan pertama Terjamin secara tertulis beserta suatu pernyataan tertulis Terjamin mengenai
wanprestasi atau cidera janji Penyedia Jasa terhadap ketentuan Kontrak tanpa ada keharusan bagi
Terjamin untuk membutkikan adanya alasan-alasan terhadap permohonan pembayaran tersebut.
Surat Jaminan ini akan berakhir 14 (empat belas) hari kalender setelah masa berlaku Kontrak.
Setiap permohonan pencairan Surat Jaminan ini harus sudah kami terima di kantor kami tersebut di
atas pada atau sebelum akhir masa berlaku Surat Jaminan ini.
Kami setuju untuk tidak mensyaratkan Terjamin menagihkan terlebih dahulu kerugian yang dialami
atas wanprestasi atau cidera janji Penyedia Jasa sebelum Terjamin dapat mengajukan permohonan
pencairan Surat Jaminan ini.
Kami setuju bahwa setiap perubahan atau amandemen terhadap ketentuan Kontrak tidak akan
membebaskan kami dari kewajiban berdasarkan Surat Jaminan ini, dan kami juga mengabaikan
pensyaratan penerimaan pemberitahuan atas setiap perubahan tersebut.
Menyimpang dari ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, kami mengabaikan
hak preferensi kami atas harta benda milik Penyedia Jasa yang berkenaan dengan penyitaan dan
penjualan harta benda tersebut untuk melunasi utangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal
1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

[tanda tangan]
Penjamin

40
Surat Jaminan Uang Muka (Unconditional)

Terjamin: __________[nama dan alamat proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat


Komitmen]

Tanggal: __________

SURAT JAMINAN UANG MUKA No.: __________

Kami telah diberitahu bahwa __________[nama Penyedia Jasa] (selanjutnya disebut “Penyedia
Jasa”) telah menandatangani Kontrak No.__________ tanggal __________dengan Terjamin
untuk pelaksanaan pekerjaan__________[judul Kontrak dan uraian ringkas Jasa Konsumsi]
(selanjutnya disebut “Kontrak”).
Selanjutnya, kami memahami bahwa sesuai dengan ketentuan Kontrak dilakukan pembayaran
uang muka dengan syarat adanya Jaminan Uang Muka sebesar nilai tersebut di bawah.
Berdasarkan permohonan Penyedia Jasa, kami __________[nama bank/asuransi] bersama ini
dengan tidak dapat ditarik kembali setuju untuk membayar kepada Terjamin sejumlah uang yang
secara keseluruhan tidak melebihi __________[nilai dalam angka](__________) [nilai dalam
huruf]10. Sejumlah uang tersebut harus segera dibayarkan kepada Terjamin pada saat kami
menerima permintaan pertama Terjamin secara tertulis
beserta suatu pernyataan tertulis Terjamin mengenai wanprestasi atau cidera janji Penyedia Jasa
terhadap ketentuan Kontrak karena Penyedia Jasa telah menggunakan uang muka untuk keperluan
selain pelaksanaan pekerjaan yang diatur dalam Kontrak.[cantumkan alinea berikut hanya jika
penjamin adalah bank: ”Setiap klaim dan pembayaran berdasarkan Surat Jaminan ini
mensyaratkan bahwa uang muka tersebut di
atas harus telah diterima oleh Penyedia Jasa pada nomor rekeningnya __________ di
__________[nama dan alamat bank penjamin] ”].
Nilai maksimum Surat Jaminan ini akan berkurang secara progresif sebesar nilai uang muka yang
dibayarkan kembali oleh Penyedia Jasa sebagaimana tercantum dalam sertifikat pembayaran yang
akan ditunjukkan kepada kami. Surat Jaminan ini akan berakhir selambat-lambatnya pada saat
kami menerima sertifikat pembayaran yang menunjukkan bahwa 80 (delapan puluh) persen Nilai
Kontrak telah dibayarkan, atau pada tanggal __________, 11 yang mana yang lebih dahulu. Setiap
permohonan pencairan Surat Jaminan ini harus sudah kami terima di kantor kami tersebut di atas
pada atau sebelum akhir masa berlaku Surat Jaminan ini.
Kami setuju untuk tidak mensyaratkan Terjamin menagihkan terlebih dahulu kerugian yang dialami
atas wanprestasi atau cidera janji Penyedia Jasa sebelum Terjamin dapat mengajukan permohonan
pencairan Surat Jaminan ini.
Kami setuju bahwa setiap perubahan atau amandemen terhadap ketentuan Kontrak tidak akan
membebaskan kami dari kewajiban berdasarkan Surat Jaminan ini, dan kami juga mengabaikan
pensyaratan penerimaan pemberitahuan atas setiap perubahan tersebut.
Menyimpang dari ketentuan Pasal 1832 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, kami mengabaikan
hak preferensi kami atas harta benda milik Penyedia Jasa yang berkenaan dengan penyitaan dan
penjualan harta benda tersebut untuk melunasi utangnya sebagaimana ditentukan dalam Pasal
1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

[tanda tangan]
Penjamin

41
BAB VIII PENUTUP

Ketetentuan-ketentuan yang tercantum didalam rencana kerja dan syarat untuk Pekerjaan
Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II Tahun Anggaran 2009, menjadi
acuan bagi peserta lelang dan Panitia Pengadaan/ULP dalam melaksanakan proses pelelangan,
Apabila ada perubahan isi dokumen ini dalam penjelasan Pekerjaan (Aanwijzing), maka akan
dibuatkan addendum dalam Berita Acara Penjelasan Pekerjaan (BAPP) serta merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari kontrak Pengadaan Jasa Konsumsi Diklat Prajabatan Golongan I dan II
Tahun Anggaran 2009.

Purworejo, 30 Januari 2009


Mengetahui/Menyetujui :
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Unit Layanan Pengadaan Lingkup
Kabupaten Purworejo Badan Kepegawaian Daerah
Selaku Pengguna Anggaran Kabupaten Purworejo
Ketua

MASDUQI SIMOR, SH, KN PUGUH TRIHATMOKO, SH


NIP. 500071926 NIP. 500106750

42