Anda di halaman 1dari 2

kekuatan otot dengan skala Lovetts (memiliki nilai 0 5)

0 1 2 = = = tidak ada kontraksi sama sekali. gerakan kontraksi. kemampuan untuk bergerak, tetapi tidak kuat kalau melawan tahanan atau gravitasi. 3 4 5 = = = cukup kuat untuk mengatasi gravitasi. cukup kuat tetapi bukan kekuatan penuh. kekuatan kontraksi yang penuh.

Anggota gerak atas . Pemeriksaan otot oponens digiti kuinti ( C7,C8,T1,saraf ulnaris) Pemeriksaan otot aduktor policis ( C8,T1 , saraf ulnaris ). Pemeriksaan otot interosei palmaris ( C8,T1,saraf ulnaris ). Pemeriksaan otot interosei dorsalis ( C8,T1, saraf ulnaris ). Pemeriksaan abduksi ibu jari. Pemeriksaan otot ekstensor digitorum (C7,8,saraf radialis ). Pemeriksaan otot pektoralis mayor bagian atas ( C5-C8). Pemeriksaan otot pektoralis mayor bagian bawah ( C5-C8). Pemeriksaan otot latisimus dorsi ( C5-C8, saraf subskapularis). Pemeriksaan otot seratus aterior ( C5-C7,saraf torakalis ). Pemeriksaan otot deltoid ( C5,C5, saraf aksilaris ). Pemeriksaan otot biseps ( C5,C6, saraf muskulokutaneus ) Pemeriksaan otot triseps ( C6-C8, saraf radialis ).

Anggota gerak bawah. Pemeriksaan otot kuadriseps femoris ( L2-L4,saraf femoralis ). Pemeriksaan otot aduktor ( L2-L4, saraf obturatorius). Pemeriksaan otot kelompok hamstring (L4,L5,S1,S2,saraf siatika ). Pemeriksaan otot gastroknemius ( L5,S1, S2,saraf tibialis ). Pemeriksaan otot fleksor digitorum longus ( S1, S2, saraf tibialis).

KLASIFIKASI FRANKEL Frankel A = Complete, fungsi motoris dan sensoris hilang sama sekali di bawah level lesi. Frankel B = Incomplete, fungsi motoris hilang sama sekali, sensoris masih tersisa di bawah level lesi. Frankel C = Incomplete, fungsi motris dan sensoris masih terpelihara tetapi tidak fungsional. Frankel D = Incomplete, fungsi sensorik dan motorik masih terpelihara dan fungsional. Frankel E = Normal, fungsi sensoris dan motorisnya normal tanpa deficit neurologisnya.