Anda di halaman 1dari 2

MIKROSKOP Mikroskop merupakan salah satu alat penting dalam kegiatan praktikum biologi.

Mikroskop berfungsi untuk melihat benda-benda atau organisme yang berukuran sangat kecil. Jenis Mikroskop yang banyak digunakan adalah Mikroskop Monokuler. Seiring dengan kemajuan ilmu dan teknologi, jenis mikroskop dan kemampuan memperbesar benda juga semakin maju. Ada beberapa mikroskop yang kita kenal, yaitu : 1. Mikroskop sederhana 2. Mikroskop Monokuler 3. Mikroskop Elektron 4. Mikroskop Fase kontras Dari berbagai Mikroskop itu mikroskop elektron yang memiliki perbesaran paling tinggi, dapat memperbesar benda sampai 500.000 kali.. Mikroskop ini menggunakan elektron sebagai ganti cahaya pada mikroskop cahaya. Bagian-bagian Mikroskop: * Lensa Okuler * Tabung Mikroskop * Tombol pengatur fokus kasar * Tombol pengatur fokus halus * Revolver * Lensa Objektif * Lengan Mikroskop * Meja Preparat * Penjepit Objek Glass * Kondensor * Diafragma * Reflektor/cermin * Kaki Mikroskop Satuan yang biasanya digunakan pada objek yang dilihat melalui mikroskop adalah Mikron ( 1 milimeter = 1000 mikron )

Perbesaran total didapat dari hasil perkalian perbesaran lensa objektif dengan lensa Okuler. Misalnya: Pengamatan menggunakan lensa objectif dengan pembesaran 45 kali dan lensa okuler perbesaran 10 kali maka perbesaran total adalah = 10 x 45 = 450 kali ukuran semula. Fungsi Bagian-bagian Mikroskop 1. Lensa Okuler untuk memperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif 2. Tabung Mikroskop untuk mengatur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan 3. Tombol pengatur fokus kasar untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan cepat 4. Tombol pengatur fokus halus untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan lambat 5. Revolver untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan 6. Lensa Objektif untuk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya ada 3 lensa objektif dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x. 7. Lengan Mikroskop untuk pegangan saat membawa mikroskop 8. Meja Preparat untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati 9. Penjepit Objek Glass untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar preparat tidak bergeser. 10. Kondensor merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dalam mikroskop 11. Diafragma berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai selebar lubang pada meja objek. Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop 12. Reflektor/cermin untuk memantulkan dan mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop. Ada 2 jenis cermin, yaitu datar dan cekung. Bila sumber cahaya lemah, misalkan sinar lampu, digunakan cermin cekung tetapi bila sumber cahaya kuat, misalnya sinar matahari yang menembus ruangan, gunakan cermin datar. 13. Kaki Mikroskop untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.