Anda di halaman 1dari 13

Myopia Sinar sejajar yang masuk dibiaskan didepan retina.

Hypermetropia Sinar yang masuk kedalam mata dibiaskan dibelakang retina. Astigmatism Sinar yang masuk tidak dipusatkan pada satu titik. Presbyopia Kemunduran kemampuan lensa untuk mencempbung

Adalah suatu kelainan refraksi dimana sinar sejajar yang datang dari jarak tak terhingga oleh mata dalam keadaan istirahat atau tanpa akomodasi difokuskan dibelakang retina.

Pembiasan sinar yang lemah Bola mata lebih pendek Lensa mata lebih pipih Kornea lebih rata Karena operasi katarak

Hipermetropi manifes 1. Hipetmetropi manifest absolut 2. Hipermetropi manifest fakultatif Hipetmetropi total Hipermetropi laten

Gejala Subjektif -Penglihatan dekat kabur Gejala Objektif -Pupil miosis karena berakomodasi

Merupakan suatu kelainan refraksi yang mana didapatkan bermacam-macam derajat refraksi pada bermacam-macam meridian sehingga sinar sejajar yang datang difokuskan pada macam-macam fokus pula.

Genetik Trauma atau jaringan parut pada kornea Penyakit mata yang termasuk tumor kelopak mata dan insisi pada kornea Astigmatisme tidak menjadi lebih parah dengan membaca di tempat yang kurang pencahayaan, duduk terlalu dekat dengan layar televisi atau menjadi juling.

With-The-Rule Astigmatism Steep Axis Vertical 90 45 D

Against-The-Rule Astigmatism Steep Axis Horizontal 90 42 D 45 D

42 D 180

180

42.00 / 45.00 X090

42.00 / 45.00 X180

Steep K & Axis

BAGIAN MATA FK UKI

Simple Myopic
1 2

Simple Hyperopic

1 2

Mixed

1 2

Compound Myopic

Compound Hyperopic

1 2

1 2

BAGIAN MATA FK UKI

1.

2.
3.

4.
5. 6.

Distorsi dari bagian-bagian lapang pandang Tampak garis-garis vertikal, horizontal atau miring yang kabur Sakit kepala Mata berair Kelelahan mata Memiringkan kepala untuk melihat dengan lebih jelas