PROFIL KESEHATAN

PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

TAHUN 2006

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

DINAS KESEHATAN
Jl. Belitung Darat No. 118 Banjarmasin

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah – Nya sehingga buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini dapat terselesaikan. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini berisi tentang perkembangan hasil pembangunan kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang tergambar dari indikator-indikator yang tergabung dalam indikator Indonesia Sehat dan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan beserta anilis dan pembahasannya. Data dan informasi dalam buku profil kesehatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi program-program pembangunan kesehatan, terutama untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan program di Kabupaten/Kota. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan arahan untuk penyusunan buku profil kesehatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Sub Dinas Bina Promosi Kesehatan serta pihak-pihak yang telah membantu penyelesaian buku profil kesehatan ini. Kami menyadari bahwa buku profil ini ini masih banyak kekurangan baik dari segi materi maupun analisis serta pembahasannya, -Ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak-, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi sempurnanya tulisan ini sangat kami harapkan.

Banjarmasin,

Oktober 2007

Kepala Seksi Sistem Informasi Kesehatan,

SIBLI WAHYUDI,SKM NIP. 140 091 177

i

DAFTAR TABEL Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Luas Wilayah, Jumlah Desa dan Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Persentase Penduduk Laki-laki dan Perempuan Berusia 10 tahun keatas Persentase Penduduk Berumur 10 tahun Keatas yang melek huruf Jumlah Kelahiran Bayi dan Balita Jumlah Kematian Ibu Maternal Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas AFP Rate % TB Paru dan Pneumonia Balita Ditangani HIV/AIDS Ditangani, Infeksi Menular Seksual, DBD, dan Diare pada Balita ditangani Persentase Penderita Malaria diobati Persentase Penderita Kusta selesaio berobat Kasus Penyakit Filariasis Ditangani Jumlah Kasus dan Angka Kesakitan Penyakit Menular yang dicegah dengan imunisasi (PD3) Cakupan Kunjungan Neonatus, Bayi dan Bayi BBLR Status Gizi Balita dan Jumlah Kecamatan Rawan Gizi Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) dan Persalinan Ditolong Tenaga Kesehatan Cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Balita, Pemeriksaan Kesehatan Siswa SD/SMP/SMU Jumlah PUS, Peserta KB, Peserta KB Baru, dan KB Aktif Jumlah Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi
iv

Tabel 10 Tabel 11 Tabel 12 Tabel 13 Tabel 14 Tabel 15 Tabel 16 Tabel 17 Tabel 18 Tabel 19 Tabel 20

CFR. Pelayanan Gangguan Jiwa v . KLB Menurut Jenis KLB Jumlah Bayi yang diberi ASI Eksklusif Persentase Desa/Kelurahan Dengan Garam Beryodium yang baik Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Penyuluhan Pencegahan. Balita yang mendapat Pelayanan Kesehatan Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet Fe1. Imunisasi TT1 dan TT2 Persentase Akses Kesediaan Darah untuk Bumil dan Neonatus yang dirujuk Jumlah/Persentase Bumil dan Neonatal Risiko Tinggi Persentase Saran Kesehatan dengan Kemampuan Gawat Darurat Jumlah/Persentase ditangani < 24 jam Desa/Kelurahan Terkena KLB yang Jumlah Penderita. Kematian. Penyalahgunaan NAPZA Penanggulangan dan Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Cakupan Pelayanan Kesehatan Keluarga Miskin dan JPKM Gakin Persentase Pelayanan Kesehatan Kerja pada Pekerja Formal Cakupan Pelayanan Kesehatan Pra Usila dan Usila Cakupan Wanita Usia Subur mendapat Kapsul Yodium Persentase Donor DarahDiskrining terhadap HIV/AIDS Jumlah Kunjungan Rawat Jalan. Rawat Inap.Tabel 21 Tabel 22 Tabel 23 Tabel 24 Tabel 25 Tabel 26 Tabel 27 Tabel 28 Tabel 29 Tabel 30 Tabel 31 Tabel 32 Tabel 33 Tabel 34 Tabel 35 Tabel 36 Tabel 37 Tabel 38 Tabel 39 Tabel 40 Tabel 41 : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Pelayanan KB Baru Menurut Kabupaten/Kota Persentase Cakupan Desa/Kelurahan UCI Persentase Cakupan Imunisasi Bayi Cakupan Bayi. Fe3.

Tabel 42 Tabel 43 Tabel 44 Tabel 45 Tabel 46 Tabel 47 Tabel 48 Tabel 49 Tabel 50 Tabel 51 Tabel 52 Tabel 53 : : : : : : : : : : : : Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kemampuan Labkes dan Memiliki 4 Spesialis Dasar Kebutuhan. Pengadaan Ketersediaan Obat Esensial dan Obat Generik Ketersediaan Obat Generik Berlogo Menurut Jenis Obat Persentase Penulisan Resep Obat Generik Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih Sehat Jumlah dan Persentase Posyandu Menurut Strata dan Kecamatan Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota Persentase Rumah Tangga Memiliki Akses Air Bersih Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Sehat Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Persentase Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentik Nyamuk Aedes dan Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Persentase Tenaga Kesehatan Menurut Unit Kerja Jumlah Tenaga Kesehatan Disarana Pelayanan Kesehatan Jumlah Tenaga Medis Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Keperawatan Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi Disarana Kesehatan dan Kepadatan Penduduk Jumlah Tenaga Teknisi Medis Disarana Kesehatan Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Indikator Pelayanan Rumah Sakit vi Tabel 54 Tabel 55 Tabel 56 Tabel 57 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 61 Tabel 62 Tabel 63 Tabel 64 : : : : : : : : : : : .

............................................... 4 4 5 8 9 9 BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN .................................................... Geografi ........ Keadaan Pendidikan .... 12 12 18 ii ............................................................................................ B...................................................................................... Sistematika Penyajian ......................... A.......................................... Mortalitas ......................................................................................................... DAFTAR TABEL ........................................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN ...........DAFTAR ISI halaman KATA PENGANTAR ............ D....................... 1 2 2 BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN ......................................................................................... Keadaan Ekonomi ............... Tujuan .......................................................................................................... B.......................... A.............. Morbiditas ......... C............................... E........................................................... Keadaan Lingkungan ........................................... DAFTAR ISI ......................... Keadaan Penduduk ....................................................... A.............................. B....

................................. Pemberantasan Penyakit Menular ........................BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN .............. 41 iii .......... 36 36 39 40 BAB VI PENUTUP ................ E........ Sarana Kesehatan ............. Pembiayaan Kesehatan ........... A.......... Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang .................................................................. B.... 24 24 28 29 33 34 BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN .................... B...... C....................... C................................. D............... Tenaga Kesehatan ....................................................... Perbaikan Gizi Masyarakat ... Pelayanan Kesehatan Dasar ........................................................ Pelayanan Kefarmasian ................................................................... A.............................................................

yakni (1) Subsistem Upaya Kesehatan.BAB I PENDAHULUAN World Health Organization (WHO) dalam salah satu publikasinya menyatakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan tidak dapat berdiri sendiri. Keberadaan data pendukung tersebut menjadikan analisis terhadap situasi kesehatan menjadi lebih akurat. (2) Subsistem Pembiyaan Kesehatan. perlu disusun Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang baru. Dengan berlakunya SKN tersebut. dukungan hukumn kesehatan serta administrasi kesehatan. Lebih lanjut di dalam SKN disebutkan bahwa SKN terdiri dari enam subsistem. yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan”. melainkan merupakan bagian integral dari Sistem Kesehatan Nasional yang didukungnya serta merupakan alat bagi manajemen sistem kesehatan tersebut. ekonomi. Pertama. Masalah kesehatan timbul sebagai akibat dari dampak pembangunan. pendidikan dan keluarga berencana. baik internal maupun eksternal. (3) Subsistem Sumber Daya Manusia Kesehatan. dukungan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 1 . ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 berupaya untuk menyesuaikan dengan indikator pencapaian SKN yang ditentukan oleh dua determinan. Di dalam SKN disebutkan bahwa keberhasilan manajemen kesehatan sangat ditentukan antara lain oleh tersedianya data dan informasi kesehatan. status kesehatan dan kedua tentang tingkat ketanggapan (responsiveness). (4) Subsistem Obat dan Perbekalan Kesehatan. Data dan informasi yang dimuat dalam profil kesehatan berupa data tentang kesehatan dan data pendukung yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan. (5) Subsistem Pemberdayaan Masyarakat. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai salah satu bentuk informasi kesehatan yang memuat gambaran situasi kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang diterbitkan setiap tahun. Di dalam buku Sistem Kesehatan Nasional yang diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 131/MENKES/SK/II/2004 disebutkan bahwa “untuk mengantisipasi berbagai perubahan dan tantangan strategis. dan (6) Subsistem Manajemen Kesehatan.

derajat kesehatan. SISTEMATIKA PENYAJIAN. sumberdaya kesehatan. pelayanan kesehatan. kondisi lingkungan dan pengaruh globalisasi.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 2 . kesehatan lingkungan. keadaan ekonomi. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini terdiri dari Bab I . 3. dengan memberikan gambaran berupa rata-rata serta angka tertinggi dan terendah pada suatu situasi. meningkatnya penyakit non enfeksi seperti kardiovaskoler. Tersedianya bahan untuk Penyusunan Profil Kesehatan Nasional. A. seperti perubahan sosial. TUJUAN. Secara Umum pembuatan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 ini bertujuan untuk memantau pencapaian pembangunan kesehatan dengan mengacu kepada Visi Kalimantan Selatan Sehat 2010. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. serta disisi lain tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik.Pendahuluan. Bab ini berisi penjelasan tentang latar belakang dan tujuan diterbtkannya Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 serta sistematika dari penyajiannya. Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 mengacu kepada SKN yang baru. tingkat pendidikan. kanker dan penyakit degeneratif lainnya. Tersedianya alat pemantauan terhadap pelaksanaan program-program kesehatan di Kabupaten/ Kota dalam upaya peningkatkan manajemen kesehatan. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . B. Analisis data dalam penyusunan profil ini dilakukan secara deskriptif. Diperolehnya informasi tentang gambaran kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan meliputi situasi umum. 2. Tujuan Khusus : 1. bermutu.Peningkatan Upaya kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan dihadapkan dengan tantangan sebagai akibat terjadinya transisi demografi dan efedemiologi. dan gambaran situasi data pendukung yang terkait dengan program kesehatan. terjangkau dan merata.

Situasi Upaya Kesehatan. upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dengan Posyandu Purnama dan Mandiri yang disebut Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). ekonomis. Bab ini berisi uraian tentang hasil-hasil pembangunan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sampai dengan tahun 2006 yang mencakup tentang angka kematian.Bab II . sarana dan fasilitas kesehatan yang ada sampai tahun 2006. Bab III .Seksi Sistem Informasi Kesehatan 3 . Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Provinsi Kalimantan Selatan. administrative dan informasi umum lainnya. Gambaran lainnya adalah tentang perkembangan penyediaan obat generik.Penutup. Bab V . bab ini juga mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktorfaktor lainnya meliputi kependudukan. pencapaian cakupan pelayanan kesehatan rujukan.Situasi Sumber Daya Kesehatan. Bab VI . Gambaran tentang upaya kesehatan yang telah dilakukan itu meliputi pencapaian cakupan pelayanan kesehatan dasar. serta berbagai upaya lain yang berupa gambaran pelayanan program kesehatan lainnya. Gambaran tentang keadaan sumber daya ini mencakup tentang keadaan tenaga. Bab IV . Selain uraian letak geografis. Disamping itu juga digambarkan tentang jumlah distribusi tenaga per Kabupaten/ Kota serta jumlah dan penyebaran sarana pelayanan kesehatan yang terdiri dari Rumah Sakit dan Puskesmas termasuk Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . pendidikan serta mengulas tentang faktorfaktor lingkungan.Situasi Derajat Kesehatan. umur harapan hidup. angka kesakitan dan keadaan status gizi.Situasi Umum dan Lingkungan. Bab ini menguraikan tentang pencapaian dan keberhasilan upaya-upaya kesehatan yang telah dilaksanakan oleh bidang kesehatan sampai tahun 2006. Bab ini menguraikan tentang sumber daya pembangunan kesehatan bidang kesehatan sampai tahun 2006.

Hulu Sungai Utara (HSU). hutan belukar 377. sebelah barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan sebelah timur dengan Selat Makasar.000 Ha).822. hutan rawa 90.774 ha. hutan skunder dan padang ilalang. berpusat di Kotabaru yang meliputi Kotabaru dan Tanah Bumbu. Pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan dibagi menjadi 3 (tiga) sub wilayah pembangunan.62 km2 . Sedangkan di bagian timur merupakan daerah berbukti dan bergunung yang didominasi oleh hutan primer. Balangan dan Tabalong.29 persen. Hulu Sungai Tengah (HST). berpusat di Banjarmasin yang meliputi Kota Banjarmasin. Tanah di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar berupa hutan dengan rincian : hutan lebat 780. Hulu Sungai Selatan (HSS). Sub wilayah pembangunan II (sub wilayah pembangunan Banua Lima). Sub wilayah pembangunan I (sub wilayah pembangunan Kayu Tangi).319 ha. yaitu : 1. berpusat di Kandangan yang meliputi Kabupaten Tapin.89 persen wilayah serta pengunungan seluas 33.000 Ha) dan rawa banjir (100. GEOGRAFI Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai luas wilayah sekitar 38.060 ha. Kabupaten Banjar dan Tanah Laut.56 persen. terletak diantara 1140 sampai 1160 Bujur Timur dan 10 sampai 40 Lintang Selatan.BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA PERILAKU KESEHATAN A. Jika dilihat dari persentasenya maka Provinsi Kalimantan Selatan didominasi oleh daratan yang melingkupi 33. Di wilayah barat ini banyak tumbuh hutan rawa. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 4 . Bagian barat merupakan rawa pasang surut (200. 2. Laut Jawa di sebelah selatan.000 Ha). Sub wilayah pembangunan III (Sub wilayah pembangunan Tanah Bumbu). Secara administratif pemerintahan terbagi menjadi tiga belas Kabupaten/Kota yang terdiri dari 2 (dua) Kota dan 11 (sebelas) Kabupaten. 3. Provinsi Kalimantan Selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur di sebelah utara. Berdasarkan 6 kelas ketinggian menunjukan wilayah Kalimantan Selatan sebagian besar berada pada kelas ketinggian 25-100 meter di atas permukaan laut yakni 31. rawa monoton (500.

Kepadatan penduduk tertendah ada di Kabupaten Kotabaru (28 km ).903 ha. KEADAAN PENDUDUK Sesuai dengan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan (2006).307.314 ha. yakni dengan kepadatan sebesar 8. Sungai Batulicin.tanah berupa semak alang-alang seluas 870. Rata-rata jiwa dalam satu Rumah Tangga di Propinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 4 jiwa/ RT. jumlah peduduk Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 tercatat sebesar 3. Sungai Sampanahan dan lainnya yang umumnya berpangkal pada pegunungan Meratus dan bermuara di Laut Jawa dan Selat Makasar. Sungai Batang Alai. Dibanding dengan rata-rata.107 ha. diikuti oleh Kabupaten Hulu Sungai Utara (225 km ).073 ha dan untuk perkampungan 57.565 jiwa dengan tingkat kepadatan 86 per km (Indonesia 115 km ) dan rata-rata jiwa per Rumah Tangga sebanyak 4 jiwa. Sungai Riam Kanan. Kabupaten Banjar ( 99 km2) dan Kabupaten Barito Kuala (88 km2). untuk sawah 413. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 5 . terdapat 7 Kabupaten yang memiliki kepadatan di bawah rata-rata. Wilayah Kalimantan Selatan juga banyak dialiri sungai antara lain Sungai Barito. Sungai Balangan. B. Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar (114 km ). Sungai Tapin. Sungai Kintap. Sungai Riam Kiwa. Kabupaten Hulu Sungai Tengah (161 km ).371 km . perkebunan 437. Kabupaten/ Kota yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi adalah Kota Banjarmasin. Tingkat kepadatan penduduk merupakan suatu indikasi terhadap kemampuan suatu wilayah untuk menampung penduduk serta sangat berpengaruh terhadap daya 2 2 2 2 dukung lingkungan. Sungai Amandit. 2 2 2 Kabupaten/Kota lain 2 dengan kepadatan penduduk relatif tinggi adalah Kota Banjarbaru (423 km ).

10 %.Gambar II. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 6 . dengan kisaran antara 43.04 %. Rincian Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan per Kabupaten/ Kota pada tahun 2006 seperti pada tabel II.70 di Kabupten Banjar. dan yang berusia tua (>65 tahun) sebesar 4.90 (Kota Banjarbaru) dan 54.30.1.1 86 79. yang berusia produktif (1564 tahun) sebesar 66.59 86 86 80 81. PERKEMBANGAN KEPADATAN PENDUDUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2000 S.86 %. maka Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 51.92 84.1. Dengan demikian.38 75 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Komposisi penduduk Kalimantan Selatan menurut kelompok umur menunjukkan bahwa penduduk yang berusia muda (0 – 14 tahun) sebesar 40.D TAHUN 2006 90 85 83.

555 38.8 95.4).819 54.310 40.6 53.385 1.675 33.353 93.28 %) dan 1.685 304.247 73. Kabupaten Tanah Laut (103.186 82.181 78.088 85.523 305.644.216 58.S.870 199.826 48.611 210.921 36.6 53.S.969 43.732 73. Bumbu Balangan JUMLAH 44.0 48. Rincian jumlah penduduk menurut kelompok umur per Kabupaten/ Kota dapat dilihat pada tabel II. Kabupaten Banjar (105.2.662.923 102.7).Tabel II.468 125.954 135.205 80.3 51.288 49.744 16. Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JUMLAH PENDUDUK NO KAB/KOTA LAKI-LAKI (TAHUN) <1 .213 35.7 107.8 94.987 108.373 102.065 50.9 49.722 98.4).651 49.1.173 82.7 50.588 47. Komposisi penduduk Kalimantan Selatan tahun 2006 menurut kelompok umur dan jenis kelamin menunjukkan proporsi penduduk terbesar berada pada kelompok umur 10 14 tahun.598 1.1 48.662.591 1.708 64.3 94.50.72 %) dengan ratio sebesar 101.339 546.781 78.707 84.14 th + >65 th 7 15 .364 62.1 101.5 43.3 49. Kota Banjarbaru (105. yaitu masing-masing sebesar 1.2 54.5 105.014 33.00 yang berarti bahwa panduduk perempuan lebih banyak.786 35.8).644.596 54.167 85.321 32.526 131.781 148.718 155.916 22. Selatan H.3 103.908 31.4 102.460 109.336 116.0 108.252 1. dan Kabupaten Tabalong sebesar 100.969 (50.278 25.295 43.4 97.144 26.213 575.5 54.744 18. Kabupaten/ Kota lainya berada dibawah 100.886 34. Kalsel.1.201 72.362 24.1 Sumber : BPS Prop. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tan.818 134.14 th + >65 th 4 15 . diikuti Kabupaten Kotabaru (107.928 52.5 94. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 7 .989 30. 2006 Dilihat dari jenis kelamin. Ratio tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 108.912 39.1.815 104.216 91.098470 122.652 47.566 75.519 33.844 74.695 101.176 67.S.452 65.102 93.619 123.087.986 228.0).2 100.248 68. diikuti penduduk kelompok umur 15 – 19 tahun dan kelompok umur 20 – 24 tahun.783 126.128 87.596 (49.2 99. Kabupaten Barito Kuala (102.64 th 8 JML 9 RASIO BEBAN TANG GUNGAN RASIO JENIS KELAMIN 1 2 10 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.912 94. Tengah H.126 79.806 240.7 54.5 54.8 105.64 th 5 JML 6 PEREMPUAN (TAHUN) <1 . jumlah penduduk laki-laki relatif seimbang dibandingkan penduduk perempuan.

7 98. Gambaran tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan dapat menjadi indikator pembangunan bidang pendidikan.153 102.438 100.7 JUMLAH 5 122.0 88.702 120.170 126.980 98.013 97.902 55.065 50.110 96.Selatan H. Tebel II.643 44.566 72.980.967 72.863 2. Persentase penduduk laki-laki yang Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 2.9 90.7 98.0 95.652 47.468 125.343 103.7 96.530.379 562.4 98. Hal ini perlu diperhatikan pada pembangunan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Balangan.762 3 126.65 %.0 95.52 %.Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH LAKI-LAKI JUM.530 188.764 139.492 430.937 44.561 1. Dilihat dari sebaran menurut Kabupaten/Kota.7 87.790 229.591 1.482 97.2 95.619 102.467 182.030 291. Kalsel.302 1.C.856 107.4 96.1 94.145 243.717 98.483 191.6 97.242 262.613 131.072 56.210 282.580 88.156. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 8 .4 PEREMPUAN JUMLAH MELEK Sumber : Dinas Pendidikan Nasional Prov.5 92.744 145.353 89.722 102.722 98.872 247.954 52. terutama dalam penyampaian pesan-pesan tentang kesehatan.779 82.2 94.574.Tengah H. Persentase tertinggi tingkat pendidikan yang ditamatkan oleh penduduk laki-laki adalah 16.336 92.3 97.8 97.255 54.629 131.169 279.6 94.40 % dengan rincian laki-laki sebesar 96. sedangkan penduduk yang menamatkan pendidikan sampai dengan DI/ DIII dan Perguruan Tinggi (PT) berkisar antara 1.702 201.715 574.989 222.931 210.505 101.90 %) dan persentase terendah di Kabupaten Tanah Laut (85.7 97.806 234. 2006 Peningkatan kualitas sumberdaya manusia salah satunya bertitik tolak pada upaya pembangunan bidang pendidikan.797 67.377 3.011 Melek Huruf % 4 89. PDDK JUMLAH 1 2 249.3 96.3 94.9 90.S.00 %).178 73.327 110.450.1 92. terlihat bahwa persentase angka melek huruf tertinggi di Kota Banjarmasin (98.509 198.422 261.2 : Persentase Penduduk Umur >10 Tahun Melek Huruf Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO KABUPATEN/ KOTA 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.787 95.S.1 95.426 109.7 96.324 113. KEADAAN PENDIDIKAN Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan minimum yang diperlukan oleh penduduk agar dapat hidup sehat dan sejahtera yang tergambar dari angka melek huruf penduduk umur 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan huruf lainnya.786 1.656 174.2 90.000 129.123 193.795 457.8 93. Gambaran angka melek huruf sebagai ukuran kemampuan menyerap informasi masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 adalah sebesar 94.0 96.0 94.145 113.215 108.241 Melek Huruf % 6 81.685 283.6 96.30 %).00 %.955 195.140 87.20 % (Tidak/Belum Tamat SD/MI) diikuti Tamat SD sebesar 14.3 95.252 % 8 85.954 135.8 90.6 91. diikuti Kota Banjarbaru (96.70 % dan perempuan 92.8 93.0 94.9 98.6 97.50 %) diikuti Kabupaten Balangan (90.32 % 2.83 %.4 98.875 200.114 93.582.877 92.048 90.9 92.195 206.S.1 JUMLAH 7 213.

Selain itu disajikan pula beberapa indikator tambahan yang dianggap masih relevan.19 %.1.113 (2003).792 miliar rupiah (2004).324.169. Rumah Sehat Rumah sehat adalah adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan.91 % pada tahun 2004. Untuk menggambarkan keadaan lingkungan.25.756 (2002).5.06 % s.d 97. akan disajikan indikator-indikator persentase rumah sehat serta persentase tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan sehat. dan Rp.155 miliar rupiah (2002).324.753.5. kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah yang terbuat bukan dari tanah.82 %.21. 1.067 miliar rupiah pada tahun 2005. SLTA/ MA sebesar 10.23. sarana pembuangan air limbah.35 % . yaitu rumah yang memiliki jamban yang sehat.6. ventilasi rumah yang baik. tempat pembuangan sampah. yaitu persentase rumah tangga menurut sumber air minum. Berdasarkan informasi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan didapat gambaran persentase rumah sehat di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 45.7.170.374 miliar rupiah (2003).19. Rp. Sedangkan PDRB per kapita Kalimantan Selatan selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp.miliar rupiah (2001).29.(2001).40 % dan 4. PDRB Kalimantan Selatan menurut usaha atas dasar harga berlaku (AHDB) dengan migas selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp. Rp.451 pada tahun 2005 dengan tingkat laju pertumbuhan ekonomi tahun 2003 dengan migas sebesar 4. Tidak/Belum Tamat SD sebesar 16. Indikator yang digunakan untuk mengukur kondisi perekonomian Kalimantan Regional Bruto (PDRB). dan DI/DIII sampai PT berkisar antara 1. Rp.6. KEADAAN LINGKUNGAN. Rp.Gambaran tingkat pendidikan tertinggi penduduk perempuan adalah sebagai berikut : Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 1. SLTP/MTs sebesar 9. KEADAAN EKONOMI.88 % dengan kisaran 15. sarana air bersih. Persentase rumah sehat tertinggi di ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 9 .785.128 (2004). dan Rp.. Rp.22 %. persentase rumah tangga menurut sarana pembuangan air dan tinja.229. D. E.88 %.11 %. Bardasarkan data BPS Selatan adalah Produk Domestik Kalimantan Selatan. Rp.91 %.

dan dikhawatirkan dapat menjadi tempat penyebaran penyakit. Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) merupakan suatu sarana yang dikunjungi oleh banyak orang. tempat pembuangan sampah. Sarana PenampunganAkhir Kotoran/ Tinja. ventilasi yang baik. sarana pembuangan air limbah.90 %.053 TUPM yang diperiksa. Tempat-tempat yang dikatagorikan sebagai TUPM meliputi : hotel. Persentase tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu. Wilayah persentase rumah sehat terendah adalah Kota Banjarmasin yaitu sebesar 15. luas lantai (luas ruang) yang sesuai dengan banyaknya pangunjung. kolam/ sawah. yaitu memiliki sarana air bersih. Rumah tangga yang menggunakan fasilitas air minum milik bersama sebesar 20.06 %. restoran.3 % dari seluruh TUPM yang ada (24. sebesar 12. Akses terhadap Air Minum Susenas 2004 menggambarkan bahwa 55. Sedangkan yang dimaksud dengan TUPM sehat adalah tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan yang memenuhi syarat kesehatan. yaitu sebesar 8. yaitu sebesar 82.4 %.31 % rumah tangga mempunyai fasilitas air minum sendiri. diikuti Kota Banjarbaru sebesar 96.42 % dan Kota Banjarbaru 83.23 %. Persentase TUPM sehat tertinggi di Kabupaten Tabalong dan Kotabaru sebesar 100 %. Persentase keluarga yang sarana persediaan air bersih di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 54.84 % dengan julmlah TUPM yang diperiksa sebesar 68. dan Tanah Bumbu sebesar 80. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 10 .54 % dan 12. serta memiliki pencahayaan ruang yang sesuai. diikuti Kabupaten Kotabaru sebesar 88.91 %).400 buah). pasar. terminal dan lain-lain.60 %. bioskop.0 % dari 1.00 %.Kabupaten Tnah Bumbu (97. 4. Persentase terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 24. Menurut BPS tahun 2004.11 % rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas air minum. Informasi yang didapat dari indikator Standar Pelayanan Minimal menggambarkan bahwa rata-rata persentase TUPM sehat sebesar 66. 3. 2. rumah tangga di Indonesia menggunakan tempat penampungan akhir kotoran/ tinja berupa tangki septik.1 %. TUPM sehat terendah ada di Kabupaten Balangan.04 % menggunakan fasilitas milik umum. sungai/ danau. Selebihnya. Rata-rata jumlah rumah yang diperiksa sebesar 35.12 %.

lubang tanah.12 %. Persentase tertinggi kepemilikan jamban ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 80. Persentase kepemilikan jamban terendah di Kabupaten Barito Kuala sebesar 37. dan pemanfaatan sarana lain-lain sebesar 2. memanfaatkan pantai/ tanah terbuka sebesar 5.41 % menggunakan lubang tanah.71 % ( di wilayah perkotaan sebesar 66. pantai/ tanah terbuka. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 11 .22 % menggunakan sungai/ danau.9 %.7 % dan Kabupaten Tapin sebesar 77. 24.1 %.01 % dan di wilayah perdesaan sebesar 25. diikuti Kabupaten Banjar sebesar 79.47 %).5 %. 20. Persentase kepemilikan jamban di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 58.38 %.16 % yang menggunakan kolam/ sawah.3 %. dan lain-lain. Persentase rumah tangga yang menggunakan tangki septik sebesar 42. sebesar 5.

Penghitungan angka kematian pada umumnya didapat dari hasil survei maupun penelitian. morbiditas dan status gizi masyarakat. tingkat pendidikan dan menurut indeks kekayaan. MORTALITAS Gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2002-2003 dinyatakan AKB menurut berbagai karakteristik latar belakang. Angka ini berada di atas AKB Propinsi Kalimantan Tengah ( 40/ 1. Berdasar Peta Kesehatan Indonesia Tahun 2004.000 KH) dan Kalimantan Timur (42/ 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2000.1.BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN Untuk menggambarkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia berikut ini disajikan situasi mortalitas.000 kelahiran hidup).000 kelahiran hidup (AKB Kalsel 45 per 1. yaitu menurut tempat tempat tinggal di perkotaan dan perdesaan.000 KH).AKB berdasar hasil survei oleh BPS Propinsi Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari diperkirakan sebesar 66.60 per 1. Angka Kematian Bayi (AKB) Data angka kematian yang terdapat pada komunitas diperoleh melalui survei.000 kelahiran hidup. AKB pada tahun 2006 sebesar 40.000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52. Gambaran AKB menurut karakteristik tersebut seperti pada grafik berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 12 . Angka ini menurun dibanding periode tahun sebelumnya.97 per 1. hal ini karena sebagian besar kematian terjadi di rumah. kondisi AKB Propinsi Kalimantan Selatan tergambar dengan warna kuning yang berarti AKB Kalimantan Selatan berada pada kisaran antara 40 – 50 kematian per 1.80 per 1. A. A. Perkembangan angka kematian dan penyakitpenyakit penyebab utama kematian yang terjadi pada periode terakhir seperti pada uraian di bawah ini. Di samping itu kejadian kematian juga dapat digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan lainnya.

Gambar 3.2 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tingkat Pendidikan di Indonesia Tahun 2002/2003 70 65 67 60 50 43 40 30 23 36 20 10 0 SMP + Tidak Tamat SMP Tamat SD Tidak Tamat SD Tidak Sekolah Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 13 .1 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tempat Tinggal di Indonesia Tahun 2002/2003 Perdesaan 52 Perkotaan 32 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 Dilihat dari grafik di atas terlihat bahwa AKB di Perdesaan lebih tinggi dibanding di perkotaan (52 per 1.000 KH).Gambar 3.

Sedangkan penyebab lainnya yang cukup banyak terjadi (kisaran 25.68 %) adalah karena pertumbuhan janin yang lambat. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB. tetapi tidaklah mudah untuk menentukan faktor yang paling dominan serta faktor yang kurang dominan. kekurangan gizi pada janin.000 KH) dan tidak tamat SD (65/ 1. serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. Penyebab kematian bayi secara rinci di Rumah Sakit seperti tergambar pada tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 14 . terlihat bahwa AKB tinggi pada tingkat pendidikan tidak sekolah (67/ 1. Beberapa penyebab kematian bayi dapat bermula dari masa kehamilan 28 minggu sampai hari ke 7 setelah persalinan (masa perinatal).000 KH). Hasil kajian data menunjukkan bahwa tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil. Penyebab kematian yang terbanyak (berkisar 40. kelahiran prematur dan berat badan bayi yang rendah.Dilihat dari karakteristik tingkat pendidikan.000 KH) Gambar 3.3 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Indeks Kekayaan di Indoenesia Tahun 2002-2003 Atas 17 Tengah Atas 36 Tengah 44 Tengah Bawah 50 Teren dah 61 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 Distribusi AKB menurut indeks kekayaan menunjukkan bahwa kematian paling banyak terjadi pada golongan indeks kekayaan terendah (61/ 1. Menurunnya AKB dalam beberapa waktu terakhir memberi gambaran adanya peningkatan dalam kualitas hidup dan pelayanan kesehatan masyarakat.13 %) adalah kejadian kurangnya oksigen dalam rahim (hipoksia intrauterus) serta kegagalan nafas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah lahir (aspeksia lahir).

Gambaran penyebab AKABA di Indonesia masih banyak disebabkan oleh penyakit infeksi. AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan menurun menjadi 1.162 0.03 2. Infeksi khusus lainnya pada masa perinatal Penyakit hemolitik pada janin dan bayi baru lahir.ilan pendek dan berat badan lahir rendah. malnutrisi janin dan gangguan yang berhubungan dengan keham.97 per 1.45 25.100 % 0.Tabel 3.13 10. Janin dan bayi baru lahir yang dipengaruhi oleh faktor dan penyulit kehamilan persalinan dan kelahiran. Hipoksia intrauterus dan asfiksia lahir.68 23 1.33 3. J U M LAH Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 Mati 42 362 2.01 40.000 kelahiran hidup pada tahun 2000 dan pada tahun 2006.29 - A.000 kelahiran hidup.62 9. Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan hasil survei BPS Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari 66.2.65 0.1 per 1. Pertumbuhan janin lamban. Kondisi lain yang bermula pada masa perinatal.1 Distribusi Pasien Keluar Mati di Rumah Sakit Menurut Sebab Penyakit di Indonesia Tahun 2004 Golongan Sebab Sakit Tetanus neonatorum.60 per 1. Cedera lahir. Hasil SKRT 1995 dan Surkesmas 2001 menunjukkan penyebab kematian pada Balita sebagaimana tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 15 . Penyakit infeksi dan parasit kongenital.81 7.297 548 466 137 17 170 5. Gangguan saluran nafas lainnya yang berhubungan dengan masa perinatal.000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52.

5 2. Diare 4.11 % dengan CFR sebesar 1.3 5.000 kelahiran hidup. Gangguan sistem pernafasan 2.Tabel 3.8 %).6 per 100.6 Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 Gambaran penyebab kematian seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa pola penyakit penyebab kematian balita menurut hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001 tidak terlalu banyak mengalami perubahan.3 6.000 kelahiran hidup pada tahun 1998.3. Tetanus 3.1 per 100. AKI di Indonesia dari hasil SDKI 1997 sebesar 334 per 100. Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Ibu (AKI) menurut perkiraan BPS Propinsi Kalimantan Selatan adalah sebesar 307 per 100.000 kelahiran hidup. terlihat bahwa Eklamsia dan preeklamsia menduduki urutan teratas yaitu sebesar 1. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa pemeriksaan rutin pada ibu hamil di Rumah Sakit mengalami penurunan berarti.000 kelahiran hidup dan menurun menjadi 307 per 100. Saraf % 30. Hasil Surkesnas 2001 menunjukkan bahwa penyakit pneumonia merupakan penyebab kematian yang terbanyak (22.6 15.8 13.000 kelahiran hidup (SDKI 2002-2003).8 11.797. Dilihat dari golongan sebab sakit dari data Rumah Sakit di Indonesia. Gangguan perinatal 3.9 5. Tifus SURKESNAS 2001 Jenis Penyakit 1. angka kematian maternal di Rumah Sakit pada tahun 2003 sudah mencapai 1. maka golongan penyulit kehamilan. Sistem pernafasan (Pneumonia) % 22.5 %.000 kelahiran hidup. yaitu jumlah kelahiran hidup mengalami penurunan menjadi sekitar 25. A.1 5.82 %. Namun pada tahun 2004 terjadi kenaikan yang sangat berarti yaitu menjadi 8. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 16 .8 21. persalinan dan masa nifas lainnya menduduki urutan teratas yaitu sebesar 61. Infeksi dan parasit lain 5. Angka ini menurun tajam dibanding tahun 2001 yaitu sebesar 16 kematian per 100. Penyakit infeksi masih merupakan penyebab kematian terbanyak. Kenaikan ini terjadi karena angka denominator.8 % walaupun proporsi golongan sebab sakitnya hanya sebesar 4.2 Pola Penyakit Penyebab Kemaitan Balita di Indonesia Hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001 SKRT 1995 Jenis Penyakit 1. Namun jika dilihat angka kematiannya. Saraf 4. Infeksi lain 6.0 5.2 11. Diare 3. Secara nasional. Sistem pencernaan 6.

Sebagai gambaran 10 penyakit utama penyebab kematian menurut DTD di rumah sakit di Indonesia tahun 2004 adalah sebagai berikut : Tabel 3.868 2.369 % Thd.000 penduduk.5 3. Estimasi AKK berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 1995 sebesar 7.578 3.8 3.0-1 043 169 153 002 278 Sebab Sakit Infeksi saluran nafas bagian atas akut lainnya Stroke tidak menyebut perdarahan atau infark Diare dan gastroenteritis oleh penyebab infeksi tertentu (kolitis infeksi) Tuberkulosis paru Malaria (termasuk semua malaria) Pneumonia Perdarahan intrakranial Demam tifoid dan paratifoid Cedera intrakranial 10.4 per 1.000 penduduk pada tahun 2000 menjadi 19.619 2.4.8 2.3 10 Penyakit Utama Penyebab Kematian Menurut DTD di Rumah Sakit di Indonesia Tahun 2004 Jumlah Mati 5. 5.4 2.000 penduduk pada tahun 2000. 4.1 NO.215 3.3 2. Umur Harapan Hidup Waktu Lahir (UHH) Penurunan AKB berhubunagn erat dengan kenaikan UHH waktu lahir.5 per 1. Kemudian pada tahun 1999 AKK turun menjadi 7.2 2. 3. 9. 7.6 3. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 17 .0 per 1. 2. 1.103 2.000 penduduk dan menurun lagi menjadi 7.6 2. Angka Kematian Kasar (AKK) AKK menurut perkiraan BPS Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 21.5 per 1. Angka ini turun menjadi 7. Totol Kematian 4.000 penduduk pada tahun 1996 dan tidak pernah berubah sampai dengan tahun 1998.000 penduduk pada tahun 2006.6 per 1.554 2. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan angka kematian kasar dalam kurun waktu tahun 1995-2000 relatif stabil dengan penurunan yang sangat kecil.941 3.9 3.852 3. 017 Septisemia Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 A.A. DTD 167 155 005 117.7 per 1. Meningkatnya umur harapan hidup waktu lahir ini secara tidak langsung membari gambaran tentang adanya peningkatan kualitas hidup dan derajat kesehatan.5. 8.Perbaikan derajat kesehatan tercermin pada AKB dan UHH waktu lahir.532 4. 6.

3 50 61 61. MORBIDITAS Morbiditas atau kesakitan adalah merupakan penyimpangan dari keadaan sehat yang dinyatakan dalam jumlah orang yang sakit atau episod. Berdasarkan hasil pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota serta dari sarana pelayanan kesehatan (fasility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan diperoleh gambaran/ pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di puskesmas tahun 2005 seperti disajikan pada tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 18 .6 62.3 tahun pada tahun 2002 dan pada tahun 2005 menjadi 62.4 : Perkembangan Umur Harapan Hidup (UHH) Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005 100 75 UHH (tahun) 60.1 tahun.3 tahun. Gambar 3. Harapan UHH Kalimantan Selatan sebesar 67.1 25 0 1996 1999 2002 2004 2005 - Hasil Sensus Penduduk (SP) 1990 dan 2000 serta estimasi SUPAS 1995 menunjukkan bahwa umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk perempuan di Indonesia dari waktu ke waktu lebih tinggi daripada umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk laki-laki. UHH Kalimantan Selatan pada tahun 1995 sebesar 60.3 61. meningkat menjadi 61.UHH Propinsi Kalimantan Selatan menurut perkiraan BPS Propinsi Kalsel cenderung meningkat dari tahun ke tahun.9 tahun. B.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 JENIS PENYAKIT Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Penyakit Lainnya Penyakit pada Sistem Otot dan Jaringan Pengikat Penyakit Tekanan Darah Tinggi Penyakit Kulit Alergi Penyakit Kulit Infeksi Diare (termasuk tersangka kolera) Penyakit lan pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Radang Sendi Serupa Rematik Radang Pulpa dan Penyakit Periodental Asma Tukak Lambung dan Usus Dua Belas Jari Penyakit Pulpa dan Jaringan Periapikal Tuberkulosis Paru Gangguan gigi dan Jaringan Penyangga lain Penyakit Mata lain-lain Karies Gigi Penyakit Rongga Mulut lain. namun sejak tahun 2002 mengalami kecenderungan penurunan.4 10 Penyakit Terbanyak pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO. Penyakit Malaria Penyakit malaria masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan.Tabel 3. dll Disenteri Gastritis JUMLAH KASUS 135373 48090 38415 35248 31462 27816 22738 16929 16594 14183 14132 9940 7723 7640 6360 5385 5242 3697 2914 2633 B. Perkembangan penyakit dipantau melalui Annual Malariae Incidence (AMI) yang dapat dilihat pada gambar berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 19 . Ludah. Rahang.1.

65 4. yakni ditemukannya kasus malaria klinis di Kota Banjarbaru dengan jumlah yang cukup banyak sebanyak 560 kasus dengan positif 87 slide. Jumlah ini melebihi angka malaria klinis di Kabupaten Banjar (529 kasus dengan positif 89 slide).052).5 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005 8 Per 1.873).Gambar 3.51 4.000 penduduk 6. Kabupaten Tanah Bumbu (1.25 5.28 4. diikuti Kabupaten Tanah Laut (1.51 2.2 5.158) dan Kabupaten Kotabaru (1. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 20 .65 6 4 2 0 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Tahun Kejadian Dilihat dari angka klinis malaria tahun 2005 seperti pada lampiran tabel 7.59 5.03 5.36 3. tergambar bahwa kasus tertinggi di Kabupaten tabalong (2. Dari angka klinis malaria ini dijumpai fenomena yang perlu dikaji lebih lanjut.180).

72 21.3 per 1.000 penduduk.35 30 Gambar 3.000 penduduk) dan Propinsi Kalimantan Tengah sebesar 7. AMI Kalimantan Selatan pada tahun 2004 lebih kecil dibanding Propinsi Kalimantan Barat (26.25 4.2.6 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Indonesia & Prop.2 22.8 21.65 6. sebagaimana pola musiman pada grafik berikut ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 21 .51 4.65 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Tahun Kejadian Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/ Kota se Kalsel Tahun 2005 Kalsel Nasional Dibanding dengan AMI nasional.78 per 1.03 0 1996 5. Kalsel Tahun 1996-2005 31.51 2. Pola musiman seiring dengan turunnya hujan berhubungan erat dengan perkembangan DBD di Kalimantan Selatan.3 21. Penyakit Demam Berdarah Dengue Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang selalu diwaspadai di Propinsi Kalimantan Selatan.59 5.28 4.09 Per 1.9 26.06 15 10 5 5.2 5.97 24.000 penduduk 25 21. angka kesakitan malaria di Propinsi Kalimantan Selatan relatif lebih kecil.2 20 16.36 3. B. Dari tahun ke tahun wilayah penyebarannya semakin meluas.

dan meningkatnya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika. Sero survei yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/ kota menunjukkan hasil sebagaimana gambar berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 22 . Hal ini berarti bahwa jumlah penderita HIV/ AIDS belum dapat dipastikan.220 210 200 190 180 170 160 150 140 130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 JAN FE B M AR APR MAY JUN JUL A UG SEP OCT NOV DE C 2002 2003 2004 2005 Gambar 3. Selanjutnya. perjalanan epidemi ini akan ditentukan oleh jumlah dan sifat hubungan antara kelompok berisiko tinggi dengan populasi umum. Semakin tingginya mobilitas penduduk antar wilayah. Secara kumulatif sampai dengan bulan Desember 2005 ditemukan sebanyak 36 kasus HIV Positif dan 6 kasus AIDS. Jumlah pengidap HIV Positif dan Penderita AIDS digambarkan sebagai suatu fenomena gunung es (iceberg phenomena). Tingkat epidemi ini menunjukkan tingkat perilaku yang cukup aktif menularkan di dalam suatu sub populasi tertentu. menigkatnya perilaku seksual yang tidak aman. menyebarnya sentra-sentra pembangunan ekonomi di Indonesia.3. Perkembangan penyakit HIV/ AIDS terus menunjukkan peningkatan. meskipun berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan.7 : Pola Musiman Penyakait DBD di Propinsi Kalimantan Selatan B. yaitu jumlah penderita yang dilaporkan jauh lebih kecil dibanding jumlah penderita sebenarnya. Penyakit HIV/ AIDS Saat ini di Indonesia telah digolongkan sebagai negara dengan tingkat epidemi yang terkonsentrasi (concentrated level epidemic). dan Zat Adiktif lainnya) melalui suntikan secara simultan telah memperbesar tingkat risiko penyebaran HIV/ AIDS di Propinsi Kalimantan Selatan. misalnya pada kelompok penjaja seks dan pada para penyalahguna NAPZA. Psikotropika. yaitu adanya prevalensi lebih dari 5 % pada sub populasi tertentu.

Gambar 3.9 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kelompk Risikodi Prop Kalsel Tahun 2005 800 700 600 500 400 300 200 100 0 16 42 2 2 376 794 WPS Langsung WPS Tdk Langsung NAPI Kelompok Risiko Sero Survei Positif HIV ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 23 .8 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kab/ Kota di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2005 450 400 350 300 250 200 150 111 118 69 3 2 0 0 0 11 0 101 174 270 414 100 50 0 4 66 BJM BB BJR HST BTL TALA TANBU KTB Wilayah Survei Sero Survei Positif HIV Gambar 3.

khususnya untuk tahun 2006. Pelayanan Antenatal. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi.72 %.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 24 . dokter umum. a. Gangguan kesehatan yang dialami seorang ibu yang sedang hamil bisa berpengaruh pada kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan masa pertumbuhan bayi dan anaknya. A. dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan masyarakat. Dengan pemberian pelayanan kesehatan dasar secara tepat dan cepat.10 % dengan rentang antara 61. Cakupan tertinggi di Kota Banjarmasin sebesar 95. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 61.30 %. Berikut ini diuraikan gambaran situasi upaya kesehatan.72 % s. bidan.66 %.BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN Dalam rangka mencapai tujuan pembanguna kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. dan perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilannya sesuai pedoman pelayanan antenatal yang ada dengan titik berat pada kegiatan promotif dan preventif.06 % dan Kota Tapin sebesar 85. PELAYANAN KESEHATAN DASAR Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. diharapkan sebagaian besar masalah kesehatan masyarakat sudah dapat diatasi. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan profesional (dokter spesialis kandungan dan kehamilan. Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut : 1. Cakupan K4 di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 76. K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai dengan standar serta paling sedikit empat kali ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .66 %. diikuti Kabupaten Banjar sebesar 86.d 95. Seorang ibu mempunyai peran yang sangat besar di dalam pertumbuhan bayi dan perkembangan anak.

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan pada tahun 1998 sebesar 60. terkadang dijumpai ibu hamil yang memiliki risiko tinggi yang memerlukan pelayanan kesehatan lanjut.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 25 . c.17 %. hal ini antara lain disebabkan pertolongan persalinan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan (profesional). Ibu Hamil Risiko Tinggi yang Dirujuk Dalam memberikan pelayanan khususnya oleh tenaga bidan di desa dan puskesmas. tahun 2003 sebesar 70.60 %. Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 78. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . maka perlu dilakukan rujukan ke unit pelayanan kesehatan memadai. Angka ini relatif masih rendah.78 %. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 60. Berdasarkan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 didapat gambaran ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14. b.17 %.83 %. Menurut statistik Kesra tahun 2004.62 %. sekali pada trimester dua.kunjungan dengan distribusi sekali pada trimester pertama. Dengan terbatasnya kemampuan memberikan pelayanan oleh tenaga bidan di desa atau puskesmas.30 %.52 % dan tahun 2005 sebesar 79. diikuti oleh Kabupaten Banjar sebesar 84. Cakupan tertinggi di Kota Banjarbaru sebesar 97.91 % dan Kota Banjarmasin sebesar 81.45 %.75 %. cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan termasuk pendampingan meningkat pada kurun waktu terakhir. Komplikasi dan kematian ibu maternal dan bayi baru lahir sebagaian besar terjadi pada masa di sekitar persalinan. Secara nasional persentase ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 23. dan dua kali pada trimester ke tiga. tahun 2004 sebesar 71. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan.

2. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus. petugas kesehatan di samping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu.77 % s. diikuti Kabupaten Tanah Laut sebesar 84. guru UKS dan dokter kecil.04 % dan Kota Banjarmasin sebesar 95. Kabupaten Hulu Sungai Tengah.49 % dan Kabupaten Tabalong sebesar 77. Anak Usia Sekolah dan Remaja Pelayanan kesehatan pada kelompok ini dilakukan dengan pelaksanaan pemantauan dini terhadap tumbuh kembang dan pemantauan kesehatan anak pra sekolah. yaitu satu kali pada umur 0-7 hari dan selanjutnya satu kali pada umur 8-28 hari. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada neonatus (usia 0-28 hari) minimal dua kali.79 %. Menurut hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota yang terdapat datanya pada tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan cakupan deteksi dini anak balita pra sekolah sebesar 26.52 %. Cakupan tertinggi di Kabupaten Banjar sebesar 100 % diikuti Kota Banjarbaru sebesar 98.96 % dengan kisaran antara 30. Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang dari satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. Kunjungan Bayi Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan kunjungan Bayi di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 57.d 91. Pelayanan Kesehatan Anak Pra Sekolah.d 100 %. Cakupan kunjungan neonatal (KN) di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 88.52 % s. e. Cakupan kunjungan bayi tertinggi di Kabupaten Tapin sebesar 91. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 72.32 % dengan kisaran antara 72.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 26 . baik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun peran serta tenaga terlatih lainnya seperti kader kesehatan.49 %.90 %.d.89 %.77%. Pada tahun 2006 terdapat dua Kabupaten yang tidak ada datanya yaitu Kabupaten Kotabaru. pemeriksaan anak Sekolah Dasar/ sederajat.89 %. Cakupan terendah di Kabupaten Balangan sebesar 30. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . serta pelayanan kesehatan pada remaja.

Secara provinsi.81 %.08 % dan cakupan pelayanan kesehatan remaja sebesar 11. Pelayanan Keluarga Berencana. Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisasi secara lengkap pada sekelompok bayi. Pelayanan kesehatan juga dilakukan secara khusus kepada kelompok pra usia lanjut dan usia lanjut. Kabupaten Banjar.88 %. Dari data 8 kabupaten/kota yang terdapat data tentang cakupan pelayanan pra usia lanjut dan usia lanjut. Bila cakupan UCI dikaitkan dengan batasan suatu wilayah tertentu. yaitu sebesar 66 % (target 80 %).24 %. Kabupaten Kotabaru. Pelayanan Kesehatan Pra Usia Lanjut dan Usia Lanjut. Pelayanan Imunisasi. 5. Kota Banjarmasin sebesar 84. Pemerintah. pencapaian UCI tingkat desa/kelurahan masih di bawah target. yakni Kabupaten Tanah Laut. yaitu Kota Banjarbaru sebesar 88. Berdasarkan pengumpulan data/ indikator kinerja SPM tahun 2006 menggambarkan bahwa peserta KB aktif di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 76. dalam hal ini menargetkan pencapaian UCI pada wilayah administrasi desa/ kelurahan. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Kabupaten Tabalong. Kabupaten Banjar sebesar 86.54 % tahun 2006. diikuti suntik sebesar 28. Kabupaten Hulu Sungai Utara. berarti dalam wilayah tersebut tergambarkan besarnya tingkat kekebalan masyarakat atau bayi (herd immunity) terhadap penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). dimana pada kelompok ini biasanya banyak mengalami gangguan kesehatan degeneratif dan fungsi tubuh lainnya. 3. Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu diperoleh gambaran cakupan pelayanan sebesar 71.59 %.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 27 .05 %.0 % dan Kabupaten Kotabaru sebesar 83.36 %.94 % dengan jenis kontrasepsi pil yang terbanyak sebesar 56. Kabupaten Barito Kuala. Dari 13 kabupaten/kota yang dipantau terdapat 6 wilayah yang telah mencapai target UCI desa/kelurahan. 4. Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat digambarkan melalui cakupan peserta KB yang ditunjukkan melalui peserta KB aktif dan jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor.Cakupan pemeriksaan siswa Sekolah Dasar/sederajat sebesar 21.

Seksi Sistem Informasi Kesehatan 28 . Cakupan kunjungan rawat inap sebesar 2. Berdasarkan data/informasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan terdapat cakupan kunjungan rawat jalan sebesar 68. PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG Upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan secara rawat jalan bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehzatan ringan dan pelayanan rawat inap. cakupan kunjungan gangguan jiwa sebesar 6. rata-rata tempat tidur dipakai (BTO). Sedangkan persentase GDR dan NDR berada di bawah standar maksimal yaitu 3. Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Beberapa indikator standar terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipantau antara lain pemanfaatan tempat tidur (BOR).91 %. yaitu sebesar 40-50 kali per tahun. Rata-rata tempat tidur yang dipakai sebesar 56. yaitu 3. Angka ini berada di atas standar rata-rata BTO. rata-rata selang waktu pemakaian tempat tidur (TOI).74 %. pencapaian angka ini perlu diwaspadai dan ditindaklanjuti dengan strategi pelayanan kesehatan yang baik.65 % meningkat dibanding tahun 2005 sebesar 60. TOI diatas standar yaitu 4.B.3 kali per tahun. LOS berada di bawah standar. sedangkan rumah sakit yang dilengkapi berbagai fasilitas di samping memberikan pelayanan pada kasus rujukan untuk rawat inap juga melayani kunjungan rawat jalan. Data tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan BOR hanya 49. Walaupun berada di atas standar.5 hari S (standar 6-9 hari). Sementara itu. dikaitkan dengan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan termasuk prosedur rujukan.76 %. Sebagian besar sarana palayanan puskesmas dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi kunjungan rawat jalan.72 % menurun dibanding tahun 2005 sebesar 5.7 % untuk GDR (standar maksimal 4 %) dan 2. rata-rata lama hari perawatan (LOS). baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapatkan gangguan kesehatan sedang hingga berat. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .1 hari (standar 2-3 hari).5 %).0 % untuk NDR (standar maksimal 2. persentase pasien keluar yang meninggal (GDR) dan persentase pasien keluar yang meninggal < 24 jam perawatan (NDR).3 % (standar 60 %). 1.

Persentase neonatal risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 86. Kabupaten Tabalong. gambaran penulisan resep obat generik terlihat bahwa persentase penulisan obat generik sebesar 74. Pelayanan Ibu Hamil dan Neonatus Risiko Tinggi. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR Banyaknya orang sakit menggambarkan kondisi kesehatan suatu wilayah. keduanya menunjukkan kejadian penyakit tertentu saja. Indikator yang biasa digunakan antara lain adalah insiden (Incidence Rate = IR) dan atau prevalensi (Prevalence Rate = PR). Penggunaan obat generik merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat menjangkau obat yang berkualitas. Bersama dengan prevalensi dan insidensi digunakan juga indikator tingkat kematian suatu penyakit (Case Fatality Rate = CFR). C. Kabupaten Banjar.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 29 . yaitu sebesar 100 % dan terendah di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 8.90 %. Kabupaten Hulu Sungai Utara. 3.50 %. Kabupaten Tapin.2. Persentase tertinggi di Kabupaten Barito Kuala.5 % dari jumlah resep. Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.80 %. Data tahun 2006 tidak tersedia. Persentase ibu hamil risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 56.9 %. Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan hasil pengumpulan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan kabupaten/ kota yang tersedia datanya (Kabupaten Kotabaru. Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupten/kota menunjukkan bahwa persentase ibu hamil risiko tinggi dan neonatal risiko tinggi yang dirujuk dan mendapat pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan tergambar sebagai berikut : • • • • Persentase ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14.30 %. Persentase neonatal risiko tinggi yang dirujuk sebesar 1. Pemanfaatan Obat Generik. Keberhasilan dalam sosialisasi pemanfaatan obat generik sangat dipengaruhi oleh keseriusan tenaga kesehatan dan terjaminnya ketersediaan obat generik di fasilitas kesehatan.

1992 dan 1995. melainkan disebabkan adanya Proyek Intensifikasi Pemberantasan Penyakit menular bantuan ADB yang telah dimulai sejak tahun 1997 yang mempunyai implikasi peningkatan sumber daya manusia. Penyakit Menular Langsung.1. Peningkatan tersebut bukan berarti karena bertambathnya kasus di masyarakat. Indikator untuk menilai keberhasilan program ini adalah penemuan penderita pneumonia sangat terkait dengan penanggulangan polusi..05 per 100. b. sarana laboraturium serta pendanaan untuk menunjang program pemberantasan penyakit TB Paru. Penyakit ini pada umumnya masih merupakan masalah kesehatan masyarakat mengingat kasusnya yang masih banyak ditemui dimasyarakat. dimana Tuberkolosis Paru merupakan golongan penyebab kematian yang besar di Indonesia. c. pencegahan berat badan lahir rendah dan pemberian vitamin A. Diare Penyakit diare di Kalimantan Selatan masuk dalam golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relative cukup tinggi. yaitu penggunaan air untuk keperluan ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . a. Penyakit menular langsung adalah penyakit infeksi yang dapat ditularkan ke orang lain tanpa perantara.68 per 100. Hal ini di dukung oleh data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1986. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Program pemberantasan penyakit ISPA di prioritaskan pada penanggulangan pneumonia pada balita.000 penduduk menjadi pada tahun 2001 menjadi 9. Tuberkolosis paru(TB paru) Penyakit Tuberkolosis Paru masih merupakan masalah kesehatan masyarakat. Paru di Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 30 .d 2006 memperlihatkan peningkatan kasus BTA Positif dari 4. Data tahun 2001 s. Berikut ini adalah beberapa penyakit menular langsung yang cukup menonjol. Keadaan ini didukung oleh factor lingkungan. Upaya yang terbukti efektif untuk mencegah pneumonia adalah imunisasi.000 penduduk tahun 2006. Penyakit TB.

Penyakit Bersumber Binatang a. Penderita sebagian besar terinfeksi karena pekerjaan mereka yang berkelut di ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Kalimantan Selatan marupakan provinsi yang sudah terancam oleh pandemic AIDS. serta kondisi sanitasi perumahan yang tidak higienis.000 penduduk tahun 2005 pada tahun 2006 meningkat menjadi 19. Kabupaten Tanah Laut.000 penduduk menurun menjadi 6. HIV/AIDS.000 penduduk tahun 2001 menjadi 1 per 10. pemekrisaan anak sakolah.5 per 1. yaitu Kabupaten Kotabaru. walaupun penurunannya secara landai dari 1.9 per 10. dari 17 per 1.000 penduduk tahun 2005. herpes genetalis. Di Indonesia HIV/AIDS telah menyebar di 32 provinsi. Saat ini diperkirakan terdapat 250 juta penderita PMS meliputi penyakit sifilis. Penyakit Malaria Penyakit malaria di beberapa daerah masih merupakan masalah kesehatan masyarakat khususnya di daerah yang mempunyai kawasan hutan. Kusta Indikator untuk mengetahui keadaan penyakit kusta salah satunya adalah prevalen penyakit tersebut yang berasal dari penemuan kasus melallui kegiatan kontak survey. Kumulatif kasus HIV/AIDS di Provinsi Kalimantan Selatan ditemukan sebanyak 36 HIV dan 6 AIDS.9 per 1. Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tabalong. Daerah endemis malaria Kalimantan Selatan terjadi di sekitar hutan di sepanjang pegunungan meratus. diperoleh gambaran prevalens kusta di Provinsi Kalimantan Selatan cenderung menurun.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 31 . chase survey (leprosy Elimination Campaign/LEC).5 per 10. Angka kejadian penyakit diare sejak tahun 1997 cencerung mengalami penurunan. e. Berdasarkan hasil sero survei terlihat adanya kecenderungan peningkatan kasus HIV/AIDS.sahari-hari yang tidak memenuhi syarat. Penyakit Menular Seksual Penyakit Menular Seksual (PMS).000 penduduk.000 penduduk. sarana jamban keluarga yang kurang memenuhi syarat. Pada tahun 2006 menjadi 0. Dari penderita kusta yang datang dengan sukarela untuk diperiksa. termasuk HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat. Penyakit diare juga merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak balita. 2. gonorhoe. d.

Virus Rhabdo terdapat pada air liur hewan penderita rabies seperti anjing. 6.500 orang penderita kronis dan sekitar 100 juta orang potensial risk tertular filarial. Oleh karena itu.66 per 100. Insidens penyakit DBD di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006. hutan tanaman industri dan pertanian menjadi bentuk baru dari habitat vektor malaria selain habitat tersebut di atas. selain itu daerah yang terjangkit juga semakin luas. Rabies Penyakit Rabies adalah penyakit menular akut dari susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus rhabdo atau salah satu dari penyakit zoonosis. c.. Seseorang yang telah menunjukan gejala rabies akan sulit ditolong karena sampai saat ini belum ditemukan obatnya (CFR = 100%).seperti pendulang emas. Disamping itu perubahan topografi wilayah akibat pembangunan (sosial ekonomi) di hutan seperti pertambangan. d.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 32 . b. Sejak tahun 1995-2004 terjadi kenaikan kasus gigitan hewan tersanga rabies. angka kejadian penyakit ini sangat di pengaruhi oleh lingkungan terutama kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit DBD perlu diwaspadai sejalan dengan semakin meningkatnya mobilitas penduduk. yaitu sebesar 14. kegiatan program pemberantasan penyakit Filaria (kaki gajah) melalui elkaga ( Eliminasi Kaki Gajah) tahun 2020 pada setiap tahunnya terus dikembangkan karena penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Filariasis Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pembangunan nasional di bidang kesehatan.sekitar hutan. selain meningkatnya transportasi dan mobilisasi. kucing dan kera yang ditularkan melalui gigitan. pencari hasil hutan atau karena tempat tinggal mereka di tepi hutan. diperkirakan 10 juta orang di Indonesia terinfeksi cacing filarial. Filaria merupakan penyakit menular. Dengan demikian penyakit ini harus terus diwaspadai mengingat angka kematian yang disebabkan DBD berfluktuasi naik turun. Data di Kalimantan Selatan ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . setiap kasus gigitan selalu diobservasi baik pada manusia yang digigit maupun pada hewan penggigit untuk mengindentifikasi adanya gajala penyakit rabies.000 penduduk cenderung mengalami peningkatan dibanding insidens tahun 2005 sebesar 9.3 per 100. Angka kejadian malaria untuk daerah di luar Jawa–Bali menggunakan indikator Parasite Rate (PR).000 penduduk.

Kecamatan Danau Panggang. ditemukan beberapa permasalahan gizi yang sering dijumpai pada kelompok masyarakat. Fasciolopsis Buscii Penyakit Fasciolopsis Buscii di Indonesia hanya ada di Provinsi Kalimantan Selatan.0% (Tahun 1985-2001).80%). e. Berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan. PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT Upaya perbaikan gizi masyarakat pada hakikatnya dimaksudkan untuk menangai permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat.5%).1 Jumlah Balita Ditimbang.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 33 .4 4. Gangguan Akibat Kekurangan Yodium dan Anemia Gizi Besi. Pemantauan Petumbuhan Balita Upaya pemantauan status gizi pada kelompok balita difokuskan melalui pemantauan terhadap pertumbuhan berat badan yang dilakukan melalui kegiatan penimbangan di Posyandu secara rutin setiap bulan.48 BB Naik Balita BGM ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . 1. Berdasarkan hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota diperoleh gambaran seperti pada gambar berikut : Gambar 4. Kekurangan Vitamin A.01%-35. Berdasarkan survei yang dilakukan. prevalensi penyaklit ini sebesar 1. serta pengamatan langsung terhadap penampilan fisik balita berkunjung di faslitas pelayanan kesehatan. yaitu Kekurangan Kalori Protein. dan Kecamatan Sungai Pandan.3%) dan Kabupaten Barito Kuala (1.13 68. Balita BGM di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 80 60 40 20 0 Ditimbang 45.terdapat 2 Kabupatn endemis filaria (Mikrofilaria Rate/Mf R = 1. Berat Badan Naik. tepatnya di Kabupatan Hulu Sungai Utara. D.2%27. tersebar di kecamatan Babirik. yaitu Kabupaten Hulu Sungai Utara (1.

2. Pemberian Kapsul Vitamin A Uapaya perbaikan gizi juga dilakukan pada beberapa sasaran yang diperkirakan banyak mengalami kekurangan terhadap vitamin A yang dilakukan melalui pemberian kapsul vitamim A dosis tinggi pada bayi dan balita yang diberikan sebanyak 2 kali dalam satu tahun (Pebruari dan Agustus) dan pada ibu nifas diberikan 1 kali. 3. Pemberian Tablet Besi Pelayanan pemberian tablet besi dimaksudkan untuk mengatasi kasus anemia serta meminimalisir dampak buruk akibat kekurangan fe, khususnya yang dialami oleh ibu hamil. Cakupan pemberian tablet besi pada ibu hamil (Fe1 dan Fe3) tahun 2006 berdasarkan data kabupaten/ kota adalah seperti gambaran berikut :
Gambar 4.2 Persentase Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 Bumil di Prov.Kal.Sel Tahun 2006

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0
K .b aru Tala j ar B an Tap H ST Bj m B .b Tab B at ola H SS H SU B al gn Tan aru in bu

Fe1

Fe3

E.

PELAYANAN KEFARMASIAN Upaya kefarmasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara paripurna. Upaya tersebut dimaksudkan untuk; 1). menjamin ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan obat generik dan obat esensial yang bermutu bagi masyarakat, 2). mempromosikan penggunaan obat yang rasional dan obat generik, 3). meningkatkan kulaitas pelayanan kefarmasian di farmasi komunitas dan farmasi klinik serta pelayanan kesehatan dasar, serta 4). melindungi masyarakat dari penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan, mutu dan keamanan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

34

Berdasarkan data/ indikator kinerja Standar Pelayana Minimal (SPM) bidang kesehatan kabupaten/ kota tahun 2005 diperoleh gambaran bahwa ketersediaan obat generik sebesar 97,4 % dari kebutuhan onbat dei kabupaten/ kota. Sedangkan ketersediaan obat esensial melibihi jumlah kebutuhan obat di kabupaten/ kota yaitu sebesar 136,0 %. Dilihat dari persentase penulisan resep obat generik, terlihat bahwa jumlah resep obat genrik yang ditulis sebesar 74,5 %. Data tahun 2006 tidak tersedia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

35

BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN Gambaran mengenai situsi sumber daya kesehatan dikelompokkan menjadi sarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan pembiayaan kesehatan seperti terlihat pada uraian sebagai berikut :

A. SARANA KESEHATAN Pada bagian ini diuraikan tentang sarana kesehatan di antaranya puskesmas, rumah sakit, sarana upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM). 1. Puskesmas. Tabel 5.1 Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 KABUPATEN/ KOTA Banjarmasin Banjarbaru Banjar Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Balangan Tabalong Tanah L:aut Barito Kuala Tanah Bumbu Kotabaru TOTAL

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

PUSKESMAS 26 5 22 13 19 19 12 9 15 15 16 8 22 201

PUSTU 32 10 71 47 69 45 33 25 58 60 66 45 68 629

PUSLING 24 7 20 14 20 29 14 9 13 15 16 6 24 211

Setiap tahun jumlah puskesmas (termasuk puskesmas perawatan) terus meningkat, demikian juga puskesmas pembantu yang terus meningkat. Bila dilihat dari rasio puskesmas per 100.000 penduduk, terlihat bahwa rasio puskesmas terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 36 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

155 210.792 469.000 penduduk.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 RASIO PUSKES THD 100.879per 100.78 8.000 penduduk dan Kabupaten Tapin sebesar 8.00 8.16 per 100.45 7.79 9.88 5.025 153.000 penduduk.68 6.sebesar 6.01 8.2 di atas nampak bahwa rasio puskesmas terhadap 100. Tabel 5.71 per 100.455 187.2 Rasio Puskesmas terhadap 100. Tabel 5. Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana rumah sakit antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya diukur dengan jumlah rumah sakit dan tempat tidurnya serta rasionya terhadap jumlah penduduk.422 261.000 penduduk masih bervariasi yang cukup lebar dengan rentang antara 3.40 4.189 3.Seksi Sistem Informasi Kesehatan . Ini berarti bahwa pada periode tahun 2006 setiap 100.095 200.000 penduduk.000 penduduk.717 98.298 149.3 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 37 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .07 per 100.07 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH PENDUDUK 249.26 per 100. Rasio yang rendah di Kota Banjarbaru sebesar 3.000 PENDUDUK 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 6.45 per 100.955 240.000 penduduk sampai dengan 9.565 JUMLAH PUSKESMAS Dari gambaran seperti pada tabel 5.45 per 100.71 9.208 610.000 penduduk rata-rata dilayani oleh 5-6 unit puskesmas.01 4.26 3.26 per 100.16 6. Rumah Sakit. Rasio tertinggi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 9.307. 2.344 266. diikuti Kabupaten Balangan sebesar 9.910 210.26 3.000 penduduk dan Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 3.000 penduduk.

Rata-rata setiap tempat tidur penduduk.46 48.94 47.65 38.910 210.565 RASIO TT THD PDDK 30.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .80 Untuk menggambarkan cakupan ketersediaan sarana pelayanan kesehatna di rumah sakit digunakan rasio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk.717 98.000 penduduk sebesar 59.978 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH PENDUDUK 249.307.000 penduduk.208 610.189 3.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JUMLAH TEMPAT TIDUR 75 68 127 55 57 127 89 99 99 1107 75 1.07 20.96 59.04 52.025 153.455 187. rumah sakit melayani 1.344 266.23 63.298 149.792 469.97 27.88 181.Rasio Puskesmas terhadap 100.672 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 38 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .422 261.095 200.19 36.155 210. Pada tahun 2006 rasio tempat tidur rumah sakit per 100.80 per 100.955 240.06 25.

Mandiri 3431 1698 1158 497 78 1312 339 326 72 1 0 25.Pratama .4 Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO.1 0.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .0 49. Namun data tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta sulit didapatkan.Mandiri 2 Pondok Bersalin Desa (Polindes) 3 Pos Obat Desa .Madya .49 2. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 39 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .Purnama .1 0.8 24. TENAGA KESEHATAN Penyelenggaraan upaya kesehatan tidak hanya dilakukan pemerintah. UKBM JUMLAH % 1 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) . Persentase UKBM yang bersifat mandiri masih relatif kecil. Oleh karena itu. Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) Tabel 5.3.Madya .75 14. gambaran situasi ketersediaan tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta perlu diketahui.27 Berdasarkan data dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 pencapaian upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) tergambar seperti pada tabel di atas. tetapi juga diselenggarakan oleh swasta.8 22.Pratama . B.49 33.Purnama .

74 (per 150.000) = 3.000) = 2.02 (per 100.000 22/100.000 117. sedangkan pada anggaran tahun 2006 mencapai 20 % dari belanja langsung atau sebesar 207.5 Rasio Tenaga Kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JENIS TENAGA RASIO = 48.000 30/100.644 orang dan JPKM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).000 11/100.80 (per 100.000) = 56.46 (per 100. nampak bahwa rasio tenaga kesehatan terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan masih berada di bawah standar yang diharapkan.000) = 7.8 milyar.000 • • • • • • • • Dokter Dokter Spesialis Dokter Gigi Apoteker Asisten Apoteker Perawat Bidan Tenaga Gizi = 11.5/100.948 orang.75 (per 100. yaitu PT. Jamsostek dengan peserta sebanyak 84.23 (per 100.Seksi Sistem Informasi Kesehatan . Keterlibatan sektor swasta dan masyarakat dalam pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 40 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .33 (per 100.000) STANDARD 40/100.000 6/150.000 10/100.000) = 85.000 100/100.12 % dari anggaran belanja langsung daerah.54 (per 100. ASKES Persero dengan peserta sebanyak 319.000) Dari gambaran seperti tabel di atas.Tabel 5. Sesuai indikator Indonesia Sehat 2010 diharapkan sebesar 80 % penduduk mempunyai jangkauan Jaminan pemeliharaan Kesehatan. C.d 2004 berkisar antara 10 % .000) = 13. PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang bersumber dana APBD pada periode 2000 s.

Untuk perbaikan ke depan terhadap substansi penyajian ataupun waktu terbit buku profil kesehatan ini dibutuhkan komitmen bersama. Data dan informasi yang terdapat dalam Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini adalah berdasarkan pencapaian Indikator Indonesia Sehat 2010 dan Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan sebagai penilaian kinerja Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. sehingga hasilnya dapat lebih dirasakan oleh masyarakt dalam bentuk pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau.Seksi Sistem Informasi Kesehatan . keseriusan dan dukungan dari semua pihak. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 41 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .BAB VI PENUTUP Sesungguhnya data dan informasi sangat dibutuhkan bagi para penentu kebijakan dan perencana pembangunan kesehatan di segala tinglat administrasi. diharapkan buku profil kesehatan pada tahun mendatang akan terbit lebih awal. Dengan adanya penyajian data dan informasi di dalam profil kesehatan ini dalam bentuk narasi dan lampiran diharapkan dapat digunakan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dari setiap program. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan untuk menilai pencapaian program di kabupaten/kota. khususnya unit-unit di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Dengan adanya berbagai terobosan dalam rangka pengadaan data dan informasi. Demikian penyajian Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini. semoga narasi dan lampiran ini dapat memenuhi kebutuhan akan adata dan informasi kesehatan dalam rangka melihat gambaran situasi pembangunan kesehatan di provinsi kita yang tercinta ini.

TABEL PROFIL KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan .

00 4.7 3.34 163. Tengah 8 H.095 200.20 16 17 12 10 11 7 12 5 3 10 6 118 288 194 126 144 161 214 124 119 159 1. JUMLAH DESA/KELURAHAN. DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LUAS WILAYAH (km 2) 3 JUMLAH KECAMATAN 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 DESA KELURAHAN 5 DESA+KEL.904 51.014 28.472.792 469.792 6 6 5 4 8 5 7 50 17 1 376 133 456.28 85.955 240.66 235.7 3.5 3.0 4.47 55.5 3.00 72.84 27.401 54.20 111.2 3.228 249.00 1.852 Sumber: BPS Prop.00 362.S.94 1.701.792 294 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2.969.TABEL 1 LUAS WILAYAH.6 4.9 68.40 52.7 3.95 1. JUMLAH RUMAH TANGGA.155 210.S.010.78 100.298 149. Kalsel .193 60.S.00 2.422. 6 JUMLAH PENDUDUK 7 JUMLAH RUMAH TANGGA (KK) 8 RATA-RATA JIWA/RUMAH TANGGA (KK) 9 KEPADATAN PENDUDUK /km 2 10 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.668.025 153.208 610.565 65.878.57 423.344 266.804.8 3.7 4.779 40.00 3. Selatan 7 H.1 4.858 3.8 3. JUMLAH PENDUDUK.390 62.00 3.480 130.189 3.168 41.422 261.910 210.67 47.472.00 38.54 88.946.822.092 68.455 187.717 98.623.4 3.307.08 42.73 4.44 8.00 893. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 3.305 135.340 65.62 9 128 195 5 261.00 9.541 850.251 47.

7 54.0 48. RASIO BEBAN TANGGUNGAN DAN RASIO JENIS KELAMIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK <1 1 2 3 4 NO KABUPATEN/ KOTA JUMLAH PENDUDUK 1-4 5 LAKI-LAKI (TAHUN) 5-14 15-44 45-64 6 7 8 >=65 9 JML 10 <1 11 1-4 12 PEREMPUAN (TAHUN) 5-14 15-44 45-64 13 14 15 >=65 16 JML 17 RASIO RASIO BEBAN JENIS TANG KELAMI GUNGAN N 18 19 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.025 153.794 2.S.2 54.356 19.S.475 41.763 1.180 2.2 99.565 13.394 8.2 100.932 10.599 1.065 50.417 20.479 833.533 65.488 27.726 13.812 13.208 610.093 34.5 54.7 107.531 15.019 4.071 11.967 9.536 21.818 134.373 102.5 43.030 2.548 122.297 5.066 14.711 10.644.845 9.906 253.095 200.8 105.189 3.863 4.732 73.126 27.204 25.905 3.470 51.244 150.591 54. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 249.338 2.709 12.379 18.524 15.088 851.118 678 10.855 20.344 266. KELOMPOK UMUR.065 18.490 45.177 49.517 1.166 1.422 261.831 3.1 48.519 54.429 1.296 26.987 22.844 74.185 67.3 51.689 3.596 Sumber: BPS Prop.540 15.400 15.6 53.937 21.211 134.446 19.899 1.848 23.4 102.326 1.725 6.3 49.903 5.534 10.5 54.717 98.954 135.110 41.552 49.652 47.4 97.703 9.120 4.593 8.619 123.566 75.629 50.433 6.845 49.5 94.TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN.801 126.131 22. Selatan 7 H.3 94.754 21.910 210.806 240.030 1.7 50.466 13.269 66.5 105.626 49.402 10.102 93.688 113.298 149.722 98.011 1.987 108.210 2.904 16.754 38.872 24.353 93.324 25.582 51.453 11.969 6.896 1.371 24.053 12.078 14.340 6.526 131.801 4.792 469.8 94.029 159.012 55.897 4.915 8.607 147.906 66.460 109.798 1.501 56.169 2.112 6.127 1.446 17.290 5.902 315.468 125.865 4.565 3.692 7. Kalsel 2006 .520 10.1 ######## 23.093 27.136 53.8 95.261 73.3 103.523 305.181 78.455 187.164 246.164 761 608 24.723 58.036 6.878 15.535 118.936 2.328 3.164 12.823 14.307.1 101.955 240.859 61.6 53.491 8.280 21.943 20.854 4.018 2.043 2.S.386 5.479 348.923 102.128 7.778 16.059 10.036 1.598 2.117 7.986 228.261 19.0 108.685 304.656 2.364 9.429 49.443 21.283 1.027 30.548 2.783 52. Tengah 8 H.581 66.209 2.213 10.915 4.116 24.695 101.540 1.155 210.186 37.555 13.860 71.336 116.632 3.642 6.026 3.9 49.183 36.821 3.018 62.446 27.

555 246.644.TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO KELOMPOK UMUR (TAHUN) 2 JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI 3 PEREMPUAN 4 LAKI-LAKI+PEREMPUAN 5 1 1 2 3 4 5 6 <1 1-4 5 .565 Sumber : BPS Prov.905 54.296 315.820 127.801 1.969 23.Ka.114 1.533 851.711 147.662.433 500.596 47.389 664.44 45 .972 281.Sel .878 253.036 1.093 348.64 65 keatas JUMLAH 24.14 15 .837 3.915 73.685.581 833.261 134.307.

10 3.903 5.524 500 12.33 0.496 823 7.30 29.820 22.193 14.347 4.766 23.518 15.41 62.54 145 0.644 6.26 16.186 14.821 Sumber: Kantor Statistik Kabupaten/Kota .869 16.67 202 1.94 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 5.74 3.93 9.95 1.107 9.770 601 2.163 41.099 519 2.51 3.224 41.396 0.218 2.715 11.667 11.212 2.484 2.534 15.957 14.136 19.80 14.268 230 1.28 17.590 2.488 11.696 28.657 15.221 9.15 127 17.318 3.01 1.038 1.90 33.32 1.877 23.30 6.96 1.03 115 0.823 674 4.84 34.041 11.584 17.08 35.180 23.677 8.40 2.40 1.439 0. Tengah 8 H.032 4.54 14.60 1.60 15.79 410 2.927 8.99 16.28 1.60 3.944 5.38 41.90 16.19 79.91 1.34 120 0.289 6.237 13.289 2.89 0.S.78 76.128 11.398 6.786 7.648 16.81 11.40 10.240 3.88 0.081 17.373 209 0.487 13.198 4.779 7.648 21.648 34.03 1.70 0.034 2.S.073 15.20 9.S.23 1.686 34.20 46.32 17.67 3.36 2.312 1.67 1.551 1.25 1.199 27.15 2.092 10.809 1.812 0.69 124 1.55 2.251 3.859 4.014 3.666 14.77 12.34 50.244 1.03 10.50 0. Selatan 7 H.492 11.83 3.31 1.39 2.270 4.773 15.322 7.TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS DIRINCI MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LAKI-LAKI NO KABUPATEN/ KOTA TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH 3 PEREMPUAN SLTA/ MA 7 TIDAK/ BELUM TAMAT SD 4 SD/MI 5 SLTP/ MTs 6 TIDAK/ AK/ BELUM UNIVERS DIPLO ITAS PERNAH MA SEKOLAH 8 9 11 TIDAK/ BELUM TAMAT SD 12 SD/MI 13 SLTP/ MTs 14 AK/ UNIVERS SLTA/ MA DIPLO ITAS MA 15 16 17 1 2 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.937 16.90 10.722 0.402 766 9.848 16.30 0.69 20.14 14.68 2.70 7.447 38.521 6.826 18.08 75.989 17.38 2.432 13.30 10.069 2.36 27.196 8.90 1.84 60.798 279 1.269 14.14 1.40 10.71 2.464 16.03 2.292 18.617 3.95 69. Utara 9 Tabalong 11.717 14.480 0.40 11.64 45.106 24.80 18.03 27.83 3.

379 562.954 135.685 283.482 97.145 113.989 222.422 261.566 72.877 92.779 82.255 54.715 574. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 126.483 191.509 198.4 Sumber : BPS Prov.0 88.0 96.336 92.582.7 96.6 94.492 430.3 97.210 282.3 94.0 95.937 44.505 101.8 93.195 206.S.048 90.872 247.797 67.955 195.7 98.377 3.652 47.629 131.3 96.7 97.7 96.4 98.875 200.0 94.0 95.178 73.TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS PEREMPUAN % 5 NO 1 KABUPATEN/ KOTA JUMLAH 2 3 LAKI-LAKI MELEK HURUF 4 LAKI-LAKI + PEREMPUAN JUMLAH 9 JUMLAH 6 MELEK HURUF 7 % 8 MELEK HURUF 10 % 11 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.4 98.795 457.5 92.000 129.722 102.0 94.954 52.863 2.613 131.7 87.140 87.3 95.S.8 90.7 98.353 89.7 122. Tengah 8 H.030 291.302 1.324 113.5 93.153 102.9 90.902 55.967 72.980 98.656 174.1 92.530.786 1.1 95.6 97.327 110.790 229.123 193.8 97.2 90.252 85.468 125. Selatan 7 H.110 96.114 93.450.931 210.1 94.013 97.4 96.561 1.6 97.242 262.343 103.9 92.619 102.643 44.170 126.Kalsel 2006 .426 109.072 56.169 279.1 249.762 213.787 95.580 88.9 98.530 188.717 98.438 100.980.2 94.702 120.145 243.215 108.764 139.702 201.9 90.467 182.722 98.241 81.6 96.156.2 95.806 234.065 50.574.6 91.856 107.591 1.011 89.S.744 145.

041 5.603 25.204 4.389 3.931 10.155 5.432 3.728 10.363 4.112 2.502 3.420 4.S.547 3.388 328. Tengah 8 H.743 10. Selatan 7 H.1 Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota tahun 2006 Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi .272 24.057 10.216 5.409 4. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 6.106 10.503 21.000 17.142 5.112 2.966 64.432 4.869 5.469 20.148 5 15 13 45 12 23 46 43 49 9 18 0 14 292 6.712 46.209 68.797 3.036 5.S.788 3.388 28.227 4.5 22.124 19.440 22 1 55 32 14 33 95 84 20 53 26 1 7 443 6.TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN DAN KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 LAHIR HIDUP 4 LAHIR MATI 5 LAHIR HIDUP+ LAHIR MATI 6 JUMLAH BAYI MATI 7 JUMLAH BALITA 8 JUMLAH BALITA MATI 9 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.358 0 0 0 0 1 3 0 12 0 0 57 0 0 73 1.S.133 21.198 5.223 68.

TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH IBU HAMIL 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KEMATIAN IBU HAMIL 5 JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL KEMATIAN KEMATIAN IBU BERSALIN IBU NIFAS 6 7 JUMLAH 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.969 4.914 6.193 3. Kab/Kota 2006 Keterangan: Jumlah kematian ibu maternal = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas .S.201 11. Selatan 7 H.020 5.235 4.959 5. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.676 79.221 2 0 0 0 1 0 2 0 1 2 1 0 1 10 8 5 6 8 2 5 3 3 0 6 3 1 0 50 0 0 0 0 0 0 4 5 0 0 2 0 1 12 10 5 0 8 3 5 9 8 1 8 6 1 2 66 83 ANGKA KEMATIAN IBU MATERNAL (DILAPORKAN) Sumber:Profil Kes.629 2. Tengah 8 H.271 6.S.742 12.S.801 5.611 4.

33 33.22 11.30 76.67 50.31 41.52 24.000 PENDUDUK . Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 32 14 60 16 337 21 18 22 7 37 90 11 3 668 33 14 70 13 16 19 20 17 8 31 43 11 2 0 297 14 4 12 11 56 7 2 12 1 13 5 7 10 0 19 7 265 20 4 8 4 1 98 5 4 57 18 101 31 337 46 26 37 13 45 146 23 6 886 26.S.22 7.92 45.45 47.54 68.64 43.43 7.62 15.12 21.81 22.62 30.89 77.TABEL 8 JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DAN RASIO KORBAN LUKA DAN MENINGGAL TERHADAP JUMLAH PENDUDUK DIRINCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KORBAN MATI 4 NO KABUPATEN/ KOTA JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN 3 % KORBAN JML 7 LUKA BERAT 5 LUKA RINGAN 6 MATI 8 LUKA BERAT 9 LUKA RINGAN 10 JML 11 1 2 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.23 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 144 445 Sumber : Direktorat POLDA Kalsel 2006 RASIO PER 100.78 69.25 17.89 3.69 28.S.58 78.69 32.56 22.54 18.48 15.48 16.79 57.S.77 2.22 67.94 4.89 29.95 61.83 33.43 16. Tengah 8 H. Selatan 7 H.42 30.88 35.74 66.38 21.75 41.

53 86.004 181 257 464 24.469 98 136 88 254 151 138 117 203 118 165 143 0 30 1.S.233 1.91 1.TABEL 9 AFP RATE.57 34.S.368 9.50 47.215 6. Tengah 8 H.023 229 1.956 2. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 0 6 0 2 1 1 5 0 2 2 0 0 19 1.067 15.216 3.175 457 444 836 1.099 1.281 277 6.409 1.191 195 1.023 387 1.067 15.175 457 444 836 1.75 68.224 1.41 63.69 14.655 1. % TB PARU SEMBUH.281 277 6.175 616 836 1.072 1.59 79.281 277 1.93 81.224 1.409 179 198 603 319 158 206 183 249 167 709 152 0 80 3. DAN PNEUMONIA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PNEUMONIA JML JML BALITA % BALITA % PENDE PEND DIOBATI SEMBUH DITANGANI DITANGANI SEMBUH RITA BALITA 7 8 9 10 11 12 13 TB PARU NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 AFP < 15 TH 4 KLINIS 5 (+) 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.322 5. Selatan 7 H.409 1.409 1.023 229 1.203 179 198 603 319 158 401 183 249 137 709 181 72 80 3.13 23.01 37.641 54.S.605 1.27 79.233 1.30 1.62 95.237 1.655 - 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2006 .233 1.

47 6.219 2.627 5. Tengah 8 H.S.752 1.62 100 100 100 100 100 33 100 100 100 82.624 4.496215 6.894 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 62. INFEKSI MENULAR SEKSUAL DIOBATI. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN ` 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 1 13 0 1 0 0 0 0 5 2 9 0 31.431 5.089 11. Kab/Kota 2006 Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien RS .S.74 57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766 57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766 100 100 0 0 100 100 0 0 0 100 100 0 100 61 1 53 21 7 31 27 65 45 111 53 7 3 485 14.53 Sumber: Profil Kes.40 100 0 97.431 5.00 1 13 0 0 0 0 0 0 5 2 0 0 21.66 61 1 53 10 7 31 27 65 45 37 53 7 3 400 100 100 100 47.TABEL 10 HIV/AIDS DITANGANI.752 1.140 4.758 0 62.140 4.758 0 64.S.627 5.231 1.604 7652 2.485 19.604 7652 4. Selatan 7 H. DBD DITANGANI DAN DIARE PADA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HIV/AIDS IMS DBD DIARE NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JML KASUS DITANGANI % DITANGANI JML KASUS DIOBATI % DIOBATI JML KASUS DITANGANI % JML KASUS DITANGANI % DITANGANI DITANGANI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 15 16 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.358 9.640 1.219 2.00 100 100 0 0 0 0 0 0 100 100 0 0 67.624 4.089 11.358 9.

00 4.842 2. Selatan 7 H.05 2.99 821 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN Sumber: Profil Kes.57 17.84 36.80 6.68 0 47.27 31.872 62.44 56.283 23 103 862 100.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 821 1.00 8.965 74 589 862 190 7.52 38.19 100.00 17.49 100.00 43.00 36.08 17.37 179 72 159 5 39 123 3 19 2.52 30.29 19.S.52 100.052 159 205 39 156 70 99 1.052 441 205 69 405 70 99 2.82 3.763 21.37 4.05 100.S.00 100.S.965 13 103 76 7 3.00 100.TABEL 11 PERSENTASE PENDERITA MALARIA DIOBATI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MALARIA NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KLINIS 4 POSITIF 5 % POSTIF 6 DIOBATI 7 % DIOBATI 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.13 .00 56. Tengah 8 H.00 0.

00 35.84 17.S. Selatan 7 H.00 77. Tengah 8 H.00 90.S.S.TABEL 12 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KUSTA PENDERITA 4 RFT 5 % RFT 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.62 36.Kab/Kota 2006 .00 84.95 111.93 Sumber: Profil Kes.78 47. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 14 17 38 44 49 20 20 13 19 28 6 18 21 307 7 6 11 49 22 18 18 11 7 5 6 14 10 184 50.86 100.90 90.62 59.36 44.29 28.

Kab/Kota 2006 .S.S. Selatan 7 H.TABEL 13 KASUS PENYAKIT FILARIASIS DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENDERITA PENY FILARIASIS NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH 4 DITANGANI 5 % DITANGANI 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Tengah 8 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 12 27 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 89 12 20 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 82 100 74 100 100 100 100 0 100 100 0 0 0 0 92 Sumber: Profil Kes.

Tengah 8 H.788 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 4.061 4 5.TABEL 14 JUMLAH KASUS DAN ANGKA KESAKITAN PENYAKIT MENULAR YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KASUS PD3I NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 DIFTERI 4 PERTUSIS 5 TETANUS 6 TETANUS NEONATORUM 7 CAMPAK 8 POLIO 9 HEPATITIS B 10 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.219 0 0 0 0 0 0 0 0 0 72 4.556 .S.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 2 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2 106 0 375 4 41 378 452 133 40 0 194 4.S.484 0 4. Selatan 7 H.217 0 4.

100 4.70 2.79 2. Selatan 7 H.24 3.128 4.496 3. BAYI DAN BAYI BBLR YANG DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NEONATUS NO KABUPATEN/ KOTA 1 2 BAYI % 6 BAYI LAHIR % 9 PUSKESMAS JUMLAH 3 4 KUNJ 5 JML BAYI 7 KUNJ 8 JML LAHIR 10 BBLR 11 % BBLR 12 BBLR DITANGANI 13 % BBLR DITANGANI 14 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.03 100.56 0.TABEL 15 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS.059 12.197 3707 2.45 1.00 82.861 5.30 68.502 3.46 88.69 85.516 3.368 3.283 2.400 4.302 23 182 182 141 8 137 0 165 91 139 107 75 32 1.52 90.38 91.77 57.105 3.227 4.798 3.036 5.917 5.952 4.732 10.363 4.142 5.732 10.760 5.334 3.209 64.76 0 68.46 88.89 75.386 4.722 4.117 84.261 5.874 10.74 62.112 2.294 4.952 0 4.732 10.142 5.363 4.79 85.S.73 95.465 3.80 83.47 1.24 0 3.209 68.652 3.331 3.93 1.49 98.420 4.735 83.797 4.112 2.112 2.470 74.806 5.96 6.639 3.220 5.213 100 100 91 100 100 100 0 100 100 62 100 100 100 95 Sumber: Profil Kes.254 10.308 3.04 72.29 3.282 0.170 760 43.227 4.90 73.641 0 3.100 4.32 5.420 3.32 1.142 6.106 10.92 91.01 30.207 5.442 73. Kab/Kota 2006 .38 3.202 5.241 11.142 6. Tengah 8 H.788 3.65 76.55 77.45 65.18 1.49 0 47.207 5.88 23 182 166 141 8 137 0 165 91 86 107 75 32 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.S.162 9.S.

124 19.962 0 3.66 1.25 4.83 0 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 2 0 10 Sumber: Profil Kes.416 11.37 65.49 58.37 26.503 21.813 4. Selatan 7 H.S.805 8.61 41.434 11.49 0.877 6.000 17.01 57.966 64.47 106.41 61.133 21.634 516 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 516 46.95 0.494 155 109 0 1.48 4.43 6.76 61.58 5.26 3.S.35 1.540 5.51 43.603 25.92 0 7.82 32.70 80.24 55.43 6.95 5.53 41.92 7.178 7.272 24.530 2.880 8.939 11.00 7.654 5.048 37.11 3.Kab/Kota 2006 .992 4.11 3.49 1.96 24.63 68.100 281 869 500 523 404 464 128 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 22.94 68.525 5.682 12.TABEL 16 STATUS GIZI BALITA DAN JUMLAH KECAMATAN RAWAN GIZI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BALITA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA YANG DITIMBANG BB NAIK ADA 4 5 6 % BALITA BGM 7 BGT 8 DITIMBANG BB NAIK 9 10 BGM 11 BGT 12 BGM+BGT 13 KEC BEBAS RAWAN GIZI 14 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.13 75.214 2.44 45.072 8.79 77.37 14.800 301 6.358 10.869 5.388 328.469 20.226 12.26 3.931 10.10 89.707 6.663 9.84 59.49 0.25 4.388 28.09 74.22 2.82 32.00 7.39 58.66 1.210 25.735 148.95 5.712 46.704 14.85 59.S.91 72.31 66.58 5.836 10.208 101. Tengah 8 H.22 2.

864 3.17 60.72 74.337 10.959 5.284 82.705 11.080 61.652 3.676 79.66 69.020 5.112 2.429 3.995 5.75 68.797 3.501 6.22 61.742 12.253 3.624 78.235 4.70 78.81 77.838 3.631 3.969 4. Selatan 7 H.14 75.17 79.653 4.058 4.221 4.10 6.371 5.239 77.06 68.076 2.193 3.474 1.310 13.914 6. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes. Tengah 8 H.871 4.700 4.86 77.611 4.766 5.11 84.465 3.42 81.125 3.27 78.30 69.83 85.870 3.02 74.141 3.S.94 95.801 5.664 2.466 9.45 .S.041 5.16 74.269 11.78 97.201 11.34 61.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.TABEL 17 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DAN PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 IBU HAMIL PUSKESMAS JUMLAH 3 4 NO KABUPATEN/ KOTA 2 IBU BERSALIN % 6 K4 5 JUMLAH 7 DITOLONG TENKES 8 % 9 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.885 3.40 76.629 2.25 55.10 72.991 60.789 4.399 2.89 86.91 81.937 3.407 4.271 6.649 3.216 5.S.228 9.

426 20.518 5.669 963 87.50 45.388 28.02 80.169 197 1.15 30.094 3.S.56 66.918 29.084 5.133 21.124 19.587 287. Selatan 7 H.89 1.26 18.712 46.41 11.875 79.966 64.046 1.058 17.88 Sumber: Profil Kes.05 19.44 36.924 3.923 23.869 5.778 1.580 2.238 17.619 15.193 8.36 78.096 1.338 60.000 17.TABEL 18 CAKUPAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA.088 328. PEMERIKSAAN KESEHATAN SISWA SD/SMP/SMU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 ANAK BALITA (PRA SEKOLAH) NOKABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH 1 2 3 4 SISWA SD/MI JUMLAH 7 SISWA SMP/SMU % 9 DIDETEKSI 5 % 6 DIPERIKSA 8 JUMLAH 10 DIPERIKSA 11 % 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.849 1.603 25.93 26. Tengah 8 H.196 60.14 11.060 9. Kab/Kota 2006 .837 6.740 26.769 9.50 52.61 24.778 1.15 18.37 20.503 21.93 54.078 9.962 15.111 20.090 28.974 13942 9.272 24.67 21.469 20.S.84 62.073 5.79 35.605 6.63 11.973 23.931 10.473 19.51 4.445 82.761 16.357 33.85 8.549 9.S.57 14.08 16.961 8.390 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 22.

52 17.99 80.590 41.844 49.248 28.303 21.291 34.98 15. PESERTA KB BARU.32 79.90 69.27 71.63 14.93 79.832 5.939 90.341 5.82 67.74 70. Tengah 8 H.334 18.555 59.S.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 51.82 72.124 27.700 3.096 54.364 15.817 96.75 76. PESERTA KB.566 7.49 17. DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH PUS 4 PESERTA KB BARU JUMLAH % 5 6 PESERTA KB AKTIF JUMLAH % 7 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.53 40. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Kes.33 15.58 69.344 36.S.64 65.932 3.S.94 15.52 135.757 17.94 .535 4.146 563.620 24.58 7.123 29.930 43.281 29.172 37.TABEL 19 JUMLAH PUS. Selatan 7 H.055 67.01 16.52 19.265 37.00 79.729 433.044 22.45 19.716 77.501 30.783 4.647 30.28 17.367 61.785 7.907 39.553 6.367 3.591 9.520 30.02 76.981 87.83 12.

38 0.497 8.92 55.698 1.S.11 46.96 36.710 Sumber: Profil Kes.42 8.35 3.23 0.78 1. Selatan 7 H.04 0.926 7.50 28.499 2.46 0.74 54.083 7.57 22. Tengah 8 H.531 3.68 70.69 0.36 1.172 39.93 0.139 1.311 2.10 1.64 1.152 8.211 2.28 6.01 - 100 100 100 100 100 100 100 100 53 100 100 100 95 264.497 2.401 24.49 2.S.703 2.61 34.42 0.24 6.771 52.92 2.344 36.88 34.021 41.06 1.44 1.kab/Kota 2006 .616 30.58 1.20 20.91 17.281 31.63 4.75 34.401 40.67 2.28 3.191 25.54 56.821 10.90 4.645 21.607 14.451 469.56 6. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu JUMLAH 1.99 0.693 1.592 2.82 0.72 56.142 15.466 6.23 1.166 1.886 27.456 6.63 30.821 16.008 1.13 22.896 131.TABEL 20 JUMLAH PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT 5 MKJP NO KABUPATEN/ KOTA IUD 1 2 3 MKJP MKJP + NON MKJP 11 % PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT 14 MOP/ MOW 4 SUN TIK 6 PIL 7 KOND OBAT LAINNY OM VAGINA A 8 9 10 IUD 12 MOP/ MOW 13 SUN TIK 15 PIL 16 KONDOM 17 OBAT VAGINA 18 LAIN NYA 19 MKJP + NON MKJP 20 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.268 59 85 500 184 59 58 184 125 189 783 311 173 26 26 24.555 36.615 9.817 26.145 11.63 58.76 0.94 0.31 1.15 0.390 61.46 1.352 13.456 74.58 0.88 21.47 0.177 755 1.37 2.85 15.00 5.55 0.091 573 264 233 236 327 995 3.167 21.36 0.711 1.27 5.101 898 553 799 654 467 287 167 278 305 958 862 1.19 0.04 8.87 25.324 16.327 1.05 53.280 17.068 9.07 1.662 22.298 2.354 1.05 3.29 4.30 4.42 62.47 74.506 8.931 21.90 71.64 2.S.925 5.199 21.99 6.64 28.50 0.15 51.792 35.52 1.953 29.07 4.37 34.550 22.45 0.

493 10.29 1.19 62.213 66.962 74.48 3.04 - LAIN NYA 19 - MKJP + NON MKJP 20 100 0 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.60 OBAT VAGINA 18 0.449 2.693 365 1.12 6.236 8 2.81 0.90 5.95 11.TABEL 21 PELAYANAN KB BARU MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB BARU NON MKJP IMP KONDO OBAT LAIN SUN TIK PIL LANT M VAGINA NYA 5 79 0 22 9 40 83 40 47 958 57 1.44 1.39 PIL 16 31.956 5.44 - % PESERTA KB BARU NON MKJP IMP SUN TIK LANT 14 5.38 0.17 KONDOM 17 49.15 - 92.230 25.37 41.34 0.03667 0.18 0.345 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 4.615 1.S.360 3.149 317 47 19 38 102 29 67 783 331 173 183 26 0 0 0 9 5 0 10 NO 1 KABUPATEN/ KOTA IUD 2 3 94 242 23 20 10 34 41 38 3. Kab/Kota 2006 .09 27.896 1.61 1.409 7 1.595 3.11 34.28 34.536 3.600 2.S.16 51.785 7.145 2 MKJP MOP/ MOW 4 MKJP + NON MKJP 11 4.791 4.81 0.387 3.79 15 9.30 9.672 1.14 54.942 2.64 35.72 0.76758 64.66 34.750 16.199 3.11 3.19 1.06 6.39 0.48 49.00 3.103 2.083 253 863 540 460 129 384 255 234 1.218 86.31 1.123 31.418 7.96 48.64 0.563 6.268 2. Selatan 7 H.69 1.06 528. Tengah 8 H.31 Sumber : Profil Kes.94 8.166 127 1.02 48.43 49.91 2.451 3.40 0.46 0.78 43.6439 509.926 2.503 4.81 4.35 0.11 0.466 6.69 1.28 2.28 7.60 45.99 44.96 4.167 5.63 0.238 31 - 171.10 0.181 3.954 2.352 8.16 1.886 151 6 426 7.61 41.358 17.27 2.72 56.45 0.17 0.35 0.22 33.26 47.97 56.55 4.217 1.851 16.66 1.23 5.39 69.S.346 41.05 1.08 3.981 IUD 12 MKJP MOP/ MOW 13 2.20 56.

15 83.279 63. Tengah 8 H.11 41.16 83.00 40.25 84.TABEL 22 PERSENTASE CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH DESA/KEL 4 DESA/KEL UCI 5 % DESA/KEL UCI 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.42 66 Sumber: Profil Kes.S.23 57.S.24 56.81 71. Selatan 7 H.952 84 163 250 142 53 123 70 58 75 42 15 65 139 1.42 27.S.00 88. Kab/Kota 2006 .00 87. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 288 200 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1.59 86.

789 5.906 4.627 4.61 15.49 63.44 35.54 79.40 77.25 72.37 0.632 4.25 97.16 91.76 4.648 3.656 3.173 9.202 5.71 105.576 4.83 90.44 57.53 .480 4.86 76.835 4.100 4.969 2.67 84.72 30.29 89.228 4.822 2.853 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH % BAYI DIIMUNISASI LENGKAP Sumber: Profil Kes.827 3.90 75.926 4.007 4.S.50 89. Selatan 7 H.00 77.41 66.80 91.49 99.234 82.07 87.648 89.822 2.21 85.66 38.563 3.97 66.137 4.596 4.04 93.340 81.44 36.935 3.16 1.97 5.59 51.37 69.71 87.777 5.60 82.28 81.869 4.887 6.76 78.207 5.60 89.69 90.799 6. Tengah 8 H.061 882 57.404 3.94 4.000 1.05 1.581 4.61 96.38 34.112 2.034 4.088 4.08 77.395 3.S.946 9.231 3.399 5.651 7.580 49.94 81.32 5.39 71.680 4.23 11.867 4.58 85.53 49.21 97.47 -999.041 8.217 1.TABEL 23 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI MENURUT KABUPATEN KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 BCG JUMLAH % 5 6 DPT1+HB1 JUMLAH % 7 8 IMUNISASI DPT3+HB3 POLIO3 JUMLAH % JUMLAH % 9 10 11 12 CAMPAK JUMLAH % 13 14 HEPATITIS B3 JUMLAH % 15 16 DO (%) 17 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.217 4.470 74.061 899 57.44 38.49 86.313 364 2.25 93.41 74.326 88.059 12.195 5.494 71.88 8.660 81.95 81.20 80.102 9.13 78.068 3.91 79.10 95.01 92.45 6.81 70.01 84.722 4.109 4.792 53.639 3.55 71.69 4.243 4.24 9.732 10.265 5.524 4.67 89.08 4.14 75.56 5.085 4.83 -48.268 3.83 88.04 67.799 2.34 -1.83 92.45 60.25 78.663 2.60 93.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.S.63 87.334 3.288 9.75 64.443 515 2.386 5.258 4.49 88.28 95.06 71.271 3.280 7.71 76.484 742 50.142 6.55 69.879 953 63.732 6.744 3.11 8.94 50.522 2.15 81.83 -7.10 99.15 89.200 3.105 3.806 5.64 90.32 81.08 38.64 65.861 5.402 2.108 5.413 4.

31 155 60 17 9 6 15 20 4 286 155 60 15 9 6 15 20 4 284 100.441 13.00 100.000 17.S.37 61.603 25.469 20.358 22.931 10.124 19.S.00 100.388 328.272 24.295 21.798 201.187 29.24 100.00 99.712 46.S.872 11.Kab/Kota 2006 .00 100.388 28.421 18.133 21.30 Sumber: Profil Kes. Tengah 8 H.133 17.869 5.966 64.TABEL 24 CAKUPAN BAYI.56 87.00 88.57 90.90 58.329 98. BALITA YANG MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 BAYI BGM GAKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA MENDAPAT VIT A 2X 8 BALITA GIZI BURUK MENDAPAT PERAWATAN JUMLAH MP ASI % JUMLAH % JUMLAH % 1 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 155 0 771 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 1201 155 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 430 100 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 100 0 35. Selatan 7 H.00 100.05 26.32 37.23 118.71 88.138 40.88 86.80 22.86 129.506 19.538 7.503 21.00 100.

69 72.763 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.334 8.023 73.242 5.996 1.74 71.250 55.291 3.151 70.22 67.58 55.18 32.10 71.179 10.235 5. Fe3.71 95.668 5.714 205 3.64 5.018 3.344 9.69 41.929 77.S.27 94.46 87.S.00 90.66 85.611 4.93 80.660 9.16 82.81 52.921 4.499 4.18 4.650 4.712 11.629 2.435 2. Kab/Kota 2006 .718 4.94 4.127 2.00 98.59 64.376 2.914 11.16 73.226 3.038 5.87 75.27 58.19 90.726 1.763 5.769 3.26 78.073 1.87 66.91 34. Tengah 8 H.76 72.130 4.32 69.04 81.17 22.41 4.742 12.300 3.735 9.718 1.18 73.00 77.005 2.592 80.24 81.55 57.602 5.S.726 85.06 77.316 934 66.113 9.764 49.45 Sumber: Profil Kes.608 4.74 78.271 6.414 2.131 11.969 4.14 54.TABEL 25 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET Fe1.71 57.49 82.568 9.26 98.206 3.84 78.569 4.507 2.54 64.70 58.60 6.329 4. IMUNISASI TT1 DAN TT2 MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH IBU HAMIL 4 Fe1 JUMLAH 5 % 6 Fe3 JUMLAH 7 % 8 IMUNISASI TT1 JUMLAH % 9 10 IMUNISASI TT2 JUMLAH % 11 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.97 69.45 78.617 241 4.03 97.514 2.99 62.42 82.106 893 62.489 3.875 4.854 11.12 28.287 5.272 12.020 5. Selatan 7 H.31 86.

00 Catatan : hampir seluruh Kab/Kota data tdk ada .00 2 PUSKESMAS - - - JUMLAH 1 1 100.TABEL 26 PERSENTASE AKSES KETERSEDIAAN DARAH UNTUK BUMIL DAN NEONATUS YG DIRUJUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KETERSEDIAAN DARAH NO 1 SARANA PELAYANAN KESEHATAN YANG ADA 2 3 MEMILIKI AKSES 4 % 5 1 RUMAH SAKIT 1 1 100.

5 4.363 5.611 4.218 5.020 5.126 426 12.0 12.763 5.9 6.9 20.206 3.3 57 64 1.470 66.0 0.147 428 240 356 355 949 171 3.6 1.742 12.0 6.220 19.906 10. Tengah 8 H.Kab/Kota 2006 .S.0 15.6 26.0 10 388 8 33 12 39 57 310 87 187 1.0 100.9 3.S.8 79.900 4.7 7.0 0.1 0.0 99.6 1.TABEL 27 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 BUMIL RISTI/ KOMPLIKASI BUMIL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH IBU HAMIL 4 JUMLAH NEONATAL 9 NEONATAL RISTI DIRUJUK JUMLAH 10 JUMLAH 5 % 6 JUMLAH 7 % 8 % 11 NEONATAL RISTI DIRUJUK DAN DITANGANI JUMLAH % 12 13 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.9 16.0 100.4 7.0 52.0 0.0 100.396 722 3.732 10.S.285 333 87 251 6.629 2.5 9.0 50.0 100.9 56.285 635 1.854 11.668 5.9 0.8 - 49 100.025 100.333 - 49 1.914 11.7 7.112 2.2 70.608 1.0 86.9 Sumber: Profil Kes. Selatan 7 H.235 5.180 10 388 8 33 12 39 57 155 87 187 1.6 100.0 0.5 0.641 4.271 6.163 939 2.779 5.969 4.6 14.9 19.0 6.952 5.0 100.726 85.100 3.3 16.7 58.0 100.1 7.702 428 238 251 114 90 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.3 100.0 100.0 0.942 3.2 1.8 6.2 1.0 100.1 6.0 52.

24 JUMLAH 622 24 3. Kab/Kota 2006 .86 Catatan: Profil Kes.08 5 SARANA KES.00 3 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.00 2 RUMAH SAKIT JIWA 1 1 100.00 4 PUSKESMAS 195 6 3.LAINNYA 410 1 0.TABEL 28 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN GAWAT DARURAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MEMPUNYAI KEMAMPUAN GADAR NO 1 SARANA KESEHATAN 2 JUMLAH SARANA JUMLAH 3 4 % 5 1 RUMAH SAKIT UMUM 15 15 100.

93 Sumber: Profil Kes.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 186 200 132 148 169 219 131 50 17 117 159 1.TABEL 29 JUMLAH DAN PERSENTASE DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH DESA/KEL 4 JUMLAH 5 DESA/KEL TERKENA KLB DITANGANI <24 JAM 6 % 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.Kab/Kota 2006 .856 21 15 26 29 21 26 26 49 14 14 2 25 17 285 21 9 26 16 21 26 26 49 14 14 2 21 17 262 100 60 100 55.17 100 100 100 100 100 100 100 84. Selatan 7 H. Tengah 8 H.S.S.00 100 91.

962 21.26 0.180 17.03 1.632 3.827 73.798 12.13 0.09 1.08 Sumber: Profil Kes.68 0.261 193 605 148 48 20 116 32 4 1 4 7 - 3 0.567 32 4.05 0.25 4.Kwashiorkor 31 22 6 4 14 3 11 5 1 2 1 1 1 11 70 33 6 6 19 4 26 5 1 1 1 1 1 14 377. CFR.31 100 100 100 14.29 5 3.20 0.Kab/Kota 2006 .03 3.068 1. JUMLAH KECAMATAN.TABEL 30 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN . DAN JUMLAH DESA YANG TERSERANG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JENIS KEJADIAN LUAR BIASA 2 YANG DISERANG JUMLAH KEC 3 NO 1 JUMLAH DESA 4 JUMLAH PENDUDUK TERANCAM 5 JUMLAH PENDERITA 6 JUMLAH KEMATIAN 7 ATTACK RATE (%) 8 CFR (%) 9 1 Demam Berdarah Dengue 2 Campak 3 Keracunan Makanan 4 Chikungunya 5 AFP 6 Malaria 7 Gigitan Hewan 8 TN 9 KIPI 10 Diare 11 Difteri 12 Scabies 13 Keracunan Susu Segar 14 Maramus.97 0. KLB MENURUT JENIS KLB.814 258.05 4 1 4 0.560 66.877 307.55 4.526 80 3 14 2 0.02 0.

207 5.52 10.14 71. Utara Tabalong 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.828 10.287 1.931 20.861 5.722 4.112 2.37 41.059 12.S.142 6.S.516 2.670 9.54 43.86 26. Selatan H.308 18.64 - 1.202 5.59 25.100 4.32 31.S.42 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 201 Sumber: Profil Kes.TABEL 31 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF JUMLAH % 5 6 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH BAYI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.470 74.67 25.212 1.806 5.482 382 620 6.Kab/Kota 2006 . Tengah H.334 3.082 854 1.639 3.

30 12.24 64.45 5.S.08 5.62 51.Kab/Kota 2006 .16 100 100 58.S.16 94. Selatan 7 H.04 50.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 288 111 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1863 128 126 147 56 7 18 159 11 131 50 10 9 852 96. Tengah 8 H.82 7.69 45.73 Sumber: Profil Kes.TABEL 32 PERSENTASE DESA/KELURAHAN DENGAN GARAM BERYODIUM YANG BAIK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH % DESA/KEL DG DESA/KEL DG GARAM GARAM BERYODIUM YG BERYODIUM YG BAIK BAIK 5 6 NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH DESA/KEL 1 2 3 4 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.

196 86.376 45.72 35.191 2.67 97.666 1.00 46.95 0.545 1.719 6.794 61 5.53 52.75 11.114 71 4.803 1.678 3.292 4.976 5.53 0.592 481 18.06 0.74 0.473 19.967 1.740 26. Selatan 7 H.896 44.478 1.471 3.S.133 3.426 20. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.00 0.163 60.619 3.991 76.413 5.918 29.05 101.587 316.905 58 5.95 20.973 23.98 1.85 62.64 0.620 2.257 100 2.TABEL 33 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN DASAR GIGI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP 4 UKGS (PROM + PREV) MURID SD/MI DIPERIKSA RASIO TAMBAL/ CABUT 7 MURID SD/MI JUMLAH % MENDAPAT MENDAPAT PERAWATAN PERAWATAN 12 13 PENCABUTAN GIGI TETAP 5 JUMLAH JUMLAH MURID SD 8 JUMLAH 9 % 10 PERLU PERAWATAN 11 1 2 3 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.599 2. Tengah 8 H.99 14.098 556 2.967 1.59 100.23 60.740 1.980 2.43 66.55 78.156 0.20 0.372 415 2.41 78.727 16.789 2.77 0.146 1.138 4.678 15.543 1.04 23.924 19.055 28.689 3.251 322 2.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 1.222 23.92 11.01 6.20 26.090 30.83 0.02 32.76 77.S.35 2.046 18.94 1.092 2.686 2.306 2.189 2.834 1.238 17.011 21.67 27.478 814 9.923 23.805 1.415 25.104 1.48 122.65 0.93 44.969 2.393 1.386 1.175 1.666 2.19 .129 16 3.523 11.48 69.224 1.S.599 241 1.110 5.289 582 1.125 1.390 1.213 236 445 7.79 0.

88 7.65 4.416 607 8.90 0.704 1.TABEL 34 PENYULUHAN PENCEGAHAN.052 960 60 9 46.99 7.64 0.S. PENANGGULANGAN DAN PENYALAHGUNAAN NAPZA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENYULUHAN KESEHATAN NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN 4 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN P3.74 0.S.901 2.037 4.39 0.79 59. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 Dinas Kesehatan Kab/Kota 2 Rumah Sakit JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.23 34.841 329 4. Selatan 7 H.839 4. Tengah 8 H.631 516 240 47.61 7.NAPZA 5 % 1 2 3 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.023 8.22 0.557 6.00 100.92 3.57 14.00 3.60 .387 77 37 371 426 26 36 35 362 18 52 47 9 9 1.90 15.S.505 180 19 1.

82 2.261 45.143 69.380 14.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 249.640 2.534 121.004 19.500 290.21 52.961 17.240 599 63 3.955 240.262 67.344 266.48 11.025 153.100 60.910 210.12 97.614 9.521 231 4.344 22.039 319.408 4.TABEL 35 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK 4 ASKES 5 BAPEL & PRA BAPEL JAMSOSTEK JPKM 6 7 KARTU SEHAT 8 DANA SEHAT 9 LAINNYA 10 JUMLAH 11 % 12 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.271 0.032 9.940 10.095 1.728 7.208 610.962 45.644 2.274 7.276 11.548 106.17 22.904 8.029 84.565 54.45 29.96 32.455 187.S.477 7.05 7.948 9.039 741.298 149.181 9.585 9.856 29.95 3.160 9.S.175 8.96 11.314 3.792 469.717 98.531 27.42 .152 23.707 15.367 49.030 34.057 268 8.58 15.095 1.422 261.229 24.686 0.170 27.42 38.483 26.809 5.S.56 32.77 2.534 22.47 7. Selatan 7 H.997 438 1.200 37.667 17 27.997 0.790 94.028 6.155 210.834 43.20 29.227 6.67 4.64 25.307.478 3.390 5.095 200.80 18.916 13. Tengah 8 H.784 83.721 22. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH PERSENTASE Sumber: Profil Kes.189 3.80 24.

591 83.349 20.130 454.0 27.590 4.964 1.717 3.533 37.170 64.0 0.7 47.469 25.3 6.141 6.0 100.7 100.0 58.2 10.380 22.0 100.809 66.3 81.2 42.4 120.406 5.640 9.949 81.0 100. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 201 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 29.0 42.4 47.S.3 0.337 19.S.170 39.051 5.0 0.9 3.530 1.129 186.0 0.0 0.1 100.0 41.860 16.1 47.160 100.S.0 100.0 100.TABEL 36 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN KELUARGA MISKIN DAN JPKM GAKIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KK MISKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA 4 DICAKUP JPKM JUMLAH % 6 MENDAPAT YANKES JUMLAH 7 % 8 PELAYANAN BAYI GAKIN JUMLAH BAYI GAKIN BGM BAYI MENDAPAT MP ASI GAKIN BGM JUMLAH % 9 10 11 1 2 3 5 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.013 26.826 67.530 26.0 100.5 100. Tengah 8 H.0 49.9 29.0 0.838 20.Kab/Kota 2006 .2 48.501 20.0 0.0 31.0 41.0 0.469 83.291 9.0 100.501 20.367 49.590 1.8 Sumber: Profil Kes.986 2.0 155 771 61 230 100 59 159 1.946 17.2 79.363 11.809 27.535 155 61 230 100 59 159 764 100.380 14.956 10. Selatan 7 H.0 100.367 49.838 326.0 0.0 71.

58 74.190 73. Selatan 7 H.585 % 6 74.TABEL 37 PERSENTASE PELAYANAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA FORMAL PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN KESEHATAN KERJA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PEKERJA FORMAL 4 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 73.585 54. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan 2 3 JUMLAH Sumber :Profil Kes Kab/Kota 2006 .S.58 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S.190 JUMLAH YANG DILAYANI 5 54.S. Tengah 8 H.

S.118 58.258 30.277 89 8.004 603 - 10.460 1.623 127.00 60.162 45.33 7. Tengah 8 H.23 - 25.50 20.445 4.131 8.S.S.170 8.813 2.360 2.364 - 56.598 89 21.977 58.54 4.757 4.163 69.39 41.02 85.109 4.694 2.688 140 7.905 38.614 5.19 27.655 2.933 15.34 66.066 178.502 6.03 47.728 272 56.764 28.859 93.29 100.463 61.17 84.606 461 71.674 8.000 4.87 158.95 76.944 1.022 1.47 50.56 71.672 13.60 57.65 76.21 .89 202.246 - 14.883 56.43 - 22.07 78.559 9.019 5.697 43.945 3.806 3.77 79.085 1.57 42.066 1.883 201 117.115 14.76 43.00 39.TABEL 38 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PRA USILA DAN USILA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PRA USILA (45-59 TH) NO 1 USILA (60TH+) JUMLAH 7 PRA USILA DAN USILA % 9 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS JUMLAH 3 4 DILAYANI KES 5 % 6 DILAYANI KES 8 JUMLAH 10 DILAYANI KES 11 % 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.393 2.130 183 35.965 229 15. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 18.40 134. Selatan 7 H.

726 35.11 .328 695.939 89.35 0.192 45433 40.TABEL 39 CAKUPAN WANITA USIA SUBUR MENDAPAT KAPSUL YODIUM PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH DESA/KEL ENDEMIS 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 WUS DI DESA/KEL.04 0. Selatan 7 H.543 21.20 0.S.666 169.03 0.00 0.162 27.653 62. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 - 65.270 49. Tengah 8 H.05 0.487 133 61 38 154 19 162 11 125 50 1 9 763 0.229 40.S. ENDEMIS SEDANG & BERAT JUMLAH YANG % YANG DIBERI JUMLAH WUS DIBERI KAPSUL KAPSUL YODIUM YODIUM 5 6 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.12 0.05 0.968 17.03 0.36 0.378 30.25 0.S.

264 195 265 6. Selatan 7 H.0 0.0 0.264 195 265 941 7.2 .0 11 0.S.0 0.0 0.343 4.0 0.0 0.3 0.0 0. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes. Tengah 8 H.0 11 0.358 4.0 0.0 0.TABEL 40 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 DONOR DARAH JML SAMPEL JML POSTIF DARAH HIV/AIDS DIPERIKSA 4 5 NO 1 UNIT TRANSFUSI DARAH 2 JUMLAH PENDONOR 3 % POSITIF HIV-AIDS 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.082 1.008 - - 0. Kab/Kota 2006 1.S.S.

212 4.893 125.125 1.535 2.359 2.183 79.300 141.804 1.92 8. Selatan 7 H.224 374 2.456 145.176 90.50 1.080 468. Tengah 8 H.550 598 0.893 112.987 140.212 114.954.565 68.768 4. PELAYANAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KUNJUNGAN NO 1 KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA JUMLAH 5 SARANA PELAYANAN KESEHATAN 2 RAWAT INAP 3 RAWAT JALAN 4 JUMLAH 6 % 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.TNI/ POLRI 1.Bersalin.549 3.00 0.11 0.769 3.307.127 3.341 88 313 319 1.793 348.565 71.360.61 100.70 6.568 761 8.768 162.367 761 141.665 1.65 348.17 0.072 346.307.95 0.121 0 82 321 6.341 158.896 3.568 57.994 146.17 SUB JUMLAH II 1 Sarana Yankes lainnya JUMLAH (KAB/KOTA) JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA JUMLAH PELAYANAN CAKUPAN KUNJUNGAN (%) Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 79.800 164. RAWAT INAP.Swasta.456 145.72 268.TABEL 41 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN .S.Pemerintah.933 102.00 .S.38 598 401 159.610 268.749 130.443 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 RS.565 2.S.82 0.307 104.76 100.848 345.893 124.565 4.948.906 146.270.959 468.307.46 2.523 66.800 53.408 130.307.31 0.605 67.

00 - 3 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.Kota 2006 .84 JUMLAH 225 89 12 39.Kab.TABEL 42 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR 4 5 NO 1 SARANA KESEHATAN 2 JUMLAH 3 % YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR 6 7 1 RUMAH SAKIT UMUM 22 21 12 95.45 54.00 4 PUSKESMAS 201 66 32.55 2 RUMAH SAKIT JIWA 1 1 100.56 Sumber : Profil Kes.

059 463.777 120.863 34.35 87. KETERSEDIAAN OBAT ESENSIAL DAN OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 OBAT ESENSIAL KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH % 3 4 5 6 NO 1 JENIS OBAT 2 OBAT GENERIK KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH % 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg 76.324 5.630 23.251. PENGADAAN.856 2.112 18.464 186.510 4.21 132.054 2.689 54.028 50.763 4.570 583.36 83.552 46.616 13.689 54.251.464 186.54 103.TABEL 43 KEBUTUHAN.209.98 333.30 209.075 667.084.507 1.106 605.987 283.452 64.324 5.935 611 111.060 2.466 6.02 152.353 477.616 13.924 4.74 54.777 120.041 4.041 4.488 36.36 83.359 1.900 412.54 74.900 412.35 87.655 6.452 64.552 46.451 23.655 6.07 136.19 49.54 74.924 60.19 49.059 463.172 3.075 667.889 739.90 122.924 4.268 1.740 63.02 152.86 4.106 605.199 49.353 477.846 22.360 1.093 71.44 76.251 35.360 1.084.172 3.21 132.13 49.987 283.54 103.846 22.13 49.74 54.488 36.763 4.093 71.112 18.251 35.268 1.054 2.028 50.510 4.570 583.209.924 60.630 23.878 1.44 Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten .98 333.466 6.507 1.856 2.878 1.451 23.863 34.090 343.889 739.30 209.060 2.090 343.740 63.359 1.935 611 111.199 49.86 4.90 122.07 136.

02 152.360 1.74 54.172 3.90 122.54 103.54 74.268 1.452 64.209.630 23.924 60.041 4.30 209.846 49.090 343.570 583.21 132.13 49.075 667.19 49.507 1.028 50.059 463.44 Sumber: Gudang Farmasi Kab/Kota 2006 .112 18.86 4.07 136.054 2.488 36.98 333.740 63.466 6.552 46.878 1.251.777 120.093 71.36 83.35 87.689 54.889 739.763 4.324 5.863 34.106 605.510 4.TABEL 44 KETERSEDIAAN OBAT GENERIK BERLOGO MENURUT JENIS OBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 NAMA JENIS OBAT 2 KEBUTUHAN 3 KETERSEDIAAN JUMLAH 4 % 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg 76.

Tengah H.00 0.00 0.S.S. Selatan H. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan 0 0 0 0 0 162218 0 13700 0 0 0 0 123579 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00 0.00 0.00 0.TABEL 45 PERSENTASE PENULISAN RESEP OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENULISAN RESEP NO 1 APOTEK 2 JUMLAH RESEP 3 RESEP OBAT GENERIK 4 % 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.00 0.00 0.00 0.00 0.00 Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten .00 0.00 0.00 0.S.

442 % 6 13.26 12.15 68.43 21. Tengah 8 H.43 93.S.792 85.384 123 210 47. Selatan 7 H.511 78 66 44.39 .67 38.86 9.S.41 31.519 58.18 63.449 BER PHBS * 5 118 27 19 24 45 35 13.TABEL 46 PERSENTASE RUMAH TANGGA BER PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH TANGGA NO 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 JUMLAH DIPANTAU 4 890 210 210 210 210 210 35.43 16.S.05 11.

TABEL 47 JUMLAH DAN PERSENTASE POSYANDU MENURUT STRATA DAN KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH POSYANDU NO
1

PERSENTASE POSYANDU

KABUPATEN/ KOTA
2

PUSKESMAS
3

PRATAMA
4

MADYA
5

PURNAMA MANDIRI JUMLAH PRATAMA MADYA
6 7 8 9 10

% POSYANDU PURNAMA MANDIRI JUMLAH AKTIF
11 12 13 14

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 -

78 134 285 202 73 108 283 58 117 208 90 62

73 75 117 122 110 96 67 141 79 107 21 64 86 1,158

94 37 41 39 15 45 4 20 49 39 12 30 72 497

5 11 13 0 0 13 1 0 11 4 0 2 18 78

250 257 456 363 198 262 355 219 256 358 123 158 176 3,431

31.20 52.14 62.50 55.65 36.87 41.22 79.72 26.48 45.70 58.10 73.17 39.24 49.49

29.20 29.18 25.66 33.61 55.56 36.64 18.87 64.38 30.86 29.89 17.07 40.51 48.86 33.75

37.60 14.40 8.99 10.74 7.58 17.18 1.13 9.13 19.14 10.89 9.76 18.99 40.91 14.49

2.00 4.28 2.85 0.00 0.00 4.96 0.28 0.00 4.30 1.12 0.00 1.27 10.23 2.27

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

39.60 18.68 11.84 10.74 7.58 22.14 1.41 9.13 23.44 12.01 9.76 20.25 51.14 16.76

1,698

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 48 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH NO
1

KABUPATEN/ KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH SELURUHNYA
4

JUMLAH DIPERIKSA
5

% DIPERIKSA
6

JUMLAH SEHAT
7

% SEHAT
8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

65,092 46,138 130,390 69,584 37,494 50,910 57,858 40,312 47,480 113,574 38,158 47,792 26,042 770,824

52,724 34,395 27,759 63,477 16,915 49,923 56,085 28,290 47,480 40,009 25,799 17,153 26,042 486,051

81.00 74.55 21.29 91.22 45.11 98.06 96.94 70.18 100.00 35.23 67.61 35.89 100.00 63.06

24,036 30,412 13,935 23,152 12,237 12,686 11,029 19,297 21,031 6,025 21,443 16,795 10,925 223,003

45.59 88.42 50.20 36.47 72.34 25.41 19.66 68.21 44.29 15.06 83.12 97.91 41.95 45.88

Sumber: Profil Kes Kab/Kota 2006

TABEL 49 PERSENTASE KELUARGA MEMILIKI AKSES AIR BERSIH PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA LEDENG LEDENG JUMLAH % JUMLAH JUMLAH KELUARGA KELUARGA KELUARGA YANG ADA DIPERIKSA DIPERIKSA % AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA JUMLAH
20 1.7 67.8 5.0 17.8 29.3 2.8 1.3 1.0 18.4 0.0 7.4 12.8 1.6 42.6 42.6 70.7 77.0 40.1 54.2 27.9 61.2 24.0 48.3 61.9 82.9 42.9 13.0 54.6

PAH

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14 14.9 10.4 4.8 36.3 42.7 53.5 19.8 73.3 41.2 100.0 21.6 13.6 39.8

15 0.6 0.0 7.5 19.5 13.4 32.0 65.8 25.4 5.7 0.0 0.7 7.2 10.3

16 79.2 21.8 78.9 1.0 13.1 11.7 7.2 0.4 32.5 0.0 70.2 66.1 47.0

PAH
17 3.6 0.0 3.8 25.4 0.9 0.0 5.9 0.0 1.6 0.0 0.0 0.1 1.3

SGL

SGL

SPT

SPT

NO KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

18 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.1 0.1 0.0

19

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

65,092 68,480 130,390 62,779 40,401 57,155 65,904 51,251 47,305 135,168 41,193 60,014 28,541 853,673

27,724 48,412 28,304 63,477 21,884 19,560 63,544 22,707 29,662 34,361 25,464 20,112 7,849 413,060

42.59 70.70 21.71 101.11 54.17 34.22 96.42 44.31 62.70 25.42 61.82 33.51 27.50 48.39

4,133 5,027 4,816 9,130 9,334 8,534 8,003 9,017 9,421 83,623 7,385 3,506 3,123 165,052

176 7,526 4,909 2,939 5,110 26,534 3,120 1,296 238 1,842 805 54,495

21,959 10,563 79,252 248 2,868 1,874 2,903 44 7,418 23,964 17,003 3,690 171,786

996 3,817 6,376 202 2,389 365 1 34 104 14,284 -

8

460 32,814 5,040 4,488 6,408 448 526 124 4,211 2,535 3,302 127 60,483

27,724 48,412 100,451 25,151 21,884 15,966 40,355 12,305 22,856 83,623 34,148 25,724 7,849 466,448

133 145 25 37

348

35.4

11.7

36.8

3.1

0.1

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

0 .173 13.544 35.7 0.141 58.1 45.401 57.8 6.3 206.438 4.0 56. Selatan 7 H.873 21.701 24.2 51.0 67.9 77.464 41.480 130.541 34.212 63.9 37.1 16.0 74.0 79.759 18 2.603 80.Kab/Kota 2006 % KK MEMILIKI 13 13.9 34.0 66.973 18.649 12.232 10.TABEL 50 KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JAMBAN JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH KK TEMPAT SAMPAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI PENGELOLAAN AIR LIMBAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.092 68.0 76.943 323.770 4.406 68.910 23.390 62.943 17.932 143 56.673 389.5 0.354 19.305 135.168 41.437 - 853.925 98.1 0.479 11.672 8.9 79.0 12.2 0.904 51.782 1.433 29.283 26.5 41.0 92.439 17.258 226.6 0.408 56.232 56.193 60.596 19.014 28.672 3.S.340 23.597 16.8 0.7 0.3 47.S.574 - 41. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 65.8 80.534 56.0 45.3 31.8 0.0 21.7 0.067 21.0 25.S.597 36.6 0.251 47.544 2.750 5. Tengah 8 H.158 32.474 10.672 14.318 19.196 - 35.6 0.049 - 22.155 65.6 26.212 63.1 0.283 25.072 Sumber: Profil Kes.028 - 3.779 40.726 24.611 32.7 37.383 29.195 9.942 77.458 35.0 26.2 24.637 56.

3 71.8 6.3 1.277 2.364 2.228 632 1.600 2.9 101 55 21 147 75 43 123 65 156 29 149 24 988 75 55 21 147 73 43 74 61 156 23 34 24 786 44 41 16 111 40 39 56 61 135 17 22 17 599 58.9 64.053 1. Tengah 8 H.5 76.833 1.0 76.160 100.0 0.0 59.8 70.5 17.0 100.0 74.2 85.0 84.0 75.561 3.132 1.338 2.0 100.400 Sumber:Profil Kes.0 100.0 100.559 1.382 850 2.0 0.0 74.4 70.558 3.1 80.0 87. Kab/Kota 2006 % SEHAT 53.214 1.3 68.334 823 2. Selatan 7 H.700 1.7 70.184 918 6 1.533 961 2.600 2.1 49.7 35.5 54.5 62.0 40.2 36 41 28 27 15 28 23 33 61 4 11 17 324 36 41 28 19 15 28 20 17 61 4 8 17 294 9 32 17 7 1 10 12 17 36 7 3 151 25.0 60.012 20.955 856 1.0 75.7 75.3 72.5 0.0 100.0 86.9 100.773 1.406 2.0 100.0 81.261 732 1.640 586 2.TABEL 51 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HOTEL JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT RESTORAN/R-MAKAN JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT PASAR JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT TUPM LAINNYA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT JUMLAH TUPM JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT % SEHAT % SEHAT % SEHAT NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 22 23 24 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.268 2.223 1.720 6 2.6 51.S.S.4 8.310 2.0 0.176 184 1.201 1.558 3.175 451 1.7 36.2 75.7 100.0 77.7 0.129 122 1.853 823 2.S.559 1.190 1.754 732 2.272 1.833 1.937 1.0 78.961 1.2 24.234 2.5 73.141 948 3.4 .012 22.0 6.8 90.0 0.0 75.0 68. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 10 6 3 5 11 5 13 57 20 21 151 9 6 3 5 11 5 13 57 20 20 149 9 6 3 2 11 5 13 48 17 8 122 100.4 1.7 60.0 100.747 6 2.651 3.8 76.1 62.288 53.096 111 64 14.117 3.180 1.9 52.256 2.0 96.0 40.653 3.738 3.607 465 2.130 148 84 15.6 97.1 91.053 22.261 1.

00 100.65 0.00 23.39 98.00 15.21 82.05 1.75 95.59 Sumber : Profil Kes.S.00 70.Kab/Kota 2006 .00 79.307 1.00 87.75 403 287 691 420 342 382 494 479 375 456 157 207 241 4.22 60.062 100.64 77.08 1.00 100.491 100.934 403 67 691 333 247 230 407 410 338 456 136 150 241 4.00 69.00 88.00 55.00 541 631 92.26 100.29 72. Tengah 8 H.20 100.58 100.433 1.105 100.50 66.TABEL 52 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KABUPATEN/ KOTA 2 SARANA KESEHATAN PUSKESMAS 3 SARANA PENDIDIKAN JUMLAH 7 SARANA IBADAH JUMLAH 10 PERKANTORAN % 12 SARANA LAIN % 15 JUMLAH % 18 NO 1 JUMLAH 4 DIBINA 5 % 6 DIBINA 8 % 9 DIBINA 11 JUMLAH 13 DIBINA 14 JUMLAH 16 DIBINA 17 JUMLAH 19 DIBINA 20 % 21 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.70 75.00 64.00 71.00 97.190 77.28 785 90 1.00 87.08 145 2.006 317 640 394 666 523 601 655 208 155 451 6. Selatan 7 H.006 444 624 644 908 684 639 655 208 224 451 7.652 100.41 0.219 1.123 100.466 1.318 1.00 83.00 95.00 96.79 91.269 100.00 0.91 0.325 115 44 75 152 93 81 62 152 120 71 21 55 82 1.187 145 2.82 58.652 421 4.00 86.00 84.01 80.59 100.00 1.219 100.40 102.18 72.00 100.S.62 72.10 77.00 0.46 100.35 76.00 100.90 774 100.354 41 9 122 38 149 204 3.45 93.89 81.34 100.153 1.169 204 93 253 83 118 92 151 114 87 49 86 1.936 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 115 115 75 173 120 121 62 173 137 71 22 59 82 1.890 88.22 100.00 38.212 1.362 785 90 1.39 85.556 1.022 1.18 73.86 87.67 81.13 100.S.068 912 1.46 94.54 92.86 77.08 0.05 100.330 204 93 179 79 85 77 114 93 87 27 67 1.03 83.00 201 47.199 1.269 588 780 774 17.59 90.50 81.00 100.94 100.63 63.56 61.74 4.109 100.00 83.00 83.00 0.354 49 11 208 59 153 208 3.

TABEL 53 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN YANG DIPERIKSA JENTIK NYAMUK AEDES DAN PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH RUMAH/BANGUNAN YANG ADA 4 RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA JUMLAH 5 RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK JUMLAH 7 % 6 % 8 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.447 102.137 475 5.092 46.390 69.450 1.158 47.910 57.68 53.43 70.520 578 6.87 Sumber: Profil Kes. Selatan 7 H.355 6.153 144.27 82.06 59.989 82 15.80 1.S.40 70.138 130.52 64.89 18.922 2.96 91.S.709 76.751 40.500 78.18 86. Tengah 8 H.Kab/Kota 2006 .042 770.62 0.767 11.480 113.774 71.792 26.S.54 13.49 5.574 38.84 1.86 35.312 47.934 303 25.37 27.584 37.494 50. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 65.997 2.170 17.717 1.27 204.71 8.

89 82 24.89 340 51.96 4.519 831 481 72. TEM dan Penata Rontgen.05 46 0.20 546 82.23 332 50.TABEL 54 PERSEBARAN TENAGA KESEHATAN MENURUT UNIT KERJA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO 1 UNIT KERJA 2 3 MEDIS JML % 4 PERAWAT & BIDAN JML 5 FARMASI JML 7 GIZI JML 9 TEKNISI MEDIS % 10 SANITASI JML 13 KESMAS JML 15 JUMLAH 17 % 18 % 6 % 8 JML 11 % 12 % 14 % 16 PUSKESMAS 1 (termasuk PUSTU dan POLINDES) 345 51.44 391 58. Dokter Gigi.83 254 52.62 1. dan DIII Kesehatan Lingkungan : SKM.96 2.76 12 2.14 13 7 3. MPH.87 119 35. Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker.20 72 21.80 175 36.00 : Dokter. Kab/Kota 2006 Keterangan: Medis Perawat & bidan Farmasi Gizi 664 100.00 398 72.076 25.05 6.69 157 1.83 2 0.07 6 1.81 21 98 6.77 2.72 59 17.42 2 RUMAH SAKIT 283 42.87 195 57.578 67.54 4.74 15 35 3.05 JUMLAH Sumber: Profil Kes.28 8 24 2.35 64 11. APK.00 5. Asisten Apoteker : Lulusan DI.273 100.90 4 SARANA KESEHATAN LAIN 5 DINKES KAB/KOTA 13 16 1.81 195 49. Penata Anestesi.70 5.38 152 38. Fisioterapi : Lulusan SPPH.06 13 59 2.00 8.148 20.12 7.33 29.38 10.41 44 96 0.82 2.80 1.185 75.42 12 3. dll .09 3 INSTITUSI DIKLAT/DIKNAKES 7 1. DIII Gizi (SPAG dan AKZI) dan DIV Teknisi Medis Sanitasi Kesmas : Analis.52 127 335 1.

Utara Puskesmas Kab. Penata Anestesi. H. Asisten Apoteker : Lulusan D1 dan DIII Gizi (SPAG dan AKZI) Teknisi Medis : Analis.Banjar Puskesmas Kab.740 11 9 22 12 12 18 22 8 6 55 9 5 11 200 14 16 22 20 15 22 17 16 15 37 11 12 10 227 8 0 23 22 11 18 9 32 15 35 13 5 6 197 21 9 43 25 34 62 34 38 19 31 24 13 13 366 1 5 10 7 2 13 15 5 4 13 10 4 10 99 341 252 544 367 257 325 373 318 253 481 177 321 206 4.682 SUB JUMLAH II Sumber: Profil Kes.682 : Dokter. dan Fisioterapi Sanitasi Kesmas : Lulusan SPPH. dll .661 183 155 202 78 82 2.Selatan Puskesmas Kab.661 183 155 202 78 82 2. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.S. Tanah Laut Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab.S.Tengah Puskesmas Kab.H. Kotabaru Puskesmas Kab. APK dan DIII Kesehatan Lingkungan : SKM.S.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 Keterangan: Medis Perawat Farmasi Gizi 321 1. Dokter Gigi.TABEL 55 JUMLAH TENAGA KESEHATAN DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO 1 UNIT KERJA 2 MEDIS 3 PERAWAT & BIDAN 4 FARMASI 5 GIZI 6 TEKNISI MEDIS 7 SANITASI 8 KESMAS 9 JUMLAH 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab. MPH. H. Balangan SUB JUMLAH I 44 27 62 18 14 25 11 34 22 62 18 35 14 386 242 186 362 263 169 167 265 185 172 248 92 247 142 2. TEM & Penata Rontgen.215 1 RUMAH SAKIT 1 Rumah Sakit Pemerintah/Swasta/ BUMN/TNI dan POLRI 321 1. Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker. Batola Puskesmas Kab.

S. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.3 1.Utara Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab.324 1 2 4 1.S. Batola Puskesmas Kab.49 - 36 6 1 124 3.Tapin Puskesmas Kab.Tengah Puskesmas Kab.530 1.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.H.Banjar Puskesmas Kab.75 2 0 0 0 0 0 .Selatan Puskesmas Kab.530 8 2 5 1.S.899 68.324 36 2 170 1 171 10. Balangan SUB JUMLAH I - 31 24 36 16 11 22 9 28 45 14 25 12 273 - 9 3 21 2 3 3 2 6 17 4 9 2 81 40 27 57 18 14 25 11 34 62 18 34 14 354 1.07 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Rumah Sakit. Kotabaru Puskesmas Kab. H. H.TABEL 56 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH TENAGA MEDIS NO 1 UNIT KERJA 2 DR SPESIALIS 3 DOKTER UMUM 4 DOKTER GIGI 5 [a] JUMLAH 6 DOKTER KELUARGA 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.604 48.000 PDDK Sumber: Profil Kes. Kab/Kota 2006 170 1.

Batola Puskesmas Kab.S. Balangan SUB JUMLAH I 3 1 1 2 1 8 1 1 2 1 3 10 7 23 12 12 19 21 6 5 55 9 5 9 193 10 9 26 12 12 20 22 10 5 55 10 5 9 205 1 1 3 1 1 1 8 9 6 8 16 11 21 5 8 7 5 14 8 118 3 10 13 4 4 1 13 10 7 30 5 1 101 13 16 22 23 15 22 14 16 15 37 11 15 8 227 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerinta dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.Selatan Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 43 11 17 140 211 11 102 56 169 43 2 2 12 67 2.38 - 56 169 - 1 18 176 7 45 448 20 . Tanah Bumbu Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab.Utara Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. H.S.Tengah Puskesmas Kab.H. H. Tanah Laut Puskesmas Kab.TABEL 57 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 APOTEKER 3 TENAGA KEFARMASIAN S1 FARMASI D-III FARMASI ASS APOTEKER 4 5 6 JUMLAH 7 D-IV/S1 GIZI 8 TENAGA GIZI D-III GIZI D-I GIZI 9 10 JUMLAH 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.03 - 11 1 3 16 - 17 140 1 2 39 375 211 3 5 54 478 11 4 5 28 0.000 PDDK Sumber: Profil Kes.85 102 2 22 244 7.S.Banjar Puskesmas Kab.

Batola Puskesmas Kab.84 .443 43 3 24 2.Banjar Puskesmas Kab.S.308 27 9 28 15 10 14 23 15 9 31 8 19 33 241 118 66 206 186 72 51 130 69 101 90 50 63 46 1.S.443 135 200 335 36 10 48 869 31 1 12 1.248 145 75 234 201 82 65 153 84 110 121 58 82 79 1. H.430 538 2 2 12 1.Kab/Kota 2006 36 869 538 1.821 85. Balangan SUB JUMLAH I 2 2 65 63 52 22 14 29 53 39 20 18 14 110 18 517 30 47 97 90 73 72 61 62 42 105 20 57 33 789 97 110 149 112 87 101 114 101 62 123 34 167 51 1.Selatan Puskesmas Kab.464 335 18 2 36 1.880 56.000 PDDK Sumber: Profil Kes. Tanah Laut Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.343 1.S. H.Tapin Puskesmas Kab.Tengah Puskesmas Kab.H.TABEL 58 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KEPERAWATAN NO 1 UNIT KERJA 2 3 4 PERAWAT SARJANA KEPW DIII PERAWAT LULUSAN SPK 5 BIDAN JUMLAH 6 DIII BIDAN 7 BIDAN 8 JUMLAH 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Utara Puskesmas Kab.489 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.29 135 15 2 23 416 200 3 13 1.

Kotabaru Puskesmas Kab. H. Batola Puskesmas Kab.S.Banjar Puskesmas Kab. H. Balangan SUB JUMLAH I 1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94 - 1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94 - 7 5 13 8 7 18 8 23 9 9 10 4 121 15 3 27 17 24 44 26 15 10 22 14 10 10 237 22 8 40 25 31 62 34 38 19 31 24 14 10 358 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerint dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.S.Tapin Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.01 - 30 83 74 18 92 28 9 11 37 206 6.H.Tengah Puskesmas Kab.S.23 59 3 1 35 335 87 12 12 72 541 30 361 .Kab/Kota 2006 53 30 83 28 59 87 53 74 18 92 331 10. Tanah Laut Puskesmas Kab.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Selatan Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.Utara Puskesmas Kab.TABEL 59 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 SARJANA KESMAS 3 [a] TENAGA KESMAS D-III KESMAS 4 JUMLAH 5 DIII SANITASI 6 TENAGA SANITASI DI SANITASI 7 JUMLAH 8 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.

Tapin Puskesmas Kab. H.RONTG P.60 12 12 0. Batola Puskesmas Kab.S. H.Banjar Puskesmas Kab.43 .S. 3 TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.Selatan Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.S.H. Tanah Laut Puskesmas Kab.36 149 6 11 4 312 9. Balangan SUB JUMLAH I 8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142 - - - 8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142 Rumah Sakit(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.56 28 1 1 30 0.Tengah Puskesmas Kab.TABEL 60 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 ANALIS LAB. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.Utara Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 89 28 20 12 149 89 5 10 4 250 7.ANESTESI FISIOTERAPIS 4 5 6 JUMLAH 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.000 PDDK Sumber: Profil Kes.91 20 20 0.

86 0.TABEL 61 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 SUMBER BIAYA 2 ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah % 3 4 ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA 2 APBD PROVINSI 3 APBN 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN TOTAL ANGGARAN KESEHATAN 203.00 ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA 74.51 1.916.06 100 TOTAL APBD KAB/KOTA 203.758 31.972.051 82.719.615.615.000 246.667 % APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA 100.203.651.806.025.96 .174.000 159.864.88 2.69 12.725.626 7.667 4.719.055.

TABEL 62 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PEMILIKAN/PENGELOLA NO 1 FASILITAS KESEHATAN 2 PEM.KAB/KOTA 5 TNI/POLRI 6 BUMN 7 SWASTA 8 JUMLAH 9 1 RUMAH SAKIT UMUM 2 RUMAH SAKIT JIWA 3 RUMAH SAKIT BERSALIN 4 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 5 PUSKESMAS 6 PUSKESMAS PEMBANTU 7 PUSKESMAS KELILING 8 POSYANDU 9 POLINDES 10 RUMAH BERSALIN 11 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 12 APOTIK 13 TOKO OBAT 14 GFK 15 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 16 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL 17 PRAKTEK DOKTER BERSAMA 18 PRAKTEK DOKTER PERORANGAN Sumber Profil Kes. Kab/Kota 2006 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 13 0 0 0 201 387 548 0 888 1 2 4 1 13 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 2 0 3 1 0 0 0 2373 0 10 22 65 268 0 1 40 3 268 18 1 3 1 201 387 548 2.PROV 4 PEM.PUSAT 3 PEM.373 888 14 25 71 269 13 1 40 3 268 .

TABEL 63 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 DESA/ KELURAHAN 3 DESA SIAGA 4 POLINDES 5 POSYANDU 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H. Kab/Kota 2006 .S. Selatan 7 H. Tengah 8 H.S.S.034 250 0 464 363 198 262 355 219 256 340 123 159 165 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 133 456.221 20 0 18 17 20 22 25 11 20 2 3 24 182 104 117 198 72 114 89 140 88 1 6 48 57 1.154 Sumber: Profil Kes.792 288 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2.

041 8.3 3.6 0.0 26.6 55.9 0.0 3.8 26.0 18.349 2.4 0.4 0.1 0.038 28.0 0.8 0.7 4.5 15.0 0.271 1.8 21.846 7.2 2.394 6.0 27.0 6.0 0.633 5.5 19.0 0.4 0.9 0.4 6.6 6.4 34.3 6.0 0.0 75.5 68.611 40 93 149 116 90 11 7.8 74.107 137 22 4.2 22.0 1.1 38.2 63.8 0.8 Sumber: Profil Kes.9 0.6 31.9 0.6 119 - 49.0 0.0 14.292 22.697 2. Boejasin 2 RSUD Kotabaru 3 RSUD Banjar 4 RSUD Batola 5 RSUD Tapin 6 RSUD HSS 7 RSUD HST 8 RSUD HSU 9 RSUD Tabalong 10 RSUD Banjarmasin 11 RSUD Banjarbaru 12 RSUD Tanah Bumbu 13 RSUD Balangan Provinsi 75 68 155 55 57 104 90 103 99 1.1 1.2 1.1 - 7.7 46.359 365 37.0 29.Kab/Kota 2006 .TABEL 64 INDIKATOR PELAYANAN RUMAH SAKIT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PASIEN KELUAR MATI (HIDUP + MATI) SELURUHNYA 4 5 NO 1 [a] NAMA RUMAH SAKIT JUMLAH TEMPAT TIDUR 3 MATI >= 48 JAM DIRAWAT 6 JUMLAH HARI PERAWATAN 7 BOR 8 LOS 9 TOI 10 GDR 11 NDR 12 2 1 RSUD H.149 129 249 59 203 422 324 195 30 - 32 32.8 0.0 3.0 2.0 0.0 33.4 0.3 0.0 5.4 9.5 4.760 0.5 2.0 0.4 3.0 57.129 4.0 12.