PROFIL KESEHATAN

PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

TAHUN 2006

PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

DINAS KESEHATAN
Jl. Belitung Darat No. 118 Banjarmasin

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah – Nya sehingga buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini dapat terselesaikan. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini berisi tentang perkembangan hasil pembangunan kesehatan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang tergambar dari indikator-indikator yang tergabung dalam indikator Indonesia Sehat dan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan beserta anilis dan pembahasannya. Data dan informasi dalam buku profil kesehatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi program-program pembangunan kesehatan, terutama untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan program di Kabupaten/Kota. Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memberikan arahan untuk penyusunan buku profil kesehatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Sub Dinas Bina Promosi Kesehatan serta pihak-pihak yang telah membantu penyelesaian buku profil kesehatan ini. Kami menyadari bahwa buku profil ini ini masih banyak kekurangan baik dari segi materi maupun analisis serta pembahasannya, -Ibarat pepatah tak ada gading yang tak retak-, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi sempurnanya tulisan ini sangat kami harapkan.

Banjarmasin,

Oktober 2007

Kepala Seksi Sistem Informasi Kesehatan,

SIBLI WAHYUDI,SKM NIP. 140 091 177

i

DAFTAR TABEL Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel 1 2 3 4 5 6 7 8 9 : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Luas Wilayah, Jumlah Desa dan Kelurahan, Jumlah Penduduk, Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Persentase Penduduk Laki-laki dan Perempuan Berusia 10 tahun keatas Persentase Penduduk Berumur 10 tahun Keatas yang melek huruf Jumlah Kelahiran Bayi dan Balita Jumlah Kematian Ibu Maternal Jumlah Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas AFP Rate % TB Paru dan Pneumonia Balita Ditangani HIV/AIDS Ditangani, Infeksi Menular Seksual, DBD, dan Diare pada Balita ditangani Persentase Penderita Malaria diobati Persentase Penderita Kusta selesaio berobat Kasus Penyakit Filariasis Ditangani Jumlah Kasus dan Angka Kesakitan Penyakit Menular yang dicegah dengan imunisasi (PD3) Cakupan Kunjungan Neonatus, Bayi dan Bayi BBLR Status Gizi Balita dan Jumlah Kecamatan Rawan Gizi Cakupan Kunjungan Ibu Hamil (K4) dan Persalinan Ditolong Tenaga Kesehatan Cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Balita, Pemeriksaan Kesehatan Siswa SD/SMP/SMU Jumlah PUS, Peserta KB, Peserta KB Baru, dan KB Aktif Jumlah Peserta KB Aktif Menurut Jenis Kontrasepsi
iv

Tabel 10 Tabel 11 Tabel 12 Tabel 13 Tabel 14 Tabel 15 Tabel 16 Tabel 17 Tabel 18 Tabel 19 Tabel 20

Pelayanan Gangguan Jiwa v . Penyalahgunaan NAPZA Penanggulangan dan Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pra Bayar Cakupan Pelayanan Kesehatan Keluarga Miskin dan JPKM Gakin Persentase Pelayanan Kesehatan Kerja pada Pekerja Formal Cakupan Pelayanan Kesehatan Pra Usila dan Usila Cakupan Wanita Usia Subur mendapat Kapsul Yodium Persentase Donor DarahDiskrining terhadap HIV/AIDS Jumlah Kunjungan Rawat Jalan. CFR. Balita yang mendapat Pelayanan Kesehatan Jumlah Ibu Hamil yang mendapatkan tablet Fe1. Fe3. Kematian.Tabel 21 Tabel 22 Tabel 23 Tabel 24 Tabel 25 Tabel 26 Tabel 27 Tabel 28 Tabel 29 Tabel 30 Tabel 31 Tabel 32 Tabel 33 Tabel 34 Tabel 35 Tabel 36 Tabel 37 Tabel 38 Tabel 39 Tabel 40 Tabel 41 : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Pelayanan KB Baru Menurut Kabupaten/Kota Persentase Cakupan Desa/Kelurahan UCI Persentase Cakupan Imunisasi Bayi Cakupan Bayi. Imunisasi TT1 dan TT2 Persentase Akses Kesediaan Darah untuk Bumil dan Neonatus yang dirujuk Jumlah/Persentase Bumil dan Neonatal Risiko Tinggi Persentase Saran Kesehatan dengan Kemampuan Gawat Darurat Jumlah/Persentase ditangani < 24 jam Desa/Kelurahan Terkena KLB yang Jumlah Penderita. Rawat Inap. KLB Menurut Jenis KLB Jumlah Bayi yang diberi ASI Eksklusif Persentase Desa/Kelurahan Dengan Garam Beryodium yang baik Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Penyuluhan Pencegahan.

Tabel 42 Tabel 43 Tabel 44 Tabel 45 Tabel 46 Tabel 47 Tabel 48 Tabel 49 Tabel 50 Tabel 51 Tabel 52 Tabel 53 : : : : : : : : : : : : Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Menurut Kemampuan Labkes dan Memiliki 4 Spesialis Dasar Kebutuhan. Pengadaan Ketersediaan Obat Esensial dan Obat Generik Ketersediaan Obat Generik Berlogo Menurut Jenis Obat Persentase Penulisan Resep Obat Generik Persentase Rumah Tangga Berperilaku Hidup Bersih Sehat Jumlah dan Persentase Posyandu Menurut Strata dan Kecamatan Persentase Rumah Sehat Menurut Kabupaten/Kota Persentase Rumah Tangga Memiliki Akses Air Bersih Keluarga dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Persentase Tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Sehat Persentase Institusi Dibina Kesehatan Lingkungannya Persentase Rumah/Bangunan yang diperiksa Jentik Nyamuk Aedes dan Persentase Rumah/Bangunan Bebas Jentik Nyamuk Aedes Persentase Tenaga Kesehatan Menurut Unit Kerja Jumlah Tenaga Kesehatan Disarana Pelayanan Kesehatan Jumlah Tenaga Medis Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kefarmasian dan Gizi Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Keperawatan Disarana Kesehatan Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat dan Sanitasi Disarana Kesehatan dan Kepadatan Penduduk Jumlah Tenaga Teknisi Medis Disarana Kesehatan Anggaran Kesehatan Kabupaten/Kota Jumlah Sarana Pelayanan Kesehatan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Indikator Pelayanan Rumah Sakit vi Tabel 54 Tabel 55 Tabel 56 Tabel 57 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 61 Tabel 62 Tabel 63 Tabel 64 : : : : : : : : : : : .

.................................... A............... Sistematika Penyajian .......................... E..... Keadaan Ekonomi .................................... Keadaan Lingkungan .................. C.................... A..................................................... Tujuan ...................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN ........... D............................................................................................................................................ 1 2 2 BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA KESEHATAN ... Keadaan Penduduk .................................................................................................................... B.......................................................................... Keadaan Pendidikan ...... 12 12 18 ii ............................. B.............. A........... 4 4 5 8 9 9 BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN . DAFTAR ISI .................................................................... Geografi .......................... Mortalitas ............................................................................................. Morbiditas .......... B........................................... DAFTAR TABEL ..................DAFTAR ISI halaman KATA PENGANTAR ..................................................................................................................................................................

............................... Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Penunjang .................................................... Pelayanan Kesehatan Dasar ............. Pemberantasan Penyakit Menular ..................... 36 36 39 40 BAB VI PENUTUP ............................. Pembiayaan Kesehatan ....................................... 41 iii ............... E...................................... Tenaga Kesehatan .......................... D................................................................ B................. Sarana Kesehatan ... 24 24 28 29 33 34 BAB V SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN ........... B................................................. C.............................BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN ... Perbaikan Gizi Masyarakat ............ A..................................... A................ C................. Pelayanan Kefarmasian ..........................

Dengan berlakunya SKN tersebut. Di dalam buku Sistem Kesehatan Nasional yang diterbitkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 131/MENKES/SK/II/2004 disebutkan bahwa “untuk mengantisipasi berbagai perubahan dan tantangan strategis. Keberadaan data pendukung tersebut menjadikan analisis terhadap situasi kesehatan menjadi lebih akurat. penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 berupaya untuk menyesuaikan dengan indikator pencapaian SKN yang ditentukan oleh dua determinan. dan (6) Subsistem Manajemen Kesehatan. Di dalam SKN disebutkan bahwa keberhasilan manajemen kesehatan sangat ditentukan antara lain oleh tersedianya data dan informasi kesehatan. (4) Subsistem Obat dan Perbekalan Kesehatan. ekonomi.BAB I PENDAHULUAN World Health Organization (WHO) dalam salah satu publikasinya menyatakan bahwa Sistem Informasi Kesehatan tidak dapat berdiri sendiri. baik internal maupun eksternal. pendidikan dan keluarga berencana. melainkan merupakan bagian integral dari Sistem Kesehatan Nasional yang didukungnya serta merupakan alat bagi manajemen sistem kesehatan tersebut. perlu disusun Sistem Kesehatan Nasional (SKN) yang baru. Lebih lanjut di dalam SKN disebutkan bahwa SKN terdiri dari enam subsistem.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 1 . (3) Subsistem Sumber Daya Manusia Kesehatan. yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan”. (2) Subsistem Pembiyaan Kesehatan. status kesehatan dan kedua tentang tingkat ketanggapan (responsiveness). dukungan hukumn kesehatan serta administrasi kesehatan. yakni (1) Subsistem Upaya Kesehatan. (5) Subsistem Pemberdayaan Masyarakat. Pertama. Data dan informasi yang dimuat dalam profil kesehatan berupa data tentang kesehatan dan data pendukung yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan. Masalah kesehatan timbul sebagai akibat dari dampak pembangunan. dukungan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. Buku Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai salah satu bentuk informasi kesehatan yang memuat gambaran situasi kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang diterbitkan setiap tahun. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .

A. Diperolehnya informasi tentang gambaran kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan meliputi situasi umum. Tersedianya alat pemantauan terhadap pelaksanaan program-program kesehatan di Kabupaten/ Kota dalam upaya peningkatkan manajemen kesehatan. kondisi lingkungan dan pengaruh globalisasi. TUJUAN. SISTEMATIKA PENYAJIAN. Analisis data dalam penyusunan profil ini dilakukan secara deskriptif.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 2 .Pendahuluan. terjangkau dan merata. kanker dan penyakit degeneratif lainnya. pelayanan kesehatan. Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 mengacu kepada SKN yang baru. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. dengan memberikan gambaran berupa rata-rata serta angka tertinggi dan terendah pada suatu situasi. 3. seperti perubahan sosial. keadaan ekonomi. Bab ini berisi penjelasan tentang latar belakang dan tujuan diterbtkannya Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 serta sistematika dari penyajiannya. serta disisi lain tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Tujuan Khusus : 1. B. sumberdaya kesehatan. tingkat pendidikan.Peningkatan Upaya kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan dihadapkan dengan tantangan sebagai akibat terjadinya transisi demografi dan efedemiologi. 2. derajat kesehatan. kesehatan lingkungan. dan gambaran situasi data pendukung yang terkait dengan program kesehatan. Secara Umum pembuatan Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 ini bertujuan untuk memantau pencapaian pembangunan kesehatan dengan mengacu kepada Visi Kalimantan Selatan Sehat 2010. meningkatnya penyakit non enfeksi seperti kardiovaskoler. Tersedianya bahan untuk Penyusunan Profil Kesehatan Nasional. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini terdiri dari Bab I . bermutu.

umur harapan hidup.Bab II . Disamping itu juga digambarkan tentang jumlah distribusi tenaga per Kabupaten/ Kota serta jumlah dan penyebaran sarana pelayanan kesehatan yang terdiri dari Rumah Sakit dan Puskesmas termasuk Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling. Bab IV .Situasi Derajat Kesehatan. serta berbagai upaya lain yang berupa gambaran pelayanan program kesehatan lainnya. Bab V .Seksi Sistem Informasi Kesehatan 3 .Penutup. Gambaran lainnya adalah tentang perkembangan penyediaan obat generik. Gambaran tentang keadaan sumber daya ini mencakup tentang keadaan tenaga. pencapaian cakupan pelayanan kesehatan rujukan. Bab ini menguraikan tentang pencapaian dan keberhasilan upaya-upaya kesehatan yang telah dilaksanakan oleh bidang kesehatan sampai tahun 2006. angka kesakitan dan keadaan status gizi. Bab ini menyajikan tentang gambaran umum Provinsi Kalimantan Selatan. bab ini juga mengulas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesehatan dan faktorfaktor lainnya meliputi kependudukan. Bab VI .Situasi Upaya Kesehatan. upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat dengan Posyandu Purnama dan Mandiri yang disebut Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). Bab III . ekonomis. pendidikan serta mengulas tentang faktorfaktor lingkungan. sarana dan fasilitas kesehatan yang ada sampai tahun 2006.Situasi Umum dan Lingkungan. Selain uraian letak geografis. Bab ini berisi uraian tentang hasil-hasil pembangunan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sampai dengan tahun 2006 yang mencakup tentang angka kematian. Bab ini menguraikan tentang sumber daya pembangunan kesehatan bidang kesehatan sampai tahun 2006.Situasi Sumber Daya Kesehatan. Gambaran tentang upaya kesehatan yang telah dilakukan itu meliputi pencapaian cakupan pelayanan kesehatan dasar. administrative dan informasi umum lainnya. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .

62 km2 .56 persen.060 ha. Sub wilayah pembangunan III (Sub wilayah pembangunan Tanah Bumbu). hutan belukar 377. Pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan dibagi menjadi 3 (tiga) sub wilayah pembangunan. Laut Jawa di sebelah selatan.319 ha. terletak diantara 1140 sampai 1160 Bujur Timur dan 10 sampai 40 Lintang Selatan. Balangan dan Tabalong. berpusat di Kotabaru yang meliputi Kotabaru dan Tanah Bumbu. Sub wilayah pembangunan II (sub wilayah pembangunan Banua Lima). Hulu Sungai Utara (HSU). Sedangkan di bagian timur merupakan daerah berbukti dan bergunung yang didominasi oleh hutan primer. yaitu : 1. Hulu Sungai Selatan (HSS). ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 4 . Hulu Sungai Tengah (HST).000 Ha). Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. hutan skunder dan padang ilalang. 3.774 ha. Berdasarkan 6 kelas ketinggian menunjukan wilayah Kalimantan Selatan sebagian besar berada pada kelas ketinggian 25-100 meter di atas permukaan laut yakni 31. hutan rawa 90. Provinsi Kalimantan Selatan berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur di sebelah utara. Bagian barat merupakan rawa pasang surut (200. 2.000 Ha) dan rawa banjir (100. Secara administratif pemerintahan terbagi menjadi tiga belas Kabupaten/Kota yang terdiri dari 2 (dua) Kota dan 11 (sebelas) Kabupaten. berpusat di Banjarmasin yang meliputi Kota Banjarmasin. Sub wilayah pembangunan I (sub wilayah pembangunan Kayu Tangi).89 persen wilayah serta pengunungan seluas 33. Tanah di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar berupa hutan dengan rincian : hutan lebat 780. rawa monoton (500.000 Ha). Di wilayah barat ini banyak tumbuh hutan rawa.29 persen.BAB II SITUASI UMUM DAN KEADAAN LINGKUNGAN SERTA PERILAKU KESEHATAN A.822. Jika dilihat dari persentasenya maka Provinsi Kalimantan Selatan didominasi oleh daratan yang melingkupi 33. sebelah barat dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan sebelah timur dengan Selat Makasar. GEOGRAFI Provinsi Kalimantan Selatan mempunyai luas wilayah sekitar 38. berpusat di Kandangan yang meliputi Kabupaten Tapin.

307. Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar (114 km ). untuk sawah 413. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 5 . Sungai Balangan. terdapat 7 Kabupaten yang memiliki kepadatan di bawah rata-rata.107 ha. Sungai Kintap.903 ha. perkebunan 437. B. KEADAAN PENDUDUK Sesuai dengan data BPS Provinsi Kalimantan Selatan (2006). Wilayah Kalimantan Selatan juga banyak dialiri sungai antara lain Sungai Barito. Dibanding dengan rata-rata. diikuti oleh Kabupaten Hulu Sungai Utara (225 km ). yakni dengan kepadatan sebesar 8. Kabupaten/ Kota yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi adalah Kota Banjarmasin.073 ha dan untuk perkampungan 57. Sungai Tapin. Rata-rata jiwa dalam satu Rumah Tangga di Propinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 4 jiwa/ RT. Sungai Batang Alai. Sungai Sampanahan dan lainnya yang umumnya berpangkal pada pegunungan Meratus dan bermuara di Laut Jawa dan Selat Makasar. Sungai Batulicin. jumlah peduduk Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 tercatat sebesar 3.tanah berupa semak alang-alang seluas 870. Sungai Riam Kiwa. Kabupaten Banjar ( 99 km2) dan Kabupaten Barito Kuala (88 km2).314 ha.371 km . Kepadatan penduduk tertendah ada di Kabupaten Kotabaru (28 km ). Kabupaten Hulu Sungai Tengah (161 km ).565 jiwa dengan tingkat kepadatan 86 per km (Indonesia 115 km ) dan rata-rata jiwa per Rumah Tangga sebanyak 4 jiwa. Sungai Amandit. 2 2 2 Kabupaten/Kota lain 2 dengan kepadatan penduduk relatif tinggi adalah Kota Banjarbaru (423 km ). Tingkat kepadatan penduduk merupakan suatu indikasi terhadap kemampuan suatu wilayah untuk menampung penduduk serta sangat berpengaruh terhadap daya 2 2 2 2 dukung lingkungan. Sungai Riam Kanan.

dan yang berusia tua (>65 tahun) sebesar 4.D TAHUN 2006 90 85 83.1.92 84.04 %. yang berusia produktif (1564 tahun) sebesar 66. Dengan demikian.10 %.38 75 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 Komposisi penduduk Kalimantan Selatan menurut kelompok umur menunjukkan bahwa penduduk yang berusia muda (0 – 14 tahun) sebesar 40. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 6 .1 86 79.59 86 86 80 81.1.Gambar II.86 %.90 (Kota Banjarbaru) dan 54. PERKEMBANGAN KEPADATAN PENDUDUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2000 S.70 di Kabupten Banjar. maka Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 51. dengan kisaran antara 43. Rincian Angka Beban Tanggungan (Dependency Ratio) penduduk di Kalimanantan Selatan per Kabupaten/ Kota pada tahun 2006 seperti pada tabel II.30.

216 91.2 54.819 54.248 68.989 30.611 210.173 82.781 148.3 49.708 64.4).7 54.928 52.362 24.205 80.2.6 53.912 39.1.644.28 %) dan 1.596 54.373 102.065 50.72 %) dengan ratio sebesar 101. Tengah H.0 108.128 87.4).201 72. dan Kabupaten Tabalong sebesar 100.8 105.651 49.591 1.353 93. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tan.2 99.923 102.3 94.014 33.969 43. Kabupaten Tanah Laut (103.5 54.526 131.64 th 8 JML 9 RASIO BEBAN TANG GUNGAN RASIO JENIS KELAMIN 1 2 10 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 7 .0 48.213 35. Selatan H.126 79. Ratio tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 108.14 th + >65 th 7 15 .644. Bumbu Balangan JUMLAH 44.102 93.519 33.598 1.596 (49.523 305.8 95.1 101.7 107.870 199.781 78.818 134.4 102. diikuti penduduk kelompok umur 15 – 19 tahun dan kelompok umur 20 – 24 tahun. Rincian jumlah penduduk menurut kelompok umur per Kabupaten/ Kota dapat dilihat pada tabel II.652 47.7 50.718 155. Kabupaten/ Kota lainya berada dibawah 100.252 1.310 40.783 126.732 73.087.278 25.921 36.S.619 123.S.339 546.662.S.987 108.1. jumlah penduduk laki-laki relatif seimbang dibandingkan penduduk perempuan.460 109.4 97.744 18.176 67.336 116.295 43.806 240.468 125. Kabupaten Barito Kuala (102.969 (50.167 85.9 49. 2006 Dilihat dari jenis kelamin. Kalsel.6 53. yaitu masing-masing sebesar 1.695 101.50.912 94.2 100.088 85.844 74.Tabel II.588 47.662.0).00 yang berarti bahwa panduduk perempuan lebih banyak.1 Sumber : BPS Prop.722 98.5 105.14 th + >65 th 4 15 .7).364 62. diikuti Kabupaten Kotabaru (107.452 65.826 48.098470 122.5 54.3 51.1 48.216 58. Rasio Beban Tanggungan dan Rasio Jenis Kelamin Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JUMLAH PENDUDUK NO KAB/KOTA LAKI-LAKI (TAHUN) <1 .3 103.886 34.916 22.5 94.954 135.186 82.685 304.213 575.144 26. Kota Banjarbaru (105.8 94.786 35.247 73.908 31.5 43.181 78. Kabupaten Banjar (105.288 49. Komposisi penduduk Kalimantan Selatan tahun 2006 menurut kelompok umur dan jenis kelamin menunjukkan proporsi penduduk terbesar berada pada kelompok umur 10 14 tahun.64 th 5 JML 6 PEREMPUAN (TAHUN) <1 .815 104.707 84.555 38.321 32.744 16.986 228.1.566 75.8).675 33.385 1.

030 291.613 131.4 98.954 135.5 92.530.327 110.153 102.3 97.Selatan H.656 174.7 87.652 47.744 145.3 96.505 101.450.482 97.Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH LAKI-LAKI JUM. Gambaran tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan dapat menjadi indikator pembangunan bidang pendidikan.779 82.000 129.0 94. terutama dalam penyampaian pesan-pesan tentang kesehatan.3 95.32 % 2.114 93. 2006 Peningkatan kualitas sumberdaya manusia salah satunya bertitik tolak pada upaya pembangunan bidang pendidikan.4 98.530 188.762 3 126.255 54.967 72. KEADAAN PENDIDIKAN Kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan minimum yang diperlukan oleh penduduk agar dapat hidup sehat dan sejahtera yang tergambar dari angka melek huruf penduduk umur 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan huruf lainnya.619 102.722 102.377 3.2 94.872 247. Tebel II.877 92.7 98. Dilihat dari sebaran menurut Kabupaten/Kota. sedangkan penduduk yang menamatkan pendidikan sampai dengan DI/ DIII dan Perguruan Tinggi (PT) berkisar antara 1.52 %.787 95.011 Melek Huruf % 4 89.6 91.156. PDDK JUMLAH 1 2 249.1 JUMLAH 7 213.468 125.863 2.3 94.302 1.591 1.145 113.0 88.8 97.9 98.65 %. Persentase tertinggi tingkat pendidikan yang ditamatkan oleh penduduk laki-laki adalah 16.806 234.065 50.40 % dengan rincian laki-laki sebesar 96.931 210.561 1.6 97.4 PEREMPUAN JUMLAH MELEK Sumber : Dinas Pendidikan Nasional Prov.7 97.492 430.0 95.582.145 243.795 457.210 282.83 %.1 92.072 56.856 107. Hal ini perlu diperhatikan pada pembangunan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Balangan.902 55.7 96.6 96. Gambaran angka melek huruf sebagai ukuran kemampuan menyerap informasi masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 adalah sebesar 94.8 93.954 52.S. diikuti Kota Banjarbaru (96.764 139.955 195.90 %) dan persentase terendah di Kabupaten Tanah Laut (85.013 97.169 279.722 98.0 95.140 87.7 96.195 206. terlihat bahwa persentase angka melek huruf tertinggi di Kota Banjarmasin (98.50 %) diikuti Kabupaten Balangan (90.8 93.875 200.30 %). ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 8 .989 222.715 574.123 193.9 90.580 88.9 92.7 98.790 229.797 67.170 126.20 % (Tidak/Belum Tamat SD/MI) diikuti Tamat SD sebesar 14.702 120.S. Kalsel.252 % 8 85.00 %.2 : Persentase Penduduk Umur >10 Tahun Melek Huruf Menurut Kabupaten/ Kota Di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO KABUPATEN/ KOTA 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H. Persentase penduduk laki-laki yang Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 2.467 182.702 201.980 98.379 562.C.7 JUMLAH 5 122.242 262.0 96.717 98.2 95.6 97.110 96.566 72.937 44.574.241 Melek Huruf % 6 81.70 % dan perempuan 92.426 109.336 92.178 73.643 44.2 90.1 94.0 94.353 89.438 100.Tengah H.629 131.215 108.048 90.S.9 90.343 103.6 94.509 198.4 96.685 283.8 90.422 261.1 95.786 1.483 191.324 113.980.00 %).

29.88 % dengan kisaran 15.11 %. Untuk menggambarkan keadaan lingkungan. sarana pembuangan air limbah.40 % dan 4.6.(2001).067 miliar rupiah pada tahun 2005. 1.88 %. SLTA/ MA sebesar 10.35 % .19.155 miliar rupiah (2002). Persentase rumah sehat tertinggi di ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 9 .5.128 (2004). akan disajikan indikator-indikator persentase rumah sehat serta persentase tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan sehat. dan DI/DIII sampai PT berkisar antara 1.Gambaran tingkat pendidikan tertinggi penduduk perempuan adalah sebagai berikut : Tidak/ Belum Pernah Sekolah sebesar 1.91 % pada tahun 2004.25.22 %.324. KEADAAN LINGKUNGAN.170.21. Rp.374 miliar rupiah (2003).451 pada tahun 2005 dengan tingkat laju pertumbuhan ekonomi tahun 2003 dengan migas sebesar 4.6.756 (2002). Rp. ventilasi rumah yang baik.19 %. Rp.792 miliar rupiah (2004). dan Rp.169.324. yaitu rumah yang memiliki jamban yang sehat. E.23.5.91 %. KEADAAN EKONOMI.753. Rp. Indikator yang digunakan untuk mengukur kondisi perekonomian Kalimantan Regional Bruto (PDRB). persentase rumah tangga menurut sarana pembuangan air dan tinja.785. Berdasarkan informasi indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan didapat gambaran persentase rumah sehat di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 45.. SLTP/MTs sebesar 9. tempat pembuangan sampah.miliar rupiah (2001).229.1. Rp. Selain itu disajikan pula beberapa indikator tambahan yang dianggap masih relevan. D.06 % s. PDRB Kalimantan Selatan menurut usaha atas dasar harga berlaku (AHDB) dengan migas selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp. sarana air bersih. Tidak/Belum Tamat SD sebesar 16. yaitu persentase rumah tangga menurut sumber air minum. Rp.113 (2003). Bardasarkan data BPS Selatan adalah Produk Domestik Kalimantan Selatan.7. Sedangkan PDRB per kapita Kalimantan Selatan selama kurun waktu 5 tahun terakhir adalah sebesar Rp. kepadatan hunian rumah yang sesuai dan lantai rumah yang terbuat bukan dari tanah.82 %. dan Rp.d 97. Rumah Sehat Rumah sehat adalah adalah bangunan rumah tinggal yang memenuhi syarat kesehatan.

yaitu memiliki sarana air bersih.3 % dari seluruh TUPM yang ada (24. diikuti Kabupaten Kotabaru sebesar 88. Sarana PenampunganAkhir Kotoran/ Tinja. sarana pembuangan air limbah. pasar. Akses terhadap Air Minum Susenas 2004 menggambarkan bahwa 55. 4. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 10 . Informasi yang didapat dari indikator Standar Pelayanan Minimal menggambarkan bahwa rata-rata persentase TUPM sehat sebesar 66. Persentase TUPM sehat tertinggi di Kabupaten Tabalong dan Kotabaru sebesar 100 %.60 %.54 % dan 12. Wilayah persentase rumah sehat terendah adalah Kota Banjarmasin yaitu sebesar 15.053 TUPM yang diperiksa.12 %. Sedangkan yang dimaksud dengan TUPM sehat adalah tempat-tempat umum dan pengelolaan makanan yang memenuhi syarat kesehatan.31 % rumah tangga mempunyai fasilitas air minum sendiri. bioskop.1 %. luas lantai (luas ruang) yang sesuai dengan banyaknya pangunjung. ventilasi yang baik. Tempat-tempat yang dikatagorikan sebagai TUPM meliputi : hotel. kolam/ sawah. sungai/ danau. terminal dan lain-lain. Rata-rata jumlah rumah yang diperiksa sebesar 35. diikuti Kota Banjarbaru sebesar 96.23 %.Kabupaten Tnah Bumbu (97. Persentase tertinggi di Kabupaten Tanah Bumbu.0 % dari 1. Persentase terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 24.90 %. Persentase keluarga yang sarana persediaan air bersih di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 54.06 %.11 % rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas air minum. yaitu sebesar 82.4 %. 2. 3. tempat pembuangan sampah.00 %. yaitu sebesar 8. Menurut BPS tahun 2004. Selebihnya. restoran. Rumah tangga yang menggunakan fasilitas air minum milik bersama sebesar 20. TUPM sehat terendah ada di Kabupaten Balangan.84 % dengan julmlah TUPM yang diperiksa sebesar 68.400 buah). serta memiliki pencahayaan ruang yang sesuai.91 %).42 % dan Kota Banjarbaru 83. rumah tangga di Indonesia menggunakan tempat penampungan akhir kotoran/ tinja berupa tangki septik. sebesar 12. dan dikhawatirkan dapat menjadi tempat penyebaran penyakit. Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan Tempat-tempat Umum dan Pengelolaan Makanan (TUPM) merupakan suatu sarana yang dikunjungi oleh banyak orang. dan Tanah Bumbu sebesar 80.04 % menggunakan fasilitas milik umum.

Persentase tertinggi kepemilikan jamban ada di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 80. Persentase kepemilikan jamban terendah di Kabupaten Barito Kuala sebesar 37. dan lain-lain. 20. sebesar 5.71 % ( di wilayah perkotaan sebesar 66.lubang tanah. pantai/ tanah terbuka.3 %. 24. diikuti Kabupaten Banjar sebesar 79.1 %.41 % menggunakan lubang tanah.12 %.38 %. Persentase rumah tangga yang menggunakan tangki septik sebesar 42. memanfaatkan pantai/ tanah terbuka sebesar 5.47 %).7 % dan Kabupaten Tapin sebesar 77.22 % menggunakan sungai/ danau.01 % dan di wilayah perdesaan sebesar 25.5 %. Persentase kepemilikan jamban di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 58. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 11 .9 %. dan pemanfaatan sarana lain-lain sebesar 2.16 % yang menggunakan kolam/ sawah.

000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52. yaitu menurut tempat tempat tinggal di perkotaan dan perdesaan.60 per 1. A.000 KH) dan Kalimantan Timur (42/ 1. Berdasar Peta Kesehatan Indonesia Tahun 2004.000 kelahiran hidup.000 kelahiran hidup (AKB Kalsel 45 per 1. Angka ini menurun dibanding periode tahun sebelumnya.Penghitungan angka kematian pada umumnya didapat dari hasil survei maupun penelitian.BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN Untuk menggambarkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia berikut ini disajikan situasi mortalitas. morbiditas dan status gizi masyarakat. MORTALITAS Gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Di samping itu kejadian kematian juga dapat digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan kesehatan lainnya. AKB pada tahun 2006 sebesar 40.1. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2002-2003 dinyatakan AKB menurut berbagai karakteristik latar belakang. Gambaran AKB menurut karakteristik tersebut seperti pada grafik berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 12 .AKB berdasar hasil survei oleh BPS Propinsi Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari diperkirakan sebesar 66.97 per 1. A. Perkembangan angka kematian dan penyakitpenyakit penyebab utama kematian yang terjadi pada periode terakhir seperti pada uraian di bawah ini.000 kelahiran hidup). kondisi AKB Propinsi Kalimantan Selatan tergambar dengan warna kuning yang berarti AKB Kalimantan Selatan berada pada kisaran antara 40 – 50 kematian per 1.000 KH). Angka ini berada di atas AKB Propinsi Kalimantan Tengah ( 40/ 1. hal ini karena sebagian besar kematian terjadi di rumah. tingkat pendidikan dan menurut indeks kekayaan.80 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2000. Angka Kematian Bayi (AKB) Data angka kematian yang terdapat pada komunitas diperoleh melalui survei.

000 KH).Gambar 3.2 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tingkat Pendidikan di Indonesia Tahun 2002/2003 70 65 67 60 50 43 40 30 23 36 20 10 0 SMP + Tidak Tamat SMP Tamat SD Tidak Tamat SD Tidak Sekolah Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 13 .1 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Tempat Tinggal di Indonesia Tahun 2002/2003 Perdesaan 52 Perkotaan 32 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 Dilihat dari grafik di atas terlihat bahwa AKB di Perdesaan lebih tinggi dibanding di perkotaan (52 per 1. Gambar 3.

Penyebab kematian yang terbanyak (berkisar 40.13 %) adalah kejadian kurangnya oksigen dalam rahim (hipoksia intrauterus) serta kegagalan nafas secara spontan dan teratur pada saat lahir atau beberapa saat setelah lahir (aspeksia lahir). tetapi tidaklah mudah untuk menentukan faktor yang paling dominan serta faktor yang kurang dominan. Hasil kajian data menunjukkan bahwa tersedianya berbagai fasilitas atau faktor aksesibilitas dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis yang terampil. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat AKB.68 %) adalah karena pertumbuhan janin yang lambat. Menurunnya AKB dalam beberapa waktu terakhir memberi gambaran adanya peningkatan dalam kualitas hidup dan pelayanan kesehatan masyarakat.000 KH) dan tidak tamat SD (65/ 1. Beberapa penyebab kematian bayi dapat bermula dari masa kehamilan 28 minggu sampai hari ke 7 setelah persalinan (masa perinatal).Dilihat dari karakteristik tingkat pendidikan.3 Angka Kematian Bayi (AKB) Menurut Indeks Kekayaan di Indoenesia Tahun 2002-2003 Atas 17 Tengah Atas 36 Tengah 44 Tengah Bawah 50 Teren dah 61 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 Sumber : Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2004 Distribusi AKB menurut indeks kekayaan menunjukkan bahwa kematian paling banyak terjadi pada golongan indeks kekayaan terendah (61/ 1. serta kesediaan masyarakat untuk merubah kehidupan tradisional ke norma kehidupan modern dalam bidang kesehatan merupakan faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap tingkat AKB. terlihat bahwa AKB tinggi pada tingkat pendidikan tidak sekolah (67/ 1.000 KH) Gambar 3. Sedangkan penyebab lainnya yang cukup banyak terjadi (kisaran 25.000 KH). Penyebab kematian bayi secara rinci di Rumah Sakit seperti tergambar pada tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 14 . kelahiran prematur dan berat badan bayi yang rendah. kekurangan gizi pada janin.

03 2. Infeksi khusus lainnya pada masa perinatal Penyakit hemolitik pada janin dan bayi baru lahir. J U M LAH Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 Mati 42 362 2.45 25.01 40. Gambaran penyebab AKABA di Indonesia masih banyak disebabkan oleh penyakit infeksi.2.000 kelahiran hidup. Hasil SKRT 1995 dan Surkesmas 2001 menunjukkan penyebab kematian pada Balita sebagaimana tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 15 .68 23 1.Tabel 3.297 548 466 137 17 170 5.13 10.97 per 1.100 % 0. malnutrisi janin dan gangguan yang berhubungan dengan keham.000 kelahiran hidup pada tahun 1995 menurun menjadi 52.000 kelahiran hidup pada tahun 2000 dan pada tahun 2006.29 - A.ilan pendek dan berat badan lahir rendah. Gangguan saluran nafas lainnya yang berhubungan dengan masa perinatal. Penyakit infeksi dan parasit kongenital.1 per 1. Pertumbuhan janin lamban. Cedera lahir. Hipoksia intrauterus dan asfiksia lahir. AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan menurun menjadi 1.65 0.60 per 1.1 Distribusi Pasien Keluar Mati di Rumah Sakit Menurut Sebab Penyakit di Indonesia Tahun 2004 Golongan Sebab Sakit Tetanus neonatorum.81 7.62 9.33 3. Kondisi lain yang bermula pada masa perinatal. Janin dan bayi baru lahir yang dipengaruhi oleh faktor dan penyulit kehamilan persalinan dan kelahiran.162 0. Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan hasil survei BPS Kalimantan Selatan cendurung mengalami penurunan dari 66.

2 Pola Penyakit Penyebab Kemaitan Balita di Indonesia Hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001 SKRT 1995 Jenis Penyakit 1.3 5. Tetanus 3.2 11. Diare 3.000 kelahiran hidup pada tahun 1998. A.1 per 100. persalinan dan masa nifas lainnya menduduki urutan teratas yaitu sebesar 61. Secara nasional.8 21. Sistem pernafasan (Pneumonia) % 22.000 kelahiran hidup.5 %. Hal ini dapat mengindikasikan bahwa pemeriksaan rutin pada ibu hamil di Rumah Sakit mengalami penurunan berarti. Kenaikan ini terjadi karena angka denominator. Saraf % 30. Sistem pencernaan 6. Infeksi dan parasit lain 5. Namun jika dilihat angka kematiannya. Penyakit infeksi masih merupakan penyebab kematian terbanyak.0 5. Dilihat dari golongan sebab sakit dari data Rumah Sakit di Indonesia. yaitu jumlah kelahiran hidup mengalami penurunan menjadi sekitar 25.11 % dengan CFR sebesar 1.8 13.5 2. Gangguan perinatal 3.3. Saraf 4.Tabel 3. Angka ini menurun tajam dibanding tahun 2001 yaitu sebesar 16 kematian per 100. Diare 4.797. Gangguan sistem pernafasan 2.8 11.000 kelahiran hidup dan menurun menjadi 307 per 100.000 kelahiran hidup.000 kelahiran hidup (SDKI 2002-2003).8 % walaupun proporsi golongan sebab sakitnya hanya sebesar 4. maka golongan penyulit kehamilan.1 5.6 Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 Gambaran penyebab kematian seperti tersebut di atas menunjukkan bahwa pola penyakit penyebab kematian balita menurut hasil SKRT 1995 dan Surkesnas 2001 tidak terlalu banyak mengalami perubahan. terlihat bahwa Eklamsia dan preeklamsia menduduki urutan teratas yaitu sebesar 1. Tifus SURKESNAS 2001 Jenis Penyakit 1.82 %.6 per 100.3 6. AKI di Indonesia dari hasil SDKI 1997 sebesar 334 per 100. Hasil Surkesnas 2001 menunjukkan bahwa penyakit pneumonia merupakan penyebab kematian yang terbanyak (22. Infeksi lain 6.000 kelahiran hidup. Angka Kematian Ibu (AKI) Angka Kematian Ibu (AKI) menurut perkiraan BPS Propinsi Kalimantan Selatan adalah sebesar 307 per 100.6 15.8 %). angka kematian maternal di Rumah Sakit pada tahun 2003 sudah mencapai 1.9 5. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 16 . Namun pada tahun 2004 terjadi kenaikan yang sangat berarti yaitu menjadi 8.

8 2. Estimasi AKK berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 1995 sebesar 7.4 2. Totol Kematian 4.9 3.000 penduduk pada tahun 2000 menjadi 19.000 penduduk dan menurun lagi menjadi 7. 1.7 per 1.852 3.6 2.4. Umur Harapan Hidup Waktu Lahir (UHH) Penurunan AKB berhubunagn erat dengan kenaikan UHH waktu lahir. 3. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 17 .000 penduduk pada tahun 2000.3 10 Penyakit Utama Penyebab Kematian Menurut DTD di Rumah Sakit di Indonesia Tahun 2004 Jumlah Mati 5.868 2.532 4. Angka Kematian Kasar (AKK) AKK menurut perkiraan BPS Provinsi Kalimantan Selatan mengalami penurunan dari 21. Sebagai gambaran 10 penyakit utama penyebab kematian menurut DTD di rumah sakit di Indonesia tahun 2004 adalah sebagai berikut : Tabel 3. 5. 4. Kemudian pada tahun 1999 AKK turun menjadi 7. Meningkatnya umur harapan hidup waktu lahir ini secara tidak langsung membari gambaran tentang adanya peningkatan kualitas hidup dan derajat kesehatan.578 3. 7.1 NO.369 % Thd. 9.3 2. Angka ini turun menjadi 7.000 penduduk pada tahun 2006.Perbaikan derajat kesehatan tercermin pada AKB dan UHH waktu lahir. 2.8 3.941 3.5.6 per 1. 8.0-1 043 169 153 002 278 Sebab Sakit Infeksi saluran nafas bagian atas akut lainnya Stroke tidak menyebut perdarahan atau infark Diare dan gastroenteritis oleh penyebab infeksi tertentu (kolitis infeksi) Tuberkulosis paru Malaria (termasuk semua malaria) Pneumonia Perdarahan intrakranial Demam tifoid dan paratifoid Cedera intrakranial 10.103 2.2 2.5 per 1.5 per 1.000 penduduk. 017 Septisemia Sumber : Propfil Kesehatan Indonesia 2004 A.5 3.4 per 1.554 2.A. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan angka kematian kasar dalam kurun waktu tahun 1995-2000 relatif stabil dengan penurunan yang sangat kecil. DTD 167 155 005 117.000 penduduk pada tahun 1996 dan tidak pernah berubah sampai dengan tahun 1998.215 3.6 3. 6.0 per 1.619 2.

MORBIDITAS Morbiditas atau kesakitan adalah merupakan penyimpangan dari keadaan sehat yang dinyatakan dalam jumlah orang yang sakit atau episod.3 tahun.3 50 61 61.6 62.3 tahun pada tahun 2002 dan pada tahun 2005 menjadi 62. B.4 : Perkembangan Umur Harapan Hidup (UHH) Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005 100 75 UHH (tahun) 60. Gambar 3.9 tahun.UHH Propinsi Kalimantan Selatan menurut perkiraan BPS Propinsi Kalsel cenderung meningkat dari tahun ke tahun.1 25 0 1996 1999 2002 2004 2005 - Hasil Sensus Penduduk (SP) 1990 dan 2000 serta estimasi SUPAS 1995 menunjukkan bahwa umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk perempuan di Indonesia dari waktu ke waktu lebih tinggi daripada umur harapan hidup waktu lahir untuk kelompok penduduk laki-laki. meningkat menjadi 61.3 61. UHH Kalimantan Selatan pada tahun 1995 sebesar 60. Berdasarkan hasil pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota serta dari sarana pelayanan kesehatan (fasility based data) yang diperoleh melalui sistem pencatatan dan pelaporan diperoleh gambaran/ pola 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan di puskesmas tahun 2005 seperti disajikan pada tabel berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 18 . Harapan UHH Kalimantan Selatan sebesar 67.1 tahun.

1. Ludah.Tabel 3. namun sejak tahun 2002 mengalami kecenderungan penurunan. Penyakit Malaria Penyakit malaria masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 JENIS PENYAKIT Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Penyakit Lainnya Penyakit pada Sistem Otot dan Jaringan Pengikat Penyakit Tekanan Darah Tinggi Penyakit Kulit Alergi Penyakit Kulit Infeksi Diare (termasuk tersangka kolera) Penyakit lan pada Saluran Pernafasan Bagian Atas Radang Sendi Serupa Rematik Radang Pulpa dan Penyakit Periodental Asma Tukak Lambung dan Usus Dua Belas Jari Penyakit Pulpa dan Jaringan Periapikal Tuberkulosis Paru Gangguan gigi dan Jaringan Penyangga lain Penyakit Mata lain-lain Karies Gigi Penyakit Rongga Mulut lain. Perkembangan penyakit dipantau melalui Annual Malariae Incidence (AMI) yang dapat dilihat pada gambar berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 19 . dll Disenteri Gastritis JUMLAH KASUS 135373 48090 38415 35248 31462 27816 22738 16929 16594 14183 14132 9940 7723 7640 6360 5385 5242 3697 2914 2633 B. Rahang.4 10 Penyakit Terbanyak pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO.

Kabupaten Tanah Bumbu (1.158) dan Kabupaten Kotabaru (1. Dari angka klinis malaria ini dijumpai fenomena yang perlu dikaji lebih lanjut.51 4.03 5.28 4. diikuti Kabupaten Tanah Laut (1.2 5.59 5.873).51 2.25 5.052). ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 20 . Jumlah ini melebihi angka malaria klinis di Kabupaten Banjar (529 kasus dengan positif 89 slide).Gambar 3. yakni ditemukannya kasus malaria klinis di Kota Banjarbaru dengan jumlah yang cukup banyak sebanyak 560 kasus dengan positif 87 slide.5 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 1996-2005 8 Per 1.65 6 4 2 0 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Tahun Kejadian Dilihat dari angka klinis malaria tahun 2005 seperti pada lampiran tabel 7.180).000 penduduk 6.36 3.65 4. tergambar bahwa kasus tertinggi di Kabupaten tabalong (2.

B. Kalsel Tahun 1996-2005 31.28 4. sebagaimana pola musiman pada grafik berikut ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 21 .3 21.59 5.72 21.03 0 1996 5.9 26.51 4. Dari tahun ke tahun wilayah penyebarannya semakin meluas.3 per 1.2 5.000 penduduk) dan Propinsi Kalimantan Tengah sebesar 7. angka kesakitan malaria di Propinsi Kalimantan Selatan relatif lebih kecil.51 2.97 24.000 penduduk 25 21.000 penduduk.65 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 Tahun Kejadian Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/ Kota se Kalsel Tahun 2005 Kalsel Nasional Dibanding dengan AMI nasional.09 Per 1.65 6.25 4.2 22. Penyakit Demam Berdarah Dengue Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang selalu diwaspadai di Propinsi Kalimantan Selatan.06 15 10 5 5. AMI Kalimantan Selatan pada tahun 2004 lebih kecil dibanding Propinsi Kalimantan Barat (26.78 per 1. Pola musiman seiring dengan turunnya hujan berhubungan erat dengan perkembangan DBD di Kalimantan Selatan.6 Perkembangan Annual Malariae Incidence (AMI) di Indonesia & Prop.36 3.8 21.35 30 Gambar 3.2.2 20 16.

misalnya pada kelompok penjaja seks dan pada para penyalahguna NAPZA. dan meningkatnya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika. menigkatnya perilaku seksual yang tidak aman. menyebarnya sentra-sentra pembangunan ekonomi di Indonesia. meskipun berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan. Secara kumulatif sampai dengan bulan Desember 2005 ditemukan sebanyak 36 kasus HIV Positif dan 6 kasus AIDS. Perkembangan penyakit HIV/ AIDS terus menunjukkan peningkatan. Semakin tingginya mobilitas penduduk antar wilayah. Selanjutnya. Penyakit HIV/ AIDS Saat ini di Indonesia telah digolongkan sebagai negara dengan tingkat epidemi yang terkonsentrasi (concentrated level epidemic). Sero survei yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/ kota menunjukkan hasil sebagaimana gambar berikut : ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 22 . yaitu adanya prevalensi lebih dari 5 % pada sub populasi tertentu.7 : Pola Musiman Penyakait DBD di Propinsi Kalimantan Selatan B. perjalanan epidemi ini akan ditentukan oleh jumlah dan sifat hubungan antara kelompok berisiko tinggi dengan populasi umum.220 210 200 190 180 170 160 150 140 130 120 110 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 JAN FE B M AR APR MAY JUN JUL A UG SEP OCT NOV DE C 2002 2003 2004 2005 Gambar 3. yaitu jumlah penderita yang dilaporkan jauh lebih kecil dibanding jumlah penderita sebenarnya. Psikotropika. Jumlah pengidap HIV Positif dan Penderita AIDS digambarkan sebagai suatu fenomena gunung es (iceberg phenomena). Tingkat epidemi ini menunjukkan tingkat perilaku yang cukup aktif menularkan di dalam suatu sub populasi tertentu. dan Zat Adiktif lainnya) melalui suntikan secara simultan telah memperbesar tingkat risiko penyebaran HIV/ AIDS di Propinsi Kalimantan Selatan. Hal ini berarti bahwa jumlah penderita HIV/ AIDS belum dapat dipastikan.3.

8 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kab/ Kota di Propinsi Kalimantan Selatan Tahun 2005 450 400 350 300 250 200 150 111 118 69 3 2 0 0 0 11 0 101 174 270 414 100 50 0 4 66 BJM BB BJR HST BTL TALA TANBU KTB Wilayah Survei Sero Survei Positif HIV Gambar 3.Gambar 3.9 Sebaran HIV + Hasil Survei Menurut Kelompk Risikodi Prop Kalsel Tahun 2005 800 700 600 500 400 300 200 100 0 16 42 2 2 376 794 WPS Langsung WPS Tdk Langsung NAPI Kelompok Risiko Sero Survei Positif HIV ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan 23 .

Pelayanan Antenatal. bidan. khususnya untuk tahun 2006.66 %. Seorang ibu mempunyai peran yang sangat besar di dalam pertumbuhan bayi dan perkembangan anak. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 61. PELAYANAN KESEHATAN DASAR Upaya pelayanan kesehatan dasar merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. diharapkan sebagaian besar masalah kesehatan masyarakat sudah dapat diatasi. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi.d 95. K4 adalah gambaran besaran ibu hamil yang telah mendapatkan pelayanan ibu hamil sesuai dengan standar serta paling sedikit empat kali ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Berbagai pelayanan kesehatan dasar yang dapat dilaksanakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut : 1. Dengan pemberian pelayanan kesehatan dasar secara tepat dan cepat. dan perawat) kepada ibu hamil selama masa kehamilannya sesuai pedoman pelayanan antenatal yang ada dengan titik berat pada kegiatan promotif dan preventif.BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN Dalam rangka mencapai tujuan pembanguna kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pelayanan antenatal merupakan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan profesional (dokter spesialis kandungan dan kehamilan. Gangguan kesehatan yang dialami seorang ibu yang sedang hamil bisa berpengaruh pada kesehatan janin dalam kandungan hingga kelahiran dan masa pertumbuhan bayi dan anaknya. dilakukan berbagai upaya pelayanan kesehatan masyarakat. dokter umum.30 %. Cakupan K4 di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006 sebesar 76.66 %. A. a.72 % s. diikuti Kabupaten Banjar sebesar 86.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 24 . Berikut ini diuraikan gambaran situasi upaya kesehatan.10 % dengan rentang antara 61. Cakupan tertinggi di Kota Banjarmasin sebesar 95.06 % dan Kota Tapin sebesar 85.72 %.

hal ini antara lain disebabkan pertolongan persalinan tidak dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi kebidanan (profesional). cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan termasuk pendampingan meningkat pada kurun waktu terakhir. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan pada tahun 1998 sebesar 60. Angka ini relatif masih rendah. Secara nasional persentase ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 23.83 %.45 %.78 %. tahun 2004 sebesar 71. Berdasarkan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 didapat gambaran ibu hamil dengan risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14. diikuti oleh Kabupaten Banjar sebesar 84. b.62 %.75 %. c. Komplikasi dan kematian ibu maternal dan bayi baru lahir sebagaian besar terjadi pada masa di sekitar persalinan. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .17 %. Menurut statistik Kesra tahun 2004. Pertolongan Persalinan oleh Tenaga Kesehatan.kunjungan dengan distribusi sekali pada trimester pertama. Dengan terbatasnya kemampuan memberikan pelayanan oleh tenaga bidan di desa atau puskesmas. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 60.91 % dan Kota Banjarmasin sebesar 81.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 25 . tahun 2003 sebesar 70. sekali pada trimester dua. Ibu Hamil Risiko Tinggi yang Dirujuk Dalam memberikan pelayanan khususnya oleh tenaga bidan di desa dan puskesmas.30 %. Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 78. Cakupan tertinggi di Kota Banjarbaru sebesar 97. terkadang dijumpai ibu hamil yang memiliki risiko tinggi yang memerlukan pelayanan kesehatan lanjut.52 % dan tahun 2005 sebesar 79. maka perlu dilakukan rujukan ke unit pelayanan kesehatan memadai.60 %. dan dua kali pada trimester ke tiga.17 %.

Anak Usia Sekolah dan Remaja Pelayanan kesehatan pada kelompok ini dilakukan dengan pelaksanaan pemantauan dini terhadap tumbuh kembang dan pemantauan kesehatan anak pra sekolah. e.d 91. Cakupan terendah di Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 72. guru UKS dan dokter kecil. Menurut hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota yang terdapat datanya pada tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan cakupan deteksi dini anak balita pra sekolah sebesar 26. baik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan maupun peran serta tenaga terlatih lainnya seperti kader kesehatan. Cakupan kunjungan bayi tertinggi di Kabupaten Tapin sebesar 91. 2. serta pelayanan kesehatan pada remaja. Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Cakupan terendah di Kabupaten Balangan sebesar 30.d. Dalam melaksanakan pelayanan neonatus.77 % s.49 %. Kunjungan Neonatus Bayi hingga usia kurang dari satu bulan merupakan golongan umur yang memiliki risiko gangguan kesehatan paling tinggi. Cakupan kunjungan neonatal (KN) di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006 sebesar 88. Pelayanan Kesehatan Anak Pra Sekolah. pemeriksaan anak Sekolah Dasar/ sederajat. petugas kesehatan di samping melakukan pemeriksaan kesehatan bayi juga melakukan konseling perawatan bayi kepada ibu.89 %.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 26 .49 % dan Kabupaten Tabalong sebesar 77.32 % dengan kisaran antara 72. Cakupan tertinggi di Kabupaten Banjar sebesar 100 % diikuti Kota Banjarbaru sebesar 98. Upaya kesehatan yang dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut antara lain dengan melakukan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pelayanan kesehatan pada neonatus (usia 0-28 hari) minimal dua kali. diikuti Kabupaten Tanah Laut sebesar 84.77%. Kunjungan Bayi Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/kota pada tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan kunjungan Bayi di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 57.04 % dan Kota Banjarmasin sebesar 95.89 %.d 100 %.90 %.96 % dengan kisaran antara 30.52 %. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .79 %. yaitu satu kali pada umur 0-7 hari dan selanjutnya satu kali pada umur 8-28 hari. Pada tahun 2006 terdapat dua Kabupaten yang tidak ada datanya yaitu Kabupaten Kotabaru.52 % s.

Secara provinsi. Pencapaian Universal Child Immunization (UCI) pada dasarnya merupakan proksi terhadap cakupan atas imunisasi secara lengkap pada sekelompok bayi. Pelayanan kesehatan juga dilakukan secara khusus kepada kelompok pra usia lanjut dan usia lanjut. dimana pada kelompok ini biasanya banyak mengalami gangguan kesehatan degeneratif dan fungsi tubuh lainnya. yaitu Kota Banjarbaru sebesar 88. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Kabupaten Tabalong.36 %.05 %. Kota Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Bumbu diperoleh gambaran cakupan pelayanan sebesar 71. Kabupaten Banjar. diikuti suntik sebesar 28. Kabupaten Barito Kuala. pencapaian UCI tingkat desa/kelurahan masih di bawah target.0 % dan Kabupaten Kotabaru sebesar 83. Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dari data 8 kabupaten/kota yang terdapat data tentang cakupan pelayanan pra usia lanjut dan usia lanjut. Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat digambarkan melalui cakupan peserta KB yang ditunjukkan melalui peserta KB aktif dan jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor. Berdasarkan pengumpulan data/ indikator kinerja SPM tahun 2006 menggambarkan bahwa peserta KB aktif di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 76. Pelayanan Keluarga Berencana.24 %. Kabupaten Kotabaru. Kota Banjarmasin sebesar 84.94 % dengan jenis kontrasepsi pil yang terbanyak sebesar 56. Pelayanan Kesehatan Pra Usia Lanjut dan Usia Lanjut. berarti dalam wilayah tersebut tergambarkan besarnya tingkat kekebalan masyarakat atau bayi (herd immunity) terhadap penularan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Kabupaten Banjar sebesar 86.59 %.81 %. yakni Kabupaten Tanah Laut. Pelayanan Imunisasi. Bila cakupan UCI dikaitkan dengan batasan suatu wilayah tertentu. 3. 4.08 % dan cakupan pelayanan kesehatan remaja sebesar 11. Dari 13 kabupaten/kota yang dipantau terdapat 6 wilayah yang telah mencapai target UCI desa/kelurahan. Pemerintah. dalam hal ini menargetkan pencapaian UCI pada wilayah administrasi desa/ kelurahan.54 % tahun 2006. yaitu sebesar 66 % (target 80 %).Seksi Sistem Informasi Kesehatan 27 . 5.Cakupan pemeriksaan siswa Sekolah Dasar/sederajat sebesar 21.88 %.

Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Beberapa indikator standar terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang dipantau antara lain pemanfaatan tempat tidur (BOR). Sementara itu. Cakupan kunjungan rawat inap sebesar 2.3 kali per tahun. dikaitkan dengan peningkatan kemampuan tenaga kesehatan termasuk prosedur rujukan. yaitu 3. yaitu sebesar 40-50 kali per tahun. pencapaian angka ini perlu diwaspadai dan ditindaklanjuti dengan strategi pelayanan kesehatan yang baik. baik secara langsung maupun melalui rujukan pasien bagi masyarakat yang mendapatkan gangguan kesehatan sedang hingga berat. Sebagian besar sarana palayanan puskesmas dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar bagi kunjungan rawat jalan.65 % meningkat dibanding tahun 2005 sebesar 60. persentase pasien keluar yang meninggal (GDR) dan persentase pasien keluar yang meninggal < 24 jam perawatan (NDR).B.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 28 . PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG Upaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat dilakukan secara rawat jalan bagi masyarakat yang mendapat gangguan kesehzatan ringan dan pelayanan rawat inap.91 %. rata-rata selang waktu pemakaian tempat tidur (TOI). Sedangkan persentase GDR dan NDR berada di bawah standar maksimal yaitu 3.5 %). rata-rata lama hari perawatan (LOS).7 % untuk GDR (standar maksimal 4 %) dan 2. Berdasarkan data/informasi Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan tahun 2006 di Provinsi Kalimantan Selatan terdapat cakupan kunjungan rawat jalan sebesar 68. LOS berada di bawah standar.0 % untuk NDR (standar maksimal 2. cakupan kunjungan gangguan jiwa sebesar 6.72 % menurun dibanding tahun 2005 sebesar 5. Walaupun berada di atas standar. 1. Angka ini berada di atas standar rata-rata BTO. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . TOI diatas standar yaitu 4.76 %. Data tahun 2006 menunjukkan bahwa cakupan BOR hanya 49. rata-rata tempat tidur dipakai (BTO).5 hari S (standar 6-9 hari).74 %. Rata-rata tempat tidur yang dipakai sebesar 56. sedangkan rumah sakit yang dilengkapi berbagai fasilitas di samping memberikan pelayanan pada kasus rujukan untuk rawat inap juga melayani kunjungan rawat jalan.1 hari (standar 2-3 hari).3 % (standar 60 %).

Keberhasilan dalam sosialisasi pemanfaatan obat generik sangat dipengaruhi oleh keseriusan tenaga kesehatan dan terjaminnya ketersediaan obat generik di fasilitas kesehatan.80 %. Kabupaten Tapin. Persentase tertinggi di Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan hasil pengumpulan data/indikator kinerja SPM bidang kesehatan kabupaten/ kota yang tersedia datanya (Kabupaten Kotabaru. keduanya menunjukkan kejadian penyakit tertentu saja. Pelayanan Ibu Hamil dan Neonatus Risiko Tinggi. Kabupaten Hulu Sungai Utara. Persentase neonatal risiko tinggi yang dirujuk sebesar 1. Kabupaten Tabalong. Indikator yang biasa digunakan antara lain adalah insiden (Incidence Rate = IR) dan atau prevalensi (Prevalence Rate = PR).Seksi Sistem Informasi Kesehatan 29 . Hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupten/kota menunjukkan bahwa persentase ibu hamil risiko tinggi dan neonatal risiko tinggi yang dirujuk dan mendapat pelayanan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan tergambar sebagai berikut : • • • • Persentase ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk sebesar 14. Data tahun 2006 tidak tersedia. Kabupaten Barito Kuala.50 %.2. gambaran penulisan resep obat generik terlihat bahwa persentase penulisan obat generik sebesar 74. Persentase ibu hamil risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 56. Pemanfaatan Obat Generik. Kabupaten Banjar.90 %. PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR Banyaknya orang sakit menggambarkan kondisi kesehatan suatu wilayah. Persentase neonatal risiko tinggi dirujuk yang ditangani sebesar 86. Bersama dengan prevalensi dan insidensi digunakan juga indikator tingkat kematian suatu penyakit (Case Fatality Rate = CFR). Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.9 %. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .30 %.5 % dari jumlah resep. yaitu sebesar 100 % dan terendah di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebesar 8. 3. Penggunaan obat generik merupakan salah satu langkah dalam upaya meningkatkan kemampuan masyarakat menjangkau obat yang berkualitas. C.

Berikut ini adalah beberapa penyakit menular langsung yang cukup menonjol. Penyakit menular langsung adalah penyakit infeksi yang dapat ditularkan ke orang lain tanpa perantara.d 2006 memperlihatkan peningkatan kasus BTA Positif dari 4. Penyakit TB.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 30 . Hal ini di dukung oleh data Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1986. Penyakit ini pada umumnya masih merupakan masalah kesehatan masyarakat mengingat kasusnya yang masih banyak ditemui dimasyarakat. yaitu penggunaan air untuk keperluan ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Tuberkolosis paru(TB paru) Penyakit Tuberkolosis Paru masih merupakan masalah kesehatan masyarakat. a. 1992 dan 1995. Diare Penyakit diare di Kalimantan Selatan masuk dalam golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relative cukup tinggi. b.68 per 100..1. Data tahun 2001 s. dimana Tuberkolosis Paru merupakan golongan penyebab kematian yang besar di Indonesia. Peningkatan tersebut bukan berarti karena bertambathnya kasus di masyarakat. sarana laboraturium serta pendanaan untuk menunjang program pemberantasan penyakit TB Paru. c. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) Program pemberantasan penyakit ISPA di prioritaskan pada penanggulangan pneumonia pada balita.05 per 100.000 penduduk menjadi pada tahun 2001 menjadi 9. Paru di Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan. Indikator untuk menilai keberhasilan program ini adalah penemuan penderita pneumonia sangat terkait dengan penanggulangan polusi. melainkan disebabkan adanya Proyek Intensifikasi Pemberantasan Penyakit menular bantuan ADB yang telah dimulai sejak tahun 1997 yang mempunyai implikasi peningkatan sumber daya manusia. Keadaan ini didukung oleh factor lingkungan. pencegahan berat badan lahir rendah dan pemberian vitamin A. Penyakit Menular Langsung.000 penduduk tahun 2006. Upaya yang terbukti efektif untuk mencegah pneumonia adalah imunisasi.

HIV/AIDS. d. Dari penderita kusta yang datang dengan sukarela untuk diperiksa. chase survey (leprosy Elimination Campaign/LEC). Berdasarkan hasil sero survei terlihat adanya kecenderungan peningkatan kasus HIV/AIDS.000 penduduk tahun 2005.000 penduduk tahun 2001 menjadi 1 per 10.9 per 1. Angka kejadian penyakit diare sejak tahun 1997 cencerung mengalami penurunan. dari 17 per 1.000 penduduk menurun menjadi 6. pemekrisaan anak sakolah. serta kondisi sanitasi perumahan yang tidak higienis.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 31 .000 penduduk tahun 2005 pada tahun 2006 meningkat menjadi 19.5 per 1. gonorhoe. diperoleh gambaran prevalens kusta di Provinsi Kalimantan Selatan cenderung menurun. 2. e.9 per 10. Kalimantan Selatan marupakan provinsi yang sudah terancam oleh pandemic AIDS. walaupun penurunannya secara landai dari 1. Daerah endemis malaria Kalimantan Selatan terjadi di sekitar hutan di sepanjang pegunungan meratus. Penyakit Malaria Penyakit malaria di beberapa daerah masih merupakan masalah kesehatan masyarakat khususnya di daerah yang mempunyai kawasan hutan. Kusta Indikator untuk mengetahui keadaan penyakit kusta salah satunya adalah prevalen penyakit tersebut yang berasal dari penemuan kasus melallui kegiatan kontak survey.000 penduduk. Penyakit Menular Seksual Penyakit Menular Seksual (PMS). sarana jamban keluarga yang kurang memenuhi syarat. termasuk HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat. Penyakit diare juga merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak balita. herpes genetalis. Penyakit Bersumber Binatang a. Di Indonesia HIV/AIDS telah menyebar di 32 provinsi. Kabupaten Tanah Laut. Pada tahun 2006 menjadi 0.sahari-hari yang tidak memenuhi syarat. Saat ini diperkirakan terdapat 250 juta penderita PMS meliputi penyakit sifilis. Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tabalong.000 penduduk.5 per 10. yaitu Kabupaten Kotabaru. Kumulatif kasus HIV/AIDS di Provinsi Kalimantan Selatan ditemukan sebanyak 36 HIV dan 6 AIDS. Penderita sebagian besar terinfeksi karena pekerjaan mereka yang berkelut di ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .

000 penduduk. Insidens penyakit DBD di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2006. selain itu daerah yang terjangkit juga semakin luas. Rabies Penyakit Rabies adalah penyakit menular akut dari susunan syaraf pusat yang disebabkan oleh virus rhabdo atau salah satu dari penyakit zoonosis. angka kejadian penyakit ini sangat di pengaruhi oleh lingkungan terutama kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. c. hutan tanaman industri dan pertanian menjadi bentuk baru dari habitat vektor malaria selain habitat tersebut di atas. Oleh karena itu.seperti pendulang emas.66 per 100. Data di Kalimantan Selatan ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . yaitu sebesar 14. Filaria merupakan penyakit menular. Sejak tahun 1995-2004 terjadi kenaikan kasus gigitan hewan tersanga rabies. 6.sekitar hutan. pencari hasil hutan atau karena tempat tinggal mereka di tepi hutan. selain meningkatnya transportasi dan mobilisasi.3 per 100. kegiatan program pemberantasan penyakit Filaria (kaki gajah) melalui elkaga ( Eliminasi Kaki Gajah) tahun 2020 pada setiap tahunnya terus dikembangkan karena penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat.000 penduduk cenderung mengalami peningkatan dibanding insidens tahun 2005 sebesar 9. setiap kasus gigitan selalu diobservasi baik pada manusia yang digigit maupun pada hewan penggigit untuk mengindentifikasi adanya gajala penyakit rabies. d. diperkirakan 10 juta orang di Indonesia terinfeksi cacing filarial. Disamping itu perubahan topografi wilayah akibat pembangunan (sosial ekonomi) di hutan seperti pertambangan.500 orang penderita kronis dan sekitar 100 juta orang potensial risk tertular filarial. Dengan demikian penyakit ini harus terus diwaspadai mengingat angka kematian yang disebabkan DBD berfluktuasi naik turun. Seseorang yang telah menunjukan gejala rabies akan sulit ditolong karena sampai saat ini belum ditemukan obatnya (CFR = 100%). Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit DBD perlu diwaspadai sejalan dengan semakin meningkatnya mobilitas penduduk.. Filariasis Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan pembangunan nasional di bidang kesehatan. Virus Rhabdo terdapat pada air liur hewan penderita rabies seperti anjing. Angka kejadian malaria untuk daerah di luar Jawa–Bali menggunakan indikator Parasite Rate (PR). b.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 32 . kucing dan kera yang ditularkan melalui gigitan.

Gangguan Akibat Kekurangan Yodium dan Anemia Gizi Besi. serta pengamatan langsung terhadap penampilan fisik balita berkunjung di faslitas pelayanan kesehatan.01%-35. prevalensi penyaklit ini sebesar 1.1 Jumlah Balita Ditimbang.48 BB Naik Balita BGM ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . ditemukan beberapa permasalahan gizi yang sering dijumpai pada kelompok masyarakat.2%27. tepatnya di Kabupatan Hulu Sungai Utara. yaitu Kekurangan Kalori Protein. Fasciolopsis Buscii Penyakit Fasciolopsis Buscii di Indonesia hanya ada di Provinsi Kalimantan Selatan.0% (Tahun 1985-2001). Pemantauan Petumbuhan Balita Upaya pemantauan status gizi pada kelompok balita difokuskan melalui pemantauan terhadap pertumbuhan berat badan yang dilakukan melalui kegiatan penimbangan di Posyandu secara rutin setiap bulan. tersebar di kecamatan Babirik. Balita BGM di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 80 60 40 20 0 Ditimbang 45. PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT Upaya perbaikan gizi masyarakat pada hakikatnya dimaksudkan untuk menangai permasalahan gizi yang dihadapi masyarakat. Berdasarkan hasil pengumpulan data/ indikator kinerja SPM bidang kesehatan dari kabupaten/ kota diperoleh gambaran seperti pada gambar berikut : Gambar 4.terdapat 2 Kabupatn endemis filaria (Mikrofilaria Rate/Mf R = 1. D.3%) dan Kabupaten Barito Kuala (1. Kecamatan Danau Panggang.5%). Kekurangan Vitamin A.Seksi Sistem Informasi Kesehatan 33 .4 4. Berdasarkan pemantauan yang telah dilakukan.80%). yaitu Kabupaten Hulu Sungai Utara (1.13 68. 1. e. Berdasarkan survei yang dilakukan. dan Kecamatan Sungai Pandan. Berat Badan Naik.

2. Pemberian Kapsul Vitamin A Uapaya perbaikan gizi juga dilakukan pada beberapa sasaran yang diperkirakan banyak mengalami kekurangan terhadap vitamin A yang dilakukan melalui pemberian kapsul vitamim A dosis tinggi pada bayi dan balita yang diberikan sebanyak 2 kali dalam satu tahun (Pebruari dan Agustus) dan pada ibu nifas diberikan 1 kali. 3. Pemberian Tablet Besi Pelayanan pemberian tablet besi dimaksudkan untuk mengatasi kasus anemia serta meminimalisir dampak buruk akibat kekurangan fe, khususnya yang dialami oleh ibu hamil. Cakupan pemberian tablet besi pada ibu hamil (Fe1 dan Fe3) tahun 2006 berdasarkan data kabupaten/ kota adalah seperti gambaran berikut :
Gambar 4.2 Persentase Cakupan Pemberian Fe1 dan Fe3 Bumil di Prov.Kal.Sel Tahun 2006

100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0
K .b aru Tala j ar B an Tap H ST Bj m B .b Tab B at ola H SS H SU B al gn Tan aru in bu

Fe1

Fe3

E.

PELAYANAN KEFARMASIAN Upaya kefarmasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya pelayanan kesehatan secara paripurna. Upaya tersebut dimaksudkan untuk; 1). menjamin ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan obat generik dan obat esensial yang bermutu bagi masyarakat, 2). mempromosikan penggunaan obat yang rasional dan obat generik, 3). meningkatkan kulaitas pelayanan kefarmasian di farmasi komunitas dan farmasi klinik serta pelayanan kesehatan dasar, serta 4). melindungi masyarakat dari penggunaan alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan, mutu dan keamanan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

34

Berdasarkan data/ indikator kinerja Standar Pelayana Minimal (SPM) bidang kesehatan kabupaten/ kota tahun 2005 diperoleh gambaran bahwa ketersediaan obat generik sebesar 97,4 % dari kebutuhan onbat dei kabupaten/ kota. Sedangkan ketersediaan obat esensial melibihi jumlah kebutuhan obat di kabupaten/ kota yaitu sebesar 136,0 %. Dilihat dari persentase penulisan resep obat generik, terlihat bahwa jumlah resep obat genrik yang ditulis sebesar 74,5 %. Data tahun 2006 tidak tersedia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

35

BAB V
SITUASI SUMBER DAYA KESEHATAN Gambaran mengenai situsi sumber daya kesehatan dikelompokkan menjadi sarana kesehatan, tenaga kesehatan, dan pembiayaan kesehatan seperti terlihat pada uraian sebagai berikut :

A. SARANA KESEHATAN Pada bagian ini diuraikan tentang sarana kesehatan di antaranya puskesmas, rumah sakit, sarana upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM). 1. Puskesmas. Tabel 5.1 Jumlah Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 KABUPATEN/ KOTA Banjarmasin Banjarbaru Banjar Tapin H.S. Selatan H.S. Tengah H.S. Utara Balangan Tabalong Tanah L:aut Barito Kuala Tanah Bumbu Kotabaru TOTAL

NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

PUSKESMAS 26 5 22 13 19 19 12 9 15 15 16 8 22 201

PUSTU 32 10 71 47 69 45 33 25 58 60 66 45 68 629

PUSLING 24 7 20 14 20 29 14 9 13 15 16 6 24 211

Setiap tahun jumlah puskesmas (termasuk puskesmas perawatan) terus meningkat, demikian juga puskesmas pembantu yang terus meningkat. Bila dilihat dari rasio puskesmas per 100.000 penduduk, terlihat bahwa rasio puskesmas terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2006

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 36 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 - Seksi Sistem Informasi Kesehatan

717 98.01 4.45 per 100.000 penduduk masih bervariasi yang cukup lebar dengan rentang antara 3.07 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH PENDUDUK 249.26 per 100.2 di atas nampak bahwa rasio puskesmas terhadap 100. Ini berarti bahwa pada periode tahun 2006 setiap 100.565 JUMLAH PUSKESMAS Dari gambaran seperti pada tabel 5.000 penduduk.189 3.sebesar 6.71 per 100.45 per 100.879per 100.000 penduduk. 2.71 9.2 Rasio Puskesmas terhadap 100. Indikator yang digunakan untuk menilai perkembangan sarana rumah sakit antara lain dengan melihat perkembangan fasilitas perawatan yang biasanya diukur dengan jumlah rumah sakit dan tempat tidurnya serta rasionya terhadap jumlah penduduk.000 penduduk dan Kabupaten Tanah Bumbu sebesar 3.40 4.88 5.78 8.155 210.26 3.298 149.792 469.3 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 37 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .000 penduduk.000 penduduk.01 8.000 penduduk rata-rata dilayani oleh 5-6 unit puskesmas.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 RASIO PUSKES THD 100.307.000 PENDUDUK 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 6.422 261.955 240.455 187.208 610.26 3. Tabel 5.26 per 100.00 8. Rasio yang rendah di Kota Banjarbaru sebesar 3.344 266. Tabel 5.16 per 100.000 penduduk. Rumah Sakit.910 210.07 per 100.025 153.79 9. Rasio tertinggi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebesar 9.45 7.000 penduduk sampai dengan 9.16 6. diikuti Kabupaten Balangan sebesar 9.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .095 200.000 penduduk dan Kabupaten Tapin sebesar 8.68 6.

189 3.025 153.000 penduduk.792 469.455 187.80 per 100.94 47. Pada tahun 2006 rasio tempat tidur rumah sakit per 100.000 penduduk.307.208 610. Rata-rata setiap tempat tidur penduduk.07 20.910 210. rumah sakit melayani 1.96 59.65 38.155 210.422 261.97 27.46 48.06 25.Rasio Puskesmas terhadap 100.80 Untuk menggambarkan cakupan ketersediaan sarana pelayanan kesehatna di rumah sakit digunakan rasio tempat tidur rumah sakit per 100.955 240.095 200.04 52.88 181.978 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KABUPATEN/ KOTA Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan JUMLAH PENDUDUK 249.23 63.000 penduduk sebesar 59.672 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 38 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .298 149.717 98.344 266.565 RASIO TT THD PDDK 30.000 Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JUMLAH TEMPAT TIDUR 75 68 127 55 57 127 89 99 99 1107 75 1.19 36.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .

Mandiri 2 Pondok Bersalin Desa (Polindes) 3 Pos Obat Desa . Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) Tabel 5.4 Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 NO.0 49. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 39 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .1 0.Madya . TENAGA KESEHATAN Penyelenggaraan upaya kesehatan tidak hanya dilakukan pemerintah.75 14.27 Berdasarkan data dari kabupaten/ kota pada tahun 2006 pencapaian upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) tergambar seperti pada tabel di atas.49 2. Persentase UKBM yang bersifat mandiri masih relatif kecil. Namun data tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta sulit didapatkan. UKBM JUMLAH % 1 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) .1 0.49 33.Pratama .3.8 24.8 22.Madya . tetapi juga diselenggarakan oleh swasta.Pratama .Purnama . B.Mandiri 3431 1698 1158 497 78 1312 339 326 72 1 0 25. gambaran situasi ketersediaan tenaga kesehatan baik yang bekerja di sektor pemerintah maupun sektor swasta perlu diketahui. Oleh karena itu.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .Purnama .

yaitu PT. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 40 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 .000 22/100.33 (per 100.5 Rasio Tenaga Kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 JENIS TENAGA RASIO = 48.000) Dari gambaran seperti tabel di atas. Keterlibatan sektor swasta dan masyarakat dalam pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan. Sesuai indikator Indonesia Sehat 2010 diharapkan sebesar 80 % penduduk mempunyai jangkauan Jaminan pemeliharaan Kesehatan.000 117. nampak bahwa rasio tenaga kesehatan terhadap penduduk di Provinsi Kalimantan Selatan masih berada di bawah standar yang diharapkan.948 orang.Tabel 5.02 (per 100.46 (per 100. PEMBIAYAAN KESEHATAN Pembiayaan kesehatan di Provinsi Kalimantan Selatan yang bersumber dana APBD pada periode 2000 s.000 6/150.000 11/100.23 (per 100.000) = 85.000 10/100.000 100/100. Jamsostek dengan peserta sebanyak 84.54 (per 100. C.000) = 56.5/100.000 • • • • • • • • Dokter Dokter Spesialis Dokter Gigi Apoteker Asisten Apoteker Perawat Bidan Tenaga Gizi = 11.d 2004 berkisar antara 10 % .80 (per 100. sedangkan pada anggaran tahun 2006 mencapai 20 % dari belanja langsung atau sebesar 207.000) = 2.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .8 milyar.000) = 7.75 (per 100.74 (per 150.000) STANDARD 40/100.000) = 3. ASKES Persero dengan peserta sebanyak 319.000) = 13.000 30/100.644 orang dan JPKM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat).12 % dari anggaran belanja langsung daerah.

khususnya unit-unit di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. diharapkan buku profil kesehatan pada tahun mendatang akan terbit lebih awal. semoga narasi dan lampiran ini dapat memenuhi kebutuhan akan adata dan informasi kesehatan dalam rangka melihat gambaran situasi pembangunan kesehatan di provinsi kita yang tercinta ini. Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bahan untuk menilai pencapaian program di kabupaten/kota. Data dan informasi yang terdapat dalam Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan ini adalah berdasarkan pencapaian Indikator Indonesia Sehat 2010 dan Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan sebagai penilaian kinerja Kabupaten/ Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.Seksi Sistem Informasi Kesehatan .BAB VI PENUTUP Sesungguhnya data dan informasi sangat dibutuhkan bagi para penentu kebijakan dan perencana pembangunan kesehatan di segala tinglat administrasi. Untuk perbaikan ke depan terhadap substansi penyajian ataupun waktu terbit buku profil kesehatan ini dibutuhkan komitmen bersama. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 41 Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 . Dengan adanya berbagai terobosan dalam rangka pengadaan data dan informasi. Demikian penyajian Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 ini. keseriusan dan dukungan dari semua pihak. Dengan adanya penyajian data dan informasi di dalam profil kesehatan ini dalam bentuk narasi dan lampiran diharapkan dapat digunakan untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dari setiap program. sehingga hasilnya dapat lebih dirasakan oleh masyarakt dalam bentuk pelayanan kesehatan yang bermutu dan terjangkau.

TABEL PROFIL KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2006 – Seksi Sistem Informasi Kesehatan .

095 200.168 41.66 235.251 47.541 850.57 423.1 4.7 3.307.455 187.668.344 266.00 72. DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LUAS WILAYAH (km 2) 3 JUMLAH KECAMATAN 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 DESA KELURAHAN 5 DESA+KEL.717 98.904 51.910 210.193 60.62 9 128 195 5 261.623. Tengah 8 H.858 3.47 55. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 3.95 1.84 27.20 111.00 893. JUMLAH RUMAH TANGGA.94 1. JUMLAH DESA/KELURAHAN.822.5 3.025 153.00 1.092 68.422.TABEL 1 LUAS WILAYAH.00 9.34 163.792 6 6 5 4 8 5 7 50 17 1 376 133 456.969.955 240. Selatan 7 H.8 3.390 62.852 Sumber: BPS Prop.00 4.422 261.472.00 3.6 4.305 135.208 610.155 210.00 3.5 3.010.S.701.00 362.779 40.472.792 469.946.00 38.0 4.44 8.4 3. JUMLAH PENDUDUK.9 68.67 47.7 3.878.228 249.298 149.2 3.8 3.20 16 17 12 10 11 7 12 5 3 10 6 118 288 194 126 144 161 214 124 119 159 1.480 130.S.00 2.08 42.78 100.340 65.7 3. Kalsel .401 54.28 85.014 28.565 65.792 294 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2.73 4.804.40 52.54 88.S.7 4.189 3. 6 JUMLAH PENDUDUK 7 JUMLAH RUMAH TANGGA (KK) 8 RATA-RATA JIWA/RUMAH TANGGA (KK) 9 KEPADATAN PENDUDUK /km 2 10 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.

565 3.703 9.043 2.338 2.548 122.5 94.065 18.709 12.210 2.806 240.290 5.711 10.878 15.794 2. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 249.865 4.328 3.754 21.213 10.801 4.026 3.9 49. Kalsel 2006 .479 348.3 103.2 54.936 2.533 65.552 49.801 126.298 149.422 261.1 101.812 13.540 1.127 1.261 73.TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN.2 99.937 21.186 37.848 23.536 21.535 118.688 113.685 304.619 123.417 20.0 108.943 20. Tengah 8 H.859 61.102 93.453 11.969 6.904 16.189 3.131 22.324 25.446 19.5 43.019 4.626 49.845 49.534 10.1 48.754 38.466 13.5 54.394 8.116 24.S.692 7.460 109.027 30. Selatan 7 H.695 101.470 51.204 25.860 71.7 50.523 305.066 14.8 105.011 1.987 108.429 1.036 6.8 94.854 4.955 240.652 47.732 73.164 761 608 24.548 2.018 62.3 51.283 1.446 17.297 5.4 102.642 6.340 6.5 105.269 66.280 21.501 56.902 315.632 3.519 54.490 45.726 13.717 98.3 49.629 50.910 210.373 102.987 22.088 851.915 4.S.117 7.356 19.166 1.923 102.169 2.185 67.954 135.326 1.689 3.110 41.1 ######## 23.491 8.065 50.967 9.593 8.164 246.2 100.025 153.488 27.126 27.095 200.565 13.455 187.429 49.763 1. RASIO BEBAN TANGGUNGAN DAN RASIO JENIS KELAMIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK <1 1 2 3 4 NO KABUPATEN/ KOTA JUMLAH PENDUDUK 1-4 5 LAKI-LAKI (TAHUN) 5-14 15-44 45-64 6 7 8 >=65 9 JML 10 <1 11 1-4 12 PEREMPUAN (TAHUN) 5-14 15-44 45-64 13 14 15 >=65 16 JML 17 RASIO RASIO BEBAN JENIS TANG KELAMI GUNGAN N 18 19 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.531 15.136 53.059 10.344 266.607 147.128 7.180 2.468 125.905 3.723 58.722 98.211 134.018 2.915 8.446 27.353 93.520 10.183 36.386 5.112 6.3 94.582 51.336 116.071 11.078 14.906 66.364 9.778 16.566 75.599 1.591 54.244 150.656 2.7 54.053 12.0 48.540 15. KELOMPOK UMUR.443 21.296 26.581 66.899 1.932 10.596 Sumber: BPS Prop.012 55.823 14.5 54.029 159.4 97.821 3.792 469.402 10.644.906 253.433 6.120 4.517 1.400 15.030 1.118 678 10.555 13.8 95.208 610.897 4.475 41.872 24.783 52.725 6.036 1.261 19.307.903 5.379 18.479 833.863 4.7 107.177 49.798 1.986 228.209 2.526 131.181 78.845 9.855 20.831 3.896 1.524 15.164 12.598 2.844 74.6 53.093 34.030 2.371 24.6 53.S.093 27.818 134.155 210.

555 246.581 833.596 47.389 664.905 54.Ka.565 Sumber : BPS Prov.711 147.036 1.878 253.307.801 1.644.533 851.685.TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO KELOMPOK UMUR (TAHUN) 2 JUMLAH PENDUDUK LAKI-LAKI 3 PEREMPUAN 4 LAKI-LAKI+PEREMPUAN 5 1 1 2 3 4 5 6 <1 1-4 5 .969 23.Sel .433 500.14 15 .44 45 .093 348.296 315.64 65 keatas JUMLAH 24.114 1.915 73.261 134.837 3.662.972 281.820 127.

69 124 1.136 19.251 3.322 7.78 76.903 5.38 41.447 38.74 3.01 1.26 16.696 28.93 9.68 2.766 23.60 15.032 4.83 3.89 0.186 14.67 202 1.03 1.14 1.038 1.10 3.927 8.60 1.40 11.38 2.823 674 4.198 4.TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS DIRINCI MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 LAKI-LAKI NO KABUPATEN/ KOTA TIDAK/ BELUM PERNAH SEKOLAH 3 PEREMPUAN SLTA/ MA 7 TIDAK/ BELUM TAMAT SD 4 SD/MI 5 SLTP/ MTs 6 TIDAK/ AK/ BELUM UNIVERS DIPLO ITAS PERNAH MA SEKOLAH 8 9 11 TIDAK/ BELUM TAMAT SD 12 SD/MI 13 SLTP/ MTs 14 AK/ UNIVERS SLTA/ MA DIPLO ITAS MA 15 16 17 1 2 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.666 14.99 16.518 15.S.128 11.014 3.770 601 2.34 120 0.644 6.80 14. Selatan 7 H.107 9.269 14.240 3.715 11.193 14.55 2.60 3.90 1.106 24.54 14.36 27.869 16.69 20.439 0.944 5.33 0.67 1.812 0.14 14.034 2.40 10.15 2.S.937 16.28 17.08 35.877 23.64 45.244 1.36 2.373 209 0.70 7.312 1.23 1.396 0.212 2.779 7.80 18.30 0.402 766 9.32 1.081 17.03 10.196 8.487 13.318 3.54 145 0.617 3.821 Sumber: Kantor Statistik Kabupaten/Kota .81 11.521 6.70 0.90 33.270 4.94 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 5.480 0.826 18. Tengah 8 H.15 127 17.432 13.289 6.989 17.77 12.820 22.268 230 1.51 3.30 29.786 7.099 519 2.484 2.180 23.83 3.492 11.464 16.71 2.32 17.524 500 12.31 1.092 10.19 79.488 11.667 11.069 2.03 2.534 15.551 1.28 1.79 410 2.95 69.648 16.496 823 7.90 16.20 46.347 4.08 75.67 3.221 9.25 1.96 1.289 2.163 41.30 10.S.773 15.40 2.657 15.39 2.848 16.20 9.398 6.590 2.03 27.34 50.199 27.90 10.40 10.722 0. Utara 9 Tabalong 11.40 1.41 62.88 0.30 6.798 279 1.957 14.677 8.84 60.584 17.218 2.91 1.292 18.84 34.648 34.03 115 0.717 14.95 1.50 0.809 1.237 13.224 41.073 15.686 34.859 4.648 21.041 11.

324 113.795 457.5 92.072 56.S.065 50.856 107.0 94.210 282.797 67.2 95.643 44.0 95.722 102.7 97.7 98.902 55.3 96.580 88.255 54.048 90.6 96.7 87.140 87.6 97.2 90.722 98.4 98.123 193.715 574.169 279.717 98.145 243.6 97.574.877 92.8 90.787 95.656 174.509 198.241 81.7 122.875 200.652 47.170 126.195 206.S.786 1.011 89.178 73.242 262.591 1.0 95.468 125.9 92.8 93.7 96.505 101.8 97.9 98.967 72.215 108.013 97.566 72. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 126.4 96.980.Kalsel 2006 .1 249.955 195.379 562.3 95.980 98.S.1 94.426 109. Tengah 8 H.954 135.989 222.5 93.9 90.744 145.530 188.613 131.377 3.6 91. Selatan 7 H.327 110.7 98.3 94.353 89.937 44.438 100.4 Sumber : BPS Prov.762 213.343 103.4 98.110 96.467 182.954 52.483 191.931 210.492 430.1 92.702 120.156.806 234.000 129.779 82.TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS PEREMPUAN % 5 NO 1 KABUPATEN/ KOTA JUMLAH 2 3 LAKI-LAKI MELEK HURUF 4 LAKI-LAKI + PEREMPUAN JUMLAH 9 JUMLAH 6 MELEK HURUF 7 % 8 MELEK HURUF 10 % 11 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.1 95.530.302 1.619 102.561 1.482 97.863 2.114 93.0 96.9 90.0 88.685 283.790 229.2 94.145 113.336 92.764 139.450.582.7 96.0 94.6 94.030 291.422 261.702 201.629 131.872 247.153 102.3 97.252 85.

204 4.420 4.S.389 3.547 3.036 5. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN) 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 6.272 24. Selatan 7 H.TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN DAN KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 LAHIR HIDUP 4 LAHIR MATI 5 LAHIR HIDUP+ LAHIR MATI 6 JUMLAH BAYI MATI 7 JUMLAH BALITA 8 JUMLAH BALITA MATI 9 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.409 4.148 5 15 13 45 12 23 46 43 49 9 18 0 14 292 6.931 10.388 328.000 17.1 Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota tahun 2006 Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi .223 68.432 4.198 5.469 20.041 5.388 28. Tengah 8 H.112 2.124 19.363 4.S.227 4.209 68.142 5.S.797 3.743 10.057 10.712 46.5 22.788 3.728 10.503 21.358 0 0 0 0 1 3 0 12 0 0 57 0 0 73 1.133 21.432 3.502 3.112 2.106 10.155 5.869 5.603 25.966 64.216 5.440 22 1 55 32 14 33 95 84 20 53 26 1 7 443 6.

S. Tengah 8 H.969 4.801 5. Selatan 7 H.629 2.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.676 79.S.193 3.611 4.TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH IBU HAMIL 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KEMATIAN IBU HAMIL 5 JUMLAH KEMATIAN IBU MATERNAL KEMATIAN KEMATIAN IBU BERSALIN IBU NIFAS 6 7 JUMLAH 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.201 11.914 6. Kab/Kota 2006 Keterangan: Jumlah kematian ibu maternal = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas .959 5.271 6.235 4.020 5.221 2 0 0 0 1 0 2 0 1 2 1 0 1 10 8 5 6 8 2 5 3 3 0 6 3 1 0 50 0 0 0 0 0 0 4 5 0 0 2 0 1 12 10 5 0 8 3 5 9 8 1 8 6 1 2 66 83 ANGKA KEMATIAN IBU MATERNAL (DILAPORKAN) Sumber:Profil Kes.742 12.

81 22.54 68.74 66.89 77.38 21.54 18.67 50.88 35.79 57.22 67. Selatan 7 H.69 32.TABEL 8 JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DAN RASIO KORBAN LUKA DAN MENINGGAL TERHADAP JUMLAH PENDUDUK DIRINCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KORBAN MATI 4 NO KABUPATEN/ KOTA JUMLAH KEJADIAN KECELAKAAN 3 % KORBAN JML 7 LUKA BERAT 5 LUKA RINGAN 6 MATI 8 LUKA BERAT 9 LUKA RINGAN 10 JML 11 1 2 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.75 41.S.23 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 144 445 Sumber : Direktorat POLDA Kalsel 2006 RASIO PER 100.25 17.S.52 24.43 7.77 2. Tengah 8 H.92 45.62 30.48 15.56 22.89 29.64 43.30 76.94 4.95 61.58 78.48 16.62 15.33 33.83 33.89 3.000 PENDUDUK .31 41.22 7.69 28.78 69.43 16.S.22 11.42 30.45 47. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 32 14 60 16 337 21 18 22 7 37 90 11 3 668 33 14 70 13 16 19 20 17 8 31 43 11 2 0 297 14 4 12 11 56 7 2 12 1 13 5 7 10 0 19 7 265 20 4 8 4 1 98 5 4 57 18 101 31 337 46 26 37 13 45 146 23 6 886 26.12 21.

281 277 6.S.62 95.004 181 257 464 24.067 15.409 1.75 68.69 14.175 616 836 1.469 98 136 88 254 151 138 117 203 118 165 143 0 30 1.215 6.655 - 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota Tahun 2006 .281 277 6.53 86.91 1. % TB PARU SEMBUH.281 277 1.93 81.072 1.368 9.655 1.409 179 198 603 319 158 206 183 249 167 709 152 0 80 3.01 37.322 5.605 1.41 63.203 179 198 603 319 158 401 183 249 137 709 181 72 80 3.409 1.S.175 457 444 836 1.S.233 1.216 3. DAN PNEUMONIA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PNEUMONIA JML JML BALITA % BALITA % PENDE PEND DIOBATI SEMBUH DITANGANI DITANGANI SEMBUH RITA BALITA 7 8 9 10 11 12 13 TB PARU NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 AFP < 15 TH 4 KLINIS 5 (+) 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.191 195 1.TABEL 9 AFP RATE.067 15.50 47.023 229 1.099 1.237 1.641 54.224 1. Tengah 8 H.233 1.175 457 444 836 1.409 1.956 2. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 0 6 0 2 1 1 5 0 2 2 0 0 19 1.13 23. Selatan 7 H.023 387 1.023 229 1.224 1.27 79.59 79.57 34.30 1.233 1.

DBD DITANGANI DAN DIARE PADA BALITA DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HIV/AIDS IMS DBD DIARE NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JML KASUS DITANGANI % DITANGANI JML KASUS DIOBATI % DIOBATI JML KASUS DITANGANI % JML KASUS DITANGANI % DITANGANI DITANGANI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 15 16 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.640 1.485 19.S.604 7652 2.431 5.66 61 1 53 10 7 31 27 65 45 37 53 7 3 400 100 100 100 47. INFEKSI MENULAR SEKSUAL DIOBATI.74 57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766 57 153 0 0 21 2 0 0 0 53 480 0 766 100 100 0 0 100 100 0 0 0 100 100 0 100 61 1 53 21 7 31 27 65 45 111 53 7 3 485 14.40 100 0 97. Selatan 7 H. Tengah 8 H. Kab/Kota 2006 Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien RS .00 100 100 0 0 0 0 0 0 100 100 0 0 67.627 5.219 2.894 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 62.140 4.496215 6.TABEL 10 HIV/AIDS DITANGANI. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN ` 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 1 13 0 1 0 0 0 0 5 2 9 0 31.231 1.00 1 13 0 0 0 0 0 0 5 2 0 0 21.53 Sumber: Profil Kes.752 1.089 11.752 1.S.624 4.358 9.624 4.S.62 100 100 100 100 100 33 100 100 100 82.758 0 64.140 4.358 9.431 5.47 6.627 5.758 0 62.604 7652 4.219 2.089 11.

05 2.80 6.S.99 821 1.08 17.52 30.52 100.00 17.00 43.37 179 72 159 5 39 123 3 19 2.57 17. Tengah 8 H.84 36.052 441 205 69 405 70 99 2.872 62.00 8.00 36.965 74 589 862 190 7.49 100.00 0.05 100.842 2.052 159 205 39 156 70 99 1.13 .763 21.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 821 1.27 31.68 0 47.S.19 100.TABEL 11 PERSENTASE PENDERITA MALARIA DIOBATI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MALARIA NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KLINIS 4 POSITIF 5 % POSTIF 6 DIOBATI 7 % DIOBATI 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.283 23 103 862 100. Selatan 7 H.965 13 103 76 7 3.29 19.00 56.52 38.44 56.00 100.82 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH ANGKA KESAKITAN Sumber: Profil Kes.00 4.S.00 100.37 4.

Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 14 17 38 44 49 20 20 13 19 28 6 18 21 307 7 6 11 49 22 18 18 11 7 5 6 14 10 184 50.86 100. Tengah 8 H.93 Sumber: Profil Kes. Selatan 7 H.00 90.S.62 36.36 44.TABEL 12 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 KUSTA PENDERITA 4 RFT 5 % RFT 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.Kab/Kota 2006 .00 84.00 77.00 35.S.84 17.95 111.S.90 90.78 47.62 59.29 28.

Selatan 7 H.Kab/Kota 2006 . Tengah 8 H.S.TABEL 13 KASUS PENYAKIT FILARIASIS DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENDERITA PENY FILARIASIS NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH 4 DITANGANI 5 % DITANGANI 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 12 27 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 89 12 20 20 5 3 4 0 5 8 0 1 4 0 82 100 74 100 100 100 100 0 100 100 0 0 0 0 92 Sumber: Profil Kes.S.

Selatan 7 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 2 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2 106 0 375 4 41 378 452 133 40 0 194 4. Tengah 8 H.217 0 4.S.556 .S.788 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 4.061 4 5.TABEL 14 JUMLAH KASUS DAN ANGKA KESAKITAN PENYAKIT MENULAR YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KASUS PD3I NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 DIFTERI 4 PERTUSIS 5 TETANUS 6 TETANUS NEONATORUM 7 CAMPAK 8 POLIO 9 HEPATITIS B 10 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S.219 0 0 0 0 0 0 0 0 0 72 4.484 0 4.

639 3.142 6. Selatan 7 H.65 76.52 90.106 10.059 12.00 82.89 75.04 72.47 1. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.18 1.TABEL 15 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS.368 3.92 91.420 4.S.917 5.308 3.73 95.363 4.90 73.96 6.45 1.03 100.30 68.420 3.798 3.227 4.952 0 4.197 3707 2.69 85.254 10.80 83.170 760 43.142 6.142 5.652 3.100 4.465 3.496 3.760 5.32 5.88 23 182 166 141 8 137 0 165 91 86 107 75 32 1.162 9.302 23 182 182 141 8 137 0 165 91 139 107 75 32 1.788 3.334 3.93 1.56 0.241 11.502 3.207 5.46 88.209 68.32 1.49 0 47.874 10.128 4.283 2.112 2.24 0 3.732 10.516 3.209 64.797 4.117 84.732 10.207 5.38 3.363 4.29 3.861 5. BAYI DAN BAYI BBLR YANG DITANGANI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NEONATUS NO KABUPATEN/ KOTA 1 2 BAYI % 6 BAYI LAHIR % 9 PUSKESMAS JUMLAH 3 4 KUNJ 5 JML BAYI 7 KUNJ 8 JML LAHIR 10 BBLR 11 % BBLR 12 BBLR DITANGANI 13 % BBLR DITANGANI 14 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.386 4.735 83.100 4.331 3.24 3.142 5.112 2.470 74.76 0 68.01 30.70 2.952 4.79 2.227 4.806 5.S.732 10.442 73.105 3.55 77.S.112 2.74 62.722 4. Tengah 8 H.036 5.641 0 3.77 57.294 4. Kab/Kota 2006 .49 98.282 0.46 88.220 5.213 100 100 91 100 100 100 0 100 100 62 100 100 100 95 Sumber: Profil Kes.45 65.261 5.38 91.79 85.202 5.400 4.

83 0 0 0 0 8 0 0 0 0 0 0 2 0 10 Sumber: Profil Kes.813 4.92 0 7.39 58.880 8.000 17.49 1.25 4.48 4.41 61.388 28.82 32.503 21.26 3.178 7.Kab/Kota 2006 .49 58.49 0.25 4.53 41.TABEL 16 STATUS GIZI BALITA DAN JUMLAH KECAMATAN RAWAN GIZI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BALITA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA YANG DITIMBANG BB NAIK ADA 4 5 6 % BALITA BGM 7 BGT 8 DITIMBANG BB NAIK 9 10 BGM 11 BGT 12 BGM+BGT 13 KEC BEBAS RAWAN GIZI 14 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.416 11.95 0.92 7.22 2.37 14.214 2.530 2.226 12.100 281 869 500 523 404 464 128 1.654 5.877 6. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 22.603 25.26 3.11 3.11 3.58 5.540 5.682 12.01 57.966 64.82 32.494 155 109 0 1.70 80.51 43.525 5.43 6.S.707 6.66 1.939 11. Selatan 7 H.61 41.00 7.44 45.434 11.805 8.31 66.133 21.869 5.210 25.85 59.94 68.634 516 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 516 46.992 4.96 24.58 5.800 301 6.66 1.048 37.24 55.208 101.13 75.47 106. Tengah 8 H.49 0.124 19.22 2.962 0 3.63 68.S.836 10.79 77.358 10.272 24.95 5.37 65.712 46.37 26.388 328.43 6.84 59.95 5.91 72.663 9.704 14.735 148.072 8.469 20.09 74.35 1.00 7.931 10.76 61.10 89.S.

269 11.959 5.228 9.10 72.06 68.676 79. Selatan 7 H.27 78.22 61.337 10.624 78.S.45 .058 4.271 6.664 2.969 4.429 3.193 3. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.30 69.253 3.34 61.11 84.991 60.89 86.914 6.94 95.652 3.S.705 11.42 81.40 76.371 5.864 3.766 5.81 77.14 75.17 60.TABEL 17 CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DAN PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 IBU HAMIL PUSKESMAS JUMLAH 3 4 NO KABUPATEN/ KOTA 2 IBU BERSALIN % 6 K4 5 JUMLAH 7 DITOLONG TENKES 8 % 9 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.474 1.17 79.S.870 3.041 5.310 13.466 9.797 3.465 3.141 3.10 6.72 74.407 4.284 82.742 12.25 55.020 5.631 3.871 4.235 4.801 5.221 4.611 4.112 2.239 77.216 5.629 2.86 77.995 5.649 3.125 3.653 4.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.66 69.076 2.937 3. Tengah 8 H.78 97.080 61.75 68.885 3.83 85.91 81.838 3.70 78.201 11.501 6.399 2.02 74.700 4.16 74.789 4.

111 20.503 21.36 78.50 45.518 5.875 79.619 15.93 26.060 9.869 5.63 11.778 1.61 24.669 963 87.26 18.338 60.473 19.587 287.549 9.390 1.966 64.133 21. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 22.849 1.058 17.57 14.124 19. Kab/Kota 2006 .88 Sumber: Profil Kes.56 66.088 328.272 24.357 33.094 3.712 46.14 11.37 20.918 29.15 30.084 5.426 20.837 6.S.924 3.469 20.445 82.196 60.778 1.046 1.580 2. PEMERIKSAAN KESEHATAN SISWA SD/SMP/SMU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 ANAK BALITA (PRA SEKOLAH) NOKABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH 1 2 3 4 SISWA SD/MI JUMLAH 7 SISWA SMP/SMU % 9 DIDETEKSI 5 % 6 DIPERIKSA 8 JUMLAH 10 DIPERIKSA 11 % 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.08 16.238 17.15 18.67 21.931 10.962 15.05 19. Tengah 8 H.961 8.740 26.85 8.89 1.02 80.973 23.761 16.TABEL 18 CAKUPAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA.169 197 1.078 9.974 13942 9.79 35.84 62.769 9.073 5.S.605 6.44 36.51 4. Selatan 7 H.93 54.603 25.193 8.096 1.388 28.41 11.50 52.S.923 23.000 17.090 28.

291 34.TABEL 19 JUMLAH PUS.367 61.055 67.566 7.58 7.S.783 4.535 4.S.341 5.844 49.93 79.146 563.94 .90 69. Tengah 8 H.49 17. PESERTA KB.364 15.620 24.94 15.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 51.172 37.S.82 72.832 5.52 19.303 21.45 19. Selatan 7 H.044 22.785 7.757 17.939 90.28 17.647 30.344 36.02 76. DAN KB AKTIF MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH PUS 4 PESERTA KB BARU JUMLAH % 5 6 PESERTA KB AKTIF JUMLAH % 7 8 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.729 433.98 15.00 79.700 3.99 80.932 3.716 77.123 29.33 15.555 59.52 135.32 79.367 3.265 37.520 30.591 9.52 17.907 39.53 40. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Profil Kes.64 65.553 6.58 69.501 30.27 71.281 29.981 87.248 28.817 96.74 70.75 76.334 18.01 16.590 41.096 54.63 14.83 12.124 27. PESERTA KB BARU.930 43.82 67.

139 1.083 7.607 14. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu JUMLAH 1.499 2.36 0.821 16.167 21.172 39.78 1. Tengah 8 H.281 31.068 9.15 51.152 8.401 40.091 573 264 233 236 327 995 3.90 4.142 15.63 4.76 0.88 34.925 5.64 28.35 3.36 1.953 29.67 2.30 4.352 13.555 36.72 56.693 1.56 6.99 6.645 21.58 1.29 4.10 1.47 0.401 24.506 8.28 3.199 21.kab/Kota 2006 .45 0.04 0.49 2.99 0.20 20.497 2.82 0.145 11.75 34.324 16.42 62.52 1.74 54.662 22.46 1.926 7.896 131.63 58.44 1.50 0.01 - 100 100 100 100 100 100 100 100 53 100 100 100 95 264.69 0.96 36.550 22.344 36.42 8.19 0.23 1.886 27.91 17.92 55.592 2.211 2.88 21.703 2.101 898 553 799 654 467 287 167 278 305 958 862 1.68 70.931 21.451 469.497 8.50 28.S.92 2.821 10.TABEL 20 JUMLAH PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT 5 MKJP NO KABUPATEN/ KOTA IUD 1 2 3 MKJP MKJP + NON MKJP 11 % PESERTA KB AKTIF NON MKJP IMP LANT 14 MOP/ MOW 4 SUN TIK 6 PIL 7 KOND OBAT LAINNY OM VAGINA A 8 9 10 IUD 12 MOP/ MOW 13 SUN TIK 15 PIL 16 KONDOM 17 OBAT VAGINA 18 LAIN NYA 19 MKJP + NON MKJP 20 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.191 25.23 0.298 2.06 1.42 0.531 3.57 22.37 34.327 1.05 53.S.04 8.63 30.698 1.456 6.615 9.792 35.37 2.90 71.46 0.11 46.177 755 1.93 0.616 30.64 1.710 Sumber: Profil Kes.15 0.05 3.64 2. Selatan 7 H.54 56.817 26.13 22.311 2.85 15.55 0.47 74.31 1.390 61.27 5.07 1.008 1.87 25.268 59 85 500 184 59 58 184 125 189 783 311 173 26 26 24.S.58 0.466 6.28 6.00 5.456 74.24 6.021 41.771 52.166 1.07 4.38 0.280 17.61 34.94 0.711 1.354 1.

17 KONDOM 17 49.S.27 2.19 1.6439 509.418 7.451 3.503 4.97 56.345 3.360 3.166 127 1.217 1.35 0.218 86.72 0.851 16.60 OBAT VAGINA 18 0.11 3.00 3.22 33.18 0.15 - 92.64 0.962 74.99 44.563 6.63 0.02 48.48 3.358 17.981 IUD 12 MKJP MOP/ MOW 13 2.238 31 - 171.S.149 317 47 19 38 102 29 67 783 331 173 183 26 0 0 0 9 5 0 10 NO 1 KABUPATEN/ KOTA IUD 2 3 94 242 23 20 10 34 41 38 3.31 1.37 41.S.145 2 MKJP MOP/ MOW 4 MKJP + NON MKJP 11 4.28 7.66 1.64 35.TABEL 21 PELAYANAN KB BARU MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA KB BARU NON MKJP IMP KONDO OBAT LAIN SUN TIK PIL LANT M VAGINA NYA 5 79 0 22 9 40 83 40 47 958 57 1.199 3.16 1.123 31.896 1.19 62.96 48.94 8.04 - LAIN NYA 19 - MKJP + NON MKJP 20 100 0 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.81 4.39 0.10 0.268 2.11 34. Kab/Kota 2006 .409 7 1.28 2.956 5.750 16.103 2.26 47.06 6.14 54.600 2.78 43.30 9.926 2.31 Sumber : Profil Kes.466 6.16 51.79 15 9.083 253 863 540 460 129 384 255 234 1.28 34.09 27.81 0.90 5.942 2.346 41.236 8 2.493 10.48 49.44 1.886 151 6 426 7.61 41.29 1.66 34. Selatan 7 H.55 4. Tengah 8 H.39 69.96 4.03667 0.20 56.954 2.17 0.69 1.43 49.23 5.39 PIL 16 31.81 0.167 5.11 0.595 3.08 3.213 66.76758 64.44 - % PESERTA KB BARU NON MKJP IMP SUN TIK LANT 14 5.60 45.40 0.352 8.230 25.72 56.45 0.387 3.61 1.785 7.12 6.449 2.791 4.05 1.615 1.69 1.95 11.35 0.06 528.34 0.91 2.38 0. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 4.181 3.672 1.46 0.693 365 1.536 3.

Tengah 8 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 288 200 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1.15 83.59 86.S.42 66 Sumber: Profil Kes.25 84.23 57.00 88.11 41.00 87. Kab/Kota 2006 .952 84 163 250 142 53 123 70 58 75 42 15 65 139 1.TABEL 22 PERSENTASE CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH DESA/KEL 4 DESA/KEL UCI 5 % DESA/KEL UCI 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.81 71. Selatan 7 H.24 56.S.42 27.00 40.279 63.16 83.S.

522 2.55 71.946 9.81 70.288 9.76 4.207 5.83 90.108 5.60 89.404 3.402 2.061 899 57.789 5.632 4.97 5.75 64.660 81.37 0.20 80.95 81.470 74.906 4.867 4.268 3.49 63.068 3.94 50.67 84.217 4.228 4.61 96.732 10.01 92.142 6.879 953 63.596 4.24 9.53 .01 84.663 2.105 3.S.935 3.83 92.83 -48.000 1.334 3.926 4.656 3.399 5.202 5.887 6.034 4.56 5.395 3.10 95. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH % BAYI DIIMUNISASI LENGKAP Sumber: Profil Kes.83 -7.651 7.061 882 57.71 76.61 15.088 4.97 66.00 77.007 4.109 4.853 3.28 95.29 89.TABEL 23 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI BAYI MENURUT KABUPATEN KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 BCG JUMLAH % 5 6 DPT1+HB1 JUMLAH % 7 8 IMUNISASI DPT3+HB3 POLIO3 JUMLAH % JUMLAH % 9 10 11 12 CAMPAK JUMLAH % 13 14 HEPATITIS B3 JUMLAH % 15 16 DO (%) 17 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.60 82.639 3.722 4.44 35.443 515 2.195 5.15 89.827 3.47 -999.66 38.744 3.243 4.581 4.49 86.08 38.680 4.69 4.05 1.08 4.S.37 69.11 8.732 6.32 5.13 78.576 4.234 82.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.04 93.313 364 2.835 4.041 8.39 71.112 2.83 88.484 742 50.86 76.792 53.969 2.25 93.10 99.S.64 65.806 5. Selatan 7 H.91 79.32 81.34 -1.07 87.280 7.14 75.40 77.173 9.55 69.67 89.326 88.41 74.08 77.88 8.480 4.799 2.059 12.217 1.822 2.44 36.72 30.90 75.258 4.085 4.25 97.41 66.60 93.71 105.580 49.49 99.53 49.340 81.54 79.200 3.494 71.64 90.648 3.386 5.524 4.76 78.80 91.265 5.28 81.69 90. Tengah 8 H.94 4.21 97.137 4.822 2.15 81.45 6.49 88.648 89.38 34.799 6.777 5.102 9.45 60.50 89.58 85.06 71.71 87.563 3.869 4.63 87.21 85.25 78.04 67.25 72.23 11.59 51.16 1.413 4.16 91.271 3.94 81.231 3.44 57.44 38.861 5.627 4.100 4.

00 100.441 13.32 37.Kab/Kota 2006 .931 10.506 19.138 40.133 17.538 7.00 100.37 61.31 155 60 17 9 6 15 20 4 286 155 60 15 9 6 15 20 4 284 100.469 20.133 21. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 155 0 771 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 1201 155 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 175 0 430 100 0 0 0 0 0 0 0 0 100 0 100 0 35.272 24.000 17.56 87. Selatan 7 H.86 129.329 98.00 100.24 100.05 26.00 100.90 58. BALITA YANG MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 BAYI BGM GAKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS BALITA MENDAPAT VIT A 2X 8 BALITA GIZI BURUK MENDAPAT PERAWATAN JUMLAH MP ASI % JUMLAH % JUMLAH % 1 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.71 88.421 18.187 29.57 90.388 28.869 5.30 Sumber: Profil Kes.503 21.603 25.80 22. Tengah 8 H.S.358 22.00 88.872 11.798 201.00 99.00 100.712 46.23 118.S.S.966 64.124 19.388 328.88 86.TABEL 24 CAKUPAN BAYI.295 21.

020 5.763 5.130 4.S.568 9.18 32.226 3.66 85. Selatan 7 H.300 3.58 55.617 241 4.12 28.99 62.27 58.712 11.32 69.60 6.18 73.763 3.206 3.TABEL 25 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET Fe1.569 4.602 5.04 81.74 78.921 4.91 34.127 2.996 1.650 4.250 55.69 72.718 1.735 9.660 9.87 66.14 54.316 934 66.179 10.435 2.073 1.97 69.49 82.94 4.344 9.84 78. IMUNISASI TT1 DAN TT2 MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH IBU HAMIL 4 Fe1 JUMLAH 5 % 6 Fe3 JUMLAH 7 % 8 IMUNISASI TT1 JUMLAH % 9 10 IMUNISASI TT2 JUMLAH % 11 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.24 81.06 77.26 78.18 4.018 3.45 78.113 9.608 4.10 71.42 82.611 4.629 2.00 77.S.726 85.76 72.242 5.31 86.489 3.27 94.71 57.106 893 62.S.64 5.507 2.291 3.329 4.592 80.00 90.287 5. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.19 90.769 3.969 4.54 64.41 4.023 73.854 11.22 67.74 71.00 98. Fe3.46 87.131 11.69 41.70 58.87 75.414 2.26 98.235 5.59 64.499 4.742 12.514 2.929 77.038 5.668 5.16 73.03 97.17 22.764 49.376 2.271 6.93 80.71 95.55 57.334 8. Kab/Kota 2006 .151 70.914 11.875 4.718 4.45 Sumber: Profil Kes.81 52.272 12.005 2.726 1.714 205 3. Tengah 8 H.16 82.

00 2 PUSKESMAS - - - JUMLAH 1 1 100.00 Catatan : hampir seluruh Kab/Kota data tdk ada .TABEL 26 PERSENTASE AKSES KETERSEDIAAN DARAH UNTUK BUMIL DAN NEONATUS YG DIRUJUK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KETERSEDIAAN DARAH NO 1 SARANA PELAYANAN KESEHATAN YANG ADA 2 3 MEMILIKI AKSES 4 % 5 1 RUMAH SAKIT 1 1 100.

900 4.0 6.220 19.9 56.235 5.100 3.0 52.763 5. Selatan 7 H.0 100.8 - 49 100.0 100.942 3.TABEL 27 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 BUMIL RISTI/ KOMPLIKASI BUMIL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH IBU HAMIL 4 JUMLAH NEONATAL 9 NEONATAL RISTI DIRUJUK JUMLAH 10 JUMLAH 5 % 6 JUMLAH 7 % 8 % 11 NEONATAL RISTI DIRUJUK DAN DITANGANI JUMLAH % 12 13 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.0 10 388 8 33 12 39 57 310 87 187 1.9 16.0 6.S.3 57 64 1.206 3.Kab/Kota 2006 .285 635 1.6 14.S.112 2.0 100.0 100.285 333 87 251 6.0 86.0 0.0 100.1 7.0 0.2 70.0 12.218 5.641 4.396 722 3.732 10.906 10.7 7.271 6.914 11.0 52.126 426 12.608 1.779 5.4 7.1 0.9 6.9 3.9 0.2 1.6 100.726 85.5 9.702 428 238 251 114 90 3. Tengah 8 H.8 6.0 0.969 4.952 5.2 1.6 1.9 19.854 11.147 428 240 356 355 949 171 3.668 5.629 2.742 12.333 - 49 1.0 15.025 100.3 100.9 Sumber: Profil Kes.9 20.363 5.0 50.5 0.6 26.180 10 388 8 33 12 39 57 155 87 187 1.0 100.6 1.163 939 2.3 16.0 100.611 4. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.7 58.0 99.0 0.8 79.S.7 7.0 0.0 100.1 6.5 4.470 66.020 5.

00 4 PUSKESMAS 195 6 3. Kab/Kota 2006 .08 5 SARANA KES.24 JUMLAH 622 24 3.00 3 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.86 Catatan: Profil Kes.00 2 RUMAH SAKIT JIWA 1 1 100.TABEL 28 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN GAWAT DARURAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 MEMPUNYAI KEMAMPUAN GADAR NO 1 SARANA KESEHATAN 2 JUMLAH SARANA JUMLAH 3 4 % 5 1 RUMAH SAKIT UMUM 15 15 100.LAINNYA 410 1 0.

S.00 100 91.856 21 15 26 29 21 26 26 49 14 14 2 25 17 285 21 9 26 16 21 26 26 49 14 14 2 21 17 262 100 60 100 55. Tengah 8 H.93 Sumber: Profil Kes.S.17 100 100 100 100 100 100 100 84.S.Kab/Kota 2006 .TABEL 29 JUMLAH DAN PERSENTASE DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH DESA/KEL 4 JUMLAH 5 DESA/KEL TERKENA KLB DITANGANI <24 JAM 6 % 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H. Selatan 7 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 186 200 132 148 169 219 131 50 17 117 159 1.

877 307.05 0.29 5 3.Kab/Kota 2006 . KLB MENURUT JENIS KLB.TABEL 30 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN .632 3.03 3.962 21.55 4.526 80 3 14 2 0.02 0.97 0.20 0.567 32 4.180 17.068 1.31 100 100 100 14. JUMLAH KECAMATAN.827 73.798 12.05 4 1 4 0.03 1.09 1.Kwashiorkor 31 22 6 4 14 3 11 5 1 2 1 1 1 11 70 33 6 6 19 4 26 5 1 1 1 1 1 14 377. CFR.13 0.25 4.814 258.26 0.68 0. DAN JUMLAH DESA YANG TERSERANG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JENIS KEJADIAN LUAR BIASA 2 YANG DISERANG JUMLAH KEC 3 NO 1 JUMLAH DESA 4 JUMLAH PENDUDUK TERANCAM 5 JUMLAH PENDERITA 6 JUMLAH KEMATIAN 7 ATTACK RATE (%) 8 CFR (%) 9 1 Demam Berdarah Dengue 2 Campak 3 Keracunan Makanan 4 Chikungunya 5 AFP 6 Malaria 7 Gigitan Hewan 8 TN 9 KIPI 10 Diare 11 Difteri 12 Scabies 13 Keracunan Susu Segar 14 Maramus.261 193 605 148 48 20 116 32 4 1 4 7 - 3 0.08 Sumber: Profil Kes.560 66.

59 25.639 3.059 12.32 31.67 25.S.334 3.52 10.54 43.516 2.082 854 1.S.482 382 620 6.931 20.806 5.86 26.42 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 201 Sumber: Profil Kes.202 5.37 41.470 74. Selatan H.S.308 18.207 5.14 71.212 1.670 9.142 6.287 1.861 5.100 4. Utara Tabalong 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 5.Kab/Kota 2006 .722 4.TABEL 31 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF JUMLAH % 5 6 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 JUMLAH BAYI 4 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.828 10.64 - 1. Tengah H.112 2.

62 51.69 45.30 12.16 94. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 133 195 288 111 132 148 169 213 131 50 17 117 159 1863 128 126 147 56 7 18 159 11 131 50 10 9 852 96.S. Selatan 7 H.S.45 5.24 64.Kab/Kota 2006 .16 100 100 58.08 5.04 50. Tengah 8 H.73 Sumber: Profil Kes.TABEL 32 PERSENTASE DESA/KELURAHAN DENGAN GARAM BERYODIUM YANG BAIK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH % DESA/KEL DG DESA/KEL DG GARAM GARAM BERYODIUM YG BERYODIUM YG BAIK BAIK 5 6 NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH DESA/KEL 1 2 3 4 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S.82 7.

980 2.213 236 445 7.104 1.973 23. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.740 26.666 2.686 2.02 32.092 2.99 14.923 23.689 3.257 100 2.83 0.478 814 9.98 1.918 29.991 76.046 18.969 2.523 11.619 3.478 1.67 97.74 0.43 66.306 2.53 0.75 11.620 2.01 6.67 27.976 5.666 1.65 0.35 2.222 23.289 582 1.06 0.53 52.415 25.543 1. Tengah 8 H.85 62.292 4.196 86.64 0.76 77.110 5.S.S.678 3.599 2.545 1.372 415 2.72 35.924 19.727 16.TABEL 33 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN DASAR GIGI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS TUMPATAN GIGI TETAP 4 UKGS (PROM + PREV) MURID SD/MI DIPERIKSA RASIO TAMBAL/ CABUT 7 MURID SD/MI JUMLAH % MENDAPAT MENDAPAT PERAWATAN PERAWATAN 12 13 PENCABUTAN GIGI TETAP 5 JUMLAH JUMLAH MURID SD 8 JUMLAH 9 % 10 PERLU PERAWATAN 11 1 2 3 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.138 4.678 15.426 20.090 30.587 316.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 1.834 1.77 0.905 58 5.23 60. Selatan 7 H.413 5.967 1.05 101.41 78.94 1.19 .471 3.92 11.175 1.00 46.125 1.224 1.04 23.S.789 2.20 0.146 1.114 71 4.386 1.163 60.189 2.719 6.794 61 5.55 78.93 44.098 556 2.79 0.156 0.967 1.95 0.393 1.803 1.95 20.740 1.129 16 3.473 19.59 100.055 28.20 26.133 3.191 2.011 21.592 481 18.599 241 1.48 122.251 322 2.805 1.00 0.376 45.238 17.896 44.390 1.48 69.

64 0.S.60 .23 34.037 4.79 59.39 0.901 2.22 0. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 Dinas Kesehatan Kab/Kota 2 Rumah Sakit JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 5.00 3.TABEL 34 PENYULUHAN PENCEGAHAN.65 4.505 180 19 1.00 100.704 1.61 7.S.557 6.57 14.S.416 607 8.74 0.023 8.841 329 4.88 7.NAPZA 5 % 1 2 3 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.99 7. Tengah 8 H. Selatan 7 H.631 516 240 47.839 4.90 15.90 0. PENANGGULANGAN DAN PENYALAHGUNAAN NAPZA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENYULUHAN KESEHATAN NO KECAMATAN PUSKESMAS JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN 4 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN P3.387 77 37 371 426 26 36 35 362 18 52 47 9 9 1.052 960 60 9 46.92 3.

521 231 4.948 9.057 268 8.039 319.80 24.477 7.478 3.42 .095 200.955 240.534 121.S.189 3.534 22.380 14.531 27.344 266.175 8.565 54.686 0.48 11.644 2.548 106.585 9.717 98.032 9.45 29.152 23.80 18.181 9.17 22.314 3.904 8.390 5.227 6.614 9.344 22.707 15.721 22.408 4.276 11. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH PERSENTASE Sumber: Profil Kes.025 153.274 7.271 0.004 19.030 34.82 2.029 84.095 1.792 469.809 5.58 15.20 29.298 149.05 7.422 261.028 6.200 37.962 45.42 38.916 13.64 25.640 2.96 11. Selatan 7 H.TABEL 35 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PENDUDUK 4 ASKES 5 BAPEL & PRA BAPEL JAMSOSTEK JPKM 6 7 KARTU SEHAT 8 DANA SEHAT 9 LAINNYA 10 JUMLAH 11 % 12 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.100 60.483 26.160 9.77 2.67 4.367 49.997 0.940 10.170 27.307.261 45.240 599 63 3.96 32.Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 249.834 43.790 94.S. Tengah 8 H.728 7.039 741.208 610.997 438 1.262 67.12 97.784 83.667 17 27.155 210.229 24.910 210.47 7.095 1.S.455 187.500 290.95 3.56 32.143 69.21 52.961 17.856 29.

535 155 61 230 100 59 159 764 100.8 Sumber: Profil Kes.170 64.363 11.533 37.S.0 100.129 186.0 27.337 19.1 47.0 100.469 83.380 14.2 48.013 26.0 58.956 10.501 20. Selatan 7 H.7 47.2 79.0 42.9 3.717 3.0 100.0 155 771 61 230 100 59 159 1.986 2.160 100. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 201 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 29.640 9. Tengah 8 H.591 83.2 10.0 100.0 100.141 6.406 5.0 0.9 29.949 81.0 100.964 1.0 0.380 22.4 120.0 0.7 100.860 16.0 0.809 66.809 27.0 31.S.0 0.0 71.0 0.0 49.TABEL 36 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN KELUARGA MISKIN DAN JPKM GAKIN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KK MISKIN NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH YANG ADA 4 DICAKUP JPKM JUMLAH % 6 MENDAPAT YANKES JUMLAH 7 % 8 PELAYANAN BAYI GAKIN JUMLAH BAYI GAKIN BGM BAYI MENDAPAT MP ASI GAKIN BGM JUMLAH % 9 10 11 1 2 3 5 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.530 26.4 47.367 49.5 100.0 100.349 20.0 0.S.0 100.291 9.501 20.2 42.Kab/Kota 2006 .1 100.367 49.130 454.3 81.590 1.838 326.170 39.3 0.826 67.838 20.051 5.469 25.946 17.0 41.0 0.0 41.530 1.3 6.590 4.

585 54.S.58 74.190 73.58 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.190 JUMLAH YANG DILAYANI 5 54. Selatan 7 H. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan 2 3 JUMLAH Sumber :Profil Kes Kab/Kota 2006 .TABEL 37 PERSENTASE PELAYANAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJA FORMAL PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PELAYANAN KESEHATAN KERJA NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH PEKERJA FORMAL 4 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 73.585 % 6 74.S.S. Tengah 8 H.

694 2.066 178.598 89 21.47 50.463 61.07 78.56 71.54 4.697 43.655 2.163 69.944 1.89 202.19 27.728 272 56.445 4.502 6.883 56.02 85.S.965 229 15.S.115 14.859 93.17 84.43 - 22.606 461 71.76 43.33 7.614 5.004 603 - 10.40 134.95 76.60 57.623 127.109 4.162 45.933 15.21 .246 - 14. Tengah 8 H.883 201 117.39 41.23 - 25.674 8.066 1.118 58.364 - 56.258 30.460 1.019 5.757 4.945 3.00 60.29 100. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 18.87 158.TABEL 38 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PRA USILA DAN USILA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PRA USILA (45-59 TH) NO 1 USILA (60TH+) JUMLAH 7 PRA USILA DAN USILA % 9 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS JUMLAH 3 4 DILAYANI KES 5 % 6 DILAYANI KES 8 JUMLAH 10 DILAYANI KES 11 % 12 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.03 47.559 9.65 76.170 8.905 38.085 1.393 2.34 66.764 28.360 2.131 8.977 58.000 4. Selatan 7 H.672 13.806 3.813 2.50 20.022 1.57 42.77 79.00 39.277 89 8.S.130 183 35.688 140 7.

666 169.270 49.36 0.25 0.726 35.162 27.968 17.12 0.S.03 0.192 45433 40.03 0.229 40.20 0. Selatan 7 H.11 . Tengah 8 H.487 133 61 38 154 19 162 11 125 50 1 9 763 0.S. ENDEMIS SEDANG & BERAT JUMLAH YANG % YANG DIBERI JUMLAH WUS DIBERI KAPSUL KAPSUL YODIUM YODIUM 5 6 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.05 0.05 0.04 0.328 695.TABEL 39 CAKUPAN WANITA USIA SUBUR MENDAPAT KAPSUL YODIUM PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH DESA/KEL ENDEMIS 4 NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 WUS DI DESA/KEL.35 0.543 21.653 62.378 30.939 89. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 - 65.S.00 0.

0 0.358 4.0 0.0 0.S.0 0.0 0. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber: Profil Kes.0 0. Kab/Kota 2006 1.S. Tengah 8 H.008 - - 0.264 195 265 941 7.0 0.S.3 0.0 11 0.264 195 265 6.TABEL 40 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 DONOR DARAH JML SAMPEL JML POSTIF DARAH HIV/AIDS DIPERIKSA 4 5 NO 1 UNIT TRANSFUSI DARAH 2 JUMLAH PENDONOR 3 % POSITIF HIV-AIDS 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.0 0.0 0.343 4.0 11 0. Selatan 7 H.082 1.2 .

341 88 313 319 1.92 8.793 348.127 3.359 2.804 1.307.17 0.893 112.307.65 348.800 53.TNI/ POLRI 1.Bersalin.72 268.749 130.70 6.307.959 468.896 3.367 761 141.768 162.768 4.456 145.S.665 1.994 146.224 374 2.17 SUB JUMLAH II 1 Sarana Yankes lainnya JUMLAH (KAB/KOTA) JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA JUMLAH PELAYANAN CAKUPAN KUNJUNGAN (%) Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 79.270.933 102.31 0.848 345.568 761 8.549 3.95 0.125 1.360.00 .Swasta.072 346. PELAYANAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH KUNJUNGAN NO 1 KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA JUMLAH 5 SARANA PELAYANAN KESEHATAN 2 RAWAT INAP 3 RAWAT JALAN 4 JUMLAH 6 % 7 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.610 268.893 124.307 104.307.121 0 82 321 6.605 67.769 3.212 114.82 0.080 468.565 4.408 130.550 598 0.800 164.176 90.38 598 401 159.906 146. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan SUB JUMLAH I 1 RS.S.TABEL 41 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN .565 71.535 2.46 2.954.523 66.456 145.565 2.S.568 57.341 158.300 141.565 68. Selatan 7 H.443 1.183 79.61 100.893 125.11 0.987 140.76 100.212 4.948.00 0.50 1. Tengah 8 H. RAWAT INAP.Pemerintah.

00 4 PUSKESMAS 201 66 32.56 Sumber : Profil Kes.TABEL 42 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR 4 5 NO 1 SARANA KESEHATAN 2 JUMLAH 3 % YANG MEMILIKI 4 (EMPAT) LABKES SPESIALIS DASAR 6 7 1 RUMAH SAKIT UMUM 22 21 12 95.Kota 2006 .84 JUMLAH 225 89 12 39.55 2 RUMAH SAKIT JIWA 1 1 100.00 - 3 RUMAH SAKIT KHUSUS 1 1 100.45 54.Kab.

090 343.324 5.21 132.360 1.689 54.268 1.44 76.510 4.86 4.689 54.084.251.268 1.878 1.13 49.02 152.106 605.924 4.86 4.13 49.889 739.028 50.07 136.846 22.07 136.54 74.863 34.924 4.863 34.251.30 209.359 1.353 477.54 74.451 23.740 63.900 412.060 2.889 739.655 6.TABEL 43 KEBUTUHAN.041 4.552 46.507 1.199 49.30 209.98 333.924 60.36 83.900 412.060 2.35 87.02 152.172 3.552 46.324 5. KETERSEDIAAN OBAT ESENSIAL DAN OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 OBAT ESENSIAL KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH % 3 4 5 6 NO 1 JENIS OBAT 2 OBAT GENERIK KETERSEDIAAN KEBUTUHAN PENGADAAN JUMLAH % 7 8 9 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg 76.570 583.616 13.093 71.740 63.353 477.106 605.251 35.74 54.856 2.028 50.987 283.616 13. PENGADAAN.987 283.846 22.172 3.075 667.90 122.878 1.209.35 87.059 463.488 36.209.630 23.093 71.54 103.763 4.466 6.777 120.090 343.359 1.075 667.935 611 111.451 23.464 186.763 4.452 64.570 583.924 60.488 36.98 333.21 132.084.510 4.935 611 111.54 103.054 2.112 18.059 463.452 64.360 1.507 1.655 6.041 4.054 2.630 23.112 18.19 49.36 83.90 122.44 Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten .251 35.199 49.19 49.466 6.464 186.74 54.856 2.777 120.

763 4.106 605.090 343.360 1.30 209.028 50.878 1.863 34.054 2.172 3.35 87.268 1.846 49.488 36.507 1.251.86 4.112 18.44 Sumber: Gudang Farmasi Kab/Kota 2006 .041 4.466 6.093 71.74 54.07 136.059 463.740 63.889 739.552 46.324 5.452 64.510 4.02 152.54 103.TABEL 44 KETERSEDIAAN OBAT GENERIK BERLOGO MENURUT JENIS OBAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 NAMA JENIS OBAT 2 KEBUTUHAN 3 KETERSEDIAAN JUMLAH 4 % 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 Amoksisilin sirup kering 125 mg/5 ml Amoksisilin tablet 500 mg Ampicilin sirup kering 125 mg/5ml Asam mefenamat tablet 500 mg Antasida DOEN sirup Gameksan emulsi 1 % Dektrometophan syrup 10 mg/5 ml Klorompenekol tetes mata 1% Klorompenekol syrup Kotrimoksazol suspensi 240 mg/5ml klorfeniramin Maleat (CTM) tablet 4 ml kloromfenekol kapsul metronidazol tablet 250 mg Parasitamol syrup 120 mg/5 ml Parasitamol tablet 500 mg 76.075 667.54 74.689 54.36 83.209.13 49.570 583.630 23.98 333.924 60.90 122.777 120.19 49.21 132.

00 0.00 0.00 0.S.00 0.00 Sumber: Gudang Farmasi Kabupaten .S.00 0.00 0.S.TABEL 45 PERSENTASE PENULISAN RESEP OBAT GENERIK PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PENULISAN RESEP NO 1 APOTEK 2 JUMLAH RESEP 3 RESEP OBAT GENERIK 4 % 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Tanah Laut Kotabaru Banjar Barito Kuala Tapin H.00 0.00 0.00 0.00 0. Utara Tabalong Banjarmasin Banjarbaru Tanah Bumbu Balangan 0 0 0 0 0 162218 0 13700 0 0 0 0 123579 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0.00 0. Selatan H.00 0. Tengah H.

449 BER PHBS * 5 118 27 19 24 45 35 13.18 63.43 93. Tengah 8 H. Selatan 7 H.384 123 210 47.TABEL 46 PERSENTASE RUMAH TANGGA BER PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH TANGGA NO 1 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S.442 % 6 13.43 21.26 12.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH Sumber : Profil Kes Kab/Kota 2006 KABUPATEN/ KOTA 2 PUSKESMAS 3 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 JUMLAH DIPANTAU 4 890 210 210 210 210 210 35.39 .792 85.S.511 78 66 44.05 11.43 16.15 68.41 31.86 9.67 38.519 58.

TABEL 47 JUMLAH DAN PERSENTASE POSYANDU MENURUT STRATA DAN KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH POSYANDU NO
1

PERSENTASE POSYANDU

KABUPATEN/ KOTA
2

PUSKESMAS
3

PRATAMA
4

MADYA
5

PURNAMA MANDIRI JUMLAH PRATAMA MADYA
6 7 8 9 10

% POSYANDU PURNAMA MANDIRI JUMLAH AKTIF
11 12 13 14

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 -

78 134 285 202 73 108 283 58 117 208 90 62

73 75 117 122 110 96 67 141 79 107 21 64 86 1,158

94 37 41 39 15 45 4 20 49 39 12 30 72 497

5 11 13 0 0 13 1 0 11 4 0 2 18 78

250 257 456 363 198 262 355 219 256 358 123 158 176 3,431

31.20 52.14 62.50 55.65 36.87 41.22 79.72 26.48 45.70 58.10 73.17 39.24 49.49

29.20 29.18 25.66 33.61 55.56 36.64 18.87 64.38 30.86 29.89 17.07 40.51 48.86 33.75

37.60 14.40 8.99 10.74 7.58 17.18 1.13 9.13 19.14 10.89 9.76 18.99 40.91 14.49

2.00 4.28 2.85 0.00 0.00 4.96 0.28 0.00 4.30 1.12 0.00 1.27 10.23 2.27

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

39.60 18.68 11.84 10.74 7.58 22.14 1.41 9.13 23.44 12.01 9.76 20.25 51.14 16.76

1,698

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

TABEL 48 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 RUMAH NO
1

KABUPATEN/ KOTA
2

PUSKESMAS
3

JUMLAH SELURUHNYA
4

JUMLAH DIPERIKSA
5

% DIPERIKSA
6

JUMLAH SEHAT
7

% SEHAT
8

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201

65,092 46,138 130,390 69,584 37,494 50,910 57,858 40,312 47,480 113,574 38,158 47,792 26,042 770,824

52,724 34,395 27,759 63,477 16,915 49,923 56,085 28,290 47,480 40,009 25,799 17,153 26,042 486,051

81.00 74.55 21.29 91.22 45.11 98.06 96.94 70.18 100.00 35.23 67.61 35.89 100.00 63.06

24,036 30,412 13,935 23,152 12,237 12,686 11,029 19,297 21,031 6,025 21,443 16,795 10,925 223,003

45.59 88.42 50.20 36.47 72.34 25.41 19.66 68.21 44.29 15.06 83.12 97.91 41.95 45.88

Sumber: Profil Kes Kab/Kota 2006

TABEL 49 PERSENTASE KELUARGA MEMILIKI AKSES AIR BERSIH PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA LEDENG LEDENG JUMLAH % JUMLAH JUMLAH KELUARGA KELUARGA KELUARGA YANG ADA DIPERIKSA DIPERIKSA % AKSES AIR BERSIH KEMASAN LAINNYA JUMLAH
20 1.7 67.8 5.0 17.8 29.3 2.8 1.3 1.0 18.4 0.0 7.4 12.8 1.6 42.6 42.6 70.7 77.0 40.1 54.2 27.9 61.2 24.0 48.3 61.9 82.9 42.9 13.0 54.6

PAH

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14 14.9 10.4 4.8 36.3 42.7 53.5 19.8 73.3 41.2 100.0 21.6 13.6 39.8

15 0.6 0.0 7.5 19.5 13.4 32.0 65.8 25.4 5.7 0.0 0.7 7.2 10.3

16 79.2 21.8 78.9 1.0 13.1 11.7 7.2 0.4 32.5 0.0 70.2 66.1 47.0

PAH
17 3.6 0.0 3.8 25.4 0.9 0.0 5.9 0.0 1.6 0.0 0.0 0.1 1.3

SGL

SGL

SPT

SPT

NO KABUPATEN/ KOTA

PUSKESMAS

18 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.0 0.0 0.6 0.0 0.1 0.1 0.0

19

1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.S. Selatan 7 H.S. Tengah 8 H.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH

15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9

65,092 68,480 130,390 62,779 40,401 57,155 65,904 51,251 47,305 135,168 41,193 60,014 28,541 853,673

27,724 48,412 28,304 63,477 21,884 19,560 63,544 22,707 29,662 34,361 25,464 20,112 7,849 413,060

42.59 70.70 21.71 101.11 54.17 34.22 96.42 44.31 62.70 25.42 61.82 33.51 27.50 48.39

4,133 5,027 4,816 9,130 9,334 8,534 8,003 9,017 9,421 83,623 7,385 3,506 3,123 165,052

176 7,526 4,909 2,939 5,110 26,534 3,120 1,296 238 1,842 805 54,495

21,959 10,563 79,252 248 2,868 1,874 2,903 44 7,418 23,964 17,003 3,690 171,786

996 3,817 6,376 202 2,389 365 1 34 104 14,284 -

8

460 32,814 5,040 4,488 6,408 448 526 124 4,211 2,535 3,302 127 60,483

27,724 48,412 100,451 25,151 21,884 15,966 40,355 12,305 22,856 83,623 34,148 25,724 7,849 466,448

133 145 25 37

348

35.4

11.7

36.8

3.1

0.1

Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006

9 77.283 26.942 77.0 79.438 4.7 0.474 10.726 24.5 41.354 19.464 41.158 32.390 62.0 74.212 63.212 63.7 0.S.2 24.340 23.S.925 98.770 4.597 16.408 56.072 Sumber: Profil Kes.9 79.910 23.1 16.873 21.437 - 853.173 13.0 92.544 35.6 0.973 18.672 3.932 143 56.1 45.637 56.701 24.779 40.6 26.0 76.3 47.141 58.155 65.672 8.401 57.943 323.596 19.479 11.0 66.597 36.2 51.2 0.541 34.9 34.406 68.759 18 2.480 130.673 389.251 47. Selatan 7 H.8 0.383 29.0 67.196 - 35.195 9.232 10.6 0.750 5.433 29.258 226.904 51.028 - 3.7 37. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 65.3 206.6 0.611 32.0 .8 0.943 17.1 0.8 6.439 17.193 60.3 31.049 - 22.0 45. Tengah 8 H.458 35.544 2.534 56.574 - 41.Kab/Kota 2006 % KK MEMILIKI 13 13.5 0.305 135.7 0.283 25.672 14.0 26.8 80.649 12.0 56.318 19.782 1.TABEL 50 KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JAMBAN JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH KK TEMPAT SAMPAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI % KK MEMILIKI PENGELOLAAN AIR LIMBAH JUMLAH KK DIPERIKSA JUMLAH KK MEMILIKI 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.0 12.S.014 28.092 68.0 21.9 37.603 80.168 41.232 56.0 25.1 0.067 21.

8 90.955 856 1.130 148 84 15.0 81.9 52.0 100.0 96.2 75.9 101 55 21 147 75 43 123 65 156 29 149 24 988 75 55 21 147 73 43 74 61 156 23 34 24 786 44 41 16 111 40 39 56 61 135 17 22 17 599 58.853 823 2.132 1. Selatan 7 H. Tengah 8 H.833 1.0 40.288 53.558 3.8 6.400 Sumber:Profil Kes.559 1.0 100.184 918 6 1.5 76.720 6 2.223 1.533 961 2.334 823 2.6 51.937 1.176 184 1.012 20.277 2.0 75.747 6 2.0 100.8 76.600 2.1 80.3 68.338 2.228 632 1.640 586 2.0 0.4 70.S.4 .1 62.053 22.117 3.0 6.2 24.5 62.0 100.0 77.1 49.7 60. Kab/Kota 2006 % SEHAT 53.0 100.5 17.3 72.558 3.0 75.559 1.4 1.4 8.0 100.6 97.0 0.272 1.S.406 2.268 2.600 2.0 100.5 73.0 75.7 35.0 0.S.653 3.9 100.700 1.0 60.773 1.234 2.651 3.0 40.0 87.754 732 2.607 465 2.012 22.961 1.160 100.1 91.175 451 1.0 68.0 76.261 732 1.190 1.0 78.561 3.2 36 41 28 27 15 28 23 33 61 4 11 17 324 36 41 28 19 15 28 20 17 61 4 8 17 294 9 32 17 7 1 10 12 17 36 7 3 151 25.7 70.7 100.7 75.0 86.201 1.7 36.129 122 1.2 85.0 84.0 59.5 0.3 71.TABEL 51 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 HOTEL JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT RESTORAN/R-MAKAN JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT PASAR JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT TUPM LAINNYA JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH YG ADA JUMLAH SEHAT JUMLAH TUPM JUMLAH DIPERIKSA JUMLAH SEHAT % SEHAT % SEHAT % SEHAT % SEHAT NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 22 23 24 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.738 3.7 0.8 70.214 1.310 2.053 1.382 850 2.256 2.0 0.3 1.0 74.364 2. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 10 6 3 5 11 5 13 57 20 21 151 9 6 3 5 11 5 13 57 20 20 149 9 6 3 2 11 5 13 48 17 8 122 100.180 1.0 74.9 64.833 1.261 1.141 948 3.5 54.096 111 64 14.

70 75.00 1.00 0.00 83.00 95.35 76.00 0.00 64.58 100.362 785 90 1.652 100.Kab/Kota 2006 .08 145 2.50 81.00 69.08 0.28 785 90 1.00 87.318 1.354 41 9 122 38 149 204 3.67 81.269 588 780 774 17.05 1.325 115 44 75 152 93 81 62 152 120 71 21 55 82 1.59 100.068 912 1.TABEL 52 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 KABUPATEN/ KOTA 2 SARANA KESEHATAN PUSKESMAS 3 SARANA PENDIDIKAN JUMLAH 7 SARANA IBADAH JUMLAH 10 PERKANTORAN % 12 SARANA LAIN % 15 JUMLAH % 18 NO 1 JUMLAH 4 DIBINA 5 % 6 DIBINA 8 % 9 DIBINA 11 JUMLAH 13 DIBINA 14 JUMLAH 16 DIBINA 17 JUMLAH 19 DIBINA 20 % 21 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.652 421 4.39 85.466 1.330 204 93 179 79 85 77 114 93 87 27 67 1.491 100.18 72.269 100.45 93.91 0.00 87.212 1.190 77.354 49 11 208 59 153 208 3.08 1.00 86.39 98.00 83.006 444 624 644 908 684 639 655 208 224 451 7.153 1.50 66.90 774 100.00 541 631 92.00 88.86 77.59 90.20 100.00 83.13 100.26 100. Selatan 7 H.62 72.86 87.S.219 1.00 70.40 102.169 204 93 253 83 118 92 151 114 87 49 86 1.00 96.64 77.29 72.00 100.00 71.199 1.00 38.01 80.75 403 287 691 420 342 382 494 479 375 456 157 207 241 4.21 82.65 0.03 83.936 1.00 100.890 88.556 1.34 100.82 58.00 79.307 1.S.00 55.05 100.46 94.63 63.46 100. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 115 115 75 173 120 121 62 173 137 71 22 59 82 1.00 201 47.00 100.22 60.18 73.123 100.00 23.59 Sumber : Profil Kes.219 100.00 84.79 91.10 77.75 95.S.54 92.00 100.74 4.00 97.187 145 2.00 100.006 317 640 394 666 523 601 655 208 155 451 6.22 100.433 1.56 61.00 0.105 100.934 403 67 691 333 247 230 407 410 338 456 136 150 241 4.41 0.00 15.022 1.109 100. Tengah 8 H.062 100.94 100.89 81.

774 71.450 1.138 130.153 144.S.717 1.S.68 53.37 27.910 57.989 82 15.71 8.18 86.494 50.751 40.709 76.137 475 5.042 770.170 17. Tengah 8 H.TABEL 53 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN YANG DIPERIKSA JENTIK NYAMUK AEDES DAN PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KABUPATEN/KOTA DAN PUSKESMAS PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO KABUPATEN/ KOTA PUSKESMAS JUMLAH RUMAH/BANGUNAN YANG ADA 4 RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA JUMLAH 5 RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK JUMLAH 7 % 6 % 8 1 2 3 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.792 26.997 2.480 113.06 59.43 70.89 18.934 303 25.27 82.922 2.447 102.27 204.52 64.49 5.355 6.390 69.62 0.96 91.312 47.500 78.86 35.584 37.40 70.84 1.87 Sumber: Profil Kes.Kab/Kota 2006 .574 38.767 11.S. Selatan 7 H.158 47.54 13. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 15 22 22 16 13 19 19 12 15 26 5 8 9 201 65.80 1.520 578 6.092 46.

77 2.00 5.00 8.148 20.185 75.578 67. Penata Anestesi.87 195 57.TABEL 54 PERSEBARAN TENAGA KESEHATAN MENURUT UNIT KERJA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO 1 UNIT KERJA 2 3 MEDIS JML % 4 PERAWAT & BIDAN JML 5 FARMASI JML 7 GIZI JML 9 TEKNISI MEDIS % 10 SANITASI JML 13 KESMAS JML 15 JUMLAH 17 % 18 % 6 % 8 JML 11 % 12 % 14 % 16 PUSKESMAS 1 (termasuk PUSTU dan POLINDES) 345 51.96 2.00 398 72. Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker.35 64 11.54 4.42 2 RUMAH SAKIT 283 42. DIII Gizi (SPAG dan AKZI) dan DIV Teknisi Medis Sanitasi Kesmas : Analis.09 3 INSTITUSI DIKLAT/DIKNAKES 7 1.74 15 35 3.81 195 49.20 546 82.05 6.05 46 0.70 5. APK.06 13 59 2.96 4.44 391 58.23 332 50. Fisioterapi : Lulusan SPPH.83 2 0.62 1.33 29.28 8 24 2.00 : Dokter.89 82 24.82 2.42 12 3. TEM dan Penata Rontgen.14 13 7 3. Dokter Gigi. MPH.20 72 21. Kab/Kota 2006 Keterangan: Medis Perawat & bidan Farmasi Gizi 664 100.519 831 481 72. Asisten Apoteker : Lulusan DI.38 10.07 6 1.273 100.52 127 335 1.80 175 36.89 340 51.076 25.76 12 2.05 JUMLAH Sumber: Profil Kes.38 152 38.72 59 17.12 7. dan DIII Kesehatan Lingkungan : SKM.81 21 98 6.87 119 35. dll .90 4 SARANA KESEHATAN LAIN 5 DINKES KAB/KOTA 13 16 1.41 44 96 0.83 254 52.80 1.69 157 1.

APK dan DIII Kesehatan Lingkungan : SKM. dll .661 183 155 202 78 82 2. Dokter Gigi. H. Balangan SUB JUMLAH I 44 27 62 18 14 25 11 34 22 62 18 35 14 386 242 186 362 263 169 167 265 185 172 248 92 247 142 2.661 183 155 202 78 82 2. MPH.Utara Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. TEM & Penata Rontgen. Tanah Laut Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.TABEL 55 JUMLAH TENAGA KESEHATAN DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KESEHATAN NO 1 UNIT KERJA 2 MEDIS 3 PERAWAT & BIDAN 4 FARMASI 5 GIZI 6 TEKNISI MEDIS 7 SANITASI 8 KESMAS 9 JUMLAH 10 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.H.Tengah Puskesmas Kab. H.Selatan Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.682 : Dokter. Dr/Drg Spesialis : termasuk lulusan DIII dan S1 : Apoteker.740 11 9 22 12 12 18 22 8 6 55 9 5 11 200 14 16 22 20 15 22 17 16 15 37 11 12 10 227 8 0 23 22 11 18 9 32 15 35 13 5 6 197 21 9 43 25 34 62 34 38 19 31 24 13 13 366 1 5 10 7 2 13 15 5 4 13 10 4 10 99 341 252 544 367 257 325 373 318 253 481 177 321 206 4.682 SUB JUMLAH II Sumber: Profil Kes.S. Penata Anestesi.Banjar Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 Keterangan: Medis Perawat Farmasi Gizi 321 1.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.215 1 RUMAH SAKIT 1 Rumah Sakit Pemerintah/Swasta/ BUMN/TNI dan POLRI 321 1.Tapin Puskesmas Kab.S.S. Asisten Apoteker : Lulusan D1 dan DIII Gizi (SPAG dan AKZI) Teknisi Medis : Analis. dan Fisioterapi Sanitasi Kesmas : Lulusan SPPH.

899 68.604 48.530 1.Tapin Puskesmas Kab. Kab/Kota 2006 170 1.3 1.324 36 2 170 1 171 10. Batola Puskesmas Kab. H.S.Selatan Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab. H. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.S.Utara Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.S.Tengah Puskesmas Kab.530 8 2 5 1.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.75 2 0 0 0 0 0 . Balangan SUB JUMLAH I - 31 24 36 16 11 22 9 28 45 14 25 12 273 - 9 3 21 2 3 3 2 6 17 4 9 2 81 40 27 57 18 14 25 11 34 62 18 34 14 354 1.49 - 36 6 1 124 3.Banjar Puskesmas Kab.(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.TABEL 56 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH TENAGA MEDIS NO 1 UNIT KERJA 2 DR SPESIALIS 3 DOKTER UMUM 4 DOKTER GIGI 5 [a] JUMLAH 6 DOKTER KELUARGA 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.324 1 2 4 1.000 PDDK Sumber: Profil Kes.H.07 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Rumah Sakit.

Tengah Puskesmas Kab. Balangan SUB JUMLAH I 3 1 1 2 1 8 1 1 2 1 3 10 7 23 12 12 19 21 6 5 55 9 5 9 193 10 9 26 12 12 20 22 10 5 55 10 5 9 205 1 1 3 1 1 1 8 9 6 8 16 11 21 5 8 7 5 14 8 118 3 10 13 4 4 1 13 10 7 30 5 1 101 13 16 22 23 15 22 14 16 15 37 11 15 8 227 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerinta dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.S.03 - 11 1 3 16 - 17 140 1 2 39 375 211 3 5 54 478 11 4 5 28 0.S.S.Selatan Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab. Tanah Laut Puskesmas Kab.Tapin Puskesmas Kab.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.85 102 2 22 244 7. H.Utara Puskesmas Kab. H.000 PDDK Sumber: Profil Kes.H.Kab/Kota 2006 43 11 17 140 211 11 102 56 169 43 2 2 12 67 2.TABEL 57 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 APOTEKER 3 TENAGA KEFARMASIAN S1 FARMASI D-III FARMASI ASS APOTEKER 4 5 6 JUMLAH 7 D-IV/S1 GIZI 8 TENAGA GIZI D-III GIZI D-I GIZI 9 10 JUMLAH 11 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.38 - 56 169 - 1 18 176 7 45 448 20 .Banjar Puskesmas Kab.

H.880 56.464 335 18 2 36 1.443 43 3 24 2.430 538 2 2 12 1.Selatan Puskesmas Kab.Banjar Puskesmas Kab.S.84 .Tapin Puskesmas Kab.000 PDDK Sumber: Profil Kes. Balangan SUB JUMLAH I 2 2 65 63 52 22 14 29 53 39 20 18 14 110 18 517 30 47 97 90 73 72 61 62 42 105 20 57 33 789 97 110 149 112 87 101 114 101 62 123 34 167 51 1. Tanah Bumbu Puskesmas Kab. Batola Puskesmas Kab.H.308 27 9 28 15 10 14 23 15 9 31 8 19 33 241 118 66 206 186 72 51 130 69 101 90 50 63 46 1.Kab/Kota 2006 36 869 538 1.S.Tengah Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.Utara Puskesmas Kab.343 1. Tanah Laut Puskesmas Kab.821 85.TABEL 58 JUMLAH TENAGA KEPERAWATAN DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 TENAGA KEPERAWATAN NO 1 UNIT KERJA 2 3 4 PERAWAT SARJANA KEPW DIII PERAWAT LULUSAN SPK 5 BIDAN JUMLAH 6 DIII BIDAN 7 BIDAN 8 JUMLAH 9 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.489 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.S.443 135 200 335 36 10 48 869 31 1 12 1.248 145 75 234 201 82 65 153 84 110 121 58 82 79 1.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. H.29 135 15 2 23 416 200 3 13 1.

Tengah Puskesmas Kab. Balangan SUB JUMLAH I 1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94 - 1 5 15 7 2 13 15 5 4 12 10 5 94 - 7 5 13 8 7 18 8 23 9 9 10 4 121 15 3 27 17 24 44 26 15 10 22 14 10 10 237 22 8 40 25 31 62 34 38 19 31 24 14 10 358 Rumah Sakit (mencakup RS Pemerint dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.000 PDDK Sumber: Profil Kes.Banjar Puskesmas Kab.TABEL 59 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KABUPATEN/ KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 SARJANA KESMAS 3 [a] TENAGA KESMAS D-III KESMAS 4 JUMLAH 5 DIII SANITASI 6 TENAGA SANITASI DI SANITASI 7 JUMLAH 8 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.01 - 30 83 74 18 92 28 9 11 37 206 6.Selatan Puskesmas Kab. H.S.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.S.Utara Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 53 30 83 28 59 87 53 74 18 92 331 10. H. Batola Puskesmas Kab.H.Tapin Puskesmas Kab. Kotabaru Puskesmas Kab.S. Tanah Laut Puskesmas Kab.23 59 3 1 35 335 87 12 12 72 541 30 361 .

S.TABEL 60 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DI SARANA KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 UNIT KERJA 2 ANALIS LAB.Tabalong Puskesmas Kota Banjarmasin Puskesmas Kota Banjarbaru Puskesmas Kab.36 149 6 11 4 312 9.RONTG P.Selatan Puskesmas Kab.ANESTESI FISIOTERAPIS 4 5 6 JUMLAH 7 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Puskesmas Kab.S. Kotabaru Puskesmas Kab.H. 3 TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P. Balangan SUB JUMLAH I 8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142 - - - 8 24 22 12 18 9 12 15 11 5 6 142 Rumah Sakit(mencakup RS Pemerintah dan swasta dan termasuk pula Rumah Bersalin) SUB JUMLAH II INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT SARANA KESEHATAN LAIN DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH RASIO TERHADAP 100.Utara Puskesmas Kab.Tengah Puskesmas Kab.000 PDDK Sumber: Profil Kes. Batola Puskesmas Kab.60 12 12 0.91 20 20 0. Tanah Bumbu Puskesmas Kab.Kab/Kota 2006 89 28 20 12 149 89 5 10 4 250 7.56 28 1 1 30 0.S. Tanah Laut Puskesmas Kab.43 . H.Tapin Puskesmas Kab. H.Banjar Puskesmas Kab.

864.758 31.TABEL 61 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 NO 1 SUMBER BIAYA 2 ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah % 3 4 ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA 2 APBD PROVINSI 3 APBN 4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN TOTAL ANGGARAN KESEHATAN 203.69 12.615.051 82.000 246.51 1.806.651.000 159.06 100 TOTAL APBD KAB/KOTA 203.00 ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA 74.667 4.719.725.615.719.626 7.025.055.916.96 .174.203.88 2.667 % APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA 100.86 0.972.

PROV 4 PEM.TABEL 62 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 PEMILIKAN/PENGELOLA NO 1 FASILITAS KESEHATAN 2 PEM.KAB/KOTA 5 TNI/POLRI 6 BUMN 7 SWASTA 8 JUMLAH 9 1 RUMAH SAKIT UMUM 2 RUMAH SAKIT JIWA 3 RUMAH SAKIT BERSALIN 4 RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA 5 PUSKESMAS 6 PUSKESMAS PEMBANTU 7 PUSKESMAS KELILING 8 POSYANDU 9 POLINDES 10 RUMAH BERSALIN 11 BALAI PENGOBATAN/KLINIK 12 APOTIK 13 TOKO OBAT 14 GFK 15 INDUSTRI OBAT TRADISIONAL 16 INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL 17 PRAKTEK DOKTER BERSAMA 18 PRAKTEK DOKTER PERORANGAN Sumber Profil Kes.373 888 14 25 71 269 13 1 40 3 268 .PUSAT 3 PEM. Kab/Kota 2006 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 13 0 0 0 201 387 548 0 888 1 2 4 1 13 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 2 0 3 1 0 0 0 2373 0 10 22 65 268 0 1 40 3 268 18 1 3 1 201 387 548 2.

Selatan 7 H.221 20 0 18 17 20 22 25 11 20 2 3 24 182 104 117 198 72 114 89 140 88 1 6 48 57 1.792 288 200 131 148 169 219 131 50 17 119 159 2.TABEL 63 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH NO 1 KABUPATEN/ KOTA 2 DESA/ KELURAHAN 3 DESA SIAGA 4 POLINDES 5 POSYANDU 6 1 Tanah Laut 2 Kotabaru 3 Banjar 4 Barito Kuala 5 Tapin 6 H.034 250 0 464 363 198 262 355 219 256 340 123 159 165 3. Kab/Kota 2006 .S. Tengah 8 H.154 Sumber: Profil Kes.S.S. Utara 9 Tabalong 10 Banjarmasin 11 Banjarbaru 12 Tanah Bumbu 13 Balangan JUMLAH 133 456.

394 6.0 12.611 40 93 149 116 90 11 7.8 74.0 26.1 1.4 0.149 129 249 59 203 422 324 195 30 - 32 32.2 1.0 1.0 0.697 2.5 68.1 0.1 - 7.9 0.2 2.6 0.0 29.4 34.0 3.2 22.3 3.8 0.4 6.7 4.0 57.TABEL 64 INDIKATOR PELAYANAN RUMAH SAKIT PROPINSI KALIMANTAN SELATAN TAHUN 2006 JUMLAH PASIEN KELUAR MATI (HIDUP + MATI) SELURUHNYA 4 5 NO 1 [a] NAMA RUMAH SAKIT JUMLAH TEMPAT TIDUR 3 MATI >= 48 JAM DIRAWAT 6 JUMLAH HARI PERAWATAN 7 BOR 8 LOS 9 TOI 10 GDR 11 NDR 12 2 1 RSUD H.846 7.0 14.349 2.8 0.0 0.0 0.3 0.359 365 37.4 0.8 Sumber: Profil Kes.038 28.271 1.5 2.0 0.8 0.4 0.5 19.633 5.292 22.107 137 22 4.4 9.6 31.4 3.5 15.129 4.760 0.3 6.9 0.7 46.041 8.9 0.6 119 - 49.8 21.0 75.0 3.0 5.6 6.Kab/Kota 2006 .9 0.0 0.5 4.0 2.0 0.4 0.0 18.6 55.1 38.0 0.2 63.8 26.0 0.0 27.0 6.0 33. Boejasin 2 RSUD Kotabaru 3 RSUD Banjar 4 RSUD Batola 5 RSUD Tapin 6 RSUD HSS 7 RSUD HST 8 RSUD HSU 9 RSUD Tabalong 10 RSUD Banjarmasin 11 RSUD Banjarbaru 12 RSUD Tanah Bumbu 13 RSUD Balangan Provinsi 75 68 155 55 57 104 90 103 99 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful