Anda di halaman 1dari 5

DASAR TEORI 1. KAFEIN DALAM KOPI Kopi selalu identik dengan kadar kafeinnya yang tinggi.

Kafein adalah senyawa hasil metabolisme sekunder dari golongan alkaloid dari tanaman kopi dan memiliki rasa yang pahit. Peranan utama kafein ini di dalam tubuh adalah meningkatan kerja psikomotor sehingga tubuh tetap terjaga dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energi. Di bawah ini merupakan kandungan kafein pada beberapa jenis minuman : Sumber Secangkir kopi Secangkir the Minuman berkarbonasi Minuman berenergi Jenis kopi Kopi instan Kopi moka Kopi robusta Kopi arabika Kandungan kafein 85 mg 35 mg 35 mg 50 mg Kadar 2.8-5.0 % 1.00 % 1.48 % 1.10 %

Kandungan kafein dalam kopi tidak hanya memiliki efek buruk bagi kesehatan. Berikut ini adalah manfaat kafein dalam kopi untuk kesehatan, diantaranya: 1. Kafein yang terkandung didalam kopi adalah zat kimia yang berasal dari tanaman yang dapat menstimulasi otak dan sistem saraf. 2. 3. 4. 5. Kafein membantu Anda untuk bisa berpikir lebih cepat. Kafein mencegah gigi berlubang. Kafein mengurangi derita sakit kepala. Kafein bisa melegakan napas penderita asma dengan cara melebarkan saluran bronkial yang menghubungkan kerongkongan dengan paru. 6. Kafein dapat membuat badan tidak cepat lelah, bisa melakukan aktifitas fisik lebih lama, di perkirakan karena kafein membuat bahan bakar yang dipakai otot lebih lama.

7. 8.

Kafein bisa meningkatkan rasa riang, membuat kita merasa lebih segar dan energik. Perempuan yang minum dua cangkir kopi atau lebih per hari dapat mengurangi risiko terkena pengeroposan tulang (osteoporosis).

9.

Kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memori karena kopi dapat merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga, rangsangan, mood dan konsentrasi.

10. Kafein dapat menangkal radikal bebas dan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel DNA. 11. Kafein juga melindungi sakit jantung dan kanker 12. Minum kopi membuat sperma berenang lebih cepat dan mampu meningkatkan kesuburan pria.

2. KOPI Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini. Minuman kopi yang ada saat ini sangatlah beragam jenisnya.Masing-masing jenis kopi yang ada memiliki proses penyajian dan pengolahan yang unik.Berikut ini adalah beberapa contoh minuman kopi yang umum dijumpai:
Kopi

hitam, merupakan hasil ektraksi langsung dari perebusan biji kopi yang disajikan merupakan kopi yang dibuat dengan mengekstraksi biji kopi menggunakan

tanpa penambahan perisa apapun.


Espresso,

uap panas pada tekanan tinggi.


Latte

(coffee latte), merupakan sejenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan

rasio antara susu dan kopi 3:1.

Caf au Caff

lait, serupa dengan caffe latte tetapi menggunakan campuran kopi hitam.

macchiato, merupakan kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara

kopi dan susu 4:1.


Cappuccino, Dry

merupakan kopi dengan penambahan susu, krim, dan serpihan cokelat.

cappuccino, merupakan cappuccino dengan sedikit krim dan tanpa susu. merupakan espresso yang disajikan dingin.

Frapp, Kopi Kopi Kopi

instan, berasal dari biji kopi yang dikeringkan dan digranulasi. Irlandia (irish coffee), merupakan kopi yang dicampur dengan wiski. tubruk, kopi asli Indonesia yang dibuat dengan memasak biji kopi bersama

dengan gula.
Melya, Kopi

sejenis kopi dengan penambahan bubuk cokelat dan madu.

moka, serupa dengan cappuccino dan latte, tetapi dengan penambahan

sirup cokelat.
Oleng,

kopi khas Thailand yang dimasak dengan jagung, kacang kedelai, dan wijen.

Kopi akan menjalani serangkaian proses pengolahan yang panjang dari biji kopi untuk menjadi minuman kopi. Berbagai metode pengolahan biji kopi telah dicoba untuk menghasilkan minuman kopi terbaik. Dalam hal ini, proses penanaman juga turut berperan dalam menciptakan cita rasa kopi yang baik.

Pemanenan dan pemisahan cangkang Tanaman kopi selalu berdaun hijau sepanjang tahun dan berbunga putih. Bunga ini kemudian akan menghasilkan buah yang biji kopi mirip dengan ceri terbungkus secara manual dengan cangkang yang keras. Hasil dari pembuahan di bunga inilah yang disebut dengan biji kopi. Pemanenan biasanya dilakukan dengan tangan. Pada tahap selanjutnya, biji kopi yang telah dipanen ini akan dipisahkan cangkangnya. Terdapat dua metode yang umum dipakai, yaitu dengan pengeringan dan penggilingan dengan mesin. Pada kondisi daerah

yang kering biasanya

digunakan

metode

pengeringan

langsung

di

bawah sinar matahari. Setelah kering maka cangkang biji kopi akan lebih mudah untuk dilepaskan.Di Indonesia, biji kopi dikeringkan hingga kadar air tersisa hanya 30-35%. Metode lainnya adalah dengan menggunkan mesin. Sebelum digiling, biji kopi biasanya dicuci terlebih dahulu. Saat digiling dalam mesin, biji kopi juga mengalami fermentasi singkat. Metode penggilingan ini cenderung memberikan hasil yang lebih baik dari pada metode pengeringan langsung.

Pemanggangan Setelah dipisahkan dari cangkangnya, biji kopi telah siap untuk masuk ke dalam proses pemanggangan. Proses ini secara langsung dapat meningatkan cita rasa dan warna dari biji kopi. Secara fisik, perubahan biji kopi terlihat dari pengeringan biji dan penurunan bobot secara keseluruhan. Pori-pori di sekeliling permukaan biji pun akan terlihat lebih jelas. Warna cokelat dari biji kopi juga akan terlihat memekat.

Penggilingan Pada tahap selanjutnya, biji kopi yang telah kering digiling untuk memperbesar luas permukaan biji kopi. Dengan bertambah luasnya permukaan maka ekstraksi akan menjadi lebih efisien dan cepat. Penggilingan yang baik akan menghasilkan rasa, aroma, dan penampilan yang baik. Hasil penggilingan ini harus segera dimasukkan dalam wadah kedap udara agar tidak terjadi perubahan cita rasa kopi.

Seni perebusan Perebusan merupakan langkah akhir dari pengolahan biji kopi hingga siap dikonsumsi. Untuk menciptakan minuman kopi yang bercita rasa tinggi, perebusan

biji kopi harus dilakukan dengan baik dan sempurna. Terdapat banyak variabel dalam perebusan biji kopi, antara lain komposisi biji kopi dan air,ukuran partikel, suhu air yang dipakai, metode, dan waktu perebusan. Kesalahan kecil dalam perebusan kopi dapat menyebabkan penurunan cita rasa. Sebagai contoh, perebusan yang terlalu lama biasanya akan menimbulkan rasa kopi yang terlalu pahit. Oleh karena itu, bukanlah hal yang mudah untuk menyajikan kopi yang baik.

Dekafeinasi Dekafeinasi atau penghilangan kafein termasuk ke dalam metode tambahan dari keseluruhan proses pengolahan kopi. Dekafeinasi banyak digunakan untuk mengurangi kadar kafein di dalam kopi agar rasanya tidak terlalu pahit. Selain itu, dekafeinasi juga digunakan untuk menekan efek samping dari aktivitas kafein di dalam tubuh. Kopi terdekafeinasi sering dikonsumsi oleh pecandu kopi agar tidak terjadi akumulasi kafein yang berlebihan di dalam tubuh. Proses dekafeinasi dapat dilakukan dengan melarutkan kafein dalam senyawa metilen klorida dan etil asetat.