Anda di halaman 1dari 2

Resume Text book reading Hal. 6 Mekanisme Sekresi H+ Ginjal Hampir semua H+ dieksresikan di urin melalui sekresi.

Laju filtrasi H+ sama dengan H+ plasma di LFG, maka saat H+ plasma rendah,laju filtrasinya juga rendah. H+ dieksresikan oleh ginjal sehingga urin bersifat asam. Proses sekresi H+ dimulai di sel tubulus dengan CO2 dari tiga sumber: 1. CO2 berdifusi kedalam sel tubulus dari plasma 2. CO2 berdifusi kedalam sel tubulus dari cairan tubulus 3. CO2 berdifusi secara metabolis di dalam sel tubulus CO2 dan H2O dipengaruhi oleh karbonat anhydrase, membentuk H2CO3, yang terurai menjadi H+ dan HCO3-. Faktor yang mempengaruhi laju sekresi H+ Saat H+ plasma yang mengalir melalui kapiler peritubulus meningkat maka sel tubulus akan mensekresikan lebih banyak H+ dari plasma ke dalam cairan tubulus untuk disekresikan di urin. Sebaliknya saat H+ rendah, ginjal menahan H+ dengan menahan sekresi dan eksresi di urin. Ketika CO2 plasma meningkat, reaksi akan berlangsung lebih cepat dan laju reaksi H+ meningkat Sebaliknya laju reaksi H+ melambat ketika CO2 plasma dibawah normal

Ginjal dapat menahan atau mengeksresikan HCO3- bergantung pada H+ plasma Sebelum di eliminasi ginjal, sebagian besar H+ yang berasal dari asam nonkarbonat di dapar oleh HCO3- plasma. Ginjal mengatur HCO3- plasma melalui 2 mekanisme yang salng berkaitan: 1. Reabsorpsi HCO3- yang terfiltrasi kembali ke plasma dalam jumlah bervariasi. 2. Penambahan HCO3- ke plasma dalam jumlah yang bervariasi Kedua mekanisme ini berkaitan erat dengan sekresi H+ oleh tubulus ginjal, setiap kali satu H+ di sekresikan ke dalam cairan tubulus, satu HCO3- secara bersamaan dipindahkan kedalam plasma kapiler peritubulus. Penggabungan reabsorpsi HCO3- dengan sekresi H+ Ion hydrogen yang disekresikan kedalam cairan tubulus berikatan dengan HCO3- untuk membentuk H2CO3- , dibawah pengaruh krbonat anhydrase, yang

terdapat di permukaaan membrane luminal, H2CO3 terurai menjadi H+ dan dan HCO3- . Dalam keadaan normal, ion hydrogen yang disekresikan ke dalam cairan tubuh sedikit lebih banyak daripada ion bikarbonat yang di filtrasi. Sekresi H+ yang di eksresikan digabungkan dengan penambahan HCO3- baru ke plasma.Jika semua HCO3- yang difiltrasi telah di reabsorpsi dan terdapat tambahan sekresei H+ yang dihasilkan dari penguraian H2CO3, maka HCO3yang di produksi melalui reaksi ini berdifusi ke dalam plasma sebagai HCO3baru.