P. 1
Homeostasis

Homeostasis

|Views: 4|Likes:
Dipublikasikan oleh MrMoezes
penjagaan keseimbangan tubuh
penjagaan keseimbangan tubuh

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: MrMoezes on Apr 17, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2014

pdf

text

original

  Sel: untuk survive dalam kondisi sehat seluruh aspek lingkungan harus relatif konstan: komposisi kimia. stasis. suhu.  tidak selalu sama sepanjang waktu. dsb. Cannon bukan sesuatu yang tidak pernah berubah. tekanan osmosis. (menetap)  “tetap sama”  “keadaan yang bisa berubah. secara relatif konstan”   Walter B. [H+].  perubahan kecil  fungsi sel tidak optimal  perubahan besar  sel dan tubuh mati  . Keadaan homeostasis atau steady state homoios (sama).

feedback positif . feedback negatif 2.Proses homeostasis dipertahankan melalui mekanisme homeostasis yg berupa mekanisme feedback / umpan balik Terdapat 2 mekanisme feedback yaitu: 1.

pengaturan kadar gula darah . Respon yang dihasilkan menghambat stimulus sehingga kondisi homeostasis tercapai (respon mengurangi rangsang)  Merupakan mekanisme yg umum dijumpai dlm homeostasis  Cth: pengaturan suhu (thermoregulasi).

THERMOREGULASI pada saat suhu meningkat .

THERMOREGULASI pada saat suhu turun .

.

.

 Respon yang dihasilkan justru meningkatkan stimulus sehingga respon juga semakin meningkat sampai stimulus berhenti (respon nengingkatkan/mempercepat rangsang)  Contoh : proses kelahiran (reaksi Ferguson) .

Placenta Umbilical cord Positive feedback Uterus Cervix Dilation of the cervix Estrogen from ovaries Induces oxytocin receptors on uterus Oxytocin from fetus and mother's posterior pituitary 1 Stimulates uterus to contract Stimulates placenta to make Prostaglandins 2 Expulsion: delivery of the infant Figure 46.18 Stimulate more contractions of uterus Uterus Placenta (detaching) 3 Delivery of the placenta Umbilical cord .

. dsb. Ekstrasel 33%. pleura. intrasel 67%  Cairan ekstrasel: di luar sel  Cairan darah: selalu bergerak cepat   curah jantung: 70 ml/denyut x 72 denyut/menit volume darah: sekitar 5000 ml di antara sel-sel. otak. „millieu interieur‟ sumber kehidupan sel  Cairan interstitium:    Lain: cairan sendi.

Mg. Cairan    ekstrasel. asam lemak. asam amino CO2 dan produk sisa  Cairan  intrasel. Cl. terutama berisi ion-ion: Na. transport aktif ion: mekanisme khusus . glukosa. HCO3 O2. terutama berisi intraselekstrasel: ion-ion: K. PO4  Transport   diffusi.

 Cairan    interstitium: tempat hidup sel O2 dan makanan: CI sel CO2 dan sisa metabolisme: sel CI pertukaran CI sel: tergantung kadar  Kadar   zat di dalam CI harus tetap!  homoios + histemi: standing still makanan tak boleh kurang sisa makanan tak boleh berlebih .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->