Anda di halaman 1dari 3

Produksi pigmen Monascus Pigmen yang dihasilakn oleh Monascus purpureus adlh metabolit sekunder yang berada di luar

r sel. Ada 6 jenis dan dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: 1. Pigmen kuning monascin (C21H26O5) & ankaflavin (C26H30O5) 2. Pigmen oranye monascorubin (C23H26O5) & rubopunctatin (C21H22O5) 3. Pigmen merah monascorubramine (C23H27NO4) & rubopunctamin (C21H23NO4)

Pembentukan pigmen merah lintasan ASAM ASETAT-MALONAT 1. Glukosa asam piruvat 2. Asam piruvat (dekarboksilasi oksidatif ) asetil CoA dgn bantuan enzim piruvat dehidrogenase 3. Asetil CoA malonil CoA 4. Asetil CoA + malonil CoA gugus poliketida untuk membentuk pigmen merah

Vitamin B1 Vitamin B1 berperan sebagai koenzim dalam kompleks enzim piruvat dehidrogenase yg mengkatalis perubahan piruvat asetil CoA. Gambar perubahan asetil CoA menjadi Malonil CoA Pigmen Monascus pupureus dibentuk dari jalur poliketida dan membutuhkan asetil CoA. Cahaya merah dan biru akan mempengaruhi pembentukan spora dan miselium serta pembentukan metabolit sekunder Sifat pigmen yang dihasilkan: Stabil pada range pH 2 -10 Heat stable & autoclaveable Low solubility in water, peningkatan kelarutan dilakukan dengan penambahan senyawa lain (biasanya asam amino seperti as. Glutamat) sehingga dihasilkan cincin piran & menyebabkan kelarutan meningkat Decolorisasi oleh sinar matahari Gambar pembentukan pigmen merah oleh Monascus purpureus M. purpureus dapat menghasilkan enzim amylase, glukoamilase & protease Amylase & glukoamilase hidrolisis pati menjadi glukosa Protease memecah protein menjadi asam amino Glukosa + A. amino dibutuhkan sebagai sumer C dan N serta untuk pembentukan pigmen merah Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan pigmen: Co-culture akan menghambat biomassa yang dihasilkan namun pigmen yang dihasikan meningkat 30-40x lipat daripada fermentasi monokulutur Fermentasi pada media padat (ssf) akan menghasilkan pigmen10x lipat daripada fermentasi media cair (SmF) Aman untuk dikonsumsi Analisa pigmen Dengan spektrofotometer dg panjang gelombang 370, 420 & 500 nm untuk pigmen kuning, oranye, merah scr berurutan 0.05 gr serbuk diekstrak dgn 10 mL methanol dgn cara pengocokan (24 jam), disaring, dan diperoleh filtrate (390 nm,500) (2, 14) 0.1 gr serbuk + 7.5 mL methanol 40%, divortex 1 menit, diulang 3x, disentrifugasi 10.000 rpm, larutan jernih dipipet dan diencerkan 10x dengan aquades (354, 388, 401 nm) (4) 0.5 gr serbuk angkak + 5mL 95% ethanol dan di rotary 200 rpm 2 jam, disentrifugasi 3000 rpm 15 menit (400, 470, 500 nm) (5)

Pengukuran Hasil panen Angkak