Anda di halaman 1dari 1

BAHAN MAKANAN APA SAJA YANG DIANJURKAN DAN DIBOLEHKAN, BEGITU JUGA YANG DILARANG DIBERIKAN KEPADA PENGIDAP

HIPERTENSI Bagi Anda yang sehat, sumber bahan makanan tersebut hampir tidak ada pantangan. Artinya, semua bahan makanan tersebut jika dikonsumsi tidak akan mempunyai resiko terhadap timbulnya suatu penyakit. Hal ini karena fungsi organ tubuh pada orang seliat dapat beradaptasi melalui sistem metabolisme di dalam tubuh. Berbeda dengan kebutuhan nutrisi bagi orang sakit, bagi pengidap hipertensi perlu hati-hati terutama hal-hal berkaitan di bawah ini : 1. Karbohidrat Karbohidrat yang boleh diberikan bagi penderita hipertensi adalah beras, bubur, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, gula, dan Semua kacang-kacangan yang hasilnya diolah dan dimasak tanpa garam, boleh dikonsumsi oleh pengidap hipertensi. Berikut ini beberapa bahan makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan kepada pengidap hipertensi. makanan yang diolah dari bahan makanan tersebut tanpa menggunakan garam rumahan dan soda, sebagai contoh makaroni, bihun, roti, biskuit, dan keju kering. Adapun karbohidrat yang tidak boleh diberikan bagi penderita hipertensi terdapat pada makanan, seperti roti, biskuit dan kue yang dimasak dengan garam dapur atau soda. 2. Protein hewani Penderita hipertensi diperbotehkan mengonsumsi daging dan ikan maksimum 100 gram sehari, telur satu butir sehari, dan susu 200 gram sehari. Adapun hati, tidah, sardin, keju, otak, daging, ikan, dan telur yang diawetkan dengan garam rumah di dapur, serta bahan dapur lain, seperti daging yang diasapi, ham, dendeng, abon, ikan asin, ikan kaleng, komet, ebi, tetur asin, dan telur pindang, termasuk bahan makanan dan makanan yang tidak direkomendasikan bagi penderita darah tinggi. 3. Protein nabati Sementara itu, protein nabati yang tidak boleh dikonsumsi adalah keju, kacang tanah, serta semua kacang-kacangan dan hasil olahannya yang (dimasak dengan garam dapur (natrium).