Anda di halaman 1dari 59

RENCANA STRATEGIS DISTRIK TOMU KABUPATEN TELUK BINTUNI TAHUN 2011-2015

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha

Esa, Rencana Strategi

Pemerintah Distrik Tomu untuk periode 5 tahun yaitu 2011- 2015 dapat tersusun. Rencana Strategi (RENSTRA) ini merupakan Dokumen Perencanaan

Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan di Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni, yang berisi pokok-pokok perencanaan serta langkah strategis, sedangkan rincian

seluruh kegiatan akan tergambar dalam Rencana Kerja (RENJA) yang dibuat setiap tahun. Keberhasilan dari RENSTRA sangat tergantung dari tekad, semangat dan disiplin dari kita semua yang terlibat dalam seluruh rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan program yang telah tersusun ini.

Tomu, Desember 2012 KEPALA DISTRIK TOMU

RIZQON MUKHLISIN KAITAM, S.IP PENATA MUDA NIP.198811062007011001

PEMERINTAH KABUPATEN TELUK BINTUNI DISTRIK TOMU


SURAT KEPUTUSAN KEPALA DISTRIK TOMU KABUPATEN TELUK BINTUNI NOMOR : ...../../ TENTANG RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) DISTRIK TOMU KABUPATEN TELUK BINTUNI TAHUN 2011-2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA DISTRIK TOMU KABUPATEN TELUK BINTUNI Menimbang : a. Bahwa dalam rangka memberikan arah dan pedoman bagi pelaksanaan pembangunan Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015 agar dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna, dipandang perlu menetapkan landasan operasional rencana pelaksanaan pembangunan Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015; Bahwa berdasarkan pertimbangan huruf (a) diatas, perlu ditetapkan landasan operasional rencana pelaksanaan pembangunan Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni ke dalam Rencana Strategis (Renstra) Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015 dengan Surat Keputusan Kepala Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua; Undang-undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Radja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabuptaen Teluk Wondama, di Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 129, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4245); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik

b.

Mengingat

1. 2.

3.

4.

5.

6.

7. 8. 9.

10.

11.

12. 13. 14.

Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548) sebagaimana telah diubah dengan Undangundang 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas UndangUndang 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); Undang-undang 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepada Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat; Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2000 Tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 201, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3988); Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 Tentang Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 202, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989); Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; Peraturan Bupati Teluk Bintuni Nomor 3 Tahun 2007 tentang Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni;

3 Tahun 2

MEMUTUSKAN Menetapkan : RENCANA STRATEGIS ( RENSTRA ) DISTRIK TOMU KABUPATEN TELUK BINTUNI TAHUN 2011-2015.

Pasal 1 Rencana Strategis (Renstra) Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015 adalah sebagai pedoman dan arah pembangunan Distrik dalam kurun waktu 5 (lima) tahun dan untuk melaksanakan akuntabilitas kinerja Kepala Distrik sebagai wujud pertanggungjawaban dalam mencapai visi, misi dan tujuan pembangunan daerah. Di samping itu juga merupakan tolok ukur dalam menilai pertanggungjawaban kinerja distrik sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi).

Pasal 2 Ruang Lingkup Rencana Strategis Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni meliputi Kesekretariatan, Seksi Pelayanan Umum, Seksi Pemerintahan, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Seksi Kesejahteraan Sosial, serta Seksi Ketentraman dan Ketertiban.

Pasal 3 Sistematika Rencana Strategis Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015 disusun sebagai berikut : BAB I BAB II BAB III BAB IV BAB V BAB VI : PENDAHULUAN : TUGAS DAN FUNGSI DISTRIK : GAMBARAN UMUM : VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN : PROGRAM DAN KEGIATAN : PENUTUP

Pasal 4 Isi beserta uraian rincian sebagaimana tersebut pada Pasal 3 terdapat dalam Naskah Lampiran Keputusan ini dan menjadi bagian yang tak terpisahkan. Pasal 5 1) Keputusan ini menjadi dasar penyusunan rencana kerja pembangunan distrik setiap tahunnya yang meliputi Kesekretariatan, Seksi Pelayanan Umum, Seksi Pemerintahan, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Seksi Kesejahteraan Sosial, serta Seksi Ketentraman dan Ketertiban.

2) Setiap unit kerja dilingkungan Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni yang meliputi Kesekretariatan, Seksi Pelayanan Umum, Seksi Pemerintahan, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Seksi Kesejahteraan Sosial, Seksi Ketentraman dan Ketertiban, serta Jabatan Fungsional, dalam menyusun rencana kerja, program dan kegiatan harus berdasarkan dan atau berpedoman kepada Rencana Strategis (Renstra) Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015.

Pasal 6 Rencana Strategis (Renstra) ini dapat dilakukan evaluasi dan direvisi setiap tahunnya sepanjang dibutuhkan dan atau diselaraskan dengan situasi dan kondisi serta perubahan yang terjadi baik di lingkungan internal maupun eksternal.

Pasal 7 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan Pada Tanggal

: Tomu :

2012

KEPALA DISTRIK

RIZQON MUKHLISIN KAITAM, S.IP PENATA MUDA NIP. 198811062007011001

DAFTAR ISI
Halaman Halaman Judul. Surat Keputusan Kepala Distrik Daftar Isi... BAB I PENDAHULUAN ... A. Latar Belakang ... B. Maksud, Tujuan dan Fungsi ... C. Landasan Hukum ... D. Hubungan Renstra Distrik dengan Dokumen Perencanaan Lainnya E. Sistematika Penulisan... BAB II TUGAS DAN FUNGSI DISTRIK ... A. Tugas dan Fungsi ... B. Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan ... C. Struktur Organisasi ... BAB III GAMBARAN UMUM A. Kondisi Saat Ini... B. Kondisi yang Diinginkan BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN ... A. Visi dan Misi ... B. Tujuan ... C. Sasaran... D. Strategi ... E. Kebijakan... BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN ... BAB VI P E N U T U P ... LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Penyusunan Rencana Strategi Distrik Tomu Tahun 2011-2015 (selanjutnya disebut Renstra Distrik Tomu) pada dasarnya dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menjalankan amanat yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta untuk turut mendukung suksesnya pencapaian sasaran pembangunan daerah sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM Daerah) Kabupaten Teluk Bintuni Tahun 2011-2015. Untuk itu dalam rangka melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi yang dimiliki distrik, maka disusunlah Renstra Distrik Tomu sebagai satu bagian yang utuh dari manajemen kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Renstra Distrik Tomu memuat gambaran keadaan yang ingin dicapai dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diformulasikan dalam bentuk pernyataan visi, misi hingga strategi yang akan dijalankan selama kurun waktu 5 tahun kedepan 2011-2015. Keberadaan Renstra Distrik Tomu ini akan menjadi patokan kerja bagi Kepala Distrik dan seluruh jajarannya dalam melaksanakan tugas-tugasnya selama 5 (lima) tahun mendatang. Selanjutnya Renstra Distrik Tomu 2011-2015 merupakan dokumen perencanaan pembangunan Distrik Tomu yang harus dipedomani oleh seluruh

aparatur Distrik Tomu sampai aparatur ditingkat Kampung yang ada di wilayahnya, dengan maksud agar Rencana Strategi Pemerintah Distrik dapat diimplementasikan secara nyata dan masyarakat. Secara umum target yang ingin dicapai dalam Rencana Strategis bertanggung jawab dalam peningkatan pelayanan kepada

Pemerintah Distrik Tomu tahun 2011-2015 adalah Pembangunan Distrik dan kampung, yang bertumpu pada bidang pendidikan, Kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan fasilitas umum. Secara khusus Renstra Distrik Tomu difokuskan pada penataan sistem kinerja aparatur distrik yang berbasis pada pelayanan masyarakat dengan semangat kemajemukan, mewujudkan Tomu yang berbudaya dengan menghargai nilai-nilai kearifan local, mewujudkan Tomu sebagai pengembangan ekonomi kerakyatan.

Renstra Distrik Tomu ini akan dijabarkan ke dalam rencana tahunan berupa Rencana Kerja Distrik (RENJA Distrik) yang akan menjadi pedoman bagi Pemerintah Distrik Tomu untuk menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA).

B. MAKSUD, TUJUAN DAN FUNGSI Maksud : Maksud penyusunan Renstra Distrik Tomu adalah untuk memberikan dasar dan arah yang jelas dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi serta Visi dan Misi Pemerintah Distrik Tomu dalam kurun waktu lima

tahun, yaitu mulai tahun 2011-2015. Tujuan : 1. Sebagai penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2011-2015 dengan mengacu pada prinsip dasar pembangunan yaitu terciptanya masyarakat adil, makmur dan sejahtera. 2. Memberikan arah kebijakan dan strategi pelayanan serta penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui penetapan Visi, Misi, Tujuan, Strategi, Kebijakan dan Program dalam kurun waktu tahun 2011-2015 Fungsi : Sebagai tolok ukur dalam menilai pertanggungjawaban kinerja Distrik Tomu sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

C. LANDASAN HUKUM a. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua; b. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Radja Ampat, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Kaimana, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabuptaen Teluk Wondama, di Provinsi Papua (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 129,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4245); c. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); d. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan

Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); e. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas UndangUndang 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); f. Undang-undang 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438). g. h. i. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Peraturan Pemerintah No. 8 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan

Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kepada Masyarakat; j. Peraturan Pemerintah Nomor 104 Tahun 2000 Tentang Dana Perimbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 201, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3988); k. Peraturan Pemerintah Nomor 105 Tahun 2000 Tentang Pengelolaan dan

Pertanggung Jawaban Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 202, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989); l. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; m. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; n. Peraturan Bupati Teluk Bintuni Nomor 3 Tahun 2007 tentang Struktur Organisasi dan Perangkat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni; 13 Tahun 2006 tentang

D. HUBUNGAN RENSTRA DISTRIK DENGAN DOKUMEN PERENCANAAN LAINNYA Rencana Strategis (RENSTRA) Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Tahun

2011 - 2015 merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Bupati Teluk Bintuni yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Teluk Bintuni dan memperhatikan Peraturan Perundangan di atas

dengan maksud mendukung program-program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi.

E. SISTEMATIKA PENULISAN Rencana Strategis (RENSTRA) Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni tahun 20112015 disusun dengan sistematika sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Maksud, Tujuan dan Fungsi C. Landasan Hukum D. Hubungan Renstra Distrik dengan Dokumen Perencanaan Lainnya E. Sistematika Penulisan BAB II TUGAS DAN FUNGSI DISTRIK A. Tugas dan Fungsi B. Susunan Kepegawaian dan Perlengkapan C. Struktur Organisasi

BAB III GAMBARAN UMUM A. Kondisi Saat Ini B. Kondisi yang Diinginkan BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN A. Visi dan Misi B. Tujuan C. Sasaran D. Strategi E. Kebijakan BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN BAB VI P E N U T U P LAMPIRAN

BAB II TUGAS DAN FUNGSI DISTRIK

A. TUGAS DAN FUNGSI Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni Nomor 4 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Teluk Bintuni dan Peraturan Bupati No. 5 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan Perda No. 4 Tahun 2007, Distrik merupakan unsur pelaksana otonomi daerah dengan tugas melaksanakan kewenangan

pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Berdasarkan Peraturan Daerah tersebut, Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut : 1. Distrik merupakan wilayah kerja Kepala Distrik sebagai perangkat daerah kabupaten. 2. Kepala Distrik mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. 3. Kepala Distrik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) juga menyelenggarakan tugas umum pemerintahan meliputi : a) Mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat. b) Mengkoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. c) Mengkoordinasikan penerapan dan penegakkan peraturan perundangundangan. d) Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum. e) Mengkoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat distrik. f) Membina penyelenggaraan pemerintahan kampung dan kelurahan; dan g) Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan

kampung atau kelurahan. 4. Pelimpahan sebagian kewenangan Bupati sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Bupati. 5. Distrik dipimpin oleh Kepala Distrik. 6. Kepala Distrik dalam menjalankan tugas berkedudukan sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kerjanya. 7. Kepala Distrik berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Adapun tugas pokok dan fungsi aparatur Distrik Tomu berdasarkan struktur organisasi distrik adalah sebagai berikut : 1. Kepala Distrik Tugas Pokok : Memimpin pelaksanaan teknis kewilayahan meliputi tugas umum pemerintahan dan pelaksanaan kewenangan

pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dalam wilayah kerja Distrik. Fungsi : a) Mengkoordinasikan kegiatan perberdayaan masyarakat. b) Mengkoordinasikan upaya ketentraman dan ketertiban umum. c) Mengkoordinasikan penerapan peraturan perundang undangan. d) Mengkoordinasikan pemeliharaan fasilitas pelayanan umum. penyelenggaraan dan penegakan dan

prasarana

e) Mengkoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan tingkat Distrik.

kegiatan

f) Membina penyelenggaraan pemerintahan Kampung dan atau Kelurahan. g) Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan Kampung dan atau Kelurahan. h) Melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. i) Mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan teknis

kewilayahan meliputi tugas umum pemerintahan dan pelaksanaan kewenangan pemerintahan dan pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. 2. Sekretaris Distrik Tugas Pokok : Melaksanakan tugas di bidang kesekretariatan yang meliputi urusan perencanaan, monitoring dan evaluasi serta pelaporan, pengelolaan keuangan, surat menyurat, kearsipan, dokumentasi produk hukum dan kegiatan, rumah tangga dan perlengkapan dan pengelolaan kepegawaian dan pelayanan administrasi kepada seluruh perangkat daerah yang ada di wilayah distrik berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Kepala Distrik. Fungsi : a) Mengkoordinasikan perencanaan kegiatan masingmasing seksi. b) Mengkoordinasikan perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung dan atau Kelurahan, dan Distrik. c) Mengkoordinasikan monitoring dan evaluasi kegiatan masing-masing seksi. d) Membantu Kepala Distrik dalam mengkoordinasikan tugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan/Dinas, petugas Badan/Dinas, dan Instansi vertikal yang melaksanakan operasional kegiatan Distrik. e) Mengkoordinasikan penyusunan laporan-laporan yang dibutuhkan. f) Menyusun rencana anggaran dan pengelolaan administrasi keuangan. melaksanakan

g) Mengkoordinasikan pengelolaan surat-menyurat dan kearsipan. h) Mengkoordinasikan pengelolaan dokumentasi produk hukum dan kegiatan. i) Menyusun rencana kebutuhan dan melaksanakan pengelolaan barang, perlengkapan dan rumah tangga. 3. Kasi Pemerintahan

Tugas Pokok : Seksi Tata Pemerintahan mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan pelaksanaan sebagian tugas Kepala Distrik di bidang penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Distrik, pembinaan pemerintahan Kampung, penyelegaraan pelayanan masyarakat serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian otonomi daerah sesuai dengan bidangnya. Fungsi : a) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di tingkat Distrik. b) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan pembinaan pemerintahan Kampung dan atau kelurahan. c) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan penyelenggaraan pelayanan masyarakat. d) Melaksanakan pembinaan dan pengawasan tertib administrasi pemerintahan Kampung dan atau Kelurahan. e) Memberikan bimbingan, supervisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan tertib administrasi pemerintahan Kampung dan atau Kelurahan. f) Melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap Kepala Kampung dan Perangkat Kampung serta Lurah dan Perangkat Kelurahan. g) Melaksanakan percepatan pelayanan minimal pencapaian standar

h) Menyelenggarakan pelayanan masyrakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya antara lain pelayanan rekomendasi perizinan, surat keterangan legalisasi, pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil. i) Melaksanakan pengisian monografi Distrik. dan pemutakhiran data

j) Menyusun bahan laporan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat Distrik, pembinaan pemerintahan Kampung dan atau kelurahan, penyelenggaraan pelayanan masyarakat serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya.

4. Kasi Pelayanan Umum Tugas Pokok : Melaksanakan tugas bagian surat menyurat, kearsipan dan dokumentasi produk hukum dan kegiatan rumah tangga juga melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Fungsi : a) Melaksanakan urusan surat menyurat baik surat masuk maupun keluar. b) Melaksanakan sistem jaringan informasi hukum dan kearsipan. dokumentasi dan

c) Melaksanakan pengelolaan dan administrasi rumah tangga, barang atau perlengkapan. d) Menyusun bahan laporan kegiatan pengelolaan keuangan, surat menyurat, kearsipan dan dokumentasi produk hukum dan kegiatan rumah tangga dan pengelolaan kepegawaian.

5. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kampung Tugas Pokok : Seksi pemberdayaan masyarakat mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan pelaksanaan sebagian tugas Kepala Distrik di bidang pemberdayaan masyarakat dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya. Fungsi : a) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan pemberdayaan masyarakat, fasilitasi pembangunan Kampung / kelurahan dan penguatan kapasitas lembaga kemasyarakatan Kampung/kelurahan antara lain BAPERKAM, Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga, Karang taruna, Rukun Keluarga, Rukun Tetangga dan lembaga lainnya (atau nama lain). b) Menyiapkan bahan rencana dan koordinasi dengan SKPD, UPT, Instansi vertikal atau swasta mengenai pelaksanaan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum. c) Mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup Distrik dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan di Kampung / kelurahan dan Distrik.

d) Menyiapkan bahan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja yang dilaksanakan oleh SKPD dan atau UPT instansi vertikal dan swasta e) Mengoordinasikan penyusunan profil Kampung / kelurahan. f) Menyusun bahan laporan penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya.

6. Kasi Kesejahteraan Sosial Tugas Pokok : Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan pelaksanaan sebagian tugas Kepala Distrik di bidang penyelenggaraan kesejahteraan rakyat serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya. Fungsi : a) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan kegiatan kesejahteraan rakyat antara lain di bidang agama, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, ketenagakerjaan, bantuan sosial, penanganan masalah kesejahteraan sosial, penanggulangan kemiskianan dan penanggulangan bencana. b) Menjalin komunikasi yang intensif dengan tokoh masyarakat / pemuka agama yang berada diwilayah kerja Distrik untuk memwujudkan ketentraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah kerja Distrik. c) Melaksanakan koordinasi teknis dengan SKPD, UPT, Instansi vertikal atau swasta yang membidangi penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial, penanggulangan kemiskinan, penanggulangan bencana, agama, pendidikan dan kebudayaan, pemuda dan olah raga, kesehatan dan bidang ketenagakerjaan. d) Menyusun bahan laporan penyelenggaraan kesejahteraan rakyat serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan

otonomi daerah sesuai dengan bidangnya.

7. Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Tugas Pokok : Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum mempunyai tugas menyiapkan bahan-bahan pelaksanaan sebagian tugas Kepala Distrik di bidang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta pelaksanaan kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya. Fungsi : a) Menyiapkan bahan rencana dan melaksanakan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kerja Distrik. b) Melaksanakan koordinasi teknis dengan Kepolisian Sektor (Polsek) dan atau Komando Rayon Militer (Koramil) mengenai program dan kegiatan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kerja Distrik. c) Melaksanakan program dan kegiatan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum yang telah dikoordinasikan dengan Polsek dan atau Koramil. d) Melaksanakan koordinasi teknis dengan Satuan Polisi Pamong Praja mengenai penegakan Peraturan Daerah, Peraturan Bupati dan Keputusan Bupati. e) Melaksanakan koordinasi teknis dengan Satuan Polisi Pamong Praja, Polsek dan atau Koramil mengenai penanggulangan penyakit masyarakat. f) Melaksanakan upaya pengamanan atas aset pemerintah kabupaten di lingkungan perkantoran Distrik. g) Melaksanakan pemantauan terhadap hal-hal yang memungkinkan terjadinya gangguan ketentraman dan ketertiban umum. h) Melaksanakan koordinasi teknis dengan SKPD yang membidangi penanggulangan gangguan ketentraman dan ketertiban umum. i) Melaksanakan koordinasi teknis mengenai pengamanan tamu daerah yang berkunjung diwilayah kerja Distrik. j) Menyusun bahan laporan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta pelaksanaan

kewenangan pemerintahan dalam menangani sebagian urusan otonomi daerah sesuai dengan bidangnya.

8. Bendahara Tugas Pokok : Melaksanakan tugas di bidang pengelolaan keuangan juga melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Fungsi : a) Menyusun Rencana Kerja penetapan dan perubahan dan Anggaran (RKA)

b) Menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) penetapan maupun perubahan anggaran. c) Mengkoordinasikan administrasi pengelolaan keuangan satuan kerja mulai dari pembuatan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) sampai dengan pengumpulan bukti pertanggungjawaban keuangan serta pembuatan Buku Kas Umum dan Buku Bantu Keuangan. d) Menyiapkan bahan evaluasi dan laporan perkembangan penyerapan anggaran kegiatan SKPD. e) Menyusun laporan keuangan dan akutansi. B. SUSUNAN KEPEGAWAIAN DAN PERLENGKAPAN B.1 Susunan Kepegawaian Secara keseluruhan jumlah pegawai Distrik Tomu sampai dengan Oktober 2012 adalah sebanyak 35 orang yang terdiri dari 31 orang pegawai bertugas di Distrik Tomu dan 4 orang pegawai bertugas di Kampung. Adapun komposisi pegawai menurut kedudukan dalam organisasi berdasarkan jenis kelamin adalah sebagai berikut : Tabel 2.1 Pegawai Distrik Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kedudukan Dalam Organisasi
KEDUDUKAN DALAM ORGANISASI Kepala Distrik Sekretaris Distrik Seksi Pemerintahan Seksi Kesejahteraan Sosial Seksi Trantip Seksi Umum Seksi PMK KOMPOSISI PEGAWAI LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH 1 1 1 1 2 4 6 3 1 4 4 4 3 3 6 3 3 6

Bendahara 1 Sekretaris Kampung 4 JUMLAH 22 Sumber : Data Kepegawaian Distrik Tomu

2 13

3 4 35

Sedangkan mengacu pada tingkat pendidikan yang ditamatkan oleh pegawai Distrik Tomu, maka komposisinya adalah sebagai berikut : S-1 D-III : 6 Orang : 1 Orang

SMA/Sederajat : 27 Orang SMP/Sederajat : 1 Orang

Gambaran status kepegawaian Distrik Tomu dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan adalah sebagai berikut : Tabel 2.2 Pegawai Distrik Berdasarkan Status Kepegawaian dan Pendidikan serta Kedudukan Dalam Organisasi
KEDUDUKAN DALAM ORGANISASI STATUS KEPEGAWAIAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN HONORER PNS CPNS HONDA DISTRIK D-III SMA SMP S-I SMA S-I SMA S-I SMA

JUMLAH 1 1

Kepala Distrik Sekretaris 1 Distrik Seksi 1 1 Pemerintahan Seksi Kesos 1 Seksi Trantip 1 1 Seksi Umum 1 Seksi PMK 2 Bendahara 2 Sekretaris 3 1 Kampung JUMLAH 4 1 10 1 Sumber : Data Kepegawaian Distrik Tomu

S-I 1

2 3 1 3 3

6 4 4 6 6 3 4

1 1 1 1 1

12

35

Dari komposisi pegawai Distrik Tomu terdapat 19 orang pegawai berstatus PNS dan CPNS serta 16 orang berstatus Non-PNS. Secara lengkap status kepegawaian Distrik Tomu berdasarkan status pangkat dan golongan adalah sebagai berikut :

Tabel 2.3 Pegawai Distrik Berdasarkan Status Kepegawaian dan Golongan serta Kedudukan Dalam Organisasi
KEDUDUKAN STATUS KEPEGAWAIAN DAN GOLONGAN/RUANG PNS DALAM NONIV.a III.d III.c III.b III.a II.d II.c II.b II.a PNS ORGANISASI Kepala Distrik 1 Sekretaris 1 Distrik Seksi 1 1 1 3 Pemerintahan Seksi Kesos 1 3 Seksi Trantip 1 1 2 Seksi Umum 1 1 4 Seksi PMK 2 4 Bendahara 3 Sekretaris 4 Kampung JUMLAH 2 4 2 11 16 Sumber : Data Kepegawaian Distrik Tomu

JUMLAH 1 1 6 4 4 6 6 3 4 35

B.2 Perlengkapan Secara keseluruhan jumlah perlengkapan kantor yang dikelola oleh Distrik Tomu dalam mendukung tugas pokok dan fungsinya sebanyak 438 buah yang didalamnya menyangkut beberapa barang berstatus baik, rusak ringan, dan rusak berat. Adapun deskripsinya adalah sebagai berikut : Baik Rusak Ringan Rusak Berat : 270 : 46 : 122

Adapun jumlah masing-masing perlengkapan yang dimiliki oleh Distrik Tomu sebagai berikut: Tabel 2.4 Data Barang-Barang Perlengkapan Kantor Distrik Tomu. NO 1. 2. 3. 4. NAMA BARANG Gedung Perkantoran Rumah Dinas Rumah Staf Speed Boat JUMLAH 2 Unit 3 Unit 8 Unit 1 Buah KETERANGAN* B RR RB 1 1 2 1 4 4 1

Long Boat Kapal Motor Genset a. 7 Kw b. 3 Kw 8. Mesin Perahu a. 85 Pk b. 40 Pk c. 15 Pk 9. Kendaraan a. Sepeda Motor b. Sepeda 10. Peralatan Kantor a. Meja Kerja (Kayu) b. Meja Kerja (Olimpic) c. Meja Komputer d. Lemari Arsip e. Kursi Roda (Putar) f. Laptop g. Komputer h. Telephon Kantor i. Printer j. Printer Scaner k. Stapler l. Pemotong Kertas m. Kain Gorden n. Jam Dinding o. Poster Garuda p. Poster Presiden dan Wapres q. Kalender Gantung r. Tempat Sampah s. Sapu Ijuk t. Mesin Ketik u. Papan Pengumuman v. Kotak Pensil w. Kursi Kayu x. Rak ATK y. Papan Meeting z. Papan Peta Dunia aa. Kemoceng bb. Letter File cc. Buku Agenda dd. Dispenser ee. Papan Bagan Organisasi Distrik ff. Papan Data Penduduk Distrik gg. Papan Informasi hh. White Boart ii. Meja Besi jj. Papan Jabatan

5. 6. 7.

2 Buah 1 Unit 1 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Unit 5 Unit 19 Buah 5 Buah 1 Buah 7 Buah 6 Buah 1 Unit 4 Unit 1 Unit 1 Unit 2 Unit 1 Buah 1 Buah 47 Buah 5 Buah 8 Buah 16 Buah 1 Buah 7 Buah 6 Buah 7 Buah 1 Buah 3 Buah 17 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 25 Buah 5 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Buah 10 Pasang 3 4 1 1 5 1

2 1 1 1 2 1 1 1 5 14 1 5 2

1 1 4

1 1 2 1 1 47 2 8 16 1 7 6 1 3 17 1 1 1 1 13 5 1 1 1 1 2 1 10 3

12

kk. Garuda ll. Kursi Spon mm. Kursi Plastik nn. Tiang Bendera oo. Bendera pp. Bak Air qq. WC 11. Perlengkapan Elektronik a. Televisi b. Resiver c. Kabel Roll d. Parabola e. Solar Cell f. Box Aki g. Aki h. Penguat Sinyal i. Radio 12. Peralatan Dapur a. Blader 650 L b. Kran Air c. Kompor d. Termos e. Ceret f. Wajan g. Panci h. Piring Melamin i. Piring Plastik j. Mankuk k. Gelas Biasa l. Gelas Kaki m. Sendok n. Penutup Gelas o. Piring Batu p. Saringan Teh q. Baskom r. Ember s. Cerigen t. Gayung JUMLAH KESELURUHAN

1 Buah 20 Buah 50 Buah 1 Buah 1 Buah 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Buah 1 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Set 1 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Buah 1 Buah 2 Buah 1 Buah 1 Buah 12 Buah 24 Buah 6 Buah 12 Buah 10 Buah 12 Buah 6 Buah 6 Buah 1 Buah 2 Buah 2 Buah 2 Bauh 1 Buah 438

1 20 50 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1

1 1 1

1 2 1 1 2 1 1 12 24 6 12 10 12 6 6 1 2 2 2 1 46

270

122

Sumber : Data Inventaris Kantor Distrik Tomu

Keterangan * = B -> Baik, RR -> Rusak Ringan, RB -> Rusak Berat C. STRUKTUR ORGANISASI Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni Nomor 3 Tahun 2007 tentang Pembentukan Distrik di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah

Kabupaten Teluk Bintuni, struktur organisasi Pemerintah Distrik Tomu adalah sebagai berikut: a. Kepala Distrik; b. Sekretaris Distrik, c. Seksi Pemerintahan; d. Seksi Ketentraman dan Ketertiiban Umum e. Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kampung; f. Seksi Kesejahteraan Sosial; g. Seksi Pelayanan Umum; dan h. Kelompok Jabatan Fungsional. Adapun Bagan Susunan Organisasi Pemerintah Distrik sesuai Lampiran 2 Peraturan Daerah Kabupaten Teluk Bintuni Nomor 4 Tahun 2007 dapat dilihat sebagai berikut:

Struktur Organisasi Pemerintah Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni Perda No. 4 Tahun 2007
.
KEPALA DISTRIK

SEKRETARIS DISTRIK KELOMPOK JABATAN


FUNGSIONAL

SEKSI PELAYANAN UMUM

SEKSI PEMERINTAHAN

SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG

SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL

SEKSI KETENTRAMAN & KETERTIBAN UMUM

BAB III GAMBARAN UMUM

A. KONDISI SAAT INI Sejak Tahun 2002 (Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002), telah terjadi

pemekaran sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Barat, salah satunya pembentukan Kabupaten Teluk Bintuni. Kabupaten Teluk Bintuni dimekarkan dari Kabupaten Manokwari Pada 12 November 2002. Secara administrasi, sejak tahun 2007 (Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2007) telah terjadi pembentukan sejumlah distrik di Kabupaten Teluk Bintuni yang semula berjumlah 10 distrik menjadi 24 distrik. Dari jumlah tersebut Distrik Tomu merupakan salah satu distrik Tertua yang ada di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Distrik Tomu secara geografis memiliki batas wilayah : Utara Timur Selatan Barat : Distrik Aranday : Distrik Bintuni dan Distrik Timbuni : Teluk Bintuni : Distrik Weriagar

Kondisi iklim yang ada di Distrik Tomu pada umumnya sama dengan daerahdaerah lain di Provinsi Papua Barat, memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Pada bulan Juni sampai dengan September arus angin berasal dari Australia tidak banyak mengandung uap air, sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya, pada bulan Desember sampai dengan Maret arus angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudra Pasifik sehingga terjadi musim penghujan. Secara geografis Distrik Tomu merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumberdaya alam yang melimpah terutama hasil laut, pertanian dan pertambangan. Bahkan disekitar wilayah Distrik Tomu terdapat berusahaan raksasa LNG-Tangguh yang melakukan eksplorasi hasil tambang berupa gas. Distrik Tomu membawahi 11 kampung yaitu 4 kampung induk dan 7 kampung pemekaran. Adapun nama-nama kampung di wilayah yuridiksinya adalah : 1. Kampung Tomu 7. Kampung Adur

2. Kampung Ekam 3. Kampung Sebyar Rejosari 4. Kampung Taroi 5. Kampung Wanagir 6. Kampung Totitra

8. Kampung Ayot 9. Kampung Pera-Pera 10. Kampung Tambanewa 11. Kampung Sorondauni

Distrik Tomu memiliki luas wilayah 572 KM dengan jumlah penduduk sebesar 2.794 jiwa (Hasil Sensus PSKK-UGM, 2012) dengan tingkat kepadatan penduduk sebesar 4,88. Jika dirinci berdasarkan jenis kelamin maka jumlah penduduk laki-laki sebesar 1.467 jiwa, sedangkan jumlah penduduk perempuan sebesar 1.325 jiwa yang meliputi 447 kepala rumah tangga..

Grafik 1. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin


1467 1325

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

Sumber : Data Sensus PSKK-UGM,2012

Masyarakat di Distrik Tomu sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, bertani dan perdagangan, meskipun beberapa penduduk memiliki mata pencaharian sebagai karyawan, pegawai negeri dan sektor jasa lainnya. Rata-rata kondisi ekonomi masyarakat tergolong dalam kelas ekonomi menengah kebawah. Grafik 2. Jumlah Penduduk Berdasakan Jenis Pekerjaan
191 187 169 116 99 73 35 Bidang Perikanan Bidang Pertanian Perdagangan dan Usaha Kecil Karyawan LNG Tangguh Guru/PNS/TNI/POLRI Karyawan Swasta Buruh/Jasa Sumber : Data Sensus PSKK-UGM, 2012

Kondisi SDM di wilayah Distrik Tomu masih tergolong rendah. Rata-rata penduduk usia tua mengenyam pendidikan dasar, namun pada generasi mudanya ratarata berpendidikan SMP dan SMA, meskipun ada sebagian yang bisa melanjutkan hingga perguruan tinggi meskipun jumlahnya sangat sedikit sekali. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi mereka juga masih rendah.

Grafik 3. Jumlah Penduduk Menurut Umur Kelompok Pendidikan


1300
0 Sampai 3 4 Sampai 6

504 282 291 209 208

7 Sampai 12 13 Samapai 15 16 Samapai 18 lebih dari 19

Sumber : Data Sensus PSKK-UGM,2012

Kondisi masyarakat di Distrik Tomu sangat rukun, seluruh permasalahan diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Hal ini disebabkan karena ikatan kekeluargaan diantara mereka masih sangat kental. Kehidupan masyarakat masih memegang teguh nilai-nilai tradisi atau budaya lokal yang merupakan bagian dari kearifan lokal. Lembaga adat seperti kepala suku atau orang yang dituakan masih menjadi panutan dalam pengambilan keputusan. Kehidupan beragama masyarakat Distrik Tomu sangatlah religius, rasa toleransi antar umat beragama sangat terpelihara dan terjaga dengan baik. Mayoritas penduduk di wilayah Distrik Tomu beragama Islam, meskipun ada sebagian yang lain beragama Katolik dan Kristen. Religiusitas masyarakat dapat tercermin dalam kehidupan seharihari, seperti dalah hal berpakaian. Tokoh agama sangat dihormati dan disegani di daarah ini, masyarakat seringkali meminta pendapat dan saran dari tokoh agama dalam pengambilan keputusan.

Grafik 4. Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama


2220

Islam Katolik
347 57 2

Kristen Hindu

Sumber : Data Sensus PSKK-UGM,2012

Kondisi pemukiman penduduk sudah permanen meskipun sebagian besar rumahrumah berdinding kayu dengan kualitas kayu yang bagus karena wilayah Distrik Tomu memiliki potensi Kayu Merbau yang melimpah. Rata-rata perumahan penduduk sudah memiliki MCK meskipun limbah rumah tangga sering kali hanya dibuang di sekitar rumah. Kondisi rumah-rumah penduduk jika dilihat dari standart rumah sehat bisa dikatakan masih kurang, hal ini bisa dilihat dari tingkat kebersihan rumah dan lingkungan sekitar rumah yang kurang. Sebagian besar rumah penduduk sudah beratapkan seng walaupun ada beberapa rumah yang masih beratapkan daun rumbia. Pemukiman penduduk sudah mengikuti jalur jalan, baik berupa jalan poros maupun jalan kampung (walk way), demikian juga dengan fasilitas perkantoran seperti kantor distrik, kantor kampung, Puskesmas, sekolah. Pola pemukiman masih mengelompok dan jarak antar pemukiman relatif sangat jauh bahkan ada beberapa kampung yang harus ditempuh dengan kendaraan laut. Jarak antar pemukiman masih berupa hutan, kondisi lahan yang masih luas ini dapat diprediksi akan terpenuhinya kebutuhan pemukiman penduduk. Kondisi lahan yang masih luas dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, seperti yang terlihat Kampung Wanagir dan beberapa kampung yang lain, masyarakat memanfaatkan lahan untuk bertanam buah-buahan dan sayuran, tentu saja dapat memberikan manfaat ekonomi yang sangat besar. Potensi hutan yang ada diwilayah Distrik Tomu seperti dusun sagu dan kayu sering kali memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat. potensi sagu sangat potensial untuk dikembangkan, meskipun sekarang ini hanya dimanfaatkan untuk konsumsi saja. Sagu dapat menjadi alternatif sumber pendapatan masyarakat setempat, apalagi jika pemanfaatan dan

pengelolaannya sudah optimal, maka akan menyumbang pendapatan yang lebih besar lagi bagi masyarakat setempat, seperti produksi sagu lempeng, krupuk sagu, dll. Demikian juga dengan potensi hasil laut, masyarakat yang bekerja sebagai nelayan ratarata memanfaatkan hasil laut berupa udang galah. Harga udang yang cukup menjanjikan (Rp. 40.000/Kg) dengan potensi udang yang besar dapat memberikan manfaat ekonimi bagi masyarakat. Kondisi lingkungan masyarakat di Distrik Tomu cukup aman dan kondusif. Kondisi seperti ini dapat mendukung pembangunan masyarakat yang terarah. Jumlah konflik, perkelahian, minuman keras dan tindakan asusila lainnya relatif rendah, meskipun ada sebagian masyarakat yang melakukan tindakan asusila tersebut namun jumlahnya sangat sedikit sekali. Untuk itu agar kondisi keamanan tetap terjaga dan masyarakat hidup lebih nyaman lagi perlu didorong dengan adanya pelembagaan sistem keamanan lingkungan atau Siskamling dan Hansip. Secara topografi, wilayah di Distrik Tomu bisa dikatakan sebagai daerah yang terisolir, mengingat tidak adanya alat transportasi umum yang beroperasi diwilayah tersebut. Tidak adanya fasilitas transportasi tersebut mencerminkan tingkat aksesibilitas suatu wilayah. Semakin baik kondisi transportasi suatu wilayah, maka tingkat aksesibilitasnya semakin baik pula. Aksesibilistas adalah tingkat kemudahan suatu daerah dapat dijangkau. Tingkat aksesibilitas dapat mempengaruhi kemajuan suatu wilayah. Semakin baik tingkat aksesibilitas, biasanya suatu daerah akan lebih maju karena mobilitas penduduk baik fisik maupun non-fisik semakin mudah. Tingkat aksesibilitas ini juga mempengaruhi pelayanan yang ada di distrik, seperti tertib administrasi kependudukan. Setelah diadakannya pelayanan kependudukan 1 (satu) atap di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang letaknya di Kabupaten, maka tingkat tertip administrasi kependudukan masyarakat menjadi menurun. Kondisi ini disebabkan karena mahalnya biaya transportasi. Jika seseorang ingin memiliki KTP saja mereka harus mengeluarkan uang sampai jutaan untuk memperolehnya, sehingga masyarakat menjadi malas untuk mengurusnya. Untuk itu, dengan adanya elektronik KTP atau e-KTP yang prosesnya dilakukan di tingkat distrik harus segera dilakukan di Distrik Tomu. Rendahnya pelayanan yang ada di Distrik Tomu dipengaruhi juga dengan rendahnya sarana dan prasarana kerja yang memadai. Perlengkapan kerja seperti kurangnya komputer, tidak adanya listrik sangat mengganggu kinerja para aparat. Faktor

rendahnya pelayanan prima yang ada di distrik dan kampung juga disebabkan karena kurang disiplinnya aparat pemerintahan distrik dan kampung untuk bersungguh-sungguh dalam bekerja. Untuk itu yang harus didorong adalah ketegasan dari semua pihak untuk ikut serta dalam menata sistem, salah satunya adalah pemberian penghargaan bagi mereka yang berprestasi dan pemberian sanksi bagi yang melanggar disiplin. Jika dilihat dari jumlah pegawai yang ada di distrik dalam kaitannya dengan pelayanan yang diberikan sudah cukup memadai, namun secara kualitas sumber daya manusia aparatur masih perlu ditingkatkan lagi. Kualitas sumber daya manusia mempengaruhi pengembangan potensi suatu wilayah. Semakin tinggi sumber daya manusia, maka biasanya wilayah akan mengalami perkembangan yang maksimal. Untuk itu program-program peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur distrik harus didorong sehingga kemampuan mereka akan lebih meningkat. Proses perkembangan dan pembangunan di Distrik Tomu tidak terlepas dari adanya suatu perencanaan dan kebijakan. Perencanaan dan kebijakan baik dari pemerintah pusat, pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten serta pihak swasta dapat dijadikan acuan untuk melakukan suatu langkah tindakan demi mewujudkan dan mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang terkontrol dan terencana sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Sehingga proses pembanguan bisa lebih optimal dan berkelanjutan.

B. KONDISI YANG DIINGINKAN Setelah melihat kondisi awal tersebut, maka kondisi yang diinginkan dalam proses pembangunan yang ada di wilayah Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni pada 5 (lima) tahun mendatang dapat diurakan sebagai berikut : Pembangunan sumber daya manusia perlu ditingkatkan sehingga secara kualitas dan kuantitas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat akan meningkat pula. Rendahnya kualitas pendidikan khususnya pada pendidikan dasar harus lebih mendapatkan perhatian yang serius dari semua pihak, karena dipendidikan dasarlah akan tercipta karakter-karakter generasi penerus yang tangguh. Permasaahan tidak adanya transportasi umum yang menyebabkan tingkat aksesibilitas rendah harus segera diatasi, karena penyelesaian masalah dalam hal kemudahan akses masyarakat untuk melakukan mobilitas fisik maupun kemudahan dalam mengakses informasi harus segera diadakan. Pemerintah diatas, dalam hal ini

Dinas Perhubungan sampai dengan Kemeterian Perhubungan harus cepat mencarikan solusi atas permasalahan tersebut. Pelayanan yang prima dan profesional merupakan dambaan bagi semua instansi pemerintahan, termasuk juga Pemerintah Distrik Tomu. tersedianya sarana dan prasarana yang memadai akan mendukung terwujudnya peningkatan kinerja aparat dalam memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. apalagi, sekarang memasuki era teknologi dan informasi yang canggih dan cepat. Penguasaan terhadap teknologi dan informasi akan membawa perubahan-perubahan besar kearah yang lebih baik. Dalam menjalankan program pembangunan yang ada di Distrik Tomu, pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah dirumuskan merupakan syarat utama tercapainya pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. akan tetapi

pengorganisasian kelembagaan dalam pelaksanaan program pembangunan perlu dijabarkan dengan jelas tugas dan tanggung jawab pihak-pihak yang terkait, dalam mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan dan penyelesaian setiap permasalahan. Hal ini bertujuan untuk tercipta keterpaduan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga program yang telah disusun dapat berjalan dengan baik. Sebagai lembaga yang paling berperan di distrik, pemerintah distrik, pemerintah kampung, Instansi terkait dan masyarakat merupakan pelaksana program pembangunan yang ada di distrik. Untuk itu pembagian peran dan tugas lembaga-lembaga tersebut perlu dijabarkan dengan jelas. 1. Pemerintah Distrik Pemerintah distrik memunyai peran dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pemerintahan di distrik serta sebagai pelaksana program pembangunan. Selain itu pemerintah distrik juga berperan dalam menetapkan aturan-aturan operasional mengenai pelaksanaan program pembangunan. 2. Pemerintah Kampung Pemerintah kampung berperan dalam mendukung pelaksanaan program yang sudah disusun oleh distrik. Tujuannya agar dalam pelaksanaannya pembangunan dapat berjalan sesuai yang direncanakan. Pemerintah kampung harus ikut berperan aktif membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah distrik, sehingga terjalin sinergi yang baik antar kedua lembaga tersebut.

3. Instansi Terkait instansi terkait memiliki peran penting dalam pelaksanaan program pembangunan di distrik. Peran dinas terkait dalam pelaksanaan program pembangunan baik fisik maupun non-fisik diantaranya adalah memberikan bantuan teknis dalam penanganan permasalahan yang ada di distrik. Mengalokasikan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD/APBN atau dana dari pihak ketiga yang sah, menyetujuai rencana kegiatan yang sudah disusun guna penanganan dalam menyelesaikan permasalahan, membina dan mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dan memberikan kontribusi nyata dalam penanganan dan penyelesaian isu strategis. Oleh karena itu, instansi terkait diharapkan menanggapi isu-isu strategis yang sudah ada di dalam RENSTRA, untuk bersama-sama dengan pemerintah distrik melaksanakan berbagai program pembangunan yang telah

direncanakan. Dengan demikian, program pembangunan distrik dapat terlaksana dengan baik. 4. Masyarakat Dalam pembangunan distrik, masyarakat berperan sebagai subjek dan objek. Masyarakat sebagai subjek maksudnya adalah masyarakat mempunyai peran dalam memberikan masukan untuk pembangunan di distrik. Partisipasi dari masyarakat akan menyebabkan pembangunan distrik menjadi lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Masyarakat sebagai objek maksudnya adalah masyarakat merupakan sasaran dari program

pembangunan yang telah disusun. Dari program tersebut diharapkan tercipta masyarakat yang lebih sejahtera.

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

A. VISI DAN MISI VISI Visi adalah pandangan jauh ke masa depan, kemana arah dan bagaimana strategi organisasi harus dibawa agar tetap konsisten, dapat selalu eksis, antisipatif, inovatif dan produktif. Visi harus mampu menjadi pegangan, menumbuhkan komitmen, menjadi standar dan mampu menjadi penghubung masa sekarang dan yang akan datang. Visi terbentuk berdasarkan kondisi riil, potensi, persoalan yang dihadapi serta tantangan kedepan. Visi Distrik Tomu dirumuskan dengan mengacu pada Visi Kabupaten Teluk Bintuni. Adapun Visi Distrik Tomu adalah :
TERWUJUDNYA PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA DAN PROFESIONAL DENGAN MENINGKATKAN SUMBERDAYA MANUSIA YANG CERDAS, JUJUR, DAN BERDAYA SAING DEMI TERCIPTANYA MASYARAKAT YANG ADIL DAN SEJAHTERA.

Visi tersebut mengandung makna bahwa untuk memperkerkuat program Kabupaten Teluk Bintuni, maka Pemerintah Distrik Tomu sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni sedapat mungkin menyiapkan iklim pemerintahan yang kondusif dengan strategi kebijakan pembangunan dalam menata sistem kinerja pelayanan publik yang prima dan professional dengan meningkatkan sumberdaya manusia baik aparat distrik, kampung, dan masyarakat pada umumnya guna meningkatkan rasa keadilan dan kesejahteraan masyarakat dengan didukung oleh semangat daya saing yang tinggi.

MISI Misi adalah tahapan yang harus dilalui dalam mewujudkan visi. Misi merupakan suatu pernyataan yang menetapkan tujuan dan sasaran Pemerintah Distrik Tomu yang ingin dicapai. Dengan kata lain bahwa misi merupakan sesuatu yang harus diemban atau

dilaksanakan oleh Pemerintah Distrik Tomu sesuai dengan visi yang ditetapkan agar tujuan organisasi dapat dilaksanakan dan bisa berhasil dengan baik. Misi Distrik Tomu ditetapkan menjadi 5 (lima) misi sebagai berikut : 1. Mewujudkan pelayanan publik yang prima dan professional yang berorientasi pada kepuasan pelayanan masyarakat. 2. Meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas, cerdas, dan sehat serta memiliki daya saing berdasarkan iman dan taqwa. 3. Menciptakan pemerintahan yang baik, jujur, bersih dan demokratis dengan menegakkan supremasi hukum. 4. Meningkatkan kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab yang didasarkan pada prinsip efisiensi anggaran dan efektifitas kerja. 5. Mewujudkan perekonomian yang berbasis pada ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera.

Makna dari misi tersebut adalah suatu pernyataan yang menetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai. Kapasitas sumberdaya aparatur merupakan suatu hal yang penting untuk ditingkatkan agar lebih profesional guna dapat memberikan pelayanan yang prima sehingga masyarakat merasa puas atas pelayanan yang diberikan. Demikian juga dengan membangun kapasitas masyarakat (capacity building) merupakan hal yang mendasar agar pengetahuan dan kemampuan berdaya saing bisa tumbuh yang dilandasi dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat sehingga akan tercipta masyarakat yang cerdas secara intelektuan dan kuat secara rohani. Dari aspek kelembagaan pemerintahan, akan terbangun pemerintahan yang baik, jujur, bersih serta demokratis yang tujuannya adalah menciptakan tata pemerintahan yang baik (good Gavernance) sehingga proses pembangunan baik ditingkat distrik dan kampung akan lebih meningkat. Perbaikan tata pemerintahan disini lebih ditekankan pada aspek transparansi anggaran, akuntabilitas, partisipatoris serta nenumbuhkan jiwajiwa aparatur pemerintahan yang tangguh, jujur, bertanggung jawab dan disiplin yang didasarkan pada prinsip efisiensi anggaran dan efektifitas kerja.

Selain itu, pembangunan yang ada di distrik dan kampung harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata.

Menumbuhkembangkan usaha-usaha yang berbasis pada potensi sumberdaya alam yang ada guna terciptanya ekonomi kerakyatan yang tangguh dan memiliki daya saing yang tinggi dengan dukungan dari pemerintah dan swasta.

B. TUJUAN Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi yang merupakan hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1-5 tahun. Tujuan harus menggambarkan arah strategi organisasi dan kerangka prioritas untuk menfokuskan arah semua program dan aktivitas organisasi. Tujuan Pemerintah Distrik Tomu dirumuskan dari penjabaran misi yang telah ditetapkan dengan memperhatikan faktor-faktor penentu keberhasilan yang telah diidentifikasikan sebelumnya. Adapun tujuan dari masing-masing misi adalah sebagai berikut : NO. MISI 1 Mewujudkan pelayanan publik yang prima dan profesional yang berorientasi pada kepuasan pelayanan masyarakat. 2 Meningkatkan sumberdaya manusia yang berkualitas, cerdas, dan sehat serta memiliki daya saing berdasarkan iman dan taqwa. 3 Menciptakan pemerintahan yang baik, jujur, bersih dan demokratis dengan menegakkan supremasi hukum. TUJUAN Memberikan pelayanan publik secara maksimal yang berorientasi pada kepuasan pelayanan masyarakat. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang cerdas, sehat dan memiliki daya saing. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang beriman dan bertaqwa Terciptanya pemerintahan yang baik, jujur, bersih dan berwibawa. Terciptanya pemerintahan yang demokratis perdasarkan perundangundangan yang berlaku. Terciptanya kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab Terciptanya kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang didasarkan pada prinsip efesiensi anggaran dan efektifitas kerja Menumbuhkan perekonomian yang

Meningkatkan kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang tangguh, disiplin dan bertanggung jawab yang didasarkan pada prinsip efisiensi anggaran dan efektifitas kerja.

5.

Mewujudkan

perekonomian

yang

berbasis pada ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera.

berbasis pada ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera.

C. SASARAN Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan yang telah ditetapkan yaitu berupa hasil yang ingin dicapai dalam jangka waktu yang telah direncanakan. Sasaran harus menggambarkan hal yang ingin dicapai melalui tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan, sehingga sasaran harus jelas pula indikator keberhasilannya. Adapun sasaran yang ingin dicapai berdasarkan misi dan tujuan dari Pemerintah Distrik Tomu adalah sebagai berikut : NO. 1 TUJUAN Memberikan pelayanan publik secara maksimal yang berorientasi pada kepuasan pelayanan masyarakat. SASARAN URAIAN Menetapkan standar pelayanan publik, Standar Operasioanl Prosedur (SOP), Meningkatkan pelayanan secara prima. INDIKATOR

2.a

2.b

Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang cerdas, sehat dan memiliki daya saing. Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang beriman dan bertaqwa Terciptanya pemerintahan yang baik, jujur, bersih dan berwibawa.

3.a

3.b

Terciptanya pemerintahan yang demokratis perdasarkan perundang-undangan yang berlaku.

Adanya standar pelayanan publik, Standar Operasioanl Prosedur (SOP), Meningkatnya pelayanan secara prima. Meningkatnya kualitas Kualitas sumber daya sumberdaya manusia manusia di masyarakat yang cerdas, sehat dan lebih meningkat. memiliki daya saing Meningkatnya kualitas Kualitas hidup sumberdaya manusia keberagaman yang dilandasi oleh nilai- masyarakat lebih nilai keagamaan meningkat. Meningkatnya Aparatur pemerintah pemerintahan yang baik, distrik dan kampung jujur, bersih dan lebih transparan dalam berwibawa. anggaran, dan bebas dari KKN. Meningkatnya Partisipasi aktif pemahaman masyarakat masyarakat dalam akan nilai-nilai pemerintahan demokratis dan meningkat sesuai meningkatnya kesadaran dengan perundangan hukum masyarakat yang berlaku.

4.a

4.b

Terciptanya kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab Terciptanya kinerja aparat pemerintahan distrik dan kampung yang didasarkan pada prinsip efesiensi anggaran dan efektifitas kerja Menumbuhkan perekonomian yang berbasis pada ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berdaya saing demi terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera.

Meningkatnya kedisiplinan dan kerja keras pemerintahan distrik dan kampung Meningkatnya kinerja aparatur pemerintahan distrik dan kampung yang didasarkan pada prinsip efisiensi anggaran dan efektifitas kerja. Mengembangkan iklim usaha mikro yang kompetitif berbasis pada ekonomi kerakyatan.

Aparatur pemerintahan distrik dan kampung tingkat kedisiplinan dan kerja kerasnya meningkat. Aparatur distrik dan kampung menjalankan tugasnya sesuai dengan prinsip efisiensi anggaran dan efektifitas kerja. Tumbuh dan berkembangnya usaha mikro yang mandiri.

D. STRATEGI Strategi adalah cara atau teknis yang digunakan untuk mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan. Adapun strategi Distrik Tomu disusun berdasarkan analisis SWOT, yaitu dengan memformulasikan analisis lingkungan internal dan eksternal yang dihadapi Distrik Tomu selama ini. 1. Analisis Lingkungan Internal Analisis Lingkungan Internal ditentukan dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan yang dialami Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni. Analisis Lingkungan Internal pada Distrik Tomu sebagai berikut : I. Kekuatan (Strengths)

a) Jumlah sumberdaya aparat distrik yang Memadai. b) Tingkat pendidikan aparat distrik yang cukup baik. c) Adanya kerjasama antar pegawai yang cukup baik. d) Adanya pendampingan tata pemerintahan distrik dan kampung. e) Dukungan dana yang besar dari kabupaten ke distrik.

II.

Kelemahan (Weakness)

a) Peralatan kerja aparat distrik masih kurang. b) Aparat distrik belum menjalankan TUPOKSI secara baik. c) Skill pegawai dalam menjalankan tugas masih kurang. d) Tidak adanya pendelegasian tugas ke bawahan jika pimpinan tidak berada ditempat. e) Aparat distrik kurang disiplin dalam bekerja. f) Beberapa aparat distrik sering meninggalkan tempat tugas. g) Kurangnya transparansi keuangan yang ada di distrik. h) Aparat kampung tidak tertip administrasi dalam anggaran, kependudukan dan sering tidak masuk kantor. 2. Analisis Lingkungan Eksternal Analisis Lingkungan Eksternal ditentukan dengan mempertimbangkan peluang dan ancaman yang dialami Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni. Analisis Lingkungan Eksternal pada Distrik Tomu sebagai berikut : I. Peluang (Opportunities)

a) Kualitas pendidikan yang ada di wilayah Distrik Tomu baik. b) Kualitas tenaga pendidik di wilayah Distrik Tomu baik. c) Tingkat gotong royong masyarakat masih baik. d) Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan dan proses pembangunan masih baik. e) Toleransi antar umat beragama, antar suku masih baik. f) Adanya perusahaan besar di wilayah distrik. g) Potensi alam yang ada di wilayah Distrik Tomu yang melimpah. h) Adanya rencana beberapa perusahaan akan berdiri diwilayah Distrik Tomu. II. Ancaman (Threats) a) Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan. b) Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi

kependudukan.

c) Rendahnya kesadaran hukum masyarakat. d) Tingkat buta aksara masih tinggi. e) Tingkat putus sekolah anak masih tinggi. f) Kualitas kesehatan masyarakat masih rendah. g) Munculnya kerusakan lingkungan.

3. Menentukan Asumsi dengan Analisis SWOT Dari analisis SWOT diatas dapat dirumuskan kedalam beberapa asumsi umum yang akan digunakan untuk merumuskan faktor-faktor yang menentukan kunci keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan misi Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni. Perumusan asumsi pada dasarnya dapat dikelompokkan ke dalam 4 (empat) kelompok strategi, yaitu: (1) strategi mengoptimalkan kekuatan untuk memanfaatkan peluang (S+O), (2) strategi menggunakan kekuatan untuk mencegah dan mengatasi ancaman (S+T), (3) strategi mengurangi kelemahan untuk memanfaatkan peluang (W+O), dan (4) strategi mengurangi kelemahan untuk mencegah dan mengatasi ancaman (W+T). Keempat strategi tersebut, secara rinci dapat dijabarkan pada tabel berikut :

Toleransi antar umat beragama, antar suku masih baik

Potensi alam yang ada di wilayah Distrik Tomu yang melimpah

Adanya rencana beberapa perusahaan akan berdiri diwilayah Distrik Tomu

Adanya perusahaan besar di wilayah distrik

Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan dan proses pembangunan masih baik

Kualitas tenaga pendidik di wilayah Distrik Tomu baik

Rendahnya kesadaran hukum masyarakat

Tingkat gotong royong masyarakat masih baik

Tingkat putus sekolah anak masih tinggi

Kualitas pendidikan yang ada di wilayah Distrik Tomu baik

Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan

Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan

FAKTOR EKSTERNAL
PELUANG (OPPORTUNITIES)

Kualitas kesehatan masyarakat masih rendah 6

FAKTOR INTERNAL
KEKUATAN (STRENGTHS)
Jumlah sumberdaya aparat distrik yang Memadai Tingkat pendidikan aparat distrik yang cukup baik Adanya kerjasama antar pegawai yang cukup baik Adanya pendampingan tata pemerintahan distrik dan kampung Dukungan dana yang besar dari kabupaten ke distrik 1 2 3

4 STRATEGI S-O

ANCAMAN (THREATS)

STRATEGI S-T 1. Jumlah sumberdaya aparat yang memadai dengan tingkat pendidikan yang baik akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan yang ada di masyarakat. Jumlah sumberdaya aparat yang memadai dengan tingkat pendidikan yang baik akan memperkecil ancaman rendahnya kualitas kesehatan yang ada di masyarakat. Sumberdaya aparat yang memadai dan adanya pendampingan tata pemerintahan akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan administrasi kependudukan. Tingkat pendidikan aparat yang baik, adanyan pendampingan tata pemerintahan, serta dukungan dana yang besar dari kabupaten akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran hukum dan kerusakan lingkungan. STRATEGI W-T Adanya peralatan kerja yang memadai ditunjang dengan skill pegawai dan disiplin kerja yang baik akan memperkecil ancaman kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. Dengan aparat menjalankan TUPOKSInya secara baik akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, kesehatan, hukum, serta kerusakan lingkungan. Adanya aparat kampung yang tertip administrasi anggaran, tertip administrasi kependudukan serta disiplin dalam masuk kantor akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan.

1.

2.

3. 4

Jumlah sumberdaya aparat distrik yang memadai dengan tingkat pendidkan dan kualitas yang baik serta ditunjang dengan adanya pendampingan tata pemerintahan akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di distrik. Munculnya kerjasama antar aparat distrik dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang baik akan lebih mempercepat proses pembanguan yang ada di distrik. Adanya dukungan dana yang besar dari kabupaten ke distrik, adanya perusahaan besar yang ada di wilayah distrik, serta ditunjang dengan potensi alam yang melimpah akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

2.

3.

4.

5 STRATEGI W-O 1 2 3 2. 4 5 6 7 8 3. 1. Adanya peralatan kerja aparat distrik yang memadai ditunjang dengan skill pegawai dan disiplin kerja yang baik akan dapat menangkap peluang adanya perusahaan besar yang ada dan yang akan berdiri di wilayah distrik. Dengan aparat menjalankan TUPOKSInya dengan baik serta adanya pendelegasian tugas jika pimpinan tidak berada di tempat akan dapat menangkap peluang pemanfaatan potensi alam yang melimpah di wilayah distrik. Adanya transparansi anggaran di distrik serta adanya tertip administrasi anggaran, admistrasi kependudukan, serta tertipnya aparat kampung akan dapat menangkap peluang tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan proses pembangunan. 1.

KELEMAHAN (WEAKNESS)
Peralatan kerja aparat distrik masih kurang Aparat distrik belum menjalankan TUPOKSI secara baik Skill pegawai dalam menjalankan tugas masih kurang Tidak adanya pendelegasian tugas ke bawahan jika pimpinan tidak berada ditempat Aparat distrik kurang disiplin dalam bekerja Beberapa aparat distrik sering meninggalkan tempat tugas Kurangnya transparansi keuangan yang ada di distrik Aparat kampung tidak tertip administrasi anggaran, kependudukan dan sering tidak masuk kantor

2.

3.

Munculnya kerusakan lingkungan 7

Tingkat buta aksara masih tinggi

Dari tabel analisis SWOT diatas dapat dijabarkan sebagai berikut : 1. Jumlah sumberdaya aparat distrik yang memadai dengan tingkat pendidkan dan kualitas yang baik serta ditunjang dengan adanya pendampingan tata pemerintahan akan lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di distrik. 2. Munculnya kerjasama antar aparat distrik dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang baik akan lebih mempercepat proses

pembanguan yang ada di distrik. 3. Adanya dukungan dana yang besar dari kabupaten ke distrik, adanya

perusahaan besar yang ada di wilayah distrik, serta ditunjang dengan potensi alam yang melimpah akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. 4. Jumlah sumberdaya aparat yang memadai dengan tingkat pendidikan yang baik akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan yang ada di masyarakat. 5. Jumlah sumberdaya aparat yang memadai dengan tingkat pendidikan yang baik akan memperkecil ancaman rendahnya kualitas kesehatan yang ada di masyarakat. 6. Sumberdaya aparat yang memadai dan adanya pendampingan tata pemerintahan akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan administrasi kependudukan. 7. Tingkat pendidikan aparat yang baik, adanyan pendampingan tata pemerintahan, serta dukungan dana yang besar dari kabupaten akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran hukum dan kerusakan lingkungan. 8. Adanya peralatan kerja aparat distrik yang memadai ditunjang dengan skill pegawai dan disiplin kerja yang baik akan dapat menangkap peluang adanya perusahaan besar yang ada dan yang akan berdiri di wilayah distrik. 9. Dengan aparat menjalankan TUPOKSInya dengan baik serta adanya pendelegasian tugas jika pimpinan tidak berada di tempat akan dapat menangkap peluang pemanfaatan potensi alam yang melimpah di wilayah distrik.

10. Adanya transparansi anggaran di distrik serta adanya tertip administrasi anggaran, admistrasi kependudukan, serta tertipnya aparat kampung akan dapat menangkap peluang tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan proses pembangunan. 11. Adanya peralatan kerja yang memadai ditunjang dengan skill pegawai dan disiplin kerja yang baik akan memperkecil ancaman kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. 12. Dengan aparat menjalankan TUPOKSInya secara baik akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, kesehatan, hukum, serta kerusakan lingkungan. 13. Adanya aparat kampung yang tertip administrasi anggaran, tertip administrasi kependudukan serta disiplin dalam masuk kantor akan memperkecil ancaman rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya administrasi kependudukan. Dari rumusan diatas dihasilkan hasil akhir strategi Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni adalah sebagai berikut : 1. Memanfaatkan sumber daya aparatur distrik yang memadai dengan lebih optimal. 2. Meningkatkan kualitas pelayanan dengan membuat standart pelayanan prima dan membuat standart operasional prosedur. 3. Meningkatkan sarana dan prasarana kerja yang memadai untuk pelayanan yang lebih baik. 4. Meningkatkan kerjasama yang baik antar aparat distrik dan aparat distrik dengan aparat kampung. 5. Memanfaatkan adanya perusahaan yang ada diwilayah distrik tomu, untuk meningkatkan proses pembangunan di distrik. 6. Memanfaatkan sumberdaya alam yang melimpah di wilayah distrik dengan lebih optimal. 7. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia aparatur dan masyarakat.

8. Memanfaatkan program pendampingan tata pemerintahan dari pihak luar dengan lebih baik. 9. Peningkatan sosialisasi penyadaran hukum kepada masyarakat. 10. Peningkatan sosialisasi pentingnya tertib administrasi kependudukan. 11. Menjalankan Tupoksi aparatur pemerintahan lebih baik lagi. 12. Meningkatkan kerja sama lintas sektoral dengan intensif lagi guna pemecahan permasalahan yang ada di distrik. 13. Meningkatkan disiplin kerja aparatur distrik dan kampung. 14. Meningkatkan sarana transportasi guna peningkatan aksesibilitas masyarakat. 15. Peningkatan skill aparatur dengan pelatihan formal dan non-formal. 16. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

E. KEBIJAKAN Kebijakan merupakan pedoman pelaksanaan tindakan-tindakan tertentu atau kumpulan dari keputusan-keputusan yang ditetapkan. Kebijakan ini bermanfaat untuk mengatur bagaimana strategi akan dilaksanakan dan mekanisme tindak

lanjutnya. Kebijakan ini ditetapkan dengan mencakup seluruh sasaran dan sedapat mungkin diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Pemerintah Distrik Tomu sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, mengambil langkah kebijakan dalam pelaksanaan pembangunan yang diarahkan kepada pelayanan kependudukan dan partisipasi masyarakat dalam nuansa kemajemukan serta lebih berorientasi pada pemanfaatan potensi sumber daya lokal dengan mengedepankan atau memperhatikan sistim nilai sosial budaya masyarakat setempat dan karakteristik daerah. Arah kebijakan yang akan dilakukan oleh Distrik Tomu antara lain sebagai berikut : 1. Menjalankan koordinasi yang baik antar aparatur distrik dan kampung. 2. Menyusun standar operasional prosedur pelayanan prima. 3. Memberikan akses kemudahan dengan menfasilitasi masyarakat dalam administrasi kependudukan.

4. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam yang optimal. 5. Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. 6. Menggalakkan gerakan jumat bersih secara serentak dan berkelanjutan. 7. Memberikan akses kemudahan kepada aparatur distrik untuk pengenyam pendidikan yang lebih tinggi. 8. Memberikan akses pada usaha ekonomi kerakyatan agar dapat tumbuh sehat, mandiri dan kompetitif. 9. Memberikan ketegasan kepada aparatur pemerintahan agak lebih disiplin dengan pemberian penghargaan kepada mereka yang rajin dan berprestasi serta memberikan sanksi kepada yang tidak disiplin. 10. Mendorong peningkatan sarana transportasi umum. 11. Memberikan akses kepada aparatur distrik dalam peningkatan skill dengan pelatihan. 12. Peningkatan sarana dan prasarana fasilitas umum kepada masyarakat. 13. Mendorong peningkatan anggaran pemerintah daerah dalam pembangunan kampung. 14. Mendorong tumbuh dan berkembangnya kelembagaan kelompok ekonomi kerakyatan seperti koperasi. 15. Mendorong percepatan kampung-kampung pemekaran menjadi kampung definitif.

BAB V PROGRAM DAN KEGIATAN

A. KESEKRETARIATAN 1. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN. a. Penyediaan Jasa Surat Menyurat. b. Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik. c. Penyediaan Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan PNS. d. Penyediaan Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Non PNS. e. Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan. f. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor. g. Penyediaan Alat Tulis Kantor. h. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan. i. j. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor. Penyediaan Bahan Logistik Kantor.

k. Penyediaan Makanan dan Minuman. l. Penyediaan Jasa Tenaga Non PNS

m. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah. n. Penyediaan Fasilitas Internet Kantor. 2. PROGRAN PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR. a. Pembangunan Gedung Kantor b. Pendaraan Kendaraan Dinas/Operasional. c. Pemeliharaan Rutin/Berkala Rumah Dinas. d. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor. e. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional. f. Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor. g. Pembangunan Gudang Distrik. h. Pembangunan Perumahan Staf Distrik. i. Pembangunan Mess Distrik.

3. PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARATUR. a. Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya. 4. PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR. a. Pendidikan dan Pelatihan Formal. 5. PROGRAM PENINGKATAN PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN. a. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD.

B. SEKSI PELAYANAN UMUM 1. PROGRAM PENYELENGGARAAN PEMBINAAN PELAYANAN KEBERSIHAN,

KEINDAHAN, PERTAMANAN, DAN SANITASI LINGKUNGAN. a. Gerakan Jumat Bersih. b. Pengadaan Bibit Pohon/Reboisasi Pohon Merbau. c. Lomba Kebersihan Lingkungan Antar Kampung. d. Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir. e. Pengadaan Mesin Babat. f. Penanaman Tanaman Obat. 2. PROGRAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH a. Penyelenggaraan Musrenbang Distrik dan Kampung. 3. PROGRAM PENDATAAN ASET KAMPUNG a. Pendataan Aset Milik Pemerintah Kampung. 4. PROGRAM PENGEMBANGAN DAN PENGELOLAAN JARINGAN IRIGASI, RAWA DAN JARINGAN PENGAIRAN LAINNYA. a. Rehabilitasi atau Pemeliharaan Jaringan Irigasi. b. Pembangunan Kanal Sungai.

C. SEKSI PEMERINTAHAN 1. PROGRAM PERENCANAAN TATA RUANG a. Penyusunan Monografi Daerah. b. Pembuatan Tapal Batas Wilayah Distrik dan Kampung. 2. PROGRAM PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PEMERINTAHAN KAMPUNG. a. Pembinaan Pemerintahan Kampung b. Evaluasi Pelaporan Keuangan Pemerintahan Kampung. 3. PROGRAM TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN. a. Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan dan Pendataan Penduduk. b. Fasilitasi Penerbitan Akta Perkawinan/Nikah Massal. c. Fasilitasi Penerbitan Akta Kelahiran Massal.

D. SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG 1. PROGRAM PENINGKATAN KEBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN. a. Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan. 2. PROGRAM PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA. a. Pemberantasan Buta Huruf. b. Menfasilitasi Kejar Paket A,B, dan C. 3. PROGRAM PENDATAAN PENGUSAHA LOKAL. a. Pendataan Pengusaha Lokal dan Fasilitasi Penerbitan Ijin Usaha. 4. PROGRAM PERLINDUNGAN KONSUMEN. a. Pendataan Barang-Barang Kadaluarsa. 5. PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PERDESAAN. a. Pembangunan Jalan dan Jembatan Pedesaan. b. Rehabilitasi/Pemeliharaan Berkala Jalan Distrik c. Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih.

6. PROGRAM PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA. a. Pemberian Stimulan Pembangunan Desa 7. PROGRAM PENINGKATAN PERAN SERTA KEPEMUDAAN. a. Pembinaan Organisasi Kepemudaan

E. SEKSI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM 1. PROGRAM PENINGKATAN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT. a. Menfasilitasi Sosialisasi Sadar Hukum. b. Menfasilitasi Sosialisasi Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga. 2. PROGRAM KEAMANAN LINGKUNGAN. a. Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan. b. Pengadaan Pakaian HANSIP c. Menfasilitasi Pelatihan Keamanan Lingkungan dan Pengendalian Massa. 3. PROGRAM PENDATAAN KEJADIAN LUAR BIASA DAN BENCANA ALAM. a. Pendataan Kejadian Luar Biasa dan Bencana Alam. 4. PROGRAM PENINGKATAN SISTEM PENGAWASAN INTERNAL DAN PENGENDALIAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN KDH. a. Fasilitasi Penyelesaian Masalah Adat.

F. SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL 1. PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA OLAH RAGA. a. Peningkatan pembangunan Sarana dan Prasarana Olah Raga. 2. PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KELEMBAGAAN KOPERASI. a. Peningkatan Kinerja dan Fungsi Koperasi.

3. PROGRAM PENGEMBANGAN WAWASAN KEBANGSAAN. a. Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama. b. Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya bangsa.. 4. PROGRAM PENGEMBANGAN PERUMAHAN. a. Pembangunan Sarana dan Prasarana rumah Sederhana Sehat. 5. PROGRAM PENGADAAN BERAS RASKIN. a. Pengadaan Beras RASKIN. 6. PROGRAM PELESTARIAN KEBUDAYAAN LOKAL. a. Pengadaan Pakaian Adat b. Pengadaan Alat Musik Tradisional.

BAB V PENUTUP

Perencanaan strategis Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni merupakan pedoman dan arah dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah Distrik Tomu untuk masa 5 (lima) tahun mulai dari tahun 2011-2015. Keberhasilan pembangunan di wilayah Distrik Tomu sebagaimana yang terumuskan dalam Rencana Strategis ini sangat ditentukan oleh adanya komitmen dan kerjasama serta dukungan semua komponen stakeholders termasuk didalamnya didukung sumber daya aparatur distrik dan kampung yang tangguh dan profesional. Dengan Rencana Strategis (RENSTRA) ini diharapkan arah dan tujuan pembangunan distrik akan dapat tercapai sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan serta lebih tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kewilayahan. Sehingga

pembangunan distrik yang merupakan bagian integral dari pembangunan daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya secara keseluruhan, sehingga dapat mendukung tercapainya visi dan misi Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Penyusunan Rencana Strategis Distrik Tomu Kabupaten Teluk Bintuni

disamping untuk mengantisipasi adanya tantangan dan peluang serta perubahan yang dinamis dari lingkungan internal dan eksternal, juga untuk memenuhi kebutuhan dokumen perencanaan sebagaimana yang diamanatkan di dalam UU No. 25 Tahun 2003 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Rencana Strategis ini selanjutnya akan digunakan sebagai pedoman dalam pembuatan Rencana Kerja (RENJA) setiap tahunnya.

LAMPIRAN

KESEKRETARIATAN
NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

HASIL 2014
10

2012
8

2013
9

2015
11

KELUARAN
12

TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Penyediaan Jasa Surat Menyurat

Distrik Tomu

Terlaksananya Pelayanan Surat Menyurat Tersedianya Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Tersedianya Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan PNS Tersedianya Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Non PNS Tersedianya Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan Tersedianya Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Tersedianya Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor Tersedianya Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan. Tersedianya Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor Tersedianya Bahan Logistik Kantor

4 Triwulan Per Tahun 3 Paket Per Tahun

15.000.000

11.000.000

15.000.000

15.000.000

15.000.000

Terlaksananya Kegiatan Jasa Surat Menyurat

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Penyediaan Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan PNS Tersedianya Jasa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Non PNS Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

Distrik Tomu

10.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

Distrik Tomu

5 Orang PNS Per Tahun 5 Orang Non PNS Per Tahun

24.500.000

37.500.000

37.500.000

37.500.000

37.500.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Tersedianya Jasa Pemeliharaan Kesehatan bagi PNS Tersedianya Jasa Pemeliharaan Kesehatan bagi Non PNS

Tercapainya Jasa Surat Menyurat untuk Mendukung Kinerja Kantor Terpenuhinya Ketersediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik Terpenuhinya Jasa Pemeliharaan Kesehatan bagi PNS Terpenuhinya Jasa Pemeliharaan Kesehatan bagi Non PNS

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

37.500.000

37.500.000

37.500.000

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

1 Paket Per Tahun

350.000.000

78.000.000

78.000.000

78.000.000

78.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

Tercapainya Jasa Administrasi Keuangan Kantor

100 %

APBD Kabupaten

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Penyediaan Alat Tulis Kantor

Distrik Tomu

4 Triwulan Per Tahun 4 Triwulan Per Tahun 4 Triwulan Per Tahun

20.000.000

12.000.000

12.000.000

12.000.000

12.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor. Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Terlaksananya kegiatan Penyediaan Peralaatan dan Perlengkapan Kantor.

Terpenuhinya Kebersihan dan Kerapian Kantor Terpenuhinya Alat Tulis Kantor Untuk Menunjang Kelancaran Kegiatan Kantor. Tersedianya Barang Cetakan dan Penggandaan.

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

20.000.000

25.000.000

25.000.000

25.000.000

25.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Distrik Tomu

5.000.000

15.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

4 Triwulan Per Tahun

85.750.000

118.000.000

120.000.000

120.000.000

120.000.000

Tersedianya Peralatan dan Perlengkapan untuk Mendukung Kinerja Kantor.

100 %

APBD Kabupaten

Penyediaan Bahan Logistik Kantor Penyediaan Makanan dan Minuman Penyediaan Jasa Non PNS

Distrik Tomu

1 Paket Per Tahun

166.8000.000

192.000.000

192.000.000

192.000.000

192.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Bahan Logistik Kantor Terlaksananya Kegiatan Makanan dan Minuman

Distrik Tomu

Tersedianya Makanan dan Minuman Pegawai Tersedianya Jasa Non PNS

1 Paket Per Tahun

116.000.000

78.000.000

147.000.000

147.000.000

147.000.000

Distrik Tomu

1 Paket Per Tahun

1.145.760.000

1.197.000.000

1.197.000.000

1.197.000.000

1.197.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Jasa Tenaga Non PNS. Terlaksananya Kegiatan Rapat-Rapat Koordinasi

Rapat-Rapat Koordinasi dan

Distrik Tomu

Tersedianya Kegiatan Rapat-

1 Paket Per Tahun

128.000.000

135.000.000

135.000.000

135.000.000

135.000.000

Tercukupinya Kebutuhan Bahan Logistik Kantor untuk Operasional Harian Terpenuhinya Kebutuhan Makanan dan Minuman Harian Pegawai Terpenuhinya Tenaga Non PNS untuk Menunjang Kinerja Kantor. Tercapainya Rapat-Rapat Koordinasi.

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

Konsultasi ke Dalam Daerah Penyediaan Fasilitas Internet Kantor Pembangunan Gedung Kantor Pengadaan Kendaraan Dinas atau Operasional Pemeliharaan Rutin atau Berkala Rumah Dinas Pemeliharaan Rutin atau Berkala Gedung Kantor Pemeliharaan Rutin atau Berkala Kendaraan Dinas /Operasional Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor Distrik Tomu Distrik Tomu Distrik Tomu

2.

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Dalam Daerah Tersedianya Fasilitas Internet Kantor Tersedianya Pembangunan Gedung kantor Tersedianya Kendaraan Dinas Atau Operasional Tersedianya Pemeliharaan Rutin/ Berkala Rumah Dinas Tersedianya Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Tersedianya Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional Tersedianya Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor Tersedianya Gudang Distrik Tersedianya Kegiatan Pembangunan Perumahan Staf Distrik Tersedianya Kegiatan Pembangunan Mess Distrik Tersedianya Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Tersedianya Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Formal Tersedianya Kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

ke Dalam Daerah

1 Paket Per Tahun Paket

10.000.000

3.000.000

3.000.000

65.000.000

Paket

232.000.000

145.000.000

140.000.000

140.000.000

140.000.000

Distrik Tomu

3 Unit Per Tahun

45.000.000

45.000.000

45.000.000

45.000.000

45.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Barang Internet Kantor Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Gedung Kantor Terlaksananya Kegiatan Penyediaan Barang Kendaraan Dinas/Operasional Terlaksananya kegiatan Pemeliharaan Rumah Dinas Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor

Tercapainya Kegiatan Penyediaan Barang Internet Tercapainya Pembangunan Gedung Kantor Tercapainya Penyediaan barang kendaraan Dinas/Operasional. Tercapainya kegiatan Pemeliharaan Rumah Dinas Tercapainya Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Tercapainya Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional Terpeliharanya Peralatan Gedung Kantor

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

Paket

25.000.000

70.000.000

70.000.000

70.000.000

70.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

Paket

21.000.000

16.000.000

20.000.000

20.000.000

20.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

Paket

34.500.000

40.000.000

40.000.000

40.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Pengadaan Gudang Distrik Pembangunan Perumahan Staf Distrik

Distrik Tomu Distrik Tomu

1 Unit

120.000.000

2 Unit

180.000.000

Terlaksananya Pembangunan Gudang Distrik Terlaksananya Pembangunan Perumahan Staf Distrik

Tercapainya Pembangunan Gudang Distrik Tercapainya Pembangunan Perumahan Staf Distrik

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

Pembangunan Mess Distrik

Distrik Tomu

1 Unit

200.000.000

Terlaksananya Pembangunan Mess Distrik Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Terlaksananya Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Formal Terlaksananya Kegiatan Penyusunan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Tercapainya Pembangunan Mess Distrik Tercukupinya Pakaian Dinas untuk Pegawai.

100 %

APBD Kabupaten

3.

Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Pendidikan dan Pelatihan Formal

Distrik Tomu

Paket

19.950.000

15.450.000

19.250.000

17.250.000

100 %

APBD Kabupaten

4.

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Distrik Tomu

Paket

128.400.000

30.000.000

30.000.000

30.000.000

Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

100 %

APBD Kabupaten

5.

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Distrik Tomu

Paket

10.000.000

20.000.000

20.000.000

20.000.000

20.000.000

Tersusunnya Laporan Keuangan Realisasi Kinerja SKPD

100 %

APBD Kabupaten

SEKSI PELAYANAN UMUM


NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

2012
8

2013
9

2014
10

2015
11

KELUARAN
12

HASIL TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Penyelenggaraan Pembinaan Pelayanan Kebersihan, Keindahan, Pertamanan, dan Sanitasi Lingkungan.

Gerakan Jumat Bersih

Distrik Tomu

Pengadaan Bibit Pohon/Reboisasi Pohon Merbau Lomba Kebersihan Lingkungan Antar Kampung Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Pengadaan Mesin Babat

Distrik Tomu

Distrik Tomu

Distrik Tomu

Distrik Tomu

Penanaman Tanaman Obat

Distrik Tomu

2.

Program Perencanaan Pembangunan Daerah

Penyelenggaraan Musrenbang Distrik dan Kampung Pendataan Aset Kampung

Distrik Tomu

3.

Program Pendataan Aset Kampung

Distrik Tomu

4.

Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya.

Rehabilitasi atau Pemeliharaan Jaringan Irigasi

Distrik Tomu

Pembangunan Kanal Sungai

300 M

Tersedianya Dana Kegiatan Gerakan Jumat Bersih Tersedianya Kegiatan Penanaman Pohon Merbau Tersedianya Kegiatan Lomba Kebersihan Lingkunga Antar Kampung Tersedianya Kegiatan Pembangunan Tempat Sampah Tersedianya Kegiatan Pengadaan Mesin Babat Tersedianya Kegiatan Penanaman Tanaman Obat Tersedianya Kegiatan Musrenbang Distrik dan Kampung Tersedianya Kegiatan Pendataan Aset Kampung Tersedianya Dana Rehabilitasi/Pemi liharaan Jaringan Irigasi Tersedianya Kegiatan Pembangunan Kanal sunyai

Paket

24.000.000

24.000.000

24.000.000

Terlaksananya Kegiatan Gerakan Jumat Bersih Terlaksananya Kegiatan Penanaman Pohon Merbau Terlaksnanya Kegiatan Lomba Kebersihan Antar Kampung

Tercapainya Kebersihan Lingkungan Tercapainya Kegiatan Penanaman Pohon Merbau Tercapainya Kebersihan dan Kenyamanan Lingkungan Tercapainya Kebersihan Lingkungan Tercukupinya Alat Kerja Pembersihan Lingkungan Tercapainaya Penanaman Tanaman Obat-Obat Herbal. Tersusunnya Perencanaan Pembangunan Daerah Tersusunnya Data Aset Kampung

100 %

APBD Kabupaten

Paket

20.000.000

20.000.000

20.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Paket

20.000.000

20.000.000

20.000.000

100 %

APBD Kabupaten

2 Unit

60.000.000

Terlaksannya Pembangunan Tempat Sampah Terlaksanya Pengadaan Mesin Babat Terlaksanya Kegiatan Penanaman Tanaman Obat Terlaksananya kegiatan Musrenbang

100 %

APBD Kabupaten

3 Unit

10.500.000

12.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Paket

5.000.000

5.000.000

5.000.000

100 %

1 Distrik, 11 Kampung

33.000.000

33.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

100 %

APBD Kabupaten

11 Kampung

10.000.000

5.000.000

5.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pendataan Aset Kampung Terlaksananya Pemeliharaan Jaringan Irigasi

100 %

APBD Kabupaten

Paket

50.000.000

Terpeliharanaya Jaringan Irigasi

100 %

APBD Kabupaten

Paket

400.000.000

400.000.000

400.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pembanguan Kanal Sungai

Tercapainya Pembangunan Kanal Sungai

100 %

APBD Kabupaten

SEKSI PEMERINTAHAN
NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

2012
8

2013
9

2014
10

2015
11

KELUARAN
12

HASIL TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Perencanaan Tata Ruang

Penyusunan Monografi Daerah

Distrik Tomu

Penyusunan Tapal Batas Wilayah Distrik dan Kampung.

Distrik Tomu

2.

Program Pembinaan dan Pengawasan Pemerintahan Kampung

Pembinaan Pemerintahan Kampung

Distrik Tomu

Evaluasi Pelaporan Keuangan Kampung. 3. Program Tertib Administrasi Kependudukan. Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan dan Pendataan Penduduk

Distrik Tomu

Distrik Tomu

Fasilitasi Penerbitan Akta Perkawinan/ Nikah Massal Fasilitasi penerbitan Akta Kelahiran Massal

Distrik Tomu

Tersedianya Kegiatan Penyusunan Monografi Daerah Tersedianya Kegiatan Penyusunan Tapal Batas Wilayah Distrik dan Kampung Tersedianya Kegiatan Pembinaan Pemerintahan kampung Tersedianya Kegiatan evaluasi/ Kontrol Keuangan Kampung Tersedianya Kegiatan Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan dan Pendataan Penduduk Tersedianya Kegiatan Nikah Massal Tersedianya Kegiatan Penerbitan Akta Kalahiran Massal

1 Distrik, dan 11 Kampung

21.500.000

31.400.000

31.400.000

31.400.000

Terlaksananya Kegiatan Penyusunan Tata Ruang Distrik

Tersedianya Rancangan Tata ruang Distrik

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu dan 11 Kampung

20.000.000

50.000.000

Terlaksananya Kegiatan Penyusunan Tapal batas Wilayah Distrik dan Kampung

Tersusunnya Tapal Batas Wilayah Distrik dan Kampung

100 %

APBD Kabupaten

11 Kampung

20.000.000

20.000.000

20.000.000

Terlaksanya Kegiatan Pembinaan Pemerintahan Kampung Terlaksananya Kegiatan Evaluasi/Kontrol Pelaporan keuangan Kampung Terlaksananya Kegiatan Sosialisasi Tertib Administrasi Kependudukan dan Pendataan Penduduk

11 Kampung

20.000.000

20.000.000

20.000.000

Meningkatnya Kapasitas Kelembagaan dan SDM Aparat Kampung Tersusunnya Laporan Keuangan Kampung

100 %

Dana Otsus

100 %

Dana Otsus

11 Kampung

55.000.000

11 Kampung

50.000.000

50.000.000

50.000.000

Terlaksanya Kegiatan Nikah Massal

Kesadaran tertib Administrasi Kependudukan Masyarakat Meningkat dan Tersusunnya Data Kependudukan. Masyarakat Memiliki Akta Perkawinan

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

11 Kampung

20.000.000

20.000.000

20.000.000

Terlaksanya Kegiatan Penerbitan Akta Kelahiran

Masyarakat Memiliki Akta Kelahiran

100 %

APBD Kabupaten

SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAMPUNG


NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

2012
8

2013
9

2014
10

2015
11

KELUARAN
12

HASIL TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan

Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan

11 Kampung

2.

Program Peningkatan Sumber Daya Manusia

Pemberantasan Buta Huruf

11 Kampung

3.

Program Pendataan Pengusaha Lokal

Menfasilitasi Kejar Paket A,B, dan C Pendataan Pengusaha Lokal dan Fasilitasi Penerbitan Ijin Usaha

11 Kampung Distrik Tomu

4.

Program Perlindungan Konsumen.

Operasi BarangBarang Kadaluarsa Pembangunan Jalan, Jembatan Perdesaan

Distrik Tomu

5.

Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan

Distrik Tomu

Rehabilitasi/ Pemeliharaan Berkala Jalan distrik Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih

Distrik Tomu

Distrik Tomu

6.

Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa

Pemberian Stimulan Pembangunan Desa Pembinaan Organisasi Kepemudaan

Distrik Tomu

7.

Program Peningkatan Peran Serta Kepemudaan

Distrik Tomu

Tersedianya Kegiatan Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan Tersedianya Kegiatan Pemberantasan Buta Huruf Tersedianya Kegiatan Kejar Paket A,B, dan C Tersedianya Kegiatan Pendataan Pengusaha Lokal dan Fasilitasi Penerbitan Ijin Usaha Tersedianya Kegiatan Operasi Barang-Barang Kadaluarsa Tersedianya Kegiatan Pembangunan Jalan, Jembatan Pedesaan Tersedianya Kegiatan Pemeliharaan Jalan Distrik Tersedianya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih Tersedianya Kegiatan Stimulan Pembangunan Desa Tersedianya Kegiatan Pembinaan Organisasi Kepemudaan

2 Paket, 11 Kampung

43.000.000

53.000.000

40.000.000

40.000.000

50.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pemberdayaan Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan Terlaksanya Kegiatan Pemberantasan Buta Hurum Terlaksananya Kegiatan Kejar Paket A,B, dan C Terlaksananya Pendataan Pengusaha Lokal dan Fasilitasi Penerbitan Ijin Usaha

Berfungsinya Lembaga dan Organisasi Masyarakat Pedesaan

100 %

APBD Kabupaten

Paket

20.000.000

20.000.000

20.000.000

Meningkatnya Kualitas Sumberdaya Manusia Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Manusia Tersusunnya Data Pengusaha Lokal

100 %

APBD Kabupaten

Paket

30.000.000

30.000.000

30.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Paket

15.000.000

15.000.000

15.000.000

100 %

APBD Kabupaten

2 Paket

20.000.000

20.000.000

20.000.000

2 Paket

155.000.000

250.000.000

300.000.000

300.000.000

300.000.000

Terlaksananya Kegiatan Operasi Barang-Barang Kadaluarsa. Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Jalan, Jembatan Pedesaan Terlaksananya Kegiatan Pemeliharaan Jalan Distrik Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih Terlaksananya Kegiatan Stimulan Pembanguan Desa

Memberikan Perlindungan Terhadap Konsumen Terciptanya Jalan dan jembatan yang Baik dan Nyaman

100 %

APBD Kabupaten

100 %

APBD Kabupaten

1 Paket

30.000.000

Terciptanya Jalan yang Baik dan Nyaman Terpenuhinya Kebutuhan Air Bersih di Distrik dan Kampung

100 %

APBD Kabupaten

8 Unit

20.000.000

50.000.000

120.000.000

120.000.000

120.000.000

100 %

APBD Kabupaten

Paket

5.000.000

40.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

Meningkatnya Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa Meningkatnya Peran Serta Kepemudaan

100 %

APBD Kabupaten

11 Kampung

27.500.000

27.500.000

27.500.000

27.500.000

27.500.000

Terlaksananya Kegiatan Pembinaan Organisasi Kepemudaan

100 %

APBD Kabupaten

SEKSI KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN


NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

2012
8

2013
9

2014
10

2015
11

KELUARAN
12

HASIL TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat

Fasilitasi Sosialisasi Sadar Hukum Fasilitasi Sosialisasi Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pengadaan Pakaian Hansip

Distrik Tomu

Distrik Tomu

Tersedianya Kegiatan Sosialisasi Sadar Hukum Tersedianya Kegiatan Sosialisasi UU KDRT Tersedianya Kegiatan Pengadaan Pakaian HANSIP Tersedianya Kegiatan Pelatihan Keamanan Lingkungan dan Pengendalian Massa Tersedianya Kegiatan Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan Tersedianya Kegiatan Pendataan Kejadian Luar Biasa dan Bencana Alam Tersedianya Kegiatan Fasilitasi Penyelesaian Masalah Adat

Paket

32.000.000

32.000.000

32.000.000

Terlaksananya Kegiatan Sosialisasi Sadar Hukum Terlaksananya Kegiatan Sosialisasi UU KDRT

Tercipta Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Tercipta Keluarga yang Harmonis.

100 %

APBD Kabupaten

Paket

32.000.000

32.000.000

32.000.000

100 %

APBD Kabupaten

2.

Program Keamanan Lingkungan

Distrik Tomu

Paket

11.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Pakaian HANSIP Terlaksananya Kegiatan Pelatihan Keamanan Lingkungan dan Pengendalian Massa

Tersedianya Pakaian HANSIP

100 %

APBD Kabupaten

Fasilitasi Pelatihan Keamanan Lingkungan dan Pengendalian Massa Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan

Distrik Tomu

Paket

30.000.000

Meningkatnya Kemampuan anggota HANSIP

100 %

APBD Kabupaten

Distrik Tomu

6 Unit

40.000.000

40.000.000

40.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Pos Keamanan Lingkungan Terlaksananya Kegiatan Pendataan Kejadian Luar Biasa dan Bencana Alam

Terciptanya Keamanan Lingkungan

100 %

APBD Kabupaten

3.

Program Pendataan Kejadian Luar Biasa dan Bencana Alam

Pendataan Kejadian Luar Biasa dan bencana Alam

Distrik Tomu

Paket

5.000.000

5.000.000

5.000.000

Tersedianya Data Kejadian Luar Biasa dan Bencana Alam

100 %

APBD Kabupaten

4.

Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH

Fasilitasi Penyelesaian Masalah Adat

Distrik Tomu

Paket

68.500.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

Terfasilitasinya penyelesaian Masalah Adat

Terselesaikannya Masalah Adat

100 %

APBD Kabupaten

SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL


NO
1

PROGRAM
2

KEGIATAN
3

LOKASI
4

CAPAIAN PROGRAM TOLAK UKUR TARGET KINERJA KINERJA


5 6

MASUKAN (Rp.) 2011


7

2012
8

2013
9

2014
10

2015
11

KELUARAN
12

HASIL TOLAK UKUR KINERJA


13

TARGET KINERJA
14

SUMBER PENDANAAN
15

1.

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Olah Raga

Peningkatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olah Raga Peningkatan Kinerja dan Fungsi Koperasi

Distrik Tomu

2.

Program Peningkatan Kualitas kelembagaan Koperasi.

Distrik Tomu

3.

Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan

Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama

Distrik Tomu

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa

Distrik Tomu

4.

Program Pengembangan Perumahan

Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat

Distrik Tomu

5.

Program Pengadaan Beras RASKIN

Pengadaan Beras Raskin

Distrik Tomu

6.

Program Pelestarian Kebudayaan Lokal

Pengadaan Pakaian Adat

Distrik Tomu

Pengadaan Alat Musik Tradisional

Distrik Tomu

Tersedianya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olah Raga Tersedianya Kegiatan Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Tersedianya Kegiatan Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragam Tersedianya Kegiatan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa Tersedianya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat Tersedianya Kegiatan Pengadaan Beras RASKIN Tersedianya Kegiatan Pengadaan Pakaian Adat Tersedianya Kegiatan Pengadaan Alat Musik Tradisional

Paket

25.338.630

20.118.321,35

50.000.000

Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Olah Raga Terlaksananya Kegiatan Peningkatan Kinerja dan Fungsi Koperasi

Meningkatnya Prestasi Olah Raga

100 %

APBD Kabupaten

Paket

17.500.000

50.000.000

55.000.000

60.000.000

Meningkatnya Kinerja dan Fungsi Koperasi

100 %

APBD Kabupaten

Paket

45.000.000

45.000.000

90.000.000

60.000.000

60.000.000

Terlaksananya Kegiatan Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama

Meningkatnya Kesadaran Toleransi dan Kerukunan Dalam Kehidupan Beragama

100 %

APBD Kabupaten

Paket

35.000.000

35.000.000

70.000.000

70.000.000

70.000.000

Terlaksananya Kegiatan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa Terlaksananya Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Beras Raskin Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Pakaian Adat Terlaksananya Kegiatan Pengadaan Alat Musik Tradisional

Meningkatnya Kesadaran Masyarakat Akan Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa

100 %

APBD Kabupaten

9 Unit

150.000.000

80.000.000

160.000.000

160.000.000

160.000.000

Terpenuhinya Sarana dan Prasarana Rumah Sederhana Sehat

100 %

APBD Kabupaten

Paket

400.000.000

400.000.000

400.000.000

Meningkatnya Kualitas Hidup Masyarakat Tercukupinya Pakaian Adat

100 %

APBD Kabupaten

1 Paket

10.000.000

100 %

APBD Kabupaten

1 Paket

10.000.000

Terjaganya Nilai-Nilai Budaya Lokal

100 %

APBD Kabupaten