Anda di halaman 1dari 5

TUGAS I 1. SIKAP MenurutWarten (1931) dan juga Cantril (1931) merumuskan sebagai disposisi atau pr disposisi untuk bereaksi.

Baldwin (1905) dan juga Allport (1975) merumuskan sebagai kesiapan, sedangkan All port menyebut sebagai fungsinya disposisi (dalam Muhadjir, 1992) Garis besar pandangan-pandangan sikap yang disusun oleh pengamat Eiser (1986 dalam Ross, 1994), sikap merupakan pengalaman subjektif.Asumsi ini menjadi dasar untuk definisi-definisi pada umumnya, meskipun beberapa penulis, terutama bein (1967) menganggap bahwa berbagai pernyataan seseorang mengenai sikapnya merupakan kesimpulan dari pengamatannya atas perilaku sendiri. 2. PERILAKU Kegiatan atau aktivitas organisme yang bersangkutan, yang dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung. Perilaku manusia adalah aktivitas manusia itu sendiri.(Soekidjo,N,1993:55) Secara umum perilaku manusia adalah proses intraksi individu dengan lingkungannya sebagaimana ifestasi hayati bahwa dia adalah makhluk hidup.(Sri Kusmiyatidan Desminiati,1990:1) 3. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU a. Faktor genetik b. Jenis Kelamin

c. Sifat Fisik d. Sifat Kepribadian e. Bakat Pembawaan f. Inteligensi Selain itu menurut Lawrence Green 1980 dalam buku Notoadmodjo 2003, faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku antara lain a. Faktor predisposisi : pengetahuan, sikap, kepercayaan, keyakinan, nilai b. Faktor pendukung : lingkungan fisik, tersedianya atau tidak tersedianya fasilitas dan sarana c. Faktor pendorong : sikap dan perilaku tokoh masyarakat

TUGAS II POLITIK Secara etimologis politik berasal dari kata polis (bahasaYunani) yang artinya Negara kota. Kemudian diturunkan kata lain seperti polities (warga Negara), politicos (kewarganegaraan atau civics) dan politik etehne (kemahiran politik) dan politike episteme (ilmu politik). Secara terminology, politik (poitics) dapat diartikan: Laswell: Politics as who gets what,whwn and how. Miriam Budiarjo: Politik bermacam-macam kegiatan dalam suatu system politik yang menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan dari system itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. C.Ramlan Surbakti: Politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Sumber: Cholisin, M.Si dkk. 2006. Dasar-dasar Ilmu Politik.Yogyakarta : FISE UNY SOSIAL Sosial serarti segala sesuatu yang berkenaan dengan masyarat . Sumber: Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1996 hal.958

EKONOMI Ilmu mengenai asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barangbarang serta kekayaan (seperti keuangan,peridustrian,dan perdagangan) Sumber: Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 1996 hal.251 SPIRITUAL Spiritualitas berhubungan dengan Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta tergantung dengan kepercayaan yang dianut oleh individu. Aspek-aspek: a. Berhubungan dengan sesuatu yang tidak diketahui atau ketidakpastian dalam kehidupan. b. Menemukan arti dan tujuan hidup. c. Menyadari kemampuan untuk menggunakan sumber dan kekuatan dalam diri sendiri . d. Mempunyai perasaan keterikan dengan diri sendiri dan dengan yang mahatinggi. Sumber: Margareth A.Burkhardt.1993. Spirituality living our connectedness.Delmar Thomson learning: USA

LINGKUNGAN Lingkungan adalah suatu media dimana makhluk hidup tinggal, mencari dan memeliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil. (Elly M. Setiadi, 2006). (halaman 173) Sumber :Herimanto; Winarno. 2008. Ilmu Sosial & Budaya Dasar. Jakarta : Bumi Aksara BUDAYA Kata budaya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat.Secara tata bahasa, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang cenderung menunjuk pada pola pikir manusia.Kebudayaan sendiri diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan akal atau pikiran manusia, sehinggadapat menunjuk pada pola pikir, perilaku serta karya fisik sekelompok manusia. Sumber: Suharsodan Ana Retnoningsih, KamusBesarBahasa Indonesia, (Semarang: WidyaKarya, 2005) Kusumohamidjojo, FilsafatKebudayaan; Proses RealisasiManusia, (Yogyakarta: Jalasutra, 2010)