Anda di halaman 1dari 4

SATUAN ACARA PENYULUHAN MEMANDIKAN BAYI BARU LAHIR Pokok bahasan : Perawatan Bayi Baru Lahir Sub Pokok

Bahasan : Memandikan Bayi Baru Lahir Sasaran : Ibu Post Partum Waktu : 15 menit Tempat : Ruang Cempaka Barat (RSUP Sanglah Denpasar Bali) A. TUJUAN I. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM (TIU) Setelah proses penyuluhan tentang perawatan bayi baru lahir selama 15 menit, ibu post partum mampu memahami tentang perawatan bayi baru lahir. II. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS a. Setelah proses penyuluhan, ibu post partum dapat membersihkan mata pada bayi baru lahir dirumah. b. Setelah proses penyuluhan, ibu post partum dapat membersihkan wajah pada bayi baru lahir dirumah. c. Setelah proses penyuluhan, ibu post partum dapat memandikan bayi dengan tehnik yang benar. B. SASARAN Ibu post partum di RSUP Sanglah Denpasar Bali MATERI Terlampir

C.

D. RENCANA KEGIATAN NO KEGIATAN PENYULUHAN 1 Menyampaikan salam, memperkenalkan diri dan kontrak waktu 2 3 Mengenalkan tujuan Memberikan contoh tentang tehnik memandikan bayi baru lahir Melakukan evaluasi Memberikan kesempatan bertanya

WAKTU 1

KEGIATAN PESERTA Menjawab salam, mendengarkan

3 10

Memperhatikan Memperagakan/melakukan, diskusi

Bertanya, diskusi

Kesimpulan dan salam penutup Jumlah E. METODE 1. Ceramah 2. Demonstrasi 3. Tanya jawab

1 15

Memperhatikan dan menjawab salam

F. PELAKSANAAN Hari/tanggal : Rabu, !3 Maret 2013 Pukul : 14.00 WIT Tempat : RSUP Sanglah Denpasar Bali G. MEDIA ALAT 1. Washlap bersih 2. Waskom berisi air hangat 3. Handuk 4. Sabun 5. Sampo bayi 6. Pakaian bayi 7. Popok 8. Bedong 9. Minyak telon 10. Kapas untuk daerah perineal H. DAFTAR PERTANYAAN 1. Apakah ibu dapat menyebutkan alat-alat untuk memandikan bayi? 2. Bagaimanakah cara memandikan bayi baru lahir? I. PENILAIAN KEBERHASILAN Penilaian keberhasilan dari penyuluhan adalah dengan memberikan 2 pertanyaan kepada ibu post partum dengan kriteria hasil: a. Dapat menyebutkan 5-8 peralatan untuk memandikan bayi dengan benar dikatakan berhasil. b. Dapat menyebutkan 2-4 peralatan untuk memandikan bayi dengan benar dikatakan kurang berhasil. c. Dapat menyebutkan 1 dari 8 peralatan untuk memandikan bayi dengan benar dikatakan tidak berhasil.

SOP MEMANDIKAN BAYI BARU LAHIR 1. Mempersiapkan Alat a. Washlap bersih b. Waskom berisi air hangat c. Handuk d. Sabun dan shampoo bayi e. Pakaian bayi f. Popok dan bedong g. Minyak telon h. Kapas untuk membersihkan daerah perineal 2. Orientasi a. Berikan salam, panggil pasien dengan namanya b. Jelaskan tujuan, prosedur dan lama tindakan pada pasien 3. Kerja a. Berikan kesempatan pasien untuk bertanya sebelum kegiatan dimulai b. Menanyakan keluhan dan kaji gejala spesifik yang ada pada pasien c. Memulai tindakan dengan cara yang baik 4. Berikan privasi pasien 5. Memandikan : a. Pastikan bayi dalam posisi nyaman dalam pegangan atau terbaring dalam incubator. b. Periksa kembali temperature air dengan suhu (37 derajat C-39 derajat C), hangathangat kuku, air dalam waskom hanya digunakan untuk membasuh dan membersihkan rambut. c. Mulai memandikan : usap mata dari kantus dalam ke kantus luar. Gunakan air bersih dan bagian yang berbeda untuk tiap-tiap mata. d. Bersihkan wajah dengan lembut. Gunakan air biasa/tanpa menggunakan sabun. e. Membersihkan rambut : Pegang bayi dengan aman, basahi rambut dengan air secara lembut. Usapkan shampoo bayi dengan menggunakan lap, bilas rambut dan keringkan kulit kepala dengan cepat f. Membersihkan telinga luar : membersihkan dengan gerakan memutar dan gunakan bagian yang berbeda untuk tiap-tiap telinga. g. Setelah melepas selimut mandi/pakaian bayi,bersihkan leher, dada, lengan dan punggung dengan cara yang sama. h. Bersihkan tubuh dengan sabun dan air, bilas dengan hati-hati dan keringkan bagian tubuh yang dibersihkan sebelum berpindah ke bagian lain i. Membersihkan bagian genetalia Bayi perempuan : bersihkan labia secara perlahan dengan arah dari depan ke belakang. Bayi laki-laki : Tarik kutup dengan lembut dan sejauh-jauhnya, bersihkan ujung glands dengan gerakan memutar dan kembalikan kutup dengan segera setelah dibersihkan

j. Bersihkan dan keringkan daerah perineal k. Gunakan popok dengan lipatan kedepan dan berada di bawah tali pusat, biarkan tali pusat dalam keadaan terbuka. l. Gunakan pakaian bayi yang tepat sesuai kondisi lingkungan. J. Terminasi 1. Evaluasi kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan yang diharapkan dan objektif) 2. Simpulkan hasil kegiatan 3. Berikan reinforcement positif pada keluarga 4. Lakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya 5. Akhiri kegiatan 6. Cuci tangan. SUMBER Bobak, dkk,. 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC. Jakarta.

(subjektif