Anda di halaman 1dari 19

Integral

Garis
Integral Garis
A line integral (sometimes called a path integral, contour
integral, or curve integral) is an integral where the
function to be integrated is evaluated along a curve.
The line integral of a vector field plays a crucial role in
vector calculus. Out of the four fundamental theorems of
vector calculus, three of them involve line integrals of
vector fields. Green's theorem and Stokes' theorem relate
line integrals around closed curves to double integrals or
surface integrals.


Integral Garis

Integral Garis
Misalkan C suatu kurva bidang mulus, dan
dinyatakan secara parameter oleh persamaan :

dimana x(t) dan y(t) kontinu serta tidak secara
serentak sama dengan nol pada [a, b].
Misalkan C terorientasi secara positif (yakni arah
positifnya berpadanan terhadap pertambahan nilai
t). Berarti t mempunyai titik awal A= (x(a),y(a))
dan titik ujung B = (x(b),y(b)).

( ) ( )
, , x x t y y t a t b = = s s
Integral Garis
Selanjutnya kurva C kita partisi menjadi n busur bagian
P
i-1
P
i
dimana titik P
i
berpadanan dengan t
i

Misalkan s
i
menyatakan panjang busur P
i-1
P
i
dan |P|
adalah norm partisi P, yaitu misalkan |P| adalah
t
i
= t
i
-t
i-1
yang terbesar.
Kemudian pilih titik contoh pada busur-busur
bagian P
i-1
P
i

Kemudian perhatikan penjumlahan Riemann :






( )
,
i i i
Q x y
( )
1
,
n
i i i
i
f x y s
=
= A

Integral Garis
Jika f tidak negatif, maka jumlah ini mengaproksimasi
luas tirai tegak melengkung seperti terlihat pada gambar.
Jika f kontinu pada suatu daerah D yang mengandung
kurva C, maka jumlah Riemann ini mempunyai limit
untuk



0 P
Limit ini disebut integral garis f sepanjang C dari A ke B,
yaitu :






Integral garis di atas merupakan integral garis dari fungsi
skalar.






( )
( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( ) ( )
0
1
2 2
, lim ,
menyatakan panjang busur, jadi :
, , ' '
n
i i i
P
i
C
b
C a
f x y dS f x y s
dS
f x y dS f x t y t x t y t dt

=
= A
= + ( (

}
} }
Contoh : Hitung



Jawab :

( ) ( ) ( ) ( )
/ 2
2 2 2
2
0
/ 2
2
0
/ 2
2
0
3 / 2
0
3cos 3sin 3sin 3cos
81 cos sin
81 cos (cos )
81
cos 27
3
C
x y ds t t t t dt
t t dt
t d t
t
t
t
t
t
= +
=
=

= =
} }
}
}
2
, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: 3cos , 3sin , 0
2
C
x y ds
x t y t t
t
= = s s
}

Integral Garis
Selain terhadap panjang busur, integral garis dapat juga
didefinisikan terhadap variabel koordinat sebagai
berikut:


( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( ) ( )
, , , , ( ) '
, , , , ( ) '
, , , , ( ) '
b
C a
b
C a
b
C a
f x y z dx f x t y t z t x t dt
f x y z dy f x t y t z t y t dt
f x y z dz f x t y t z t z t dt
=
=
=
} }
} }
} }
Integral Garis
Ketiga integral di atas sering terjadi bersamaan. Jika P, Q,
dan R adalah fungsi kontinu dari variabel x, y, dan z,
maka:


( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
( ) ( ) ( ) ( )
, , ( ) '
, , ( ) '
, , ( ) '
C C C C
b
C a
b
a
b
a
Pdx Qdy Rdz Pdx Qdy Rdz
Pdx Qdy Rdz P x t y t z t x t dt
Q x t y t z t y t dt
R x t y t z t z t dt
+ + = + +
+ + = +
+
} } } }
} }
}
}

Integral Garis
Contoh:
Hitung integral garis


2 3
, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: , , , 0 1
C
y dx z dy x dz
x t y t z t t
+ +
= = = s s
}
Sifat-sifat Integral Garis
Ketika orientasi dari kurva parameter berlawanan
dengan C, maka:




Jika kurva C terdiri dari sejumlah berhingga kurva
mulus yang terhubung pada setiap titik-titik ujungnya,
maka C disebut piecewise smooth.


( , , ) ( , , )
C C
C C
f x y z ds f x y z ds
Pdx Qdy Rdz Pdx Qdy Rdz

=
+ + = + +
} }
} }
Sifat-sifat Integral Garis
Contoh:
Hitung integral garis
a.



b.



, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: 1 8 , 2 6 , 0 1
C
xy ds
x t y t t = + = + s s
}
, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: 9 4 , 8 3 , 0 2
C
xy ds
x t y t t = = s s
}
Sifat-sifat Integral Garis
Contoh:
Hitung integral garis
a.



b.



, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: 1 8 , 2 6 , 0 1
C
y dx x dy
x t y t t
+
= + = + s s
}
, dengan C ditentukan oleh persamaan
parameter: 9 4 , 8 3 , 0 2
C
y dx x dy
x t y t t
+
= = s s
}
Integral Garis
Sifat-sifat Integral Garis
Contoh:
Hitung integral garis






1
2
2
3
2 , untuk masing-masing tiga kurva berikut
: garis lurus pada bidang dari A (1,1) ke B (2,4)
: lintasan pada bidang bidang dari A (1,1) ke B (2,4)
sepanjang kurva
: garis lurus pad
C
y dx x dy
C
C
y x
C
+
=
}
a bidang dari A (1,1) ke Q (2,1)
diikuti garis lurus dari Q (2,1) ke B (2,4)
Latihan
1. Hitung




2. Hitung

2
2 , dengan C terdiri dari busur parabola
dari (0,0) ke (1,1) diikuti oleh ruas garis vertikal dari
(1,1) ke (1,2)
C
xds y x =
}
( , ) ( , ) , dengan C terdiri dari garis dari
( 1,1) ke (2,1) dan dari (2,1) ke (2,5)
C
P x y dx Q x y dy +