Anda di halaman 1dari 20

UJI HIPOTESIS

MK. PENGELOLAAN DATA MUTU PANGAN


PS. SUPERVISOR JAMINAN MUTU PANGAN
PROGRAM DIPLOMA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Dr. Ir. Budi Nurtama, Magr
Dr. Ir. Nugraha Edhi Suyatma, DEA
Hipotesis Statistik
pernyataan statistik tentang parameter populasi
Statistik adalah ukuran yg dikenakan pada sampel spt
(rata), s (simpangan baku), s (varians), r ( koef korelasi).

Penolakan suatu hipotesis



hipotesis tersebut salah
Penerimaan suatu hipotesis



tidak punya bukti untuk
percaya yang sebaliknya
DEFINISI
Hipotesis nol (H
0
)
hipotesis yang diartikan sebagai tidak adanya
perbedaan antara ukuran populasi dan ukuran
sampel

Hipotesis alternatif (H
1
)
Lawannya hipotesis nol, adanya perbedaan data
populasi dgn data sampel
PASANGAN HIPOTESIS
1. Hipotesis Deskriptif
hipotesis tentang nilai suatu variabel mandiri, tidak
membuat perbandingan atau hubungan. Sebagai
contoh bila rumusan masalah penelitian sbb:
Seberapa tinggi produktifitas padi di Karawang?
Berapa lama umur simpan produk A pada T refri?
Rumusan hipotesis:
Produktifitas padi di Karawang 8 ton/ha.
Daya tahan simpan produk A pada suhu refri 30
hari.
3 BENTUK RUMUSAN HIPOTESIS
2. Hipotesis Komparatif
Pernyataan yg menunjukkan dugaan nilai dalam satu
variabel atau lebih pada sampel yang berbeda. Sebagai
contoh rumusan hipotesis komparatif:
Apakah ada perbedaan produktifitas padi di Karawang
dan di Cianjur?
Apakah ada perbedaan viskositas saus tomat A dan B?
Rumusan hipotesis:
Tidak terdapat perpedaan produktivitas padi di Karawang
dan di Cianjur. Ho: 1 = 2 Ha: 1 = 2
Viscositas saus tomat A tidak berbeda dibandingkan saus
tomat B. Ho: 1 = 2 Ha: 1 = 2.
3 BENTUK RUMUSAN HIPOTESIS
3. Hipotesis Hubungan (asosiatif)
Pernyataan yg menunjukkan dugaan tentang hubungan
antara dua variabel atau lebih. Sebagai contoh rumusan
hipotesis asosiatif:
Apakah ada hubungan antara jumlah iklan dengan volume
penjualan?
Apakah ada pengaruh penambahan CMC terhadap
viskositas sari buah tomat?
Rumusan hipotesis:
Tidak ada hubungan antara jumlah iklan dengan volume
penjualan. Ho: = 0 Ha: = 0
Tidak ada pengaruh penambahan CMC terhadap
viscositas sari buah tomat . Ho: = 0 Ha: = 0.
3 BENTUK RUMUSAN HIPOTESIS
Uji Dua Arah (Two-sided test)
H
0
: u = u
0

H
1
: u = u
0

Uji Satu Arah (One-sided test)
H
0
: u = u
0

H
1
: u > u
0
atau H
1
: u < u
0

ARAH UJI
Menentukan nilai o atau o/2
MENENTUKAN BESARAN NILAI F-tabel atau t-tabel
Galat Jenis I
penolakan H
0
yang benar
Galat Jenis II
penerimaan H
0
yang salah
JENIS GALAT
(TYPE OF ERRORS)
o = P(galat jenis I) = peluang melakukan galat jenis I
= taraf nyata
| = P(galat jenis II) = peluang melakukan galat jenis II


Sifat-sifat :
Jika o meningkat maka | menurun, dan sebaliknya.
Jika ukuran sampel (n) meningkat maka nilai o dan |
menurun, dan sebaliknya.
NILAI o DAN |
1. Nyatakan H
0
dan H
1
2. Tentukan taraf nyata o
3. Tentukan prosedur statistik yang akan digunakan:
Jika jumlah sampel lebih dari 30 (sampel besar), gunakan uji Z

Jika jumlah sampel kurang dari 30 (sampel kecil), gunakan uji t


Ambil kesimpulan untuk menolak atau menerima Ho
Perbandingan statistik hitung vs statistik tabel
Melihat angka probabilitas (signifikansi pada output SPSS)
UJI SATU SAMPEL
1. Tentukan H
0
dan H
1
2. Tentukan confidence level atau taraf nyata o
3. Tentukan prosedur statistik yang akan digunakan:
Jika jumlah sampel lebih dari 30 (sampel besar), gunakan uji Z

Jika jumlah sampel kurang dari 30 (sampel kecil), gunakan uji t


Ambil kesimpulan untuk menolak atau menerima Ho
Perbandingan statistik hitung vs statistik tabel
Melihat angka probabilitas (signifikansi pada output SPSS)
UJI DUA SAMPEL INDEPENDEN
1. Tentukan H
0
dan H
1
2. Tentukan confidence level atau taraf nyata o
3. Tentukan prosedur statistik yang akan digunakan:
gunakan uji t



Dimana: d = difference antara nilai tertentu sampel 1 dengan
nilai tertentu sampel 2
Ambil kesimpulan untuk menolak atau menerima Ho
UJI DUA SAMPEL DEPENDEN
SAMPEL INDEPENDEN VS
DEPENDEN
Dua sampel independen adalah dua sampel yang
tidak berhubungan satu dengan yang lain.
Sebagai contoh: sampel pria dan sampel wanita;
keduanya independen karena seorang pria tidak
mungkin masuk dalam sampel wanita, dan
sebaliknya.
Sampel dependen adalah dua sampel yang
berhubungan satu dengan yang lain. Sebagai contoh,
sampel pria sebelum minum obat A dengan sampel
pria (yang sama) setelah minum obat A.
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik




diketahui atau n > 30





tidak diketahui dan n < 30
UJI HIPOTESIS NILAITENGAH POPULASI
0 1
=
n
x
z
0
o

=
0 1
0 1
0 1
=
>
<
2 / 2 /
z z & z z
z z
z z
o o
o
o
+ > <
+ >
<
1 n v
n s
x
t
0
=

=
0 1
=
2 / 2 /
t t & t t
t t
t t
o o
o
o
+ > <
+ >
<
0 1
0 1
0 1
=
>
<
UJI HIPOTESIS NILAITENGAH POPULASI
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik


1
dan
2
diketahui







1
=
2
tapi tidak diketahui







dan tidak diketahui
0 2 1
d =
0 2 1
d =
0 2 1
d =
) n ( ) n (
d ) x x (
z
2 2
1
1
0 2 1
o + o

=
2 n n v
) n 1 ( ) n 1 ( s
d ) x x (
t
2 1
2
1
p
0 2 1
+ =
+

=
2 n n
s ) 1 n ( s ) 1 n (
s
2 1
2
2 2
2
1 1 2
p
+
+
=
) 1 n (
) n s (
) 1 n (
) n s (
) n s n s (
v
) n s ( ) n s (
d ) x x (
' t
2
2
2
2
2
1
2
1
2
1
2
2
2
2 1
2
1
2
2
2
1
2
1
0 2 1

+
=
+

=
2 1
o = o
0 2 1
0 2 1
0 2 1
d
d
d
=
>
<
2 / 2 /
t ' t & t ' t
t ' t
t ' t
o o
o
o
+ > <
+ >
<
2 / 2 /
t t & t t
t t
t t
o o
o
o
+ > <
+ >
<
2 / 2 /
t ' t & t ' t
t ' t
t ' t
o o
o
o
+ > <
+ >
<
0 2 1
0 2 1
0 2 1
d
d
d
=
>
<
0 2 1
0 2 1
0 2 1
d
d
d
=
>
<
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik





pengamatan berpasangan
UJI HIPOTESIS NILAITENGAH POPULASI
0 D
d =
1 n v
n s
d d
t
d
0
=

=
0 D
0 D
0 D
d
d
d
=
>
<
2 / 2 /
t t & t t
t t
t t
o o
o
o
+ > <
+ >
<
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik




sebaran hampir normal






sebaran hampir normal
UJI HIPOTESIS RAGAM POPULASI
2
0
2
o = o
1 n v
s ) 1 n (
2
0
2
2
=
o

= _
2
0
2
2
0
2
2
0
2
o = o
o > o
o < o
2
0
2
2
0
2
2
0
2
o = o
o > o
o < o
2
2 /
2 2
2 / 1
2
2 2
2
1
2
&
o o
o
o
_ > _ _ < _
_ > _
_ < _
1 n v
1 n v
s
s
f
2 2
1 1
2
2
2
1
=
=
=
) v , v ( f f & ) v , v ( f f
) v , v ( f f
) v , v ( f f
2 1 2 / 2 1 2 / 1
2 1
2 1 1
o o
o
o
> <
>
<
2
0
2
o = o
0
p p =
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik


n kecil



UJI HIPOTESIS PROPORSI POPULASI
0
p p =
0
p p <
/
k x
o
s

=
s
= = s
=
/

k
0 x
0
0
/

) p n, (x; b
) p p bila k X ( P
bersifat yang
terbesar bulat bilangan k
an keberhasil
banyaknya x =
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik


n kecil



UJI HIPOTESIS PROPORSI POPULASI
0
p p >

o
=
o
o
s
= = >
=
n
x
0
0
) p n, (x; b
) p p bila k X ( P
bersifat yang
terkecil bulat bilangan k
k
o
> k x
0
p p =
2 /
/
2 /
k x dan k x
o o
> s
0
p p =
an keberhasil
banyaknya x =
H
0
Nilai Statistik Uji H
1
Wilayah Kritik




n besar
hampiran normal










n besar
hampiran normal
UJI HIPOTESIS PROPORSI POPULASI
0
p p =
0 0
0
q np
np x
z

=
0
0
0
p p
p p
p p
=
>
<
2 / 2 /
z z & z z
z z
z z
o o
o
o
+ > <
+ >
<
2 / 2 /
z z & z z
z z
z z
o o
o
o
+ > <
+ >
<
2 1
p p =
| |
p 1 q dan
n n
x x
p
n
x
p dan
n
x
p
) n 1 ( ) n 1 ( q p
p p
z
2 1
2 1
2
2
2
1
1
1
2 1
2 1
=
+
+
=
= =
+

=
2 1
2 1
2 1
p p
p p
p p
=
>
<