Anda di halaman 1dari 4

HERBARIUM KAMBOJA JEPANG Adenium obesum Moradoklok

Oleh: Nama NIM Kelas : Rani Azizah : B1J011106 :D

TUGAS TERSTRUKTUR TAKSONOMI TUMBUHAN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS BIOLOGI PURWOKERTO 2013

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Adenium atau Kamboja Jepang berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan asia barat sampai afrika. Sebutannya disana adalah Mawar Padang Pasir (desert rose). Karena berasal dari daerah kering, tanaman ini tumbuh lebih baik pada kondisi media yang kering dibanding terlalu basah. Disebut sebagai adenium, tanaman ini dinamakan adenium karena salah satu tempat asal adenium adalah daerah Aden (Ibukota Yaman). Sebenarnya kamboja adalah jenis Plumeria, kerabat jauh dari Adenium. Beberapa perbedaan antara Adenium dengan Plumeria adalah sebagai berikut : Adenium berbatang besar dengan bagian bawah menyerupai umbi, namun sosok tanamannya sendiri kecil dengan daun kecil panjang. Akar adenium juga dapat membesar menyerupai umbi. Plumeria berbatang kecil memanjang tanpa bentuk umbi, dengan sosok tanaman yang besar dan dapat tumbuh tinggi, dengan bentuk daun panjang dan besar.

Kamboja jepang biasa dikenal sebagai Adenium pertama ditemukan di wilayah Afrika Selatan hingga semenanjung Arab. Tanaman hias ini di habitat aslinya tumbuh meraksasa. Hingga saat ini paling tidak telah ditemukan 8 jenis adenium spesies, yaitu : A. obesum, A. multiforum, A. swazicum, A. boehmianum, A. oleifollum, A. somalense, A. somelense var crispum, A. arabicum dan A. socotranum. Di antara sekian banyak, spesies Adenium obesum terhitung paling popular.Meski sosoknya lebih kecil tetapi bisa dijumpai di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tumbuhan kamboja Jepang hanya mempunyai tinggi sekitar 2 meter saja sehingga bisa ditanam di pot, sedangkan tinggi tumbuhan kamboja kuburan dapat mencapai 10 meter. Bunga kamboja Jepang tergolong ke dalam jenis tanaman tingkat tinggi yang memiliki batang, daun, akar, bunga, dan buah. Tumbuhan ini mampu menyimpan cadangan air cukup banyak dalam seluruh jaringannya, sehingga dapat bertahan hidup selama beberapa hari tanpa air

B. Klasifikasi

Nama umum Indonesia Inggris Thailand Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Gentianales Famili: Apocynaceae Genus: Adenium Spesies: Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult : Kamboja jepang, Adenium obesum : Desert rose : Choa chuem

II. TINJAUAN PUSTAKA

A. Deskripsi Adenium obesum, Desert Rose Moradoklok benih hibrida berasal dari Thailand. Petal putih sederhana dengan kuning lembut di bagian tengah. Toleransi panas : Baik Sekali

Pencahayaan matahari : Pencahayaan penuh Asli endemik Tinggi tanaman Kebutuhan akan air : Africa timur dan Arabia selatan : 5 kaki (1.5 m) : air dibutuhkan saat masa pertumbuhan lalu

disimpan saat musim kering hingga tiba musim penghujan, membutuhkan drainase yang baik.

Tanaman ini hidup di iklim tropis dan musim semi dan biasanya gugur di daerah beriklim dingin, tergantung pada subspesies atau kultivar. Bagian basal bengkak. Daun spiral teratur, berkerumun menuju ujung tunas, panjang daun 5-10 dan lebar 1-5 cm. Bunganya berbentuk tabung, 2-5 cm, dengan diameter 4-6 cm bagian luar dengan lima kelopak, menyerupai tanaman -tanaman dari genus terkait lainnya seperti Plumeria dan Nerium. Bunga-bunga berwarna putih lembut.

Gambar. Adenium obesum Moradoklok

B. Manfaat 1. Sebagai tanaman Hias 2. Dapat mengobati penyakit , penyakit yang dapat diobati Kencing nananah (Gonorrhea), Bengkak, Bisul.