Anda di halaman 1dari 6

PRESENTASI KASUS BEDAH UMUM

DIAGNOSIS HIPERPLASI PROSTAT

Diajukan kepada : Dr. H.M. Jisdan Bambang Y, Sp.B.

Disusun oleh : Siti Nurtamsiah (UPN) Elan Suherlan (UPN) Tri K. B. (UMY)

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN JAKARTA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA SMF ILMU PENYAKIT BEDAH RSUD PROF. Dr. MARGONO SEOKARJO PURWOKERTO 2001

I.

Identitas Nama Umur Jenis kelamin Alamat Pekerjaan Masuk IGD : Partawireja : 85 tahun : Laki-laki : Gentawangi 01/01 Jatilawang : : 08.55/06-10-01

II.

ANAMNESIS A. Keluhan utama B. Keluhan tambahan : Tidak bisa BAK : Demam, nyeri perut bagian bawah, pancaran kencing lemah, kencing tidak lampias, saat kencing terasa sakit dan panas, sering kencing malam hari. C. Riwayat Penyakit Sekarang Os datang ke IGD RSMS dengan keluhan tidak bisa kencing, demam dan nyeri perut bagian bawah sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Sebelumnya, 1 minggu sebelum masuk rumah sakit os mengeluh pancaran kencing lemah dan kencing tidak lampias. 3 hari sebelum masuk rumah sakit os mengeluh pada saat kencing terasa sakit dan panas serta sering kencing pada malam hari. Os tidak pernah mengeluh pada saat kencing mengeluarkan batu dan darah, os tidak pernah mengalami trauma sebelumnya. D. Riwayat Penyakit Dahulu Os tidak pernah menderita penyakit yang sama. Riwayat penyakit asma disangkal.

E. Riwayat Penyakit Keluarga Tidak ada keluarga yang menderita penyakit yang sama.

III. PEMERIKSAAN FISIK a). Keadaan Umum Kesadaran Vital Sign : Sedang : Compos mentis : T : 100/60 mmHg N : 110 x/menit R : 24 x/menit S : 38C (febris) b). Status Generalis - Pemeriksaan Kepala : Mesochepal, tidak ada bekas luka. Mata Telinga/Hidung Mulut - Pemeriksaan Leher Kelenjar tiroid tidak teraba. - Pemeriksaan Thorax Paru-pasu Jantung : Suara dasar vesukuler, ronchi (-). : S1 > S2 reguler, bising (-). : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-). : Discharge (-). : Caries (-).

- Pemeriksaan abdomen: Status lokalis. c). Status Lokalis Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi d). Rectal Tussae Tonus sfingter ani normal. Teraba prostat di jam 12 (pull atas dan sulcus tidak teraba). : R. Abdominal : Datar, sikatrik (-). : Nyeri tekan (+), suprapubik. : Timpani : Bising usus (+) menurun

IV.

PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan Urin Leukosit Eritrosit Epitel Bakteri Hb Ureum H+ Kreatinin : 5-10 : 3-8 : 1-5 :++ : 11,5 : 34 (10-40) : 1-5 : 1,3 (0,5-15)

Pemeriksaan Darah

Pemeriksaan BNO IVP : Adanya identitas prostat.

V.

RESUME A. Anamnesis Pasien laki-laki umur 85 tahun datang dengan keluhan : Tidak bisa kencing sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit disertai demam dan nyeri perut bagian bawah. Sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit os mengeluh pancaran kencing lemah dan kencing tidak lampias. 3 hari sebelum masuk rumah sakit os mengeluh sakit pada saat kencing dan kencing terasa panas. Os sering kencing malam hari. Os tidak pernah mengeluarkan batu dan darah saat kencing dan tidak mengalami trauma sebelumnya. B. Pemeriksaan Fisik 1. Status generalis 2. Status lokalis Rectal tussae - Tonus sfingters ani normal : Dalam batas normal : R. abdominalis Nyeri tekan suprapubik (+)

- Teraba prostat di jam 12 (pull atas dan sulcus tudak teraba). VI. DIAGNOSIS Hiperplasi prostat grade III - IV. VII. TERAPI 1. Konservatif Kateter (untuk mengatasi retensi urin) Antibiotik

2. Operatif : Prostatectomy.

Anda mungkin juga menyukai