Anda di halaman 1dari 12

Assalamualaikum wr. Wb.

Minor Elemen & Penyebaran Trace Elemen di Laut

Materi yang dibahas


Pengertian Minor Elemen & Trace Elemen
Faktor faktor yang mempengaruhi atau mengurangi kelarutan trace elemen di laut

Distribusi atau penyebaran trace elemen Interaksi Trace Elemen dengan Organisme Bahari Interaksi Trace Elemen pada Lingkungan Tanpa Oksigen

Peranan Trace Element pada suatu perairan

Sumber-sumber Trace Elemen disuatu perairan

Interaksi Presipitasi dari Dasar Perairan

Peranan manusia terhadap penyebaran Trace Elemen di laut

Pengertian Minor Elemen & Trace Elemen


Pengertian Minor Elemen (Elemen Mikro)

Minor elemen atau elemen mayor memiliki suatu ukuran 1 ppb 4 ppm (< 1ppm) yang termasuk dalam elemen minor di suatu lautan yaitu diantaranya : O, H, Cl, Na, Mg, C, Ca, K, Sr, B, dan F. Dari elemen elemen tersebut terdapat ada 14 unsur yang termasuk dalam elemen minor.
Pengertian Trace Elemen

Trace Elemen merupakan unsur unsur atau senyawa senyawa kimia di laut yang kelarutanya kurang dari 1 ppb.
BACK

Faktor faktor yang mempengaruhi atau mengurangi kelarutan trace elemen dari suatu perairan:
1. Proses pengendapan sedimen

2. Diserap atau dimanfaatkan oleh oraganisme bahari

3. Trace elemen terlarut

4. Bahan Organik Terlarut


BACK

Distribusi atau penyebaran trace elemen dilaut biasanya ditentukan melalui

1. Proses hidrodinamika perairan (pergerakan air dan transport massa air). 2. Aktivitas organisme di dasar perairan.
BACK

Peranan Trace Element pada suatu perairan

Proses-proses metabolisme biologi organisme

Pelepasan mineral di laut

Pengaturan pH perairan

BACK

Pengaturan potensial redoks di perairan

Interaksi Trace Elemen dengan Organisme Bahari


Perbandingan konsentrasi trace elemen di perairan > kandungan di dalam jaringan tubuh suatu organisme bahari. Keberadaan ion Cl- , factor yang sangat menentukan dalam elemen- elemen kalium (K) magnesium(Mg), Bromida(Br) dan Flour(F) yang terdapat dalam senyawa proses osmoregulasi. Trace elemen terlarut juga terkait dengan gas dalam senyawa di dalam jaringan tubuh suatu organisme bahari yang mempunyai konsentarasi yang sangat tinggi (berikatan dengan ion oksigen dan hydrogen).

BACK

Tingkat kelarutan ion trace elemen dalam jaringan tubuh suatu organisme laut (berdasarkan tingkat reaktifitas dan golongan yang ada pada SPU): 1. Pada jaringan tubuh plankton 2. Pada jaringan hidup alga coklat 3. Pada oraganisme bentik seperti moluska, arthopoda dan echinodermata Proses presipitasi secara alami dapat mensuplai mineral ferum, Mn, Cr, Cu, Nr, dan Pb, proses dari geochemical dari atmosfer.

Sumber-sumber Trace Elemen disuatu perairan berasal dari :

Melalui proses presipitasi dari udara Masukan dari aliran air sungai Pelepasan dari batuan atau kerak bumi Pelepasan kembali oleh sediman dari dasar perairan

BACK

Interaksi Trace Elemen pada Lingkungan Tanpa Oksigen

Di suatu palung laut atau suatu dasar perairan yang paling dalam merupakan kondisi yang miskin akan oksigen, sehingga organisme yang hidup dalam kedalaman tersebut seperti: bakteri pereduksi sulfida yang dapat memanfaatkan keberadaan sulfida disuatu perairan dalam dan akan membentuk senyawa sulfat bersama trace elemen yang ada diperairan, dengan melalui proses diagenesis metabolisme anaerob.

BACK

Interaksi Presipitasi dari Dasar Perairan

Erat hubungannya dengan proses penyerapan dan pengendapan trace elemen diperairan oleh partikel terlarut dan akhirnya diendapkan didasar perairan sebagai sedimen. Terdapat 2 reaksi : 1. Reaksi Oksidasi
2. Pada Kondisi Reduksi

Proses Presipitasi di Essturia


BACK

Peranan manusia terhadap penyebaran trace elemen di laut

Sebagaian besar trace elemen berupa logam berat yaitu, pada kelarutan yang sangat kecil sangat dibutuhkan dalam pengaturan keseimbangan proses metabolisme organisme bahari, namun apabila kelarutan di perairan sudah melampaui batas ambang yang ditentukan sehingga menjadi bahan pencemar yang berbahaya dalam perairan.

BACK

SEKIAN & TERIMA KASIH