Komposisi penduduk

Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan penduduk berdasarkan kriteria (ukuran) tertentu dan untuk tujuan tertentu pula. Mengetahui komposisi penduduk diperlukan untuk merencanakan kegiatan pada masa mendatang. Dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan tempat tinggal. Pengelompokkan penduduk dapat digunakan untuk dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program dalam mengatasi masalah-masalah di bidang kependudukan. Komposisi penduduk merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi umur dan jenis kelamin. Komposisi penduduk dalam arti demografi: ü Komposisi penduduk menurut umur Struktur komposisi penduduk dipengaruhi oleh 3 variabel demografi antara lain: variabel kelahiran, kematian dan migrasi. Ketiga variabel tersebut akan saling mempengaruhi. Bila salah satu variabel berubah, maka akan mengakibatkan berubah pula variabel yang lain. Misalnya bila terjadi angka kelahiran yang tinggi maka struktur penduduk akan bergeser ke penduduk usia muda. Demikian juga faktor sosial ekonomi akan mempengaruhi struktur umum penduduk melalui 3 variabel demografi di atas. Struktur umur penduduk muda terjadi bila kelompok penduduk yang berumur kurang dari 15 tahun jumlahnya lebih dari 40%, sedangkan jumlah penduduk umur 65 tahun jumlahnya kurang dari 10%. sebaliknya suatu daerah dikatakan mempunyai struktur umur penduduk tua apabila presentasenya berkebalikan dengan daerah struktur umur penduduk muda. ü Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin Rasio jenis kelamin pada umumnya dinyatakan sebagai perbandingan jumlah laki-laki per 100 perempuan. Angka rasio jenis kelamin dapat dihitung menurut golongan–golongan umur di samping bagi penduduk total. Angka – angka rasio jenis kelamin menurut golongan umur ini disebut sebagai “age spesific sex rations”. Selain faktor rasio jenis kelamin pada saat l ahir, tinggi rendahnya angka – angka rasio jenis kelamin secara total maupun bagi golongan-golongan umur di suatu masyarakat atau komunitas dipengaruhi oleh tinggi rendahnya tingkat kematian laki – laki dan perempuan dan secara kolektif, dan oleh perbedaan – perbedaan tingkat migrasi netto antar jenis kelamin. a. Berdasarkan aspek biologis

Misalnya : penduduk di suatu desa digolongkan berdasarkan umur dan jenis kelamin. Komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin. Umur penduduk dikelompokkan menjadi 3 yaitu: § Umur 0 – 14 tahun dinamakan usia muda/usia belum produktif. § Umur 15 – 64 tahun dinamakan usia dewasa/usia kerja/usia produktif. § Umur 65 tahun keatas dinamakan usia tua/usia tak produktif/usia jompo Sesuai dengan pengelompokkan umur di atas, maka struktur (susunan) penduduk negara-negara di dunia dibagi 3 yaitu: · Struktur penduduk muda : bila suatu negara atau wilayah sebagian besar penduduk usia muda. · Struktur penduduk dewasa : bila suatu negara sebagian besar penduduk berusia dewasa. · Struktur penduduk tua : bila suatu negara sebagian besar terdiri penduduk berusia tua. b. Berdasarkan aspek social Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan tingkat pendidikan dan status perkawinan. Komposisi penduduk menurut pendidikan Berdasarkan tingkat atau jenjang pendidikan yang telah ditamatkan penduduk dapat dikelompokkan dalam tingkat SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Pengelompokkan ini dapat digunakan untuk menentukan besarnya tingkat pendidikan penduduk. c. Berdasarkan aspek ekonomis Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan jenis pekerjaan dan tingkat pendapatan. Komposisi penduduk menurut pekerjaan Penduduk dapat dikelompokkan berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh tiap tiap orang. Pekerjaan-pekerjaan tersebut antara lain pegawai negeri sipil, TNI, POLRI, buruh, pedagang, petani, pengusaha dan sopir. d. Berdasarkan aspek geografis Misalnya : penduduk di golongkan berdasarkan lokasi tempat tinggal.

Komposisi penduduk menurut tempat tinggal Tempat tinggal yang sering digunakan dalam komposisi ini adalah tempat tinggal penduduk di desa dan di kota. Ciri khas negara agraris seperti Indonesia adalah sebagian besar penduduk tinggal di desa.

KOMPOSISI PENDUDUK
oleh Elva Rismwari pada Januari 17, 2012

Pengertian komposisi penduduk Komposisi penduduk adalah penggolongan penduduk berdasarkan kriteria tertentu. Misalnya : penduduk desa dapat digolongkan berdasarkan tingkat ekonomi, tingkat pendidikan, jenis kelamin dsb. Komposisi penduduk dalam arti demografi adalah komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Kedua variabel ini sangat mempengaruhi pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang. Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin merupakan yang terpenting. Komposisi menurut umur dan jenis kelamin ini sangat penting bagi pemerintah sebuah negara untuk menentukan kebijakan kependudukan mereka untuk beberapa tahun ke depan. Komposisi penduduk dan jenis kelamin bagi suatu masyarakat penting baik dalam kerangka biologis, ekonomi, maupun sosial. Misalnya penting dalam dalam kaitannya dengan angka – angka kelahiran, kematian, rasio beban tanggungan, dan jumlah penduduk usia sekolah. Contoh: Dengan mengetahui jumlah penduduk usia 7 –12 tahun maka pemerintah dapat memperkirakan berapa kebutuhan sekolah dasar yang harus disediakan mengingat usia tersebut adalah usia sekolah dasar Macam-macam komposisi penduduk 1. Berdasarkan aspek biologis Misalnya : penduduk di suatu desa digolongkan berdasarkan umur dan jenis kelamin. Komposisi penduduk berdasarkan umur dan jenis kelamin. Umur penduduk dikelompokkan menjadi 3 yaitu: - Umur 0 – 14 tahun dinamakan usia muda/usia belum produktif. - Umur 15 – 64 tahun dinamakan usia dewasa/usia kerja/usia produktif. - Umur 65 tahun keatas dinamakan usia tua/usia tak produktif/usia jompo Sesuai dengan pengelompokkan umur di atas, maka struktur (susunan) penduduk negara-negara di dunia dibagi 3 yaitu: - Struktur penduduk muda : bila suatu negara atau wilayah sebagian besar penduduk usia muda. - Struktur penduduk dewasa : bila suatu negara sebagian besar penduduk berusia dewasa. - Struktur penduduk tua : bila suatu negara sebagian besar terdiri penduduk berusia tua. 2. Berdasarkan aspek sosial Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan tingkat pendidikan dan status perkawinan. Komposisi penduduk menurut pendidikan Berdasarkan tingkat atau jenjang pendidikan yang telah ditamatkan penduduk dapat dikelompokkan dalam tingkat SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Pengelompokkan ini dapat digunakan untuk menentukan besarnya tingkat pendidikan penduduk. 3. Berdasarkan aspek ekonomis Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan jenis pekerjaan dan tingkat pendapatan. Komposisi penduduk menurut pekerjaan Penduduk dapat dikelompokkan berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh tiap tiap orang. Pekerjaan-pekerjaan tersebut antara lain pegawai negeri sipil, TNI, POLRI, buruh, pedagang, petani, pengusaha dan sopir.

4. Berdasarkan aspek geografis Misalnya : penduduk di golongkan berdasarkan lokasi tempat tinggal. Komposisi penduduk menurut tempat tinggal Tempat tinggal yang sering digunakan dalam komposisi ini adalah tempat tinggal penduduk di desa dan di kota. Ciri khas negara agraris seperti Indonesia adalah sebagian besar penduduk tinggal di desa. Cara penyajian dan penghitungan komposisi penduduk Cara penyajian komposisi penduduk Penyajian data komposisi penduduk dapat disajikan dengan grafik yang berbentuk pyramid yang disebut dengan “Piramida Penduduk”. Piramida Penduduk menurut umur dan jenis kelamin merupakan grafik batang yang menggambarkan perbandingan banyaknya jumlah laki-laki dan perempuan dalam tiap – tiap kelompok usia. Dengan piramida penduduk, data akan terbaca dengan lebih jelas. Riwayat penduduk suatu negeri dapat dibaca dari piramida penduduk negri yang bersangkutan. Cara penggambaran piramida penduduk : 1. Sumbu vertikal untuk distribusi umur 2. Sumbu horisontal untuk jumlah penduduk dapat absolut maupun persentase. 3. Horisontal kiri untuk laki-laki dan horizontal kanan untuk perempuan. 4. Dasar piramida dimulai untuk umur muda (0 – 4) tahun semakin ke atas untuk umur yang lebih tua 5. Puncak piramida untuk umur tua sering dibuat dengan sistem “open end interval” artinya, misal untuk umur 75, 76, 77, 78 dan seterusnya cukup dituliskan 75+. 6. . Bagian sebelah kiri untuk penduduk laki – laki dan bagian sebelah kanan untuk pnduduk perempuan 7. Besarnya balok diagram untuk masing – masing kelompok umur harus sama. Piramida penduduk Terdapat beberapa tipe piramida, dibedakan dalam 5 tipe piramida penduduk: Model 1: Piramida penduduk model ini mempunyai dasar lebar dan „slope‟ tidak terlalu curam atau datar. Bentuk semacam ini terdapat pada penduduk dengan tingkat kelahiran dan kematian sangat tinggi, sebelum mereka mengadakan pengendalian terhadap kelahiran maupun kematian. Umur median rendah, sedangkan angka beban tanggungan (dependency ratio) tinggi. Contoh: Piramida Penduduk India tahun 1951 Piramida Penduduk Indonesia tahun 1971 Model 2: Dibandingkan dengan model 1, maka dasar piramida model 2 ini lebih lebar dan „slope‟ lebih curam sesudah kelompok umur 0-4 tahun sampai ke puncak piramida. Bentuk ini terdapat pada negara dengan permulaan pertumbuhan penduduk yang tinggi/cepat akibat adanya penurunan tingkat kematian bayi dan anak-anak tetapi belum ada penurunan tingakt fertilitas. Umur median sangat rendah, sedangkan angka beban tanggungan (dependency ratio) tinggi. Contoh: Sri Lanka, Meksiko, dan Brazilia. Model 3: Bentuk piramida ini dikenal sebagai bentuk sarang tawon kuno (old fashioned beehive). Terdapat

pada negara dengan tingkat kelahirandan tingkat kematian yang rendah. Karakteristik yang dimiliki piramida ini yaitu umur median sangat tinggi, dengan beban tanggungan sangat rendah, terutama pada kelompok umur-umur tua. Contoh: Pramida penduduk pada hamper seluruh negara-negara Eropa barat. Model 4: Piramida penduduk dengan bentuk lonceng/genta (The bellshapedpyramid). Bentuk ini dicapai oleh Negara-negara yang paling sedikit sudah 100 tahun mengalami penurunan tingkat fertilitas (kelahiran) dan kematian. Umur median cenderung menurun dan angka beban tanggungan meninggi. Contoh: Piramida penduduk Amerika Serikat. Model 5: Terdapat pada negara yang menjalani penurunan drastis yang tingkat kelahiran dan kematiannya sangat rendah. Penurunan tingkat kelahiran yang terus menerus akan menyebabkan berkurangnya jumlah absolute dari pada penduduk.

Batak. Mereka sudah lama datang ke Nusantara melalui perdagangan sejak abad ke 8 M dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Latar Belakang Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara. yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah. India. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13. Australia. Sunda. dan Arab. Ibukota negara ialah Jakarta. Madura. Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas di antaranya adalah etnis Tionghoa. dan Minangkabau. 130 juta (lebih dari 50%) tinggal di Pulau Jawa yang merupakan pulau berpenduduk terbanyak sekaligus pulau dimana ibukota Jakarta berada.487 pulau. misalnya Jawa. meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik.A. di samping Jawa yang dianggap pusat). dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Polinesia. Sebagian besar (95%) penduduk Indonesia adalah Bangsa Austronesia. dan Mikronesia terutama di Indonesia bagian Timur. dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India Menurut sensus penduduk 2000. Di Indonesia terdapat sekitar 4 juta populasi etnis Tionghoa. Negara tetangga lainnya adalah Singapura. yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara ("pulau luar". Filipina. dan terdapat juga kelompok-kelompok suku Melanesia. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik. Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930 dan 2000 pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam . dan diperkirakan pada tahun 2006 berpenduduk 222 juta. Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta. dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan.

111. Kabupaten Pangkep terdiri dari 4 kecamatan kepulauan dengan 112 pulau.org/ keprndudukan-sulsel.464. Provinsi Sulawesi Selatan terletak di 0°12' .54 km². 94 berpenghuni dengan jumlah penduduk 51.122°36' Bujur Timur. dan lain-lain (0. Sampai dengan Mei 2010.469 jiwa (34 %) serta 7 kecamatan wilayah pesisir. Buddha (0. B. Luas laut kab. Provinsi ini berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di utara.2% penduduk Indonesia. Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85. dahulu disebut Ujungpandang.[44] Sisanya beragama Protestan (8.2012).wikipedia.3%).google.Tujuan dan Kegunaan Adapun tujuan dilakukannya praktek lapang mata kuliah Demografi Wilayah Pesisir dan Kepulauan adalah .org/wiki/indonesia.032. Hal itulah yang melatarbelakangi dilakukannya praktek lapang Demografi Wilayah Pesisir dan Kepulauan.9%). Ibu kotanya adalah Makassar.000 ha sehingga sangat perlu mendapat perlindungan dan pengawasan dalam mengendalikan secara berkesinambungan (http://id. Pangkep 11. Selain agama-agama tersebut.fertilitas dan migrasi khususnya daerah pesisir Sulawesi selatan. pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakui Konghucu (http://id.150 ha dan garis pantai 250 km dan luas terumbu karang 36. jumlah penduduk di Sulawesi Selatan terdaftar sebanyak 8.2012). Sulawesi Selatan adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Sulawesi.8° Lintang Selatan dan 116°48' .008 orang perempuan (http://id.2012). Melihat kondisi begitu banyaknya masalah yang dihadapi oleh masyarakat yakni mortalitas.44 km.482.921.551 jiwa dengan pembagian 3.wikipedia. yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Selat Makassar di barat dan Laut Flores di selatan.543 orang laki-laki dan 4.8%). Luas wilayahnya 62.suku bangsa dan keturunannya. Hindu (1. luas pulau kecil 35. Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara di timur.org.8%). Katolik (3%).

Untuk mengetahui kualitas penduduk di Kelurahan Pundata Baji.Provinsi Sulawesi-Selatan.Provinsi Sulawesi-Selatan. dan distribusi penduduk. Kabupaten Pangkep. Kecamatan Labakkang. 2. Kabupaten Pangkep.google. . Untuk mengetahui penyebaran penduduk di Kelurahan Pundata Baji. Kecamatan Labakkang. struktur. agama. kewarganegaraan. Kecamatan Labakkang.org . serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran.2012). Pengertian Demografi Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. kematian. Kegunaan dilakukannya praktek lapang mata kuliah Demografi Wilayah Pesisir dan Kepulauan adalah untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa tentang pemanfaatan sumberdaya perikanan oleh masyarakat pesisir sekaligus untuk membandingkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kenyataan yang ada di lapangan II . Kabupaten Pangkep. Untuk mengetahui laju pertambahan penduduk di Kelurahan Pundata Baji. 3. atau etnisitas tertentu (http://id. migrasi.Provinsi Sulawesi-Selatan.1. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan. serta penuaan. TINJAUAN PUSTAKA A. Meliputi di dalamnya ukuran.

Alasannya untuk mengurangi angka pertumbuhan penduduk sehingga beban sosial ekonomi berkurang. pemerintah RRC melarang pasangan suami isteri memiliki lebih dari satu anak sejak akhir 1970-an (1978 atau 1979). dinyatakan dalam persentase. Pertambahan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya yang disebabkan oleh beberapa faktor-faktor dibawah ini (www. Implikasi kebijakan ini sangat banyak. dan proses perpindahan (migrasi) penduduk. tingkat kematian.Demografi adalah salah satu disiplin ilmu. Studi demografi akan mengkaji sebab dan akibat perubahan struktur kependudukan termasuk peningkatan atau pengurangan jumlah penduduk yang disebabkan tingkat kelahiran.Kematian Kematian apabila kematian bertambah maka angka kependudukan pun akan berkurang akan tetapi bila angka kematian menurun maka akan menambah juga kependudukan dikarenakan angka kelahiran menlonjak drastis. Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka . Faktor yang Mempengaruhi Demografi Angka pertumbuhan penduduk adalah tingkat pertambahan penduduk suatu wilayah atau negara dalam suatu jangka waktu tertentu. antara lain budaya Cina yang menginginkan anak laki-laki tidak jarang memicu aborsi ketika bayi dalam kandungan diketahui berkelamin perempuan.com.2011) : . Pertanyaan mendasarnya adalah upaya mencari keseimbangan struktur penduduk di wilayah tertentu pada periode tertentu dan kesejahteraan optimal yang dapat dicapai. Problematik demiografi dalam meningkatkan kesejahteraan sudah berada di wilayah terapan ilmu demografi. B. Bidang kajiannya adalah struktur (susunan) populasi manusia atau kependudukan di lingkup wilayah tertentu dan dalam periode tertentu pula.antaranews. Contoh kasus. Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen.

Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) Kawin pada usia muda. Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti moralitas) .kelahiran. Migrasi Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. b. Faktor-faktor penunjang kelahiran (anti natalitas) Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak. Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua. Anak menjadi kebangaan bagi orang tua. . Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan. Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke-2. Adanya ketentuan batas usia menikah. a. untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun. Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas).Kelahiran Kelahiran apabila kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan kelahiran bisa cepat dikarenakan tekhnologi kesehatan maka otomatis kenaikan penduduk pun bisa melonjak drastis karena bertumbuhnya angka kelahiran. Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki. karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu.

yaitu : 1. yaitu : a. Penyediaan Air Minum 2. Higiene makanan. Alat masa depan C.Faktor-faktor terjadinya migrasi. Pengendalian pencemaran udara . Potensi ekonomi d. Persediaan sumber daya alam b. Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia. 2. Menurut WHO (World Health Organization). kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia. Pengelolaan air Buangan dan pengendalian pencemaran 3. Pencegahan/pengendalian pencemaran tanah oleh ekskreta manusia 6. termasuk higiene susu 7. Pembuangan Sampah Padat 4. Kesehatan lingkungan -Ada beberapa definisi dari kesehatan lingkungan : 1. — -Menurut World Health Organization (WHO) ada 17 ruang lingkup kesehatan lingkungan. Pengendalian Vektor 5. Lingkungan social budaya c.

asrama/yang sejenis 3.8. kesehatan . Lingkungan kerja : perkantoran. yaitu :3 1. terminal. Pengamanan limbah gas 5. Pengendalian radiasi 9. bencana perpindahan penduduk secara besar2an. Penyehatan Air dan Udara 2. Angkutan umum : kendaraan darat. Sasaran dari pelaksanaan lingkungan adalah sebagai berikut : 1. ruang lingkup kesehatan lingkungan diterangkan dalam Pasal 22 ayat (3) UU No 23 tahun 1992 ruang lingkup kesling ada 8. Pengamanan kebisingan 7. dan usaha-usaha yang sejenis 2. Pengamanan Limbah padat/sampah 3. Pengamanan Limbah cair 4. kawasan industri/yang sejenis 4. pasar. Pengamanan radiasi 6. sepeti keadaan pasca bencana -Menurut Pasal 22 ayat (2) UU 23/1992. reaktor/tempat yang bersifat khusus. Penyehatan dan pengamanan lainnya. Kesehatan kerja —-Di Indonesia. Pengamanan vektor penyakit 8. Lingkungan lainnya : misalnya yang bersifat khusus seperti lingkungan yang berada dlm keadaan darurat. pertokoan. Lingkungan pemukiman : rumah tinggal. Tempat umum : hotel. laut dan udara yang digunakan untuk umum 5.

3 mg/l. Pembuangan Kotoran/Tinja -Metode pembuangan tinja yang baik yaitu dengan jamban dengan syarat sebagai berikut :   Tanah permukaan tidak boleh terjadi kontaminasi Tidak boleh terjadi kontaminasi pada air tanah yang mungkin memasuki mata air atau sumur   Tidak boleh terkontaminasi air permukaan Tinja tidak boleh terjangkau oleh lalat dan hewan lain . Syarat-syarat Kualitas Air Bersih diantaranya adalah sebagai berikut :   Syarat Fisik : Tidak berbau. Air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum.—- Masalah Kesehatan lingkungan merupakan masalah kompleks yang untuk mengatasinya dibutuhkan integrasi dari berbagai sector terkait. Kesadahan (maks 500 mg/l)  Syarat Mikrobiologis : Koliform tinja/total koliform (maks 0 per 100 ml air) 2. — Air Bersih -Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. tidak berasa. dan tidak berwarna Syarat Kimia : Kadar Besi : maksimum yang diperbolehkan 0. Di Indonesia permasalah dalam kesehatan lingkungan antara lain : 1.

pengelolaan tinja dan limbah rumah tangga. terhindar dari kebisingan yang mengganggu  Memenuhi kebutuhan psikologis. berikut: . bebas vektor penyakit dan tikus. kepadatan hunian yang tidak berlebihan. tidak mudah terbakar. 3. komunikasi yang sehat antar anggota keluarga dan penghuni rumah  Memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antarpenghuni rumah dengan penyediaan air bersih. — Pembuangan Sampah -Teknik pengelolaan sampah yang baik dan benar harus memperhatikan faktor-faktor /unsur. dan tidak cenderung membuat penghuninya jatuh tergelincir. yaitu : privacy yang cukup. terlindungnya makanan dan minuman dari pencemaran. 4. harus dibatasi seminimal mungkin   Jamban harus babas dari bau atau kondisi yang tidak sedap dipandang Metode pembuatan dan pengoperasian harus sederhana dan tidak mahal. yaitu : pencahayaan. Tidak boleh terjadi penanganan tinja segar . atau. penghawaan dan ruang gerak yang cukup. bila memang benar-benar diperlukan. —- Kesehatan Pemukiman Secara umum rumah dapat dikatakan sehat apabila memenuhi kriteria sebagai berikut :  Memenuhi kebutuhan fisiologis. disamping pencahayaan dan penghawaan yang cukup  Memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan baik yang timbul karena keadaan luar maupun dalam rumah antara lain persyaratan garis sempadan jalan. cukup sinar matahari pagi. konstruksi yang tidak mudah roboh.

iklim. tingkat aktivitas. kita dapat mengetahui hubungan dan urgensinya masing-masing unsur tersebut agar kita dapat memecahkan masalah-masalah ini secara efisien. musim. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sampah adalah jumlah penduduk dan kepadatanya. pola kehidupan/tk sosial ekonomi. . pengolahan dan pemanfaatan kembali Pengangkutan Pembuangan — -Dengan mengetahui unsur-unsur pengelolaan sampah. letak geografis. Penimbulan sampah. dan kemajuan teknologi     Penyimpanan sampah Pengumpulan.

Sumber Data Sumber data pada Praktek lapang mata kuliah Demografi yaitu:  Data primer. yaitu pengamatan langsung terhadap berbagai kegiatan dan keadaan di lokasi yang terkait dengan tujuan praktek  Wawancara.  Data sekunder. 2001). Kabupaten Pangkep. merupakan data pelengkap primer.III. yang diperoleh dari kelurahan setempat yang erat hubungannya dengan data primer C.Provinsi Sulawesi-Selatan. Teknik Pengambilan Data Teknik pengambilan data pada Praktek lapang mata kuliah Demografi yaitu:  Observasi. yaitu mengumpulkan data dengan melakukan komunikasi secara langsung kepada pihak terkait dan masyarakat yang berkaitan dengan praktek lapang (Soeparman dan Suparmin. merupakan data yang diperoleh secara langsung di lapangan melalui wawancara dan observasi(menggunakan kuesioner). Kecamatan Labakkang. B. Waktu dan Tempat Praktek lapang mata kuliah Demografi dilaksanakan pada hari Jumat–Minggu tanggal 68 April 2012 yang bertempat di Desa Pundata Baji. METODOLOGI PRAKTIK A. .

wikipedia. 1920.org/ keprndudukan-sulsel.kesehatan lingkungan hidup masyarakat. Jakarta : EGC.com.google. Raja Grafindo Persada.org.terjemahan. Kesehatan Lingkungan : Suatu Pengantar. PT. Winslow. Diakses pada tanggal 4 April 2011 pukul 18:27.org/ pengertian+demografi/kependudukan.google.com/2011/02/definisi-demografi.html http://id. http://id. Jakarta. http://id. Diakses pada tanggal 4 April 2011 pukul 18:27.wikipedia. www.blogspot. . 2001.DAFTAR PUSTAKA Soeparman dan Suparmin. http://id. Diakses pada tanggal 4 April 2011 pukul 18:27. Diakses pada tanggal 4 April 2011 pukul 18:27.org/wiki/indonesia. Diakses pada tanggal 3 April 2011 pukul 18:27 2012. http://monaliasakwati.antaranews.

Sebelah Timur .280 jiwa 52.wikipedia. Pangkep 11. Jumlah penduduk Kab.Kalukuang Masalima (Kalmas) Kecamatan Pangkajene Jumlah KK 4.00 ” Bujur Timur. Madura Nusa Tenggara & Bali.Tangaya Kecamatan Lk.org. : Pulau Kalimantan.301 jiwa 13.000 ha sehingga sangat perlu mendapat perlindungan dan pengawasan dalam mengendalikan secara berkesinambungan (http://id.371 jiwa dengan penyebaran penduduk sebagai berikut : Nama Kecamatan Kecamatan Lk.Sebelah Selatan .wikipedia. 2012).44 km.Sebelah Barat : Kabupaten Barru : Kabupaten Maros : Kabupaten Bone. HASIL DAN PEMBAHASAN A.150 ha dan garis pantai 250 km dan luas terumbu karang 36.464.IV.864 Jumlah Penduduk 17. 2012) : . Luas laut kab. 94 Kabupaten Pangkep terdiri dari 4 kecamatan kepulauan berpenghuni dengan jumlah penduduk 51.255 12. Adapun Batas-batas Wilayah kabupaten pangkep sebagai berikut ( http://id. luas pulau kecil 35.org/wiki/Kabupaten_pangkep.Sebelah Utara . Jawa.551 jiwa .495 3. dengan 112 pulau.Pangkep pada Tahun 2010 sebanyak 367. Keadaan Umum Lokasi Secara geografi Kabupaten Pangkep terletak pada koordinat antara 110° sampai 113” Lintang Selatan dan 4° 40’ sampai 8.469 jiwa (34 %) serta 7 kecamatan wilayah pesisir.

893 17.078 14.371 jiwa Kepadatan penduduk Kab.829 9.Kecamatan Balocci Kecamatan Bungoro Kecamatan Labakkang Kecamatan Ma’rang Kecamatan Segeri Kecamatan Minasatene Kecamatan Mandalle Kecamatan Tondong Tallasa Kecamatan Lk.863 jiwa 10.654 jiwa 36.050 4.972 jiwa 46.656 3.356 jiwa 27.Pangkep rata-rata sebesar 247 jiwa/Km² B. Sarana Dan Prasarana Adapun sarana dan prasarana di desa Siddo dapat dilihat daam tabel 1 dibawah ini : Tabel 1 : Sarana dan Prasarana No 1 2 3 4 5 6 Sarana Dan Prasarana Mesjid Sekolah Pustu Koperasi TPI Pelabuhan Jumlah 1 2 1 1 1 1 Sumber :Data Skunder Desa Pundata Baji.391 3.Tupabiring Kecamatan Lk. seperti sekolah.320 6. 2012 Dari tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa desa Pundata Baji memiliki sarana dan prasarana yang masih kurang dan perlu dibenahi.700 jiwa 19. Tupabiring Utara Total penduduk 4.872 jiwa 16.780 92.506 9.688 jiwa 367.011 4.825 jiwa 15. desa ini hanya memiliki 1 .103 jiwa 56.658 12.206 jiwa 36.

Deskripsi Responden Adapun keadaan Umum Responden dapat dilihat pada tabel 2 di bawah ini. Usia tersebut merupakan usia yang produktif untuk bekerja. diolah 2012. Umur 32 Tahun 30 Tahun 30 Tahun 41 Tahun Dari tabel 2 di atas dapat dilihat bahwa umur responden pada umumnya berada antara 30 samapi 41 tahun. diolah 2012. C. Tabel 4 : Jumlah Tanggungan Responden . Tabel 3 : Pekerjaan Responden Nama Bahar Bakri Pekerjaan Petani rumput laut Petani rumput laut Petani rumput laut Petani rumput laut Ishak Nanni Sumber : Data primer. Dari tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa pekerjaan responden pada umumnya adalah petani rumput laut. hanya memiliki 1 mesjid. 1 SMP dan tidak memiliki SMA.Dan ada lembaga-lembaga formal lainnya seperti koperasi namun tidak berjalan atau dimanfaatkan. satu TPI (Tempat Pelelangan Ikan) dan memiliki Pelabuhan Macini Baji yang menjadi sarana yang diandalkan oleh masyarakat sekitar sebagai tempat berlabuhnya kapal yang menyeberangkan masyarakat ke pulau-pulau terdekat. yaitu: Tabel 2 : Umur Responden Nama Bahar Bakri Ishak Nanni Sumber : Data primer. satu pustu (Puskesmas Pembantu).sekolah dasar.

Nama Bahar Bakri Ishak Nanni Sumber : Data primer. 6 orang.10 persen. Laju Pertumbuhan Penduduk Laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Pangkep per tahun selama sepuluh tahun terakhir yakni dari tahun 2000-2010 sebesar 1. Kecamatan Labakkang walaupun menempati urutan pertama dari jumlah penduduk di Kabupaten Pangkep namun dari sisi laju pertumbuhan penduduk menempati urutan ke 7 dari 13 Kecamatan di Kabupaten Pangkep yakni hanya sebesar 1.01 persen. Jumlah Tanggungan 4 orang 6 orang 3 orang 6 orang Dari tabel 4 di atas dapat dilihat bahwa jumlah tanggungan responden pada umumnya berbeda-beda. 2012 Kepadatan penduduk KP= jumlah penduduk suatu wilayah/luas wilayah X 1000 L 809 903 901 811 820 P 264 237 293 281 282 Jumlah 1073 1140 1194 1092 1102 . 4 orang.15 persen. diolah 2012. Analisis Data a. Jumlah Penduduk Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 Sumber : data sekunder.15 persen. D. Tabel 5. Laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Bungoro adalah yang tertinggi dibandingkan Kecamatan lain di Kabupaten Pangkep yakni sebesar 2. sedangkan yang terendah di Kecamatan Tupabbiring Utara yakni sebesar 0. ada yang 3 orang. Jumlah penduduk di Kelurahan Pundata Baji Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan tahun 2008-2012.

5 60.71429 110 108. 2012 1.741 orang per km 2 . 2012 Jumlah 19 45 63 71 26 JUMLAH PENDUDUK 1073 1140 1194 1092 1102 SRB 137. Tingkat kelahiran (Natalitas) di Kelurahan Pundata Baji Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan tahun 2008-2012.18 1073. Tabel 7. tahun 2011 mengalami penurunan sebesar 982.0144 orang per km 2 .9281 1025.0144 991.84211 .0072 Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa kepadatan penduduk pada tahun 2008 adalah 964. 2012 L 809 903 901 811 820 P 264 237 293 281 282 Jumlah 1073 1140 1194 1092 1102 KP 964.tahun 2009 meningkat menjadi 1025.741 982. Natalitas Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 Sumber : data sekunder. tahun 2010 meningkat lagi menjadi 1073. dan tahun 2012 sampai bulan April mengalami kenaikan sebesar 991. Rasio jenis Kelamin Kelahiran Tahun L P 2008 11 8 2009 17 28 2010 33 30 2011 37 34 2012 7 19 Sumber : data sekunder.0072 orang per km 2 .8235 36.Tabel 6 kepadatan penduduk Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 Sumber : data sekunder. Rasio jenis Kelamin Kelahiran L 11 17 33 37 7 P 8 28 30 34 19 Jumlah 19 45 63 71 26 SRB = Bm/Bf X K Tabel 8.18 orang per km 2 .9281 orang per km 2 .

76382 65. 2012 L 19 13 15 12 3 P 26 22 17 14 1 Jumlah 45 35 32 26 4 . tahun 2010 berjumlah 110 bayi.70736 39. tahun 2011 berjumlah 108 bayi. Tahun 2010 sebesar 52 kelahiran bayi. 2012 Jumlah 19 45 63 71 26 JUMLAH PENDUDUK 1073 1140 1194 1092 1102 CBR 17. dan tahun 2012 berjumlah 36 bayi. Tahun 2009 sebesar 39 kelahiran bayi. yaitu pada tahun 2008 tingkat kelahiran kasar sebesar 17 berarti bahwa tiap 1000 penduduk terdapat 17 kelahiran bayi. Tingkat Kematian (Mortalitas) di Kelurahan Pundata Baji Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan tahun 2008-2012. Tingkat kelahiran Kasar Tahun L P 2008 11 8 2009 17 28 2010 33 30 2011 37 34 2012 7 19 Sumber : data sekunder. 2. Tingkat kelahiran Kasar CBR = Jumlah kelahiran / jumlah Penduduk X 1000 Tabel 9. Tahun 2011 sebesar 65 kelahiran bayi. Tahun 2012 sampai bulan April 23 kelahiran bayi. Mortalitas Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 Sumber : data sekunder. tahun 2009 berjumlah 60 bayi.47368 52.Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa rasio jenis kelamin kelahiran dari tahun 2008 berjumlah 137 bayi.59347 Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa tingkat kelahiran kasar selama 5 tahun makin meningkat.01832 23. Tabel 10.

Laju pertumbuhan penduduk giometriks Tahun L 2008 809 2009 903 2010 901 2011 811 2012 820 Sumber : data sekunder.70175 26. Tingkat kematian kasar Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 L 19 13 15 12 3 P 26 22 17 14 1 Jumlah 45 35 32 26 4 jumlah penduduk 1073 1140 1194 1092 1102 CDR 41. 2012 P 264 237 293 281 282 Jumlah 1073 1140 1194 1092 1102 .a. Tingkat kematian kasar CDR= D / Pm X 1000 Tabel 11. 2012 Laju pertumbuhan penduduk giometriks Di Kelurahan Pundata Baji Kecamatan Labbakkang Kabupaten Sulawesi Selatan dapat diketahui melalui rumus sebagai berikut: Pt = Po (1 + r)t Pt : banyak penduduk pada tahun akhir Po : banyaknya penduduk pada tahun awal r: angka pertumbuhan penduduk t : jangka waktu (dalam banyak tahun) Tabel 12.80067 23.629764 Sumber : data sekunder.93849 30.80952 3.

Pt = Po (1 + r)t 1102 = 1073 (1 + r)5 (1 + r)5 = 1102 / 1073 = 1.0116 atau 1. Jumlah Migrasi . meskipun daya dukung lingkungannya tinggi. Jadi.0.0270 5 log (1 + r) = log 1. Penyebaran masyarakat Persebaran atau distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara.tekanan penduduk. Faktor Fisiografis 2.01157 r= 0. apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak. Kepadatan ppenduduk adalah angka yang menunjukkan jumlah rata-rata ppenduduk pada setiap Km2 pada suatu wilayah negara.01157 r= 1.0270 = antilog (0. namun juga perlu diingat batas kemampuan wilayah tersebut dalam mendukung kehidupan. dapat berakibat pada terjadinya tekanan.01157) (1+ r) =0. laju pertumbuhan penduduk di Kelurahan Pundata Baji Kecamatan Labbakkang Kabupaten Pangkep Sulawesi selatan sebesar 1. Tabel 13.16% Jadi. b. Faktor Biologis 3. Faktor Kebudayaan dan Teknologi Apabila kemampuan wilayah dalam mendukung lingkungan terlampau.16% pada periode tahun 2008 – 2012. Faktor-faktor yang memppengaruhi penyebaran dan kepadatan penduduk tiap-tiap daerah atau negara sebagai berikut: 1.

c. masalah kualitas penduduk yang terjadi. tingkat pendidikan masyarakat tersebut senantiasa diupayakan untuk selalu ditingkatkan dari tahun ke tahun. antara lain. Kualitas hidup penduduk Masalah kependudukan Indonesia dalam hal kualitas adalah masalah kependudukan dalam hal mutu kehidupan dan kemampuan sumber daya manusianya. (a). Masalah Pendidikan Pendidikan merupakan salah satu indikator kualitas penduduk.Tahun P 2008 7 2009 23 2010 9 2011 21 2012 4 Sumber : data sekunder. Migrasi masuk terjadi akibat adanya penduduk asing yang masuk ke Kelurahan Pundata Baji karena faktor untuk mencari bahan baku. Di Indonesia. Secara umum. rendahnya taraf kesehatan sehingga kesemuanya itu pada akhirnya mengarah pada rendahnya pendapatan perkapita masyarakatnya. dan 18 orang. 2009. maka semakin tinggi pula kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Sedangkan migrasi keluar dari tahun 2011. 66 orang. dipengaruhi oleh masih rendahnya tingkat pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Sedangkan migrasi Keluar diakibatkan karena faktor pekerjaan serta mengikuti suami yang ada di daerah lain seperti di daerah Malili serta Kalimantan. antara lain meliputi hal-hal berikut ini. tingkat pendidikan penduduk Indonesia masih tergolong relatif rendah. . 2010 masing-masing berjumlah 16 orang. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dicapai. Akan tetapi. 2012 L 9 43 9 27 10 Jumlah 16 66 18 48 14 Keterangan datang datang datang Pergi Pergi Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa migrasi masuk dari tahun 2008. Hal-hal yang memengaruhi rendahnya tingkat pendidikan di negara Indonesia.2012 masing-masing 48 orang dan 14 orang.

3) Kurang memadainya sarana dan prasarana pendidikan. pemerintah telah mengambil beberapa upaya dalam memperluas dan meratakan kesempatan memperoleh pendidikan.  Mendorong kesadaran masyarakat yang mampu atau badan-badan usaha untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak kurang mampu.  Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana belajar mengajar hingga ke pelosok daerah.  Membuka jalur-jalur pendidikan alternatif atau nonformal (seperti kursus-kursus keterampilan) sehingga dapat memperkaya kemampuan atau kualitas seseorang. 4) Keterbatasan anggaran dan kemampuan pemerintah dalam mengusahakan program pendidikan yang terjangkau masyarakat. khususnya bagi siswa berprestasi yang kurang mampu. diantaranya dengan jalan berikut ini. Pengembangan sistem pendidikan nasional saat ini telah dipertegas dalam Undang- . sehingga mereka akan lebih produktif dan inovatif. Penduduk yang berpendidikan tinggi akan lebih mudah memahami dan beradaptasi dalam menghadapi perkembangan zaman. Untuk menyikapi hal-hal tersebut. dan teknologi. khususnya di pedesaan dan daerahdaerah terpencil. 2) Rendahnya penerimaan pendapatan perkapita. ilmu pengetahuan. Rendahnya tingkat pendidikan penduduk akan berdampak pada kemampuan penduduk tersebut dalam memahami dan menghadapi kemajuan zaman. sehingga mereka tidak perlu sekolah terlalu tinggi (khususnya untuk anak perempuan).  Menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi.1) Kurangnya kesadaran penduduk akan pentingnya pendidikan.  Menggalakkan program wajib belajar 9 tahun. sehingga orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya lebih lanjut atau bahkan tidak disekolahkan sama sekali.

meskipun terus menurun dari tahun ke tahun. manusia . ketercukupan gizi makanan. dari 45. Pada tahun 1971.43 tahun pada tahun 2000. 1) Angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. karena negaranegara lain dapat mencapai 70 bahkan lebih dari 80 tahun. 2) Tingkat ketercukupan gizi masyarakat juga mulai meningkat. penduduk adalah subjek dan sekaligus objek pembangunan. Sebagai subjek pembangunan. Angka ini di Indonesia cenderung mengalami peningkatan. Artinya. yaitu 2. Akan tetapi. Menurunnya angka kematian bayi ini didukung oleh meningkatnya derajat kesehatan dan gizi ibu. angka kematian bayi mencapai 218 tiap 1. Dalam hal ini. sehingga diharapkan mampu mempertegas arah pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam upaya mencerdaskan bangsa. angka tersebut masih tergolong relatif rendah.000 kelahiran. Saat ini.000 kelahiran. akan tetapi pada tahun 1990. Dari berbagai uraian tersebut. angka kematian ibu melahirkan.73 tahun pada tahun 1971 menjadi 65. Dengan kata lain.Undang No 2 Tahun 1989. Kondisi ini juga berpengaruh terhadap angka kematian ibu melahirkan yang cenderung menurun dari tahun ke tahun. Masalah Kesehatan Tingkat kesehatan merupakan salah satu indikator kualitas penduduk suatu negara. dalam konsep pembangunan. pemerintah melalui Departemen Kesehatan menetapkan standar ketercukupan gizi. 3) Angka harapan hidup adalah perkiraan rata-rata umur yang dapat dicapai penduduk suatu negara. dapat disimpulkan bahwa keadaan penduduk sangat memengaruhi dinamika pembangunan dalam suatu negara. angka kematian bayi telah menurun menjadi 8 tiap 1. b . suatu keluarga dikatakan sejahtera jika mampu memenuhi angka ketercukupan kalori tersebut. tingkat kesehatan dapat diindikasikan dari angka kematian bayi.400 kalori/hari/kepala keluarga. dan usia harapan hidup. Hal ini dikarenakan penduduk merupakan titik sentral dari seluruh kebijakan dan program pembangunan yang sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah.

Permasalahan penduduk di Indonesia baik dari jumlah penduduk (kuantitas) maupun mutu (kualitas) merupakan suatu masalah yang dilematis dan kontradiktif. Selain itu. penduduk merupakan sasaran pembangunan. Di satu sisi jumlah penduduk yang besar merupakan modal dan potensi yang dapat meningkatkan produksi nasional apabila dapat dibina dan dikerahkan sebagai tenaga kerja yang efektif sehingga sangat menguntungkan bagi usaha pembangunan di segala bidang. sebagai subjek pembangunan. Oleh karena itu. penduduk harus terus dibina dan dikembangkan sehingga mampu menjadi motor penggerak dan modal dasar pembangunan. Sebaliknya penduduk dengan mutu dan kualitas yang rendah yang tidak mampu bersaing karena minimnya kesempatan kerja yang tersedia. Adapun sebagai objek pembangunan. pembangunan juga harus dikembangkan dengan memperhitungkan kondisi dan kemampuan penduduk sehingga penduduk dapat berpartisipasi aktif dalam dinamika pembangunan. akan menjadi beban dan penghambat pembangunan. .bertindak sebagai pelaku dan pelaksana pembangunan.

Artinya kualitas hidup dilihat dari pendidikan terakhir agak rendah. Labbakkang Kab. Pangkep Sulawesi Selatan dilihat dari pekerjaan berpropesi sebagai . PRESENTASE KUALITAS HIDUP BERDASARKAN PEKERJAAN Dari diagram diatas dapat disimpulkan bahwa sekitar 60% penduduk di Kel. Labbakkang Kab.serta 40 % berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pangkep Sulawesi Selatan dilihat dari pendidikan terakhir rata-rata tingkat kualitas penduduknya masih sangat rendah yaitu kebanyakan hanya berpendidikan Sekolah Dasar (SD). Pundata Baji Kec. Pundata Baji Kec.PRESENTASE KUALITAS HIDUP BERDASARKAN PENDIDIKAN TERAKHIR Dari diagram diatas dapat disimpulkan bahwa sekitar 60% penduduk di Kel.

nelayan dan sekitar 40% berpropesi sebagai petani rumput laut. 2.750. Artinya kualitas hidup dilihat dari pekerjaannya masih rendah karena rata-rata tidak memiliki mata pencaharian alternatif. 3. PRESENTASE KUALITAS HIDUP BERDASARKAN PENGHASILAN Dari diagram batang diatas dapat disimpulkan bahwa sekitar 40% penduduk di Kel.400. Labbakkang Kab. KESIMPULAN DAN SARAN .000 dan 60% mulai dari Rp. Pangkep Sulawesi Selatan dilihat dari penghasilannya sekitar Rp. Artinya kualitas hidup dilihat dari penghasilan cukup tinggi.000/ 3 bulan. V.dan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing individu. 1.900.000 – Rp. Pundata Baji Kec.

Labbakkang Kab. Pangkep Sulawesi Selatan masih kurang berkualitas dilihat dati tingkat pendidikan terakhir. Saran untuk Kab. Labbakkang Kab. Lampiran . Penyebaran penduduk penduduk di Kel. Labbakkang Kab. 66 orang. Pangkep sebaiknya penduduk disana memperhatikan faktor-faktor demografi yang akan terjadi. 40% SMP. 2. Pundata Baji Kec. Pundata Baji Kec. 1. 60% nelayan. Laju pertumbuhan penduduk di Kel. 2. dan penghasilan masing-masing 60% SD. dan 40% Rp. B.750. 3. Kesimpulan Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa: 1. Saran Saran untuk praktek lapang kali ini sebaiknya kita melakukan praktek lapang pada hari kerja agar kita dapat mendapatkan data sekunder tentang kependudukan di lokasi praktek.900. 18 orang.16% pada periode tahun 2008 – 2012. Tingkat kualitas penduduk di Kel.000 – Rp. Pundata Baji Kec. Pangkep Sulawesi Selatan sebesar 1. 3.A.400. Sedangkan migrasi keluar terjadi pada tahun 2011 sampai tahun 2012 diakibatkan faktor mencari pekerjaan serta mengikuti suami dan keluarga. Pangkep Sulawesi Selatan yaitu pada tahun 2008-2010 terjadi migrasi masuk yaitu masing masing 16 orang.000 dan 60% mulai dari Rp. pekerjaan. 40% petani tambak.000/ 3 bulan.

3.900.000 Sumber: data Primer diolah.000 Rp. 2012 Layout lokasi 5 .000 Rp. 3.750. Data umum responden NAMA Bahar Bakri Ishak Nanni Sikki UMUR 32 Tahun 30 Tahun 30 Tahun 41 Tahun 38 Tahun PENDIDIKAN TERAKHIR SD SD SD SMP SMP PEKERJAAN Petani rumput laut Nelayan Petani rumput laut Nelayan Nelayan PENGHASILAN PER 4 BULAN Rp. 2.000 Rp.400.250.000 Rp.Tabel 14.400. 2.1.

Responden 1 . 9 Laut 2.4 2 3 eterangan : 1. TPI 4. Dermaga 3.

Responden 3 7. TPI 4. Laut 2. Dermaga 3. Responden 5 9. Responden 1 5. Responden 2 6.Keterangan : 1. Posko induk Posted 12th October 2012 by iqbal iqy . Responden 4 8.

perceraian.perkembangan teknologi obat-obatan maka angka kematian menurun sedangkan angka kelahiran masih meningkat dengan program kesehatan masyarakat yang makin meningkat . kematian dan migarsi. Perubahan stuktur yaitu perubahan dalam jumlah maupun komposisi akan memberikan pengaruh sosial. Jadi Demografi adalah tulisan atau karangan mengenai penduduk. Selain ketiga faktor tersebut struktur penduduk ditentukan juga oleh faktor yang lain misal perkawinan. Pertumbuhan penduduk yang makin cepat dapat dimengerti apabila kiita melihat adanya penemuan penicilin dan pertumbuhan penduduk yang makin cepat dapat dimengerti apabila kiita melihat adanya penemuan Penicilin. Latar Belakang Kata Demografi berasal dari bahasa Yunani yang berarti ’Demos’ adalah rakyat atau penduduk dan ’Grafein’ adalah menulis.MAKALAH DEMOGRAFI KEPENDUDUKAN MAKALAH DEMOGRAFI KEPENDUDUKAN BAB I PENDAHULUAN 1. ekonomi dan politis terhadap penduduk yang tinggal disuatu wilayah. Demografi mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah. Untuk mendapatkan data jumlah penduduk suatu negara atau daerah dibuat sistem pengumpulan data penduduk. Istilah ini pertama kali dipakai untuk pertama kalinya oleh Achille Guilard.1. Stuktur penduduk meliputi jumlah. persebaran dan komposisi penduduk. Ketiga faktor ini disebut dengan komponen pertumbuhan penduduk. Stuktur ini berubah-ubah yang disebabkan oleh proses demografi yaitu kelahiran. Registrasi Penduduk digunakan untuk data penduduk yang dinamis dan dilaksanakan setiap saat dan Survei Penduduk digunakan untuk data khusus mengenai karakteristik penduduk dan dilaksanakan oleh instansi tertentu. yaitu Sensus Penduduk atau Cacah Jiwa digunakan untuk stuktur penduduk dan dilaksanakan pada waktu tertentu.

Demografi merupakan analisa statistik terhadap jumlah. mortalitas.1. persebaran. mortalitas migrasi . Hauser : 1. komposisi dan perkembangannya perubahannya. migrasi dan mobilitas sosial. BAB II PEMBAHASAN 2. komposisi. distribusi jumlah. persebaran. komposisi distribusi spasial dr matematik dan jumlah. dan jumlah. komposisi penduduk serta komponen komponen variasi dan komponen-perubahannya. perkawinan. Pengertian Demografi Demografi adalah Ilmu yang mempelajari penduduk suatu wilayah dari segi jumlah. penduduk.2. penduduk manusia.perubahan serta sebab sebabnya yg biasa timbul krn natalitas. Menurut D. dan perubahan perubahan dr aspek tsb selalu terjadi akibat manusia. komposisi penduduk. mortalitas.1.J Bogue demografi adalah Studi matematik & statistik thd jumlah. sebab natalitas. Hauser & Duddley Duncan demografi adalah Ilmu yg mempelajari jumlah. Batasan Masalah Dalam makalah ini penulis membahas semua materi matakuliah ilmu kependudukan yang berdasarkan bimbingan dari dosen. teritorial. teritorial. dan mobilitas sosial migrasi. struktur jumlah. perubahan-proses fertilitas. dan perkembangannya. Menurut Philip M. . Pemisahan Kependudukan & Demografi .

. karakteristik karakteristik. Tipe Studi Demografi Formal Indevendent Variabel Variabel Demografi -Komposisi Umur -Tingkat Kelahiran Devident Variabel Varibel Demografi -Tingkat Kelahiran -Komposisi Umur Variabel Demografi -Migrasi Keluar Studi Ilmu Variabel Non Demogarfi -Faktor Sosiologi. Mis: Kesempatan ekonomi Kependudukan (Tipe I) Studi Ilmu Variabel Demografi -Tingkat Kelahiran -Masuk Migrasi Variabel Non Demografi -Kebutuhan Pangan -Kemiskinan Kependudukan (Tipe II) . 2.2. Analisa kependudukan bertujuan menerangkan : 1.dan perubahan perubahan-perubahannya perubahannya. Informasi dasar tentang distribusi penduduk penduduk. Studi kependudukan mempersoalkan hubungan hubungan hubungan-antara variabel demografi dan variabel sistem lain . perubahannya. 3. 1971). Kenneth CW. Mis: Kelas Ekonomi -Faktor Ekonomi.2. Menganalisa segala konsekwensi yg mungkin sekali terjadi dimasa depan sebagai hasil perubahan tersebut. Menerangkan sebab sebab-sebab perubahan dari faktor dasar tersebut. Berikut adalah Analisis Demografi Formal & Studi Kependudukan berdasarkan jenis Variabel Pengaruh & Variabel Terpengaruh (Kemmeyer. 2.

Sensus secara modern dilaksanakan di Quebec tahun 1666. Raffles melakukan sensus pada tahun 1815. dilakukan di Mesir 2500 BC & di Cina 3000 BC. Pencacahan diselenggarakan serentak 4. di Amerika Serikat sensus mulai dilakukan tahun 1790 & di Inggris tahun 1801 yg diikuti oleh masing masing negara jajahannya masing-masing. dan penilaian data penduduk yg menyangkut penyajian ciri ciri demografi . pencacahan menyeluruh 3. Pada abad ke 16 dan 17 sensus penduduk dan17 juga pernah dilakukan di Italia. Informasi Kependudukan yang diperoleh dalam sensus yaitu: . Sensus Penduduk adalah Proses keseluruhan dari pengumpulan.3. pemungutan pajak dan perluasan teritorial kerajaan militer. yang berarti informasi data dikumpulkan dari individu baik sebagai anggota rumah tangga ataupun anggota masyarakat 2. 1990 dan tahun 2000. sosial ekonomi . Sensus dilaksanakan secara periodik pada tiap tahun yg berakhiran angka kosong (0). Sejak merdeka sampai tahun 2000 Indonesia telah melakukan sensus pada tahun 1961. Di Indonesia. Di Jawa sensus dilakukan secara de facto sedang di luar Jawa secara de jure. 1971. di Swedia tahun 1749. Sisilia dan Spanyol . Sumber Data Demografi Dalam ilmu kependudukan untuk mengetahui demografi mengenai penduduk di suatu temapat atau daerah. maka ada beberapa sumber data yang di gunakan yaitu: a. 1980. Bersifat Individual. pengolahan penyajian . Sensus penduduk Sejarah sensus penduduk di mulai pertama kali pertama dilakukan di Babilonia 4000 tahun SM. 1930. Tujuan Sensus di Spanyol saat itu untuk tujuan militer. Bersifat Universal. Karakter pelaksana sensus yaitu: 1.-Tingkat Kematian -Pertumbuhan Ekonomi 2. selanjutnya tahun 1920. dan lingkungan hidup. Untuk mengetahui itu semua maka di tentukan karakter pelaksana sensus.

Karakteristik pendidikan 6.1. Kelahiran dan kematian 5. Rumah tangga 3. Karakter sosial dan demografi 4. Karakteristik ekonomi Topik minimal yang di tanyakan dalam sensus penduduk yaitu berdasarkan: Giografi dan Migrasi Penduduk o Tempat lahir o Lama tinggal di daerah seberang o Tempat tinggal beberapa tahun lalu Rumah Tangga o Hubungan anggota keluarga dengan kepala keluarga Karakter sosial dan demografi o Jenis kelamin o Umur o Status perkawinan o Kewarganegaraan o Agama o Bahasa o Sukuetnik(kebangsaan) . Geografi dan migrasi penduduk 2.

Karakter Ekonomi o Aktifitas ekonomi o Kedudukan dalam aktifitas o Industri o Status pekerja o Jam kerja o Pendapatan o Aktifitas menurut sektor. .Karakter Pendidikan o Tingkat pendidikan o Melekhuruf o School attendance o Educational qualification Pertilitas dan Murtalitas o Anak lahir hidup o Anak masih hidup o Umur waktu kawin o Lama kawin o Jumlah anak lahir hidup12 bulan sebelum sensus o Jumlah bayi mati12 bulan sebelum sensus o Yatim karena kematian ibu.

Dalam melakukan sensus penduduk di suatu wilayah atau tempat. c. Melatih petugas sensus untuk mendapatkan data sensus dengan draft nanti dibawa. lalu BPS menyiapkan draft pertanyaan. b. Kesalahan yang mungkin terjadi yaitu: a. Membagi wilayah dalam wilayah pencacahan(wilcah). Hal ini terjadi dari petugas atau pelapor data. Kesalahan ketepatan laporan(estimating error) : Kesalahan pencatatan data penduduk yang menyebabkan kesulitan analisanya. maka terdapat kesalahan dalam sensus penduduk (cencus error). Pencacahan dilaksanakan dengan sistem aktif (mendatangi RT dengan membawa draft pertanyaan sensus) pada hari “H” (tgl 30 Juni). Juga melaksanakan PODES (pencacahan potensi desa & pemetaan desa) Hasil sensus diolah diolah oleh BPS dan diumumkan. Kesalahancakupan(error of coverage) : Kesalahan dimana tidak semua penduduk tercacah dan ada yang tercacah dua kali. Wilcah dibedakan antara wilcah pedesaan dan wilcah perkotaan. Kesalahan isi pelaporan (error of content) : Kesalahan pelaporan dari responden. . atau Ketidak jujuran respon den dalam mengisi Blangko pertanyaan sensus. Tahap Sensusu Di Indonesia Adapun tahab-tahab sensus yang di lakukan di indonesia adalah sebagai berikut: Pemerintah memberi mandat pada badan pusat statistik melakukan sensus. dengan begitu banyak daerah dan tempat yang mungkin jauh.

dan ini Jawa diterbitkan tahun 1870. misal : sensus pertanian. Dan setelah Jepang menduduki . sensus industri. survei angkatan kerja nasional. ciri-demografislainnya Tahun 1850 Gubernur Jenderal Merkus menugaskan P. pekerjaan. & perkawinan serta ciri ciri demografis lainnya. Tahun 1880 Belanda memberlakukan pelaporan penduduk dengan sistim kartu mingguan . kelahiran. b. Registrasi Penduduk Mengenai pencatatan penduduk di awali pada tahun1815 seorang yang benama rafles telah melakukan pendataan penduduk tentang nama.Juga dilakukan sensus khusus berdasar sampel. umur. dll Konsep Yang Di Gunakan Dalam Sensus Mengenai kosep yang di gunakan dalam sensus yaitu ada beberapa bentuk: Penduduk yg dicacah Blok sensus Klasifikasi daerah perkotaan atau pedesaan Bangunan Rumah tangga o Orang yang tinggal di asrama o Orang yang tinggal di LP o Indekost Anggota rumah tangga. catatan kematian. Bleeker untuk meninjau data penduduk pada seluruh karesidenan di Jawa .

Mengapa survai ini di lakukan karena sensus dan registrasi penduduk memiliki kelemahan. dianggap aib. Tahun 2003 diadakan penataan adiministrasi kependudukanoleh Dirjen Administrasi Kependudukan Depdagri untuk memberikan identitas pada tiap penduduk. kematian. Ini dilakukan oleh Depdagri melalui kantor desa setempat. sistim ini diganti dengan sistim Regristasi Vital yaitu regristasi yg menyangkut kelahiran. 2. tdk dilaporkan krn dianggap aib nikah.Indonesia(1942 1945). sebagai contoh : Survei mobilitas penduduk surabaya Survei fertilitas masyarakat surabaya dll. namun hal ini biasanya tidak dilaporkan. Seorang bayi yang mati setelah lahir. kematian. perkawinan & perceraian. Depdagri . Kelahiran akibat kehamilan diluar nikah. Hal ini dilanjutkan sampai pasca kemerdekaan. Jauhnya jarak kantor desa dg rumah warga 4. . c. & Depkes. Survai Penduduk Untuk mencari informasi tentang penduduk maka di adakan survai mengenai apa yang kita cari dan ingindalam masyarakat. kelahiran. BKKBN. Registrasi penduduk adalah proses pencatatan penduduk yang dilakukan secara mandiri oleh warga ketika terjadi perubahan-perubahan jumlah penduduk. janin abortus . maka untuk memperkecil kesalahan dan ketidak akuran data maka di adakan survai terhadap penduduk tersebut. Terlambatnya pelaporan kelahiran 3. Permasalahan yg muncul akibat sistem pencatatan ini : 1. Menrut depenisi survai penduduk adalahproses pencacatan informasi tentang penduduk berdasarkan kekhususan bidang kajian secara lebih luas dan mendalam. kematian janin. harusnya dilaporkan sebagai proses kelahiran & kematian. sampai pernah dilakukan Proyek Sampel Regristasi Penduduk (SRPI) yg dilakukan oleh BPS.

4. pertumbuhan dan pengurangan jumlah penduduk di suatu negara atau wilayah di pengaruhi oleh 4 hal: 1.2. Teori Kependudukan Teory ini di kemukakan oleh Thomas R Maltus seorang pendeta berkebangsaan inggris. Selisih in migration dan out migration di sebut net gration. 4. 3. 2. Kebutuhan nafsu seksual akan tetap sifatnya sepanjang masa 3. Perkembangan penduduk sesuai dengan deret ukur. Rumusan teoritis: 1. Fertilitas akan menurun apabila terjadi perbaikan ekonomi dan standard hidup penduduk dinaikkan. Mortalitas adalah kematian yang di alami semua umur 3.D) + (Mi . Out migration adalah keluarnya penduduk dari suatu wilayah kewilayah lain. Malthus tidak memperhitungkan usaha pembatasan kelahiran bagi pasangan yang sudah menikah.5. Seorang bapak ilmu kependudukan yang mengemukakan teori tentang kependudukan. Malthus tidak memperhitungkan kemajuan sportasi yang menghubungkan daerah satu dengan yg lain sehingga pengiriman bahan makanan ke daerah yang kekurangan pangan mudah dilaksanakan. terutama dlm pertanian. 2. Dinamika Penduduk Pertambahan dan pengurangan jumlah penduduk adalah di suatu wilayahadalah hal yang lazim. Fertilitas adalah pertambahan jmlah dengan kelahiran bayi di sebabakan oleh PUS. Imigration adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah kewilaya lain (masuk) 4. Selisih antara kelahiran dan kematian di sebut dengan istilah reproduktif change atau perubahan natural. maka ada keritikan terhadap teori yang di lakukan oleh maltus yaitu: 1. Pangan dibutuhkan untuk hidup manusia 2. 2.Mo) . sebagai pekembangan pangan sesuai dengan deret hitung. Dia tidak memperhitungkan kemajuan pesat dlm bidang teknologi. Dengan berbagai teori yang di kemukakan oleh maltus. artinya pengontrolan kelahiran bagi Malthus dianggap tidak bermoral. Rumusnya adalah: Pt = Po + (B .

urbanisasi dan industrialisasi penduduk. industrialisasi.Ket: Pt = Jumlah penduduk sesudahnya Po = Jumlah penduduk pada tahun terdahulu atau dasar B = Kelahhiran yang terjadi antara dua kejadian tersebut D = Kematian Mo = Migrasi Keluar Mi = Migrasi masuk Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk yaitu:  Faktor demografi antara lain: Struktur umur . paritas . disrupsi . tingkat pendidikan . .  Faktor non demografi antara lain: Keadaan ekonomi penduduk . perbaikan status perempuan. perkawinan. pertama. struktur perkawinan . perempuan. Maka mobilitas penduduk ada yang mempengaruhi yaitu: o Faktor Individu o Faktor yang terdapat didaerah asal o Faktor yang terdapat didaerah tujuan o Rintangan antara daerah asal dan daerah tujuan. dan proporsi yang kawin umur.6. umur kawin pertama . perkawinan. paritas. pendidikan. Mobilitas Penduduk Mobilitas penduduk adalah proses gerak penduduk dari suatu wilayah menuju wilayah lain dlm jangka waktu tertentu. 2.

Mengetahui tingkat umur o Umur 0 . Komposisi penduduk 3. maka ada sumber data mobiltas penduduk yaitu: o Sensus penduduk o Regristasi penduduk o Survai penduduk o Pendekatan Retrospektif: menanyakan riwayat riwayat mobilita penduduk yang dilakukan oleh mobilitas yang telah kembali ke daerah asal o Pendekatan Pendekatan Prospektif 2. b.4 tahun di sebut balita o Umur 4 – 7 tahun masa pendidika (TK) o Umur 7 – 12 tahun masa pendidikan (SD) o Umur 12 – 18 tahun masa pendidikan SMP atau SMA. . Pengelompokan penduduk berguna untuk: a. Untuk bisa mengambil kebijakan kita harus mengetahui kebutuhan masyarakat . Struktur dan Kependudukan Dalam ilmu kependudukan atau demografi ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu: 1.Untuk mendapatkan informasi mengenai penduduk. Penduduk dapat di bagi dalam beberapa ciri atau karakter baik dari sosial ekonomi dan sosial geografi. Dinamika penduduk 2.7. Mengambil kebijakan tentang kependudukan. dengan demikian pemerintaha bisa menyediakan keperluan pendidikan. Besaran dan penyebaran penduduk Dalam struktur kita lebih banyak berbicara masalah komposisi penduduk.

penghasil lapangan pekerjaan bukan saja instansi pemerintah juga swasta. 3. harus ada tambahan upah dari yang awal. Untuk mendapatkan data jumlah penduduk suatu negara atau daerah dibuat sistem pengumpulan data penduduk. produksi manusia terus bertambah sedangkan lapangan pekerjaan tidak bertambah.c. d. Membandingkan pendudk yang satu dengan penduduk yang lain. Angkatan kerja dan tenaga kerja. Pertamabahan dan pengurangan jumlah penduduk di sebabkan karena kelahiran. yang mana registrasi penduduk adalah proses pencatatan penduduk yang dilakukan secara mandiri oleh warga ketika terjadi perubahan-perubahan jumlah penduduk. yaitu Sensus penduduk.1.2. Saran Dalam ilmu kependudukan juga menjelaskan tentang registrasi penduduk dan adanya survai. Selain ketiga faktor tersebut struktur penduduk ditentukan juga oleh faktor yang lain misal perkawinan danperceraian. Tapi lapangan pekerjaan sangat sedikit. Registrasi Penduduk digunakan untuk . selain itu kita harus mengetahui jumlah tenaga kerja yang nganggur juga bagian komposisi kerja. kematian dan migarsi. jika lewat dari ketetapan itu. BAB III PENUTUP 3. Orang indonesia cukup banyak jadi pekerja. Ketiga faktor ini disebut dengan komponen pertumbuhan penduduk. Orang bekrja satu hari 8 jam. Penempatan-penempatan tenaga kerja indonesia harus diketahui situasi dan keberadaannya. Usia produksi pekerja pada usia 16 tahun keatas. Membuat grafik Dalam struktur masyarakat Angkatan kerja juga di bahas. Kesimpulan Ilmu kependudukan adalah ilmu yang memepelajari proses dan struktur masyarakat di suatu wilyah tertentu.

Kantor Menteri Negara Kependudukan/BKKBN.  Kantor Menteri Negara kependudukan/BKKBN.    Lembaga Demografi. P. Mortalitas dan Migrasi. Proyeksi Penduduk Indonesia Per Kabupaten/Kodya 1990-2000 BPS. F. 1994. 1996. Draft Repelita VII Bidang Kependudukan. Jakarta. BPS.blogspot. 1981. Dasar-dasar Demografi FEUI. Alumni Bandung Goeltenboth. Volume 47 Institute for Scientific Cooperation.com / Makalah Ilmu Demografi Kependudukan . DAFTAR PUSTAKA      BPS. 1997. 1994. Masalah Penduduk dalam Fakta dan Angka.data penduduk yang dinamis dan dilaksanakan setiap saat dan Survei Penduduk digunakan untuk data khusus mengenai karakteristik penduduk dan dilaksanakan oleh instansi tertentu. 23 September 1996. Applied Geography and Development. Trend Fertilitas. Indonesia. tumbingen Federal Republic of Germany. Urbanisasi. Tji Suharyanto.muhsakirmsg. FEU I. Jakarta. Indonesia Country Report Population and Development. Jakarta. Jakarta. Surabaya Post. BPS.Jakarta Daldjoeni N. 1997  The Gau’ 2011 : www. 1986. 1994.

persebaran geografis. serta bagaimana faktor faktor ini berubah dari waktu kewaktu. Hauser dan Duddley Duncan] Demografi merupakan studi ilmiah tentang kependudukan. migrasi dan mobilitas sosial. Demografi meliputi studi ilmiah tentang jumlah. sebaran teritorial. 1885] Ilmu yg mempelajari jumlah. mortalitas. kematian dan migrasi) dan studi tentang dampak dari perubahan komposisi dan perkembangan dari penduduk (Hawthorn. perkawinan. Penduduk adalah hasil tingkat kelahiran. serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran. Demograsi lajim digunakan untuk mnyebut studi tentang sipat terhadap komposisi dan pertumbuhan penduduk. dan distribusi penduduk. struktur. Demografi adalah studi tentang interaksi tingkat perkembangan dari 3 komponen (kelahiran. kematian. komposisi penduduk. Demografi adalah ilmu statistik dan matematika yang mempelajari ukuran. [ Philip M. serta penuaan (Wikipedia: 2009). migrasi serta perubahan penduduk (Boque: 1969) Dari definisi diatas. Bogue. [Donald J. utamanya yang berkaitan dengan jumlah/size penduduk. mortalitas. meliputi ukuran. komposisi. . Demografi adalah studi ilmiah tentang penduduk.Demografi dan Faktor Demografi Pengertian Demografi Demografi adalah uraian tentang penduduk. migrasi. dan perubahan penduduk. perkawinan. dan komposisi penduduk. perkawinan. sturuktur dan perkembangannya. distribusi. serta perubahan faktor faktor ini setelah melewati kurun waktu yang yang disebabkan oleh lima proses yaitu fertilitas. Demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan. Struktur penduduk meliputi jumlah persebaran dan komposisi penduduk. Ilmu yg mempelajari tentang besar. terutama tentang jumlah.1970). migrasi. disimpulkan (dapat disimpulkan) bahwa demografi mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah. dan mobilitas social. komposisi san persebaran penduduk. kematian dan migrasi. tingkat migrasi dan tingkatkematian. serta perubahan penduduk karena fertilitas. terutama tentang kelahiran. komposisi dan persebaran penduduk serta perubahannya pada suatu kurun waktu melalui proses fertilitas. struktur serta perkembangannya (Kamus United Nations Multilingual Demographic). moralitas.dan demograsi adalah suatu studi statistik dan matematis tentang jumlah.

Demos dan Grafein. kematian (mortalitas). migrasi. agama.Struktur penduduk ini selalu berubah-ubah karena disebabkan oleh proses demografi yakni kelahiran (fertilitas). Artinya adalah tulisan-tulisan tentang rakyat atau penduduk. Meliputi di dalamnya ukuran. atau etnisitas tertentu. perkawinan. Kelahiran (natalitas) Kematian (death/mortalitas) Migrasi (perpindahan) Demografi dalam kelas sosial Kelas Sosial . Faktor-faktor Demografi Demografi dalam perilaku konsumen ada beberapa aspek yaitu. struktur kependudukan. Menurut Donald J Boque Ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang besar. A. Philip M. struktur. Variabel utama demografi · · · 2. dan komposisi penduduk. migrasi dan mobilitas sosial. serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran. Demografi dalam struktur kependudukan Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. kewarganegaraan. dan distribusi penduduk. 2. mortalitas. Berikut ini adalah penjabarannya: 1. komposisi dan distribusi penduduk beserta perubahannya sepanjang masa. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan. kematian. Definisi Demografi berasal dari Bahasa Yunani. ekonomi dan status. Dimana demos adalah rakyat sedangkan Grafein adalah menulis. 3. serta perubahan penduduk karena fertilitas. Lain-lain Ilmu yg mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah B. dan mobilitas sosial. sebaran teritorial. kematian (mortalitas) dan juga adanya migrasi penduduk. migrasi. melalui bekerjanya lima komponen demografi yaitu kelahiran (fertilitas). 1. serta penuaan. Hauser dan Duddley Duncan Ilmu yg mempelajari jumlah. sosial.

Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki. Kepribadian menggambarkan konsumen lebih kepada perspektif internal. yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif. 3. Demografi dalam status sosial Jenis-Jenis Status Sosial 1. perasaan dan persepsi mereka terhadap sesuatu. Konsep gaya hidup konsumen sedikit berbeda dari kepribadian. dan selanjutnya akan mempengaruhi atau bahkan mengubah gaya hidup individu tersebut. 4. Gaya hidup terkait dengan bagaimana seseorang hidup. Gaya hidup adalah bagaimana seseorang menjalankan apa yang menjadi konsep dirinya yang ditentukan oleh karakteristik individu yang terbangun dan terbentuk sejak lahir dan seiring dengan berlangsungnya interaksi sosial selama mereka menjalani siklus kehidupan. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. Dengan demikian. rasa. dan ukuran objektif dari kelas sosial. para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka. Demografi dalam ekonomi Gaya Hidup Gaya hidup merupakan pola hidup yang menentukan bagaimana seseorang memilih untuk menggunakan waktu.Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. Gaya hidup yang diinginkan oleh seseorang mempengaruhi perilaku pembelian yang ada dalam dirinya. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi. bagaimana menggunakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktu mereka. dan kesukaan. uang dan energi dan merefleksikan nilai-nilai.Ascribed Status . ukuran reputasi. dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”. yang memperlihatkan karakteristik pola berpikir. ada faktor-faktor gaya hidup tertentu (kepercayaan. dan perilaku bersama) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya. sikap. kegiatan.

ras. ketua adat. suku. sesepuh. ü Lingkungan politik Lingkungan politik ini terdiri dari hukum. kasta.Ascribed status adalah tipe status yang didapat sejak lahir seperti jenis kelamin. keturunan. tingkat pendidikan. pekerjaan. Assigned Status Assigned status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan karena usaha dan kepercayaan masyarakat. badan hukum dan pemerintah. 2. ü Lingkungan teknologi Faktor ini sangat berperan penting karena lingkungan teknologi mempunyai kekuatan untuk menciptakan teknologi baru seperti alat-alat elektronik. Karakteristik budaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan masyarakat adalah keteguhan pada nilai-nilai budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder. usia. Hal ini sangat mempengaruhi keputusan masyarakat karena lembaga politik dapat membatasi suatu organisasi atau individu dalam masyarakat. 3. karena suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang berbeda-beda. Contohnya seperti seseorang yang dijadikan kepala suku. Achieved Status Achieved status adalah status sosial yang didapat sesorang karena kerja keras dan usaha yang dilakukannya. dan lain sebagainya. ü Lingkungan budaya Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. dan sebagainya. . Bagaimana faktor demografi dapat mempengaruhi keputusan masyarakat Ada beberapa faktor demografi yang dapat mempengaruhi keputusan masyarakat. golongan. yaitu: ü Lingkungan ekonomi Faktor ini dapat mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. dll yang bermanfaat untuk kebutuhan manusia. Contoh achieved status yaitu seperti harta kekayaan. dll.